Skip to content
Saham Syariah Indonesia
Banner
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG
Home - Emiten Syariah - Page 12
Category:

Emiten Syariah

Ace Hardware
Emiten Syariah

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) Profil dan Sejarahnya

by Minsya September 26, 2023
written by Minsya 6 minutes read

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) ialah perusahaan ritel yang bergerak di bidang perabotan rumah tangga dan perkakas yang dimiliki oleh grup KAwan Lama Sejahtera. Produknya dipasarkan dengan berbagai merk dagang, seperti Kris, Krisbow dan Ace. Hampir semua masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan produk yang dihasilkan.

Profil dari PT Ace Hardware Indonesia Tbk

Ace Hardware Indonesia mengalami beberapa kali perubahan nama yang berawal dari PT Kawan Lama Home Center. Kemudian, perusahaan ini merubah namanya menjadi PT Ace Indoritel Perkakas. Terakhir, nama tersebut diganti menjadi PT Ace Hardware Indonesia hingga kini. Adapun kantor pusatnya berada di Gedung Kawan Lama, Lt. 5, Jl. Puri Kencana No. 1, Kembangan, Jakarta Barat.

PT Ace Hardware berkembang sebagai sebuah korporasi mendunia dimulai dari toko kecil di Chicago dan kini telah merambah ke berbagai negara seperti Indonesia. Dengan 5000 toko lebih di seluruh dunia, total usaha Ace Hardware berhasil meraih angka lebih dari 3 million dollar AS per tahunnya. Ace Hardware bukanlah sekedar toko korporasi biasa di setiap negara termasuk Indonesia.

Ruang lingkup kegiatan Ace Hardware Indonesia yakni perdagangan umum khususnya kegiatan ekspor impor, agen dan distributor. Kegiatan ini ialah penjualan ritel barang kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup sehari-hari. Kini, Ace Hardware Indonesia memiliki 216 gerai dan 60 gerai Toys Kingdom yang berada di beberapa kota besar di Indonesia.

Baca Juga : PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) Profil dan Sejarah Singkat

Ace Hardware
https://www.idnfinancials.com/id/news/38157/ace-hardware-store-kudus

Sejarah dari Ace Hardware Indonesia

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) mulai membuka sejarahnya pada tanggal 3 Februari 1995. Kegiatan operasionalnya mulai dilakukan secara komersial pada tanggal 22 Desember 1995. Awalnya, perusahaan ini Bernama PT Kawan Lama Home Centre yang telah ditetapkan sejak tanggal berdirinya.

Pada tanggal 28 Oktober 1997, namanya diubah menjadi PT Ace Indoritel Perkakas. Terakhir, perusahaan ini merubah Namanya untuk terakhir kali menjadi PT Ace Hardware Indonesia pada 28 Agustus 2001 sampai sekarang. Pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK diperoleh untuk melakukan IPO atau Penawaran Umum Perdana Saham pada 30 Oktober 2007.

Gerai pertamanya dibuka di Karawaci, Tangerang hingga berkembang terus sebagai perusahaan ritel terkenal dalam menawarkan berbagai perlengkapan rumah tangga, gaya hidup dan mainan anak-anak. Sampai akhir tahun 2017, perusahaan retail ini telah menggerakkan 144 gerai dengan luas lebih dari 371.600 meter persegi di 36 kota di Indonesia.

Salah satunya yaitu gerai flagship ACE atau ACE Living World Alam Sutera di Banten dengan luas 15.000 meter persegi. Gerai ini berhasil meraih dua penghargaan sekaligus yaitu sebagai The Biggest Lifestyle and Home Improvement Store dari Museum Rekor Indonesia dan The Largest ACE Store on Earth dari Hardware Corporation, USA pada tahun 2011.

Sejak 6 November 2007, AHI menjadi emiten dengan kode bursa ACES di BEI. Perusahaan ini menyediakan saham perseroan sebesar 30% kepada public melalui IPO yang kini jumlah saham free floatnya sebesar 40%. Adapun PT Toys Game Indonesia sebagai anak usaha Ace Hardware Indonesia memiliki saham kepemilikan sebesar 59,9988%.

Sejak tanggal 4 Juni 2010, Toys Kingdom mulai menjalankan kegiatan usahanya sebagai toko ritel mainan yang menyediakan pengalaman unik serta kepuasan berbelanja bagi para konsumen. Kini, gerai mainan tersebut berhasil menjadi salah satu pemain utama di sektor ritel mainan modern di Indonesia. Kini, ada 57 gerai yang tersebar di 21 kota besar Indonesia.

Sejak tanggal 1 November 2012, perluasan kepemilikan saham serta likuiditas perdagangan ditingkatkan dengan pemecahan saham berasio 1:10. Seiring perkembangan teknologi. Ace Hardware Indonesia perlu menyeimbangkannya dengan menghadirkan situs belanja online Bernama Rupa Rupa sejak 25 April 2016.

Penawaran ini ditujukan kepada masyarakat sebanyak 515.000.000 dengan nilai Rp 100 per sahamnya dan Rp 820 per saham untuk harga penawaran. Saham-saham itulah yang dicatatkan kepada BEI atau Bursa Efek Indonesia pada 6 November 2007. Pemegang saham diatas 5% yaitu PT Kawan Lama Sejahtera dan sekitar 39% oleh publik.

Demikian informasi mengenai profil dan sejarah dari PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) yang menarik dipelajari. Perusahaan ritel ini berhasil menjadi perusahaan terkenal yang menyediakan berbagai kebutuhan peralatan rumah tangga, mainan anak dan gaya hidup berkat kegiatan perluasan dan strategi pengembangannya.

Melalui PT Bhakti Investama, Hary meningkatkan kepemilikannya dari 10,72% sampai dengan 37,60% di PT Bimantara. Hary kemudian ditetapkan sebagai Presiden Direktur Bimantara pada 30 April 2002. Keberadaan Hary di PT Bimantara ini juga mengejutkan karena beliau pada saat itu dinilai tidak memiliki kekuatan modal besar menguasai bisnis Cendana.

Bahkan, ada yang berasumsi bahwa Hary mendapatkan dukungan atau bekingan dari keluarga Cendana sehingga ia berperan sebagai operator. Ada juga yang beranggapan bahwa ia mendapatkan modal dari investor rahasia. Rumor lain juga mengatakan bahwa ia dibantu oleh investor kawakan yang bernama George Soros.

Hary juga menyatakan bahwa keberhasilannya dikarenakan prestasi yang menyehatkan dari Bimantara dengan peningkatan kinerja dan menjual sejumlah asetnya yang berpotensial. Begitu Hary masuk, Bimantara menyederhanakan fokusnya pada beberapa perusahaan khususnya media. Pada 14 April 2001, saham di PT Danapaints Indonesia dilepaskan.

Saham PT Bimagraha Telekomindo kemudian dijual pada Indosat seharga US$ 558 juta. Saham senilai Rp 36,5 miliar dari PT SAmudra Petrindo kemudian dijual dan saham senilai Rp 10 juta juga dari PT Bimantara Graha Insurance Brokers juga dijual. Disamping itu, Bimantara bergerak di bidang aviasi, seperti Cardig Air dan Jasa Angka Semesta.

Perlu diketahui bahwa upaya divestasi telah dilakukan saat perusahaan masih menjadi pemilik saham utamanya, seperti pada tahun 2000 saat melepas PT Plaza Indonesia Realty, PT Polychem Lindo, PT Bimantara Cakra Nusa, PT Nestle Indonesia, PT Aqualindo Mitra Industri, serta PT Citra Mobil Nasional.

Van der Horst yang merupakan anak perusahaan Bimantara di Singapura juga dilepas. Kemudian, penjualan Bimantara dimanfaatkan untuk merestrukturisasi perusahaan serta membayar hutangnya di BPPN. Akan tetapi, Hary mempercepat divestasi pada perusahaan yang tidak berkaitan dengan media. Sementara itu, akuisisi atau investasi pada perusahaan media dilepas pada 2003.

Sejak tahun 2001, Global TV juga dilepas dari tangan PT Titian Para Putra Sejahtera. Dua tahun berikutnya, TPI, Indovision, Radio Trijaya dan Mobile-8 Telecom berusaha ditingkatkan kembali. Hary menyatakan bahwa ia ditawari secara langsung oleh Bambang saat masuk Bimantara agar membeli saham sebesar 25%.

Kemudian, Hary langsung membeli saham dengan uangnya sendiri. Ia juga menyesuaikan situasi saat Bimantara masih memiliki kapitalisasi pasar rendah. Keterlibatannya dalam pengelolaan Bimantara inilah yang membuat Hary tertarik dengan anak perusahaan industri media penyiaran serta Bimantara RCTI. 

Dalam rangka mengubah fokus usaha dari konglomerat ke media telekomunikasi, Bimantara akhirnya merubah namanya menjadi PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Adapun arti dari nama perusahaan tersebut yakni perusahaan media dan telekomunikasi yang menjadi pemain di level global.

Seiring berjalannya waktu, kepemilikan Global Mediacom berada di bawah Hary. Sementara itu, saham Bambang Tri semakin merosot melalui PT Asriland. Meskipun awalnya bertahan hingga tahun 2012 dengan saham sekitar 10 hingga 14%, saham Bambang kemudian lenyap di awal tahun 2012. 

Sejak saat itulah, saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) sepenuhnya berada di naungan kepemilikan Hary. Bahkan, kini telah mencapai 55% atau lebih. Meski demikian, Hary masih berusaha mempertahankan sebagian orang lama di perusahaan, seperti Rosano Barack. Hingga kini, Hary Tanoesoedibjo masih menjabat sebagai direktur utama Global Mediacom.

Demikian informasi mengenai profil dan sejarah singkat dai PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Seperti yang diketahui bahwa perusahaan ini memiliki sejarah yang panjang sejak  30 Juni 198 hingga menjadi perusahaan media yang besar. Mulai dari berdirinya, memperluas kegiatan usaha, mempercepat divestasi, hingga berganti direktur utama.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 26, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
erajaya
Emiten Syariah

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) Profil dan Sejarah Singkat

by Minsya September 25, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Erajaya Swasembada ialah industri yang bergerak di bidang distribusi serta retail perangkat elektronik yang berkaitan dengan telekomunikasi. Perusahaan ini cukup terkenal di Indonesia produknya yang berkualitas sehingga telah dipercayai masyarakat. Dibalik itu, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) memiliki sejarah menarik sebagai berikut.

Profil Perusahaan Erajaya Swasembada

PT Erajaya Swasembada Tbk menjalankan kegiatan usahanya di bidang perangkat elektronik, seperti tablet, smartphone, telepon seluler, SIM Card dan produk yang berhubungan dengan penggunaan jaringan internet, smartphone dan smartwatch. Adapun beberapa brand yang bekerja sama dengannya yakni Nokia, OPPO, Samsung, Vivo, Apple dan para operator seluler lainnya.

Sebelum Covid-19, ERAA telah mempunyai 1.100 gerai ritel, 83 pusat distribusi dan kurang lebih 61.000 reseller sebagai channel. Jangkauannya membuat perusahaan menguasai pasar hingga 35% distribusi serta penjualan handphone di Indonesia. Sementara itu, perusahaan juga memiliki 56 toko ritel serta 3 pabrik distribusi di Malaysia dan 17 ritel di Singapura.

Kini, pemegang saham perusahaan dari PT Eralink International memiliki 54,51% serta publik 45,17%. Sementara itu, sisanya dimiliki oleh komisaris serta direksi. Adapun toko-tokonya yaitu Erajaya Group, Erafone Megastore, iBox (Apple), serta Android Nation yang berbasis sistem operasi Android lainnya.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

erajaya
https://www.erajaya.com/files/Erajaya%20Website%20Picture/Era-Homepage/Th.OurResponsibility/Our%20Resposibility%20Thumbnail%201.jpg

Sejarah Penting Erajaya Swasembada

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mulai menjalankan kegiatan bisnisnya pada 8 Oktober 1996 p;eh Nudiarto Halim dengan akta pendirian No.7 di notaris Myra Yuwono. Perusahaan ini lalu disahkan oleh Menteri Kehakiman pada tahun 1997. Berkantor pusat di Jl. Gedong Panjang No. 29-31, Jakarta, Indonesia, perusahaan memiliki 1,682 gerai di 89 lokasi distribusi tersebar di Malaysia, Indonesia dan Singapura.

ERAA mengakuisisi Teletama Artha Mandiri di tahun 2011. Hal ini membuat perusahaan memperoleh keuntungan sebesar 300%. Di akhir tahunnya, ERAA mengubah statusnya sebagai perusahaan terbuka dan membangun 8 outlet dengan nama Erafone Megastore yang tersebar di wilayah Indonesia.

Melalui Data Citra Mandiri, perusahaan mengakuisisi iBox atau perusahaan ritel produk Apple. Di tahun yang sama, Erajaya Swasembada menghadirkan toko online bernama erafone.com. Setahun kemudian, perusahaan memiliki jumlah saham penjualan sebanyak 32%. Perusahaan melebarkan sayapnya dengan melakukan kegiatan ekspansi di seluruh wilayah Indonesia.

88 pusat distribusi serta 423 pusat ritel di 17 provinsi di Indonesia mulai menjalankan kegiatan usahanya pada bulan Juni 2013. Kegiatan ini berhasil mendapatkan 18.000 reseller atau penjual pihak ketiga. Kerjasama dilakukan dengan perusahaan Apple, Acer, BlackBerry, Huawei, Asus Dell, Lenovo, HTC, Nokia, Motorola, LG, Samsung serta Sony.

Di tahun 2020, perusahaan membuka 8 outlet Erajaya Retail Group yakni iBox, Erafone, Huawei Experience Store, Toko Indosat Ooredoo, Samsung Experience Store by NASA di kota Medan dan sekitarnya. Dengan Google, Erajaya merlis Nest Mini di Indonesia sebagai smart speaker canggih yang membantu konsumen menggunakan Asisten Google.

Kemudian, melalui Erajaya Retail Group, perusahaan menghadirkan produk mobile selling dan express, pelayanan home delivery service dari gerai terdekat. Hal ini memudahkan para konsumen menerima produk pesanannya dengan mudah dan cepat. Salah satu grup usahanya yaitu PT Data Citra Mandiri berhasil membuka iBox Official Shop di Shopee.

Di tahun yang sama, perusahaan resmi meluncurkan 1MORE ke Indonesia sebagai earphone wireless yang canggih. Secara serentak, perusahaan meresmikan 3 gerai retail barunya di Jakarta Pusat dengan merk Urban Republic. Erajaya terus menghadirkan inovasi baru dengan produk DJJ Mini 2 sebagai drone yang super ringan dengan fitur lengkap dan mudah digunakan.

Sekarang, perusahaan memiliki sejumlah anak perusahaan yakni Erafone Artha Retailindo, Teletama Artha Mandiri, Mitra Internasional Indonesia, Nusa Gemilang Abadi, Sinar Eka Selaras, Era International Network Era, Era Sukses Abadi, Mandiri Sinergi NIaga, Erajaya Swasembada Pte, Nusantara Prima, Azec Indonesia Management, dan masih banyak lagi.

Itulah pembahasan singkat mengenai profil dan sejarah dari PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). Bisa disimpulkan bahwa perusahaan ini merupakan industri importir, distributor dan retail perangkat elektronik terpercaya yang ada di Indonesia. Produk yang ditawarkan juga sangat beragam mulai dari smartphone, gadget, aksesoris elektronik dan lainnya. Tidak heran jika perusahaan ini dipercaya masyarakat Indonesia.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 25, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Ramayana
Emiten Syariah

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) Profil dan Sejarahnya

by Minsya September 22, 2023
written by Minsya 3 minutes read

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) ialah perusahaan yang beroperasi di bidang toko swalayan. Dirintis oleh sepasang suami istri bernama Paulus Tumewu serta Tan Lee Chuan, perusahaan terkenal ini berdiri pada tahun 1978 di Indonesia. Berbagai upaya dilakukan hingga berhasil mencapai kesuksesannya sebagai berikut.

Profil Ramayana Lestari Sentosa

Selama 40 tahun, Ramayana beroperasi di bidang pakaian, makanan serta berbagai kebutuhan rumah tangga untuk tiga generasi konsumen di Indonesia. Sebagai salah satu bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia, RALS memiliki sekitar 100 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) pertama berdiri di tengah pusat kota Serang dengan lokasi strategis. Lokasinya cukup mudah diakses oleh kendaraan pribadi serta angkutan umum. Selain itu, wilayahnya terkenal dengan berbagai destinasi wisata yang ramai akan para wisatawan.

Ramayana juga menyediakan tenant yang cukup lengkap, seperti Pizza Hut, KFC, hiburan café café dan billiard. Tidak hanya fasilitas hiburan, Ramayana juga menyediakan berbagai stand makanan ringan serta kuliner khas daerah di Indonesia. Dengan begitu, konsumen juga dapat menikmati makanan atau wahana setelah berbelanja.

Sebagai strategi marketing atau pemasaran, Ramayana menggunakan jasa figure yang terkenal dan sering tampil di TV yaitu Raffi Ahmad. Wajah segarnya membantu membangun reputasi ceria Ramayana khususnya bagi pemuda yang baru saja masuk sekolah dengan menghadirkan event Back to School. Sehingga, popularitas merknya meraih seantero nusantara.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Ramayana

Sejarah Ramayana Lestari Sentosa

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mulai membuka sejarahnya pada tanggal 14 Desember 1983. Dua tahun berikutnya, RALS menghadirkan berbagai produk sepatu, aksesoris dan tas. Di waktu yang sama, Department Store ini membuka toko pertamanya di luar Jakarta yakni Bandung dengan memperkenalkan berbagai produk yang tidak hanya pakaian.

Pada tahun 1989, RALS berubah menjadi jaringan ritel yang memiliki 13 gerai serta telah mempekerjakan 2.500 pekerja dengan produk yang lebih luas. Produknya meliputi kebutuhan rumah rangga, alat tulis serta mainan anak-anak. Sejak saat itu, RALS sudah mulai dikenal banyak orang.

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, kegiatan utamanya yakni perdagangan umum barang-barang mencakup pakaian, sepatu, tas, kosmetik dan produk keseharian lainnya yang tersedia di gerai serba ada miliki perusahaan. Berbagai inovasi telah dilakukan dengan mengembangkan konsep belanja satu atap.

Dengan berbagai konsepnya, perusahaan ini semakin tumbuh hingga berhasil menjadi jaringan ritel terbesar di Indonesia. Kegiatan operasional 2 gerainya diberhentikan dan membuka 11 gerai baru di tahun 2007. Sebanyak 95 gerai dioperasikan dengan nama Ramayana, Robinson, Cahaya dan Orangemart.

Kini, perusahaan telah menjalankan sejumlah gerainya di 42 kota di Indonesia dengan mempekerjakan sekitar 17.687 pegawai yang berdedikasi tinggi pada perusahaan. Terlebih lagi, perusahaan telah mengoperasikan toko pertamanya di Papua. Hal ini sebagai salah satu upaya dalam memanjakan para konsumen dengan produk berkualitas tinggi dan harga terjangkau.

Pada tahun 2015, industri merencanakan cara menghadapi perekonomian yang tidak stabil di tingkat domestic serta global. Sebab, konsumen tengah menghadapi berbagai masalah inflasi, pengangguran dan lainnya. Selera masyarakat pun juga berubah-ubah dan tidak dapat ditebak sehingga RALS perlu melakukan berbagai upaya menghadapinya.

Dalam hal ini, perusahaan selalu melakukan ekspansi, promosi serta upaya meraih pangsa pasar untuk menarik perhatian pembeli. Pada tahun 2014, pengelolaan keuangannya tidak berhasil karena jumlah pengunjung serta penjualan mengalami kenaikan yang tidak dapat mengganti biaya pengeluaran.

Dengan begitu, keputusan yang dibuat tidak membuahkan hasil dan perencanaan pembukaan toko ditunda. Di tahun yang sama, hanya satu gerai yang baru saja dibuka yaitu di kota Malang. Bisa dibilang bahwa sepanjang tahun ini, Ramayana menghadapi konflik musiman. Dalam hal ini, perusahaan mengupayakan yang terbaik dalam mengatasi faktor-faktor negative meski target gagal dicapai.

Itulah penjelasan mengenai PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) dan sejarahnya yang menarik diketahui. Dapat disimpulkan bahwa department store ini menjalankan kegiatan bisnisnya di bidang pakaian, aksesoris, tas dan kebutuhan rumah tangga lainnya dalam satu atap. Ramayana juga terus melakukan strategi marketing dan upaya lainnya dalam menghadapi tantangan bisnis.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 22, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Indofood
Emiten Syariah

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Profil dan Sejarah

by Minsya September 19, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Siapa yang tidak kenal Indofood? PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) ini terkenal akan berbagai jenis produk makanan dan minumannya yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan, bahan makanannya telah diekspor hingga Australia, Asia dan Eropa. Dibalik kesuksesannya, perusahaan memiliki sejarah yang menarik dipelajari sebagai berikut.

Profil dari Indofood Sukses Makmur

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) ialah salah satu perusahaan FMCG terbesar dan dimiliki oleh salah satu orang terkaya di Indonesia. Perusahaan mie instan dan produk makanan olahan terkenal ini ialah salah satu anak usaha yang berada di bawah naungan Salim Group.

Sebagai perusahaan FMCG, INDF selalu menguasai pangsa pasar yang besar dengan menyediakan sebagian besar barang kebutuhan masyarakat. Dengan menyuplai produk kebutuhan sehari-hari yang dijual dengan cepat, banyak dan murah, produknya cenderung tidak tahan lama atau cepat habis digunakan.

Produsen, pemasar sekaligus distributor produk makanan di Indonesia ini bergerak dalam berbagai sektor, seperti produsen mie, pasta, bumbu makanan, tepung, susu, makanan khusus, nutrisi, serta makanan ringan. Berbagai nama brand yang dipasarkannya yaitu Indomie, Supermi, Indomilk, Milkuat, Chitato Lite, Enaak dan masih banyak lagi.

Baca Juga : PT United Tractors Tbk (UNTR): Profil dan Sejarah Singkat

Indofood

Sejarah Perusahaan Indofood Sukses Makmur

Sejarah perusahaan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dimulai dengan berdirinya PT Lima Satu Sankyu di bulan April 1968. Pada tahun 1977, perubahan nama dilakukan menjadi PT Lima Satu Sankyu Indonesia. Industri mie kemudian mengganti namanya menjadi PT Supermie Indonesia sesuai dengan produk unggulannya yakni Supermi.

Di tahun 1970, berdirinya PT Sanmaru Food Manufacturing sebagai anak perusahaan Jangkar Jati Group yang memproduksi Indomie membuat pasar mie instan mulai ramai kembali. Setelah perusahaan Salim Group ini bergabung dengan perusahaan Jangkar Jati Group di tahun 1984, persaingan antar industri mie instan dalam negeri semakin memanas.

Kedua industri tersebut akhirnya mendirikan PT Indofood Interna Corporation. Dua tahun kemudian, PT Supermie Indonesia diambil alih oleh Lambang Insan Makmur. Pada 14 Agustus 1990, PT Panganjaya Intikusuma berdiri sebagai perusahaan mie instan. Berselang dua tahun, saham perusahaan sebesar 51% diambil alih oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa.

Di tahun yang sama, seluruh saham Jangkar Jari Group diambil alih oleh Salim Group. Perusahaan Indofood turut mencabut produknya dari jaringan distributor PT Wicaksana Overseas kemudian dialihkan ke perusahaan Indomarco. Dengan sejumlah merk produknya, yaitu Indomie, Sarimi dan Supermi Akhirnya, PT Indofood menguasai industri mie instan di Indonesia.

Indofood merubah namanya menjadi PT Indofood Sukses Makmur pada tahun 1994. Hal ini diiringi dengan pencatatan sahamnya di BEI atau Bursa Efek Indonesia. Setahun kemudian, pabrik penggilingan gandum Bogasari diakuisisi. Integrasi bisnis diperluas dengan mengakuisisi grup perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, agribisnis serta distribusi.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mengembangkan sayap bisnisnya dengan mengakuisisi perusahaan perkapalan PT Pelayaran Tahta Bahtera. Di tahun 2007, Indofood mencatat saham Indofood Agri Resources sebagai Grup Agribisnis di Singapore Stock Exchange.

Grup tersebut akhirnya memperluas perkebunannya dengan mengakuisisi PT PP London Sumatra Indonesia diikuti dengan mengakuisisi PT Lajuperdana Indah setahun berikutnya. Grup Consumer Branded Products turut terjun ke dunia usaha dairy dengan mengakuisisi PT Indolakto.

Di tahun 2013, melalui penyertaan saham da Companhia Mineira de Açúcar e Álcool Participações serta Roxas Holdings Inc, kegiatan usaha gula dari Grup Agribisnis berhasil diperluas ke Brazil dan Filipina. Hal ini diikuti dengan mengakuisisi PT Pepsi Cola Indobeverages. Setahun kemudian, INDF terjun ke dunia bisnis minuman ringan.

Kepemilikan anak perusahaan di bidang makanan dan produk kuliner ditingkatkan dibarengi dengan pendistribusian produk secara nasional untuk paper diaper di tahun 2018. Seluruh produk minuman PepsiCo berhenti dijual setelah kontraknya dengan PepsiCo berakhir di tahun 2019. Secara resmi, seluruh saham dari Fritolay Netherlands Holding dibeli di tahun 2021.

Itulah penjelasan mengenai profil dan sejarah dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang menarik diketahui. Bisa disimpulkan bahwa perusahaan ini terus melakukan kegiatan ekspansinya baik dengan mengakuisisi perusahaan sehingga memperluas kegiatan lini bisnisnya.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 19, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
United Tractors
Emiten Syariah

PT United Tractors Tbk (UNTR): Profil dan Sejarah Singkat

by Minsya September 18, 2023
written by Minsya 3 minutes read

PT United Tractors Tbk (UNTR) ialah perusahaan distributor tunggal alat berat Komatsu yang ada di Indonesia. Sejak tahun 1989, perusahaan berhasil menjadi perusahaan dengan saham di Bursa Efek Indonesia. Kini, perusahaan telah berkembang sebagai salah satu pelopor di industri dan sektor lokal. Hal ini karena sebelumnya telah mengalami berbagai rintangan sebagai berikut.

Profil Perusahaan United Tractors

Sesuai dengan anggaran dasar perusahaan, kegiatan usahanya berfokus pada penjualan serta penyewaan alat berat atau mesin kontruksi, pembuatan mesin dan alat berat,  pelayanan purna jual, penambangan, kontraktor penambangan, perakitan, rekayasa, pembuatan kapal serta jasa perbaikannya, penyewaan kapal dan angkutan pelayaran.

Ruang lingkup usahanya juga meliputi konstruksi, pembangkit listrik, serta perikanan. Seiring berkembanganya ruang lingkup usahanya, UNTR membutuhkan beberapa anak perusahaan untuk mengelola ranah usahanya. Anak-anak perusahaannya didirikan dengan mengakuisisi dari perusahaan lain.

Ada 10 anak perusahaan yang berada di bawah naungan UNTR yaitu PT Komatsu Indonesia Tbk (KI), P PT Pamapersada Nusantara (Pama), PT United Tractors Pandu Engineering (UTE), PT Bina Pertiwi, PT Andalan Multi Kencana, PT United Tractors Semen Gresik, UT Heavy Industry (S) Pte Ltd, PT Komatsu Remanufacturing Asia, PT Tuah Turangga Agung dan PT Harmoni Kawan Utama.

Sebagai perusahaan profersional dan berpengalaman, UNTR berhasil meraih berbagai penghargaan. Di antara tahun 2009 hingga 2010, perusahaan telah meraih 20 penghargaan yang cemerlang dimana ada 7 penghargaan di tahun 2009 dan sebanyak 13 penghargaan diraihnya pada tahun 2010.

Baca Juga : PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) Profil dan Sejarahnya

United Tractors

Sejarah Singkat Perusahaan United Tractors

Perusahaan mulai mencetak sejarahnya pada tahun 13 Oktober 1972. Satu tahun kemudian, perusahaan menjalankan kegiatan usahanyasebagai distributor Tunggal alat berat Komatsu, Sumitomo Link Belt dan Tadano Crane. Kegiatan usahanya di bidang distribusi semakin berkembang pada 1947. Hal ini terjadi ketika perusahaan menjadi distributor tunggal untuk stum Bomag dan forklift.

10 tahun kemudian, UNTR mendistribusikan alat berat Komatsu dengan mendirikan PT Komatsu Indonesia. Perusahaan inilah yang hadir sebaagi produsen sekaligus assembler alat berat Komatsu yang ada di Indonesia.berada di PPT UT. Cakung, PT Komatsu Indonesia memanfaatkan teknologi Komatsu Ltd dari Jepang.

Pada tahun 1983 hingga 1984, PT United Tractors Pandu Engineering (UTE) dan PT Pandu Dayatama Patria (PDP) didirikan sebagai 2 anak perusahaan UNTR. UTE menjalankan kegiatan usahanya pada pengelolaan produksi truk pengangkut serta perlatan transportasi. Untuk PDP, kegiatan usahanya memproduksi mesin serta komponen hidrolik.

PT United Tractors Tbk (UNTR) hadir secara go public pada tahun 1989 ketika 50,05% sahamnya dijual bebas. Kemudian, sisanya dimiliki oleh PT Astra International Tbk. Di tahun 1990, 60% saham dari perusahaan tambang batu bara di Kalimantan Timur bernama PT Bearau Coal diakuisisi .

UNTR menghadapi gempuran zaman dengan terus dinamis dan berusaha berdiri semakin kokoh di tengah persaingan bisnis di tanah air. Di tahun 1992, perusahaan bekerja sama dengan PT Semen Gresik untuk mendirikan PT United Tractors Semen Gresik. Tidak hanya itu, perusahaan Sunray. Pte. Ltd didirikan di Singapura untuk mengelola kegiatan jasa ekspor impor.

Satu tahun kemudian, PT United Tractors Tbk (UNTR) mendirikan Heavy Industry Ptd. Ltd di Singapura untuk mendistribusi alat-alat berat. Akhirnya, pada tahun 1995, Komatsu Indonesia hadir go public. Bekerja sama dengan Komatsu Asia Pacific Pts. Ltd, Komatsu Remanufacturing Asia di Balikpapan didirikan.

Pada tahun 2004, perusahaan telah ditunjuk sebagai distributor resmi untuk produk Scania. Selain kegiatan akuisisinya yang digencarkan, perusahaan mulai membentuk lini bisnis ketiga yaitu pertambangan pada tahun 2014. Setahun kemudian, lini bisnis keempat dibentuk berupa industri konstruksi. Hal ini diiringi dengan akuissi PT Acset Indonusa.

Pada tahun 2017, UNTR membentuk lini bisnisnya yang kelima yaitu energi melalui PT Bhumi Jati Power. Dua tahun kemudian, lini bisnis pertambangan emas yang dijalankan PTAR dibentuk. Lima tahun kemudian, perusahaan mendiversifikasi usahanya dengan pengembangan di sektor nikel.

Itulah penjelasan mengenai profil dan sejarah PT United Tractors Tbk (UNTR) yang menarik dipelajari. Sebelum menjadi perusahaan yang berperan utama dalam industri dan segmen dalam negeri, UNTR memiliki berbagai pengalaman yang tidak dapat disepelekan dengan kegiatan ekspansinya.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 18, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
surya citra
Emiten Syariah

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) Profil dan Sejarahnya

by Minsya September 12, 2023
written by Minsya 3 minutes read

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) ialah industri yang bergerak dalam kegiatan layanan multimedia, komunikasi dan hiburan. Dengan penyiaran televisi FTA melalui entitasnya, perusahaan memiliki saluran TV terbesar di Indonesia. Untuk mengetahui penjelasan lebih dalam mengenai sejarahnya, simak penjelasan di bawah ini.

Profil dari Perusahaan Surya Citra Media

Industri media ialah salah satu bidang usaha yang berkembang paling cepat dan pesat di Indonesia. Sehingga, keberadaannya tidak lepas dari kehidupan masyarakat Indonesia sehari-harinya. Maka dari itu, SCMA giat menyediakan tayangan, program, konten, serta layanan di segmen media.

Media yang ditawarkan tentunya bermakna sehingga mampu memperkaya hidup audiensi Indonesia. Perusahaan ini memiliki Surya Citra Televisi atau SCTV, Indosiar Visual Mandiri atau INDOSIAR sebagai media saluran TV nasional terbesar di Indonesia. Dalam hal ini, perusahaan selalu mengasah kreativitasnya dalam menghadirkan tayangan yang menghibur dan informatif.

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) ini juga memperluas pelayanannya dengan pembuatan konten berkualitas, manajemen artis, jasa periklanan, dan manajemen fasilitas siaran dan produksi film yang saling berhubungan. Hal ini dilakukan untuk memberikan pengalaman hiburan serta tayangan terbaik kepada masyarakat sekaligus memajukan industri media lokal.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

surya citra

Sejarah dari Surya Citra Media

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mulai mencetak sejarahnya pada tanggal 29 Januari 1999 dengan awal berdirinya. Mulanya, perusahaan ini bernama PT Cipta Aneka Selaras yang bergerak di bidang usaha termasuk layanan multimedia, komunikasi dan hiburan khususnya di bidang pertelevisian.

Di tahun 2001, perusahaan mengubah namanya menjadi PT Surya Citra Media. Setahun kemudian, saham PT Surya Citra Televisi diambil alih dengan saham kepemilikan sebesar 99,99%. Tepatnya pada tanggal 16 Juli 2002, PT Surya Citra Media mencatat saham perdananya secara resmi di Bursa Efek Indonesia.

Adapun kepemilikan sahamnya menjadi milik PT Abhimata dan PT Mitrasari dengan masing-masing sebesar 40% dan sisanya dimiliki publik. Pada tahun 2010, PT Surya Citra Pesona mulai terjun menyiarkan saluran televisinya di wilayah Gorontalo. Tiga tahun kemudian, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) gabung dengan PT Indosiar Karya Mandiri Tbk.

Masih di tahun yang sama, bersama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau perusahaan induk, perusahaan menandatangani Akta Jual Beli serta Pengalihan Hak atas Saham 51% yang telah ditempatkan serta disetorkan dalam PT Screenplay Produksi secara penuh. Setahun kemudian, perusahaan sub holding di bidang konten didirikan dengan nama PT Indonesia Entertainment Grup.

Perusahaan sub holding ini memiliki sejumlah anak perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan dan pemasaran konten, rumah produksi, serta infrastruktur. Di tanggal 23 Januari 2017, melalui entitas anak, PT Indonesia Entertainmen Grup melakukan kegiatan akuisisi saham dari PT Sinemart Indonesia sebesar 80%.

Dua tahun berikutnya, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mengakuisisi saham sebesar 99% dari PT Vidio Dot Com, saham sebesar 50% plus 1 saham dari PT Kapanlagi Dot Com serta saham 99% dari PT Binary Ventura Indonesia. Saham sebesar 51% dari PT Mediatama Televisi (Parabola) dimilikinya pada tahun 2019.

Hingga tahun 2022, perusahaan memiliki 14 anak perusahaan yakni PT Indonesia Entertainmen Grup (IEG), PT Surya Citra Televisi (SCTV), PT Vidio Dot Com (Vidio), PT Indosiar Visual Mandiri (Indosiar), PT Kapanlagi Dot Com Networks (KLY), Whisper Media Pte. Ltd, PT Benson Media Kreasi (Samara Live), PT Mediatama Televisi (Nex Parabola) dan PT Screenplay Produksi.

Anak perusahaan lainnya yaitu PT Binary Ventura Indonesia, PT Whisper Media, PT Surya Trioptima Multikreasi (Stream Entertainment), PT Surya Media Citra Prima dan PT Surya Citra Pesona. Namun, PT Surya Media Citra Prima dan PT Surya Citra Pesona masih belum beroperasi pada tahun tersebut. PT Bangka Television ialah mantan anak usaha SCMA yang telah ditutup pada tahun 2020.

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) ialah perusahaan media yang memiliki 2 saluran televisi terkenal di Indonesia. Dengan berbagai konten hiburan yang menarik dan informatif, perusahaan ini menjadi salah satu yang terdepan di dunia entertainment Indonesia. Tidak heran jika namanya sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 12, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Media Nusantara Citra
Emiten Syariah

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Kenali Profil dan Sejarah

by Minsya September 11, 2023
written by Minsya 3 minutes read

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) atau disebut sebagai MNC ialah sebuah perusahaan yang berfokus pada bidang media. Berpusat di Jakarta, perusahaan media terbesar di Asia Tenggara ini menyediakan konten siaran televisi berkualitas dengan hiburan keluarga yang inspiratif. Untuk mengetahui sejarahnya lebih dalam, simak penjelasan di bawah ini.

Profil Perusahaan Media Nusantara Citra

Seperti yang diketahui bahwa PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menawarkan berbagai konten multimedia inovatif. Selain itu, perusahaan ini juga menyediakan sumber informasi sehingga menjadi sumber berita yang paling terpercaya di Indonesia. MNCN telah menjalankan 4 dari 11 stasiun free to air atau FTA TV.

Perusahaan juga memiliki bisnis inti dalam memproduksi sekaligus mendistribusikan konten-konten TV. Adapun 4 stasiun TV FTA yang dimilikinya yakni MNCTV, RCTI, GlobalTV serta iNewsTV. Dengan tambahan 22 saluran, MNCN menyiarkan MNC Channels di TV berlangganan

MNCN juga memiliki media cetak, radio, talent management serta perusahaan produksi TV. Hal ini mencakup kegiatan usaha yang mendukung secara penuh pada bisnis utamanya. Sesuai Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan bisnisnya yakni perdagangan umum, investasi, perindustrian, agrikultur, jasa, percetakan, pengangkutan, multimedia melalui perangkat satelit dan perangkat lainya.

Melalui MNC Learning Center sebagai lembaga penguji kompetensi wartawan, MNCN telah memiliki penguji yang sudah tersertifikasi agar mampu melakukan kegiatan Uji Kompetensi Jurnalis Mura, Madya dan Utama secara mandiri. Perlu diketahui bahwa Dewan Pers lah yang menunjuk MNCN sebagai lembaga pengujinya.

Disamping itu, MNC Learning Center juga telah mempersiapkan pada penguji serta trainer dengan pengadaan Training for Trainer serta Training News Academy bagi reporter, cameraman serta visual editor. Kurikulum News juga dikembangkan sesuai kompetensi yang disyaratkan IJTI atau Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Media Nusantara Citra
https://mnc.co.id/en

Sejarah dari Media Nusantara Citra

Didirikan pada 17 Juni 1997, perusahaan ini mengawali sejarahnya dengan nama PT Panca Andika Mandiri yang dimiliki Sutjiati, Chairil Amri, M. Tahir serta Yenny Kandou. Pada tanggal 17 Oktober 2001, saham sebesar 99% dari pemilik lama diambil alih oleh PT Bimantara Citra Tbk.

PT Panca akhirnya memiliki saham pada 2 perusahaan afiliasi yaitu PT Global Informasi Bermutu dan PT Citra International Finance and Investment Corporation. Nama perusahaan akhirnya diubah menjadi PT Media Nusantara Citra pada 12 September 2002. Mulai tahun 2003 hingga 2004, kepemilikan RCTI, Trijaya FM, Radio Dangdut TPI, ARH Global Studio dan TPI diambil alih.

Pengambilalihan RCTI yaitu dari induknya, Bimantara serta PT Bukit Cahaya Makmur. Sementara itu, TPI dari PT berkah Karya Bersama di tahun 2006. Perlu diketahui bahwa kegiatan akuisisi pada beberapa perusahaan tersebut dilakukan untuk memperluas segmen bisnis di bidang media.

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memperluas kegiatan usahanya di bidang media cetak dengan Koran Seputar Indonesia atau Koran Sindo, Realita, Majalah Trust atau Sindo Weekly, tabloid Genie, dan Mom and Kiddie. Hal ini juga dilakukan dengan pembuatan situs berita Okezone.com.

Aplikasi mobile FTA dikembangkan diikuti dengan pengunggahan konten berformat pendek di YouTube. Hal ini dilakukan untuk memperluas konten digitalnya agar lebih terjangkau bagi masyarakat. Adapun 3 portal yang bergerak pada konten umum serta berita milik MNCN yakni Okezone, Sindonews dan iNews.id.

Perusahaan akhirnya mencatat saham perdananya di BEI atau Bursa Efek Indonesia pada 22 Juni 2007. Kini, mayoritas sahamnya dikuasai oleh Global Mediacom yang awalnya bernama Bimantara Citra. Adapun porsi sahamnya yakni kurang lebih 65,12% serta 34,9% untuk masyarakat sekitar.

Saham MNCN dinilai likuid serta memiliki tren peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahunnya. Dengan bisnis utama berupa media, sumber pendapatan terbesar perseroan ini berasal dari 4 media televisi nasional. Keempat jaringannya menawarkan berbagai acara menarik, seperti film box office, acara olahraga, reality show, acara music, berita dan infotainment.

 PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) ialah perusahaan media multinasional yang terkenal di Indonesia. Perusahaan ini menawarkan berbagai jenis program hiburan menarik mulai dari TV, radio, film acara olahraga, acara musik dan masih banyak lagi. Tidak heran jika nama salurannya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 11, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
MNC Land
Emiten Syariah

PT MNC Land Tbk (KPIG) Inilah Profil dan Sejarahnya

by Minsya August 30, 2023
written by Minsya 3 minutes read

PT MNC Land Tbk (KPIG) ialah perusahaan yang bergerak di bidang pengambangan serta manajemen resor serta hotel melalui 4 segmen bisnis. Perusahaan ini memiliki sejumlah resor yang terbesar di Bali dan Jawa Barat. Untuk mengetahui informasi mengenai profil dan sejarahnya, simak penjelasan di bawah ini.

Profil Perusahaan MNC Land

PT MNC Land Tbk (KPIG) menjalankan kegiatan usahanya di bidang pengembangan serta pengelolaan properti komersial serta residensial di Indonesia. Baik secara langsung maupun tidak langsung, kegiatan tersebut dilakukan melalui anak-anak perusahaannya. Kini, perusahaan telah menjadi perusahaan induk dengan sejumlah anak perusahaan.

Anak perusahaannya melakukan kegiatan usaha pengembangan properti, pengelolaan properti, layanan teknis, penyedia outsourcing, kebersihan, keamanan dan masih banyak lagi. Sebagai bagian dari MNC Group, KPIG terus melakukan perkembangan dengan fokus pada proyek-proyek unggulannya yakni MNC Ball Resort, KEK MNC Lido City dan proyek bergengsi lainnya.

Berlokasi di Lido, Bogor, Jawa Barat, KEK MNC Lido City ialah sebuah integrated tourism destination kelas dunia yang telah disetujui oleh pemerintah sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata berstandar internasional. KEK ini ialah kawasan hunian, hiburan, komersial dan gaya hidup dengan luas 3.000 hektar.

Di bidang hospitality, PT MNC Land Tbk (KPIG) memiliki Park Hyatt Jakarta sebagai satu-satunya dan pertama yang ada di Indonesia dan berbagai gedung lain yang tersebar di Jakarta, Bali dan Surabaya. MNC Bali Resort yang dimilikinya yaitu villa eksklusif, hotel Bintang 6, lapangan golf berstandar internasional dan fasilitas premium unggulan lainnya.

Baca Juga : PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Profil dan Sejarahnya

MNC Land
https://mncland.com/themes/demo/assets/images/img/Bali%20Resort/MNCPark-Desktop.jpg

Sejarah Perusahaan MNC Land

PT MNC Land Tbk (KPIG) mulai membuka lembaran sejarahnya pada tahun 11 Juni 1990. Sejah tahun 2007, perusahaan telah aktif melakukan kegiatan ekspansi melalui berbagai akuisisi serta investasi kepemilikan saham. Hingga kini, perusahaan telah menaungi sejumlah anak perusahaan.

Pada awal berdirinya, perusahaan berdiri dengan nama PT Kridaperdana Indahgraha. Setahun kemudian, sahamnya secara resmi dicatat di Bursa Efek Jakarta atau Bursa Efek Indonesia. Perubahan nama dilakukan menjadi PT Global Land Development Tbk dengan mengakuisisi 99,99% saham dari PT Swarna Citra Sentosa.

Di tanggal 25 Februari 2000, PT MNC Land Tbk (KPIG) menerima pernyataan secara efektif dari Bapepam-LK untuk IPO kepada public sebesar 30.000.000 dengan nilai saham dan harga penawaran sebesar Rp 500 per saham. Hal ini disertai dengan 24.000.000 waran Seri I. jal ini dicatat di BEI pada tanggal 30 Maret 2000.

Kepemilikan saham di PT Plaza Indonesia Realty Tbk juga diperbesar hingga menjadi 24,56 pada tahun 2009. Setahun kemudian, 87,79% saham dari PT Investasi Hasil Sejahtera dan 99,69% saham dari PT Global Jasa Sejahtera diambil alih oleh KPIG. Di tahun yang sama, seluruh kepemilikan saham di GLD Investment Pte Ltd Singapore dilepas.

Di tahun 2011, PT Usaha Gedung Bimantara merubah namanya menjadi PT GLD Property dengan mulai dibangunnya MNC Financial Center, gedung perkantoran Gedung Sindo, MNC News Center, serta Studio G3TV. Setahun kemudian, PT Global Land Development Tbk juga merubah namanya menjadi PT MNC LAND diikuti dengan pembelian aset Gedung CNI.

Hingga kini, perusahaan tengah meraih visi jangka panjang dalam pengembangan properti kelas dunia dengan konsep kawasan resor terpadu. Hal ini terbukti dengan pengembangan Lido Lakes Resort yang berada di Lido, Jawa Barat telah direalisasikan. Selain itu, perusahaan juga berhasil mewujudkan Nirwana Bali Resort dan Integrated Eco Tourism Resort.

Setelah giat melakukan berbagai kegiatan perluasan, PT MNC Land Tbk (KPIG) sukses memenuhi sejumlah entitas yakni PT Investasi Karya Gemilang, PT Investasi Hasil Sejahtera, PT Swarna Citra Sentosa, PT Global Jasa Sejahtera, PT GLD Property, PT Bali Nirwana Resort, PT Nusadua Graha International, PT Aston Inti Makmur dan PT Plaza Indonesia Realty.

Demikian informasi mengenai PT MNC Land Tbk (KPIG) yang menarik dipelajari. Dapat diketahui bahwa perusahaan ini telah melakukan berbagai kegiatan akuisisi, investasi dan perluasan lini bisnis yang semakin berkembang. Tidak lupa juga dengan produk dan layanannya yang berkualitas dan berstandar internasional sehingga berhasil menjadi perusahaan terkenal yang ada di Indonesia.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 30, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Mitra Adiperkasa
Emiten Syariah

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Profil dan Sejarahnya

by Minsya August 15, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Mitra Adiperkasa atau MAP ialah sebuah perusahaan ritel terkemuka untuk beberapa merk seperti olahraga, anak-anak serta gaya hidup. Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan ini memiliki sekitar 3.701 titik penjualan yang tersebar di Indonesia, Vietnam, Thailand dan Filipina. Dibalik kesuksesannya, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menyimpan sejarah menarik sebagai berikut.

Profil dari PT Mitra Adiperkasa Tbk

Sebagai perusahaan ritel dengan beberapa merk dagang terkenal di Indonesia, Mitra Adiperkasa atau MAP memiliki sebanyak 1395 gerai yang tersebar sekitar 50 kota di Indonesia. Perusahaan ini terdiri dari Department Store, Active, Supermarket, Lifestyle, Food and Beverage, dan Fashion. Hal ini termasuk pengembangan properti, holding investasi, penjualan kerajinan tangan dan operasi toko buku.

Adapun beberapa merk dagang makanan dan minuman yang berada dibawah naungan yakni Starbucks, Spice Garden, Burger King Cold Stone, Creamery, Domino’s Pizza, Chatterbox Café, Courtyard, Pizza Marzano. Untuk department store, perusahaan ini memiliki Debenhams, Sogo, Seibu dan Lotus.

Di bidang kids atau anak-anak, Mitra Adiperkasa atau MAP memiliki Barbie, Osh Kosh B’Gosh dan Kidz Station. Merk dagang fashion nya menaungi Calvin Klein, Giorgio Armani, Emporio Armani dan masih banyak lagi. Beberapa merk dagang sport yang dimilikinya yaitu Planet Station, Planet Sports, Adidas dan merk lainnya. Dari kesuksesannya, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) berhasil meraih beberapa penghargaan.

Beberapa penghargaannya yaitu masuk ke dalam ranking ke-23 dari daftar Indonesia’s Top 40 Companies A-List di majalah Forbes Indonesia tahun 2011, Top 20 Companies dari Indonesia’s Most Admired Companies pada tahun 2011, nominasi Top 20 Indonesia Stock Exchange’s Best Capital Award Companies pada tahun 2011, dan masih banyak lagi.

Baca Juga : PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) Profil dan Sejarah

Mitra Adiperkasa
https://www.map.co.id/id/

Sejarah dari PT Mitra Adiperkasa Tbk

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mulai membuka sejarahnya pada tahun 1995 dengan berbisnis di bidang distribusi olahraga. Kemudian, perusahaan melebarkan sayapnya di bidang produk mode serta gaya hidup. Perusahaan yang berekspansi ke bisnis perdagangan mainan anak-anak pada tahun 1997.

Di tahun 2002, Mitra Adiperkasa atau MAP mulai beroperasi di sektor makanan dan minuman dengan membuka gerai Starbucks Coffee. Perusahaan juga mulai menjalankan kegiatan bisnis garmennya di Gunung Putri, Bogor. Bisnis department store dirintis oleh perusahaan pada tahun 2003 dengan mengakuisisi PT Panen Lestari Internusa yang mengelola Sogo.

Mitra Adiperkasa (MAP) resmi melantai Bursa Efek Indonesia di tahun 2004. 10 tahun kemudian, perusahaan menjalin kerja sama dengan Everstone Capital untuk menjalankan gerai Domino’s Pizza serta Burger King. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kegiatan bisnisnya di bidang makanan dan minuman.

Tidak sampai situ, perusahaan menjalin kemitraan bersama CVC Capital Partners sebagai divisi Active. Perusahaan menghadirkan MAPEMALL.com, MAP (Mitra Adiperkasa) Retail School serta MAP Club di tahun 2016. Industri juga membuka gerai Zara pertamanya di Ho Chi Minh City, Vietnam. Di tahun yang sama, MAP (Mitra Adiperkasa) menjalin kemitraan strategisnya dengan General Atlantic untuk bisnis makanan dan minuman.

Setahun kemudian, MAP Boga Adiperkasa akhirnya resmi melantai Bursa Efek Indonesia. Anak perusahan ini turut membuka gerai Zara di Hanoi dan Massimo Dutti, Pull&Bear, serta Stradivarius di Ho Chi Minh City. Di tahun 2008, MAP Aktif Adiperkasa melantai BEI dan meluncurkan toko online yaitu Planetsports.asia dan Kidzstation.asia.

Digimap diluncurkan sebagai peritel premium dari produk Apple Inc pada tahun 2019. Hal ini dilakukan bersamaan dengan gerai Starbucks Dewata, gerai daring Zara.com.vn serta Zara.com/id. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) melakukan kegiatan ekspansi di Filipina pada tahun 2020.

Melalui anak perusahaannya yaitu PT MAP Zona Adiperkasa, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) membuka gerai Digiplus pada tanggal 9 Mei 2021 sebagai penjualan perangkat elektronik dari berbagai merk berkualitas tinggi, seperti laptop, speakers, aksesoris, smartphone, dan perangkat elektronik pintar lainnya.

Hingga tahun 2020, MAP memiliki kurang lebih 2.600 gerai ritel yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan 150 brand. Dengan brand yang beragam, seperti Sephora yang menyediakan bervariasi produk kosmetik, aksesoris, peralatan perawatan dan kecantikan serta wewangian.

Itulah ulasan mengenai profil dan sejarah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang perlu diketahui. Perusahaan ritel ini menyediakan berbagai merk dagang terkenal dan terkemuka yang ada di Indonesia mulai dari fashion, makanan dan minuman, active, olahraga, gaya hidup dan kosmetik.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 15, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Ramayana Lestari Sentosa
Emiten Syariah

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) Profil dan Sejarah

by Minsya August 14, 2023
written by Minsya 3 minutes read

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) ialah perusahaan yang beroperasi di bidang toko swalayan. Dirintis oleh sepasang suami istri bernama Paulus Tumewu serta Tan Lee Chuan, perusahaan terkenal ini berdiri pada tahun 1978 di Indonesia. Berbagai upaya dilakukan hingga berhasil mencapai kesuksesannya sebagai berikut.

Profil Ramayana Lestari Sentosa

Selama 40 tahun, Ramayana Lestari Sentosa beroperasi di bidang pakaian, makanan serta berbagai kebutuhan rumah tangga untuk tiga generasi konsumen di Indonesia. Sebagai salah satu bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia, Ramayana Lestari Sentosa memiliki sekitar 100 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) pertama berdiri di tengah pusat kota Serang dengan lokasi strategis. Lokasinya cukup mudah diakses oleh kendaraan pribadi serta angkutan umum. Selain itu, wilayahnya terkenal dengan berbagai destinasi wisata yang ramai akan para wisatawan.

Ramayana Lestari Sentosa juga menyediakan tenant yang cukup lengkap, seperti Pizza Hut, KFC, hiburan café café dan billiard. Tidak hanya fasilitas hiburan, Ramayana Lestari Sentosa juga menyediakan berbagai stand makanan ringan serta kuliner khas daerah di Indonesia. Dengan begitu, konsumen juga dapat menikmati makanan atau wahana setelah berbelanja.

Sebagai strategi marketing atau pemasaran, Ramayana Lestari Sentosa menggunakan jasa figure yang terkenal dan sering tampil di TV yaitu Raffi Ahmad. Wajah segarnya membantu membangun reputasi ceria Ramayana khususnya bagi pemuda yang baru saja masuk sekolah dengan menghadirkan event Back to School. Sehingga, popularitas merknya meraih seantero nusantara.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Ramayana Lestari Sentosa
https://id.linkedin.com/company/pt.-ramayana-lestari-sentosa-tbk

Sejarah Ramayana Lestari Sentosa

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mulai membuka sejarahnya pada tanggal 14 Desember 1983. Dua tahun berikutnya, Ramayana menghadirkan berbagai produk sepatu, aksesoris dan tas. Di waktu yang sama, Department Store ini membuka toko pertamanya di luar Jakarta yakni Bandung dengan memperkenalkan berbagai produk yang tidak hanya pakaian.

Pada tahun 1989, Ramayana berubah menjadi jaringan ritel yang memiliki 13 gerai serta telah mempekerjakan 2.500 pekerja dengan produk yang lebih luas. Produknya meliputi kebutuhan rumah rangga, alat tulis serta mainan anak-anak. Sejak saat itu, Ramayana Lestari Sentosa sudah mulai dikenal banyak orang.

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, kegiatan utamanya yakni perdagangan umum barang-barang mencakup pakaian, sepatu, tas, kosmetik dan produk keseharian lainnya yang tersedia di gerai serba ada miliki perusahaan. Berbagai inovasi telah dilakukan dengan mengembangkan konsep belanja satu atap.

Dengan berbagai konsepnya, perusahaan ini semakin tumbuh hingga berhasil menjadi jaringan ritel terbesar di Indonesia. Kegiatan operasional 2 gerainya diberhentikan dan membuka 11 gerai baru di tahun 2007. Sebanyak 95 gerai dioperasikan dengan nama Ramayana, Robinson, Cahaya dan Orangemart.

Kini, perusahaan telah menjalankan sejumlah gerainya di 42 kota di Indonesia dengan mempekerjakan sekitar 17.687 pegawai yang berdedikasi tinggi pada perusahaan. Terlebih lagi, perusahaan telah mengoperasikan toko pertamanya di Papua. Hal ini sebagai salah satu upaya dalam memanjakan para konsumen dengan produk berkualitas tinggi dan harga terjangkau.

Pada tahun 2015, industri merencanakan cara menghadapi perekonomian yang tidak stabil di tingkat domestic serta global. Sebab, konsumen tengah menghadapi berbagai masalah inflasi, pengangguran dan lainnya. Selera masyarakat pun juga berubah-ubah dan tidak dapat ditebak sehingga Ramayana perlu melakukan berbagai upaya menghadapinya.

Dalam hal ini, perusahaan selalu melakukan ekspansi, promosi serta upaya meraih pangsa pasar untuk menarik perhatian pembeli. Pada tahun 2014, pengelolaan keuangannya tidak berhasil karena jumlah pengunjung serta penjualan mengalami kenaikan yang tidak dapat mengganti biaya pengeluaran.

Dengan begitu, keputusan yang dibuat tidak membuahkan hasil dan perencanaan pembukaan toko ditunda. Di tahun yang sama, hanya satu gerai yang baru saja dibuka yaitu di kota Malang. Bisa dibilang bahwa sepanjang tahun ini, Ramayana Lestari Sentosa menghadapi konflik musiman. Dalam hal ini, perusahaan mengupayakan yang terbaik dalam mengatasi faktor-faktor negative meski target gagal dicapai.

Itulah penjelasan mengenai PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) dan sejarahnya yang menarik diketahui. Dapat disimpulkan bahwa department store ini menjalankan kegiatan bisnisnya di bidang pakaian, aksesoris, tas dan kebutuhan rumah tangga lainnya dalam satu atap. Ramayana Lestari Sentosa juga terus melakukan strategi marketing dan upaya lainnya dalam menghadapi tantangan bisnis.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 14, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

CEK SAHAM SYARIAH

BELAJAR APA?

  • Analisis Fundamental
  • Berita Saham Syariah
  • Emiten Syariah
  • Investasi Syariah
  • Keuangan Syariah
  • Pojok Komunitas
  • Saham Pemula

SYSAVEST 2026

KONTAK KAMI

Main Office :
QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 Nomor 44, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Telp : 0878 5758 0315

Email : media@syariahsaham.id

Terdaftar Di

DOWNLOAD APLIKASI

Copyright © 2024 PT Syariah Saham Indonesia. All Right Reserved.

Saham Syariah Indonesia
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG