Skip to content
Saham Syariah Indonesia
Banner
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG
Home - Investasi Syariah - Page 6
Category:

Investasi Syariah

reksadana
Investasi Syariah

Ini 6 Perbedaan Reksadana Syariah dengan Konvensional

by Minsya October 2, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Sejak kehadirannya hampir 30 tahun yang lalu, sistem perbankan berbasis Syariah berkembang cukup pesat di Indonesia. Tidak hanya Bank Syariah, bank-bank konvensional di Indonesia pun kini mendirikan institusi syariah atau unit usaha syariah sendiri untuk melengkapi jasa perbankan kepada masyarakat. Produk syariah pun ikut merambah pasar modal dengan ditandai munculnya produk-produk reksadana syariah.

Investasi reksa dana syariah dilirik sebagai alternatif dari investasi reksa dana konvensional. Sebab reksa dana syariah dinilai lebih menguntungkan, halal dan bebas riba dibandingkan investasi di reksa dana konvensional. Akibat keuntungan yang dirasakan dari investasi reksa dana syariah, makin banyak investor yang mulai beralih kepada investasi reksadana syariah. Tetapi sebenarnya apa yang membedakan reksadana Syariah dengan konvensional?

Secara umum, berikut beberapa perbandingan antara reksadana syariah dengan konvensional.

Perbedaan Reksadana Syariah dengan Konvensional

Secara umum, berikut beberapa perbandingan antara reksadana syariah dengan konvensional.

No

Reksadana Syariah

Reksadana Konvensional

1

Dikelola berdasarkan prinsip-prinsip syariah dan diawasi oleh DPS (Dewan Pengawas Syariah) bersama dengan OJK.

Dikelola berdasarkan prinsip kontrak investasi kolektif dan hanya diawasi oleh OJK.

2

Terdapat proses cleansing.

Tidak terdapat proses cleansing.

3

Jenis saham perusahaan harus sesuai dengan prinsip syariah.

Jenis saham perusahaan tidak harus sesuai prinsip syariah.

4

Pembagian keuntungan antara pemodal dan manajer investasi berdasarkan proporsi yang telah ditentukan.

Pembagian keuntungan antara pemodal dan manajer investasi berdasarkan perkembangan suku bunga.

5

Manajer investasi tidak menanggung kerugian selama tidak lalai, artinya yang menanggung kerugian adalah pemodal.

Manajer investasi juga menanggung risiko karena berdasarkan prinsip kolektivitas.

Baca Juga : Reksadana: Ini Dia 6 Keuntungan dan Kekurangannya!

reksadana
freepik.com

Di samping itu, reksadana syariah juga memiliki beberapa keuntungan, antara lain:

1. Halal

Reksadana syariah menggunakan prinsip pengelolaan investasi syariah, sehingga investor dan penanam modal akan terjamin dengan perputaran uang yang halal. Perputaran uang halal ini dijamin karena reksadana syariah berpedoman dengan cara-cara dan syarat yang mengikuti hukum serta ketentuan dari Islam.

Investasi syariah didahului dengan akad alias perjanjian dari kedua pihak, serta dibahas terlebih dahulu dan diusahakan agar terhindar dari hal-hal yang diharamkan oleh syariat Islam. Karena itu, antara pihak-pihak yang berinvestasi maupun yang menanamkan modal dapat merasa aman.

2. Jelas

Karena reksadana syariah berprinsip pada tata cara dan hukum yang disyariatkan oleh Islam, maka reksadana syariah berpedoman pada kejelasan setiap ketentuan yang tertera. Kejelasan ini dimaksudkan agar setiap pihak yang berinvestasi mendapatkan kepastian serta keterangan yang jelas sebelum memulai atau menjalankan investasi.

Kejelasan ini juga berguna untuk menghindarkan fitnah kepada masing-masing pihak selama investasi berlangsung. Kedua pihak juga berhak untuk mendiskusikan hal-hal yang sangat kritis dan rawan di dalam proses persetujuan investasi.

3. Tidak Ada Praktik yang Diharamkan

Praktik riba, gharar dan maisyir adalah praktik yang paling dihindari oleh investasi yang berbasiskan syariah. Praktik riba, gharar dan maisyir merupakan praktik yang sangat sering ditemukan di dunia investasi konvensional.

Pihak penanam modal tidak mendapatkan kejelasan mengenai keuntungan, kerugian maupun kesepakatan-kesepakatan yang ada pada kedua belah pihak. Yang menjadi kekhawatiran adalah ketika investasi sudah diselesaikan, masih ada tertinggal masalah di antara kedua pihak, yang terjadi di kemudian hari.

Masalah-masalah tersebut seharusnya diselesaikan saat investasi sedang berjalan, namun karena tidak adanya kepastian dan ada praktik riba, gharar dan maisyir yang terselubung. Kesepakatan tersebut menjadi tertinggal dan tidak mempunyai kejelasan. Di masa yang akan datang, masalah-masalah tersebut malah akan mendatangkan kerugian yang besar. Karena itu, praktik semacam ini sangat dihindari oleh investasi reksadana syariah.

yoinves
https://www.syailendracapital.com/investasi-sekarang

Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai produk investasi berbasis Syariah dari Syailendra Capital, Kamu bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pilihan produk-produk reksa dana dari Syailendra Capital dengan menghubungi customer service Syailendra Capital di +62 819-7939-900 atau dapat download aplikasi YO! Inves di google Play Store atau App Store untuk kemudahan registrasi dan investasi sesuai dengan profil risiko serta goals investasi kamu.

Dapatkan bonus reksa dana dengan menggunakan kode marketing “SYARIAHSAHAM” di investasi pertama mu!

Artikel Syailendra: PUBLISHED in website on 2 April 2019

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

October 2, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
reksadana
Investasi Syariah

Reksadana: Ini Dia 6 Keuntungan dan Kekurangannya!

by Minsya September 28, 2023
written by Minsya 5 minutes read

Reksadana merupakan instrumen investasi yang pemahamannya mudah dimengerti sehingga cocok untuk menarik investor pemula yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Reksa dana. Jika kamu memiliki waktu terbatas dalam mengawasi investasi, Reksa dana menjadi pilihan yang tepat karena juga dikelola oleh pihak profesional yang berpengalaman dan disebut sebagai manajer investasi (MI).

Reksa dana adalah instrumen investasi yang menghimpun dana dari masyarakat untuk ditempatkan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi. Selanjutnya, dana ini akan dikelola oleh Manajer Investasi untuk diinvestasikan dalam bentuk saham, obligasi, maupun pasar uang.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam Reksa dana, mari simak hal terkait keuntungan sekaligus risiko dari Reksa dana. Sehingga pada praktiknya nanti, kamu dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan perencanaan keuangan di masa depan.

Keuntungan Reksadana

Ada empat jenis reksadana, yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap (mayoritas di obligasi), reksa dana saham, dan reksa dana campuran. Secara umum, keuntungan reksadana adalah sebagai berikut.

1. Modal Terjangkau

Salah satu keuntungan melakukan investasi Reksa dana adalah modalnya yang terjangkau. Kamu tidak perlu mengumpulkan uang hingga dengan nominal fantastis untuk mulai berinvestasi Reksa dana. Dengan modal yang terjangkau pun, keuntungan dari investasi Reksa dana juga terbilang kompetitif dengan instrumen investasi lainnya.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

reksadana
freepik.com

2. Dikelola oleh Profesional

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, investasi reksadana dikelola oleh manajer investasi yang profesional dan berpengalaman di bidangnya. Hal ini membuat investasi akan aman dan berpeluang mendapatkan keuntungan yang bagus. Manajer investasi hanya akan mengelola dana di tempat terbaik supaya hasilnya lebih maksimal. Jika kamu sebagai investor pemula, keuntungan lainnya adalah memiliki kesempatan belajar dan menggali informasi dari Manajer Investasi sebagai bekal pengetahuan dalam membaca pasar.

3. Likuiditas Tinggi

Keuntungan reksa dana lainnya adalah likuiditas tinggi, yaitu investasi dapat dicairkan/dijual kapan saja dengan menggunakan harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) yang berlaku saat penjualan. Dengan sifatnya yang mudah dicairkan, ketika memiliki kebutuhan mendesak, kamu dapat langsung mencairkan Reksa dana beserta keuntungannya.

4. Bisa Diversifikasi dengan Mudah

Reksadana disebut sebagai instrumen investasi yang aman dan menguntungkan karena dananya bisa ditempatkan di berbagai sektor keuangan. Beberapa sektor yang bisa dipilih seperti deposito, obligasi, hingga saham. Apabila kondisi terburuknya ada salah satu sektor yang bangkrut atau rugi, kamu masih aman karena ada sektor lain yang menguntungkan, kerugian pun bisa dicegah.

5. Proses Mudah

Selain modal investasi yang terjangkau, Reksa dana juga dapat diproses dengan mudah. Saat ini, sudah banyak platform online untuk membantu mengakses investasi Reksa dana. Transaksi beli dan jual Reksa dana dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja secara daring.

Kekurangan Reksadana

Dalam melakukan investasi, menggunakan instrumen apapun pasti tetap ada risiko yang harus dihadapi. Penting bagi calon investor, terutama bagi para pemula untuk tidak hanya fokus pada keuntungan atau kemudahan sebuah instrumen investasi, tetapi juga memperhatikan kekurangan atau risiko yang dimiliki dalam berinvestasi. Dengan memahami keduanya, kamu akan mendapatkan informasi tambahan yang bijak dalam memberikan keputusan dalam perencanaan keuangan kamu. Berikut adalah beberapa kekurangan Reksa dana yang perlu diketahui.

1. Wanprestasi

Risiko pertama yang mungkin bisa terjadi adalah risiko wanprestasi dari Manajer Investasi. Kondisi ini membuat manajer investasi tidak bisa memenuhi kewajibannya kepada investor, yaitu pengembalian dana serta keuntungannya atau disebut juga mengalami gagal bayar. Hal ini disebabkan akibat dari pemilihan sekaligus pengelolaan efek yang tidak wajar. Rekan usaha Manajer Investasi seperti bank kustodian, pialang, atau agen efek Reksa dana.

2. Masalah Ekonomi dan Politik

Adanya permasalahan ekonomi dan politik pada sebuah negara juga bisa menyebabkan investasi Reksa dana tidak stabil. Contohnya adalah kebijakan baru terkait aturan investasi di sebuah negara.

3. Nilai Turun

Risiko lainnya yang mungkin terjadi adalah menurunnya nilai aktiva bersih per unit penyertaan. Biasanya, risiko ini cukup tinggi untuk jenis reksadana saham. Untuk reksadana pasar uang risiko nilai menurun cukup kecil karena instrumennya biasanya dari deposito dan obligasi. Maka dari itu, keuntungan dari reksadana pun tidak menentu, bisa banyak, bisa juga tiba-tiba mengalami penurunan bahkan membuat kamu rugi.

4. Biaya Kepemilikan Reksadana

Adanya biaya dalam kepemilikan Reksa dana atau disebut expense ratio. Expense ratio adalah indikator biaya pengelolaan Reksa dana oleh manajer investasi. Biaya ini dibebankan kepada investor Reksa dana.

5. Risiko Likuiditas

Meskipun Reksa dana mudah dicairkan, dalam beberapa kondisi manajer investasi terlambat menyiapkan dana untuk investor. Hal ini bisa terjadi jika ada banyak investor yang melakukan penarikan dana secara bersamaan dalam jumlah besar.

Namun, risiko ini mungkin kecil terjadinya karena sekarang reksadana sudah diatur dalam Undang-Undang dan maksimal pencairannya adalah 7 hari kerja. Jadi, manajer investasi bisa menyiapkan dana terlebih dulu sebelum mulai memberikannya ke investor.

6. Kerugian Ditanggung Investor

Apabila tempat di mana Anda berinvestasi reksadana bangkrut, kerugian ditanggung sendiri. Pemerintah tidak menjamin kerugian reksadana. Berbeda dengan produk deposito yang sudah dijamin oleh LPS. Pembubaran Reksa dana juga memungkinkan untuk terjadi akibat adanya pelanggaran berdasarkan pengamatan OJK hingga akhirnya gagal bayar ke investor.

Di atas adalah beberapa informasi yang berkaitan dengan keuntungan dan kekurangan dari Reksa dana sebagai salah satu bentuk instrumen investasi yang ada. Makin banyak tahu informasi, makin nyaman juga kamu melakukan investasi.

yoinves
https://www.syailendracapital.com/investasi-sekarang

Sudah tertarik untuk mulai berinvestasi namun masih ragu? Kamu bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pilihan produk-produk reksa dana dari Syailendra Capital dengan menghubungi customer service kami di 021- 27939391 atau dapat download aplikasi YO! Inves di google Play Store atau App Store untuk kemudahan registrasi dan investasi sesuai dengan profil risiko serta goals investasi kamu.

Dapatkan bonus reksa dana dengan menggunakan kode marketing “SYARIAHSAHAM” di investasi pertama mu!

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 28, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Sukuk Ritel
Investasi Syariah

Mengenal dan Memahami Sukuk Ritel Dalam Berinvestasi Syariah

by Minsya September 21, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Berbicara soal investasi tidak lepas dengan yang namanya sukuk ritel. Pasalnya seseorang tentu akan menginginkan investasinya yang aman dan nyaman. Selain itu juga menguntungkan dan terjangkau digunakan. Penasaran mengenai informasi seputar sukuk ritel? Simak berikut penjelasan lebih detailnya.

Mengenal Lebih Dekat Sukuk Ritel

Sukuk ritel merupakan salah satu instrumen dalam berinvestasi secara syariah yang sudah diperkenalkan untuk digunakan dalam kegiatan perdagangan mulai dari domestik hingga mancanegara atau internasional. Oleh karena itu, jenis investasi sendiri juga sudah dilakukan sejak tahun masehi abad ke-6.

Indonesia salah satunya negara yang telah menerapkan sukuk ritel sebagai salah satu instrumen keuangan syariah yang telah diterapkan oleh pemerintahan melalu beberapa perusahaan ataupun lembaga seperti perbankan syariah. Lembaga tersebut tentu berperan menawarkan SBSN kepada masyarakat.

Menjadi salah satu instrumen dalam berinvestasi secara syariah, sukuk ritel sendiri memiliki tujuan utama yaitu membiayai APBN dan proyek ataupun infrastruktur yang ada di Indonesia. Maka dalam hal tersebut sukuk ritel dikelola berdasarkan dengan prinsip syariah islam di Indonesia.

Dalam berinvestasi secara syariah tentu memiliki beberapa persyaratan diantarannya dalam berinvestasi dengan tidak menerapkan unsur-unsur yang bertolak belakang dengan prinsip syariah islam. Beberapa hal yang dilarang dalam investasi syariah adalah judi (maysir), ketidakjelasan (gharar) dan riba (usury).

Seseorang yang ingin berinvestasi harus menjauhi larangan tersebut, pasalnya keterangan telah ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional dari Majelis Ulama Indonesia. Oleh karena itu, pernyataan yang diberikan tidak boleh dilanggar bagi siapapun yang akan melakukan investasi didalamnnya.

Masih sama dengan jenis investasi lainnya, sukuk ritel juga menawarkan keuntungan bagi seseorang yang ingin berinvestasi dalam aspek finansial pada investor ataupun pemiliknya. Namun, hal ini berbeda dengan obligasi yang dimana obligasi berbagi keuntungan menggunakan kupon atau bunga. 

Pembagian dari keuntungan yang dihasilkan dari investasi secara syariah dilakukan sesuai berdasarkan hasil dari, uang sewa (margin), dan imbalan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu ketetapan yang diperoleh dilakukan ketika investor melakukan akad persetujuan secara sah dengan lembaga yang bersangkutan.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Sukuk Ritel
freepik.com

Investasi Sukuk Ritel Memberikan Kemudahan dan Keuntungan

Sukuk ritel memberikan alternatif kemudahan bagi seseorang yang berinvestasi dengan secara, mudah, aman, dan nyaman. Oleh karena itu Kementrian Keuangan Republik Indonesia menerbitkan surat sah secara syariah, bahwa jenis investasi ini dapat memberikan keuntungan dan terjangkau.

Jika ditinjau dari segi aspek terjangkau, investasi dalam sukuk ritel menjadikan salah satu investasi secara syariah yang cukup menarik banyak perhatian bagi masyarakatnya. Pasalnya terjangkau tersebut relatif dari segi finansial yang ingin melakukan investasi sesuai dengan prinsip syariah yang diberlakukan.

Investasi melalui sukuk ritel terbilang dapat menunjang untuk jangka cukup panjang, hingga 3 tahun lamanya. Sehingga dalam kurun waktu 3 tahun lamanya investor atau pemiliknya akan mendapatkan imbalan di setiap bulannya sesuai dengan kesepakatan yang telah dibeli melalui investasi syariah.

Keuntungan Melakukan Investasi Sukuk Ritel

Keuntungan tentu merupakan hal dasar yang menjadi sesuatu yang didambakan seseorang dalam berinvestasi. Terlebih hal tersebut terjadi dalam melakukan investasi syariah sukuk ritel. Namun, tidak semuanya keuntungan berbentuk uang, beberapa keuntungan yang didapatkan juga beragam.

1. Tingkat Imbalan Kompetitif

Melalukan investasi syariah tidak menutup kemungkinan untuk mendapat keuntungan yang tergolong kompetitif. Pasalnya imbalan yang diberikan bisa berupa uang sewa (ujrah). Sehingga presentase yang dihasilkan, ditetapkan jika sudah menyetujui pembelian dengan pihak lembaga yang bersangkutan.

Jika diperjelas imbalan yang diberikan cukup tinggi lebih dari rata-rata dari tingkat bunga pada deposito bank. Sehingga anda akan mendapatkan keuntungan yang cukup besar melalui instrumen investasi syariah. Jangan khawatir juga investor akan tetap menerima imbalan disetiap bulannya juga.

2. Imbalan Bulanan

Seperti yang dibicarakan diatas, investor yang berinvestasi dalam instrumen sukuk ritel syariah dan memiliki niat menggunakan imbalan sebagai pemasukan bulanannya dipastikan menyukai cara kerja dari investasi jenis ini. Pasalnya mereka akan menerima imbalan disetiap bulannya dari investasi yang dilakukan.

3. Mendukung Pembangunan Nasional

Dana dari instrumen sukuk tentunya dapat mendukung pembangunan nasional mulai dari infrastruktur dan sarana prasarana fasilitas yang ada di Indonesia untuk memberi kemudahan dalam melakukan pembangunan secara merata. Itulah beberapa informasi menarik seputar sukuk ritel, semoga membantu.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 21, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
investasi sukuk
Investasi Syariah

8 Jenis Investasi Sukuk Pengertian dan Caranya

by Minsya September 15, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Ingin daftar investasi syariah? Investasi sukuk bisa anda coba sebagai bentuk usaha sampingan dengan hasil yang sama seperti investasi. Setiap pembeliannya diikuti dengan pemberian ujrah, upah atau bagi hasil. Untuk mengetahui obligasi syariah lebih dalam, simak penjelasan di bawah ini.

Apa itu Obligasi Syariah

Suka berinvestasi? Obligasi tentu sudah tidak terdengar asing dimana utang jangka panjang yang dikeluarkan oleh peminjam dengan kewajiban membayar sesuai jumlah bunga. Sementara itu, obligasi syariah ialah surat berharga jangka panjang sesuai prinsip syariah yang ditetapkan emiten untuk membayar pendapatan pada investor berupa bagi hasil.

Sesuai fatwa MUI, sukuk ialah surat berharga jangka panjang sesuai prinsip syariah yang dikeluarkan emiten kepada pemegang obligasi syariah dalam bentuk obligasi. Maka dari itu, sukuk termasuk Obligasi Ritel Indonesia. Pada dasarnya, sukuk hampir sama dengan obligasi konvensional tetapi konsep imbalan dan bagi hasilnya dijadikan pengganti bunga.

Jenis-jenis Investasi Sukuk di Indonesia

1. Sukuk Ijarah

Seperti yang diketahui bahwa investasi sukuk ialah sebuah jenis sertifikat yang mencantumkan nama pemilik atau investor. Investasi sukuk juga melambangkan kepemilikan akan sebuah aset untuk disewakan. Sementara itu, sukuk ijarah ialah sukuk yang dikeluarkan sesuai dengan perjanjian ijarah yang telah disepakati.

2. Obligasi Syariah Musyarakah

Obligasi syariah musyarakah dikeluarkan sesuai perjanjian atau kontrak musyarakah dimana terdapat dua atau lebih pihak yang bekerja sama dalam penggabungan modal untuk membiayai kegiatan bisnis. Jenis obligasi ini menanggung keuntungan dan kerugian yang terjadi bersama sesuai penyertaan modal kedua belah pihak.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

investasi sukuk
freepik.com

3. Obligasi Syariah Istishna

Obligasi syariah istishna ialah investasi sukuk yang dikeluarkan sesuai kontrak atau perjanjian dimana para pihaknya menyetujui membeli dan menjual barang. Adapun waktu pengiriman, harga dan spesifikasi proyek telah ditentukan sebelumnya telah disesuaikan dengan perjanjian yang dibuat.

4. Obligasi Syariah Mudharabah

Jenis obligasi ini ialah investasi sukuk yang diterbitkan dari perjanjian sebagai bentuk kerja sama yang terdiri dari penyedia modal dan penyedia tenaga. Investasi sukuk ini membagi keuntungan sesuai perbandingan yang disepakati bersama. Adapun seluruh bentuk kerugian juga ditanggung sepenuhnya oleh penyedia modal.

5. Sukuk Wakalah

Investasi Sukuk wakalah ialah suuk yang mewakili berbagai jenis kegiatan usaha atau proyek yang diatur, dikembangkan dan dikelola sesuai dengan wakalah. Sukuk ini akan menunjuk perwakilan tertentu agar mampu mengelola bisnis tersebut atas nama pihak pemegang sukuk.

5. Sukuk Wakalah

Investasi Sukuk wakalah ialah suuk yang mewakili berbagai jenis kegiatan usaha atau proyek yang diatur, dikembangkan dan dikelola sesuai dengan wakalah. Sukuk ini akan menunjuk perwakilan tertentu agar mampu mengelola bisnis tersebut atas nama pihak pemegang sukuk.

6. Sukuk Muzara’ah

Investasi sukuk satu ini dikeluarkan untuk mendapatkan dana dalam membiayai kegiatan pertanian sesuai kontrak muzara’ah. Dalam sukuk muzara’ah, seseorang yang memegang sukuk atau pemegang sukuk memiliki hak atas sebagian hasil panen sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.

7. Sukuk Korporasi

Jenis investasi sukuk selanjutnya yaitu sukuk korporasi atau salah satu jenis investasi syariah yang dikeluarkan perusahaan yang telah memegang prinsip syariah. Perlu diketahui bahwa tidak semua perusahaan boleh menggunakan jenis suuk ini khususnya bagi perusahaan yang masih bersifat konvensional.

8. Sukuk Berharga Syariah Negara

Surat Berharga Syariah Negara ialah sebuah jenis investasi sukuk yang dikeluarkan sesuai prinsip syariah dan sebagai barang bukti pembagian aset Surat Berharga Syariah Negara. Investasi sukuk ini wajib dijamin pembayarannya oleh negara. Emiten wajib membayar pendapatannya kepada pemegang obligasi berupa bagi hasil dan membayar dana kembali.

Cara Teraman Melakukan Obligasi Syariah

Tertarik membuat sukuk? Anda perlu memiliki rekening dana bank umum serta rekening surat berharga sebelum melakukannya. Siapkan juga dana yang sesuai dengan jumlah pesanan pembelian obligasi syariah. Selanjutnya, isilah formulir pemesanan serta lampiran fotokopi KTP maupun bukti penyetoran investasi.

Cara lain dalam mendaftarkan sukuk bisa dilakukan melalui mekanisme pasar sekunder, seperti bank atau bursa. Adapun proses pendaftaran di pasar sekunder memerlukan waktu sekitar 2 minggu sampai pembeli investasi sukuk memperoleh Surat Konfirmasi Kepemilikan Sukuk Ritel yang telah dikeluarkan pihak bursa atau perbankan.

Itulah hal-hal yang perlu diketahui sebelum melakukan investasi sukuk dengan cara mengajukannya. Bisa disimpulkan bahwa investasi sukuk ialah salah satu jenis investasi yang sangat aman dilakukan karena bebas dari riba. Dengan begitu, kegiatan investasi bisa dilakukan dengan tenang dan tidak perlu khawatir akan kerugian yang besar.

Atau kamu bisa pesan langsung di sini. Happy investing!

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 15, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
investasi leher ke atas
Investasi Syariah

5 Investasi Leher Ke Atas? Bukan Soal Uang Saja!

by Minsya August 23, 2023
written by Minsya 4 minutes read

Istilah yang satu ini sedikit seram! Bayangkan saja investasi tapi investasi  leher ke atas, termasuk kepala dan otak. Apa benar? Tunggu dulu! Ternyata maksud dari investasi leher ke atas bukan berarti leher asli, bukan juga uang, produk perbankan, atau instrumen fisik. Lantas apa? Ternyata maksudnya adalah investasi ilmu pengetahuan. Seperti apa jelasnya?

Investasi Bukan Cuma Soal Uang!

Unik tapi juga wajar! Bayangkan saja investasi atau mengucurkan uang untuk kebutuhan menambah ilmu pengetahuan. Sudah jelas tatapannya sama dengan investasi, tapi bukan soal cuan. Investasi pada umumnya adalah membeli saham atau instrumen perbankan, yang kemudian akan menghasilkan cuan dalam bentuk keuntungan berupa harta finansial. 

Tapi jika investasi leher ke atas, berarti investasi ke ilmu untuk menambah skill, pengetahuan, dan bekal informasi untuk kehidupan di masa depan. Apa maksudnya belajar? Kurang lebih sama dengan belajar. Pasalnya berinvestasi pada ilmu bisa memberikan pengaruh di masa depan. Seperti sekolah sembilan tahun bahkan kuliah untuk meraih ilmu yang lebih spesifik. 

Lantas apa yang membuatnya berbeda dengan sekolah biasa? Kuncinya ada di kata investasi! Jika dipikir lagi, investasi ini bisa diterapkan dalam pembiayaan pendidikan informal. Seperti contohnya kursus, pelatihan, bootcamp, dan lain lain. Investasi leher ke atas ini akan memberi kesempatan untuk belajar lebih jauh dan mengembangkan ilmu. 

Baca Juga : Sabar! 6 Kunci Utama Dalam Berinvestasi Saham

investasi leher ke atas
freepik.com

Investasi Leher Ke Atas, Risiko dan potensi!

Bagaimana dengan risiko dan potensinya? Namanya juga mengeluarkan uang untuk belajar, maka resikonya lebih rendah daripada investasi konvensional atau finansial biasanya. Sebut saja Anda tidak akan merasa rugi saat belajar. Pasalnya ilmu yang didapat bisa diterapkan di masa depan, dibagikan, atau membantu membentuk pola pikir yang lebih baik. 

Seperti contohnya adalah ikut pelatihan digital marketing. Hanya dengan ikut kelasnya, belajar, dan memahami, setidaknya Anda sudah mengenal dasar dari pemasaran digital. Bisa jadi ilmu tersebut akan membawa Anda ke karir yang lebih spesifik. Bisa juga membantu untuk usaha pribadi. Atau menjadi ilmu yang siap diturunkan untuk orang lain. Jadi lebih bermanfaat!

Bagaimana dengan potensinya? Jika digali lebih jauh, ternyata masih cukup banyak potensi investasi leher ke atas yang bisa dilakukan. Bahkan ada juga yang tersedia di skala paling ramah kantong, seperti membaca buku atau sekedar rajin belajar di sekolah. Investasi ini juga bisa dikembangkan, seperti ikut seminar internasional sampai bootcamp skill khusus.

Penerapan Investasinya

1. Bootcamp, Pelatihan, Atau Kursus

Jenis investasi leher ke atas yang satu ini cenderung bersifat informal dan di luar sekolah. Bahkan tidak sedikit yang membutuhkan biaya luar biasa. Seperti bootcamp jutaan untuk belajar intensif suatu skill yang digunakan untuk melamar pekerjaan. Ada pula pelatihan khusus dan kursus yang bisa membantu pengembangan ilmu yang beragam.

2. Mencari Mentor Atau Advisor

Jika ingin yang lebih spesifik dan punya impak lebih besar, biasanya investasi leher ke atas dengan mencari mentor atau advisor. Sebut saja jika Anda ingin membuka usaha. Agar usaha berjalan lancar, maka investasi dengan cara hiring mentor terbaik pun dilakukan. Bagaimana dengan hasilnya? Setidaknya Anda bisa mendapat ilmu, bantuan, dan dorongan dalam menjalankan usaha. 

3. Membaca Buku

Jika ingin investasi leher ke atas yang murah meriah, membaca buku bisa jadi jalan termudah. Buku sendiri disebut sebagai jendela dunia karena luasnya cakupan ilmu yang diberikan. Anda bisa memilih informasi dan edukasi yang lebih sesuai dengan profesi atau hobi. Seperti ilmu finansial dari pakar profesional, ilmu networking, sampai cara investasi.

4. Belajar Melalui Podcast Atau Media Sosial Terpercaya

Jika ingin yang lebih seru, coba investasikan waktu untuk belajar melalui media sosial! Tentunya tidak sembarangan konten. Ada baiknya Anda cek podcast atau seminar yang memberikan ilmu. Seperti informasi dunia mengenai pemanasan global, ekonomi, sosial, bahkan ilmu investasi. Sumbernya? Bisa coba Google Podcast, TED talk, sampai Apple Podcast. 

5. Sekolah Yang Niat

Sekolah menjadi investasi leher ke atas yang tidak terelakkan. Jika Anda ingin hasil sekolah lebih memiliki nilai, maka ada baiknya perhatikan guru atau dosen. Mereka ini adalah salah satu pintu atau gerbang utama dalam meraih ilmu di jenjang pendidikan formal. Selain belajar, hasil pendidikan bisa menjadi bukti kompetensi Anda sebagai individu. 

Jika dipikir lebih jauh, ternyata investasi itu juga bisa diartikan menabung. Jadi ide untuk menabung ilmu pengetahuan dan skill pun bukan hal yang aneh. Tapi menjadi hal yang wajar dan layak banget untuk dicoba. Beruntungnya, ada banyak media yang bisa ditelusuri. Mulai dari membaca, ikut kursus online, sampai mendengar podcast dan video pengetahuan. Siap mencoba? 

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 23, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Ini Cara Investasi Emas Syariah yang Mudah dan Berkah
Investasi Syariah

7 Cara Investasi Emas Syariah yang Mudah dan Berkah

by Minsya May 12, 2023
written by Minsya 3 minutes read
Ini Cara Investasi Emas Syariah yang Mudah dan Berkah

Emas telah menjadi pilihan investasi yang populer sejak lama. Investasi emas memiliki potensi keuntungan yang besar dan dianggap sebagai aset yang aman karena nilainya yang cenderung stabil. Namun, bagi orang-orang yang ingin investasi emas syariah, ada beberapa prinsip yang harus dipertimbangkan.

Sebagai umat Islam, investasi emas harus memperhatikan prinsip-prinsip syariah yang sesuai dengan syariat Islam. Berikut ini adalah beberapa cara berinvestasi emas yang sesuai dengan prinsip prinsip syariah, antara lain:

Beli Emas Fisik

Beli Emas Fisik

Pertama-tama, prinsip syariah yang paling mendasar dalam investasi emas syariah adalah memastikan bahwa emas yang dibeli adalah emas fisik. Ini berarti bahwa emas yang dibeli harus berbentuk fisik, seperti batangan atau lebih dikenal dengan sebutan logam mulia, ada banyak jenis brand logam mulia, mulai dari yang paling populer yaitu Antam, UBS, Antam Hartadinata, Lotus Archi, yang bisa kamu gunakan untuk memulai investasi emas. Lalu bagaimana Anda bisa mendapatkan produk tersebut? Ke-4 produk ini tersedia di aplikasi IndoGold dengan harga yang bisa kamu pantau setiap hari jadi Anda bisa cek harga emas disini.

Transaksi Harus Langsung

Investasi Emas Syariah

Transaksi emas syariah harus dilakukan secara langsung. Artinya, Anda tidak dapat membeli emas melalui mekanisme trading seperti futures atau options. Hal ini karena transaksi semacam itu cenderung spekulatif dan mengandung unsur riba yang diharamkan dalam prinsip syariah. Lalu apakah transaksi emas fisik secara online termasuk dalam syariah? Ada yang tau jawabannya?

Pembelian emas fisik secara online bisa dianggap sesuai dengan prinsip syariah, selama diperhatikan beberapa hal yang penting. Salah satunya adalah pastikan bahwa emas fisik yang dibeli sudah memenuhi standar kemurnian yang disyaratkan oleh hukum syariah, yaitu minimal 99,99% dan tidak bercampur dengan logam-logam lain yang diharamkan seperti perak atau platinum.

Dalam pembelian emas fisik secara online, juga harus diperhatikan tentang cara pengiriman emasnya. Pastikan pengiriman dilakukan dengan cara yang aman dan terjamin, sehingga emas tidak rusak atau hilang dalam proses pengiriman.

Kesimpulannya, pembelian emas fisik secara online bisa dianggap sesuai dengan prinsip syariah, asalkan memperhatikan hal-hal yang telah disebutkan di atas.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Hindari Pinjaman untuk Investasi Emas

Hindari Pinjaman untuk Investasi Emas

Mengambil pinjaman untuk investasi emas tidak sesuai dengan prinsip syariah. Hal ini karena syariah melarang praktik riba, dan meminjam uang dengan bunga untuk membeli emas akan menghasilkan keuntungan yang tidak halal.

Hindari Transaksi Margin atau Leverage

Hindari Transaksi Margin atau Leverage

Transaksi margin atau leverage juga tidak dianjurkan dalam prinsip syariah. Hal ini karena transaksi tersebut melibatkan penggunaan dana yang melebihi nilai investasi awal Anda, yang dapat menghasilkan keuntungan atau kerugian yang besar.

Hindari Transaksi Spekulatif

Hindari Transaksi Spekulatif

Transaksi emas yang spekulatif, seperti trading harian atau jangka pendek, tidak sesuai dengan prinsip syariah. Hal ini karena transaksi semacam itu lebih mirip dengan perjudian, dan syariah melarang praktik perjudian.

Pertimbangkan Zakat pada Investasi Emas

Pertimbangkan Zakat pada Investasi Emas

Zakat adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mempunyai kekayaan melebihi nisab (sejumlah harta yang menjadi batas minimal penghasilan wajib zakat). Dalam hal investasi emas, zakat harus diberikan atas nilai emas yang dimiliki setiap tahun.

Dalam kesimpulannya, investasi emas dalam Islam membutuhkan perhatian khusus dalam prinsip-prinsip yang harus dipatuhi. Dalam hal ini, Anda harus membeli emas fisik, melakukan transaksi langsung, menghindari pinjaman dan transaksi margin atau leverage, dan menghindari transaksi spekulatif. Dengan memperhatikan prinsip-prinsip ini, investasi emas Anda akan sesuai dengan prinsip syariah dan halal. Selain itu, perhatikan juga kewajiban zakat pada investasi emas.

Mulai Investasi Emas Syariah-mu di IndoGold!

Yuk mulai investasi emas syariahmu dengan beli emas di IndoGold!

Promo ini berlaku hingga 31 Juli 2023.

Gunakan kode promo di bawah ini untuk pembelian emas fisik di menu Emas Batangan di Aplikasi IndoGold👇

SYARIAHGOLD

Dapatkan diskon langsung Rp25 ribu untuk pembelian emas batangan di Aplikasi IndoGold! 

Info lebih lanjut: https://bit.ly/syariahsahamxindogold2 

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

May 12, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Visi Pluang
Investasi Syariah

Aplikasi Pluang: 4 Jenis Aset Digital Dalam Satu Aplikasi

by Minsya April 7, 2023
written by Minsya 6 minutes read

Apa itu Aplikasi Pluang?

Aplikasi Pluang adalah wealth tech platform pertama di Asia Tenggara yang menawarkan beragam aset investasi dalam satu aplikasi. Sebagai investor kamu dapat memiliki empat aset digital sekaligus dalam satu platform. Aset itu antara lain Reksadana, Saham AS, Emas dan Kripto.

Pluang didirikan pada tahun 2015 ketika Claudia dan Richard bertemu di Harvard Business School dan berbagi minat dalam investasi, teknologi, dan kewirausahaan. Mereka melihat ada kesenjangan antara kesempatan berinvestasi di Indonesia dan Amerika Serikat.

Dimulai di Indonesia, misi Pluang adalah memberdayakan semua investor baru dengan menyediakan akses tanpa batas ke berbagai aset melalui produk investasi mikro. Aplikasi Pluang juga membantu pengguna untuk mengelola pengembalian dan risiko mereka secara pribadi melalui diversifikasi dalam satu aplikasi. Hanya saja sebagai investor syariah, kamu wajib mengetahui invetasi tersebut apakah termasuk investasi syariah. 

Mengapa Harus Aplikasi Pluang?

Seiring dengan semakin populer minat berinvestasi, jumlah instrumen investasi yang tersedia pun semakin meningkat dan semakin beragam. Aplikasi Pluang hadir sebagai platform investasi multi-aset yang menjawab kebutuhan para investor muda dengan optimisme pertumbuhan di berbagai kelas aset. 

Dengan satu aplikasi, pengguna dapat dengan mudah mengakses beragam produk investasi dengan biaya yang terjangkau. Inovasi teknologi di sektor keuangan digital seperti Pluang diharapkan dapat membuka banyak peluang untuk membangun ekosistem keuangan digital yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Pluang adalah platform investasi yang terpercaya dan didukung oleh perusahaan-perusahaan berizin yang diawasi oleh BAPPEBTI atau OJK. Pengguna dapat mengakses platform ini dengan mudah melalui beberapa klik saja dan mendapatkan pengalaman UX yang sederhana dan mulus. Pluang juga menawarkan biaya terendah di pasar berkat operasi back-end kelas dunia yang dimilikinya. Selain itu, Pluang juga menyediakan pilihan kelas aset yang terdiversifikasi, sehingga pengguna dapat meningkatkan pengembalian yang sesuai dengan risiko yang diambil. Dengan Pluang, investasi menjadi lebih mudah, terjangkau, dan diversifikasi.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Visi Pluang
freepik.com

Macam Investasi di Aplikasi Pluang

1. Reksadana

Reksa Dana merupakan salah satu jenis investasi yang populer di Indonesia. Reksa Dana memberikan akses kepada investor untuk memiliki portofolio investasi yang terdiversifikasi dengan mudah dan terjangkau. Saat ini, banyak produk Reksa Dana yang tersedia dan investor dapat memilih sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko masing-masing.

Dalam investasi Reksa Dana, investor dapat mengakses produk-produk eksklusif, seperti alokasi untuk obligasi Indonesia dan deposito bank BUMN. Hal ini memberikan kepastian bagi investor dalam berinvestasi.

Di samping itu, investor juga bisa memilih jenis Reksa Dana yang sesuai dengan kebutuhan, seperti Reksa Dana Syariah, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Pasar Uang, dan Reksa Dana Campuran. Dengan berbagai pilihan jenis Reksa Dana, investor dapat memilih produk yang paling sesuai dengan tujuan investasinya.

Jadi, bagi Anda yang ingin berinvestasi dalam Reksa Dana, pastikan Anda memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko Anda. Dengan berinvestasi dalam Reksa Dana, Anda dapat mengoptimalkan potensi keuntungan dengan risiko yang terkelola dengan baik.

Investasi Reksadana ini Pluang bermitra dengan PT Sarana Santosa Sejati, Perusahaan Agen Penjual Reksa Dana (APERD) yang diawasi dan memiliki izin dari OJK. (License ID: KEP-20/PM.21/2020)

2. Indeks dan Saham AS

Pluang menjadi aplikasi fintech pertama di Indonesia yang menawarkan investasi pada Index dan Saham AS. Dengan Pluang, kini membeli Indeks Saham AS semudah menggunakannya dengan mata uang IDR atau USD. Mulai dari nominal kecil untuk berinvestasi, Pluang menawarkan biaya terendah mulai dari 0,1 unit untuk Indeks Saham dan saham AS dimulai dari Rp5.000 saja untuk mendapatkan pecahan saham.

Tidak hanya itu, investasi melalui Pluang juga memberikan kesempatan untuk menghasilkan dividen. Pluang juga menyediakan fitur trading dengan leverage 2x dan order lanjutan seperti limit order, stop order/stop loss order, stop limit order, dan take profit order yang memudahkan pengguna dalam mengelola investasi mereka. Investasi pada Index dan Saham AS menjadi semakin mudah dan terjangkau dengan Pluang.

Pluang bermitra dengan PT PG Berjangka, yang telah diberi wewenang dan diawasi oleh BAPPEBTI untuk memperdagangkan US Single Stock dan Global Index di dalam negeri.

(License ID: 16/BAPPEBTI/SI/02/2014; 001/BAPPEBTI/KP/06/2019;  004/BAPPEBTI/SPA/10/2021)

3. Emas Digital

Investasi emas merupakan salah satu investasi yang populer dikalangan masyarakat. Emas memiliki nilai yang stabil dan cenderung meningkat seiring waktu. Namun, tidak semua orang bisa mengakses investasi emas karena biaya yang cukup mahal dan proses yang rumit. Namun kini, hadir sebuah inovasi investasi yang memudahkan akses ke emas, yaitu emas digital.

Emas digital memungkinkan kita untuk berinvestasi dalam emas dengan spread rendah sebesar 1,75%, tanpa biaya admin, dan biaya terendah di pasar. Selain itu, dengan emas digital kita juga bisa mendapatkan akses ke Investasi Otomatis, cicilan 0%, konversi emas fisik, dan menghadiahkan emas kepada orang terdekat sebagai bentuk investasi masa depan.

Investasi Emas (Pluang Gold) di aplikasi ini dikelola oleh PT Pluang Emas Sejahtera dengan lisensi emas digital dari BAPPEBTI. (License ID: 001/BAPPEBTI/P-ED/01/2022)

4. Aset Kripto

Berkembangnya teknologi dan perkembangan digital membuat aset kripto menjadi semakin populer di kalangan investor saat ini. Pluang menyediakan berbagai aset kripto terpopuler dengan mudah dan terjangkau, mulai dari hanya Rp 5.000. Selain itu, investor juga dapat memperoleh penghasilan pasif melalui Pluang Cuan dengan hasil hingga 3,5% per tahun untuk BTC dan ETH. Pluang juga memastikan bahwa pengguna dapat mengirim dan menerima aset kripto dengan aman dan aman hanya dalam beberapa ketukan. Investasi di aset kripto semakin mudah dan terjangkau dengan Pluang.

Pluang bermitra dengan PT Bumi Santosa Cemerlang yang telah disahkan dan diawasi oleh BAPPEBTI untuk memperdagangkan aset kripto.(License ID: 012/BAPPEBTI/CP-AK/4/2022)

Aplikasi Pluang
pluang.com

Investor Syariah Bisa Beli Apa Aja?

1. Reksadana Syariah

Reksa Dana Syariah adalah jenis Reksa Dana yang dikelola dengan prinsip-prinsip syariah. Prinsip-prinsip syariah mengacu pada hukum Islam, yang melarang praktik riba (bunga), maysir (spekulasi), dan gharar (ketidakpastian atau ketidakjelasan). Oleh karena itu, Reksa Dana Syariah hanya akan menginvestasikan dana pada instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah, seperti saham perusahaan yang halal, obligasi syariah, dan aset lainnya yang sesuai dengan prinsip syariah. Investasi dalam Reksa Dana Syariah cocok bagi investor yang ingin berinvestasi dengan cara yang sesuai dengan prinsip syariah dan juga mencari potensi keuntungan jangka panjang.

Di dalam Aplikasi Pluang, kamu bisa menemukan berbagai produk reksadana syariah dari berbagai Manajer Investasi terbaik di Indonesia.

2. Saham AS Syariah

Saham AS yang sesuai dengan kriteria AAOIFI (Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions) adalah saham yang diperoleh dan dikelola sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah Islam. Dalam hal ini, saham harus memenuhi kriteria kehalalan (Halal), yaitu tidak terlibat dalam bisnis haram seperti alkohol, perjudian, dan pornografi.

Selain itu, saham juga harus memenuhi kriteria transparansi (Shariah compliance), yaitu harus dikelola dan diinvestasikan sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah yang ditetapkan oleh AAOIFI. Beberapa prinsip tersebut antara lain tidak melibatkan bunga (riba), tidak terlibat dalam bisnis yang mengandung unsur spekulasi atau gharar, serta tidak terlibat dalam bisnis yang melibatkan kegiatan yang bertentangan dengan nilai-nilai Syariah.

Kriteria AAOIFI juga menetapkan batasan tertentu pada sektor-sektor yang dapat diinvestasikan oleh dana investasi Syariah, seperti industri perbankan dan keuangan, makanan halal, energi terbarukan, teknologi informasi, dan sektor kesehatan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa investasi dilakukan dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip Syariah.

Dalam konteks investasi saham AS, investor Syariah dapat memilih dari berbagai macam saham Syariah yang tersedia di pasar AS. Saat ini, banyak perusahaan investasi yang menawarkan portofolio saham Syariah AS, yang didesain untuk memenuhi kriteria AAOIFI dan memastikan bahwa investasi dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah Islam.

Nah di aplikasi Pluang ada beberapa saham AS yang termasuk kategori Syariah juga loh. Kamu bisa bisa cek langsung di MUSAFFA. Gimana? Tertarik buat punya koleksi investasi Syariah di Pluang? Kamu bisa langsung daftar gratis disini ya.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

April 7, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
cara membeli Saham BRIS
Investasi Syariah

Inilah 3 Cara Membeli Saham BRIS! Mudah Bukan?

by Minsya August 30, 2022
written by Minsya 5 minutes read

Cara membeli Saham BRIS tidaklah sulit sama sekali. Untuk itu Anda bisa menyimak ulasannya di bawah ini. jika Anda berniat untuk membeli Saham BRIS. Karena setelah melakukan merger dengan dua bank syariah lainnya.

Nilai saham dari Bank Syariah Indonesia atau BRIS menjadi lebih meningkat dari sebelumnya. Dengan peningkatan nilai saham ini, tak heran jika banyak investor mulai melirik saham BRIS.

Prospek Saham BRIS

Bank Syariah Indonesia, PT. BNI Syariah dan PT. Bank Syariah Mandiri melakukan merger dengan menggabungkan ketiga perusahaan mereka dan kini menjadi Bank Syariah Indonesia. Dan menjadi perusahaan milik negara dengan aset mikro terbesar di Indonesia.

Selain itu Bank Syariah Indonesia sendiri sudah menjadi perusahaan publik dengan banyak ulasan positif dari para nasabah dan sudah mendapatkan pengakuan dari OJK. Pada awalnya saham BRIS memiliki nilai dengan nominal Rp. 500 per saham dengan jumlah saham total 2.623.350.600.

Setelah itu BRIS mencatatkan sahamnya dengan kenaikan harga yakni Rp. 510 per saham di BEI. Dan dengan catatan ini, BRIS menjadi BUMN pertama di dalam industri syariah yang berhasil go public dengan memberikan penawaran umum perdana atau IPO.

Merger yang dilakukan oleh ketiga bank syariah BUMN ini pun berhasil menaikkan nilai aset hingga Rp. 270 triliun. Sementara itu BSI juga berhasil memberikan kinerja yang optimal dengan memperoleh penghasilan total sebesar Rp 17 triliun dan laba bersih senilai Rp. 3 triliun.

Pada Mei 2022 kemarin, BRIS melaksanakan RUPS dan memperoleh keputusan jika BRIS akan membagikan dividen secara tunai sebesar 25% dari laba bersih mereka pada tahun 2021. Atau nilainya setara dengan Rp. 757 miliar. Maka setiap pemilik saham akan mendapatkan setidaknya Rp. 18,4 per lembar saham.

Semenjak IPO berlangsung maka harga saham BRIS pun melonjak hingga 162%. Atau nilainya setara dengan Rp. 885 per lembarnya.

Nah, kini sudah tahu kan bagaimana prospek BRIS di dunia saham syariah, maka sekarang Anda bisa menyimak cara membeli Saham BRIS di bawah ini.

cara membeli Saham BRIS
www.suara.com

Cara Membeli Saham BRIS

Untuk membeli saham BRIS, Anda hanya perlu melakukan beberapa langkah yang cukup mudah. Dan pastinya hal tersebut bisa Anda pelajari dengan membaca ulasan lengkapnya di bawah ini:

1. Memilih Perusahaan Sekuritas yang Sesuai

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan memilih perusahaan sekuritas yang sesuai. Perusahaan ini adalah perantara yang bisa Anda gunakan untuk membeli saham pada Bursa Efek Indonesia atau BEI.

Kini membuka rekening saham syariah semakin mudah. Hadirnya Sistem Online Trading Syariah (SOTS) memberi kemudahan bagi investor syariah agar hanya dapat membeli saham-saham yang termasuk Daftar Efek Syariah.

Ada banyak sekali perusahaan sekuritas yang sangat aman dan sudah berada di bawah lindungan OJK. Karena itu pastikan jika perusahaan sekuritas yang Anda pilih sudah resmi terdaftar di OJK ya. Misalnya di sini kita akan menggunakan perusahaan PT. Henan Putihrai Sekuritas.

2. Buka Rekening Saham

Lanjutkan dengan membuka rekening saham agar Anda bisa membeli saham atau membuka rekening efek di perusahaan sekuritas yang sudah Anda pilih. Untuk membuka rekening biasanya Anda harus mengisi formulir yang sekuritas tampilkan di website resmi mereka.

Bagi kamu calon investor pemula yang baru aja mau buka rekening saham syariah, ini bisa menjadi alternatif mudah untuk membuka akun di HP Sekuritas. Kamu tinggal ikuti aja cara di bawah ini. Mudah kok. Yuk Simak!

1. Silakan isi form online pada link berikut secara lengkap :
https://bit.ly/HPSOASYARIAH

Setelah mengisi secara lengkap,  nasabah akan mendapatkan email formulir yang sudah diisi dari pihak HP Sekuritas.

2. Print out lampiran dokumen yang dikirimkan ke email calon nasabah, kemudian bubuhkan materai Rp 10.000 dan tanda tangan pada dokumen tersebut (pastikan tanda tangan sama persis, tidak ada perbedaan di setiap lembarnya). Calon nasabah tidak perlu mengisi data pada formulir yang dikirimkan melalui email. 

3. Siapkan beberapa berkas berikut:
· Fotocopy KTP
· Fotocopy NPWP (jika ada)
· Fotocopy Halaman depan buku tabungan atas nama pribadi (Jika tidak ada buku tabungan bisa screenshoot mobile banking/e-banking yang tertera nama lengkap dan logo Banknya)
· Khusus untuk Mahasiswa lampirkan juga Fotokopi KTP Orang tua, NPWP Orang Tua, Kartu Keluarga dan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa).

4. Kirimkan dokumen nomor 2 dan nomor 3 ke alamat berikut:
Up : Tim HPX Syariah – Syariah Saham
Henan Putihrai
Penthouse @ Tamara Center
Jln Jend Sudirman 24. 7th, 18th Floor Jakarta 12920, Indonesia
(021) 2525-888

CP : 0878 5758 0315

NOTES
1. Untuk form yg belum terisi harap dilengkapi dengan tulis tangan.
2. Untuk form RDN BCA Syariah silakan ditambahkan nama keluarga yg dapat dihubungi dan hubungannya serta nomor telpon. Data yg lainnya dikosongkan saja.
3. Jika ada yang salah silakan dicoret kemudian ttd di samping lalu diganti dengan data yg benar.
4. Untuk panduan lengkapnya bisa ditanyakan melalui wa.me/6287857580315
5. Setelah berkas diterima maka akan dihubungi untuk verifikasi data oleh call center.
6. Selama belum verifikasi data maka belum bisa login di aplikasi HPX Syariah.

Baca Juga : Cara Mudah Buka Rekening Saham Syariah dengan HPX Syariah

3. Cara Membeli Saham BRIS

Jika Anda sudah memiliki rekening saham maka Anda akan memperoleh user id yang bisa Anda gunakan untuk melakukan login ke aplikasi trading saham. Selain itu cara membeli Saham BRIS juga bisa Anda lakukan secara online melalui aplikasi dengan cara berikut.

Di sini kami masih akan menggunakan HPX Syariah untuk membeli saham BRIS, begini kira-kira caranya:

  1. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan memilih menu Beli Saham atau Buy.
  2. Lanjutkan dengan memasukkan kode saham yang hendak Anda beli. Karena di sini Anda akan membeli saham BRIS. Maka Anda bisa memasukkan kode saham BRIS.
  3. Kemudian masukkan harga saham yang hendak Anda beli dan jangan lupa untuk memasukkan jumlah lot saham yang ingin Anda beli. Minimal pembelian adalah 1 lot atau 100 lembar saham.
  4. Selesaikan prosesnya dengan klik Buy lalu klik Confirm.

Sebelum Anda membeli saham pastikan jika Anda sudah mengisi dana pada Rekening Dana Nasabah. Agar proses transaksi bisa berhasil dan begitulah cara membeli Saham BRIS dengan sangat mudah. Semoga bermanfaat.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 30, 2022 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
wakaf saham
Berita Saham SyariahInvestasi Syariah

Wakaf Saham: Inovasi Berwakaf di Era Modern

by Minsya June 23, 2022
written by Minsya 4 minutes read

Wakaf Saham

Wakaf pada mulanya hanyalah keinginan seseorang yang ingin berbuat baik dengan kekayaan yang dimilikinya dan dikelola secara individu tanpa ada aturan yang pasti. Namun setelah umat Islam merasakan besarnya manfaat lembaga wakaf, maka timbullah keinginan untuk mengatur perwakafan dengan baik. Kemudian dibentuk lembaga yang mengatur wakaf untuk mengelola, memelihara dan menggunakan harta wakaf, baik secara umum seperti masjid atau secara individu atau keluarga.

Pada zaman Rasulullah SAW, keberadaan wakaf memang belum begitu pesat. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW mewakafkan tanah beliau untuk dibangun sebuah masjid pada saat itu. Pada hadits lain disebutkan juga bahwa Rasulullah SAW pernah mewakafkan sebidang tanah untuk dimanfaatkan sebagai pertanian kurma.

Sejak Abad ke 12 Masehi

Di Indonesia, masa awal tumbuhnya wakaf diyakini sejak abad ke 12 M, yakni ketika terjadi penetrasi Islam oleh para guru sufi ke Nusantara. Peran guru sufi ini memberi pengaruh pada penduduk setempat dan memberi andil bagi penyebaran Islam. sampai dengan abad ke-14 M, pengaruh para pengembara sufi dalam mengembangkan ajaran Islam semakin meluas dan mulai masuk melalui pintu-pintu kerajaan di Nusantara.

Bukti paling kuat dapat ditelusuri dari peran Walisongo ketika memperkenalkan Islam untuk menyebarkan Islam ke lingkungan Istana, para wali biasanya memulainya dengan mendirikan pesantren dan masjid di lingkungan kesultanan (istana). Pola ini dilakukan oleh Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Ampel, yang kemudian diikuti oleh para tokoh walisongo lainnya. Masjid dan pesantren-pesantren, di samping menjadi anak panah penyebaran Islam, dikenal juga sebagai institusi wakaf pertama yang menjadi benih bagi perkembangan filantropi Islam pada masa berikutnya.

Meskipun sejak awal kehadiran Islam dan disebarluaskan ajarannya oleh Walisongo, tanah sudah menjadi objek yang terkenal sebagai objek wakaf hingga saat ini. Namun sesuai dengan perkembangannya, objek wakaf tidak hanya menggunakan tanah akan tetapi dapat berupa uang atau saham syariah yang saat ini sudah mulai berkembang transaksinya.

Baca Juga : Hal Yang Diharamkan Dalam Keuangan Syariah

wakaf saham

Lembaga Filantropi Islam

Pada saat ini, sudah banyak lembaga filantropi Islam dan yayasan sosial yang siap menjadi nazhir dan siap mengelola harta yang diwakafkan oleh wakif. Otoritas tertinggi yang mengatur tentang wakaf yaitu BWI (Badan Wakaf Indonesia), dimana badan ini langsung di bawah arahan Presiden dan berjalan sesuai dengan amanat UU N0. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.

Salah satu filantropi Islam yang fokus terhadap wakaf diantaranya adalah Wakaf Warrior. Wakaf Warrior adalah salah satu filantropi Islam yang bergerak atas dasar sosial guna membangun peradaban wakaf melalui program wakaf produktif berbasis entrepreneur dan relawan. Gerakan ini di inisiasi oleh Herri Setiawan sejak tahun 2018, kemudian dilegalkan dengan badan hukum Yayasan di tahun 2019. Wakaf Warrior menjangkau semua lini dan kehidupan untuk mengajak siapapun yang tergerak hatinya menghidupkan dan mengembangkan wakaf di Indonesia serta berhimpun dalam suatu komunitas.

Kolaborasi Antar Lini

Pada bulan April, Wakaf Warrior dengan Henan Putihrai Sekuritas dan Komunitas Syariah Saham menyepakati perjanjian kerjasama perihal wakaf saham. Tujuan dari adanya kerjasama ini diantaranya adalah guna untuk memperluas edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dan khususnya investor syariah mengenai gerakan berwakaf dengan saham. Selain itu, adanya gerakan berwakaf dengan saham ini juga sebagai objek alternatif dari berwakaf selain objek tanah. Karena berwakaf hingga saat ini masih identik dengan menggunakan lahan guna pemanfaatan sebagai bangunan. Maka kedepannya Wakaf Warrior akan memfasilitasi edukasi dan konsultasi mengenai wakaf saham melalui Wakaf Warrior dan PT Henan Putihrai Sekuritas.

Selain itu, kehadiran Komunitas Syariah Saham juga sebagai salah satu corong informasi kepada investor syariah mengingat komunitas ini merupakan komunitas investor syariah pertama dan terbesar di Indonesia dengan jumlah member yang sudah menyentuh angka puluhan ribu. Besar harapan tentunya digantungkan oleh Wakaf Warrior dan PT Henan Putihrai Sekuritas kepada Komunitas Syariah Saham agar dapat memperluas jangkauan wakaf saham kepada seluruh investor syariah dan seluruh masyarakat Indonesia.

Program Henan Putihrai Sekuritas

Sebagai seorang investor syariah tentunya hendak bertransaksi saham syariah dengan akad-akad syariah yang ada dengan sekuritas yang terpercaya, salah satunya adalah PT Henan Putihrai Sekuritas (HP Sekuritas). HP Sekuritas merupakan perusahaan perdagangan efek terdepan dalam transaksi online trading syariah.

HP Sekuritas memiliki produk unggulan yaitu BERKAH (Berinvestasi sambil Bersedekah) dimana program ini bertujuan meningkatkan antusiasme Investor Saham Syariah untuk investasi sambil berbagi. Harapan dari investasi tidak hanya mendatangkan kebaikan bagi pemiliknya, namun manfaatnya juga dapat dirasakan oleh sesama yang membutuhkan. Jadi para investor tidak saja berinvestasi di dunia tetapi juga berinvestasi untuk kebaikan mereka di akhirat nanti.

Melalui program BERKAH ini, nasabah dapat menyedekahkan, mewakafkan dan menzakatkan saham syariah, dengan instruksi langsung melalui Aplikasi HPX Syariah. 20% dari net fee transaksi Nasabah juga disedekahkan ke Badan Amil Zakat Nasional. Untuk penyaluran program BERKAH, dipilih BAZNAS sebagai Lembaga Amil Zakat yang terpercaya melalui Program Zakat Community Development dan Global Wakaf sebagai Lembaga Nadzir terpercaya melalui Program Wakaf Produktif.

PT Henan Putihrai Sekuritas merupakan pelopor Investasi Berbagi di Indonesia, dan ini dibuktikan dengan anugerah sebagai Perusahaan Sekuritas Pertama Pengembang Zakat Saham pada tahun 2021 yang diberikan oleh Bursa Efek Indonesia dan OJK dalam acara Satu Dekade Pasar Modal Syariah Indonesia.

Kamu juga bisa buka akun Syariah melalui Henan Putihrai disini.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

June 23, 2022 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
investasi syariah
Investasi Syariah

Tips Mengetahui Investasi Syariah Anti Bodong

by Minsya May 12, 2022
written by Minsya 3 minutes read

Investasi Syariah

Seringkali kita mendengar ada masyarakat yang terjerat kasus investasi bodong berkedok syariah. Alih-alih untuk menabung dan mengamankan dana hingga orientasi mendapat keuntungan di masa yang akan datang, melainkan kerugian yang berlipat yang di dapatkan hingga dana yang sudah diberikan tidak dapat dikembalikan kepada nasabah.

Beberapa contoh investasi syariah bodong yang sempat marak adalah Kampoeng Kurma yang menawarkan investasi berupa penanaman pohon kurma. Selain itu ada juga yang berkedok jual beli dinar berbasis elektronik yang bernama EDCCash. Kedua jenis investasi ini menggunakan kurma dan dinar yang begitu dekat dan lekat dengan ajaran agama Islam untuk menjerat para nasabahnya.

Jadi bagaimana caranya untuk membedakan investasi bodong atau bukan? Silahkan cermati beberapa poin di bawah ini:

1. Periksa Legalitas Perusahaan

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh calon nasabah adalah memeriksa rekam jejak dari perusahaan investasi tersebut. Dan pastikan bahwa perusahaan tersebut sudah sesuai dengan berbagai regulasi yang ada di Indonesia. Karena hal ini menjadi suatu perhatian mengingat segala hal yang ditransaksikan harus sesuai dengan regulasi yang berlaku dan harus diawasi oleh lembaga negara yang berwenang.

2. Cenderung menawarkan keuntungan yang tak logis

Banyak investor mengetahui bahwa berinvestasi tak hanya mendatangkan kerugian dan soal mengelola risiko, tetapi juga mengenai keuntungan dan cara mendapatkannya. Keuntungan yang di dapat dari aktivitas investasi tentunya harus sebanding dengan usaha (effort) dan dana yang dimiliki oleh investor. Jika ada suatu perusahaan atau bahkan lembaga yang menawarkan return atau keuntungan yang diluar nalar, maka hal ini menjadi suatu peringatan bahwa berinvestasi tidak dengan mudah dapat, setidaknya harus melalui tahap analisa yang ada. 

3. Aset dasar investasi yang tidak jelas

Dalam mempromosikan produk, investasi bodong hanya gencar mempromosikan pamflet atau banner yang ada sebagai bukti bahwa investasi tersebut berhasil dan sudah banyak nasabah yang bergabung. Pada kenyataannya, pelaku yang terlibat dalam skema investasi bodong tidak berani menunjukkan berbagai aset yang katanya dijadikan sebagai objek investasi tersebut.

investasi syariah

Baca Juga : Untung Dan Rugi Berinvestasi Saham Syariah

4. Tidak adanya transparansi

Dalam hal transparansi, skema investasi bodong tidak berani untuk menunjukkan transparansi dalam transaksi, baik itu cashflow transaksi atau bahkan laporan keuangan terkini yang dimiliki perusahaan penggagas investasi.

5. Cenderung mencantumkan foto dari tokoh terkenal sebagai daya tarik

Terakhir, skema investasi bodong akan mencantumkan orang yang berpengaruh atau bahkan artis pada publikasi produknya sebagai daya tarik instan, sehingga banyak calon nasabah yang akan berminat dengan skema investasi tersebut seolah-olah sekma investasi tersebut juga diminati oleh kalangan artis atau orang terpandang sebagai alternatif berinvestasi padahal tidak sesuai kenyataannya.

Guna menghindar dari pengaruh skema investasi bodong, calon investor diharapkan untuk selalu teliti untuk memilih produk investasi yang terpercaya, salah satunya adalah berinvestasi melalui PT Henan Putihrai Sekuritas (HP Sekuritas). HP Sekuritas merupakan perusahaan perdagangan efek terdepan dalam transaksi online trading syariah.

HP Sekuritas memiliki produk unggulan yaitu BERKAH (Berinvestasi sambil Bersedekah) dimana program ini bertujuan meningkatkan antusiasme Investor Saham Syariah untuk investasi sambil berbagi. Harapan dari investasi tidak hanya mendatangkan kebaikan bagi pemiliknya, namun manfaatnya juga dapat dirasakan oleh sesama yang membutuhkan. Jadi investor tidak saja berinvestasi di dunia tetapi juga berinvestasi untuk kebaikan di akhirat nanti.

Melalui program BERKAH ini, nasabah dapat menyedekahkan, mewakafkan dan menzakatkan saham syariah dengan instruksi langsung melalui aplikasi HPX Syariah. 20% dari net fee transaksi Nasabah juga disedekahkan ke Badan Amil Zakat Nasional. Untuk penyaluran program BERKAH, dipilih BAZNAS sebagai Lembaga Amil Zakat yang terpercaya melalui Program Zakat Community Development dan Global Wakaf sebagai Lembaga Nadzir terpercaya melalui Program Wakaf Produktif.

PT Henan Putihrai Sekuritas merupakan pelopor Investasi Berbagi di Indonesia, dan ini dibuktikan dengan anugerah sebagai Perusahaan Sekuritas Pertama Pengembang Zakat Saham pada tahun 2021 yang diberikan oleh Bursa Efek Indonesia dan OJK dalam acara Satu Dekade Pasar Modal Syariah Indonesia.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

May 12, 2022 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

CEK SAHAM SYARIAH

BELAJAR APA?

  • Analisis Fundamental
  • Berita Saham Syariah
  • Emiten Syariah
  • Investasi Syariah
  • Keuangan Syariah
  • Pojok Komunitas
  • Saham Pemula

SYSAVEST 2026

KONTAK KAMI

Main Office :
QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 Nomor 44, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Telp : 0878 5758 0315

Email : media@syariahsaham.id

Terdaftar Di

DOWNLOAD APLIKASI

Copyright © 2024 PT Syariah Saham Indonesia. All Right Reserved.

Saham Syariah Indonesia
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG