Skip to content
Saham Syariah Indonesia
Banner
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG
Home - Saham Pemula - Page 18
Category:

Saham Pemula

isaham
Pojok Komunitas

Review Aplikasi iSaham: Saudara Syariah Saham Asal Malaysia

by Minsya July 10, 2023
written by Minsya 4 minutes read

Kok bisa ada saudara Syariah Saham asal Malaysia? iSaham?

Betul, betul, betul! Ya, kalimat yang sering diucap oleh salah satu karakter kartun dari Malaysia tersebut sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia. Negeri Jiran Malaysia adalah saudara serumpun kita. Banyak kesamaan di berbagai bidang antara Malaysia dan Indonesia, mulai dari budaya, bahasa dan agama. Selain itu, tahukah anda bahwa Pasar Modal Syariah Indonesia mengadopsi konsep Pasar Modal Syariah yang ada di Malaysia?

Dibentuknya JII di Indonesia

Setelah dibentuknya Jakarta Islamic Index (JII) pada 3 Juli 2000, mekanisme pasar modal syariah Indonesia resmi diluncurkan tiga tahun setelahnya yaitu 14 Maret 2003. Era pesatnya perkembangan pasar modal syariah dimulai pada tahun 2011 lalu, ketika ada banyak inovasi seperti diluncurkannya Shariah Online Trading System (SOTS) berdasarkan fatwa DSN MUI nomor 80. Untuk menambah masif kampanye pasar modal syariah ini, hadir platform-platform sosial yang bertujuan untuk mengedukasi khalayak tentang pentingnya berinvestasi sesuai dengan prinsip syariah. Diantara banyak platform tersebut, diantaranya ada SyariahSaham.id di Indonesia dan iSaham.my di Malaysia.

Profil iSaham

Untuk menjalin silaturahim dan saling bertukar value, beberapa waktu lalu SyariahSaham dan iSaham melakukan pertemuan secara daring. Mengutip dari website resminya, iSaham adalah perusahaan teknologi yang berdiri pada tahun 2017 dengan visi untuk membantu orang-orang dalam berinvestasi dengan lebih baik. Mereka selalu terdepan dalam menyediakan screener saham gratis dan juga premium, kelas investasi berlandaskan riset dan analisis, serta sumber solusi bagi investor dan trader dalam membuat keputusan yang tepat.

Perusahaan ini mempunyai cita-cita untuk mengungguli platform edukasi investasi lain seperti Robinhood, Wahed Invest, dan Bloomberg. Serta berupaya menjadi perusahaan Layanan Investasi Digital Islami nomor 1 yang diakui secara internasional.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Fitur iSaham

Perlu diketahui bahwa iSaham bukan merupakan perusahaan sekuritas, melainkan remiser dari Malacca Securites (M+). Jadi para pelanggan yang berkeinginan menikmati semua fitur pro dari mereka, caranya cukup membuat akun Malacca Securites melalui website mereka. Berbicara tentang fitur, terdapat beberapa fitur unggulan yang ditawarkan, diantaranya adalah:

1. iSaham Stock Screener

Terdapat lebih dari 180 screener saham yang dapat pelanggan gunakan untuk menyaring saham-saham berdasarkan kriteria fundamental dan teknikal. Mayoritas screener saham gratis dan bebas diakses oleh pengguna dengan cara mendaftar akun menggunakan Facebook atau Telegram. Namun ada beberapa screener saham pro yang hanya bisa diakses oleh member atau membuat akun Malacca Securities melalui iSaham.

2. iSaham iScanner

Berbeda dengan iScreener, iScanner memungkinkan pelanggan untuk membuat kriteria penyaring saham sesuai keinginan sendiri. Uniknya scanner yang pelanggan buat bisa disebarkan atau dibagikan, sehingga pelanggan yang lain bisa menggunakannya juga.

3. iSaham ESGM (Environtmental, Social, Governance, Maqasid Al-Shariah)

iSaham ESGM adalah fitur yang disediakan untuk para investor yang mempunyai kesadaran akan Lingkungan, Sosial, Pemerintahan dan Maqasid Syariah supaya dapat membuat keputusan yang sesuai dengan prinsip ESGM tersebut.

4. iSaham News Analytics

Fitur ini menyediakan informasi mengenai tren pasar secara keseluruhan maupun tren setiap perusahaan yang melantai di bursa. Dengan menggunakan teknologi yang canggih, fitur ini menciptakan sebuah algoritma data pasar secara real time dan akurat.

5. iSaham IPO Analysis

Fitur ini mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang perusahaan yang akan melantai di bursa malaysia. Calon investor akan diberikan wawasan komprehensif mengenai perusahaan tersebut dengan alat analitik yang canggih.

6. iSaham Sector Analysis

Fitur ini memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika sektor, memungkinkan para investor membuat keputusan investasi yang tepat dengan mengevaluasi kinerja sektor secara komprehensif di seluruh faktor teknis, fundamental, dan global. Fokus fitur ini adalah untuk mengidentifikasi saham potensial jangka panjang di masa depan.

isaham

Prestasi iSaham

iSaham mendapatkan beberapa prestasi yang sangat membanggakan, antara lain:

2020

  1. 1St Runner Up 2020 Best Remisier
  2. Most Numbers of New Shariah Account Opened (Shariah)
  3. Highest Traded value (New Accounts Shariah)
  4. Highest Traded value for ETF

2019

  1. Highest Traded Value (New Accounts Shariah)
  2. Most Numbers of New Shariah Account Opened (Shariah)

2018

  1. Highest Traded Value (New Accounts Shariah)
  2. Most Numbers of New Shariah Account Opened (Shariah)

Anak Perusahaan

Sebagai perusahaan induk, iSaham mempunyai dua anak perusahaan utama yaitu:

  1. Lyndung

Lyndung adalah platform yang berguna bagi para anggotanya untuk saling membantu berbagi biaya tagihan medis mereka ketika ada anggota komunitas yang membutuhkan perawatan medis. Lyndung mendorong semua anggota untuk bertanggung jawab dan tidak menggunakan keuntungan program untuk menindas anggota komunitas lainnya.

Lyndung adalah perusahaan berbasis teknologi yang menyediakan solusi digital sepenuhnya. Lyndung dilengkapi dengan eKYC, ikhtisar kontribusi berbagi, pemantauan dasbor, dan aplikasi berbasis web, mudah diakses oleh semua orang, di mana pun lokasinya, berkat fitur online-nya. Lyndung bisa diakses melalui Lyndung.my

  1. SharLife

SharLife adalah perusahaan crypto Syariah dan investasi Islam, menawarkan sumber daya pendidikan dan alat perbandingan untuk membantu individu mempelajari ilmu keuangan Islam. Dengan tim profesional yang berdedikasi, SharLife memastikan komunitas mendapat informasi dan diberdayakan untuk membuat keputusan keuangan yang tepat. SharLife bisa diakses melalui SharLife.my

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

Achmad Abdul Arifin: Seorang Trader Saham Syariah yang Mempunyai Motto "Menjadi Tak Terlihat dan Melampauinya"

July 10, 2023 1 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Corporate Actions
Pojok Komunitas

6 Jenis Corporate Actions Paling Ditunggu

by Minsya July 9, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Apakah kamu ingin mulai belajar saham? Saham adalah salah satu jenis investasi yang menjanjikan profit yang cukup besar bila bisa mengelolanya. Namun sebelum itu, kamu juga harus tahu beberapa istilah dalam dunia saham yang penting. Berikut adalah beberapa istilah yang harus kamu ketahui saat belajar saham pemula. 

6 Jenis Corporate Actions Paling Ditunggu

1. Pembagian Dividen

Salah satu corporate actions yang paling umum dalam pasar saham adalah pembagian dividen. Dividen adalah pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham. Ketika perusahaan mengumumkan pembayaran dividen, ini biasanya menghasilkan lonjakan minat investor dan dapat mempengaruhi harga saham. Pembagian dividen dapat dilakukan dalam bentuk uang tunai atau saham tambahan.

2. Stock Split

Stock split terjadi ketika perusahaan membagi saham yang ada menjadi saham baru dengan rasio tertentu. Misalnya, dalam stock split 2:1, setiap saham yang dimiliki investor akan dibagi menjadi dua saham baru. Tujuan dari stock split adalah untuk meningkatkan likuiditas saham dan membuatnya lebih terjangkau bagi investor. Meskipun tidak mempengaruhi nilai pasar perusahaan secara langsung, stock split dapat mempengaruhi harga saham.

3. Right Issue

Right issue terjadi ketika perusahaan menawarkan saham baru kepada pemegang saham yang ada dengan harga diskon. Pemegang saham memiliki hak untuk membeli saham tambahan sesuai dengan proporsi kepemilikan mereka dalam perusahaan. Tujuan right issue adalah untuk mengumpulkan dana tambahan untuk perusahaan. Pemegang saham yang tidak menggunakan hak mereka dapat menjual hak tersebut kepada investor lain.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Corporate Actions
freepik.com

4. Merger dan Akuisisi

Merger dan akuisisi adalah bentuk corporate actions di mana dua perusahaan bergabung atau satu perusahaan mengakuisisi perusahaan lain. Hal ini dapat mempengaruhi harga saham kedua perusahaan yang terlibat dalam transaksi. Jika merger atau akuisisi dianggap menguntungkan, harga saham perusahaan yang terlibat dapat naik. Namun, jika pasar meragukan kesuksesan transaksi tersebut, harga saham dapat turun.

5. Buyback Saham

Buyback saham terjadi ketika perusahaan membeli kembali saham mereka sendiri dari pasar. Tujuan dari buyback saham adalah untuk mengurangi jumlah saham yang beredar, meningkatkan nilai per saham, dan mengindikasikan kepada pasar bahwa perusahaan percaya pada prospek masa depannya. Buyback saham dapat meningkatkan harga saham karena penawaran saham yang lebih sedikit.

6. Pengumuman Laba

Pengumuman laba adalah corporate actions di mana perusahaan mengumumkan hasil keuangan mereka, termasuk laba bersih yang dihasilkan. Hasil keuangan yang baik dapat mendorong minat investor dan dapat menyebabkan kenaikan harga saham. Sebaliknya, hasil keuangan yang buruk dapat mempengaruhi harga saham negatif.

Corporate actions dalam pasar saham dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap harga saham dan persepsi investor terhadap perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi investor untuk mengikuti dan memahami corporate actions. Dengan memahami jenis-jenis corporate actions ini, investor dapat membuat keputusan investasi yang matang dan lebih baik.

Namun, perlu diingat bahwa corporate actions tidak selalu menjamin perubahan yang positif dalam harga saham. Ada banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi harga saham, seperti kondisi pasar secara keseluruhan, kinerja keuangan perusahaan, tren industri, dan faktor ekonomi makro.

Selain itu, perlu dicatat bahwa corporate actions juga dapat mempengaruhi pemegang saham dalam cara yang berbeda. Misalnya, pembagian dividen akan menguntungkan bagi pemegang saham yang mengharapkan penghasilan tunai dari investasi mereka. Di sisi lain, penggabungan saham atau pemecahan saham dapat mempengaruhi kepemilikan relatif pemegang saham.

Dalam hal ini, penting bagi investor untuk melakukan analisis menyeluruh terkait corporate actions dan mengkaji implikasinya terhadap investasi mereka. Hal ini melibatkan mempelajari laporan keuangan perusahaan, memantau berita terkini, dan berkonsultasi dengan profesional keuangan jika diperlukan.

Secara keseluruhan, corporate actions dalam pasar saham memiliki dampak yang signifikan terhadap harga saham dan nilai pasar perusahaan. Dengan memadukan pengetahuan tentang corporate actions dengan analisis yang mendalam dan diversifikasi portofolio, investor dapat memaksimalkan potensi keuntungan mereka dalam pasar saham.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 9, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Trader Saham
Pojok Komunitas

Calon Trader Saham Harus Pelajari 9 Kurikulum Ini

by Minsya July 8, 2023
written by Minsya 4 minutes read

Sebagai seorang calon trader saham yang serius, penting bagi Anda untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang berbagai aspek yang terkait dengan pasar saham. Pasar saham adalah lingkungan yang kompleks dan dinamis, yang membutuhkan pemahaman yang kuat tentang analisis keuangan, strategi investasi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan harga saham. Dalam upaya untuk menjadi trader saham yang sukses, Anda perlu menguasai berbagai mata pelajaran yang relevan. Artikel ini akan membahas beberapa mata pelajaran yang harus dipelajari oleh calon trader saham.

Kurikulum Trader Saham

1. Analisis Fundamental

Analisis fundamental adalah metode yang digunakan untuk mengevaluasi kesehatan finansial dan nilai intrinsik suatu perusahaan. Seorang trader saham harus memiliki pemahaman yang kuat tentang laporan keuangan, rasio keuangan, dan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai suatu saham. Studi mengenai analisis fundamental akan membantu Anda dalam mengidentifikasi saham yang potensial untuk dibeli atau dijual. Bagi trader jangka pendek, analisis fundamental sangat berguna dalam pemilihan saham dari segi likuiditas dan volatilitas harga sahamnya.

2. Analisis Teknikal

Analisis teknikal melibatkan studi tentang grafik harga historis dan volume perdagangan saham. Seorang trader saham harus belajar tentang berbagai indikator teknikal seperti moving average, Bollinger Bands, dan MACD. Pemahaman yang baik tentang analisis teknikal akan membantu Anda dalam mengidentifikasi tren pasar, pola harga, dan momen yang tepat untuk melakukan transaksi.

3. Manajemen Risiko

Manajemen risiko adalah aspek krusial dalam trading saham. Seorang trader yang baik harus belajar tentang pengendalian risiko, alokasi modal, dan penggunaan stop loss. Anda perlu memiliki pemahaman yang kuat tentang pengelolaan risiko agar dapat melindungi modal Anda dan mengurangi potensi kerugian.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Trader Saham
freepik.com

4. Psikologi Trading

Psikologi trading berbicara tentang aspek psikologis yang terkait dengan trading saham, seperti pengendalian emosi, disiplin, dan pengambilan keputusan yang rasional. Seorang trader yang sukses harus belajar mengendalikan ketakutan, keserakahan, dan kekhawatiran yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan mereka. Pelajaran tentang psikologi trading akan membantu Anda mengembangkan mentalitas yang tepat untuk menjadi trader yang berhasil.

5. Peraturan Pasar

Sebagai seorang trader saham, Anda harus mematuhi peraturan dan peraturan yang ditetapkan oleh otoritas pasar keuangan. Anda perlu belajar tentang peraturan perdagangan, perlindungan investor, dan etika dalam trading saham. Peraturan bursa saham selalu terjadi perubahan, maka Anda harus siap beradaptasi. Pemahaman tentang peraturan pasar akan membantu Anda menghindari pelanggaran yang dapat berdampak negatif pada karier trading Anda.

6. Ekonomi dan Pasar Global

Sebagai seorang trader saham, Anda harus memahami faktor-faktor ekonomi dan global yang dapat mempengaruhi pasar saham. Anda perlu belajar tentang indikator ekonomi, kebijakan moneter, dan peristiwa ekonomi penting di tingkat nasional dan internasional. Pemahaman yang baik tentang ekonomi dan pasar global akan membantu Anda mengidentifikasi tren makroekonomi yang dapat mempengaruhi portofolio investasi Anda.

7. Strategi Trading

Seorang trader saham perlu mengembangkan strategi trading yang efektif. Anda harus belajar tentang berbagai strategi seperti trading harian, swing trading, dan trading jangka panjang. Pelajari tentang penggunaan order stop, limit, dan trailing stop untuk mengoptimalkan hasil trading Anda. Pemahaman yang baik tentang strategi trading akan membantu Anda mengatur entri dan exit yang tepat dalam setiap transaksi.

8. Teknologi Perdagangan

Di era digital ini, teknologi memainkan peran penting dalam perdagangan saham. Seorang trader saham harus belajar tentang platform perdagangan elektronik, algoritma perdagangan, dan alat analisis teknis yang tersedia. Pemahaman tentang teknologi perdagangan akan membantu Anda memanfaatkan alat dan sumber daya yang ada untuk meningkatkan efisiensi dan keuntungan perdagangan Anda.

9. Pengalaman Praktis

Selain studi teoritis, penting bagi calon trader saham untuk mendapatkan pengalaman praktis dalam perdagangan. Mulailah dengan akun simulasi atau akun demo untuk berlatih dan menguji strategi Anda tanpa risiko keuangan. Selain itu, cari kesempatan untuk mengamati dan belajar dari trader saham berpengalaman, mengikuti seminar atau webinar, dan membaca buku-buku tentang perdagangan saham. Pengalaman praktis akan membantu Anda mengasah keterampilan Anda dan memahami dinamika pasar secara real-time.

Mengikuti kurikulum mata pelajaran yang telah disebutkan di atas akan memberi Anda landasan yang kuat dalam menjadi seorang trader saham yang sukses. Namun, ingatlah bahwa perdagangan saham melibatkan risiko, dan tidak ada jaminan keuntungan. Penting untuk terus belajar, mengembangkan strategi Anda, dan memantau perubahan pasar agar tetap relevan. Dengan kesabaran, dedikasi, dan pengetahuan yang tepat, Anda dapat meningkatkan peluang kesuksesan Anda di dunia perdagangan saham.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

Achmad Abdul Arifin: Seorang Trader Saham Syariah yang Mempunyai Motto "Menjadi Tak Terlihat dan Melampauinya"

Slide 1 Heading

Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolor
Click HereClick Here

Slide 2 Heading

Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolor
Click HereClick Here

Slide 3 Heading

Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolor
Click HereClick Here
July 8, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
IPO
Saham Pemula

IPO : Mengetahui Pengertian, Tujuan dan 4 Syaratnya

by Minsya July 6, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Perusahaan yang menyediakan saham di pasar modal, berkesempatan untuk memindahkan pendanaan. Jika sebelumnya data perpindahan tersebut bersifat pribadi maka menjadi publik. Untuk bisa melakukan hal tersebut maka perusahaan perlu mengetahui pengertian, tujuan sampai syarat perusahaan untuk IPO atau disebut sebagai Initial Public Offering

Memahami Pengertian Initial Public Offering (IPO)

IPO merupakan singkatan dari istilah bahasa Inggris yang dapat diartikan sebagai suatu Penawaran Umum Perdana. Dalam mengartikan kata tersebut, kata pertama adalah initial atau “perdana”, Public berarti “umum” dan Offering berarti “penawaran”. Oleh karena itu, IPO dimaknai sebagai suatu penawaran saham secara perdana yang ditawarkan kepada masyarakat umum.

Perusahaan yang telah memenuhi syarat IPO berarti siap menawarkan sahamnya kepada publik untuk dibeli. Pada awalnya, jenis saham yang dimiliki oleh perusahaan bersifat pribadi atau hanya bisa dimiliki oleh kalangan tertentu. Namun karena seiring dengan perkembangan zaman dan perkembangan perusahaan, membeli sahamnya perlu bersifat publik.

Salah satu bentuk persyaratan yang harus terpenuhi yaitu dengan mencatatkan perusahaan pada Bursa Efek Indonesia. Lembaga tersebut merupakan suatu jasa yang bertanggung jawab penuh terkait dengan transaksi di pasar modal. Hal ini dilakukan untuk dapat memperlancar proses transaksi yang dilakukan dengan tahapan lebih jelas dan transparan.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

IPO
https://www.freepik.com/

Tujuan dari Perusahaan Mengajukan permohonan IPO

1. Investor Utama Melakukan Penarikan Dana

Dalam beberapa kasus, umumnya perusahaan akan mengajukan IPO karena investor utama perusahaan memutuskan untuk melakukan penarikan dana. Hal tersebut tentunya akan mengakibatkan suatu ketidakstabilan dalam keuangan perusahaan. Oleh karena hal tersebut, pengajuannya dianggap menjadi salah satu hal yang bisa mengatasi masalah agar bisnis terus berjalan.

2. Membutuhkan Dana Tambahan

Alasan berikutnya yang membuat perusahan mengajukan IPO yaitu karena perusahaan sedang membutuhkan dana tambahan untuk mengembangkan perusahaan. Saat berniat untuk melakukan perluasan pasar maka perusahaan pastinya perlu menyiapkan dana yang lebih besar agar bisa mewujudkan keinginan yang telah dibangun sejak dari lama.

Dengan alasan tersebut maka langkah terbaik yang bisa dilakukan oleh perusahaan yaitu dengan menawarkan saham kepada publik. Hal ini tentunya akan memudahkan perusahaan untuk mendapatkan suntikan dana sesuai kebutuhan untuk bisa memproduksi atau mengembangkan perusahaan menjadi lebih besar dan juga terkenal di masyarakat khususnya Indonesia.

Syarat Perusahaan Mengajukan IPO

1. Memahami Jumlah Minimal Saham

Untuk bisa mengajukan IPO maka perusahaan perlu melakukan transaksi  penjualan saham setidaknya 150 Juta lembar. Selain itu, jumlah saham yang dimiliki setidaknya dipegang oleh 500 pemegang saham. Hal ini menjadi salah satu syarat yang harus terpenuhi ketika ingin mengajukan proses ini. Tentunya  syarat ini hanya bisa terpenuhi oleh perusahaan yang telah berkembang.

2. Memenuhi Persyaratan Keuangan dan Akuntansi

Syarat perusahaan untuk IPO berikutnya yaitu setidaknya bisnis yang dilakukan telah berjalan selama 1 tahun lamanya. Perusahaan perlu menerapkan dan memiliki laporan keuangan yang tersusun rapi dan transparan. Hal ini adalah perhitungan yang sangat menentukan keberhasilan dalam melakukan pengajuan IPO pada Bursa Efek Indonesia.

3. Tidak Mengalami Kerugian Selama 2 Tahun Terakhir

Perusahaan perlu memastikan bahwa tidak pernah mengalami kerugian dan berjalan dengan stabil. Bisnis yang dilakukan oleh perusahaan tidak boleh mengalami kerugian atau kendala besar selam setidaknya 2 tahun terakhir. Bursa Efek Indonesia akan melakukan pengecekan secara menyeluruh untuk bisa mengetahui berbagai persyaratan yang terpenuhi oleh perusahaan.

4. Memiliki Struktur Kepemimpinan yang Terstruktur

Perusahaan yang memang benar benar tercatat secara resmi dalam badan hukum tentunya telah memiliki sistem kepemimpinan terstruktur. Semua posisi yang diperlukan harus terisi dengan sempurna sesuai tempatnya. Keberadaan struktur kepemimpinan ini menjadi salah satu penilaian yang bis menentukan dan mengetahui bagaimana perusahaan tersebut berjalan.

Mengajukan syarat perusahaan untuk IPO perlu dilakukan dengan cara Due Diligence atau mengadakan rapat penting bersama dengan perusahaan terkait pengajuan IPO yang diajukan perusahaan. Peserta yang hadir dalam rapat yang dilakukan tersebut diantaranya yaitu pemilik saham, konsultasi hukum, penilaian aset perusahaan dan auditor.

4 persyaratan yang disebutkan diatas harus terpenuhi secara sempurna agar proses pengajuan IPO bisa berjalan dengan cepat dan lancar. Terdapat banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa mengajukan IPO. Anda bisa memilih menggunakan Due Diligence meeting, Public expose, Price Listing dan Book Building yang bisa dilakukan.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 6, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
investasi
Saham Pemula

5 Cara Investasi Saham yang Baik dan Tepat

by Minsya July 3, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Melakukan investasi saham menjadi salah satu alternatif untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Sebelum terjun ke dunia saham, anda harus paham dengan benar bagaimana cara investasi saham. Hal tersebut perlu dilakukan dengan tujuan untuk menghindari kemungkinan buruk atau resiko yang terjadi seperti kerugian atau kehilangan modal.

Memahami Langkah Investasi dengan Benar

1. Memutuskan Cara Terbaik untuk Memulai Investasi

Cara terbaik untuk memulai yaitu dengan memahami karakter diri sendiri terlebih dahulu. Anda lebih suka mengambil keputusan seorang diri atau justru menggunakan jasa atau bantuan dari orang lain untuk mengaturnya. Jika anda ingin mengambil setiap keputusan investasi sendiri maka perlu banyak membaca dan memahami informasi tentang saham.

Selain itu, temukan artikel pendukung yang menyertakan gerak grafik saham yang ada di bursa efek. Anda perlu mencari tahu terkait dengan segala hal yang perlu dipersiapkan sebagai investor di perusahaan pilihan. Sedangkan jika anda lebih suka mempercayakan proses investasi kepada orang lain maka perlu menyiapkan manajer investasi yang murah dan terpercaya.

Hampir seluruh perusahaan besar menyediakan layanan sejenis tersebut. Dengan begitu maka anda bisa menginvestasikan dana untuk sebuah tujuan yang lebih spesifik. Hal ini memang perlu menjadi pertimbangan khusus bagi setiap calon investor. Pemahaman yang tepat akan memberikan jalan serta kemudahan bagi setiap orang untuk mendapatkan keuntungan.

2. Menyiapkan Dana untuk Membuka Akun Investasi

Rekening efek atau rekening investasi menjadi salah satu hal yang ditawarkan oleh perusahaan sekuritas untuk bisa digunakan berinvestasi. Cara investasi saham selanjutnya bisa mulai memilih dan menentukan situs broker saham pilihan yang bisa membantu trading. Jika tidak ingin melakukannya sendiri dan dikelola orang lain maka perlu mencari sekuritas yang murah.

Perusahaan investasi atau pialang saham biasanya membebankan biaya transaksi kepada investor. Setelah akun terbuka, Anda dapat menambahkan dana ke akun itu. Uang ini berfungsi seperti uang elektronik yang bisa digunakan untuk membeli saham yang sesuai dengan keinginan. Biaya transaksi yang dikenakan dalam transaksi yaitu berupa biaya pembelian dan penjualan saham.

Beberapa sekuritas umumnya akan mengenakan biaya sebesar 0,19 persen untuk pembelian dan 0,29 persen untuk penjualan. Terdapat 5 sekuritas yang sering melakukan transaksi jual beli seperti Mandiri Sekuritas, Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Phillip Sekuritas Indonesia, Indo Premier Sekuritas dan terakhir terdapat UBS Securities Indonesia.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

investasi
freepik.com

3. Pilih Saham yang tergabung di IDX30 dan LQ45

Indeks saham BEI akan menampilkan statistik terkait perubahan pergerakan harga dari banyak saham. Diantara perusahaan tersebut, terdapat beberapa perusahaan yang memiliki indeks blue sehingga diartikan memiliki reputasi perusahaan yang baik. Saham saham tersebut juga biasanya memiliki likuiditas tinggi dan nilai fundamental cukup bagus.

Melakukan pembelian saham di 2 sektor tersebut sebagai saham pertama dapat diartikan sebagai suatu keputusan yang bijak. Kedua industri ini dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga secara otomatis mampu memperoleh keuntungan yang signifikan dalam setahun. Jadi anda bisa menerapkan strategi ini untuk mendapatkan keuntungan besar.

4. Melakukan Pembelian Saham Saat Sedang Turun

Cara yang satu ini dianggap sebagai strategi investasi yang valid dalam manajemen saham. Anda bisa melakukan pembelian sedikit demi sedikit saat harga sedang turun di pasaran. Hal ini bisa dilakukan ketika pasar modal sedang dalam keadaan yang buruk. Ketika keadaannya mulai membaik maka anda akan memperoleh return saham yang menguntungkan dari saham yang turun.

Teknik atau trik average down ini mampu membantu pergerakan serta menyeimbangkan posisi saham dalam portofolio. Selain melakukan perhitungan rata rata, anda juga bisa melakukan diversifikasi dengan melakukan pembelian saham pada beberapa industri untuk menghindari krisis keuangan yang terkadang hanya terjadi pada satu industri saja.

5. Menambah Pengetahuan

Cara investasi saham terakhir yang tidak bisa diabaikan yaitu dengan selalu belajar dan memperdalam ilmu serta pengetahuan terkait perkembangan pasar modal. Hal ini perlu dilakukan untuk bisa menganalisis kemungkinan yang akan terjadi. Anda bisa melakukan sebuah analisis dengan menggunakan teknik analisis fundamental maupun teknikal.

5 hal yang disebutkan diatas merupakan langkah yang perlu dikuasai dan dipahami ketika memilih melakukan investasi saham. Hal ini memang terbilang cukup menjanjikan untuk menghasilkan dana tambahan dalam jumlah banyak. Pastikan bahwa strategi yang digunakan merupakan strategi paling ampuh dan teruji untuk memperoleh keuntungan.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 3, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Jesse Livermore
Pojok Komunitas

Belajar Dari Jesse Livermore: Trader Legendaris Yang Bunuh Diri

by Minsya July 2, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Dalam dunia perdagangan saham, ada beberapa nama yang dianggap legendaris dan mempengaruhi perkembangan pasar modal. Salah satu nama yang tidak boleh terlewatkan adalah Jesse Livermore. Jesse Livermore dikenal sebagai salah satu trader terbaik dan paling sukses dalam sejarah. Dalam artikel ini, kita akan mengulas perjalanan hidupnya dan strategi trading yang membuatnya begitu terkenal.

Profil Jesse Livermore

Jesse Lauriston Livermore lahir pada tanggal 26 Juli 1877, di Shrewsbury, Massachusetts, Amerika Serikat. Sejak usia muda, Livermore sudah tertarik pada dunia keuangan dan perdagangan saham. Pada usia 14 tahun, ia meninggalkan sekolah dan mulai bekerja di bursa efek lokal. Meskipun awalnya hanya sebagai pelayan, Livermore cepat memahami dinamika pasar dan strategi perdagangan.

Pada usia 15 tahun, Jesse Livermore sudah mampu menghasilkan keuntungan yang signifikan dari perdagangan saham. Dia mengembangkan strategi tradingnya sendiri dan menjadi terkenal karena kemampuannya membaca pola dan tren pasar. Kemampuannya untuk mengidentifikasi momen yang tepat untuk membeli atau menjual saham membuatnya meraih keuntungan yang luar biasa.

Salah satu keberhasilan Livermore yang paling mencolok adalah ketika ia berhasil menghasilkan keuntungan besar selama Great Depression tahun 1929. Pada saat itu, banyak investor kehilangan segalanya karena pasar saham mengalami kejatuhan yang dahsyat. Namun, Livermore justru berhasil mendapatkan keuntungan sebesar 100 juta dolar AS dengan menjual saham-saham yang dipinjamnya (short selling) dan memanfaatkan penurunan harga.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Jesse Livermore
https://www.freepik.com/

Strategi Trading

Selama karirnya, Jesse Livermore mengembangkan beberapa prinsip dan strategi trading yang menjadi landasan bagi banyak trader modern. Salah satu prinsipnya yang terkenal adalah “Don’t fight the tape” atau “Jangan melawan pasar”. Artinya, seorang trader harus mengikuti tren pasar yang sedang terjadi, bukan mencoba melawannya. Livermore percaya bahwa mengikuti tren yang kuat adalah cara terbaik untuk menghasilkan keuntungan.

Selain itu, Livermore juga menganjurkan untuk tidak terlalu sering melakukan transaksi. Ia menyadari bahwa sering masuk dan keluar pasar dapat mengurangi keuntungan dan meningkatkan risiko. Ia lebih suka menunggu momen yang tepat dan hanya melakukan perdagangan ketika ada peluang yang jelas dan potensial untuk mendapatkan keuntungan.

Namun, kesuksesan Jesse Livermore tidak selalu berjalan mulus. Ia mengalami beberapa kegagalan besar yang mengakibatkan kehilangan banyak uang. Faktor yang menyebabkan kegagalannya antara lain keserakahan, kurangnya manajemen risiko yang baik, dan ketidakdisiplinan. Livermore belajar dari kesalahannya dan terus mengembangkan strategi tradingnya.

Akhir Hidup

Sayangnya, keberhasilan dan kegagalan Jesse Livermore tidak hanya berdampak pada kehidupan profesionalnya. Di luar perdagangan, kehidupan Livermore juga dipenuhi dengan tantangan pribadi. Ia menghadapi masalah keuangan, masalah pribadi, dan masalah kesehatan yang akhirnya membawanya ke titik terendah. Pada tahun 1940, Jesse Livermore mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di kamar hotelnya di New York.

Meskipun akhir hidupnya tragis, warisan Jesse Livermore dalam dunia trading tetap menginspirasi banyak orang hingga saat ini. Banyak trader dan investor yang belajar dari kesuksesan dan kegagalannya. Ia memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya disiplin, manajemen risiko yang baik, dan mengikuti tren pasar.

Psikologi Trading

Selain itu, Livermore sangat menekankan pentingnya psikologi trading. Ia menyadari bahwa emosi seperti keserakahan, ketakutan, dan ketidaksabaran dapat merusak hasil perdagangan. Livermore menekankan pentingnya menjaga keseimbangan emosional dan tetap berpegang pada rencana perdagangan yang telah ditetapkan.

Meskipun telah berlalu lebih dari satu abad sejak Jesse Livermore aktif berdagang, prinsip-prinsipnya masih relevan dalam dunia perdagangan saham modern. Banyak trader profesional masih mengikuti dan menerapkan prinsip-prinsip trading yang diajarkan oleh Livermore. Pengaruhnya dalam membentuk pemahaman tentang pasar saham dan strategi perdagangan tidak dapat diabaikan.

Jesse Livermore adalah salah satu trader legendaris dalam sejarah perdagangan saham. Melalui kisah hidupnya, kita dapat memetik pelajaran berharga tentang disiplin, manajemen risiko, psikologi trading, dan mengikuti tren pasar. Jesse Livermore adalah simbol inspirasi bagi para trader yang ingin meraih kesuksesan dalam perdagangan saham.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 2, 2023 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
Trading Places
Pojok Komunitas

Alur Film “Trading Places (1983)”: Orang Jalanan Mendadak Kaya

by Minsya July 1, 2023
written by Minsya 4 minutes read

“Trading Places” adalah film komedi Amerika yang dirilis pada tahun 1983. Film ini disutradarai oleh John Landis dan dibintangi oleh Eddie Murphy dan Dan Aykroyd. Cerita film ini mengisahkan tentang dua orang yang dengan mendadak bertukar kehidupan mereka yang berkebalikan secara sosial dan ekonomi. Salah satu aspek menarik dari cerita ini adalah bagaimana orang jalanan mendadak menjadi kaya dan mengubah hidup mereka.

Awal Mula Kisah

Film ini dimulai dengan pengenalan karakter utama, Louis Winthorpe III (diperankan oleh Dan Aykroyd). Dia adalah seorang pria kaya dan sukses yang tinggal di lingkungan elit. Namun, hidupnya berubah drastis ketika dua orang kaya dan jahat, Randolph dan Mortimer Duke (diperankan oleh Ralph Bellamy dan Don Ameche), memutuskan untuk menjadikannya sebagai objek eksperimen sosial.

Dalam percobaan ini, Louis dipecat dari pekerjaannya, diusir dari rumahnya, dan ditangkap atas tuduhan palsu. Dia kehilangan segalanya dalam waktu singkat dan harus menghadapi kehidupan di jalanan. Louis menjadi seorang gelandangan yang mencoba bertahan hidup dengan cara apapun yang dia bisa. Dia menjadi bagian dari kelompok orang jalanan yang tidak punya tempat tinggal, tidak punya pekerjaan, dan tidak punya harapan.

Sementara itu, kita diperkenalkan pada karakter Billy Ray Valentine (diperankan oleh Eddy Murphy). Dia adalah seorang peminta-minta jalanan yang hidup dari hari ke hari. Billy sering kali menjalankan berbagai trik licik untuk mencuri dan mendapatkan uang. Dia memiliki kepandaian dan kecerdikan yang luar biasa, tetapi tidak ada peluang bagi dia untuk keluar dari kehidupan jalanan.

Perubahan hidup bagi kedua karakter utama terjadi ketika Randolph dan Mortimer Duke bertaruh satu dolar bahwa mereka bisa membuat orang jalanan menjadi sukses dan menjatuhkan orang kaya dari tahtanya. Mereka memilih Louis sebagai target eksperimen mereka dan menggantikan dia dengan Billy. Billy ditransformasikan menjadi seorang pria kaya yang hidup mewah, sementara Louis diubah menjadi orang jalanan.

Hidup yang Berkebalikan

Dalam perjalanan film, kedua karakter ini mengalami tantangan dan kesulitan. Louis belajar untuk bertahan hidup di jalan, sementara Billy belajar untuk beradaptasi dengan kehidupan kelas atas yang penuh dengan intrik dan manipulasi. Meskipun awalnya keduanya memiliki pandangan yang sangat berbeda tentang dunia, mereka akhirnya saling belajar dan tumbuh bersama.

Kisah ini menyajikan pertanyaan tentang nilai dan kelas sosial. Film ini mengkritik pandangan stereotip tentang orang miskin dan kaya, serta memberikan komentar satir tentang dunia keuangan dan perdagangan komoditas. Dalam akhir cerita, Louis dan Billy mengungkapkan skema jahat yang dijalankan oleh Randolph dan Mortimer Duke, yang mengakibatkan kehancuran ekonomi mereka sendiri. Mereka mengungkapkan kejahatan dan manipulasi yang terjadi di balik layar, mengungkapkan betapa korupnya sistem dan ketidakadilan yang ada dalam dunia keuangan.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Trading Places
https://www.freepik.com/

Dalam prosesnya, Louis dan Billy tidak hanya mencapai keberhasilan finansial, tetapi juga menemukan nilai-nilai yang lebih penting dalam kehidupan. Mereka belajar bahwa uang dan status sosial bukanlah penentu mutlak kebahagiaan dan keberhasilan seseorang. Mereka menghargai persahabatan, kejujuran, dan solidaritas lebih dari sekadar harta benda.

Nilai Kehidupan yang Terkandung

“Trading Places” menjadi cerminan kehidupan nyata di mana seringkali orang miskin dianggap tidak berharga dan tidak berpotensi. Film ini mengingatkan kita bahwa kesuksesan sejati bukan hanya tentang materi, tetapi juga tentang kemampuan kita untuk melihat nilai dalam diri sendiri dan orang lain, tidak peduli apa latar belakang atau status sosial mereka.

Selain tema yang kuat, “Trading Places” juga dikenal karena penampilan brilian Eddie Murphy dan Dan Aykroyd. Kedua aktor ini memberikan penampilan yang mengesankan dan kocak, menghadirkan humor yang khas dalam menggambarkan karakter mereka. Mereka berhasil menggabungkan komedi slapstick dengan komentar sosial yang tajam, membuat film ini menjadi sukses besar di tahun 1980-an.

Selama bertahun-tahun, “Trading Places” telah menjadi film klasik yang masih relevan hingga saat ini. Ceritanya yang menghibur dan pesan-pesan yang disampaikannya tetap menjadi topik pembicaraan yang penting. Film ini mengajarkan kita untuk melihat melewati stereotip dan merangkul keragaman, serta menantang pandangan-pandangan tradisional tentang kekayaan dan keberhasilan.

Pada akhirnya “Trading Places” adalah film yang menggambarkan perubahan hidup drastis dari orang jalanan yang mendadak menjadi kaya. Cerita ini menghadirkan isu-isu sosial yang kuat dan memberikan pesan tentang nilai-nilai sejati dalam kehidupan. Dengan penampilan brilian Eddie Murphy dan Dan Aykroyd, film ini telah menghibur dan menginspirasi penonton selama bertahun-tahun. “Trading Places” tetap menjadi film yang layak ditonton bagi siapa saja yang ingin terhibur sekaligus merenung tentang perbedaan sosial dan keadilan dalam masyarakat.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

Achmad Abdul Arifin: Seorang Trader Saham Syariah yang Mempunyai Motto "Menjadi Tak Terlihat dan Melampauinya"

July 1, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
harga saham
Saham Pemula

Naik Turun Harga Saham: Yuk Ketahui 2 Faktor Penyebabnya

by Minsya June 29, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Saham sebenarnya dapat diartikan sebagai suatu tanda penyertaan modal pihak badan usaha atau perorangan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan memilih menyertakan modal tersebut maka bisa melakukan klaim terhadap pendapatan yang diperoleh perusahaan. Berikut adalah penyebab naik turun harga saham di pasar modal.

Faktor yang Menyebabkan Naik Turunnya Harga Saham

1. Faktor Eksternal

Dalam proses pelaksanaannya, saham bisa mengalami kenaikan dan penurunan seperti halnya yang terjadi pada harga barang dan komoditas yang ada di pasar. Bagi anda yang sudah memiliki saham di beberapa perusahaan tentunya akan merasa senang ketika melihat sahamnya hijau dan mulai cemas ketika saham perusahaan yang dimiliki  mulai berwarna merah.

Dalam perhitungan teori ekonomi diketahui bahwa naik turunnya harga saham merupakan suatu hal yang umum terjadi karena didorong dengan kekuatan permintaan dan penawaran. Jika jumlah permintaan tinggi maka harga saham akan mengalami kenaikan. Sedangkan ketika jumlah penawaran tinggi maka harga saham akan mengalami penurunan.

Pertama yaitu kondisi fundamental ekonomi makro yang menjadi pengaruh naik turunnya saham. Ketika suku bunga bank melonjak maka harga saham yang diperdagangkan di pasar saham akan mengalami penurunan tajam. Hal ini bisa terjadi karena beberapa kemungkinan seperti dengan naiknya suku bunga bank, banyak investor yang mengarahkan investasinya ke instrumen bank seperti deposito. 

Dengan kenaikan suku bunga, investor bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan. Kedua, perusahaan berusaha meminimalkan kerugian akibat kenaikan biaya dengan kenaikan suku bunga bank. Hal ini karena sebagian perusahaan berhutang uang kepada bank. Kuat lemahnya nilai tukar rupiah terhadap uang asing seringkali menjadi penyebab naik turunnya harga saham. 

Nilai tukar ini dapat mempengaruhi perusahaan tertentu terutama yang memiliki utang luar negeri, secara positif atau negatif. Perusahaan impor atau perusahaan dengan utang mata uang asing dirugikan oleh melemahnya nilai tukar. Karena hal ini menyebabkan kenaikan biaya operasional serta secara otomatis menurunkan harga saham yang ditawarkan. 

Penyebab naik turun harga saham dari faktor eksternal berikutnya yaitu berkaitan dengan faktor kepanikan. Kepanikan ini akan dapat menuntut investor untuk keluar (menjual) sahamnya dan kembali ke hukum supply and demand. Kondisi ini menimbulkan tekanan jual sehingga menyebabkan beberapa jenis saham mengalami penurunan harga jual.

Dalam fenomena panic selling, investor ingin segera menjual sahamnya karena khawatir harganya akan terus turun. Tindakan ini dimotivasi oleh emosi dan ketakutan daripada analisis rasional. Hindari kepanikan dengan menjual saham. Pertama, analisis saham yang ingin Anda jual untuk melihat apakah saham tersebut masih layak dimiliki secara fundamental. 

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

harga saham
freepik.com

2. Faktor Internal

Faktor fundamental perusahaan merupakan faktor terpenting yang menaikkan atau menurunkan harga saham yang harus selalu diperhatikan saat berinvestasi saham. Saham di perusahaan dengan fundamental yang baik menaikkan harga saham. Pada saat yang sama, saham perusahaan dengan fundamental buruk menyebabkan tren penurunan harga saham. 

Bisnis yang dijelaskan di sini berlangsung dalam bentuk mode operasi yang disetujui oleh manajemen perusahaan. Efeknya dapat mengubah hal-hal mendasar di perusahaan. Contoh kesepakatan bisnis termasuk merger, akuisisi, penawaran saham, atau divestasi. Kinerja perusahaan digunakan sebagai acuan investor dan analis fundamental saat mengevaluasi saham perusahaan. 

Tingkat dividen tunai, leverage, book/price to book (PBV), laba per saham (EPS) dan laba perusahaan adalah faktor yang paling ditekankan. Perusahaan menawarkan dividend payout ratio (DPR) lebih tinggi umumnya lebih disukai investor karena dapat menawarkan return yang baik. Dalam praktiknya, DPR akan dapat mempengaruhi harga saham di pasar modal. 

Selain itu, EPS juga dikatakan sebagai penyebab naik turun harga saham. Laba per saham yang tinggi akan dapat mendorong investor untuk bisa membeli saham tersebut, yang menyebabkan harga saham naik. Rasio leverage dan PBV juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham. Perusahaan dengan rasio leverage yang tinggi cenderung menjadi perusahaan pertumbuhan. 

Perusahaan biasanya agresif dalam mencari sumber pendanaan dari investor. Namun, perusahaan seperti itu biasanya menjadi perusahaan yang diminati oleh banyak investor. Karena jika hasil analisisnya bagus maka saham tersebut akan memiliki return yang tinggi karena harganya bisa naik di masa mendatang sehingga memperoleh keuntungan besar.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

June 29, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Great Depression
Pojok Komunitas

Great Depression 1929 M: Sejarah Kelam Ekonomi Dunia

by Minsya June 25, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Great Depression yang terjadi pada tahun 1929 merupakan salah satu peristiwa ekonomi yang paling berdampak dalam sejarah Amerika Serikat. Peristiwa ini mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia dan memberikan pelajaran berharga tentang kerapuhan sistem ekonomi dunia. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi kisah tentang Great Depression 1929, penyebabnya, dan dampaknya yang luas.

Great Depression : Awal Mula Kejatuhan

Great Depression, juga dikenal sebagai Krisis Keuangan 1929, bermula di Amerika Serikat tetapi dengan cepat menyebar ke seluruh dunia. Pada tahun 1920-an, Amerika Serikat mengalami periode kemakmuran ekonomi yang dikenal sebagai “Era Kejayaan Ekonomi.” Pada masa itu, orang banyak berinvestasi dalam pasar saham dengan harapan mendapatkan keuntungan besar. Banyak orang yang membeli saham dengan uang pinjaman, bahkan tanpa memiliki modal yang cukup.

Pada tanggal 29 Oktober 1929, yang dikenal sebagai “Black Tuesday,” pasar saham di Wall Street mengalami kejatuhan yang drastis. Harga saham tiba-tiba jatuh secara dramatis dan banyak investor yang kehilangan segalanya dalam sekejap. Kekhawatiran dan panik segera melanda para investor, dan ini menjadi pemicu runtuhnya pasar saham. Namun, kejatuhan pasar saham hanya merupakan salah satu faktor penyebab Great Depression yang mendalam.

Salah satu penyebab utama Great Depression adalah kerentanan ekonomi Amerika Serikat yang mendasar. Selama bertahun-tahun, ada kecenderungan meningkatnya kesenjangan antara pendapatan kelas atas dan kelas bawah. Pada saat yang sama, produksi industri meningkat pesat tetapi pendapatan pekerja tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi. Ketimpangan ini memicu krisis keuangan yang akhirnya melumpuhkan ekonomi Amerika Serikat.

Dampak Great Depression 1929 sangat meresahkan. Pengangguran melonjak tajam, dengan jutaan orang kehilangan pekerjaan mereka. Orang-orang terpaksa hidup dalam kemiskinan ekstrem, mencari pekerjaan dan makanan untuk keluarga mereka. Banyak orang yang terlilit hutang dan terpaksa kehilangan rumah mereka karena tidak mampu membayar hipotek. Bencana ini menyebar ke seluruh dunia, dengan negara-negara lain juga mengalami resesi yang parah.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Great Depression
freepik.com

Upaya Pemulihan

Pemerintah Amerika Serikat dan lembaga keuangan berupaya untuk mengatasi Great Depression dengan berbagai tindakan. Salah satu tindakan yang diambil adalah penutupan bank-bank yang tidak stabil untuk mencegah kepanikan dan kebangkrutan lebih lanjut. Pemerintah juga mengadopsi kebijakan ekonomi yang berbeda, termasuk pelaksanaan “New Deal” yang bertujuan untuk menghidupkan kembali ekonomi dan menyediakan lapangan kerja untuk rakyat.

New Deal merupakan program besar yang diperkenalkan oleh Presiden Franklin D. Roosevelt pada tahun 1933. Program ini melibatkan intervensi pemerintah dalam perekonomian dengan tujuan menciptakan lapangan kerja, menghidupkan kembali sektor perbankan, dan memulihkan kepercayaan masyarakat. Melalui program ini, pemerintah membangun infrastruktur, seperti jalan raya dan jembatan, serta mendukung proyek-proyek pertanian dan pelestarian sumber daya alam. Program ini juga menciptakan badan-badan baru, seperti Securities and Exchange Commission (SEC), yang bertujuan untuk mengawasi pasar keuangan dan mencegah praktik-praktik spekulatif yang merugikan.

Dalam beberapa tahun setelah diperkenalkannya New Deal, kondisi ekonomi Amerika Serikat mulai membaik. Namun, pemulihan sepenuhnya dari Great Depression membutuhkan waktu yang lama. Baru pada saat pecahnya Perang Dunia II, industri Amerika Serikat bangkit kembali dengan pesat untuk memenuhi kebutuhan perang dan menciptakan lapangan kerja yang luas.

Badai Berlalu

Selain dampak ekonomi, Great Depression juga berdampak pada perubahan sosial dan politik yang signifikan. Banyak orang yang kehilangan kepercayaan mereka pada sistem kapitalis dan mempertanyakan keadilan distribusi kekayaan. Gerakan serikat pekerja dan organisasi politik yang mengadvokasi perubahan sosial semakin mendapatkan dukungan popularitas. Dalam banyak hal, Great Depression menjadi pemicu untuk reformasi sosial dan perlindungan pekerja yang lebih baik.

Kisah tentang Great Depression 1929 memberikan kita banyak pelajaran berharga. Dalam era globalisasi ekonomi saat ini, penting bagi kita untuk memahami akar penyebab krisis ekonomi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah terjadinya hal serupa. Regulasi keuangan yang kuat, perlindungan konsumen yang efektif, dan kebijakan yang berfokus pada pemerataan kekayaan dapat menjadi langkah-langkah penting dalam mencegah terulangnya krisis ekonomi yang merusak.

Great Depression 1929 tetap menjadi kisah yang mengingatkan kita tentang betapa rapuhnya sistem ekonomi dan pentingnya kebijakan yang bijaksana dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan ekonomi. Kita dapat belajar dari pengalaman pahit ini dan bekerja sama untuk membangun ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, di mana keuntungan dan kesempatan dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

Achmad Abdul Arifin: Seorang Trader Saham Syariah yang Mempunyai Motto "Menjadi Tak Terlihat dan Melampauinya"

June 25, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
pasar saham
Pojok Komunitas

Lampu Hijau Untuk Pasar Saham! “Raksasa Ekonomi yang Tidur”

by Minsya June 24, 2023
written by Minsya 4 minutes read

Indonesia, negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alam, telah memperoleh gelar yang luar biasa sebagai “raksasa ekonomi yang tidur.” Gelar ini menandakan bahwa potensi ekonomi Indonesia yang besar dan belum sepenuhnya dimanfaatkan telah mulai bangkit, memberikan tanda yang positif bagi pasar saham Indonesia, terutama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Potensi Ekonomi Indonesia

Sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia dan letak geografis strategis di Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Namun, selama beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak mencapai potensinya yang sebenarnya. Faktor-faktor seperti birokrasi yang kompleks, ketidakpastian regulasi, dan infrastruktur yang belum memadai telah menjadi kendala bagi kemajuan ekonomi Indonesia.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai reformasi ekonomi dan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan iklim investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Reformasi struktural, seperti upaya untuk menyederhanakan regulasi dan proses birokrasi, telah menarik minat para investor dalam dan luar negeri untuk berinvestasi di Indonesia. Selain itu, program pembangunan infrastruktur yang ambisius, seperti Pembangunan Jalan Tol Trans-Jawa dan proyek-proyek infrastruktur lainnya, telah memberikan dorongan besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan positif dalam sektor ekonomi Indonesia dapat dilihat dari sejumlah indikator. Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia telah menunjukkan tren positif dengan angka pertumbuhan yang stabil di atas 5%. Inflasi terkendali dengan baik, menunjukkan stabilitas ekonomi yang lebih baik. Tingkat pengangguran juga mengalami penurunan, menandakan adanya peningkatan lapangan kerja di negara ini.

Masuknya Investor Asing ke Pasar Saham

Selain itu, Indonesia juga berhasil menarik minat investor asing dengan langkah-langkah yang diterapkan untuk memperbaiki iklim investasi. Dorongan untuk mendorong investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) dalam sektor-sektor strategis seperti manufaktur, energi terbarukan, pariwisata, dan teknologi informasi telah berhasil membangkitkan kepercayaan investor asing terhadap pasar Indonesia. Peningkatan jumlah FDI yang masuk ke Indonesia dapat berdampak positif pada IHSG dan pasar saham Indonesia secara keseluruhan.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

pasar saham
freepik.com

Dampak positif dari gelar “raksasa ekonomi yang tidur” ini terlihat dalam peningkatan minat investor dalam berinvestasi di Indonesia. Banyak perusahaan multinasional yang telah memperluas operasional mereka di Indonesia atau membuka cabang baru di negara ini. Selain itu, investor asing juga semakin tertarik untuk memasuki pasar saham Indonesia, membawa modal baru yang dapat menguatkan IHSG.

Daya Beli Masyarakat Indonesia

Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang kuat juga berdampak pada peningkatan daya beli masyarakat Indonesia. Konsumsi domestik yang meningkat memberikan peluang bagi perusahaan-perusahaan dalam negeri untuk mengembangkan bisnis mereka dan meningkatkan kinerja mereka di pasar saham. Hal ini juga memicu pertumbuhan sektor industri dalam negeri, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian nasional.

Namun, meskipun Indonesia telah mendapatkan gelar sebagai “raksasa ekonomi yang tidur” dan terdapat tanda-tanda positif bagi pasar saham dan IHSG, masih terdapat tantangan yang perlu diatasi. Salah satu tantangan utama adalah meningkatkan kualitas infrastruktur. Meskipun sudah ada upaya pembangunan infrastruktur yang signifikan, masih diperlukan investasi yang lebih besar untuk memperbaiki kualitas jalan, pelabuhan, bandara, dan jaringan kelistrikan yang akan membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi secara merata.

Pemerintah Indonesia terus mendorong reformasi struktural dan perbaikan regulasi guna menciptakan iklim investasi yang lebih menguntungkan. Kemudahan berbisnis, stabilitas hukum, perlindungan hak kekayaan intelektual, dan transparansi yang lebih baik akan membantu menarik lebih banyak investasi dan mendorong pertumbuhan pasar saham.

Di masa depan, penting bagi Indonesia untuk memanfaatkan potensi ekonominya secara maksimal. Dalam beberapa tahun terakhir, langkah-langkah positif telah diambil, namun perjalanan masih panjang. Dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pasar saham, kolaborasi antara pemerintah, regulator, investor, dan pelaku bisnis menjadi kunci sukses. Dengan sinergi yang baik, Indonesia dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi terkemuka di Asia dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian global.

Kesimpulannya, Indonesia telah memperoleh gelar sebagai “raksasa ekonomi yang tidur,” menunjukkan potensi ekonomi yang besar dan belum sepenuhnya dimanfaatkan. Ini merupakan tanda yang positif bagi pasar saham IHSG, dengan minat investasi yang meningkat dan pertumbuhan ekonomi yang kuat. Namun, tantangan masih ada, dan upaya terus dilakukan untuk meningkatkan infrastruktur, reformasi ekonomi, dan perbaikan regulasi. Dengan langkah-langkah yang tepat, Indonesia dapat meraih potensi ekonominya secara penuh dan memperkuat pasar sahamnya di masa depan, khususnya cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

Achmad Abdul Arifin: Seorang Trader Saham Syariah yang Mempunyai Motto "Menjadi Tak Terlihat dan Melampauinya"

June 24, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

CEK SAHAM SYARIAH

BELAJAR APA?

  • Analisis Fundamental
  • Berita Saham Syariah
  • Emiten Syariah
  • Investasi Syariah
  • Keuangan Syariah
  • Pojok Komunitas
  • Saham Pemula

SYSAVEST 2026

KONTAK KAMI

Main Office :
QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 Nomor 44, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Telp : 0878 5758 0315

Email : media@syariahsaham.id

Terdaftar DI

Copyright © 2024 PT Syariah Saham Indonesia. All Right Reserved.

Saham Syariah Indonesia
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG