Free Float BSI (BRIS) Baru 9,33%, Rights Issue Masih Dibahas dengan Pemegang Saham

by Minsya
3 minutes read

Free BRIS Float: fakta dan angka terbaru yang perlu kamu tahu sebelum mengambil keputusan investasi. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) membuka suara soal upaya pemenuhan ketentuan minimum saham free float sebesar 15%. Perseroan menyatakan tengah melakukan pembahasan intensif dengan pemangku kepentingan utama untuk memastikan persentase free float tersebut dapat terpenuhi sesuai ketentuan yang dipersyaratkan.

Free BRIS Float: Posisi Free Float BSI Saat Ini

Berdasarkan data per 30 September 2026, jumlah saham free float BSI tercatat sebesar 9,33% dari total saham tercatat. Angka tersebut masih belum memenuhi ketentuan V.1.1 Peraturan Bursa I-A Tahun 2026.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 30 Oktober 2026, BSI menyampaikan bahwa pihaknya masih membahas sejumlah strategi untuk memenuhi ketentuan minimum saham free float, terutama dalam kaitannya dengan rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

“Hingga saat ini, Perseroan masih melakukan pembahasan intensif dengan stakeholder utama untuk memastikan persentase free float Perseroan dapat terpenuhi sesuai ketentuan yang dipersyaratkan,” tulis Alternate Corporate Secretary BSI, Rosalina Dewi T., dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin (2/11/2026).

Rencana PMHMETD hingga 6,8 Miliar Saham

BEI meminta penjelasan BSI terkait rencana PMHMETD yang akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 6,8 miliar saham Seri B dengan nilai nominal Rp500 per saham.

Berdasarkan analisis BEI, BSI berpotensi memenuhi ketentuan free float melalui aksi korporasi tersebut apabila para pemegang saham pengendali tidak melaksanakan atau mengalihkan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) mereka.

Bukan Sekadar Pemenuhan Free Float

Menanggapi hal tersebut, BSI menjelaskan bahwa rencana PMHMETD tidak hanya ditujukan untuk memenuhi ketentuan free float, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan bisnis perseroan.

“Rencana PMHMETD tersebut dilaksanakan untuk penyaluran pembiayaan dalam rangka mendukung pertumbuhan usaha Perseroan, serta mendukung upaya Perseroan dalam memenuhi ketentuan minimum persentase saham free float,” tulis Rosalina.

Belum Ada Komitmen Mengikat dari Pemegang Saham Pengendali

Meski demikian, BSI menyatakan hingga saat ini belum terdapat komitmen mengikat dari ketiga pemegang saham pengendali untuk tidak melaksanakan atau mengalihkan sebagian HMETD dalam rencana PMHMETD tersebut.

“Sampai dengan tanggal tanggapan ini, belum terdapat pernyataan kesediaan yang bersifat mengikat dari pihak-pihak dimaksud untuk tidak melaksanakan atau mengalihkan sebagian HMETD-nya dalam rencana PMHMETD,” jelas Rosalina.

BSI menyebutkan bahwa pernyataan kesediaan tersebut nantinya akan diinformasikan bersamaan dengan penyampaian pernyataan pendaftaran kepada regulator.

Rincian Rencana Masih Ditutup

Sementara itu, perseroan belum dapat mengungkapkan secara final sejumlah hal terkait rencana tersebut, di antaranya:

  • Proforma struktur kepemilikan setelah PMHMETD;
  • Keberadaan pembeli siaga atau investor strategis;
  • Jadwal pelaksanaan;
  • Perkiraan harga pelaksanaan.

Manajemen menyatakan informasi tersebut masih dalam tahap pembahasan internal dan akan disampaikan kepada publik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal.

Apa Artinya bagi Investor Saham Syariah

Bagi investor yang menempatkan dana pada saham syariah seperti BRIS, keterbukaan informasi ini memberikan gambaran bahwa isu free float masih dalam tahap pembahasan, bukan keputusan final. Rencana PMHMETD disebutkan memiliki dua tujuan, yaitu mendukung pertumbuhan usaha dan membantu pemenuhan ketentuan free float, namun efektivitasnya dalam memenuhi ketentuan tersebut bergantung pada sikap para pemegang saham pengendali terhadap HMETD mereka, yang hingga kini belum ada pernyataan kesediaan yang mengikat.

Artinya, masih terdapat ketidakpastian yang perlu diikuti dari pengumuman resmi perseroan ke depan, mulai dari komitmen pemegang saham pengendali, proforma struktur kepemilikan, jadwal, hingga harga pelaksanaan. Investor saham syariah yang memperhatikan prinsip kehati-hatian dapat memantau keterbukaan informasi resmi BSI dan BEI sebagai sumber utama, tanpa menjadikan rencana yang masih dibahas tersebut sebagai dasar pengambilan keputusan yang bersifat final.

Sumber data: cnbcindonesia.com (2 November 2026). Artikel ini disusun dari laporan tersebut dan bukan nasihat investasi.

Free BRIS Float: Posisi Free Float BSI Saat IniBerdasarkan data per 30 September 2026, jumlah saham free float BSI tercatat sebesar 9,33% dari total saham tercatat. Angka tersebut masih belum memenuhi ketentuan V.1.1 Peraturan Bursa I-A Tahun 2026
Rencana PMHMETD hingga 6,8 Miliar SahamBEI meminta penjelasan BSI terkait rencana PMHMETD yang akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 6,8 miliar saham Seri B dengan nilai nominal Rp500 per saham.
Bukan Sekadar Pemenuhan Free FloatMenanggapi hal tersebut, BSI menjelaskan bahwa rencana PMHMETD tidak hanya ditujukan untuk memenuhi ketentuan free float, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan bisnis perseroan.

You may also like

Leave a Comment