Skip to content
Saham Syariah Indonesia
Banner
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG
Home - Emiten Syariah - Page 12
Category:

Emiten Syariah

Indofood
Emiten Syariah

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Profil dan Sejarah

by Minsya September 19, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Siapa yang tidak kenal Indofood? PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) ini terkenal akan berbagai jenis produk makanan dan minumannya yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan, bahan makanannya telah diekspor hingga Australia, Asia dan Eropa. Dibalik kesuksesannya, perusahaan memiliki sejarah yang menarik dipelajari sebagai berikut.

Profil dari Indofood Sukses Makmur

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) ialah salah satu perusahaan FMCG terbesar dan dimiliki oleh salah satu orang terkaya di Indonesia. Perusahaan mie instan dan produk makanan olahan terkenal ini ialah salah satu anak usaha yang berada di bawah naungan Salim Group.

Sebagai perusahaan FMCG, INDF selalu menguasai pangsa pasar yang besar dengan menyediakan sebagian besar barang kebutuhan masyarakat. Dengan menyuplai produk kebutuhan sehari-hari yang dijual dengan cepat, banyak dan murah, produknya cenderung tidak tahan lama atau cepat habis digunakan.

Produsen, pemasar sekaligus distributor produk makanan di Indonesia ini bergerak dalam berbagai sektor, seperti produsen mie, pasta, bumbu makanan, tepung, susu, makanan khusus, nutrisi, serta makanan ringan. Berbagai nama brand yang dipasarkannya yaitu Indomie, Supermi, Indomilk, Milkuat, Chitato Lite, Enaak dan masih banyak lagi.

Baca Juga : PT United Tractors Tbk (UNTR): Profil dan Sejarah Singkat

Indofood

Sejarah Perusahaan Indofood Sukses Makmur

Sejarah perusahaan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dimulai dengan berdirinya PT Lima Satu Sankyu di bulan April 1968. Pada tahun 1977, perubahan nama dilakukan menjadi PT Lima Satu Sankyu Indonesia. Industri mie kemudian mengganti namanya menjadi PT Supermie Indonesia sesuai dengan produk unggulannya yakni Supermi.

Di tahun 1970, berdirinya PT Sanmaru Food Manufacturing sebagai anak perusahaan Jangkar Jati Group yang memproduksi Indomie membuat pasar mie instan mulai ramai kembali. Setelah perusahaan Salim Group ini bergabung dengan perusahaan Jangkar Jati Group di tahun 1984, persaingan antar industri mie instan dalam negeri semakin memanas.

Kedua industri tersebut akhirnya mendirikan PT Indofood Interna Corporation. Dua tahun kemudian, PT Supermie Indonesia diambil alih oleh Lambang Insan Makmur. Pada 14 Agustus 1990, PT Panganjaya Intikusuma berdiri sebagai perusahaan mie instan. Berselang dua tahun, saham perusahaan sebesar 51% diambil alih oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa.

Di tahun yang sama, seluruh saham Jangkar Jari Group diambil alih oleh Salim Group. Perusahaan Indofood turut mencabut produknya dari jaringan distributor PT Wicaksana Overseas kemudian dialihkan ke perusahaan Indomarco. Dengan sejumlah merk produknya, yaitu Indomie, Sarimi dan Supermi Akhirnya, PT Indofood menguasai industri mie instan di Indonesia.

Indofood merubah namanya menjadi PT Indofood Sukses Makmur pada tahun 1994. Hal ini diiringi dengan pencatatan sahamnya di BEI atau Bursa Efek Indonesia. Setahun kemudian, pabrik penggilingan gandum Bogasari diakuisisi. Integrasi bisnis diperluas dengan mengakuisisi grup perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, agribisnis serta distribusi.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mengembangkan sayap bisnisnya dengan mengakuisisi perusahaan perkapalan PT Pelayaran Tahta Bahtera. Di tahun 2007, Indofood mencatat saham Indofood Agri Resources sebagai Grup Agribisnis di Singapore Stock Exchange.

Grup tersebut akhirnya memperluas perkebunannya dengan mengakuisisi PT PP London Sumatra Indonesia diikuti dengan mengakuisisi PT Lajuperdana Indah setahun berikutnya. Grup Consumer Branded Products turut terjun ke dunia usaha dairy dengan mengakuisisi PT Indolakto.

Di tahun 2013, melalui penyertaan saham da Companhia Mineira de Açúcar e Álcool Participações serta Roxas Holdings Inc, kegiatan usaha gula dari Grup Agribisnis berhasil diperluas ke Brazil dan Filipina. Hal ini diikuti dengan mengakuisisi PT Pepsi Cola Indobeverages. Setahun kemudian, INDF terjun ke dunia bisnis minuman ringan.

Kepemilikan anak perusahaan di bidang makanan dan produk kuliner ditingkatkan dibarengi dengan pendistribusian produk secara nasional untuk paper diaper di tahun 2018. Seluruh produk minuman PepsiCo berhenti dijual setelah kontraknya dengan PepsiCo berakhir di tahun 2019. Secara resmi, seluruh saham dari Fritolay Netherlands Holding dibeli di tahun 2021.

Itulah penjelasan mengenai profil dan sejarah dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang menarik diketahui. Bisa disimpulkan bahwa perusahaan ini terus melakukan kegiatan ekspansinya baik dengan mengakuisisi perusahaan sehingga memperluas kegiatan lini bisnisnya.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 19, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
United Tractors
Emiten Syariah

PT United Tractors Tbk (UNTR): Profil dan Sejarah Singkat

by Minsya September 18, 2023
written by Minsya 3 minutes read

PT United Tractors Tbk (UNTR) ialah perusahaan distributor tunggal alat berat Komatsu yang ada di Indonesia. Sejak tahun 1989, perusahaan berhasil menjadi perusahaan dengan saham di Bursa Efek Indonesia. Kini, perusahaan telah berkembang sebagai salah satu pelopor di industri dan sektor lokal. Hal ini karena sebelumnya telah mengalami berbagai rintangan sebagai berikut.

Profil Perusahaan United Tractors

Sesuai dengan anggaran dasar perusahaan, kegiatan usahanya berfokus pada penjualan serta penyewaan alat berat atau mesin kontruksi, pembuatan mesin dan alat berat,  pelayanan purna jual, penambangan, kontraktor penambangan, perakitan, rekayasa, pembuatan kapal serta jasa perbaikannya, penyewaan kapal dan angkutan pelayaran.

Ruang lingkup usahanya juga meliputi konstruksi, pembangkit listrik, serta perikanan. Seiring berkembanganya ruang lingkup usahanya, UNTR membutuhkan beberapa anak perusahaan untuk mengelola ranah usahanya. Anak-anak perusahaannya didirikan dengan mengakuisisi dari perusahaan lain.

Ada 10 anak perusahaan yang berada di bawah naungan UNTR yaitu PT Komatsu Indonesia Tbk (KI), P PT Pamapersada Nusantara (Pama), PT United Tractors Pandu Engineering (UTE), PT Bina Pertiwi, PT Andalan Multi Kencana, PT United Tractors Semen Gresik, UT Heavy Industry (S) Pte Ltd, PT Komatsu Remanufacturing Asia, PT Tuah Turangga Agung dan PT Harmoni Kawan Utama.

Sebagai perusahaan profersional dan berpengalaman, UNTR berhasil meraih berbagai penghargaan. Di antara tahun 2009 hingga 2010, perusahaan telah meraih 20 penghargaan yang cemerlang dimana ada 7 penghargaan di tahun 2009 dan sebanyak 13 penghargaan diraihnya pada tahun 2010.

Baca Juga : PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) Profil dan Sejarahnya

United Tractors

Sejarah Singkat Perusahaan United Tractors

Perusahaan mulai mencetak sejarahnya pada tahun 13 Oktober 1972. Satu tahun kemudian, perusahaan menjalankan kegiatan usahanyasebagai distributor Tunggal alat berat Komatsu, Sumitomo Link Belt dan Tadano Crane. Kegiatan usahanya di bidang distribusi semakin berkembang pada 1947. Hal ini terjadi ketika perusahaan menjadi distributor tunggal untuk stum Bomag dan forklift.

10 tahun kemudian, UNTR mendistribusikan alat berat Komatsu dengan mendirikan PT Komatsu Indonesia. Perusahaan inilah yang hadir sebaagi produsen sekaligus assembler alat berat Komatsu yang ada di Indonesia.berada di PPT UT. Cakung, PT Komatsu Indonesia memanfaatkan teknologi Komatsu Ltd dari Jepang.

Pada tahun 1983 hingga 1984, PT United Tractors Pandu Engineering (UTE) dan PT Pandu Dayatama Patria (PDP) didirikan sebagai 2 anak perusahaan UNTR. UTE menjalankan kegiatan usahanya pada pengelolaan produksi truk pengangkut serta perlatan transportasi. Untuk PDP, kegiatan usahanya memproduksi mesin serta komponen hidrolik.

PT United Tractors Tbk (UNTR) hadir secara go public pada tahun 1989 ketika 50,05% sahamnya dijual bebas. Kemudian, sisanya dimiliki oleh PT Astra International Tbk. Di tahun 1990, 60% saham dari perusahaan tambang batu bara di Kalimantan Timur bernama PT Bearau Coal diakuisisi .

UNTR menghadapi gempuran zaman dengan terus dinamis dan berusaha berdiri semakin kokoh di tengah persaingan bisnis di tanah air. Di tahun 1992, perusahaan bekerja sama dengan PT Semen Gresik untuk mendirikan PT United Tractors Semen Gresik. Tidak hanya itu, perusahaan Sunray. Pte. Ltd didirikan di Singapura untuk mengelola kegiatan jasa ekspor impor.

Satu tahun kemudian, PT United Tractors Tbk (UNTR) mendirikan Heavy Industry Ptd. Ltd di Singapura untuk mendistribusi alat-alat berat. Akhirnya, pada tahun 1995, Komatsu Indonesia hadir go public. Bekerja sama dengan Komatsu Asia Pacific Pts. Ltd, Komatsu Remanufacturing Asia di Balikpapan didirikan.

Pada tahun 2004, perusahaan telah ditunjuk sebagai distributor resmi untuk produk Scania. Selain kegiatan akuisisinya yang digencarkan, perusahaan mulai membentuk lini bisnis ketiga yaitu pertambangan pada tahun 2014. Setahun kemudian, lini bisnis keempat dibentuk berupa industri konstruksi. Hal ini diiringi dengan akuissi PT Acset Indonusa.

Pada tahun 2017, UNTR membentuk lini bisnisnya yang kelima yaitu energi melalui PT Bhumi Jati Power. Dua tahun kemudian, lini bisnis pertambangan emas yang dijalankan PTAR dibentuk. Lima tahun kemudian, perusahaan mendiversifikasi usahanya dengan pengembangan di sektor nikel.

Itulah penjelasan mengenai profil dan sejarah PT United Tractors Tbk (UNTR) yang menarik dipelajari. Sebelum menjadi perusahaan yang berperan utama dalam industri dan segmen dalam negeri, UNTR memiliki berbagai pengalaman yang tidak dapat disepelekan dengan kegiatan ekspansinya.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 18, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
surya citra
Emiten Syariah

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) Profil dan Sejarahnya

by Minsya September 12, 2023
written by Minsya 3 minutes read

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) ialah industri yang bergerak dalam kegiatan layanan multimedia, komunikasi dan hiburan. Dengan penyiaran televisi FTA melalui entitasnya, perusahaan memiliki saluran TV terbesar di Indonesia. Untuk mengetahui penjelasan lebih dalam mengenai sejarahnya, simak penjelasan di bawah ini.

Profil dari Perusahaan Surya Citra Media

Industri media ialah salah satu bidang usaha yang berkembang paling cepat dan pesat di Indonesia. Sehingga, keberadaannya tidak lepas dari kehidupan masyarakat Indonesia sehari-harinya. Maka dari itu, SCMA giat menyediakan tayangan, program, konten, serta layanan di segmen media.

Media yang ditawarkan tentunya bermakna sehingga mampu memperkaya hidup audiensi Indonesia. Perusahaan ini memiliki Surya Citra Televisi atau SCTV, Indosiar Visual Mandiri atau INDOSIAR sebagai media saluran TV nasional terbesar di Indonesia. Dalam hal ini, perusahaan selalu mengasah kreativitasnya dalam menghadirkan tayangan yang menghibur dan informatif.

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) ini juga memperluas pelayanannya dengan pembuatan konten berkualitas, manajemen artis, jasa periklanan, dan manajemen fasilitas siaran dan produksi film yang saling berhubungan. Hal ini dilakukan untuk memberikan pengalaman hiburan serta tayangan terbaik kepada masyarakat sekaligus memajukan industri media lokal.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

surya citra

Sejarah dari Surya Citra Media

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mulai mencetak sejarahnya pada tanggal 29 Januari 1999 dengan awal berdirinya. Mulanya, perusahaan ini bernama PT Cipta Aneka Selaras yang bergerak di bidang usaha termasuk layanan multimedia, komunikasi dan hiburan khususnya di bidang pertelevisian.

Di tahun 2001, perusahaan mengubah namanya menjadi PT Surya Citra Media. Setahun kemudian, saham PT Surya Citra Televisi diambil alih dengan saham kepemilikan sebesar 99,99%. Tepatnya pada tanggal 16 Juli 2002, PT Surya Citra Media mencatat saham perdananya secara resmi di Bursa Efek Indonesia.

Adapun kepemilikan sahamnya menjadi milik PT Abhimata dan PT Mitrasari dengan masing-masing sebesar 40% dan sisanya dimiliki publik. Pada tahun 2010, PT Surya Citra Pesona mulai terjun menyiarkan saluran televisinya di wilayah Gorontalo. Tiga tahun kemudian, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) gabung dengan PT Indosiar Karya Mandiri Tbk.

Masih di tahun yang sama, bersama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau perusahaan induk, perusahaan menandatangani Akta Jual Beli serta Pengalihan Hak atas Saham 51% yang telah ditempatkan serta disetorkan dalam PT Screenplay Produksi secara penuh. Setahun kemudian, perusahaan sub holding di bidang konten didirikan dengan nama PT Indonesia Entertainment Grup.

Perusahaan sub holding ini memiliki sejumlah anak perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan dan pemasaran konten, rumah produksi, serta infrastruktur. Di tanggal 23 Januari 2017, melalui entitas anak, PT Indonesia Entertainmen Grup melakukan kegiatan akuisisi saham dari PT Sinemart Indonesia sebesar 80%.

Dua tahun berikutnya, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mengakuisisi saham sebesar 99% dari PT Vidio Dot Com, saham sebesar 50% plus 1 saham dari PT Kapanlagi Dot Com serta saham 99% dari PT Binary Ventura Indonesia. Saham sebesar 51% dari PT Mediatama Televisi (Parabola) dimilikinya pada tahun 2019.

Hingga tahun 2022, perusahaan memiliki 14 anak perusahaan yakni PT Indonesia Entertainmen Grup (IEG), PT Surya Citra Televisi (SCTV), PT Vidio Dot Com (Vidio), PT Indosiar Visual Mandiri (Indosiar), PT Kapanlagi Dot Com Networks (KLY), Whisper Media Pte. Ltd, PT Benson Media Kreasi (Samara Live), PT Mediatama Televisi (Nex Parabola) dan PT Screenplay Produksi.

Anak perusahaan lainnya yaitu PT Binary Ventura Indonesia, PT Whisper Media, PT Surya Trioptima Multikreasi (Stream Entertainment), PT Surya Media Citra Prima dan PT Surya Citra Pesona. Namun, PT Surya Media Citra Prima dan PT Surya Citra Pesona masih belum beroperasi pada tahun tersebut. PT Bangka Television ialah mantan anak usaha SCMA yang telah ditutup pada tahun 2020.

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) ialah perusahaan media yang memiliki 2 saluran televisi terkenal di Indonesia. Dengan berbagai konten hiburan yang menarik dan informatif, perusahaan ini menjadi salah satu yang terdepan di dunia entertainment Indonesia. Tidak heran jika namanya sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 12, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Media Nusantara Citra
Emiten Syariah

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Kenali Profil dan Sejarah

by Minsya September 11, 2023
written by Minsya 3 minutes read

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) atau disebut sebagai MNC ialah sebuah perusahaan yang berfokus pada bidang media. Berpusat di Jakarta, perusahaan media terbesar di Asia Tenggara ini menyediakan konten siaran televisi berkualitas dengan hiburan keluarga yang inspiratif. Untuk mengetahui sejarahnya lebih dalam, simak penjelasan di bawah ini.

Profil Perusahaan Media Nusantara Citra

Seperti yang diketahui bahwa PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menawarkan berbagai konten multimedia inovatif. Selain itu, perusahaan ini juga menyediakan sumber informasi sehingga menjadi sumber berita yang paling terpercaya di Indonesia. MNCN telah menjalankan 4 dari 11 stasiun free to air atau FTA TV.

Perusahaan juga memiliki bisnis inti dalam memproduksi sekaligus mendistribusikan konten-konten TV. Adapun 4 stasiun TV FTA yang dimilikinya yakni MNCTV, RCTI, GlobalTV serta iNewsTV. Dengan tambahan 22 saluran, MNCN menyiarkan MNC Channels di TV berlangganan

MNCN juga memiliki media cetak, radio, talent management serta perusahaan produksi TV. Hal ini mencakup kegiatan usaha yang mendukung secara penuh pada bisnis utamanya. Sesuai Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan bisnisnya yakni perdagangan umum, investasi, perindustrian, agrikultur, jasa, percetakan, pengangkutan, multimedia melalui perangkat satelit dan perangkat lainya.

Melalui MNC Learning Center sebagai lembaga penguji kompetensi wartawan, MNCN telah memiliki penguji yang sudah tersertifikasi agar mampu melakukan kegiatan Uji Kompetensi Jurnalis Mura, Madya dan Utama secara mandiri. Perlu diketahui bahwa Dewan Pers lah yang menunjuk MNCN sebagai lembaga pengujinya.

Disamping itu, MNC Learning Center juga telah mempersiapkan pada penguji serta trainer dengan pengadaan Training for Trainer serta Training News Academy bagi reporter, cameraman serta visual editor. Kurikulum News juga dikembangkan sesuai kompetensi yang disyaratkan IJTI atau Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Media Nusantara Citra
https://mnc.co.id/en

Sejarah dari Media Nusantara Citra

Didirikan pada 17 Juni 1997, perusahaan ini mengawali sejarahnya dengan nama PT Panca Andika Mandiri yang dimiliki Sutjiati, Chairil Amri, M. Tahir serta Yenny Kandou. Pada tanggal 17 Oktober 2001, saham sebesar 99% dari pemilik lama diambil alih oleh PT Bimantara Citra Tbk.

PT Panca akhirnya memiliki saham pada 2 perusahaan afiliasi yaitu PT Global Informasi Bermutu dan PT Citra International Finance and Investment Corporation. Nama perusahaan akhirnya diubah menjadi PT Media Nusantara Citra pada 12 September 2002. Mulai tahun 2003 hingga 2004, kepemilikan RCTI, Trijaya FM, Radio Dangdut TPI, ARH Global Studio dan TPI diambil alih.

Pengambilalihan RCTI yaitu dari induknya, Bimantara serta PT Bukit Cahaya Makmur. Sementara itu, TPI dari PT berkah Karya Bersama di tahun 2006. Perlu diketahui bahwa kegiatan akuisisi pada beberapa perusahaan tersebut dilakukan untuk memperluas segmen bisnis di bidang media.

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memperluas kegiatan usahanya di bidang media cetak dengan Koran Seputar Indonesia atau Koran Sindo, Realita, Majalah Trust atau Sindo Weekly, tabloid Genie, dan Mom and Kiddie. Hal ini juga dilakukan dengan pembuatan situs berita Okezone.com.

Aplikasi mobile FTA dikembangkan diikuti dengan pengunggahan konten berformat pendek di YouTube. Hal ini dilakukan untuk memperluas konten digitalnya agar lebih terjangkau bagi masyarakat. Adapun 3 portal yang bergerak pada konten umum serta berita milik MNCN yakni Okezone, Sindonews dan iNews.id.

Perusahaan akhirnya mencatat saham perdananya di BEI atau Bursa Efek Indonesia pada 22 Juni 2007. Kini, mayoritas sahamnya dikuasai oleh Global Mediacom yang awalnya bernama Bimantara Citra. Adapun porsi sahamnya yakni kurang lebih 65,12% serta 34,9% untuk masyarakat sekitar.

Saham MNCN dinilai likuid serta memiliki tren peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahunnya. Dengan bisnis utama berupa media, sumber pendapatan terbesar perseroan ini berasal dari 4 media televisi nasional. Keempat jaringannya menawarkan berbagai acara menarik, seperti film box office, acara olahraga, reality show, acara music, berita dan infotainment.

 PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) ialah perusahaan media multinasional yang terkenal di Indonesia. Perusahaan ini menawarkan berbagai jenis program hiburan menarik mulai dari TV, radio, film acara olahraga, acara musik dan masih banyak lagi. Tidak heran jika nama salurannya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

September 11, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
MNC Land
Emiten Syariah

PT MNC Land Tbk (KPIG) Inilah Profil dan Sejarahnya

by Minsya August 30, 2023
written by Minsya 3 minutes read

PT MNC Land Tbk (KPIG) ialah perusahaan yang bergerak di bidang pengambangan serta manajemen resor serta hotel melalui 4 segmen bisnis. Perusahaan ini memiliki sejumlah resor yang terbesar di Bali dan Jawa Barat. Untuk mengetahui informasi mengenai profil dan sejarahnya, simak penjelasan di bawah ini.

Profil Perusahaan MNC Land

PT MNC Land Tbk (KPIG) menjalankan kegiatan usahanya di bidang pengembangan serta pengelolaan properti komersial serta residensial di Indonesia. Baik secara langsung maupun tidak langsung, kegiatan tersebut dilakukan melalui anak-anak perusahaannya. Kini, perusahaan telah menjadi perusahaan induk dengan sejumlah anak perusahaan.

Anak perusahaannya melakukan kegiatan usaha pengembangan properti, pengelolaan properti, layanan teknis, penyedia outsourcing, kebersihan, keamanan dan masih banyak lagi. Sebagai bagian dari MNC Group, KPIG terus melakukan perkembangan dengan fokus pada proyek-proyek unggulannya yakni MNC Ball Resort, KEK MNC Lido City dan proyek bergengsi lainnya.

Berlokasi di Lido, Bogor, Jawa Barat, KEK MNC Lido City ialah sebuah integrated tourism destination kelas dunia yang telah disetujui oleh pemerintah sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata berstandar internasional. KEK ini ialah kawasan hunian, hiburan, komersial dan gaya hidup dengan luas 3.000 hektar.

Di bidang hospitality, PT MNC Land Tbk (KPIG) memiliki Park Hyatt Jakarta sebagai satu-satunya dan pertama yang ada di Indonesia dan berbagai gedung lain yang tersebar di Jakarta, Bali dan Surabaya. MNC Bali Resort yang dimilikinya yaitu villa eksklusif, hotel Bintang 6, lapangan golf berstandar internasional dan fasilitas premium unggulan lainnya.

Baca Juga : PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Profil dan Sejarahnya

MNC Land
https://mncland.com/themes/demo/assets/images/img/Bali%20Resort/MNCPark-Desktop.jpg

Sejarah Perusahaan MNC Land

PT MNC Land Tbk (KPIG) mulai membuka lembaran sejarahnya pada tahun 11 Juni 1990. Sejah tahun 2007, perusahaan telah aktif melakukan kegiatan ekspansi melalui berbagai akuisisi serta investasi kepemilikan saham. Hingga kini, perusahaan telah menaungi sejumlah anak perusahaan.

Pada awal berdirinya, perusahaan berdiri dengan nama PT Kridaperdana Indahgraha. Setahun kemudian, sahamnya secara resmi dicatat di Bursa Efek Jakarta atau Bursa Efek Indonesia. Perubahan nama dilakukan menjadi PT Global Land Development Tbk dengan mengakuisisi 99,99% saham dari PT Swarna Citra Sentosa.

Di tanggal 25 Februari 2000, PT MNC Land Tbk (KPIG) menerima pernyataan secara efektif dari Bapepam-LK untuk IPO kepada public sebesar 30.000.000 dengan nilai saham dan harga penawaran sebesar Rp 500 per saham. Hal ini disertai dengan 24.000.000 waran Seri I. jal ini dicatat di BEI pada tanggal 30 Maret 2000.

Kepemilikan saham di PT Plaza Indonesia Realty Tbk juga diperbesar hingga menjadi 24,56 pada tahun 2009. Setahun kemudian, 87,79% saham dari PT Investasi Hasil Sejahtera dan 99,69% saham dari PT Global Jasa Sejahtera diambil alih oleh KPIG. Di tahun yang sama, seluruh kepemilikan saham di GLD Investment Pte Ltd Singapore dilepas.

Di tahun 2011, PT Usaha Gedung Bimantara merubah namanya menjadi PT GLD Property dengan mulai dibangunnya MNC Financial Center, gedung perkantoran Gedung Sindo, MNC News Center, serta Studio G3TV. Setahun kemudian, PT Global Land Development Tbk juga merubah namanya menjadi PT MNC LAND diikuti dengan pembelian aset Gedung CNI.

Hingga kini, perusahaan tengah meraih visi jangka panjang dalam pengembangan properti kelas dunia dengan konsep kawasan resor terpadu. Hal ini terbukti dengan pengembangan Lido Lakes Resort yang berada di Lido, Jawa Barat telah direalisasikan. Selain itu, perusahaan juga berhasil mewujudkan Nirwana Bali Resort dan Integrated Eco Tourism Resort.

Setelah giat melakukan berbagai kegiatan perluasan, PT MNC Land Tbk (KPIG) sukses memenuhi sejumlah entitas yakni PT Investasi Karya Gemilang, PT Investasi Hasil Sejahtera, PT Swarna Citra Sentosa, PT Global Jasa Sejahtera, PT GLD Property, PT Bali Nirwana Resort, PT Nusadua Graha International, PT Aston Inti Makmur dan PT Plaza Indonesia Realty.

Demikian informasi mengenai PT MNC Land Tbk (KPIG) yang menarik dipelajari. Dapat diketahui bahwa perusahaan ini telah melakukan berbagai kegiatan akuisisi, investasi dan perluasan lini bisnis yang semakin berkembang. Tidak lupa juga dengan produk dan layanannya yang berkualitas dan berstandar internasional sehingga berhasil menjadi perusahaan terkenal yang ada di Indonesia.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 30, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Mitra Adiperkasa
Emiten Syariah

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Profil dan Sejarahnya

by Minsya August 15, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Mitra Adiperkasa atau MAP ialah sebuah perusahaan ritel terkemuka untuk beberapa merk seperti olahraga, anak-anak serta gaya hidup. Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan ini memiliki sekitar 3.701 titik penjualan yang tersebar di Indonesia, Vietnam, Thailand dan Filipina. Dibalik kesuksesannya, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menyimpan sejarah menarik sebagai berikut.

Profil dari PT Mitra Adiperkasa Tbk

Sebagai perusahaan ritel dengan beberapa merk dagang terkenal di Indonesia, Mitra Adiperkasa atau MAP memiliki sebanyak 1395 gerai yang tersebar sekitar 50 kota di Indonesia. Perusahaan ini terdiri dari Department Store, Active, Supermarket, Lifestyle, Food and Beverage, dan Fashion. Hal ini termasuk pengembangan properti, holding investasi, penjualan kerajinan tangan dan operasi toko buku.

Adapun beberapa merk dagang makanan dan minuman yang berada dibawah naungan yakni Starbucks, Spice Garden, Burger King Cold Stone, Creamery, Domino’s Pizza, Chatterbox Café, Courtyard, Pizza Marzano. Untuk department store, perusahaan ini memiliki Debenhams, Sogo, Seibu dan Lotus.

Di bidang kids atau anak-anak, Mitra Adiperkasa atau MAP memiliki Barbie, Osh Kosh B’Gosh dan Kidz Station. Merk dagang fashion nya menaungi Calvin Klein, Giorgio Armani, Emporio Armani dan masih banyak lagi. Beberapa merk dagang sport yang dimilikinya yaitu Planet Station, Planet Sports, Adidas dan merk lainnya. Dari kesuksesannya, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) berhasil meraih beberapa penghargaan.

Beberapa penghargaannya yaitu masuk ke dalam ranking ke-23 dari daftar Indonesia’s Top 40 Companies A-List di majalah Forbes Indonesia tahun 2011, Top 20 Companies dari Indonesia’s Most Admired Companies pada tahun 2011, nominasi Top 20 Indonesia Stock Exchange’s Best Capital Award Companies pada tahun 2011, dan masih banyak lagi.

Baca Juga : PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) Profil dan Sejarah

Mitra Adiperkasa
https://www.map.co.id/id/

Sejarah dari PT Mitra Adiperkasa Tbk

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mulai membuka sejarahnya pada tahun 1995 dengan berbisnis di bidang distribusi olahraga. Kemudian, perusahaan melebarkan sayapnya di bidang produk mode serta gaya hidup. Perusahaan yang berekspansi ke bisnis perdagangan mainan anak-anak pada tahun 1997.

Di tahun 2002, Mitra Adiperkasa atau MAP mulai beroperasi di sektor makanan dan minuman dengan membuka gerai Starbucks Coffee. Perusahaan juga mulai menjalankan kegiatan bisnis garmennya di Gunung Putri, Bogor. Bisnis department store dirintis oleh perusahaan pada tahun 2003 dengan mengakuisisi PT Panen Lestari Internusa yang mengelola Sogo.

Mitra Adiperkasa (MAP) resmi melantai Bursa Efek Indonesia di tahun 2004. 10 tahun kemudian, perusahaan menjalin kerja sama dengan Everstone Capital untuk menjalankan gerai Domino’s Pizza serta Burger King. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kegiatan bisnisnya di bidang makanan dan minuman.

Tidak sampai situ, perusahaan menjalin kemitraan bersama CVC Capital Partners sebagai divisi Active. Perusahaan menghadirkan MAPEMALL.com, MAP (Mitra Adiperkasa) Retail School serta MAP Club di tahun 2016. Industri juga membuka gerai Zara pertamanya di Ho Chi Minh City, Vietnam. Di tahun yang sama, MAP (Mitra Adiperkasa) menjalin kemitraan strategisnya dengan General Atlantic untuk bisnis makanan dan minuman.

Setahun kemudian, MAP Boga Adiperkasa akhirnya resmi melantai Bursa Efek Indonesia. Anak perusahan ini turut membuka gerai Zara di Hanoi dan Massimo Dutti, Pull&Bear, serta Stradivarius di Ho Chi Minh City. Di tahun 2008, MAP Aktif Adiperkasa melantai BEI dan meluncurkan toko online yaitu Planetsports.asia dan Kidzstation.asia.

Digimap diluncurkan sebagai peritel premium dari produk Apple Inc pada tahun 2019. Hal ini dilakukan bersamaan dengan gerai Starbucks Dewata, gerai daring Zara.com.vn serta Zara.com/id. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) melakukan kegiatan ekspansi di Filipina pada tahun 2020.

Melalui anak perusahaannya yaitu PT MAP Zona Adiperkasa, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) membuka gerai Digiplus pada tanggal 9 Mei 2021 sebagai penjualan perangkat elektronik dari berbagai merk berkualitas tinggi, seperti laptop, speakers, aksesoris, smartphone, dan perangkat elektronik pintar lainnya.

Hingga tahun 2020, MAP memiliki kurang lebih 2.600 gerai ritel yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan 150 brand. Dengan brand yang beragam, seperti Sephora yang menyediakan bervariasi produk kosmetik, aksesoris, peralatan perawatan dan kecantikan serta wewangian.

Itulah ulasan mengenai profil dan sejarah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang perlu diketahui. Perusahaan ritel ini menyediakan berbagai merk dagang terkenal dan terkemuka yang ada di Indonesia mulai dari fashion, makanan dan minuman, active, olahraga, gaya hidup dan kosmetik.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 15, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Ramayana Lestari Sentosa
Emiten Syariah

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) Profil dan Sejarah

by Minsya August 14, 2023
written by Minsya 3 minutes read

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) ialah perusahaan yang beroperasi di bidang toko swalayan. Dirintis oleh sepasang suami istri bernama Paulus Tumewu serta Tan Lee Chuan, perusahaan terkenal ini berdiri pada tahun 1978 di Indonesia. Berbagai upaya dilakukan hingga berhasil mencapai kesuksesannya sebagai berikut.

Profil Ramayana Lestari Sentosa

Selama 40 tahun, Ramayana Lestari Sentosa beroperasi di bidang pakaian, makanan serta berbagai kebutuhan rumah tangga untuk tiga generasi konsumen di Indonesia. Sebagai salah satu bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia, Ramayana Lestari Sentosa memiliki sekitar 100 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) pertama berdiri di tengah pusat kota Serang dengan lokasi strategis. Lokasinya cukup mudah diakses oleh kendaraan pribadi serta angkutan umum. Selain itu, wilayahnya terkenal dengan berbagai destinasi wisata yang ramai akan para wisatawan.

Ramayana Lestari Sentosa juga menyediakan tenant yang cukup lengkap, seperti Pizza Hut, KFC, hiburan café café dan billiard. Tidak hanya fasilitas hiburan, Ramayana Lestari Sentosa juga menyediakan berbagai stand makanan ringan serta kuliner khas daerah di Indonesia. Dengan begitu, konsumen juga dapat menikmati makanan atau wahana setelah berbelanja.

Sebagai strategi marketing atau pemasaran, Ramayana Lestari Sentosa menggunakan jasa figure yang terkenal dan sering tampil di TV yaitu Raffi Ahmad. Wajah segarnya membantu membangun reputasi ceria Ramayana khususnya bagi pemuda yang baru saja masuk sekolah dengan menghadirkan event Back to School. Sehingga, popularitas merknya meraih seantero nusantara.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Ramayana Lestari Sentosa
https://id.linkedin.com/company/pt.-ramayana-lestari-sentosa-tbk

Sejarah Ramayana Lestari Sentosa

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mulai membuka sejarahnya pada tanggal 14 Desember 1983. Dua tahun berikutnya, Ramayana menghadirkan berbagai produk sepatu, aksesoris dan tas. Di waktu yang sama, Department Store ini membuka toko pertamanya di luar Jakarta yakni Bandung dengan memperkenalkan berbagai produk yang tidak hanya pakaian.

Pada tahun 1989, Ramayana berubah menjadi jaringan ritel yang memiliki 13 gerai serta telah mempekerjakan 2.500 pekerja dengan produk yang lebih luas. Produknya meliputi kebutuhan rumah rangga, alat tulis serta mainan anak-anak. Sejak saat itu, Ramayana Lestari Sentosa sudah mulai dikenal banyak orang.

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, kegiatan utamanya yakni perdagangan umum barang-barang mencakup pakaian, sepatu, tas, kosmetik dan produk keseharian lainnya yang tersedia di gerai serba ada miliki perusahaan. Berbagai inovasi telah dilakukan dengan mengembangkan konsep belanja satu atap.

Dengan berbagai konsepnya, perusahaan ini semakin tumbuh hingga berhasil menjadi jaringan ritel terbesar di Indonesia. Kegiatan operasional 2 gerainya diberhentikan dan membuka 11 gerai baru di tahun 2007. Sebanyak 95 gerai dioperasikan dengan nama Ramayana, Robinson, Cahaya dan Orangemart.

Kini, perusahaan telah menjalankan sejumlah gerainya di 42 kota di Indonesia dengan mempekerjakan sekitar 17.687 pegawai yang berdedikasi tinggi pada perusahaan. Terlebih lagi, perusahaan telah mengoperasikan toko pertamanya di Papua. Hal ini sebagai salah satu upaya dalam memanjakan para konsumen dengan produk berkualitas tinggi dan harga terjangkau.

Pada tahun 2015, industri merencanakan cara menghadapi perekonomian yang tidak stabil di tingkat domestic serta global. Sebab, konsumen tengah menghadapi berbagai masalah inflasi, pengangguran dan lainnya. Selera masyarakat pun juga berubah-ubah dan tidak dapat ditebak sehingga Ramayana perlu melakukan berbagai upaya menghadapinya.

Dalam hal ini, perusahaan selalu melakukan ekspansi, promosi serta upaya meraih pangsa pasar untuk menarik perhatian pembeli. Pada tahun 2014, pengelolaan keuangannya tidak berhasil karena jumlah pengunjung serta penjualan mengalami kenaikan yang tidak dapat mengganti biaya pengeluaran.

Dengan begitu, keputusan yang dibuat tidak membuahkan hasil dan perencanaan pembukaan toko ditunda. Di tahun yang sama, hanya satu gerai yang baru saja dibuka yaitu di kota Malang. Bisa dibilang bahwa sepanjang tahun ini, Ramayana Lestari Sentosa menghadapi konflik musiman. Dalam hal ini, perusahaan mengupayakan yang terbaik dalam mengatasi faktor-faktor negative meski target gagal dicapai.

Itulah penjelasan mengenai PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) dan sejarahnya yang menarik diketahui. Dapat disimpulkan bahwa department store ini menjalankan kegiatan bisnisnya di bidang pakaian, aksesoris, tas dan kebutuhan rumah tangga lainnya dalam satu atap. Ramayana Lestari Sentosa juga terus melakukan strategi marketing dan upaya lainnya dalam menghadapi tantangan bisnis.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 14, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Matahari Department Store
Emiten Syariah

PT Matahari Department Store Tbk (LPFF) Profil dan Sejarahnya

by Minsya August 11, 2023
written by Minsya 4 minutes read

PT Matahari Department Store Tbk (LPFF) atau biasa dikenal dengan sebutan Matahari ialah platform ritel belanja terbesar yang ada di Indonesia. Dengan 155 gerai yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, perusahaan ini juga menyediakan layanan secara online melalui laman resmi. Dibalik kesuksesannya, Matahari menyimpan jejak sejarah yang menarik diketahui sebagai berikut.

Profil Matahari Department Store

Matahari Department Store ialah anak perusahaan dari Lippo Group yang dikenal dengan bisnis retailnya.  Dengan perjalanan usaha selama 60 tahun, Matahari selalu menyediakan berbagai macam fashion dengan tren popular pada kategori pakaian, produk kecantikan dan barang kebutuhan rumah tangga. Produk-produknya juga ditawarkan melalui gerai modern online.

Perusahaan ini mendukung perekonomian Indonesia dengan mempekerjakan sekitar 40.000 pegawai serta bekerja sama dengan mitra lebih dari 850 pemasok lokal maupun internasional. Kini, Matahari memiliki banyak pesaing dengan konsep yang lebih modern dengan banyaknya mall serta department store dari luar negeri.

Dalam hal ini, Matahari selalu mempertahankan produk-produk lokalnya demi kelangsungan sumber daya manusia dalam negri. Matahari berusaha memenuhi kebutuhan serta keinginan pasar. Maka dari itu, Matahari mengupayakan atmosfer yang nyaman agar pelanggan tertarik belanja di PT Matahari Department Store Tbk (LPFF) dalam jangka waktu yang panjang.

Matahari Department Store menerapkan istilah “World” untuk membagi wilayah produk yang dipasarkan sesuai dengan barang dan merek. Misalnya, kelompok pakaian pria dengan merk-merknya. Pembagian kategori inilah yang menerapkan konsep design Family Tree, seperti Ladies World, Shoes World, Men’s World, Youth World dan Children World.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Matahari Department Store
https://www.matahari.com/corporate/newsandevent/index/view/matahari-independence-day

Sejarah Matahari Department Store

PT Matahari Department Store Tbk (LPFF) mulai mencetak sejarahnya di tahun 1958 sebagai toko Matahari di Pasar Baru, Jakarta yang didirikan oleh Bapak hari Darmawan. Beliau terkenal akan reputasi dan pengamalannya di pasar domestik maupun internasional. Sehingga, dihormati dalam industri ritel.

Setelah 12 tahun, PT Matahari Putra Prima menunjukkan eksistensinya sebagai suatu perusahan jaringan toko serba ada dengan 11 toko yang tersebar di Jakarta, Bogor serta Bandung. Hanya kurun waktu 8 tahun, Matahari berhasil menambah 33 tojo di 16 kita di seluruh Indonesia.

Dengan menambah banyak gerai yang tersebar, Matahari dapat menyesuaikan pertumbuhan ekonomi di Indonesia hingga menjadi perusahaan ritel No. 1 di Indonesia. Kemudian, matahari dikenal sebagai pelopor toko serba ada di Indonesia yang menjual berbagai produk dalam satu atap sekaligus khususnya produk fashion.

Dalam perkembangannya, PT Matahari Department Store Tbk (LPFF) mulai meniru operasional ritel di berbagai negara asing yang maju, seperti penggunaan customer service dan QRIS. Dalam upaya menyatukan gerai-gerai Matahari, Matahari Putra Prima didirikan pada 11 Maret 1986.

Dalam mengantisipasi tumbuhnya kelas menengah, Hari Darmawan menambah gerai hingga 1.000 yang tersebar di Indonesia. Di era 199-1n, Matahari dilengkapi dengan berbagai tempat hiburan, seperti Timezone, supermarket, AlfaZOna, M-Studio, M-Media dan home Centre, Galeria, Mega M, Hypermarket dan Super Bazaar.

Bekerja sama dengan peritel asing, Matahari membuka gerai PT Matahari tata griya Pesona dan Marks & Spencer pada tahun 1994 dan 1996. Hasil yang diperoleh cukup baik sehingga Matahari memiliki 27.000 karyawan dengan total penjualan 2 miliar. MAtahari akhirnya tercatat memiliki 84 gerai di 30 kota pada Januari 1997.

Kilas Balik Matahari Department Store

2022

  • Matahari meluncurkan identitas dan citra barunya sebagai ‘House of Specialists’. Untuk mewujudkan konsep tersebut, Matahari fokus kepada empat hal utama: Produk, Harga, Pengalaman Pelanggan dan Sumber Daya Manusia. Hal tersebut meliputi penawaran produk berkualitas yang terbaru, harga produk yang kompetitif, konsep gerai yang lebih menarik untuk meningkatkan pengalaman berbelanja pelanggan, dan kemampuan sumber daya manusia dan partner bisnis Matahari yang semakin meningkat.
  • Membuka 10 gerai baru di Jakarta, Tangerang, Yogyakarta, Gresik, Mojokerto, Makassar, Manado, Kendari, dan Bontang.
  • Meluncurkan gerai resmi Matahari di Tokopedia dan Lazada.
  • Meluncurkan Nevada Sport Junior.
  • Meluncurkan proyek Renovasi Perpustakaan untuk 10 perpustakaan sekolah di 10 wilayah, sebagai salah satu fokus Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (LST) Perseroan.

2021

  • Menetapkan rencana lima tahun ‘Sunrise’.
  • Meluncurkan brand Nevada Sport dan Baby Shop-in-Shop.
  • Auric Group menjadi pengendali Perseroan.
  • Kebijakan dividen yang diperbarui dengan arah yang jelas dari rasio pembayaran minimum 50%.

2020

  • Auric Capital, secara tidak langsung melalui Greater Universal Ltd menjadi pemegang saham.
  • Meluncurkan strapline baru “Pay Less, Feel Good”.
  • Meluncurkan Matahari.com yang baru, social commerce Shop & Talk dan toko-toko resmi di marketplace, seperti Shopee
  • Memperkenalkan kampanye Black Friday yang pertama.

2019

  • Membagikan dividen tunai sebesar Rp 933.600.000.000, atau 85% dari laba bersih.


2018

  • Memulai penggunaan tas belanja berbahan dasar singkong.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 11, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Emiten Syariah

Laba Bersih Saham ISSP Tumbuh 6,8% di Semester 1 2023!

by Minsya August 10, 2023
written by Minsya 5 minutes read

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (Kode saham ISSP) menjadi buah bibir para value investor semenjak merilis laporan keuangan Q2 2021 kemarin. Laba Saham ISSP naik hingga 6,8% dari periode sebelumnya.

Dalam perjalannya yang yang kini telah meggenapi 5 dekade Saham ISSP ini kembali berhasil mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik, selama semester 1 tahun ini mencatatkan perbaikan signifikan ketimbang pada semester 1 2022. Faktor utama penyebabnya diantaranya harga besi & baja tetap stabil. Hal ini cukup menarik karena Saham ISSP yang bermain di industry yang terdampak pandemi tapi kenapa justru mampu membukukan kinerja yang moncer dan laba yang meroket.

Bisnis Saham ISSP Berkembang di Semester I 2023

Sebagai informasi perusahaan menyiapkan alokasi belanja modal atau capex (capital expenditure) sebesar Rp 200 miliar- Rp 250 miliyar. Sekitar 60%  dari dana capex tahun ini  bakal digunakan untuk pembangunan pabrik ke 7  sedangkan sisanya sebagai maintenance capex.

Sehingga pada semester 1 2023 ISSP Perseroan berhasil mengembangkan bisnis secara signifikan.

Hingga semester 1 2023 saat ini tengah menangani beberapa proyek diantaranya yakni duplikasi Jembatan Pulau Balang Bentak Pendek (IKN), MMP Nickel Smelter Project Kaltim (program hilirisasi) Garbarata Dermaga VIP Bakauheni, Bendungan Way Sekampung Project Noefefan Bridge ke Oenuno Timor Leste dan lainnya.

Ditambah Saham ISSP semester 1 2023 ini menargetkan bisa memproduksi sebanyak 500.000 ton per tahun seiring dengan potensi permintaan pasar yang akan datang. Untuk mencapai peningkatan produksi tersebut perseroan melakukan ekspansi mesin stainless steel berdiameter besar yang baru menunjukkan hasil sangat baik. 

Nah, barangkali dari teman teman belum membaca informasi penting seputar informasi Perusahaan ini . Berikut akan kita ulas serta analisis perusahaan dari segi fundamental. Baca sampai akhir ya.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Profil Singkat Saham ISSP

ISSP didirikan pada tahun 1971 di Surabaya sebagai produsen pipa baja. Semenjak itu, ISSP terus bertumbuh menjadi perusahaan dengan kapasitas produksi terbesar di Indonesia dan berpengalaman dalam memproduksi berbagai macam pipa baja/tabung & berbagai produk terkait lainnya.

Pada 22 Februari 2013, ISSP resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam penawaran umum (IPO) tersebut, ISSP meraih dana segar sebsar Rp735,07 miliar untuk pengembangan usaha.

Saat ini pemegang saham mayoritas ISSP adalah PT Chakra Bakti Para Putra sebanyak 55,94%, Pemberton Asian Opportunities Fund sebanyak 6,68% dan sisanya pemegang saham publik sebanyak 37,38%.

Selain itu, ISSP mempunyai 3 entitas anak dan perusahaan asosiasi, yaitu PT SPINDO Engineering Industry, PT Sanko Steel Indonesia dan PT Poses.

Model Bisnis

ISSP sebagai produsen pipa baja perlu memasok bahan baku berupa baja karbon dan gulungan stainless dari pemasok luar negeri dan dalam negeri. Jaringan pemasok yang dimilki oleh ISSP pun cukup luas sehingga tidak mempunyai ketergantungan oleh perusahaan tertentu. Ini memberikan keleluasaan ISSP dalam menentukan pemasok mana yang memberikan harga yang menarik.

Dari sisi kinerja operasional sendiri ISSP sendiri ini masih menorehkan catatan operasional yang sedikit menurun  yang di support oleh segmen bisnis nya.

saham issp

ISSP mencatat penurunan pendapatan domestic dan pendapatan ekspor. Pada q2 23 jumlah pendapatan domestic sendiri tercatat hanya menurun – 1 %. Yaitu pada quartal ini sejumlah 2,958,480 dan pada q2 22 sejumlah 2,99,300.

Kemudian dari sisi pendapatan ekspor perseroan juga terjadi penurunan yang cukup dalam. penurunan penjualan ini dikarenakan adanya penjualan luar biasa pada Maret 2022 yang mencapai Rp 1 triliun dalam satu bulan. Melonjaknya penjualan tahun lalu karena antisipasi meningkatnya Pajak Pertambahan Nilai alias value added tax (VAT).

Hasil produksi pipa ISSP juga digunakan dalam berbagai industry seperti industri infrastruktur, otomotif, minyak dan gas, pipa air minum, dan lain sebagainya. Selain itu, ISSP juga menyediakan jasa layanan pelapisan (coating dan protection) internal dan eksternal.

Kemudian dari total keseluruhan pendapatan segmen PTPP ini sendiri menurun sebesar -2% namun menurut sumber informasi website Perusahaan, ISSP mempunyai target untuk mencapai produksi 500.000 ton per tahun dalam dua  atau tiga tahun ke depan, mengingat Indonesia saat ini adalah eksportir stainless steel terbesar. Ekspansi mesin stainless steel berdiameter besar anyar milik ISSP menunjukkan hasil yang sangat baik.

Laba Bersih Q2 Naik 6,8% ???

Untuk menjawab pertanyaan itu, mari kita bedah laporan keuangan Q2 2023 ISSP

Walaupun dari segi pendapatan ISSP 1H-23 ini sempat menurun sedikit yaitu sekitar 2 % dikarenakan penurunan ASP terkait penurunan harga baja global.


Namun dari sisi laba bersih ini bertumbuh cukup signifikan di semester 1 ini. SSP berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 203 miliar rupiah, atau meningkat 6.8% dibandingkan realisasi di semester pertama 2022. Yang dimana pertumbuhan laba bersih ini didorong olah stabilnya harga baja sehingga mampu menjaga minat beli konsumen di paruh pertama tahun ini. Secara volume penjualan, ISSP mencatatkan kenaikan sekitar 3%.

Kenaikan ini terutama ditunjang kenaikan permintaan dari sektor infrastruktur dan otomotif. Selain itu, kenaikan permintaan pipa migas dan stainless steel juga membantu peningkatan kinerja selama semester pertama lalu. 

Bagaimana Kinerja Rasio ISSP?

Dari sisi rasio keuangan ISSP juga menunjukan kinerja bisnis yang solid dan kondisi keuangan yang sehat . for your information ISSP juga kini sedang menyelesaikan PUB II tahap II dengan tenor 1 tahun yang memberikan bunga dan imbal hasil setara 7% per tahun.

Jika dibandingkan dengan SUN dengan tenor yang sama, maka Obligasi dan Sukuk yang ditawarkan memiliki spread 1%. Sehingga saat ini ISSP telah Mengurangi total utang, memperpanjang durasi dan pada saat yang sama melakukan penghematan biaya financial (Cost of Fund). 

ISSP berharap harga baja dapat terus bertumbuh di semester kedua ini. Beberapa katalis positifnya antara lain, pembangunan infrastruktur, pemulihan ekonomi pasca covid-19, realisasi pembangunan IKN dan juga industri terkait hilirisasi.

Untuk target Pertumbuhan sendiri ISSP masih mempertahankan target pertumbuhan sekitar 20% dari tahun sebelumnya.

Valuasi Relatif Yang Masih Murah

Harga saham ISSP Ketika dilihat di chart pada bulan januari sempat terjadi penurunan yang cukup dalam, namun didukung oleh performa Perusahaan yang baik dipertengahan januari sampai bulan agustus ini harga saham ISSP sedang mengalami fase uptrend dilihat dari major trend nya. Ditambah ISSP ini menawarkan valuasi yang cukup menarik. Dilihat dari rasio PER 5,13 X dan PBV 0,48.

Kesimpulan

Dari sisi liabilitas, Liabilitas ISSP saat ini menurun (terlihat dari DER yang semakin kecil) dengan tenor lebih panjang (terlihat dari meningkatnya currrent ratio, dengan bunga yang lebih kecil . sehingga jauh membantu cash flow dan profitabilitas di masa depan ditambah karakteristik industri adalah seasonalitas.

Bagaimana pendapat anda mengenai prospek ISSP? Apakah masih menarik untuk dibeli? Tetap lakukan analisa mendalam secara mandiri dan sesuaikan dengan strategi masing-masing.

Disclaimer on

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

Ramadhan, RSA, AWP Equity Research Analyst Syariah Saham

August 10, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Integra Indocabinet
Emiten Syariah

PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) Profil dan Sejarahnya

by Minsya August 9, 2023
written by Minsya 5 minutes read

PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) merupakan salah satu produsen furnitur terkemuka asal Indonesia. Perusahaan ini terus berkembang dan melebarkan usahanya dalam bidang furnitur, produk olahan kayu, hingga peralatan rumah tangga. Tidak hanya itu, perusahaan ini juga terus melambungkan namanya di pasar luar negeri (ekspor) dan dalam negeri (domestik).

Profil Singkat Integra Indocabinet Tbk

Integra Indocabinet Tbk atau yang biasa diebut Integra, adalah perusahaan yang fokus bergerak di bidang produksi dan pengolahan kayu terkemuka dan terbesar di Indonesia. Berdiri lebih dari tigapuluh tahun yang lalu, perusahaan ini memiliki komitmen untuk menjaga kualitas produk, terus menumbuhkan bisnis, dan menjagakeberlanjutan lingkungan.

Untuk menjaga keberlangsungan usaha, perusahaan ini berusaha melakukan operasional produksi dengan memegang beberapa prinsip penting, yaitu: menempatkan kepuasan pelanggan sebagai tujuan utama, mengoptimalkan produktivitas, serta membangun tim yang hebat dan efektif dengan rasa kekeluargaan yang tinggi.

Saat ini, tercatat bahwa Integra Indocabinet Tbk memiliki lebih dari 2.500 total karyawan. Unttuk mendukung proses produksi, perusahaan ini telah membangun fasilitas pabrik dengan uas sekitar 50 hektar dengan kapasitas produksi sebesar: 47.775 meter kubik produksi perabot dan 345.060 meter kubik produksi pelengkap bangunan.

Integra juga memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak di bidang yang berbeda-beda. Ada dua anak perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan, yaitu PT. Narkata Rimba dan PT. Belayan River Timber. Kemudian, ada anak perusahaan yang khusus bergerak di bidang perdagangan, yaitu PT. Integriya Dekorindo.

Sementara, anak perusahaan yang bergerak di bidang manfaktur ada beberapa, yaitu: PT. Integra Indocabinet, PT. Intertrend Utama, PT. Interkraft, serta PT. Intera Indonesia. Selain yang sudah disebutkan sebelumnya, terdapat pula perusahaan yang berada di bawah naungan Integra tapi tidak diluar anak perusahaan, yaitu PT. Woodone Integra Indonesia.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Integra Indocabinet
https://www.integragroup-indonesia.com/about-us/?lang=id

Dengan adanya beberapa anak perusahaan tersebut, perusahaan ini memiliki tujuan besar untuk menjadi pemain utama dalam industri kayu, yang tersebar dalam beberapa bidang tersebut. Lalu, dengan spesialis yang berbeda-beda, anak-anak perusahaan tersebut bisa membantu untuk memenuhi kapasitas produksi dari perusahaan ini.

Yang mana, Integra sendiri sejak awal berdirinya sudah merambah ke pasar ekspor. Perusahaan ini bahkan mengalokasikan lebih dari tiga perempat produksinya untuk pasar luar negeri. Sedangkan, sekitar satu perempat produknya masuk ek pasar domestik. Hal itu pula yang menjadikan perusahaan ini memiliki nama yang baik di pasar dunia.

Lebih lanjut, perusahaan ini mengusung visi utama menjadi produsen kayu terbaik dan terintegrasi, memanfaatkan bahan berkelanjutan yang aman untuk lingkungan. Untuk mendukung visi tersebut, perusahaan ini sudah melakukan banyak upaya termasuk membentuk manajemen terintegrasi dan komitmen tinggi terhadap kualitas produksi.

Menyadari bahwa kualitas operasional produksi tidak hanya berdampak pada kualitas produk saja, namun juga pada lingkungan, maka dilakukan beberapa upaya untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. Sehingga di masa depan pun, perusahaan ini tetap bisa berjalan karena menggunakan bahan baku utama yang berasal dari alam, yaitu kayu.

Sertifikasi yang Dimiliki Integra Indocabinet Tbk

Integra Indocabinet Tbk sebagai salah satu produsen yang memiliki integritas tinggi, sudah pasti mengantongi beberapa sertifikasi resmi terkait dengan operasional produksi. Dimana sertifikasi-sertifikasi tersebut sebagai upaya menjaga mutu proses produksi, keberlanjutan lingkungan, dan kualitas produk dari perusahaan ini sebelum sampai ke tangan konsumen.

Beberapa sertifikasi yang dimiliki oleh Integra antara lain: FSC, SVLK, ISO 9001, BSCI, SVAN, Indeks Higg, dan ISO 14001. Dimana dari semua sertifikasi tersebut dikeluarkan oleh pihak-pihak yang berwenang. Dengan begitu, menunjukan komitmen perusahaan ini untuk menjaga operasional produksi yang bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.

Sejarah Singkat Integra Indocabinet Tbk

Integra Indocabinet Tbk pertama kali muncul pada tahun 1989, dimana sejak awal berdirinya perusahaan ini sudah fokus pada produksi furnitur berbahan dasar kayu. Proses produksi terus berlanjut dan berkembang, yang awalnya hanya sebatas rak kayu dan plastik kemudian bertambah menjadi berbagai macam furnitur siap pakai hingga produk kayu lapis. 

Berlanjut di tahun 1998, Integra secara khusus membentuk PT. Intertrend Utama. Anak perusahaan di bidang manufaktur pertama yang berfokus pada produksi perabot luar ruangan (outdoor) atau taman, aksen, dan juga perlengkapan bangunan. Kemudian disusul dengan PT. Interkraft di tahun 2002, anak perusahaan yang fokus pada produksi perabot siap pakai.

Seiring dengan perkembangan produksi dan usaha dari perusahaan ini, untuk menunjang operasional kerja, dilakukan perluasan fasilitas pabrik. Dimana yang semula luas lahan pabrik hanya 2,2 hektar saja, bertambah menjadi 20 hektar. Dengan hal tersebut pula, perusahaan ini makin gencar mengembangkan usahanya dengan mulai menambah jenis produk olahan kayu.

Tahun 2008, Integra Indocabinet Tbk melakukan akuisisi terhadap dua perusahaan di bidang kehutanan, yaitu PT. Belayan River Timber dan PT. Narkata Rimba. Kedua perusahaan tersebut lah yang memegang pengolahan hutan, artinya dengan akuisisi ini maka bisa mendukung proses roduksi dari perusahaan ini.

Setelah itu, perusahaan ini kembali membentuk anak perusahaan baru dengan nama PT. Intera Indonesia. Bergerak di bidang manufaktur, anak perusahaan ini fokus pada produksi kayu lapis dan rotan. Setahun setelahnya, 2013, kembali berdiri anak perusahaan bernama PT. Integriya Dekorindo yang bergerak di bidang perdagangan dengan produk perabot proyek dan ritelnya.

Selain itu, di tahun yang sama, Integra membuat kebijakan baru dengan membentuk Divisi Pintu dan Panil. Lalu, di tahun 2015, didirikan Kana Home yang fokus pada produk peralatan rumah tangga. Selain itu, lini produk ini juga sudah memiliki akun website tersendiri yang bernama kanahome.com.

Seiring dengan perkembangan dan perluasan usaha, Integra melakukan relokasi pabrik untuk anak perusahaan PT. Interkraft di Lamongan dengan luas 8 hektar. Di tahun yang sama, perusahaan ini juga membangun perusahaan di luar anak perusahaan yang dinamakan PT. Woodone Integra Indonesia yang fokus pada produksi lantai kayu buatan. Pada tahun tersebut pula, Integra juga mulai memproduksi sofa. 

Tahun 2017 merupakan waktu yang berarti bagi perusahaan ini, karena pada tahun tersebut Integra Indocabinet Tbk secara resmi masuk ke Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten WOOD. Kemudian, di tahun 2018, terjadi perubahan pada fasilitas produksi kayu lapis menjadi milik Millwork dan Gesso. 

Setelah itu, pada tahun 2019, PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) melipatgandakan kapasotas produksi Millwork dan Gesso. Yang semula sekitar 25.000 kubik meningkat menjafi 56.000 kubik. Dengan begitu, menandakan bahwa perusahaan ini secara bersinambungan bertumbuh dan berkembang.

Dengan rekam jejak yang panjang serta pencapaian yang mengagumkan, mengantarkan Integra menjadi salah satu produsen furnitur kayu terkemuka yang ada di Indonesia. Dimana produknya yang berupa furnitur siap pakai, perabot luar ruangan, bahan pendukung bangunan, dan lain sebagainya bahkan sudah dikenal luas di seluruh penjuru dunia.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 9, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

CEK SAHAM SYARIAH

BELAJAR APA?

  • Analisis Fundamental
  • Berita Saham Syariah
  • Emiten Syariah
  • Investasi Syariah
  • Keuangan Syariah
  • Pojok Komunitas
  • Saham Pemula

SYSAVEST 2026

KONTAK KAMI

Main Office :
QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 Nomor 44, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Telp : 0878 5758 0315

Email : media@syariahsaham.id

Terdaftar DI

Copyright © 2024 PT Syariah Saham Indonesia. All Right Reserved.

Saham Syariah Indonesia
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG