Skip to content
Saham Syariah Indonesia
Banner
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG
Home - Investasi Syariah - Page 5
Category:

Investasi Syariah

Dividen Reksa Dana
Investasi Syariah

Dividen Reksa Dana Apakah Ada Untuk Investor?

by Minsya February 9, 2024
written by Minsya 3 minutes read

Dividen Reksa Dana? Ketika memasuki dunia investasi, tujuan utama yang diharapkan adalah mendapatkan keuntungan dari perusahaan yang diinvestasikan. Investasi merupakan kontribusi finansial yang diberikan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan perusahaan tersebut. Sebagai investor, kita berhak untuk mendapatkan bagian dari keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan tersebut. Namun, bagaimana dengan investasi dalam bentuk reksa dana?

Apa Itu Reksa Dana?

Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang semakin populer di kalangan masyarakat modern. Namun, bagi sebagian orang, konsep reksa dana mungkin masih terdengar asing. Artikel ini akan membahas secara detail apa itu reksa dana, bagaimana cara kerjanya, manfaatnya, dan hal-hal penting yang perlu dipertimbangkan sebelum berinvestasi dalam reksa dana.

Reksa dana adalah wadah investasi yang mengumpulkan dana dari sejumlah investor untuk diinvestasikan dalam berbagai instrumen keuangan seperti saham, obligasi, dan pasar uang oleh manajer investasi profesional. Dana yang terkumpul dari para investor tersebut kemudian dikelola oleh manajer investasi sesuai dengan tujuan dan strategi investasi yang telah ditetapkan.

Baca Juga : Rahasia Lapor Pajak Saham yang Harus Kamu Ketahui!

Dividen Reksa Dana
freepik.com

Bagaimana Cara Kerja Reksa Dana?

  1. Pengumpulan Dana: Para investor membeli unit penyertaan reksa dana dengan cara menyetorkan sejumlah dana ke rekening reksa dana.

  2. Pengelolaan Investasi: Manajer investasi menggunakan dana yang terkumpul untuk membeli berbagai instrumen keuangan sesuai dengan strategi investasi reksa dana.

  3. Diversifikasi: Dana dari para investor diinvestasikan dalam berbagai instrumen keuangan untuk mengurangi risiko.

  4. Pembagian Keuntungan: Keuntungan yang diperoleh dari investasi, seperti dividen saham atau bunga obligasi, dibagikan kepada para investor sesuai dengan proporsi kepemilikan unit penyertaan. (dividen reksa dana)

  5. Penjualan Kembali: Investor dapat menjual kembali unit penyertaan mereka ke reksa dana jika mereka ingin mencairkan investasinya.

Manfaat Reksa Dana

  1. Diversifikasi: Reksa dana memungkinkan investor untuk memiliki portofolio investasi yang terdiversifikasi, sehingga mengurangi risiko investasi.

  2. Akses ke Manajer Investasi Profesional: Investor tidak perlu memiliki pengetahuan atau pengalaman dalam investasi karena dana mereka dikelola oleh manajer investasi profesional.

  3. Liquidity: Investor dapat dengan mudah membeli atau menjual unit penyertaan reksa dana, sehingga memberikan likuiditas yang tinggi.

  4. Skalabilitas: Reksa dana cocok untuk investor dengan berbagai tingkat modal karena dapat memulai investasi dengan jumlah yang relatif kecil.

  5. Transparansi: Reksa dana diatur dan diawasi oleh otoritas pasar modal, sehingga memberikan tingkat transparansi yang tinggi bagi para investor.

Konsep Pembagian Dividen Reksa Dana

Dividen adalah pembayaran periodik yang biasanya diberikan oleh perusahaan kepada pemegang saham sebagai bagian dari keuntungan. Sementara dividen lebih dikenal dalam konteks pasar saham, investor dalam reksa dana juga dapat menerima dividen. Namun, dividen reksa dana tidak berasal dari keuntungan operasional perusahaan, melainkan dari aset yang dimiliki oleh reksa dana itu sendiri. Sebagai contoh, dalam dividen reksa dana saham, manajer investasi akan mendapatkan dividen dari saham-saham yang terdapat dalam portofolio reksa dana tersebut.

Setiap Manajer Investasi memiliki kebijakan yang berbeda dalam pembagian dividen reksa dana. Dividen reksa dana dapat direinvestasikan untuk meningkatkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana, dibagikan dalam bentuk unit penyertaan tambahan, atau dibayarkan secara tunai kepada investor.

Pengaruh Dividen terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB)

Saat reksa dana membagikan dividen kepada investor, aset yang dimilikinya akan berkurang seiring dengan pembayaran dividen reksa dana. Hal ini akan menyebabkan NAB reksa dana turun. Meskipun NAB turun, investor sebenarnya tidak mengalami kerugian karena mereka menerima tambahan unit reksa dana sebagai gantinya. Jadi, walaupun terjadi penurunan NAB, nilai investasi sebenarnya tidak berkurang.

Memahami Indikator Kinerja Reksa Dana

Meskipun NAB yang rendah seringkali dikaitkan dengan kinerja reksa dana yang buruk, hal ini tidak selalu benar. Ada berbagai faktor yang dapat mempengaruhi NAB, seperti kondisi pasar, perubahan dalam portofolio investasi, dan biaya pengelolaan reksa dana. Oleh karena itu, evaluasi kinerja reksa dana sebaiknya tidak hanya berdasarkan pada NAB saja.

Faktor-faktor Penilaian Kinerja Reksa Dana

Evaluasi kinerja reksa dana sebaiknya didasarkan pada sejumlah faktor lainnya, termasuk riwayat pengembalian modal, rasio biaya, strategi investasi, dan manajemen secara keseluruhan. Semua faktor ini sama pentingnya dengan NAB dalam menilai kinerja dan potensi investasi reksa dana.

Dengan memahami pentingnya pembagian dividen reksa dana, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik dan menyelaraskan tujuan keuangan mereka dengan strategi investasi yang tepat.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

February 9, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
titip dana
Investasi Syariah

Jangan Tergiur Titip Dana dengan Tawaran Profit Pasti, Inilah Alasannya

by Minsya December 18, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Dengan semakin banyaknya kegiatan investasi di Indonesia, tentu saja banyak pihak yang menawarkan solusi investasi kepada calon investor. Salah satu yang sedang hangat diperbincangkan akhir-akhir ini adalah jasa titip investasi yang ditawarkan melalui website atau melalui aplikasi pesan seperti WhatsApp dan Telegram.

Tergiur Titip Dana?

Jasa titip dana untuk investasi menjadi populer karena menawarkan keuntungan yang menggiurkan dan tingkat kemudahan yang tinggi. Para investor hanya perlu menitipkan dana mereka kepada pihak penawar, tanpa perlu repot-repot melakukan apapun. Selain itu, mereka juga seringkali diberikan bukti-bukti berupa foto hasil investasi dari para peserta sebelumnya.

Namun, para investor perlu berhati-hati dengan tawaran jasa titip ini. Terdapat banyak kasus penipuan yang dilaporkan oleh media nasional, di mana para investor kehilangan uang mereka akibat oknum jasa titip yang tidak bertanggung jawab. Mereka ditawari untuk mentransfer sejumlah dana dengan imbalan keuntungan secara berkala, namun pada akhirnya tidak bisa menarik dana mereka kembali karena pihak jasa titip berhenti menjawab komunikasi.

Dalam artikel ini, kita akan membahas alasan mengapa para investor harus berhati-hati dengan jasa titip dana. Salah satu alasan pertama adalah karena mereka seringkali tidak memiliki alamat kantor yang jelas dan tidak memiliki keabsahan hukum dari otoritas di Indonesia. Hal ini membuat sulit bagi para investor untuk meminta pertanggungjawaban dari oknum tersebut.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

titip dana
freepik.com

Ciri-ciri Investasi Bodong Titip Dana

1. Alamat Tidak Jelas dan Keabsahan Hukum yang Meragukan

Banyak jasa titip dana tidak menyediakan alamat kantor yang jelas, membuat sulit bagi investor untuk menuntut pertanggungjawaban jika terjadi masalah. Investor harus memastikan bahwa entitas yang menawarkan jasa titip dana terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan keabsahan hukumnya.  Jika suatu entitas sudah terdaftar, maka bisa dipastikan bahwa usaha tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

2. Iming-iming Keuntungan Besar dan Risiko Skema Ponzi

Keuntungan besar yang dijanjikan oleh jasa titip dana seringkali tidak realistis dan perlu menjadi perhatian. Semua investasi memiliki risiko, dan tawaran keuntungan tetap secara berkala dapat menunjukkan adanya skema ponzi. Investor harus memahami bahwa investasi yang sah tidak menjamin keuntungan pasti dan bahwa setiap investasi selalu melibatkan risiko.

3. Bonus untuk Penambahan Anggota

Beberapa jasa titip dana memberikan bonus kepada pesertanya yang berhasil mengajak orang lain bergabung. Skema ini dapat mengindikasikan adanya praktik ponzi, di mana dana baru digunakan untuk membayar keuntungan kepada investor lama. Kepentingan jasa titip dana yang lebih fokus pada jumlah anggota daripada strategi investasi yang jelas dapat menjadi sinyal untuk berhati-hati.

4. Komunikasi yang Sulit diakses

Perusahaan sekuritas yang terpercaya biasanya menyediakan kanal komunikasi yang mudah diakses, seperti media sosial, email, atau nomor telepon customer service. Sebaliknya, jasa titip dana ilegal sering menggunakan kanal komunikasi yang sulit diakses, seperti grup di aplikasi telekomunikasi. Setelah melakukan transfer dana, ada risiko pihak jasa titip akan menghentikan komunikasi, meninggalkan investor tanpa saluran untuk menyampaikan keluhan atau pertanyaan.

5. Reputasi dan Bukti Kinerja yang Kurang Jelas

Investor harus memperhatikan reputasi dari entitas yang menawarkan jasa titip dana. Jika tidak ada bukti kinerja atau testimoni yang jelas dari investor sebelumnya, maka investor sebaiknya meragukan kehandalan jasa titip tersebut. Reputasi yang kurang jelas dapat menjadi tanda bahwa jasa titip dana tidak memiliki track record yang terbukti.

Kesimpulan

Investor harus sangat berhati-hati saat mendapati tawaran jasa titip dana dengan iming-iming keuntungan pasti. Pilihlah perusahaan sekuritas yang terdaftar di OJK dan memiliki reputasi yang baik. Ingatlah bahwa investasi yang sah selalu datang dengan risiko, dan tawaran keuntungan tetap secara berkala dapat menjadi sinyal adanya praktik ponzi. Dengan menjaga kewaspadaan dan memilih investasi yang diawasi oleh otoritas keuangan, investor dapat melindungi diri mereka dari risiko penipuan dan mengamankan investasi mereka dengan lebih baik.

Jadi, jangan tergiur dengan tawaran jasa titip dana yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Selalu lakukan transaksi investasi dengan bijak dan hati-hati, agar dana Anda terjamin dan tidak jatuh ke tangan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 18, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
aplikasi sots
Investasi Syariah

Mengenal Aplikasi SOTS (Sharia Online Trading System) di Indonesia

by Minsya November 7, 2023
written by Minsya 4 minutes read

Aplikasi SOTS merupakan sebuah platform yang dirancang khusus untuk memfasilitasi perdagangan berbasis syariah.Dalam aplikasi ini, terdapat berbagai fitur dan layanan yang dapat membantu para pelaku usaha dalam menjalankan bisnis mereka dengan lebih efisien dan sesuai dengan prinsip syariah.

Dalam era digital saat ini, teknologi telah membawa banyak perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia perdagangan. Salah satu inovasi yang terjadi adalah pengembangan aplikasi SOTS (Sharia Online Trading System) di Indonesia. Aplikasi ini memungkinkan para pelaku usaha untuk melakukan transaksi secara online dengan prinsip-prinsip syariah yang sesuai dengan ajaran Islam.

Apa itu Aplikasi SOTS

Salah satu fitur utama dalam aplikasi SOTS adalah kemampuannya untuk memastikan bahwa semua transaksi yang dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Hal ini dilakukan melalui penggunaan teknologi yang canggih untuk memverifikasi setiap transaksi yang dilakukan oleh pengguna. Dengan demikian, para pelaku usaha dapat memiliki kepastian bahwa setiap transaksi yang mereka lakukan tidak melanggar aturan syariah.

Selain itu, aplikasi SOTS juga dilengkapi dengan berbagai fitur yang dapat membantu para pelaku usaha dalam mengelola bisnis mereka. Misalnya, terdapat fitur manajemen stok yang memungkinkan pengguna untuk melacak persediaan barang dengan lebih mudah. Selain itu, terdapat juga fitur manajemen keuangan yang dapat membantu para pelaku usaha dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih efisien.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

aplikasi sots
freepik.com

Fitur Aplikasi SOTS

Selain fitur-fitur tersebut, aplikasi SOTS juga menyediakan akses ke berbagai informasi dan analisis pasar yang dapat membantu para pelaku usaha dalam mengambil keputusan yang lebih baik. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat memperoleh informasi tentang tren pasar, harga komoditas, dan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi bisnis mereka. Dengan demikian, para pelaku usaha dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas dan strategis dalam menjalankan bisnis mereka.

Tidak hanya itu, aplikasi SOTS juga memungkinkan para pelaku usaha untuk melakukan transaksi dengan lebih mudah dan cepat. Dengan adanya fitur pembayaran online, pengguna dapat melakukan transaksi dengan hanya beberapa klik saja. Hal ini tentu saja dapat menghemat waktu dan tenaga bagi para pelaku usaha, sehingga mereka dapat fokus pada pengembangan bisnis mereka.

Selain fitur-fitur yang telah disebutkan di atas, aplikasi SOTS juga memiliki keunggulan lain yang membuatnya menjadi pilihan yang baik bagi para pelaku usaha. Salah satu keunggulannya adalah keamanan yang tinggi. Aplikasi ini dilengkapi dengan sistem keamanan yang canggih untuk melindungi data dan informasi pengguna. Dengan demikian, para pelaku usaha dapat memiliki kepastian bahwa data dan informasi mereka aman dari ancaman yang tidak diinginkan.

Selain itu, aplikasi SOTS juga memiliki dukungan pelanggan yang baik. Tim dukungan pelanggan yang profesional dan responsif siap membantu para pengguna dalam mengatasi masalah atau pertanyaan yang mereka hadapi. Hal ini tentu saja sangat penting dalam memastikan pengalaman pengguna yang baik dan memuaskan.

Kesimpulan

Dalam kesimpulan, aplikasi SOTS merupakan sebuah inovasi yang sangat berguna bagi para pelaku usaha di Indonesia. Melalui aplikasi ini, mereka dapat melakukan transaksi dengan prinsip-prinsip syariah yang sesuai dengan ajaran Islam. Selain itu, aplikasi ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur dan layanan yang dapat membantu para pelaku usaha dalam mengelola bisnis mereka dengan lebih efisien dan cerdas. Dengan demikian, aplikasi SOTS dapat menjadi solusi yang baik bagi para pelaku usaha yang ingin menjalankan bisnis mereka dengan prinsip-prinsip syariah.

Beberapa Aplikasi SOTS

1. PT MNC Sekuritas (MNC Trade Syariah)

Salah satu perusahaan sekuritas yang memiliki SOTS adalah PT MNC Sekuritas yakni MNC Trade Syariah. Platform ini merupakan platform online trading berbasis syariah yang diperuntukan bagi nasabah-nasabah yang ingin berinvestasi saham di Bursa Efek Indonesia sesuai prinsip syariah.

MNC Trade Syariah dilengkapi dengan fitur-fitur transaksi saham yang sesuai dengan kaidah-kaidah syariah antara lain sebagai berikut.

  • Hanya dapat digunakan untuk berinvestasi untuk saham yang ada di Daftar Efek Syariah (DES) sehingga investasi tersebut bersifat halal.
  • Tidak mengandung riba jadi tidak ada force sell.
  • Tidak ada unsur ba’i al ma’dum atau menjual yang bukan miliknya dan secara otomatis menolak transaksi short selling.
  • Menggunakan rekening dana investor syariah.
  • Tampilan saham di workspace merupakan saham-saham syariah. Jika bukan saham syariah maka akan diberi tanda coretan pada kode saham.
  • Menyediakan fitur riset, data-data fundamental saham, grafik saham, dan lain sebagianya. 

2. PT Mandiri Sekuritas (MOST Syariah)

PT Mandiri Sekuritas juga memiliki platform investasi berbasis syariah bernama MOST Syariah. MOST Syariah menawarkan berbagai kemudahan bagi investor muslim untuk melakukan investasi saham, reksadana, dan obligasi sesuai dengan prinsip syariah. Mulai dari cara pendaftarannya yang mudah sampai fitur-fitur yang lengkap.

MOST Syariah menawarkan beberapa fitur transaksi saham yang sesuai dengan kaidah-kaidah syariah antara lain sebagai berikut.  

  • Hanya dapat membeli saham syariah yang termasuk ke dalam DES yang dikeluarkan oleh OJK.
  • Pembelian saham syariah hanya dapat dilakukan secara tunai (non riba).
  • Tidak dapat menjual saham syariah yang belum dimiliki untuk menghindari unsur ba’i al ma’dum.

3. PT BNI Sekuritas (e-Smart Syariah)

Perusahaan sekuritas yang memiliki SOTS berikutnya adalah PT BNI Sekuritas dengan programnya e-Smart Syariah. E-Smart Syariah merupakan salah satu program dari BNI Sekuritas yang  memberi layanan transaksi saham, baik secara reguler maupun online dan berbasis syariah. BNI Sekuritas juga menerima sertifikat yang diterbitkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) dan mendapat izin untuk bertransaksi efek yang berbasis pada prinsip syariah.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

November 7, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Aplikasi Investasi
Investasi Syariah

4 Tips Memilih Aplikasi Investasi Reksadana Terbaik

by Minsya October 16, 2023
written by Minsya 4 minutes read

Teknologi sudah membuat investasi reksadana menjadi makin mudah. Kamu bisa memanfaatkan aplikasi investasi reksadana dari smartphone untuk mulai mengelola kekayaan dan merencanakan masa depan. Terlebih lagi, kamu tidak perlu modal besar untuk investasi dengan memanfaatkan platform digital ini.

Aplikasi ini pun bisa diakses oleh semua pengguna smartphone, baik yang berbasis Android maupun iOS. kamu pun bisa mendapatkan aplikasinya secara gratis dan langsung bisa membuat akunnya untuk mulai berinvestasi. Semudah memesan makanan online, kamu bisa mulai transaksi investasi dengan mudah.

Meski sudah banyak aplikasi investasi reksadana yang bisa digunakan, sangat wajar jika pengguna masih bingung dan mempertimbangkan fungsi aplikasi. Agar lebih yakin untuk berinvestasi, sebaiknya pastikan dulu kebutuhan kamu sesuai dengan fitur dan kemudahan yang ditawarkan melalui aplikasi.

Keunggulan Memakai Aplikasi Investasi Reksadana

Makin banyaknya aplikasi yang muncul memungkinkan siapa pun untuk beraktivitas dengan lebih mudah. Tidak hanya terbatas untuk kebutuhan harian, tapi juga kebutuhan jangka panjang seperti menabung dan investasi. Nah, berikut inilah keunggulan yang bisa kamu dapatkan dengan memakai aplikasi investasi reksadana.

1. Cocok untuk investor pemula
Jika kamu baru dalam berinvestasi, menggunakan aplikasi mungkin merupakan pilihan yang tepat untuk saat ini. Penggunaan aplikasi mempermudah kamu untuk berinvestasi dan memilih cara membagi aset pada instrumen investasi yang tepat.

Kamu bisa mendapatkan panduan investasi yang sangat membantu untuk mengarahkan tujuan investasi pada pilihan produk yang sesuai keinginan. Secara tidak langsung, pengguna aplikasi akan mendapatkan ilmu tentang investasi yang dapat membantu investor pemula.

2. Tidak perlu banyak effort
Kelebihan lain dari penggunaan aplikasi investasi adalah kemudahan untuk transaksi. Banyak dari mereka memiliki nilai investasi minimum rendah dengan biaya administrasi minim atau tanpa biaya. Hal ini memudahkan siapa pun yang berpenghasilan rendah untuk tetap berpartisipasi dalam berinvestasi.

Tidak hanya itu, kamu juga tidak perlu pergi ke lokasi tertentu dengan mengeluarkan biaya akomodasi hanya untuk melakukan transaksi investasi. Investasi bahkan bisa dilakukan tanpa keluar rumah, kapan saja, dan di mana saja.

Penggunaan aplikasi investasi reksadana dapat memberikan solusi cerdas untuk menyimpan dan mengembangkan aset dengan upaya yang mudah. Beberapa aplikasi juga memungkinkan kamu untuk berinvestasi hanya mulai dengan nominal Rp10.000-Rp50.000 saja, loh!

3. Mudah dan praktis untuk berinvestasi
Aplikasi investasi telah didesain untuk bisa memudahkan penggunanya dalam melakukan transaksi. Beberapa aplikasi bahkan menggunakan algoritma yang dapat membantu kamu untuk membuat keputusan investasi sesuai tujuan yang direncanakan sejak awal.

Kamu tidak akan merasa kewalahan dengan pilihan dan keputusan sebelum berinvestasi. Kamu juga bisa memikirkan pilihan produk dengan baik tanpa harus terburu-buru saat ingin melakukan transaksi. Hanya dari genggaman tangan, kamu bisa mendapatkan cara sederhana dan cepat untuk berinvestasi.

Baca Juga : Pengertian Passive Income dan 6 Cara Melakukannya

Aplikasi Investasi
freepik.com

Tips Memilih Aplikasi Investasi Reksadana yang Aman

Biarpun makin mudah dan banyak pilihan, bukan berarti kamu bisa sembarangan dalam menentukan aplikasi untuk melakukan investasi. Simak beberapa tips di bawah bawah ini saat memilih aplikasi investasi reksadana!

1. Pastikan terdaftar oleh OJK

Bagian terpenting dalam memilih aplikasi investasi adalah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan begitu, semua aktivitas yang ada dalam platform pun bisa dipantau dengan baik. Saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kamu pun tahu ke mana harus melapor.

2. Mencari tahu tentang perusahaan pemilik aplikasi

Kamu juga perlu mengetahui latar belakang perusahaan penyedia layanan investasi tersebut. Banyak informasi yang bisa didapatkan di internet tentang perusahaan tersebut. Lebih baik lagi jika memilih perusahaan yang minim dengan kasus dan tanggap dalam menyelesaikan masalah yang muncul.

3. Proses pencairan yang mudah

Jangan cuma pembayarannya saja, proses pencairannya pun harus mudah dilakukan oleh para penggunanya. Skema proses pencairan ini biasanya disebutkan dalam aplikasinya. Nah, coba pilih yang paling aman dan cepat.

4. Menyediakan instrumen investasi lain

Lebih baiknya lagi jika kamu bisa mendapatkan instrumen investasi lain dalam satu aplikasi. Biasanya investasi reksadana sering disandingkan dengan saham, emas, dan cryptocurrency. Dengan begitu, kamu bisa melakukan diversifikasi instrumen investasi untuk mengelola kekayaan dan menurunkan risiko investasi.

Kamu bisa langsung download aplikasi YO! Inves di Google Play Store atau App Store untuk kemudahan registrasi dan investasi sesuai dengan profil risiko serta tujuan investasi. Dapatkan pilihan produk terbaik yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan investasi jangka pendek maupun jangka panjang.

yoinves
https://www.syailendracapital.com/investasi-sekarang

Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai produk investasi berbasis Syariah dari Syailendra Capital, Kamu bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pilihan produk-produk reksa dana dari Syailendra Capital dengan menghubungi customer service Syailendra Capital di +62 819-7939-900 atau dapat download aplikasi YO! Inves di google Play Store atau App Store untuk kemudahan registrasi dan investasi sesuai dengan profil risiko serta goals investasi kamu.

Dapatkan bonus reksa dana dengan menggunakan kode marketing “SYARIAHSAHAM” di investasi pertama mu!

Artikel Syailendra: PUBLISHED in website on 16 Agustus 2022

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

October 16, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Passive Income
Investasi Syariah

Pengertian Passive Income dan 6 Cara Melakukannya

by Minsya October 12, 2023
written by Minsya 5 minutes read

Membuat uang yang bekerja untuk kamu tentunya bisa dilakukan dengan strategi yang tepat. Salah satunya dengan memiliki passive income atau pendapatan pasif dari aset yang dimiliki. Mendapatkan penghasilan pasif pun tidak perlu menunggu sampai kamu pensiun dulu. Lakukan saja mulai dari sekarang!

Apa itu Passive Income?

Passive income atau penghasilan pasif merupakan penghasilan yang didapatkan dari properti sewaan, kemitraan terbatas, atau bisnis lainnya yang mana kamu tidak terlibat dalam partisipasi aktif. Sejumlah passive income tetap dikenakan pajak. Jadi, tentukan baik-baik apa saja yang harus kamu miliki.

Passive income membutuhkan sedikit atau bahkan tidak ada upaya sama sekali untuk memperoleh dan memelihara pendapatan dan memelihara. Passive investing juga menjadi salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mendapatkan pendapatan rutin secara pasif. Langkah ini dapat mengurangi kekhawatiran tentang volatilitas pasar dan ketidakpastian makro ekonomi yang dapat berdampak langsung pada kinerja pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga : Reksadana: Ini Dia 6 Keuntungan dan Kekurangannya!

Passive Income
freepik.com

Alasan memulai membangun passive income lebih awal

Punya pendapatan pasif di luar gaji, tunjangan, dan bonus tentunya sangat menyenangkan. Terlebih lagi, kamu bisa menabung untuk masa depan. Berikut sederet alasan kamu perlu membangun penghasilan pasif dari sekarang.

1. Mendapatkan kesempatan untuk mencapai kebebasan finansial

Penghasilan pasif dapat berasal dari aset yang dimiliki. Artinya, kamu yang punya aset properti bisa kemudian menyewakannya untuk memperoleh penghasilan rutin bulanan. Bisa juga mendapatkan keuntungan dari kemitraan dan jenis bisnis lainnya, atau dari investasi yang membayar dividen.

Misalnya kamu telah mengidentifikasi investasi yang kuat dengan pertumbuhan dividen sebesar 15%, 20%, atau bahkan 25% setiap tahun. Artinya, passive income yang dihasilkan bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama. Dengan kepemilikan ini, mungkin akan lebih dari cukup untuk menopang biaya hidup kamu sekarang hingga memasuki masa pensiun nanti. Hal ini bisa memberikan kebebasan finansial yang kamu butuhkan.

2. Mendapatkan manfaat compound interest atau bunga majemuk

Kamu dapat mengambil pembayaran dividen atau bunga secara tunai. Jika kamu menginvestasikan kembali dana-dana tersebut, kamu bisa mendapatkan keuntungan dari bunga majemuk, dan tentu saja hal ini akan menguntungkan. Dividen dan bunga baru akan didasarkan pada total baru, jadi setiap kamu menginvestasikan kembali dana ini, kamu dapat memperoleh lebih banyak bunga dan dividen. Praktik ini memungkinkan peningkatan saldo pada portofolio kamu.

Enam cara mendapatkan passive income

Tentunya ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk memperoleh pendapatan pasif. Cek deretan langkah-langkahnya di bawah ini.

1. Menjual produk digital

Produk digital yang dimaksud adalah produk yang dapat dinikmati atau digunakan di berbagai perangkat keras, seperti handphone, tablet, ataupun komputer. Beberapa bentuk produk digital antara lain e-book, karya seni, desain, atau preset foto yang tentunya legal untuk diperjualbelikan.

2. Menyewakan properti

Memiliki properti berlebih juga bisa membuat kamu memiliki pendapatan pasif. kamu bisa menyewakan sejumlah properti yang dimiliki, seperti rumah, apartment, tanah kosong, atau ruko untuk jangka waktu tertentu. Namun, pastikan properti tersebut sudah menjadi milik kamu sepenuhnya.

3. Investasi

Dana yang kamu investasikan dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar jika kamu konsisten melakukan investasi dalam jangka waktu yang panjang. Kamu bisa memilih berbagai jenis investasi untuk jangka panjang. Sebut saja reksa dana, emas, hingga saham.

4. Menjual karya seni

Karya seni bisa memiliki berbagai macam bentuk, seperti musik, gambar, desain, lukisan, dan masih banyak lainnya. Kamu dapat memanfaatkan platform digital seperti Fiverr, Bandcamp, Behance, dan masih banyak lagi.

5. Dropship

Dropship adalah cara menjual barang tanpa harus memiliki barang tersebut. Kamu hanya perlu memasarkan produk yang sudah ada dengan selisih harga. Jika rantai bisnis sudah cukup baik, kamu tidak perlu lagi terjun langsung ke dalamnya.

6. Monetisasi konten

Membuat berbagai konten di platform digital juga bisa mendatangkan pundi-pundi keuangan di masa depan. Pasalnya, konten tersebut bisa dimonetisasi sehingga kamu bisa mendapatkan penghasilan pasif sampai kapan pun.

Mengenal risiko dalam menjalankan passive income

Sama seperti semua investasi atau kegiatan berbisnis lainnya, selalu ada risiko kehilangan uang atau tidak mendapatkan pendapatan tetap ada. Banyak alasan serta faktor yang berpengaruh terhadap hal tersebut. Salah satunya adalah aset yang dimiliki rusak atau tidak bisa digunakan kembali.

Untuk mengelola risiko secara optimal sebaiknya kamu menaruh semua ‘telur’ di berbagai ‘keranjang’. Sebaiknya pertimbangkan untuk memasukkan uang kamu ke berbagai investasi, untuk mendiversifikasi aliran pendapatan kamu.

Salah satu tindakan bijak yang dapat dilakukan adalah dengan mempertimbangkan Unit Trusts. Kamu akan melihat investasi kamu tersebar di sejumlah sekuritas, bukan hanya satu. Jika kamu kehilangan uang di salah satunya, hal tersebut dapat diimbangi dengan investasi yang lain.

Cara lain untuk mengurangi risiko investasi adalah dengan mempertimbangkan untuk memasukkan rencana dana abadi dalam portofolio kamu. Endowment plan atau asuransi dwiguna adalah jenis asuransi jiwa yang mampu memberikan jaminan pengembalian bahkan dalam jangka waktu yang singkat dan tidak terlalu terpengaruh oleh volatilitas pasar. Ada tenor jatuh tempo yang berbeda pada endowment plan, kamu dapat memilih jangka waktu yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu.

Demikian penjelasan mengenai passive income, cara mendapatkannya, dan tentang risiko yang ada. Mempertimbangkan dengan teliti dan matang terkait perencanaan keuangan kamu merupakan salah satu kunci utama untuk keamanan finansial di masa sekarang dan akan datang.

yoinves
https://www.syailendracapital.com/investasi-sekarang

Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai produk investasi berbasis Syariah dari Syailendra Capital, Kamu bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pilihan produk-produk reksa dana dari Syailendra Capital dengan menghubungi customer service Syailendra Capital di +62 819-7939-900 atau dapat download aplikasi YO! Inves di google Play Store atau App Store untuk kemudahan registrasi dan investasi sesuai dengan profil risiko serta goals investasi kamu.

Dapatkan bonus reksa dana dengan menggunakan kode marketing “SYARIAHSAHAM” di investasi pertama mu!

Artikel Syailendra: PUBLISHED in website on 7 Oktober 2022

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

October 12, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
reksa dana
Investasi Syariah

Mengenal 5 Jenis Reksa dana Berdasarkan Instrumen Investasi

by Minsya October 5, 2023
written by Minsya 4 minutes read

Reksa dana menawarkan keuntungan sebagai salah satu opsi dalam memperkuat kondisi finansial kamu. Kemudahan lainnya yang ditawarkan oleh reksa dana adalah pemahamannya yang mudah dimengerti sehingga cocok untuk menarik investor pemula yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang reksadana. Jika kamu memiliki waktu terbatas dalam mengawasi investasi, reksa dana menjadi pilihan yang tepat karena juga dikelola oleh pihak profesional yang berpengalaman dan disebut sebagai Manajer Investasi (MI).

Reksa dana adalah sebuah produk investasi dalam bentuk kumpulan dana yang dikelola sebagai modal investasi untuk dikonversikan ke dalam berbagai jenis produk. Berbagai jenis produk ini juga dikenal sebagai jenis reksa dana, di antaranya meliputi saham, obligasi, serta produk keuangan dan investasi lainnya. Dana yang terkumpul tersebut dikelola oleh manajer investasi berdasarkan jenis reksa dana yang dipilih oleh nasabah.

Mengenal Jenis Reksa dana

Bijak dalam memilih investasi perlu dilakukan untuk mendapatkan keuntungan yang sesuai dengan rencana keuangan. Berikut berbagai jenis reksa dana yang perlu kamu ketahui:

Baca Juga : 5 Manfaat Investasi yang Membuat Kesehatan Finansial Lebih Baik

reksa dana
freepik.com

1. Reksadana Pasar Uang

Jenis reksa dana pasar uang adalah sebuah investasi yang pengelolaannya dilakukan dalam instrumen investasi pasar uang dengan jangka waktu kurang dari satu tahun. Pilihan instrumen investasi biasanya berupa deposito berjangka, sertifikat deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), serta instrumen investasi pasar uang lainnya.

Reksadana pasar uang merupakan salah satu jenis reksa dana yang memiliki potensi pengembalian cukup rendah. Namun, risiko yang dimilikinya pun sangat kecil. Hal ini membuat banyak orang memanfaatkan jenis reksa dana pasar uang untuk mengamankan asetnya.

2. Reksadana Pendapatan Tetap

Meskipun memiliki risiko yang lebih tinggi dibanding reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap merupakan salah satu jenis reksadana yang cukup populer di mata investor. Pengertian dari jenis reksadana pendapatan tetap adalah sebuah investasi reksadana yang menginvestasikan aktivanya dalam bentuk efek utang atau obligasi dengan persentase minimal 80 persen.

Jenis reksadana satu ini memiliki tujuan utama untuk menghasilkan tingkat return yang stabil. Cocok untuk pemenuhan tujuan keuangan dengan jangka waktu antara 3–5 tahun atau investor dengan profil yang moderat.

3. Reksadana Campuran

Reksadana campuran adalah sebuah investasi reksadana dengan mengalokasikan dana investor ke dalam seluruh instrumen investasi. Manajer investasi akan memasukkan dananya ke dalam pasar uang, obligasi, dan juga saham dengan melihat potensi keuntungan maksimal. Potensi imbal balik dalam reksadana campuran pun cukup stabil.

Selain itu, reksadana ini juga menghadirkan risiko yang bisa diminimalkan oleh manajer investasi. Saat ada instrumen yang performanya buruk, manajer investasi akan langsung memindahkannya ke instrumen dengan performa bagus. Sementara itu, jangka waktu terbaik untuk jenis investasi reksadana ini yaitu 4–7 tahun yang sesuai dengan investor dengan profil moderat.

4. Reksadana Saham

Reksadana saham adalah sebuah aktivitas dalam menginvestasikan dana minimal 80 persen ke dalam bentuk saham. Di antara seluruh jenis reksadana yang ada, reksadana saham merupakan jenis reksadana dengan profil risiko yang paling tinggi. Pasalnya, nilai saham bisa berubah dengan cepat sehingga mempengaruhi pengelolaan dana investasinya.

Jenis reksadana ini bertujuan untuk menjaga pertumbuhan harga saham dalam jangka panjang. Maka dari itu, cocok untuk pemenuhan tujuan keuangan dengan jangka waktu di atas 5 tahun atau investor dengan profil agresif.

5. Reksadana Syariah

Setiap jenis reksadana biasanya memiliki produk dalam bentuk syariah. Produk ini cocok untuk para investor yang ingin mencari instrumen investasi dengan mengedepankan syariah Islam. Dalam pengelolaannya, produk reksadana syariah akan melakukan sistem yang baik yang sesuai dengan ajaran Islam.

Nantinya, nilai keuntungan yang didapat dari reksadana syariah akan dibersihkan dulu supaya terhindar dari riba. Manajer investasi akan mengeluarkan zakat penghasilan investasi kepada mereka yang berhak.

Itu dia deretan jenis reksadana yang bisa dipilih oleh para investor. Cobalah pilih jenis yang sesuai dengan profil risiko sebelum mulai berinvestasi. Jangan lupa untuk terus menambah nilai investasi supaya potensi imbal baliknya pun menjadi lebih besar.

yoinves
https://www.syailendracapital.com/investasi-sekarang

Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai produk investasi berbasis Syariah dari Syailendra Capital, Kamu bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pilihan produk-produk reksa dana dari Syailendra Capital dengan menghubungi customer service Syailendra Capital di +62 819-7939-900 atau dapat download aplikasi YO! Inves di google Play Store atau App Store untuk kemudahan registrasi dan investasi sesuai dengan profil risiko serta goals investasi kamu.

Dapatkan bonus reksa dana dengan menggunakan kode marketing “SYARIAHSAHAM” di investasi pertama mu!

Artikel Syailendra: PUBLISHED in website on 24 Oktober 2022

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

October 5, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
investasi
Investasi Syariah

5 Manfaat Investasi yang Membuat Kesehatan Finansial Lebih Baik

by Minsya October 3, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Setiap orang pasti memiliki rencana dalam hidupnya. Bukan hanya rencana jangka pendek untuk hari besok, tetapi juga rencana jangka panjang. Jika tidak waspada dan ceroboh, rencana yang kamu susun akan hancur. Oleh karena itu, agar rencana tersebut dapat berjalan dengan baik, kamu juga harus menyiapkan rencana pendukung. Salah satu yang dapat kamu lakukan adalah dengan berinvestasi.

Manfaat investasi

Berinvestasi adalah keputusan terbaik yang dapat diambil. Investasi dilakukan untuk mengelola keuangan dengan baik dari waktu ke waktu. Peningkatan tersebut didapatkan dari berbagai instrumen pilihan.

Nantinya, keuntungan yang diterima dapat kamu gunakan untuk keperluan jangka pendek maupun jangka panjang. Oleh karena itu, tidak ada yang dilakukan secara sia-sia.

Invest apa pun dapat memberikan berbagai keuntungan yang dapat kamu rasakan. Beberapa di antaranya, seperti:

Baca Juga : Reksadana: Ini Dia 6 Keuntungan dan Kekurangannya!

investasi
freepik.com

1. Menghindari Utang

Godaan untuk berbelanja konsumtif memang sulit untuk dihindari. Sebut saja keinginan untuk memiliki gadget seri terbaru, membeli barang branded, hingga membeli tiket pesawat beserta hotel untuk berlibur. Penggunaan kartu kredit dapat menjadi salah satu solusi untuk memuaskan keinginan konsumen.

Alih-alih berutang, lebih baik membeli semuanya dengan cara berinvestasi lebih dulu. Kamu bisa terbebas dari bunga pinjaman yang terkadang memberatnya. Bukan hanya itu, invest itu malah membuka peluang untuk menambah nilai aset yang dimiliki.

2. Memastikan keluarga bahagia

Jika keluarga adalah prioritas dalam hidup, ada baiknya kamu melakukan invest. Menikah, memiliki tempat tinggal, biaya melahirkan, membayar biaya sekolah anak, dan berlibur bersama keluarga menjadi kewajiban yang harus dipenuhi. Tidak hanya itu menjaga kebahagian keluarga juga berarti memastikan seluruh keluarga sehat.

Di samping itu, kesehatan sangat penting untuk mewujudkan rencana tersebut. Menginvestasikan dana kamu untuk program asuransi jiwa dan asuransi pendidikan adalah tindakan yang tepat untuk kamu yang ingin berkeluarga.

3. Mempersiapkan dana pensiun

Harus diakui tunjangan masa pensiun tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan kamu. Dengan invest di usia dini, kamu dapat membangun kebiasaan menabung yang akan membantu keuangan di masa depan.

Makin cepat kamu melakukan invest, makin banyak pula uang yang kamu dapatkan. Pola pikir tersebut akan membangun kebiasaan untuk lebih berhemat. Kamu akan mulai memotong pengeluaran yang tidak perlu dan mengalihkan uang untuk invest. Kebiasaan tersebut akan sangat menolong kamu di masa pensiun nanti.

4. Memenuhi kebutuhan yang mendesak

Akan ada saat-saat kamu melakukan pengeluaran secara mendadak. Kemungkinan tersebut tidak dapat dihindari. Salah satu solusi yang dapat kamu lakukan adalah dengan mulai menabung atau berinvestasi sehingga dapat mendukung kamu secara finansial ketika hal-hal tidak terduga tersebut terjadi.

Walau sering menitikberatkan untuk kepentingan masa depan, invest juga dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek. Keuntungannya memang tidak maksimal, tetapi invest ini dapat kamu gunakan untuk kepentingan mendesak, seperti biaya kesehatan, bencana, uang muka kendaraan, cicilan rumah, hingga haji dan umrah.

5. Financial Freedom

Dengan melakukan invest sejak dini, kamu akan mempelajari pola hidup mandiri dan disiplin secara finansial. Tanpa disadari invest itu akan membangun rasa percaya diri dan rasa tanggung jawab. Karena dengan invest, uang kamu akan tumbuh seiring waktu. Kamu dapat membeli hal-hal yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain pada usia itu.

Kebiasaan meminjam uang dari orang lain pun akan berkurang drastis. Artinya, kamu tidak akan lagi bergantung pada orang lain, sehingga lebih cepat untuk mencapai financial freedom.

Kelima manfaat tersebut akan didapatkan jika kamu melakukan investasi sejak dini. Kamu tidak perlu melakukan invest dengan jumlah yang banyak. Mulailah berinvestasi dalam jumlah kecil. Berikan waktu agar uang kamu bertambah.

yoinves
https://www.syailendracapital.com/investasi-sekarang

Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai produk investasi berbasis Syariah dari Syailendra Capital, Kamu bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pilihan produk-produk reksa dana dari Syailendra Capital dengan menghubungi customer service Syailendra Capital di +62 819-7939-900 atau dapat download aplikasi YO! Inves di google Play Store atau App Store untuk kemudahan registrasi dan investasi sesuai dengan profil risiko serta goals investasi kamu.

Dapatkan bonus reksa dana dengan menggunakan kode marketing “SYARIAHSAHAM” di investasi pertama mu!

Artikel Syailendra: PUBLISHED in website on 2 April 2019

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

October 3, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
reksadana
Investasi Syariah

Ini 6 Perbedaan Reksadana Syariah dengan Konvensional

by Minsya October 2, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Sejak kehadirannya hampir 30 tahun yang lalu, sistem perbankan berbasis Syariah berkembang cukup pesat di Indonesia. Tidak hanya Bank Syariah, bank-bank konvensional di Indonesia pun kini mendirikan institusi syariah atau unit usaha syariah sendiri untuk melengkapi jasa perbankan kepada masyarakat. Produk syariah pun ikut merambah pasar modal dengan ditandai munculnya produk-produk reksadana syariah.

Investasi reksa dana syariah dilirik sebagai alternatif dari investasi reksa dana konvensional. Sebab reksa dana syariah dinilai lebih menguntungkan, halal dan bebas riba dibandingkan investasi di reksa dana konvensional. Akibat keuntungan yang dirasakan dari investasi reksa dana syariah, makin banyak investor yang mulai beralih kepada investasi reksadana syariah. Tetapi sebenarnya apa yang membedakan reksadana Syariah dengan konvensional?

Secara umum, berikut beberapa perbandingan antara reksadana syariah dengan konvensional.

Perbedaan Reksadana Syariah dengan Konvensional

Secara umum, berikut beberapa perbandingan antara reksadana syariah dengan konvensional.

No

Reksadana Syariah

Reksadana Konvensional

1

Dikelola berdasarkan prinsip-prinsip syariah dan diawasi oleh DPS (Dewan Pengawas Syariah) bersama dengan OJK.

Dikelola berdasarkan prinsip kontrak investasi kolektif dan hanya diawasi oleh OJK.

2

Terdapat proses cleansing.

Tidak terdapat proses cleansing.

3

Jenis saham perusahaan harus sesuai dengan prinsip syariah.

Jenis saham perusahaan tidak harus sesuai prinsip syariah.

4

Pembagian keuntungan antara pemodal dan manajer investasi berdasarkan proporsi yang telah ditentukan.

Pembagian keuntungan antara pemodal dan manajer investasi berdasarkan perkembangan suku bunga.

5

Manajer investasi tidak menanggung kerugian selama tidak lalai, artinya yang menanggung kerugian adalah pemodal.

Manajer investasi juga menanggung risiko karena berdasarkan prinsip kolektivitas.

Baca Juga : Reksadana: Ini Dia 6 Keuntungan dan Kekurangannya!

reksadana
freepik.com

Di samping itu, reksadana syariah juga memiliki beberapa keuntungan, antara lain:

1. Halal

Reksadana syariah menggunakan prinsip pengelolaan investasi syariah, sehingga investor dan penanam modal akan terjamin dengan perputaran uang yang halal. Perputaran uang halal ini dijamin karena reksadana syariah berpedoman dengan cara-cara dan syarat yang mengikuti hukum serta ketentuan dari Islam.

Investasi syariah didahului dengan akad alias perjanjian dari kedua pihak, serta dibahas terlebih dahulu dan diusahakan agar terhindar dari hal-hal yang diharamkan oleh syariat Islam. Karena itu, antara pihak-pihak yang berinvestasi maupun yang menanamkan modal dapat merasa aman.

2. Jelas

Karena reksadana syariah berprinsip pada tata cara dan hukum yang disyariatkan oleh Islam, maka reksadana syariah berpedoman pada kejelasan setiap ketentuan yang tertera. Kejelasan ini dimaksudkan agar setiap pihak yang berinvestasi mendapatkan kepastian serta keterangan yang jelas sebelum memulai atau menjalankan investasi.

Kejelasan ini juga berguna untuk menghindarkan fitnah kepada masing-masing pihak selama investasi berlangsung. Kedua pihak juga berhak untuk mendiskusikan hal-hal yang sangat kritis dan rawan di dalam proses persetujuan investasi.

3. Tidak Ada Praktik yang Diharamkan

Praktik riba, gharar dan maisyir adalah praktik yang paling dihindari oleh investasi yang berbasiskan syariah. Praktik riba, gharar dan maisyir merupakan praktik yang sangat sering ditemukan di dunia investasi konvensional.

Pihak penanam modal tidak mendapatkan kejelasan mengenai keuntungan, kerugian maupun kesepakatan-kesepakatan yang ada pada kedua belah pihak. Yang menjadi kekhawatiran adalah ketika investasi sudah diselesaikan, masih ada tertinggal masalah di antara kedua pihak, yang terjadi di kemudian hari.

Masalah-masalah tersebut seharusnya diselesaikan saat investasi sedang berjalan, namun karena tidak adanya kepastian dan ada praktik riba, gharar dan maisyir yang terselubung. Kesepakatan tersebut menjadi tertinggal dan tidak mempunyai kejelasan. Di masa yang akan datang, masalah-masalah tersebut malah akan mendatangkan kerugian yang besar. Karena itu, praktik semacam ini sangat dihindari oleh investasi reksadana syariah.

yoinves
https://www.syailendracapital.com/investasi-sekarang

Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai produk investasi berbasis Syariah dari Syailendra Capital, Kamu bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pilihan produk-produk reksa dana dari Syailendra Capital dengan menghubungi customer service Syailendra Capital di +62 819-7939-900 atau dapat download aplikasi YO! Inves di google Play Store atau App Store untuk kemudahan registrasi dan investasi sesuai dengan profil risiko serta goals investasi kamu.

Dapatkan bonus reksa dana dengan menggunakan kode marketing “SYARIAHSAHAM” di investasi pertama mu!

Artikel Syailendra: PUBLISHED in website on 2 April 2019

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

October 2, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
reksadana
Investasi Syariah

Reksadana: Ini Dia 6 Keuntungan dan Kekurangannya!

by Minsya September 28, 2023
written by Minsya 5 minutes read

Reksadana merupakan instrumen investasi yang pemahamannya mudah dimengerti sehingga cocok untuk menarik investor pemula yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Reksa dana. Jika kamu memiliki waktu terbatas dalam mengawasi investasi, Reksa dana menjadi pilihan yang tepat karena juga dikelola oleh pihak profesional yang berpengalaman dan disebut sebagai manajer investasi (MI).

Reksa dana adalah instrumen investasi yang menghimpun dana dari masyarakat untuk ditempatkan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi. Selanjutnya, dana ini akan dikelola oleh Manajer Investasi untuk diinvestasikan dalam bentuk saham, obligasi, maupun pasar uang.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam Reksa dana, mari simak hal terkait keuntungan sekaligus risiko dari Reksa dana. Sehingga pada praktiknya nanti, kamu dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan perencanaan keuangan di masa depan.

Keuntungan Reksadana

Ada empat jenis reksadana, yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap (mayoritas di obligasi), reksa dana saham, dan reksa dana campuran. Secara umum, keuntungan reksadana adalah sebagai berikut.

1. Modal Terjangkau

Salah satu keuntungan melakukan investasi Reksa dana adalah modalnya yang terjangkau. Kamu tidak perlu mengumpulkan uang hingga dengan nominal fantastis untuk mulai berinvestasi Reksa dana. Dengan modal yang terjangkau pun, keuntungan dari investasi Reksa dana juga terbilang kompetitif dengan instrumen investasi lainnya.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

reksadana
freepik.com

2. Dikelola oleh Profesional

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, investasi reksadana dikelola oleh manajer investasi yang profesional dan berpengalaman di bidangnya. Hal ini membuat investasi akan aman dan berpeluang mendapatkan keuntungan yang bagus. Manajer investasi hanya akan mengelola dana di tempat terbaik supaya hasilnya lebih maksimal. Jika kamu sebagai investor pemula, keuntungan lainnya adalah memiliki kesempatan belajar dan menggali informasi dari Manajer Investasi sebagai bekal pengetahuan dalam membaca pasar.

3. Likuiditas Tinggi

Keuntungan reksa dana lainnya adalah likuiditas tinggi, yaitu investasi dapat dicairkan/dijual kapan saja dengan menggunakan harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) yang berlaku saat penjualan. Dengan sifatnya yang mudah dicairkan, ketika memiliki kebutuhan mendesak, kamu dapat langsung mencairkan Reksa dana beserta keuntungannya.

4. Bisa Diversifikasi dengan Mudah

Reksadana disebut sebagai instrumen investasi yang aman dan menguntungkan karena dananya bisa ditempatkan di berbagai sektor keuangan. Beberapa sektor yang bisa dipilih seperti deposito, obligasi, hingga saham. Apabila kondisi terburuknya ada salah satu sektor yang bangkrut atau rugi, kamu masih aman karena ada sektor lain yang menguntungkan, kerugian pun bisa dicegah.

5. Proses Mudah

Selain modal investasi yang terjangkau, Reksa dana juga dapat diproses dengan mudah. Saat ini, sudah banyak platform online untuk membantu mengakses investasi Reksa dana. Transaksi beli dan jual Reksa dana dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja secara daring.

Kekurangan Reksadana

Dalam melakukan investasi, menggunakan instrumen apapun pasti tetap ada risiko yang harus dihadapi. Penting bagi calon investor, terutama bagi para pemula untuk tidak hanya fokus pada keuntungan atau kemudahan sebuah instrumen investasi, tetapi juga memperhatikan kekurangan atau risiko yang dimiliki dalam berinvestasi. Dengan memahami keduanya, kamu akan mendapatkan informasi tambahan yang bijak dalam memberikan keputusan dalam perencanaan keuangan kamu. Berikut adalah beberapa kekurangan Reksa dana yang perlu diketahui.

1. Wanprestasi

Risiko pertama yang mungkin bisa terjadi adalah risiko wanprestasi dari Manajer Investasi. Kondisi ini membuat manajer investasi tidak bisa memenuhi kewajibannya kepada investor, yaitu pengembalian dana serta keuntungannya atau disebut juga mengalami gagal bayar. Hal ini disebabkan akibat dari pemilihan sekaligus pengelolaan efek yang tidak wajar. Rekan usaha Manajer Investasi seperti bank kustodian, pialang, atau agen efek Reksa dana.

2. Masalah Ekonomi dan Politik

Adanya permasalahan ekonomi dan politik pada sebuah negara juga bisa menyebabkan investasi Reksa dana tidak stabil. Contohnya adalah kebijakan baru terkait aturan investasi di sebuah negara.

3. Nilai Turun

Risiko lainnya yang mungkin terjadi adalah menurunnya nilai aktiva bersih per unit penyertaan. Biasanya, risiko ini cukup tinggi untuk jenis reksadana saham. Untuk reksadana pasar uang risiko nilai menurun cukup kecil karena instrumennya biasanya dari deposito dan obligasi. Maka dari itu, keuntungan dari reksadana pun tidak menentu, bisa banyak, bisa juga tiba-tiba mengalami penurunan bahkan membuat kamu rugi.

4. Biaya Kepemilikan Reksadana

Adanya biaya dalam kepemilikan Reksa dana atau disebut expense ratio. Expense ratio adalah indikator biaya pengelolaan Reksa dana oleh manajer investasi. Biaya ini dibebankan kepada investor Reksa dana.

5. Risiko Likuiditas

Meskipun Reksa dana mudah dicairkan, dalam beberapa kondisi manajer investasi terlambat menyiapkan dana untuk investor. Hal ini bisa terjadi jika ada banyak investor yang melakukan penarikan dana secara bersamaan dalam jumlah besar.

Namun, risiko ini mungkin kecil terjadinya karena sekarang reksadana sudah diatur dalam Undang-Undang dan maksimal pencairannya adalah 7 hari kerja. Jadi, manajer investasi bisa menyiapkan dana terlebih dulu sebelum mulai memberikannya ke investor.

6. Kerugian Ditanggung Investor

Apabila tempat di mana Anda berinvestasi reksadana bangkrut, kerugian ditanggung sendiri. Pemerintah tidak menjamin kerugian reksadana. Berbeda dengan produk deposito yang sudah dijamin oleh LPS. Pembubaran Reksa dana juga memungkinkan untuk terjadi akibat adanya pelanggaran berdasarkan pengamatan OJK hingga akhirnya gagal bayar ke investor.

Di atas adalah beberapa informasi yang berkaitan dengan keuntungan dan kekurangan dari Reksa dana sebagai salah satu bentuk instrumen investasi yang ada. Makin banyak tahu informasi, makin nyaman juga kamu melakukan investasi.

yoinves
https://www.syailendracapital.com/investasi-sekarang

Sudah tertarik untuk mulai berinvestasi namun masih ragu? Kamu bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pilihan produk-produk reksa dana dari Syailendra Capital dengan menghubungi customer service kami di 021- 27939391 atau dapat download aplikasi YO! Inves di google Play Store atau App Store untuk kemudahan registrasi dan investasi sesuai dengan profil risiko serta goals investasi kamu.

Dapatkan bonus reksa dana dengan menggunakan kode marketing “SYARIAHSAHAM” di investasi pertama mu!

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 28, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Sukuk Ritel
Investasi Syariah

Mengenal dan Memahami Sukuk Ritel Dalam Berinvestasi Syariah

by Minsya September 21, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Berbicara soal investasi tidak lepas dengan yang namanya sukuk ritel. Pasalnya seseorang tentu akan menginginkan investasinya yang aman dan nyaman. Selain itu juga menguntungkan dan terjangkau digunakan. Penasaran mengenai informasi seputar sukuk ritel? Simak berikut penjelasan lebih detailnya.

Mengenal Lebih Dekat Sukuk Ritel

Sukuk ritel merupakan salah satu instrumen dalam berinvestasi secara syariah yang sudah diperkenalkan untuk digunakan dalam kegiatan perdagangan mulai dari domestik hingga mancanegara atau internasional. Oleh karena itu, jenis investasi sendiri juga sudah dilakukan sejak tahun masehi abad ke-6.

Indonesia salah satunya negara yang telah menerapkan sukuk ritel sebagai salah satu instrumen keuangan syariah yang telah diterapkan oleh pemerintahan melalu beberapa perusahaan ataupun lembaga seperti perbankan syariah. Lembaga tersebut tentu berperan menawarkan SBSN kepada masyarakat.

Menjadi salah satu instrumen dalam berinvestasi secara syariah, sukuk ritel sendiri memiliki tujuan utama yaitu membiayai APBN dan proyek ataupun infrastruktur yang ada di Indonesia. Maka dalam hal tersebut sukuk ritel dikelola berdasarkan dengan prinsip syariah islam di Indonesia.

Dalam berinvestasi secara syariah tentu memiliki beberapa persyaratan diantarannya dalam berinvestasi dengan tidak menerapkan unsur-unsur yang bertolak belakang dengan prinsip syariah islam. Beberapa hal yang dilarang dalam investasi syariah adalah judi (maysir), ketidakjelasan (gharar) dan riba (usury).

Seseorang yang ingin berinvestasi harus menjauhi larangan tersebut, pasalnya keterangan telah ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional dari Majelis Ulama Indonesia. Oleh karena itu, pernyataan yang diberikan tidak boleh dilanggar bagi siapapun yang akan melakukan investasi didalamnnya.

Masih sama dengan jenis investasi lainnya, sukuk ritel juga menawarkan keuntungan bagi seseorang yang ingin berinvestasi dalam aspek finansial pada investor ataupun pemiliknya. Namun, hal ini berbeda dengan obligasi yang dimana obligasi berbagi keuntungan menggunakan kupon atau bunga. 

Pembagian dari keuntungan yang dihasilkan dari investasi secara syariah dilakukan sesuai berdasarkan hasil dari, uang sewa (margin), dan imbalan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu ketetapan yang diperoleh dilakukan ketika investor melakukan akad persetujuan secara sah dengan lembaga yang bersangkutan.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Sukuk Ritel
freepik.com

Investasi Sukuk Ritel Memberikan Kemudahan dan Keuntungan

Sukuk ritel memberikan alternatif kemudahan bagi seseorang yang berinvestasi dengan secara, mudah, aman, dan nyaman. Oleh karena itu Kementrian Keuangan Republik Indonesia menerbitkan surat sah secara syariah, bahwa jenis investasi ini dapat memberikan keuntungan dan terjangkau.

Jika ditinjau dari segi aspek terjangkau, investasi dalam sukuk ritel menjadikan salah satu investasi secara syariah yang cukup menarik banyak perhatian bagi masyarakatnya. Pasalnya terjangkau tersebut relatif dari segi finansial yang ingin melakukan investasi sesuai dengan prinsip syariah yang diberlakukan.

Investasi melalui sukuk ritel terbilang dapat menunjang untuk jangka cukup panjang, hingga 3 tahun lamanya. Sehingga dalam kurun waktu 3 tahun lamanya investor atau pemiliknya akan mendapatkan imbalan di setiap bulannya sesuai dengan kesepakatan yang telah dibeli melalui investasi syariah.

Keuntungan Melakukan Investasi Sukuk Ritel

Keuntungan tentu merupakan hal dasar yang menjadi sesuatu yang didambakan seseorang dalam berinvestasi. Terlebih hal tersebut terjadi dalam melakukan investasi syariah sukuk ritel. Namun, tidak semuanya keuntungan berbentuk uang, beberapa keuntungan yang didapatkan juga beragam.

1. Tingkat Imbalan Kompetitif

Melalukan investasi syariah tidak menutup kemungkinan untuk mendapat keuntungan yang tergolong kompetitif. Pasalnya imbalan yang diberikan bisa berupa uang sewa (ujrah). Sehingga presentase yang dihasilkan, ditetapkan jika sudah menyetujui pembelian dengan pihak lembaga yang bersangkutan.

Jika diperjelas imbalan yang diberikan cukup tinggi lebih dari rata-rata dari tingkat bunga pada deposito bank. Sehingga anda akan mendapatkan keuntungan yang cukup besar melalui instrumen investasi syariah. Jangan khawatir juga investor akan tetap menerima imbalan disetiap bulannya juga.

2. Imbalan Bulanan

Seperti yang dibicarakan diatas, investor yang berinvestasi dalam instrumen sukuk ritel syariah dan memiliki niat menggunakan imbalan sebagai pemasukan bulanannya dipastikan menyukai cara kerja dari investasi jenis ini. Pasalnya mereka akan menerima imbalan disetiap bulannya dari investasi yang dilakukan.

3. Mendukung Pembangunan Nasional

Dana dari instrumen sukuk tentunya dapat mendukung pembangunan nasional mulai dari infrastruktur dan sarana prasarana fasilitas yang ada di Indonesia untuk memberi kemudahan dalam melakukan pembangunan secara merata. Itulah beberapa informasi menarik seputar sukuk ritel, semoga membantu.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 21, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

CEK SAHAM SYARIAH

BELAJAR APA?

  • Analisis Fundamental
  • Berita Saham Syariah
  • Emiten Syariah
  • Investasi Syariah
  • Keuangan Syariah
  • Pojok Komunitas
  • Saham Pemula

SYSAVEST 2026

KONTAK KAMI

Main Office :
QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 Nomor 44, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Telp : 0878 5758 0315

Email : media@syariahsaham.id

Terdaftar DI

Copyright © 2024 PT Syariah Saham Indonesia. All Right Reserved.

Saham Syariah Indonesia
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG