ISEF ke-13 mencatat business matching Rp3,2 triliun dan 93.000 pengunjung. Ekonomi syariah menyumbang hampir 25 persen produk domestik bruto, sementara pangsa pembiayaan perbankan syariah baru 7,44 persen.
START DARI SINI YA!
- Berita Saham Syariah
Bank BSN Perkuat Likuiditas Lewat PUAS: Porsi Transaksi Beragunan Naik ke 34 Persen, Apa Artinya buat Investor Saham Syariah?
by Minsya5 minutes readBank Syariah Nasional menandatangani kerja sama Pasar Uang Antarbank Syariah di Jakarta, Jumat (16/10/2026). Bank Indonesia mencatat porsi transaksi instrumen beragunan naik dari nihil pada 2020 menjadi sekitar 34 persen …
- Berita Saham Syariah
OJK Kawal Gelombang Aksi Korporasi Bank Syariah: Dari Spin-Off UUS sampai Merger, Apa Dampaknya ke BRIS dan BSIS
by Minsya5 minutes readAset perbankan syariah menembus Rp1.067,73 triliun pada 2025 dengan pangsa pasar 7,7 persen, tapi OJK menyebut skala usaha yang kecil-kecil sebagai hambatan. Regulator mendorong spin-off UUS diikuti merger, dan pemegang …
- Berita Saham Syariah
BRIS Dorong Wakaf Produktif Rp180 Triliun per Tahun, Investor Saham Syariah Bisa Ikut Lewat CWLS SWR007
by Minsya5 minutes readBadan Wakaf Indonesia menghitung potensi wakaf uang Rp180 triliun per tahun, sementara yang terkumpul pada 2025 baru Rp4,72 triliun. BSI (BRIS) menjawabnya lewat Cash Waqf Linked Deposit dan sukuk ritel …
- Berita Saham Syariah
Belajar Saham Syariah saat Indeks Turun Kelas: 5 Strategi buat Investor Halal
by Minsya4 minutes readIHSG anjlok 11,57 persen dan MSCI mengusulkan turun kasta. Belajar saham syariah: lima langkah praktis supaya portofolio halal kamu tidak ikut terguncang.
- Berita Saham Syariah
Pasar Saham Syariah Hadapi MSCI: Dampak ke ISSI, JII, dan IDX Sharia Growth
by Minsya6 minutes readMSCI mengusulkan turunkan Indonesia dari Emerging Market ke Standalone Market. Apa efeknya ke ISSI, JII, IDX Sharia Growth, dan dana syariah? Ini analisisnya.
- Berita Saham Syariah
24 Emisi Obligasi dan Sukuk Antri di Bursa, Energi dan Infrastruktur Mendominasi, Apa Artinya buat Investor Syariah
by Minsya4 minutes readBursa Efek Indonesia mencatat 24 emisi obligasi dan sukuk dari 16 penerbit yang masih dalam pipeline per 16 Oktober 2026. Sektor energi dan infrastruktur masing-masing menyumbang empat perusahaan.