Skip to content
Saham Syariah Indonesia
Banner
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG
Home - Emiten Syariah - Page 14
Category:

Emiten Syariah

Indofood CBP
Emiten Syariah

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Profil

by Minsya July 25, 2023
written by Minsya 5 minutes read

Siapa yang tidak kenal dengan Perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur? Hampir semua warga Indonesia familiar dengan nama perusahaan ini karena terkenal akan produk makanan dan minumannya. Ternyata, perusahaan ini memiliki fakta sejarah yang panjang unik untuk diketahui. Berikut profil dan sejarah dari perusahaan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Profil dari Indofood CBP Sukses Makmur

Seperti yang diketahui bahwa PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) ialah pabrik penghasil mie instan dan produk makanan olahan yang terkenal di Indonesia. Sebagai perusahaan FMCG atau Fast Moving Consumer Good, ICBP ialah salah satu anak usaha Salim Group yang berhasil menguasai pangsa pasar besar.

Industri ini paling banyak digemari oleh masyarakat Indonesia karena menyediakan berbagai produk yang memenuhi kebutuhan sebagian besar masyarakat. Produk keperluan sehari-hari yang dihasilkan ini memang dijual dengan cepat, dalam kapasitas banyak, dan harga yang cenderung murah. Disamping itu, produknya juga tidak akan tahan lama atau cepat habis digunakan konsumen.

Indofood CBP memasarkan produknya dengan variasi brand, seperti Supermi, Indomilk, Enaak, Freiss, Promina, Club, Milkuat, Segitiga Biru, dan masih banyak lagi. Selain makanan, perusahaan juga menyediakan berbagai minuman rasa buah, minuman non alkohol, air kemasan,serta teh kemasan. 

Adapun kegiatan bisnis yang dilakukannya mencakup pengemasan, pembibitan benih kelapa sawit, pemasaran minyak goreng, margarin dan shortening. Selain di Indonesia, perusahaan ini juga beroperasi di Asia, Timur Tengah, dan Afrika. Uniknya, industry FMCG ini juga pernah berafiliasi dengan Pepsico dan ikut memasarkan sejumlah produknya.

Dalam kegiatan produksinya, Indofood CBP melakukan seluruh kegiatan operasionalnya termasuk dengan seluruh tahapan proses produksi. Perusahaan ini juga memanfaatkan skala ekonomis dan ketangguhan model bisnis dalam menjalankan bisnisnya. Tidak heran jika perusahaan ini berhasil menampakkan prestasinya hingga di titik kesuksesannya kini.

Baca Juga : PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) Profil dan Sejarahnya

Indofood CBP
https://www.indofoodcbp.com

Sejarah Indofood CBP Sukses Makmur

Setelah mengetahui profil dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), tentunya kini anda tertarik mengetahui rekam jejak sejarah yang telah dilaluinya. Perlu diketahui bahwa perusahaan ini awalnya focus di bidang pengolahan makanan dan minuman di awal tahun didirikannya yaitu 1971.

Perusahaan ini merencanakan kegiatan produksinya pada makanan bermutu, halal, dan aman dikonsumsi. Sehingga aspek higienis, kandungan gizi, praktis, aman, rasa, kesegaran dan halal ialah prioritas yang wajib ada dalam produk Indofood CBP dan selalu prima. Kemudian, di akhir tahun 1980, perusahaan ini mulai bergerak di pasar Internasional.

Hal tersebut ditunjukkan dengan kegiatan ekspor mie instan ke sejumlah negara ASEAN, Timur Tengah, Taiwan, Hongkong, Inggris, China, Belanda, Australia, Jerman, serta negara-negara lainnya di Afrika. Tidak sampai situ, perusahaan menggabungkan beberapa anak perusahaan Indofood Group di tahun 1994. Sehingga, namanya berubah menjadi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk inilah yang bergerak di bidang pengolahan mie instan secara khusus. Divisi inilah yang terbesar di Indofood dengan pabrik tersebar di 15 kota. Kota-kota tersebut yakni Medan, Palembang, Pekanbaru, Lampung, Tangerang, Manado, Pontianak, Surabaya, Semarang, Makassar, Banjarmasin, Jakarta, Cibitung, Bandung dan Jambi.

Adapun cabang tanpa fasilitas pabriknya berada di Kendari, Solo, dan Bali. Keberadaan fasilitas-fasilitas tersebut bertujuan untuk menghasilkan produk yang cukup didistribusikan ke wilayah sekitar pabrik. Dengan begitu, produk dapat diterima dengan baik oleh para konsumen dengan kondisi prima atau segar.

Produk yang dihasilkan ke-15 pabrik di atas tentunya telah terstandarisasi secara menyeluruh, seperti mesin, parameter proses, bahan baku, tenaga kerja, serta barang jadi. Standarisasi tersebut juga tersertifikasi oleh SGS dengan sertifikasi International Standard Operation yang meliputi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Perusahaan ini juga berhasil memperoleh sertifikasi halal yang berlaku pada seluruh produk internasionalnya. Tidak hanya itu, sertifikat manajemen mutu ISO 9001 juga sukses didapatkan di tanggal 21 Maret 1998. Sertifikasi ISO 9001:2000 berhasil diperoleh pada 5 Februari 2004. Pada Oktober 1995, PT. Karina Sari Cipta mengubah namanya menjadi PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Slogan yang dimiliki logo Indofood “The Symbol of Quality Foods” memiliki arti bahwa hanya produk bermutu lah yang dihasilkan oleh perusahaan ini. Selain bahan baku pilihan, produk ICBP juga diproses secara higienis serta memenuhi unsur kandungan gizi, aman, dan halal dikonsumsi.

Orientasi pasar yang dimiliki juga telah disesuaikan dengan permintaan pasar. Sehingga, industri selalu berusaha memenuhi kebutuhan para konsumennya baik dalam kualitas maupun kuantitas produk. Maka dari itu, perusahaan selalu berinovasi untuk memenuhi kepuasan konsumen, khususnya dalam hal selera.

Produk yang dihasilkan terbagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu Bag Noodle atau mie instan kemasan dan mie telor atau mie yang dikeringkan. Kegiatan produksi yang dilakukan bersifat mass production dimana barang yang diproduksi relatif sedikit tetapi dengan volume produksi yang besar. Sehingga, permintaan produk tetap stabil. Desain produk juga jarang berubah.

Selain kegiatan usaha produksi, Industri ICBP juga memperhatikan strategi pemasaran agar perusahaan semakin terus berkembang. Berbagai strategi promosi telah dilakukan, seperti periklanan baik media cetak, media elektronik, maupun papan reklame. Adapun kegiatan sales promotionnya mencakup pembagian hadiah secara langsung dan tidak.

Berdirinya PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk di Pekanbaru bertujuan untuk memperluas bidang usahanya melalui bidang usaha internal maupun pengembangan usaha strategis. Disamping itu, perusahaan ini juga diharapkan mampu mengurangi biaya transportasi dan meningkatkan kesejahteraan karyawannya.

ICBP cabang Pekanbaru ini beroperasi pada bulan Juni 1994 dengan mesin 3 line. Setahun kemudian, jalur mesinnya bertambah hingga 5 line. Pada Oktober 2000, jalur mesinnya mengalami pertambahan lagi sampai dengan 6 line. Karena meningkatkan permintaan konsumen, jalur mesin bertambah menjadi 9 line. Hingga kini, 10 line telah beroperasi dengan baik.

Grup Agribisnis memperluas kegiatan produksi gulanya ke Filipina serta Brazil melalui saham Companhia Mineira de Açúcar e Álcool Participações dan Roxas Holdings Inc di tahun 2003. Setahun kemudian tepatnya tahun 2004, ICBP mulai bergerak di bidang usaha air minum dalam kemasan AMDK dengan mengakuisisi aset AMDK dan minuman bermerek Club.

Sejak pertama kalinya hingga kini, produk-produk yang dihasilkan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) ialah mie instan yang terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Merk-merk mie instan tersebut yaitu Sakura, Intermie, Pop Mie, Sarimi, Supermi dan Indomie. Indofood CBP Sukses Makmur Pekanbaru bertanggung jawab memenuhi permintaan pasar di wilayah sekitar.

Demikian informasi mengenai profil dan sejarah dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang perlu diketahui. Hal ini sangat menarik karena perusahaan penghasil mie instan kebanggaan Indonesia ini memiliki rekam jejak yang cukup panjang dan unik. Kesuksesannya pun tercermin dari strategi kegiatan usahanya yang cemerlang.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 25, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Buyung Poetra Sembada
Emiten Syariah

PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) Profil dan Sejarahnya

by Minsya July 22, 2023
written by Minsya 5 minutes read

Perusahaan Buyung Poetra Sembada (HOKI) ialah perusahaan produksi dan grosir beras yang memasarkan sekaligus menjual beras bermerk “Belida”, “Topi Koki”, “Limas”, dan “BPS”. Perusahaan ini memasarkan produk melalui pasar modern maupun tradisional di Indonesia. Berikut sejarah dan profil dari PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI).

Profil Perusahaan Buyung Poetra Sembada

PT Buyung Poetra Sembada Tbk didirikan oleh Ichsan Tedjabuana pada 16 September 2003 sesuai Akta Notaris No.46. Perseroan ini beroperasi di bidang perdagangan beras. Kegiatan komersialnya ini dilakukan pada tahun 2003. Hingga kini perusahaan HOKI berhasil menjadi produsen utama dalam pengolahan dan distribusi beras premium di Indonesia.

Merk utama atau andalan perusahaan ini yaitu Topi Koki yang diproduksi dengan berbagai varietas beras serta ukuran. Selain merk daging utama, Perseroan melakukan kegiatan produksi sekaligus pemasaran produk beras dengan merk-merk lainnya, seperti HOKI, BPS, Rumah Limas, dan Super Belida.

Perusahaan ini juga memproduksi beras dengan merk dagang Private Label. Produk tersebut ialah hasil dari kerja sama dengan sejumlah pasar modern. Kini, beberapa produk private label tersedia pada jaringan para mitra pasar modern secara eksklusif. Sejalan visi misi yang dimilikinya, perusahaan ini membangun dua fasilitas yang berada di Pasar Induk Beras Subang dan Cibinang.

Fasilitas produksi yang disewa berada di Jakarta sedangkan fasilitas produksi di Subang menghasilkan kapasitas produksi 30 ton per jamnya. Kemudian, kapasitas produksi ditingkatkan menjadi 50 ton setiap jamnya di tahun 2019. Upaya pengembangan potensi pasar tersebut dilakukan melalui pembangunan fasilitas produksi ketiga di Sumatera Selatan.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Buyung Poetra Sembada
https://topikoki.com/produk/

Upaya tersebut dilengkapi dengan fasilitas ramah lingkungan agar limbah pengolahan beras berkurang. Pasar Induk Beras yang ada di Cipinang dan Subang ialah tepat dari kedua fasilitas yang dimiliki perusahaan ini. Kini, kedua fasilitas tersebut menjalankan kegiatan usahanya secara penuh dengan kapasitas produksi 5 ton setiap jam oleh Pabrik Indung Cipinang.

Fasilitas produksi yang dimiliki oleh Pabrik Induk Cipinang mampu menghasilkan 50 ton setiap jam. Hingga kini, perusahaan tengah meningkatkan kapasitas [roduknya di pabrik baru yang berada di Sumatera Selatan. Hal ini juga dilakukan dengan menambahkan mesin pengering serta pemecah kulit. Dengan begitu, produksi gabah basah menjadi beras meningkat.

Perusahaan ini juga mempunyai tiga gedung yang tersebar di Subang, Surabaya, dan Jakarta. Adapun bahan bakunya berasal dari 205 pemasok yang berada di enam wilayah Indonesia yaitu Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan. Selain pengepul beras, pasokan bahan baku tersebut juga berasal dari mesin penggiling padi.

Penggiling padi yang digunakan yaitu berkapasitas 10 ton setiap jamnya. Dengan begitu, perusahaan memanfaatkan para pengepul padi di berbagai wilayah penghasil padi. Hal ini bertujuan untuk menghindari ketergantungan terhadap pemasok tertentu. Sampai sini, tentu anda sudah mengenali profil PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI).

Sejarah Perusahaan Buyung Poetra Sembada

Setelah mengetahui profil PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), kini waktunya dan mengetahui sejarah perseroan tersebut. Perlu diketahui bahwa perusahaan ini berdiri pada tanggal 16 September 2003. Generasi kedua perseroan-lah yang mendirikan produsen sekaligus distributor beras ini di Jakarta. Hal ini disertai dengan peluncuran merek “Topi Koki” di Palembang dan Jakarta.

Namun, sebelumnya, generasi pertamalah yang memulai dengan membuka “Toko Buyung” di Palembang, Sumatera Selatan di tahun 1977. Tidak sampai situ, perseroan berusaha memperluas distribusi melalui jaringan pasar modern di tahun 2005. Pabrik mengolah beras dengan beroperasi di Subang, Jawa Barat di 2011. Adapun kapasitas produksi yang dihasilkan yaitu sebesar 86.000 ton per tahunnya.

Pabrik pusat distribusi yang dimiliki oleh PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) berlokasi di Surabaya, Jawa Timur di 2013. Perusahaan ini terus mengalami perkembangan yang ditunjukkan dengan pencatatan nilai penjualan sebesar Rp 500 miliar untuk pertama kalinya di tahun 2014.

Perkembangan perusahaan terus meningkat didukung dengan kapasitas produksi di Pabrik Subang sebesar 259.000 ton per tahun di 2015. Di tahun yang sama, perseroan meraih Sertifikasi ISO 9001. Pencapaian perusahaan terus menambah dengan tercapainya penjualan Rp 1 triliun pertama kalinya di tahun 2016.

Setahun kemudian, perusahaan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham sebesar Rp 700 juta saham serta 70 juta waran Seri-I di tahun 2007. Dalam rangka memperluas kegiatan produksinya, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) membangun pabrik baru di Sumatera Selatan di tahun 2018. Kemudian, perusahaan juga tercatat dalam Indeks Kompas 100, IDXSMC-COM, dan FTSE Micro Cap.

Pada tahun 2019, Perseroan terdaftar pada beberapa indeks, yakni Indeks Pefindo 25 SME, Index IDX SMC-LIQ, dan Indeks IDX80. Masih di tahun yang sama, perusahaan juga meningkatkan kapasitas produksinya hingga mencapai 50 ton per jam yang dihasilkan oleh Pabrik Subang.

Memasuki tahun 2020, perseroan menuntaskan Pembangkit Listrik Tenaga Sekam di Palembang. Selain itu, perusahaan juga berhasil meraih sertifikat keberlanjutan dari The Planet Mark dan mengoperasikan pembangunan pabrik baru yang ada di Sumatera Selatan. Akhirnya, perusahaan ini membangun anak perusahaan yang bernama PT Hoki Distribusi Niaga.

Sepanjang tahun 2023, HOKI menyadari bahwa industry beras akan menantang sepanjang tahun ini. Untuk itu, HOKI berupaya dalam melanjutkan transformasi bisnis yang dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Dalam hal ini, HOKI menerapkan beberapa langkah sejak tahun 2020 agar menjadi perusahaan consumer atau fast moving consumer good.

Hal tersebut dilakukan melalui anak usahanya yaitu PT HOKI Distribusi Niaga yang menghadirkan produk-produk consumer dengan merk DailyMeal. Disamping itu, HOKI juga melakukan inovasi dalam mengembangkan ketersediaan produk dengan pembuatan Warung Koki.

Warung Koki ialah toko ritel online dan offline yang tidak jauh dari area perumahan ataupun perkantoran. Hal tersebut merupakan upaya memperkuat jalur distribusi di pasar modern, tradisional maupun online. Apalagi, HOKI membentuk anak perusahaan baru yang bergerak di bidang investasi di tahun lalu.

Perusahaan ini bernama PT HOKI Investasi Sejati yang dibangun untuk melakukan investasi di perusahaan public dengan fundamental bagus serta harga yang relatif rendah. Namun, Direktur Utama perseroan tidak menilai peluang kontribusi perusahaan terhadap pendapatan secara keseluruhan di masa yang akan datangnya.

Akan tetapi, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) masih cukup tekun dalam merilis berbagai produk beras yang menarik akhir-akhir ini. Contohnya, HOKI mengeluarkan produk nasi jagung dan nasi singkong terbaru bermerk DailyMeal akhir tahun lalu. Disamping itu, produk kreasi ini ada yang menggunakan tema Warisan Kuliner Nusantara.

Itulah sekilas informasi mengenai profil dan sejarah PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) yang perlu diketahui. Dapat disimpulkan bahwa perusahaan ini cukup rajin dalam melakukan inovasi terhadap serangkaian produknya. Tidak heran jika perusahaan ini berhasil menjadi produsen beras terdepan di Indonesia.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 22, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
ultrajaya
Emiten Syariah

PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ) Profil dan Sejarahnya

by Minsya July 19, 2023
written by Minsya 5 minutes read

Perusahaan Ultrajaya Milk Industry (ULTJ) ialah perusahaan produksi minuman yang berdiri sejak tahun 1971. Tentunya, warga Indonesia tidak asing lagi dengan perusahaan ini karena terkenal akan minuman susunya yang segar dan tersedia di toko-toko sekitar. Perlu diketahui bahwa perusahaan ULTJ ini memiliki sejarah yang panjang dan unik diketahui.

Profil Perusahaan Ultrajaya Milk Industry

Industri Ultrajaya Milk Industry ialah perusahaan yang menghasilkan berbagai varian produk minuman terkenal di Indonesia. Pada awalnya, perusahaan ini hanyalah sebuah industri rumah tangga yang sederhana dan kemudian dirintis oleh seorang pengusaha. Produk yang dikembangkan pun hanyalah sebatas susu. Akan tetapi, perusahaan ini kini mengembangkan berbagai varian minuman lain.

Dalam perkembanganya, Ultrajaya Milk telah menjadi yang terdepan sebagai industri susu cair di Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan kapasitas produksi yang menyentuh angka 1 juta liter per harinya. Maka dari itu, total produknya mampu menguasai setidaknya lebih dari 90% di pasar domestic. Ternyata, produk-produk yang dihasilkan tidak hanya memenuhi permintaan pasar tapi juga merambah hingga pasar internasional.

Dalam jangka panjang, ULTJ berencana memperluas jaringan distribusinya. Hal ini ditunjukkan dengan kapasitas produksi sebanyak 125.000 toko ritel melalui 50 distributor yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini didukung dengan adanya pabrik baru yang beroperasi. Pabrik ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga mencapai 80%-90%. Bisa dibilang, angka tersebut melebihi 360 juta hingga 390 juta liter susu cair per tahunnya.

Perusahaan ini juga menghasilkan produk yang bertahan lama dan memiliki pabrik besar di Indonesia yang mengelola keju. PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ) mempunyai lokasi strategis karena berada di pusat daerah pedalaman Bandung. Disamping itu, tempat yang tanahnya subur ini juga menyediakan suatu sumber yang terjamin kualitasnya. 

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

ultrajaya
https://www.ultrajaya.co.id/images/slider-ultramym112020.jpg

Daerah ini menyediakan bahan-bahan segar yang berlimpah mulai dari susu, teh, hingga buah-buahan khas. Bahan-bahan yang diolah perusahaan dinilai segar karena telah melalui proses temperature amat sangat tinggi atau UHT yang kemudian menggunakan teknologi kemasan aseptic.

Salah satu alasan utama mengapa perusahaan ini sangatlah sukses yaitu karena kemampuannya dalam mengantisipasi perusahaan pasar serta memenuhi permintaan suatu populasi makmur yang lebih dari 200 juta orang. Disamping itu, perusahaan juga mampu memberikan tanggapan yang tepat terhadap permintaan pelanggan dengan keterampilan dalam mengembangkan produk sekaligus strateginya.

Kesuksesan PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ) tercermin dari lebih dari 60 minuman dan produk makanan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Adapun produk-produk yang ditawarkan yaitu jus buah, susu UHT, teh minuman kesehatan, keju, mentega, sari jus buah, susu bubuk full cream serta susu kental manis. 

Kini, 90% dari volume produksi perusahaan telah dijual di dalam negeri sedangkan sisanya diekspor ke negara-negara terbatas, seperti Asia, Eropa, Timur Tengah, Amerika Serikat, dan Australia. Tidak heran jika perusahaan ini sangat besar. Hal ini berkat strategi pemasaran dan kemampuannya dalam menghadapi kebutuhan pasar.

Perseroan ini memprioritaskan kesehatan dan keamanan produk makanan dan minumannya. Hal ini didukung dengan adanya serangkaian uji laboratorium yang ketat dan lengkap mulai dari bahan baku, proses, alat, hingga produknya. Dengan begitu, standar kualitas telah ditetapkan dan diterapkan pada setiap produk yang dihasilkannya. Sehingga kualitas kesehatan pelanggan tercapai secara konsisten.

Sejarah dari Perusahaan Ultrajaya Milk Industry

Seperti yang diketahui bahwa pada awalnya, perusahaan ini hanyalah memproduksi susu. Adapun susu yang dikembangkan oleh perusahaan keluarga ini hanyalah susu yang dipasteurisasi. Seiring berjalannya waktu, pemilik perusahaan memperbaiki profil perusahaan dengan mengubah status dari perusahaan perseorangan menjadi perusahaan berbadan hukum atau persekutuan komanditer.

Tepatnya pada tanggal 22 Oktober 1968, perusahaan ini berganti nama menjadi CV Djaja Murni Trading and Industry Company secara resmi. Memasuki tahap perkembangan, perusahaan ini akhirnya mengganti namanya menjadi PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company sebagai perusahaan perseroan. 

Pada saat inilah, perusahaan mempelopori pengembangan minuman yang bebas dari hama atau aseptic. Hal ini bertujuan untuk memenuhi banyaknya permintaan pasar pada minuman refrigeration free yang ada Indonesia. Kini, ULTJ telah menjadi perusahaan terkenal di Indonesia yang menghasilkan berbagai varian minuman bebas hama atau aseptik.

Perlu diketahui bahwa perusahaan ini memulai sejarahnya sebagai sebuah bisnis keluarga dari Ahmad Prawirawidjaja pada tahun 1960an. Pada pertengahan 1970 an, teknologi pengolahan Ultra high Temperature serta teknologi pengemasan karton antiseptic mulai dimanfaatkan. Lima tahun tahun kemudian, ULTJ mulai melakukan kegiatan produksi susu cair bermerk “Ultra Milk”.

Pada tahun 1978, perusahaan ini memproduksi sari buah UHT yang bermerk “Buavita”. Pada tahun 1980an, perusahaan mulai memproduksi sari kacang ijo, minuman kola bermerk “Cola Pack”, sari buah asam dengan merek “Asem Asli”, serta teh UHT yang bermerk “Teh Kotak”. Di tahun yang sama, perusahaan membuat perjanjian berlisensi dengan Kraft General Food Ltd yang berasal dari USA.

Penekenan perjanjian tersebut bertujuan untuk memproduksi sekaligus memasarkan keju yang bermerk “Kraft”. Hal ini juga berlaku sama pada Nestle dalam menghasilkan produk Milo RTD, Mead Johnson untuk produk isotonic Lytren dan Carlsberg yang bermerk Pripps. Kemudian, ULT melakukan patungan dengan perusahaan Kraft Heinz.

Pada tahun 1990an, PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ) resmi terdaftar di BEI atau Bursa Efek Indonesia. Di tahun yang sama, perusahaan mulai memproduksi susu kental manis. Di tahun yang sama, perusahaan telah melakukan 3 kali penawaran umum dengan HMETD yaitu tahun 1994, 1999, dan 2004. Sejak saat itulah, perusahaan terus tumbuh dan berkemang pesat hingga mejadi produsen susu cair segar terdepan. 

Di tahun berikutnya, susu bubuk mulai diproduksi dengan mitra Meiji Dairies. Memasuki tahun 2000an, perusahaan menjalin bersamanya (toll packaging) dengan PT Sanghiang Perkasa yang telah memperoleh lisensi dari Morinaga Milk Industry. Kerjasama tersebut dilakukan untuk memproduksi sekaligus mengemas susu bubuk bagi bagi. 

Pada tahun 1994, perseroan berusaha mengembangkan usahanya dengan memproduksi susu kental manis atau Sweetened Condensed Milk. Setahun kemudian, perusahaan mencoba memproduksi Powder Milk atau susu bubuk. Mulai 2002, perseroan mulai fokus pada pemasaran produk dan tidak lagi menjadi distributor PT Kraft Ultrajaya Indonesia.

Pada tahun 2008, ULTJ menjual minuman sari buah bermerk “Buavita” dan “Gogo” ke perusahaan Unilever Indonesia. Kemudian, perusahaan mengadakan perjanjian produksi dengan Unilever Indonesia agar dapat melakukan kegiatan produksi dan pengemasannya. Pada tahun 2020, PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ) mulai membangun gudang serta pabrik baru yang berada di Kawasan Industri MM2100.

Itulah sekilas informasi mengenai profil dan sejarah dari PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ). Perusahaan ini selalu mengedepankan kualitas produk dan kebutuhan konsumen. Apalagi, perusahaan ini memiliki strategi pemasaran yang unik. Tidak heran jika perusahaan ini menjadi industri susu terdepan yang ada di Indonesia.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 19, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Elang Mahkota Teknologi
Emiten Syariah

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Profil dan Sejarahnya

by Minsya July 17, 2023
written by Minsya 6 minutes read

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau dikenal pula dengan Emtek merupakan perusahaan konglomerat yang beroperasi di Indonesia. Secara garis besar, perusahaan ini bergerak di bidang media, telekomunikasi, dan properti, yang mana anak usahanya berjumlah lebih dari dua puluh. Perusahaan publik ini berkantor pusat di Jakarta Pusat, Indonesia.

Profil Elang Mahkota Teknologi

Elang Mahkota Teknologi merupakan perusahaan induk yang bisnisnya sudah menggurita di Indonesia. Utamanya, perusahaan ini bergerak di bidang media, telekomunikasi, dan properti. Namun, juga membawahi beberapa yayasan. Dengan ragam anak usaha yang sangat banyak, perusahaan ini pantas mendapat julukan perusahaan konglomerat Indonesia.

Didirikan lebih dari 30 tahun yang lalu, perusahaan ini pada 2022 tercatat memiliki total aset yang sangat besar mencapai lebih dari 40.000 triliun rupiah. Dengan nilai pendapatan sekitar 15.000 triliun dan laba bersih 710.000 milyar. Kepemilikan dari perusahaan ini mencakup beberapa orang pribadi dan perusahaan publik.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Elang Mahkota Teknologi
https://www.emtek.co.id/business/media-digital

Sejarah Singkat Elang Mahkota Teknologi

Elang Mahkota Teknologi pertama kali didirikan oleh Eddy Kusnadi Sariatmadja pada tahun 1983. Pada masa tersebut, nama perusahaan ini masih PT. Elang Mahkota Komputer atau Emtek dan beroperasi sebagai perusahaan layanan komputer pribadi. Kemudian perusahaan ini berkembang dan dipercaya sebagai distributor eksklusif Compaq di Indonesia.

Bersama saudaranya yang bernama Fofo Sariatmadja, Eddy Kusnadi Sariatmadja kemudian melakukan ekspansi bisnis dari hanya perangkat keras ke perangkat lunak, data, hingga jaringan komputer. Yang kemudian bisnis ini terus berkembang dan melahirkan beberapa anak usaha yang khusus menangani bidang-bidang tertentu.

Tercatat pada tahun 1995 sudah ada tiga anak perusahaan  PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang berdiri, yaitu PT. Abhimata Citra Abadi yang fokus ke jaringan, PT. Abhimata Persada yang fokus ke perangkat lunak, dan PT. Intipraja Teknosindo yang fokus ke manufaktur atau perakitan perangkat keras komputer. Dengan adanya ketiga anak usaha tersebut, menjadikan perusahaan ini semakin dikenal luas.

Lalu, pada tahun 1977 muncul satu lagi anak perusahaan yang bernama PT. Bitnet Komunikasindo atau ISP dan PT. Tangara Mitrakom atau VSAT. Pada tahun yang sama, perusahaan ini berganti nama menjadi PT. Elang Mahkota Teknologi sebagai salah satu langkah untuk menjadi perusahaan one-stop solution di bidang teknologi dan komunikasi.

Kemudian perusahaan ini mulai melebarkan bisnisnya di bidang penyiaran melalui kerjasama dengan Singleton Group asal Australia dan mengakuisisi sebagian saham dari SCTV. Dimana pada saat itu stasiun TV tersebut menjadi perusahaan induk televisi swasta terbesar kedua di Indonesia. Hasil dari langkah tersebut adalah berdirinya PT. Cipta Aneka Laras.

Namun, seiring dengan ekspansi Elang Mahkota Teknologi, sebagian besar saham SCTV kemudian dimiliki oleh perusahaan ini. Proses kepemilikan saham mayoritas tersebut terjadi pada tahun 2005. Lalu, nama PT. Cipta Aneka Laras kemudian diganti menjadi PT. Surya Citra Media Tbk atau SCMA hingga saat ini. 

Pada tahun sebelumnya, yaitu 2004, Elang Mahkota Teknologi juga sempat mendirikan televisi swasta lokal yang berada di Jakarta bekerjasama dengan MRA Media. Televisi tersebut dinamakan O Channel, wilayah siaran meliputi Jabodetabek. Dan kemudian televisi ini sepenuhnya diakuisisi pada tahun 2008.

Berlanjut ke tanggal 12 Januari 2010, perusahaan ini secara resmi masuk ke Bursa Efek Indonesia dengan melepas saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) sebesar 10%. Nilai tersebut merupakan emiten pertama pada tahun tersebut yang melakukan IPO. dengan begitu, perusahaan ini bisa memperoleh dana pengembangan investasi usaha.

Masih di ranah penyiaran, pada tahun 2011 Elang Mahkota Teknologi kemudian mengakuisisi PT. Indosiar Karya Mandiri Tbk (IDKM). Dimana merupakan induk dari stasiun televisi Indosiar. Selain itu, juga ada peluncuran layanan televisi digital NexMedia melalui PT. Mediatama Anugrah Citra.

Tidak ketinggalan, tahun itu juga merupakan awal PT Screenplay Produksi atau yang lebih dikenal dengan Screenplay Productions beroperasi. Yang merupakan sebuah rumah produksi film dan serial televisi. Di tahap ini, Elang Mahkota Teknologi sudah dikenal luas sebagai perusahaan induk media dan telekomunikasi terkemuka Indonesia.

Membuat gebrakan baru, perusahaan ini meluncurkan rumah produksi film animasi anak-anak yang diberi nama PT. Animasi Kartun Indonesia. Dibarengi pula dengan peluncuran digital media platform yang dinamai KMK Online, diprakarsai oleh PT. Kreatif Media Karya. Serial animasi pertamanya berjudul Keluarga Somat.

Untuk meningkatkan sinergi dalam perusahaan, SCMA (SCTV) dan IDKM (Indosiar) kemudian digabung menjadi satu. Pencapaian lain yang didapat yaitu menjadi saluran resmi penyiaran Sea Games 2013 di Myanmar. Proses penyiaran dilakukan di tiga saluran sekaligus, yaitu SCTV, Indosiar, dan NexMedia.

Setelah itu, Elang Mahkota Teknologi juga mengantongi hak penyiaran dari Barclays Premier League dan UEFA Champions League. Di sisi lain, perusahaan ini melalui PT. Elang Medika Corpora mengakuisisi RS Usada Insani yang berlokasi di Tangerang. Ini merupakan pencapaian terbaik di tahun yang bersamaan.

Tidak hanya berhenti di situ, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) ini mulai melakukan investasi di beberapa bidang bisnis baru seperti Home Tester Club, Bukalapak.com, Rumah.com, dan RS Pertamina Sentul di tahun 2014. Di masa tersebut, Elang Mahkota Teknologi sudah memiliki beberapa subsidiary bisnis yang terus bertumbuh.

Tahun 2015 menjadi waktu yang penting untuk Elang Mahkota Teknologi. Dimana perusahaan ini melakukan langkah besar dengan merestrukturisasi divisi media. Langkah yang diambil yaitu dengan mendirikan sub-holding yang fokus ke bidang konten bernama PT. Indonesia Entertainment Group, merupakan hasil patungan SCMA dan Elang Mahkota Teknologi.

Lalu, di divisi online, perusahaan ini juga melakukan banyak investasi di start-up dan portal online seperti bobobobo.com, Bridestory, Hijup.com, Kudo, PropertyGuru. Selain itu, KMK Online juga meluncurkan platform video bernama Vidio.com yang hingga saat ini terus diminati oleh banyak orang.

Setahun setelahnya, perusahaan ini terus memperkuat di bidang online dengan melakukan banyak investasi dengan beberapa platform seperti Klikdokter.com, Klik-apotek.com, dan Iflix. Ada pula penambahan kepemilikan saham di RS Pertamedika Sentul dan RS Usada Insani yang semakin kuat.

Tahun 2017, Elang Mahkota Teknologi mendirikan PT. Espay Debit Indonesia Koe (EDIK) yang bergerak di pembayaran digital sudah mendapat lisensi dari Bank Indonesia. Yang kemudian layanan uang elektronik ini diluncurkan dengan nama DANA. Lalu, tahun 2018, perusahaan ini kembali menjadi saluran resmi penyiaran perhelatan olahraga, ASIAN Games 2018.

Selanjutnya, di tahun 2019 perusahaan ini menanam saham di PT. Bendon Media Kreasi, meluncurkan TV Satelit bernama Nex Parabola, dan memproduksi film serial superhero berjudul Gundala. Lalu, tahun 2020, Elang Mahkota Teknologi berhasil mengakuisisi sebagian besar saham RS OMNI dan berhasil menyelenggarakan Konser Amal Satu Indonesia secara online.

Menghadapi masa pandemi, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) memberikan dukungan berupa layanan Vaksin Gotong Royong di tahun 2021. Masih di waktu yang sama, kembali menjadi saluran resmi penyiaran Olimpiade Tokyo 2020 dan bekerjasama dengan PT. Grab Teknologi Indonesia untuk mendukung percepatan transformasi UMKM di Indonesia.

Menginjak tahun 2022, perusahaan ini mengembangkan Bank FAMA, menjadi sponsor acara B20 of G20 Indonesia Presidency, dan kembali menjadi saluran resmi penyiaran perhelatan besar olahraga FIFA World Cup Qatar 2022. Dengan begitu, Elang Mahkota Teknologi kembali menuliskan pencapaian terbaiknya di tahun tersebut.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 17, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Global Mediacom
Emiten Syariah

PT Global Mediacom Tbk (BMTR) Ini Sejarah dan Profilnya

by Minsya July 14, 2023
written by Minsya 5 minutes read

PT Global Mediacom Tbk (BMTR) atau dikenal sebagai MNC Media ialah perusahaan yang beroperasi di bidang investasi dalam bidang usaha media dan telekomunikasi. Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan ini didirikan pada 30 Juni 1981. Perusahaan ini memiliki rekam jejak yang panjang sehingga menjadi salah satu perusahaan media atau telekomunikasi terkenal di Indonesia.

Profil Perusahaan Global Mediacom

Pada awalnya, Global Mediacom bernama PT Bimantara Citra Tbk yang kini dikenal sebagai MNC Media. Didirikan pada 30 Juni 1981, perusahaan ini mulai menjalankan kegiatan usahanya mulai 1982 dengan kantor pusat yang berada di MNC Media, Jl.Kebon Sirih No. 17-19, Jakarta Pusat. MNC Investama Tbk ialah pemegang saham Global Mediacom sebesar 5% atau lebih.

Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, BMTR beroperasi di bidang industri, pengangkutan, pertambangan, perkebunan, pertanian, perikanan dan kehutanan, peternakan, informasi dan komunikasi, konstruksi, real estate, perdagangan, percetakan, serta jasa (aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, serta arsitektur).

Kegiatan usaha PT Global Mediacom Tbk beroperasi di bidang investasi dengan menaungi beberapa Anak Usaha. Adapun sejumlah anak usaha yang terdaftar di BEI yaitu MNC Vision Networks Tbk, Media Nusantara Citra Tbk, MNC Digital Entertainment Tbk serta MNC Sky Vision Tbk.

Berdasarkan laporan keuangan, anak-anak usahanya yaitu PT Media Nusantara Citra Tbk, PT MNC Televisi Indonesia, PT Global Informasi Bermutu, PT MNC Televisi Network, PT MNC Networks, PT MNI Publishing, PT MNC Portal Indonesia, PT MNC Digital Entertainment, PT MNC Digital Indonesia, PT MNC Media Utama, MNC International Middle East Limited, dan PT MNC Media Investing.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Global Mediacom

Profil Perusahaan Global Mediacom

Global Mediacom berdiri pada 30 Juni 1981 oleh Bambang Trihatmodjo, Mochammad Tachril Sapi’ie dan Rosano Barack. Seperti yang diketahui bahwa perusahaan ini berdiri dengan nama BImantara Citra yang diberikan oleh Bambang Trihatmodjo dengan arti siap mengemban tugas berat dengan citra baik.

Pada awalnya, perusahaan ini menjalankan kegiatan usahanya di bidang teknik serta kontraktor khususnya pertambangan. Akan tetapi, perusahaan semakin memperluas kegiatan usahanya pada berbagai bidang, seperti transportasi udara, mobil, petrokimia, perdagangan, keuangan, perkapalan, serta pernah berpartisipasi dalam monopoli perdagangan jeruk pontianak,

Maka dari itu, perusahaan ini menjadi salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia pada masa Orde Baru. Disamping itu, Bimantara berhasil memperoleh saham dengan beberapa perusahaan asing yang berinvestasi di Indonesia, seperti Nestle. Di tengah era Orde Baru, Bimantara mampu tumbuh beranak pinak dalam kurun waktu cepat.

Melalui PT Bhakti Investama, Hary meningkatkan kepemilikannya dari 10,72% sampai dengan 37,60% di PT Bimantara. Hary kemudian ditetapkan sebagai Presiden Direktur Bimantara pada 30 April 2002. Keberadaan Hary di PT Bimantara ini juga mengejutkan karena beliau pada saat itu dinilai tidak memiliki kekuatan modal besar menguasai bisnis Cendana.

Bahkan, ada yang berasumsi bahwa Hary mendapatkan dukungan atau bekingan dari keluarga Cendana sehingga ia berperan sebagai operator. Ada juga yang beranggapan bahwa ia mendapatkan modal dari investor rahasia. Rumor lain juga mengatakan bahwa ia dibantu oleh investor kawakan yang bernama George Soros.

Hary juga menyatakan bahwa keberhasilannya dikarenakan prestasi yang menyehatkan dari Bimantara dengan peningkatan kinerja dan menjual sejumlah asetnya yang berpotensial. Begitu Hary masuk, Bimantara menyederhanakan fokusnya pada beberapa perusahaan khususnya media. Pada 14 April 2001, saham di PT Danapaints Indonesia dilepaskan.

Saham PT Bimagraha Telekomindo kemudian dijual pada Indosat seharga US$ 558 juta. Saham senilai Rp 36,5 miliar dari PT SAmudra Petrindo kemudian dijual dan saham senilai Rp 10 juta juga dari PT Bimantara Graha Insurance Brokers juga dijual. Disamping itu, Bimantara bergerak di bidang aviasi, seperti Cardig Air dan Jasa Angka Semesta.

Perlu diketahui bahwa upaya divestasi telah dilakukan saat perusahaan masih menjadi pemilik saham utamanya, seperti pada tahun 2000 saat melepas PT Plaza Indonesia Realty, PT Polychem Lindo, PT Bimantara Cakra Nusa, PT Nestle Indonesia, PT Aqualindo Mitra Industri, serta PT Citra Mobil Nasional.

Van der Horst yang merupakan anak perusahaan Bimantara di Singapura juga dilepas. Kemudian, penjualan Bimantara dimanfaatkan untuk merestrukturisasi perusahaan serta membayar hutangnya di BPPN. Akan tetapi, Hary mempercepat divestasi pada perusahaan yang tidak berkaitan dengan media. Sementara itu, akuisisi atau investasi pada perusahaan media dilepas pada 2003.

Sejak tahun 2001, Global TV juga dilepas dari tangan PT Titian Para Putra Sejahtera. Dua tahun berikutnya, TPI, Indovision, Radio Trijaya dan Mobile-8 Telecom berusaha ditingkatkan kembali. Hary menyatakan bahwa ia ditawari secara langsung oleh Bambang saat masuk Bimantara agar membeli saham sebesar 25%.

Kemudian, Hary langsung membeli saham dengan uangnya sendiri. Ia juga menyesuaikan situasi saat Bimantara masih memiliki kapitalisasi pasar rendah. Keterlibatannya dalam pengelolaan Bimantara inilah yang membuat Hary tertarik dengan anak perusahaan industri media penyiaran serta Bimantara RCTI. 

Dalam rangka mengubah fokus usaha dari konglomerat ke media telekomunikasi, Bimantara akhirnya merubah namanya menjadi PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Adapun arti dari nama perusahaan tersebut yakni perusahaan media dan telekomunikasi yang menjadi pemain di level global.

Seiring berjalannya waktu, kepemilikan Global Mediacom berada di bawah Hary. Sementara itu, saham Bambang Tri semakin merosot melalui PT Asriland. Meskipun awalnya bertahan hingga tahun 2012 dengan saham sekitar 10 hingga 14%, saham Bambang kemudian lenyap di awal tahun 2012. 

Sejak saat itulah, saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) sepenuhnya berada di naungan kepemilikan Hary. Bahkan, kini telah mencapai 55% atau lebih. Meski demikian, Hary masih berusaha mempertahankan sebagian orang lama di perusahaan, seperti Rosano Barack. Hingga kini, Hary Tanoesoedibjo masih menjabat sebagai direktur utama Global Mediacom.

Demikian informasi mengenai profil dan sejarah singkat dai PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Seperti yang diketahui bahwa perusahaan ini memiliki sejarah yang panjang sejak  30 Juni 198 hingga menjadi perusahaan media yang besar. Mulai dari berdirinya, memperluas kegiatan usaha, mempercepat divestasi, hingga berganti direktur utama.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 14, 2023 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
indah kiat
Emiten Syariah

PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

by Minsya July 13, 2023
written by Minsya 5 minutes read

Apakah anda sudah tidak asing dengan nama perusahaan yang akan dibahas kali ini ? Ya Perusahaan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri Pulp and Paper. Perusahaan ini masuk ke dalam salah satu perusahaan penyedia kertas terbesar di Indonesia lho.

Sejarah Singkat Perusahaan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP)

Tahukah anda siapa pendiri pertama dari Perusahaan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk ? Jawabannya adalah Soetopo Jananto (Yap Sui Kie). Beliau juga telah memimpin Berkat Group pada tahun 1975 lho. Pada zaman tersebut, Berkat Group memiliki banyak anak angkat yang mulai bekerja sama dengan perusahaan asal Taiwan yang memiliki nama Chung Hwa Pulp Corporation, Taiwan and Yuen Foong Yu Paper Manufacturing.

Kemudian mereka melakukan survei pertamanya untuk studi kelayakan usaha dengan lokasi yang bermacam-macam, yaitu pabrik kertas di Serpong, Tangerang, Jawa Barat serta Pabrik Pulp di Jawa Tengah, Riau dan masih ada tujuh daerah lainnya di Indonesia. Lalu setahun kemudian tepatnya di 1 Juni 1979 dilakukan produksi komersil berbarengan dengan pengadaan peresmian perusahaan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) di Tangerang.

 “Turut membangun negara, mencerdaskan bangsa dan melestarikan lingkungan” merupakan logo dan juga slogan pertama dari peresmian berdirinya perusahaan ini. Selanjutnya dilakukan survey yang kedua di Jambi dan Riau sebanyak sepuluh kali.

Akhirnya setelah melewati banyak macam pertimbangan data dan studi kelayakan lokasi, khususnya pada lokasi perusahaan yang sesuai dengan sumber bahan baku, pengangkutan dan lainnya, maka studi lanjutan akan dilakukan di desa Pinang Sebatang dan Perawang di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Provinsi Riau.

Baca Juga : PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Sejarah dan Profil Singkat

indah kiat
https://indahkiat.co.id/in/home

Pada tahun 1982 Indah Kiat, dilakukan pembukaan lahan dan mulai melakukan perataan hutan. Izin pemanfaatan kayu dari suatu wilayah hutan yang nantinya akan dikonversi menjadi bentuk lain dalam waktu maksimum satu tahun. Disamping persiapan pelaksanaan pabrik, dilakukan pengoperasian mesin kertas line ke-3 di Riau. 

Percobaan produksi dilakukan oleh perusahaan dengan peresmian yang dilakukan oleh presiden RI pada saat itu yaitu Bapak Soeharto pada 24 Mei 1984. Nah, pada saat itu kapasitas pabrik pul sulfat yang sudah di kelantang adalah 75.000 per tahun sehingga kebutuhan kertas di daerah Tangerang sudah tidak perlu impor lagi dan hanya dipasok oleh perusahaan dari Riau, hebat bukan.

Seperti kebanyakan perusahaan, Indah Kiat tidak selalu mengalami keuntungan. Perusahaan ini sempat mengalami kerugian yang disebabkan oleh resesi dunia yang terjadi, kualitas produksi masih belum stabil dan berdampingan dengan adanya pengganti pimpinan pertama yaitu Bapak Soetopo Jananto kepada Bapak Boediono Jananto sebagai putra pertama beliau.

Tahun berikutnya yaitu pada 1986, hak kepemilikan dibeli oleh Sinar Mas Group yang pada saat itu dipimpin oleh Bapak Eka Cipta Wijaya dengan membagi sahamnya menjadi 3 fokus, yaitu PT. Satria Perkasa Agung dengan 67%, Chung Hwa Pulp Corp dengan 23%, dan Yuen Fong Paper Manufacturing dengan 10%. Pada tahun yang sama juga produksi pulp 300 ton telah tercapai dengan memodifikasi fasilitas produksi.

Lalu 3 tahun setelahnya yaitu pada 1989 dilakukan pembangunan pabrik pulp fase II dengan kapasitas 500 ton. Yang menjadikan pabrik ini memiliki produk berkualitas tinggi adalah dengan membangun pabrik kertas pada fase I dan II lewat pemasangan mesin kertas budaya yang pada saat itu menjadi sejarah kertas budaya terbesar di Asia.

Tahun selanjutnya yaitu pada 1992, dimulai persiapan pembangunan fase II pabrik plup. Pengukuhan anak angkat dilakukan bersangkutan dengan industri kerajinan kulit. Setahun setelahnya, mulai dilakukan fase II pabrik pulp dengan kapasitas 1300 ton yang mana uji coba tersebut dilakukan pada akhir tahun.

Fase III mulai beroperasi secara komersial, dimulai dengan bergabung bersama pabrik pulp I dan II guna menghasilkan pulp yang bermutu tinggi dengan standar internasional sehingga kapasitas nantinya meningkat dari 800 ton menjadi 1200 ton. Nah, fase IV dilakukan pada tahun berikutnya dengan peningkatan kapasitas yaitu 1600 ton.

Profil Perusahaan

Visi dari PT. Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) telah berkecimpung di dunia kertas dengan standar internasional sejak lama yang menjadikannya perusahaan kertas terbaik di Asia. Sedangkan misinya adalah bekerja dengan integritas dan komitmen yang serius pada pelanggan setianya. Karyawan dan para pemegang saham juga dijadikan alasan keseriusan perusahaan ini dengan memantapkan waktu dan perhatian dengan kualitas dan performa yang baik.

Tujuan perusahaan ini adalah menghasilkan barang produksi yaitu pulp dan kertas yang memiliki kualitas sesuai dengan persyaratan secara konsisten dan serius, serta memiliki harga terjangkau dan dapat bersaing di pasar internasional. PT. Indah Kiat Pulp and Paper menyediakan pengiriman dan meningkatkan pelayanan agar pelanggan merasa puas.

Strategi kesuksesan perusahaan banyak bergantung pada struktur organisasi, bagaimana cara perusahaan saling koordinasi dengan positif untuk mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan. Perusahaan menjalankan segala aktivitas dengan mengutamakan kerjasama.

Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) memiliki tiga lokasi pabrik, yaitu di daerah Tangerang, Serang, dan Perawang. Dari masing-masing pabrik tersebut dikepalai oleh wakil presiden direktur yang mempunyai tanggung jawab langsung kepada presiden direktur pada tingkat pusat.

Bentuk dari organisasi PT. Indah Kiat Pulp and Paper disusun berdasarkan organisasi yang merupakan kerangka dengan memperlihatkan tugas dan kegiatan dalam rangka mencapai tujuan perusahaan yang masing-masing memiliki tugas serta tanggung jawab yang sudah ditetapkan.

Selain di lingkungan pabrik, perusahaan ini juga peduli terhadap keadaan lingkungan sekitar lho. Mereka berkomitmen untuk mengelola keadaan hutan secara bertanggung jawab dan berkala. Perusahaan diharuskan untuk mematuhi standar internasional pengelolaan hutan serta mendukung program sertifikasi hutan lestari, misalnya FSC dan PEFC.

Perusahaan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk berfokus pada inovasi dan penelitian untuk mengembangkan efisiensi produksi mereka, serta meningkatkan kualitas produk lebih ramah pada lingkungan. Mereka senantiasa berinvestasi dalam hal pengembangan untuk mengembangkan teknologi lebih baru untuk konsumen.

Dalam divisi public relations Indah Kiat, perusahaan ini pernah melakukan beberapa program pada kemasyarakatan. Yang pertama program pelayanan kesehatan yang dilakukan dengan memberikan pengobatan gratis untuk wilayah yang membutuhkan bantuan. Program ini juga mengadakan kegiatan air bersih yang digunakan untuk membantu kegiatan sehari-hari masyarakat yang membutuhkan.

Yang kedua ada program keagamaan yang dilakukan untuk memberikan sumbangan kepada desa dalam hal rohani, misalnya dengan mendatangkan ustadz ke desa-desa. Karyawan yang memiliki kompetensi di bidang keagamaan akan dipertanggungjawabkan pada program ini untuk meningkatkan aspek keagamaan di masyarakat.

Yang terakhir adalah program pendidikan dimana perusahaan akan memberikan kesempatan bagi para siswa untuk mendapatkan beasiswa perguruan tinggi. Selain program beasiswa, program PKL juga bisa diikuti bagi mahasiswa atau siswa SMK. Pada intinya PT. Indah Kiat Pulp and Paper berusaha memberikan produk yang baik bagi masyarakat, serta peranan positif untuk mengembangkan masyarakat juga.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 13, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Aneka Tambang
Emiten Syariah

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Profil dan Sejarahnya

by Minsya July 11, 2023
written by Minsya 5 minutes read

Sebelum kendaraan listrik EV marak digunakan, Perusahaan Aneka Tambang sudah dikenal sebagai perusahaan pertambangan emas. Perusahaan ini sangat dipercaya oleh masyarakat soal logam mulia dan bil khusus emas batangan. Dari sejarahnya, bisnis perseroan ini dikuasai oleh penambangan logam lain sejak awal pendiriannya.

Profil PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Pada awalnya, perusahaan ini berdiri dengan nama  Perusahaan Negara atau PN. Sejak 05 Juli 1968, PN berdiri dan beroperasi. Ruang lingkup aktivitas ANTM bergerak di bidang pertambangan dengan berbagai bahan jenis galian.Adapun kantor pusatnya berada di Gedung Aneka Tambang, Jl. Letjen T.B. Simatupang No. 1, Lingkar Selatan, Jakarta, Indonesia.

Pemegang saham pengendali perusahaan ini dikuasai oleh PT Indonesia Asahan Aluminium sebesar 65% di saham seri B. Sementara itu, pemerintah Indonesia memiliki 1 saham preferen atau saham seri A Dwiwarna. Aneka Tambang atau disebut Antam ialah bagian dari MIND ID yang bergerak di bidang pertambangan emas, nikel dan bauksit.

ANTM menjalankan kegiatan usahanya mulai dari sektor industri, pengangkutan, perdagangan hingga jasa sektor pertambangan. Komoditas utama perusahaan ini ialah feronikel, kadar tinggi atau saprolit, emas, bijih nikel, perak serta bauksit. Sementara itu, jasa utama yang disediakan yaitu pengolahan serta pemurnian logam mulia dan jasa geologi.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Aneka Tambang
https://antam.com/id/products/nikel

Sejarah Perkembangan Perusahaan Aneka Tambang

Perlu diketahui bahwa sebenarnya, emas ialah bukan satu-satunya komoditas kebanggan perusahaan ini. Juga, bukan emas komoditas pertama kali yang diproduksi saat perusahaan ini berdiri. Dilihat dari sejarahnya, perusahaan ini dikuasai oleh penambangan nikel sebagai komoditas di awal pendiriannya.

Saat pemerintah berupaya dalam membangun perusahaan EV, pamor nikel milik ANTM semakin bersinar daripada komoditas-komoditas lain yang dihasilkan yakni emas, bauksit, batu bara, dan perak. Dengan adanya cadangan nikel yang melimpah ruah, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menggencarkan penjajakan kerja sama strategis.

Kerja sama yang dilakukan tersebut bertujuan untuk memasuki ekosistem EV. Pada masa pemberitaan kendaraan listrik yang lagi marak-maraknya, perusahaan ini mengalami reli panjang kenaikan harga saham. Namun, sebelumnya, perusahaan ini tengah mengalami berbagai perkembangan mulai dari awal berdiri hingga kini.

Sesuai dengan laman resminya, Aneka Tambang mulai mencetak sejarahnya sejak 1968 dengan nama Perusahaan Negara (PN) Aneka Tambang. Pada saat itu, perusahaan ini didirikan sebagai BUMN melalui merger dari sejumlah industri serta beberapa proyek tambang milik pemerintah Indonesia.

Ada 5 proyek tambang milik pemerintah yang dijalankan oleh perseroan ini. Kelima proyek tersebut yaitu PT Nickel Indonesia, Perusahaan Negara Logam Mulia, Perusahaan Negara Tambang Emas Tjikotok, Perusahaan Negara Tambang Bauksit Indonesia, Badan Pimpinan Umum Perusahaan-perusahaan Tambang Umum Negara, Proyek Intan serta proyek-proyek Bapetam.

Pada tahun 1974, PN Antam mengubah namanya menjadi Perusahaan Negara Perseroan Terbatas atau Perusahaan Perseroan sesuai dengan akta pendiriannya No. 320, 30 Desember 1974 dan PP No 26 1974. Satu tahun kemudian PT Antam menjadi Perseroan Terbatas sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor Kep 1768/MK/IV/12/1974.

Di tahun 1976, Antam mengepakkan sayap bisnisnya dengan menjalankan Pabrik Feronikel I (FeNi I) yang berada di Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Selanjutnya, perseroan juga melakukan perluasan wilayah tambang nikel di Pulau Gebe pada tahun 1979. Tidak berhenti sampai situ, Antam terus memperluas wilayah operasionalnya untuk produksi emas dengan operasi komersial pada tahun 1994 di Pongkor, Jawa Barat.

Kegiatan memperluas operasional pabrik feronikel juga dilakukan di Pomalaa, Sulawesi Tenggara yang akhirnya beroperasi secara operasional. Akhirnya, Tahun 1997 merupakan tonggak bersejarah bagi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Hal ini karena 35% sahamnya ditawarkan ke publik.

Perseroan juga melakukan penggalangan dana melalui Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini bertujuan untuk mendukung pendanaan proyek ekspansi feronikel. Adapun perluasan pertambangan komoditas nikel terus diupayakan dengan mengoperasikan tambang nikel Pulau Gebe di tahun 1988. Tamang Nikel Tanjung Buli juga mulai berjalan pada 2001.

Di masa ini juga tepatnya 1999, ANTM mendaftarkan sahamnya di Australia yang berstatus foreign exempt entity ditingkatkan menjadi ASX Listing dengan ketentuan semakin ketat di tahun 2022. Perseroan ini melakukan kegiatan korporasi pada 2003 dengan merilis obligasi US$200 juta. Hal ini untuk mendanai proyek pabrik Feronikel III di Pomalaa, Sulawesi Tenggara.

Pabrik yang berlokasi di Pomalaa tersebut menjalankan kegiatan usahanya empat tahun setelahnya tepat pada tahun 2007. Setelah bertahun-tahun melakukan perluasan usaha di industri nikel dan pertambangan, ANTM terus mengekspansi tambang emasnya dengan mengakuisisi Tambang Emas Cibaliung di tahun 2009.

Tambang Emas Cibaliung akhirnya beroperasi pada 2010 bertepatan dengan pertambangan nikel baru perseroan yang berlokasi di Tapunopaka. Belum berakhir, ANTM menandatangani kontrak Engineering, Procurement dan Construction (EPC) di tahun yang sama. Kegiatan ekspansi bisnisnya ini dilakukan untuk menjalankan proyek Chemical Grade Alumina (CGA) Tayan.

Nilai cadangan bauksit PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada proyek yang berada di Kabupaten Sanggau menunjukkan adanya peningkatan dengan kapasitas 300.000 ton CGA per tahunnya. Pabrik ini akhirnya menjalankan kegiatan usahanya pada 2013. ANTM mengakuisisi Tambang Batubara Sarolangun serta meresmikan pembukaan Tambang Nikel Pulau Pakal pada 2011.

ANTM menjadi Independent Power Producer (PCC) yang memasok setrum untuk PLN. Sehingga perusahaan ini mulai memasuki lini bisnis pembangkitan listrik. Di tahun 2012, perseroan ini juga melakukan Line-44 Proyek dan PLTU yang kemudian melakukan ekspansi pabrik FeNi di Pomalaa dengan membangun fasilitas belt conveyor, jetty dan pemurnian 3.

Di tahun 2015, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menerapkan rights issue yang melibatkan Penyertaan Modal Negara. Kegiatan korporasi ini berhasil dengan oversubscription serta nilai proceeds yang mendekati angka Rp 5,38 triliun. Setahun kemudian, ANTM menandatangani kontrak EPC Proyek Proyek Pembangunan Pabrik FeNi yang berada di Halmahera Timur.

Dengan semua fasilitas yang telah dibangun bertahun-tahun lamanya, perseroan telah mencapai kapasitas produksi serta penjualan Feronikel tertinggi sepanjang sejarah pada tahun 2017. Di tahun yang sama, perusahaan ini berhasil menjadi salah satu produsen Feronikel berbiaya rendah di dunia. Selain itu, produk emasnya juga telah diekspor secara perdana di pasar Jepang.

Di tahun 2018, ANTM aktif dalam melakukan kegiatan usahanya dan telah mencetak banyak sejarah. Sebagai kiprah 50 tahunnya, Antam mendukung hilirisasi mineral yang ada di Indonesia. Selain itu, perseroan ini juga melakukan inovasi desain serta kemasan pada emas logam mulia.

Tidak hanya Antam, perseroan ini juga membawahi 4 perusahaan industri pertambangan di Indonesia. Keempat perusahaan tersebut yaitu PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), PT Bukit Asam Tbk, dan PT Timah Tbk. Dari sinilah, ANTM melakukan penetrasi ke perusahaan baterai kendaraan berlistrik dengan cadangan nikelnya.

Itulah ulasan singkat tentang sejarah dan profil perusahaan ANTM. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas perusahaan dan produknya. Salah satu upaya yang sering dilakukan yaitu dengan melakukan ekspansi atau perluasan wilayah produksi. 

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 11, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Merdeka Copper Gold
Emiten Syariah

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Profil dan Sejarah Singkat Perusahaan

by Minsya July 7, 2023
written by Minsya 5 minutes read

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ialah perusahaan yang memproduksi perak, emas, mineral dan tembaga. Dengan anak-anak perusahaan yang tersebar di wilayah Nusantara, perusahaan ini telah menerapkan standar tinggi dalam kinerja sosial, lingkungan, dan tata kelola perusahaan. Hal ini terbukti dari sejarah perkembangan di masa lalunya sebagai berikut.

Profil dari PT Merdeka Copper Gold Tbk

Produk berupa logam dan mineral yang dihasilkan oleh PT Merdeka Copper Gold ialah esensial bagi kemajuan hidup manusia. Perusahaan induk pertambangan logam dan mineral ini berkantor pusat di Jakarta. Melalui anak-anak perusahaannya, perusahaan ini mengeksplorasi, mengekstraksi serta memproduksi emas, tembaga, perak, dan mineral lainnya.

PT Merdeka Copper Gold Tbk memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi pertambangan. Hal ini dilakukan dengan dua operasi tambang yaitu Tambang Tembaga Wetar yang terletak di Pulau Wetar, Maluku Barat Daya dan Tambang Emas Tujuh Bukit yang berada di Banyuwangi, Jawa Timur. Proyek ini ialah tambang terbuka konvensional dengan pengolahan serta pelindian SX/EX.

Perusahaan ini juga tengah mengembangkan berbagai proyek. Salah satunya yaitu proyek Tembaga Tujuh Bukit yang merupakan penambangan tembaga bawah tanah di Banyuwangi. Penambangan ini ialah pelataran pelindian dan pengolahan emas dan perak. Proyek tembaga ini yang dilakukannya ialah salah satu cebakan tembakan terbesar di dunia yang masih belum dikembangkan.

Merdeka juga mengembangkan proyek berupa Emas Pani yang akan menjadi salah satu tambang emas primer besar di Indonesia. Proyek ini ialah endapan emas yang tersebar dengan epitermal sulfidasi yang rendah. Kegiatan proyek ini beroperasi di Gorontalo, Sulawesi. Sementara itu, proyek AIM atau Acid, Iron, Metal berupa pengolahan air mineral bergerak di Morowali, Sulawesi Tengah.

Untuk memproduksi pellet bijih besi, asam sulfat, uap, logam dasar dan logam mulia, proyek AIM mengolah bijih pirit serta Tambang Tembaga Wetar. Adapun logam-logam mulia yang dihasilkan, seperti tembaga, perak dan emas. Proyek ini memproduksi bahan baku baterai yang ramah lingkungan.

Berdiri sejak 2012, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjadi perusahaan public di tahun 2015 dengan kode saham MDKA. Perusahaan ini dimiliki oleh para pemegang saham terkemuka yakni Garibaldi Thohir, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, dan PT Provident Capital Indonesia (dari PT Suwarna Arta Mandiri serta PT Mitra Daya Mustika).

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Merdeka Copper Gold
https://merdekacoppergold.com/bisnis-kami/tambang-emas-tujuh-bukit/

Merdeka menetapkan standar tertinggi dalam sosial, kinerja lingkungan, serta tata kelola perusahaan untuk mencapai visinya. Perusahaan ini yakin akan kesuksesan jangka panjang yang sangat membutuhkan integrasi keberlanjutkan pada semua aspek bisnisnya. Dengan begitu, perusahaan selalu berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memiliki beberapa anak perusahaan. Beberapa perusahaan tersebut yaitu PT Batutua Abadi Jaya, PT Merdeka Mining Servis, Eastern Field Developments Ltd, PT Batutua Tembaga Raya, PT Bumi Suksesindo, PT Pani Bersama Jaya, PT Batutua Pelita Investama, Merdeka Copper Gold International Pte. Ltd, dan PT Merdeka Battery Materials.

Sejarah Perkembangan Perusahaan Merdeka Copper Gold

Perusahaan Merdeka mencetak sejarahnya sejak 5 September 2012 dengan nama “PT Merdeka Serasi Jaya”.  Di tahun yang sama, PT Bumi Suksesindo atau BSI memperoleh Izin Usaha Pertambangan di wilayah Tujuh Bukit, Pesanggaran, Banyuwangi. Dua tahun kemudian tepatnya pada tahun 2014, perusahaan ini mengubah namanya menjadi PT Merdeka Copper Gold hingga kini.

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) resmi menguasai Bursa Efek Indonesia atau BEI pada tahun 2015. Pada tahun 2016, Merdeka mulai mengoperasikan konstruksi serta penambangan bijih mineral di Tambang Emas Tujuh Bukit. Setahun kemudian, konstruksi berhasil diselesaikan di Tambang Emas Tujuh Bukit. Dengan begitu, BSI mulai menghasilkan serta menjual emas.

Kemudian, Merdeka melakukan studi kelayakan dalam memperluas Proyek Emas Tujuh Bukit. Akhirnya, studi konsep Proyek Porfiri Tembaga Tujuh Bukit berhasil dirampungkan. Di tahun yang sama , 2017, perusahaan ini mulai menjalankan Proyek Ekspansi Oksida di Proyek Emas Tujuh Bukit. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan bijih.

Kapasitas bijih yang awalnya 4 juta ton meningkat menjadi 8 juta ton per tahunnya. Merdeka mengakuisisi 67,9% saham dari Proyek Tembaga Wetar di Maluku Barat Daya. Proyek Emas Pani terletak di Pohuwato, Gorontalo memiliki saham sebesar 66,7%. Di tahun 2019, Merdeka berhasil menuntaskan akuisisi wajib terhadap Proyek Tembaga Wetar melalui Eastern Field Development Ltd.

Proyek Ekspansi Oksida dan Proyek Emas Tujuh Bukit juga telah dituntaskan. Merdeka kemudian menekan beberapa dokumen transaksi bersyarat yang berhubungan dengan PT J Resources Nusantara. Hal ini dilakukan untuk menggabungkan sejumlah proyek Emas Pani hingga menjadi satu proyek emas.

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar, lingkup kegiatan usaha perusahaan ini ialah kegiatan perusahaan holding yang memiliki kegiatan utama berupa kepemilikan aset dari sekelompok subsidiary termasuk di bidang pertambangan. Perseroan ini juga melakukan kegiatan usaha pertambangan, seperti mengeksplorasi serta memproduksi perak, tembaga, emas, dan mineral lainnya sejak Mei 2018.

Pada 2020, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan Eternal Tsingshan Group Ltd meneken nota kesepahaman atas proyek yang dilakukannya yaitu AIM di Morowali dan Wetar. Pada bulan Februari 2021, PT Merdeka Copper Gold Tbk, PT Batutua Pelita Investama, Wealthy Source Holding Ltd, dan Eternal Tsingshan Group meneken perjanjian joint venture.

Joint venture yang ditekan tersebut dilakukan untuk menjalankan Proyek AIM di Morowali, Sulawesi Tengah. Di bulan Oktober 2021, Merdeka mendirikan Merdeka Copper Gold International Pte. Ltd di Singapura. Akhirnya, Merdeka berinvestasi sebanyak US$ 80,16 juta untuk memegang 50,1% saham dari PT Andalan Bersama Investama.

Tahun lalu tepatnya pada 2022, Merdeka meningkatkan saham dari PT Pani Bersama Jaya menjadi 83,35%. Sehingga, PBJ memegang IUP Proyek Emas pani secara tidak langsung di Gorontalo, Sulawesi. Merdeka menginvestasikan 55,67% saham di PT Hamparan Logistik Nusantara yang menghasilkan tambang nikel dan fasilitas pemurnian.

Pada 31 Januari 2023, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menunjukkan adanya peningkatan dengan naik sebesar 1,5% ke posisi 4,740 jelang penutupan sesi I. kemudian, saham ini dibuka pada posisi 4.670 serta bergerak di rentang 4,750 hingga 4,760. Kini, kapitalisasi pasar telah mencapai 114,29 triliun.

Satu terakhir ini, sebagian besar saham 18,34% dikuasai oleh PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Lalu, saham 12,06% digenggam oleh PT Mitra Daya Mustika, Garibaldi Thohir atau Boy Thohir memiliki 7,36%  saham, serta PT Suwarna Arta Mandiri yang memiliki 5,59%. Adapun kapasitas kepemilikan public sebesar 51,39%. Sisa sahamnya dikuasai oleh Direksi Perseroan.

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ialah perusahaan produksi emas, perak, tembaga dan mineral lainnya dengan kontribusi yang cukup besar terhadap pembangunan Indonesia. Kesuksesannya ialah hasil dari upaya peningkatan kualitas perusahaan, produk dan kinerjanya yang terus direalisasikan. Hal ini terbukti dari sejarah perkembangannya sejak tahun 2012.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 7, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
wijaya karya beton
Emiten Syariah

PT Wijaya Karya Beton Simak Profil dan Sejarah WTON

by Minsya July 5, 2023
written by Minsya 5 minutes read

Perusahaan Wijaya Karya Beton ialah perusahaan Indonesia yang beroperasi pada bidang konstruksi. Berdiri sejak tahun 1960 an, perusahaan ini  resmi menjadi persero di 1972. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WTON ialah hasil nasionalisasi dengan perusahaan asal Belanda dan menjadi bagian dari Badan Usaha Milik Negara atau BUMN. Untuk mengetahui sejarah perkembangannya, simak ulasan di bawah ini.

Profil dari PT Wijaya Karya Beton

PT Wijaya Karya Beton Tbk ialah anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk WIKA. Perusahaan ini termasuk e dalam bagian ekspansi perusahaan yang fokus di bidang beton pracetak. WIKA Beton beroperasi dengan memproduksi panel beton pracetak untuk pengerjaan proyek rumah bertingkat rendah sejak tahun 1977.

Sejak tahun 1977, WTON berupaya terus mengembangkan produk-produknya untuk mengantisipasi perencanaan pembangunan serta berbagai proyek infrastruktur di masa depan. Pengembangan produk-produknya telah menghasilkan pra-stres tiang beton untuk penggunaan jalur distribusi listrik serta tumpukan PC, saluran terbuka beton dan tumpukan lembaran pipa.

Tidak sampai situ, WIKA juga melanjutkan perkembangan pada produk-produknya dengan menghasilkan kereta api beton tidur, lembaran platform, dan bangunan komponen yang telah digunakan untuk mengerjakan sejumlah proyek yang beraneka ragam. Produk-produk tersebut hadir di waktu yang tepat sehingga berhasil menjadi produk yang terkenal di pasaran.

Selain mengembangkan produk usaha, WTON juga terus meningkatkan kualitas fasilitas produksinya. Hal ini dilakukan dengan menambah sejumlah pabrik di beberapa titik. Hingga kini, WTON mempunyai 9 pabrik di 7 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia, seperti Lampung, Bogor, Majalengka, Pasuruan, Sulawesi Selatan, Boyolali, Karawang, Lampung Selatan, serta dua pabrik dari anak perusahaan.

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) didukung oleh beberapa pabrik besar yang dimilikinya dengan memproduksi berbagai produk dan manajemen yang profesional. Sehingga, WTON berhasil menjadi pemimpin pasar utama produksi beton pracetak yang ada di Indonesia.

PT Wijaya Karya Beton Tbk berpegang teguh pada visinya dalam menjadi perusahaan terkemuka di bidang pracetak beton. Sekarang, WTON telah menjadi produsen beton pracetak terbesar di Indonesia dan bahkan di Asia Tenggara. Keunggulan lain yang dimiliki oleh perseroan ini yaitu memiliki pabrik dengan pertumbuhan yang tinggi dari industri konstruksi dengan menerapkan EPI.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

wijaya karya beton
https://www.idnfinancials.com/news/42874/wijaya-karya-beton-channel-profit-dividends

PT Wijaya Karya Beton mempunyai 3 anak perusahaan yakni PT Wijaya Karya Komponen Beton yang berdiri sejak tahun 2012, PT Wijaya Karya Beton Krakatau yang beroperasi sejak 2013, dan PT Citra Lautan Teduh yang mulai beroperasi di akhir tahun 2014. Untuk menjamin kualitas secara konsisten, PT Wijaya Karya beton telah menggunakan Sistem Manajemen ISO 9000.

Sejarah PT Wijaya Karya Beton

Berdasarkan PP No.2 tahun 1960 serta SK Menteri PUTL No.5 Tanggal 11 Maret 1960, PT Wijaya Karya berdiri pada tahun 1960 atas nama PN Widjaja Karja dengan bidang usaha pemasangan listrik dan air. Perusahaan ini mengembangkan kegiatan usahanya dengan mengubah namanya menjadi PT Wijaya Karya pada tahun 1972.

Adapun beberapa lokasi yang pernah digunakan sebagai masa awal operasinya yaitu Jl. Johar No.10 Jakarta Pusat pada tahun 1960 hingga 1962. Lalu, pada tahun 1962 hingga 1979, lokasi di Jl. Hayam Wuruk 111, Jakarta Pusat juga pernah digunakan. Sejak 1979 hingga kini, lokasi di Kavling 9. Cipinang Cempedak, Jakarta Timur masih digunakan.

Sejak 1960 sampai 1970 an, PT Wijaya Karya telah menangani sejumlah proyek termasuk irigasi Jatiluhur serta pemasangan jaringan listrik Asahan. Berlanjut dari tahun 1971 sampai 1980, WIKA telah mendirikan 6 pabrik beton secara serentak yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.

PT Wijaya Karya Beton tidak berhenti mengembangkan kualitas perusahaannya pada tahun 1981 sampai 1990. Hal ini terbukti dari keaktifannya dalam memperkenalkan model pilar bisnis organisasi perusahaan pertama kalinya. Selain itu, industri ini juga membangun divisi-divisi baru, seperti Produk Beton & Metal, Bangunan & Gedung, Sipil Umum, Energi,Konstruksi Industri, serta Perdagangan.

Pada tahun 1997 inilah, PT WIKA Beton berdiri sebagai anak perusahaan pertama WIKA dengan ciri menjadi perusahaan terdepan di bidang EPI atau Engineering, Production, dan Installation di wilayah Asia Tenggara. Bisnis percetakan beton untuk teras perumahanini dipisah menjadi divisi sendiri satu tahun kemudian. Pada saat ini, masih ada hanya satu pabrik beton yaitu berada di Bogor.

Di antara tahun 1981 sampai 1995, divisi tersebut akhirnya membangun enam pabrik beton di Makassar, Lampung, Boyolali, Pasuruan, Majalengka, dan Binjai. Akhirnya, divisi tersebut dipisah dan memiliki nama “PT Wijaya Karya Beton”. Pada tahun 2009, perusahaan ini menghasilkan produk panel PC, balok drainase, balok maritim, tiang balok dan balok maritim.

Sejak tahun 2008, WIKA Beton mempunyai 7 pabrik yang tersebar di seluruh Indonesia dengan produksi beton berkualitas. Tiga tahun kemudian, WIKA Beton semakin berkembang dengan mendirikan pabrik baru dan melakukan inovasi dengan menghasilkan tiang pancang berdiameter 1 meter serta box girder.

Bersama PT Komponindo Betonjaya, WIKA Beton mendirikan Wijaya Karya Komponen Beton untuk memenuhi kebutuhan beton serta sejumlah proyek yang didanai oleh pemerintah Jepang di Indonesia. Untuk memenuhi kebutuhan beton dari Krakatau Steel, WIKA Beton mendirikan Wijaya Karya Krakatau Beton dengan Krakatau Engineering.

Maka dari itu, perusahan ini terpilih menjadi perusahaan referensi dalam studi kasus Economics Benefits of Standards oleh International Organization for Standardization. Pada tahun 2013, WIKA Beton mendirikan WIKA Krakatau Beton sebagai anak perusahaannya dengan inovasi berbagai produk beton pracetak serta lini bisnis baru yaitu Quarry.

Pada 8 April 2014, WIKA Beton mendaftarkan dirinya di Bursa Efek Indonesia. Di tahun yang sama, PT Citra Lautan Teduh diakuisisi oleh WIKA Beton serta kembali berinovasi menghasilkan produk PC Wall yang memiliki panjang 24,6 meter. Pada tahun 2013, crushing plant mulai diproduksi di Bogor dan Biro Usaha Jasa Penunjang terbentuk.

Di tahun 2016, perusahaan ini mendirikan Wijaya Karya Pracetak Gedung. Untuk pertama kalinya, industri ini menjadi kontraktor proyek pembangunan jalan tol layang A.P Pettarani di Makassar di tahun 2018. Tahun 2019, perusahaan ini mengirimkan rel beton buatannya ke Filipina sebagai uji coba.

Pada tahun 2020, WIKA Beton memperkenalkan Structural Health Monitoring System untuk memantau kesehatan struktur beton dan membentuk program TJSL sebagai bentuk community development. Sepanjang tahun 2022, PT Wijaya Karya Beton juga selalu mengupayakan kinerja positif dengan meraih laba bersih Rp 162,91 miliar yang meningkat 96,51% dari tahun sebelumnya.

Itulah sederet informasi mengenai profil dan sejarah PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON). Seperti yang diketahui bahwa anak perusahaan PT Wijaya Karya ini telah mengalami berbagai upaya mengembangkan kualitas produknya dengan memperbanyak pabrik, inovasi pada produknya, dan masih banyak lagi. Tidak heran jika WIKA Beton berhasil menjadi perusahaan sebesar ini.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 5, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
semen indonesia
Emiten Syariah

PT Semen Indonesia Persero Tbk (SMGR): Profil dan Sejarah Singkat

by Minsya July 4, 2023
written by Minsya 5 minutes read

Sebagian besar orang mungkin sudah tidak asing lagi dengan merek semen terkenal di Indonesia yaitu dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Perusahaan ini memproduksi semen dari merek Semen Gresik berganti menjadi PT Semen Indonesia tepatnya pada 2012. Dibalik kesuksesan besarnya kini, perusahaan BUMN ini telah mengalami berbagai perkembangan sebagai berikut.

Profil PT Semen Indonesia

Sebelum mengetahui sepak terjang dari perseroan ini, alangkah baiknya untuk mengetahui profilnya terlebih dahulu. Pada awalnya, perusahaan ini bernama PT Semen Gresik (Persero) yang diresmikan pada 7 Agustus 1957. Menariknya, perseroan ini sudah menjadi penopang pembangunan nasional sejak masa kemerdekaan.

Semen Gresik mendaftarkan diri sebagai perusahaan BUMN pertama yang menampakkan diri di BEI atau Bursa Efek Indonesia dengan kode SMGR. Perubahan nama yang menjadi PT Semen Indonesia terjadi pada tahun 2012. Perusahaan strategic holding ini menaungi beberapa anak perusahaan di bidang produksi semen, non-semen dan jasa.

Sebagai salah satu perusahaan BUMN, porsi saham PT Semen Indonesia ini dimiliki sebesar 51,01% saham oleh pemerintah Indonesia dan 48,99% saham milik publik. Sebagai penguasa pasar nasional serta pasar regional, perseroan ini menyediakan berbagai solusi dalam hal bahan bangunan yang terdepan di regional, seperti menyediakan berbagai produk dan layanan yang lengkap sekaligus berkualitas.

PT Semen Indonesia juga mengganti logonya menjadi SIG di 11 Februari 2020. Perubahan ini dilakukan untuk brand positioning sekaligus menegaskan visi, misi dan nilai baru. Dengan begitu, mampu mewakili layanan ataupun produk yang ditawarkan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk semakin berkembang.

SIG pun menjadi semangat baru perseroan agar dapat bertindak lebih baik lagi dan selalu melebihi jangkauan (Go Beyond Next). Dengan begitu, perseroan ini selalu menyediakan solusi kebutuhan konsumen sekaligus pembangunan nasional. SIG pun berkomitmen agar menjadi bagian dari produk sustainable living untuk meningkatkan kualitas hidup manusia di masa depan dan selalu menjadi perusahaan BUM kebanggan Indonesia.

Beroperasi di bidang semen, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menyediakan berbagai produk semen yang bermacam-macam. Adapun produk-produk yang dihasilkan yaitu Semen Portland Type I atau OPC, Semen Portland Type II, Semen Portland Type III, Semen Portland Tipe V, Special Blended Cement (SBC) dan Portland Pozzolan Cement (PPC).

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

semen indonesia
https://www.sig.id/siaran-pers

Pengolahan semen yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia melahirkan berbagai produk inovasi yang mempermudah konsumen dalam hal pembangunan. Adapun beberapa produk inovasi kebanggannya yaitu Dynamix Serba Guna untuk pengerjaan konstruksi agar lebih kuat dan permukaan lebih halus dan Beton ThruCrete yang merupakan beton dengan kemampuan penyerapan air tanah yang lebih baik.

Sejarah Perkembangan PT Semen Indonesia

Seperti yang telah dijelaskan bahwa perusahaan ini diresmikan pada tanggal 7 Agustus. Peresmian ini dilakukan oleh Presiden Soekarno dengan kapasitas emen yang dihasilkan sebanyak 250.000 ton per tahunnya. Setelah itu, perseroan ini mendaftarkan dirinya di BEJ atau Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya atau BES dengan kode SMGR. 

Pada saat ini atau lebih tepatnya tahun 1991, kapasitas semen yang diproduksi mencapai 1,8 juta ton per tahunnya. Kemudian, perseroan ini mengakuisisi Semen Padang serta Semen Tonasa di tahun 1995 dengan total semen yang dihasilkan sebanyak 8,5 juta ton per tahunnya.

Tidak berhenti sampai situ, saham SMGR sebesar 14% dibeli oleh Semex yang menjadi strategic partner di tahun 1998. Adapun kapasitas semen yang terpasang yaitu sebesar 10 juta ton per tahunnya. Pada 1999, Cemex meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Semen Indonesia menjadi 26%.

Di bulan Juli 2006, 26% saham dari SMGR miliki Cemex dibeli oleh Blue Valley Holdings PTE Ltd. Di tahun ini, SMGR menghasilkan semen sebanyak 16,8 juta per tahunnya. Berlanjut di 2012, PT Semen Indonesia mengakuisisi Thang Long Cement Company (TLCC) sebagai anak perusahaannya. Adapun kapasitas semen yang dihasilkan TLCC yaitu sebesar 2,3 juta ton per tahunnya.

Tepatnya 7 Januari 2013, Semen Gresik merubah namanya menjadi strategic holding PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Diikuti pada 31 Januari 2019, sebesar 80,46% saham dari Holderfin B.Y di PT Holcim Indonesia Tbk diambil alih oleh SMGR dengan kapasitas yang terpasang sebanyak 15 juta ton per tahun.

PT Holcim Indonesia Tbk mengubah namanya menjadi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk tepatnya pada tanggal 11 Februari 2019. Perubahan merek Semen Indonesia menjadi SIG diresmikan pada 11 Februari 2020 dengan upaya terus menjadi terdepan dalam menciptakan sustainability, empowerment, dan digitalization.

Kemudian, pemerintah Indonesia melakukan inbreng saham secara resmi dengan mengalihkan saham milik Seme Baturaja ke SIG. Hal tersebut ialah keberlanjutan program integrasi BUMN sub klaster semen yang dilakukan melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Sehingga, Semen Baturaja menjadi bagian dari SIG secara resmi.

Anak Perusahaan PT Semen Indonesia

Seperti yang telah dijelaskan bahwa Perusahaan Semen Indonesia bergerak di bidang industri semen salah satunya. Selain produksi, kegiatan lain yang dilakukan yaitu menambang atau menggali bahan yang dibutuhkan, perdagangan, pemasaran, distribusi semen dan pemberian jasa terkait semen lainnya.

Lini perusahaan bisnisnya, Semen Padang dengan total lima pabrik yang menghasilkan semen berkapasitas 8,5 juta ton per tahunnya. Lokasi pabrik tersebut berada di Indarung, Sumatera Barat. Semen ini juga memiliki pelabuhan di Dumai, Teluk Bayur, Batam, Tanjung Priok, Lhokseumawe, Lampung, Bengkulu, Malahayati, Ciwandan, dan Belawan.

Sementara itu, Semen Gresik mengoperasikan lima pabrik yang menghasilkan semen berkapasitas 17,7 ton per tahunnya yang ada di Tuban, Jawa Timur dan Rembang, Jawa Tengah. Semen Gresik memiliki dua pelabuhan yakni Pelabuhan Khusus Semen Gresik di Gresik dan Tuban, penggilingan di Cigading dan Gresik, dan pengemasan di Banyuwangi, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Sorong dan Ciwandan.

Semen Tonasa juga memiliki empat pabrik semen dengan kapasitas semen 7,4 ton per tahunnya yang beroperasi di Pangkep, Sulawesi Selatan. Adapun pelabuhan yang dimilikinya yaitu di Biringkassi, pengemasan di Makassar, Sofifi, Bitung, Ambon, Celukan Bawang Bali, Samarinda, Kendari, Palu, dan Mamuju.

Anak perusahaan dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk selanjutnya yaitu Thang Long Cement. Perusahaan ini memiliki satu pabrik terintegrasi yang berada di Quang NInh, dengan lokasi penggilingan di Ho Chi Minh yang menghasilkan semen berkapasitas 2,3 juta ton per tahunnya. Perusahaan ini memiliki pelabuhan tersendiri.

Anak perusahaan terakhir yaitu Solusi Bangun Indonesia dengan 6 pabrik semen yang memproduksi semen sebanyak 14,8 juta ton per tahunnya. Keenam pabrik tersebut berada di Lhoknga, Aceh; Narogong, Jawa Barat; Cilacap, Jawa Tengah dan Tuban, Jawa Timur. Adapun lokasi grinding planetnya berada di Ciwandan.

Itulah informasi mengenai profil dan sejarah perkembangan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Dapat disimpulkan bahwa perseroan tersebut telah mengalami berbagai hal hingga bisa menjadi perusahaan yang sangat besar sampai sekarang. Salah satu faktornya yaitu hasil produksi semen yang berkualitas dan selalu mengalami perubahan agar menjadi perusahaan yang lebih baik lagi.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 4, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

CEK SAHAM SYARIAH

BELAJAR APA?

  • Analisis Fundamental
  • Berita Saham Syariah
  • Emiten Syariah
  • Investasi Syariah
  • Keuangan Syariah
  • Pojok Komunitas
  • Saham Pemula

SYSAVEST 2026

KONTAK KAMI

Main Office :
QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 Nomor 44, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Telp : 0878 5758 0315

Email : media@syariahsaham.id

Terdaftar Di

DOWNLOAD APLIKASI

Copyright © 2024 PT Syariah Saham Indonesia. All Right Reserved.

Saham Syariah Indonesia
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG