Skip to content
Saham Syariah Indonesia
Banner
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG
Home - emiten syariah - Page 7
Tag:

emiten syariah

Bayan Resources
Emiten Syariah

PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Pelajari Profil dan Sejarahnya

by Minsya January 30, 2024
written by Minsya 3 minutes read

Pernah dengar PT Bayan Resources Tbk (BYAN)? Pendiri perusahaan ini cukup terkenal akan kesuksesannya hingga menjadi orang terkaya di Indonesia. Pada perkembangannya, perusahaan ini berhasil menjadi salah satu perusahaan besar yang berfokus di bidang pertambangan batu bara. Untuk mengetahui sejarah perkembangannya, simak penjelasan di bawah ini.

Profil PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang Menarik Dipelajari

Dibalik PT Bayan Resources Tbk (BYAN), terdapat Bayan Group sebagai inovator di bidang industri pertambangan batubara di Indonesia. Grup ini selalu mengikuti metode serta teknologi baru dalam menjaga posisinya sebagai salah satu produsen batubara dengan biaya rendah di Indonesia.

Perusahaan ini ialah perusahaan tambang pertama di Indonesia yang memanfaatkan through-seam blasting di Wahana. Bahkan, kini perusahaan telah memiliki beberapa truk pengangkutan batubara terbesar yang ada di Indonesia. Hal ini karena kapasitasnya yang telah mencapai 250 ton.

Perusahaan juga telah menerapkan FMS atau Fleet Management System di lokasi pertambangannya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi serta efisiensi operasi tongkang. Tidak hanya itu, perusahaan juga telah dilengkapi dengan teknologi yang mampu menunjang penyebaran radar stabilitas lereng geoteknik.

Teknologi tersebut mampu memantau lereng dengan memprediksi kegagalan lereng secara akurat. Adapun beberapa infrastruktur batubaranya dimiliki oleh Balikpapan Coal Terminal, Floating Transfer Barge, serta Dermaga Perkasa dan Wahana. Fasilitas yang dimilikinya pun mampu membongkar muatan batubara, menimbun batu bara serta memuat kapal.

Baca Juga : PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) Profil dan Sejarah

Bayan Resources

Sejarah Menarik dari PT Bayan Resources Tbk (BYAN)

Perusahaan mulai mencetak sejarahnya di bulan November 1997 bersamaan dengan kegiatan akuisisi PT Gunungbayan Pratamacoal (GBP) yang dilakukan oleh Low Tuck Kwong. GBP pun mulai menjalankan kegiatan usahanya di Blok II pada bulan Juni 1998. Empat bulan kemudian, pendirinya pun mengakuisisi PT Dermaga Perkasapratama.

Perusahaan tersebut memiliki sekaligus mengelola BCT atau Balikpapan Coal Terminal yang berkapasitas 24 juta metrik ton per tahunnya. Lock Tuck Kwong pun mendirikan perusahaan ini dalam menaungi seluruh usaha batu baranya di Indonesia. Perusahaan juga mulai menambang batu baranya di Tabang, Kutai Kartanegara di bulan Februari 2005.

Setahun kemudian, perusahaan mengubah statusnya dari perusahaan non-investasi menjadi perusahaan investasi dalam negeri. Di tahun 2007, beberapa anak perusahaannya pun mulai beroperasi yakni PT Teguh Sinarabadi, PT Perkasa Inakakerta, serta PT Wahana Baratama Mining.

Di tahun 2008, anak perusahaannya GBP mulai mengoperasikan Blok !. Akhirnya, perusahaan pun melantai Bursa Efek Indonesia secara resmi pada 12 Agustus 2008. Di bulan yang sama, Kalimantan Floating Transfer Barge (KFT-1) mulai dioperasi melalui PT Muji Lines untuk menjembatani pemindahan muatan batubara dari tongkang menuju kapal di Kalimantan Selatan.

KEPCO pun mengakuisisi 20% sahamnya di bulan Juli 2010. Di tahun 2011, 56% saham Kangaroo Resources Pty Ltd (KRL) diakuisisi yang pada saat itu memiliki 13 konsesi pertambangan. Tidak sampai situ, Lubuk Tutung Coal Terminal mulai dioperasikan pada bulan November 2012.

Pemindahan muatan batu bara dari tongkang ke kapal di perairan Kalimantan Timur dilakukan dengan bantuan KFT-2. Fase awal pengembangan jalan serta dermaga di konsesi Tabang akhirnya berhasil diselesaikan pada bulan Maret 2015. Dua tahun kemudian, PT Senyiur Sukses Pratama mengakuisisi saham perusahaan sebanyak 10%.

Di bulan Juli 2018, PT Tiwa Abadi melakukan kegiatan eksplorasinya di konsesi. Hingga akhir tahun 2018, perusahaan meningkatkan saham kepemilikannya di KRL hingga 100%. Memasuki bulan November 2019, anak perusahaannya yang bernama PT Tanur Jaya melakukan eksplorasi di konsesinya.

Disamping itu, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melalui PT Tanur Jaya juga melakukan pembangunan jalan dan pengangkutan batubara sepanjang 101 kilometer menuju Sungai Mahakam di bulan Desember 2019. Kemudian, pada Maret 2020, PT Tanur Jaya memperoleh izin memproduksi batu bara.

Hingga akhir tahun 2020, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) telah membawahi 30 anak perusahaan. Beberapa diantaranya yakni PT Wahana Baratama Mining, PT Gunungbayan Pratamacoal, PT Indonesia Pratama, PT Tanur Jaya, PT Mamahak Coal Mining, PT Sumber Api dan PT Cahaya Alam.

Demikian penjelasan mengenai profil dan sejarah dari PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang menarik dipelajari. Dapat disimpulkan bahwa dibalik kesuksesannya, perusahaan telah melakukan berbagai upaya dalam perkembangannya mulai dari ekspansi, eksplorasi, perubahan status hingga pembangunan.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

January 30, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
merdeka copper
Analisis Fundamental

Merdeka Copper: Proyek Tembaga 7 Bukit The Rise of MDKA?

by Minsya January 26, 2024
written by Minsya 6 minutes read

Proyek Tembaga Tujuh Bukit merupakan salah satu proyek yang diprediksi menjadi “game changer” bagi PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Terlebih lagi proyek Tembaga Tujuh Bukit ini adalah salah satu tambang tembaga dan emas dengan peringkat teratas di dunia, yang belum dikembangkan. MDKA sendiri siap berinvestasi dalam jumlah besar pada mega proyek ini. Lantas seberapa besar prospek dari proyek ini bagi MDKA?

Proyek Tambang Tujuh Bukit Merdeka Copper

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) – perusahaan tambang emas dan tembaga ini tengah fokus mempersiapkan diri terhadap pengembangan proyek Tambang Tujuh Bukit yang berada di bawah Tambang Emas Tujuh Bukit sekitar 65 km ke arah Tenggara Banyuwangi. Untuk kita ketahui, PT Merdeka Copper Gold Tbk tercatat memiliki secara penuh 100% atas saham proyek Tembaga Tujuh Bukit ini.

merdeka copper
Source: merdekacoppergold.com/bisnis-kami/proyek-tembaga-tujuh-bukit/

Ya, proyek Tambang Tujuh Bukit yang juga terletak di Banyuwangi – Jawa Timur ini, memiliki potensi tambang tembaga yang sangat besar. Jika dirinci, maka proyek Tambang Tujuh Bukit memiliki kekayaan sumber daya mineral, hingga sebesar 1.71 miliar ton dengan kadar tembaga sebesar 0.47%, dan juga  emas sebesar 0.60 g/t yang didalamnya mengandung 8.1 juta ton tembaga dan 27.4 juta ons emas. Yang didalamnya termasuk sebanyak 443 juta ton sumber daya terindikasi, dengan kadar tembaga 0.60% dan emas 0.66 g/t.

Source: merdekacoppergold.com/bisnis-kami/proyek-tembaga-tujuh-bukit/

Baca Juga : PT Surya Citra Media Tbk: Vidio.com Dongkrak Kinerja SCMA?

Proyek Tembaga Tujuh Bukit ini pertama kali ditemukan, ketika PT Merdeka Copper Gold Tbk melakukan aktivitas feasibility study terhadap area Tambang Emas Tujuh Bukit pada tahun 2018 lalu. Hal ini yang membuat posisi proyek Tembaga Tujuh Bukit ada di bawah area Tambang Emas Tujuh Bukit.

Dan sejak itulah, PT Merdeka Copper Gold Tbk terus menggelontorkan dana investasi hingga USD176 juta, untuk dapat menjalankan studi kelayakan pada proyek Tembaga Tujuh Bukit. Termasuk didalamnya untuk kebutuhan eksplorasi sepanjang 1.890 meter, pengeboran untuk menemukan sumber daya, pemodelan geologi, studi teknis hingga studi pra kelayakan yang ditargetkan bisa selesai pada Mei 2024 mendatang.

Dalam perencanaannya, PT Merdeka Copper Gold Tbk menargetkan proyek Tembaga Tujuh Bukit ini mampu memproses sebanyak 24 juta ton bijih per tahunnya, untuk kemudian bisa menghasilkan lebih dari 110.000 ton tembaga dan 350.000 ounces emas per tiap tahun, selama lebih dari 30 tahun.

Berdasarkan aktivitas pengeboran terbaru dalam upaya perluasan Tambang Emas Tujuh Bukit. Ditemukan adanya kandungan mineral dan emas yang menyebar dari mulai bawah lubang terbuka Tambang Emas Tujuh Bukit sampai area sumber daya terindikasi di bagian bawah tanah.

Source: merdekacoppergold.com/bisnis-kami/proyek-tembaga-tujuh-bukit/

Tentu potensi dari proyek Tembaga Tujuh Bukit dapat diperhitungkan untuk menjadi tambang tembaga terbesar ketiga di Indonesia, apabila nanti sudah beroperasi. Sehingga posisi peringkatnya ada di bawah tambang milik PT Freeport Indonesia dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).

Berikut ini hasil dari petakan sumber daya yang terkandung pada Tambang Tembaga Bukit Tujuh:

Source: Public Expose MDKA, 2023
Berita Saham Syariah

Strategi Dividen Saham Syariah: Membedah Aksi Korporasi DRMA, KEJU, hingga BTPS

April 28, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Ekspansi Strategis BUVA hingga Langkah Global MSIN di Bursa...

April 28, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

MSCI INDONESIA: Menakar Respons MSCI terhadap Reformasi Transparansi

April 21, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Ketegasan BEI Terhadap Delisting hingga Guyuran Dividen Jumbo ADMR

April 20, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Banjir Dividen LPPF hingga Strategi WMUU Hadapi Rights Issue

April 17, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Investasi Saham Syariah: Aksi Buyback ASLC hingga Guyuran Dividen Cimory Rp793 Miliar

April 13, 2026 0 comments

Proyek Tembaga Tujuh Bukit vs Prospek Kendaraan Listrik (EV)

Bicara potensi, MDKA mengklaim bahwa adanya proyek Tembaga Tujuh Bukit ini juga bertujuan untuk mensupply pasokan tembaga. Jadi, tembaga ini memang dapat digunakan sebagai komponen dan/atau komponen pendukung baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di masa yang akan datang. Dalam hal potensi ini, Penulis berpendapat bahwa manajemen PT Merdeka Copper Gold Tbk cukup jeli dengan melihat peluang bisnis ini.

Source: cnbcindonesia.com/news

Nah kalau kita lihat, dari sisi kebutuhan tembaga untuk kendaraan Listrik memang jauh lebih besar mencapai 183LB. Bahkan jika harus dibandingkan dengan mobil bertenaga mesin (ICE) dengan kebutuhan 48L. Dan juga dengan mobil bertenaga Listrik hibrida yang kebutuhan tembaganya 88LB. Dengan besarnya akan kebutuhan tembaga untuk supply kendaraan Listrik, tentu akan lebih sustain dan sejalan dengan prospek MDKA. Berikut ini proporsi kebutuhan tembaga.

Source: copper.org/environment/

Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Cooper Development Association Inc. tembaga ini merupakan komponen penting bagi kendaraan Listrik. Di mulai dari motor Listrik, baterai, inverter, perkabelan, hingga kebutuhan pada stasiun pengisian daya.

Tidak hanya itu, tembaga ini juga menjadi komponen penting bagi infrastruktur yang mendukung pengisian kendaraan Listrik.

Bahkan Copper Development Association Inc, yang menyadur data dari Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA) menyebutkan pada tahun 2016 sudah ada permintaan kendaraan Listrik sebanyak 2 juta unit secara global. Kemudian di tahun 2025 mendatang, diperhitungkan ada permintaan kendaraan Listrik dunia yang melonjak hingga 7 juta unit. Yang artinya akan ada permintaan logam tembaga hingga sebesar 1.7 juta ton di tahun 2027.

Potensi tersebut, menegaskan bahwa naiknya penggunaan kendaraan Listrik dalam beberapa tahun ke depan, juga akan berdampak positif terhadap naiknya permintaan tembaga.

Kinerja Keuangan MDKA

Sebagai salah satu proyek yang masih ada di fase pra-produksi. Sekaligus salah satu proyek dari lima asset tambang PT Merdeka Copper Gold Tbk yang meliputi:

  • Proyek Emas Pani
  • Proyek Tembaga Tujuh Bukit
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
  • Tambang Emas Tujuh Bukit
  • Tambang Tembaga/Pirit Wetar

Maka dapat dikatakan bahwa MDKA memiliki kondisi liabilitas yang relatif tinggi. Lantaran PT Merdeka Copper Gold Tbk memiliki banyak proyek yang masih harus dikembangkan, sehingga belum bisa beroperasi. Sementara biaya operasional terus berjalan. Nah di bawah ini adalah perbandingan kinerja PT Merdeka Copper Gold Tbk, di mulai dari asset tidak lancar, total asset, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, total liabilitas, interest bearing debt, dan juga ekuitas yang dimiliki MDKA:

Kinerja MDKA. Source: Cheat Sheet Kuartal III-2023 by RK Team

Dalam grafik di atas, terlihat bahwa beban liabilitas yang ditanggung PT Merdeka Copper Gold Tbk relatif besar. Terlebih setelah di mulainya proyek Tembaga Bukit Tujuh, yang dalam waktu bersamaan juga dilakukan dengan proyek emas Pani. Sehingga berdampak langsung pada kenaikan liabilitas MDKA, yang juga tercermin dalam Interest Bearing Debt yang naik signifikan hingga sekitar Rp22.16 triliun Annualized 2023.

Bukan tidak mungkin, beban kenaikan liabilitas dan Interest Bearing Debt MDKA akan terus berlanjut. Setidaknya sampai tambang yang saat ini dalam pengerjaan proyek dapat beroperasi secara efektif. Sehingga dapat menghasilkan income bagi PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Tingginya beban liabilitas yang ditanggung PT Merdeka Copper Gold Tbk hingga kuartal III-2023, turut tercermin dalam DER perusahaan yang ada di level 2.23x. Tentu ini sangat berisiko bagi kemampuan keuangan perusahaan.

DER MDKA. Source: Cheat Sheet Kuartal III-2023 by RK Team

Kesimpulan

Dari proyek Tembaga Tujuh Bukit, MDKA secara tidak langsung mendapatkan keuntungan berupa prospek bisnis yang menarik. Sejalan dengan semakin tingginya penggunaan tembaga sebagai komponen pada baterai kendaraaan listrik.

Hanya saja yang perlu diperhatikan di sini ialah dengan adanya proyek Tambang Tembaga Bukit Tujuh, cukup berdampak pada posisi neraca MDKA. Di mana PT Merdeka Copper Gold Tbk memiliki beban liabilitas yang terbilang besar. Bahkan jauh lebih besar dibandingkan ekuitas yang dimilikinya, akibatnya DER perusahaan berada di level yang cukup tinggi, yakni 2.23x. Tidak hanya itu, posisi liabilitas yang menimbulkan risiko cukup besar bagi perusahaan.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

rivan kurniawan
January 26, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Baramulti Suksessarana
Emiten Syariah

PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) Profil dan Sejarah

by Minsya January 25, 2024
written by Minsya 3 minutes read

Sebagai negara yang menjadi salah satu penghasil tambang terbesar di dunia, Indonesia punya cukup banyak perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan. Salah satunya yaitu PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) yang berkantor pusat di Jakarta. Tambang batu baranya sendiri ada di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Seperti apa sejarahnya dan bagaimana profil perusahaan ? Yuk simak.

Sejarah Baramulti Suksessarana Tbk

Grup Baramulti memulai bisnis dengan melakukan perdagangan dan pemasaran batu bara pada tahun 1988, kepada PT Tambang Batu bara Bukit Asam. BSSR sendiri baru didirikan di tahun 1990. Dan enam tahun setelah beroperasi, perusahaan mengakuisisi PT Antang Gunung Meratus (AGM).

Dimana PT Antang Gunung Meratus di tahun 1994 sebelumnya sudah memperoleh lisensi CCoW, perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara. Selanjutnya di tahun 1998. BSSR memperoleh izin eksplorasi KP (Kuasa Pertambangan). Dengan kata lain, pemerintah memberikan wewenang kepada perusahaan untuk melaksanakan usaha pertambangan umum.

Berikutnya, PT Antang Gunung Meratus yang sudah diakuisisi sebelumnya memulai produksi komersial di tahun 1999. Kepemilikan PT Baramulti Suksessarana Tbk pun ditingkatkan menjadi 57% atas AGM di tahun 2008. Dua tahun setelahnya, izin IUP diperoleh perusahaan dan perusahaan pun memulai produksi komersial pada tahun 2011.

Perusahaan menjadi perusahaan publik setelah meningkatkan kepemilikannya dalam RUPS menjadi 100% pada tahun 2012. Perjanjian off-take dengan AGM pun ditandatangani oleh investor strategis, dan Tata Power menyetujui akuisisi saham BSSR sebesar 26%. Kode sahamnya di BEI yaitu BSSR, IPO pada tanggal 8 November 2012 dengan harga penawaran Rp. 1.950 per saham.

Baca Juga : PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Profil dan Sejarahnya

Baramulti Suksessarana

Profil Baramulti Suksessarana Tbk

Baramulti Suksessarana Tbk berdiri pada tahun 1990 sebagai bagian dari Baramulti Group. Perusahaan ini bergerak pada bidang perdagangan batu bara pada awal berdirinya, namun pindah haluan menjadi perusahaan tambang batu bara. Sekarang perusahaan menawarkan cadangan dan sumber daya batu bara berkualitas yang substansial.

Lokasi tambangnya ada di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Di Kalimantan Timur, total area yang dimiliki perusahaan mencapai 2.458,9 hektar. Letaknya ada di 25 kilometer barat daya wilayah konsesi Kota Samarinda yang merupakan ibu kota provinsi.

Dimana ada dua konsesi batu bara di perusahaan, yaitu PT Baramulti Suksessarana dengan izin usaha pertambangan di Kalimantan Timur. Serta PT Antang Gunung Meratus (AGM) berlokasi di Kalimantan Selatan dengan kontrak karya batu bara (PKP2B) generasi ke-2.

Dan dari pasokan batu bara tersebut, PT Baramulti Suksessarana menjadi salah satu perusahaan pertambangan terkemuka di Indonesia. Bahkan kontribusinya termasuk besar bagi pertumbuhan ekonomi tanah air. Tentunya itu berkat komitmen perusahaan untuk terus bertumbuh dan memproduksi batu bara yang stabil. 

Produk batu bara yang dihasilkan PT Baramulti Suksessarana Tbk dibagi menjadi 4 blok dengan pemasaran sesuai dengan asal penambangannya. Operasi komersialnya dimulai pada bulan Juni 2011, dengan proyeksi kapasitas produksi mencapai 1,5 mt di tahun 2014.

Unit Usaha Baramulti Suksessarana Tbk

  1. PT Baramulti Suksessarana (BSSR)

Mulai tahun 2010, PT Baramulti Suksessarana (BSSR) sudah mendapatkan IUP atau Izin Usaha Pertambangan dengan opsi perpanjangan 2×10 tahun. Dimana royalti dari penjualannya sebesar kurang lebih 3-7%. Lokasi pertambangannya yaitu berada di Kalimantan Timur, 25 kilometer ke arah barat daya wilayah konsesi Kota Samarinda.

BSSR saat ini juga menambang di wilayah timur atau Bara 8, dan ke depannya berencana untuk membangun underpass agar dapat mengakses tambang bagian barat. Yang mana wilayah baratnya mempunyai batu bara dengan kadar air lebih rendah dan kalori lebih tinggi dari bagian timur.

  1. PT Antang Gunung Meratus (AGM)

PT Antang Gunung Meratus (AGM) merupakan unit usaha PT Baramulti Suksessarana Tbk. Letaknya ada di Kalimantan Selatan, sekitar 100 kilometer timur laut Banjarmasin yang merupakan ibu kota provinsinya. AGM saat ini menambang di Blok 3 Selatan, dengan total area yang dimiliki perusahaan sebesar 22.433 hektar.

Demikian profil singkat PT Baramulti Suksessarana yang lengkap dengan sejarahnya. Saat ini perusahaan punya kontribusi yang cukup besar pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Membuatnya menjadi salah satu perusahaan pertambangan terkemuka di dalam negeri. Pernah dengar ? Anda bisa menemukannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode BSSR.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

January 25, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Energi Mega Persada
Emiten Syariah

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Profil dan Sejarahnya

by Minsya January 24, 2024
written by Minsya 3 minutes read

Masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing dengan Bakrie Group, perusahaan konglomerat yang telah berdiri sejak tahun 1942 oleh Achmad Bakrie. Tahukah anda bahwa PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) merupakan salah satu bagian dari kelompok usaha Bakrie tersebut ? Perusahaan minyak dan gas ini dibangun pada tahun 2001, yuk simak bagaimana sejarahnya.

Sejarah Singkat Energi Mega Persada

PT Energi Mega Persada berdiri pada tahun 2001, tepatnya tanggal 16 Oktober 2001. Namun kegiatan komersialnya dimulai pada tahun 2003, dimana saat itu perusahaan mengakuisisi RHI Corp yang menguasai 34,46% saham KKS Blok Selat Malaka.

Kemudian di tahun 2004, perusahaan kembali mengakuisisi PT Imbang Tata Alam yang mempunyai saham KKS Blok Selat Malaka sebesar 26,03%. Masih di tahun yang sama, PT Energi Mega Persada juga melakukan akuisisi terhadap Kalila Energy Ltd dan Pan Asia Enterprise Ltd, dengan saham Lapindo Brantas Inc yang dipegang sebesar 100%.

Berhasil berkembang dengan baik,  perusahaan PT Energi Mega Persada Tbk pun resmi terdaftar di Bursa Efek Jakarta pada bulan Juni 2004. Mereka mendapat pernyataan efektif dari Bapepam-LK pada tanggal 26 Mei 2004. Kemudian perusahaan melakukan IPO dengan kode saham ENRG sebanyak 2.847.433.500 kepada masyarakat. Nominal saham saat itu sebesar Rp. 100 dengan harga penawaran Rp. 160 per saham.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Energi Mega Persada
https://www.emp.id/id/gallery/

Akusisi Setelah IPO

Dua bulan setelah IPO, perusahaan lagi-lagi melakukan akuisisi pada saham KKS Blok Kangean mencapai 100% melalui EMP Exploration (Kangean) Ltd dan EMP Kangean Ltd. Kemudian di bulan Januari tahun 2006, PT Tunas Harapan yang mempunyai lima KKS melalui lima anak usahanya turut diakuisisi dengan harga 308,6 juta USD. 

Dan di bulan Mei satu tahun setelahnya, sebanyak 50% saham dari Energi Mega Pratama Inc dibeli oleh Mitsubishi Corporation dan Japan Petroleum Exploration Co. Ltd. dengan harga 360 USD. Dimana Energi Mega Pratama Inc tersebut merupakan pemegang dari KKS Blok Kangean. 

Saat ini, PT Bakrie Kalila Investment merupakan pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham di perusahaan. Adapun besar persentasenya yaitu sebanyak 46,402%. Ruang lingkup kegiatan PT Energi Mega Persada Tbk yakni menjalankan usaha dalam bidang perdagangan, pertambangan, jasa, serta manajemen minyak dan gas bumi.

Profil Energi Mega Persada

  1. Bidang Usaha

PT Energi Mega Persada merupakan perusahaan minyak dan gas, dengan lingkup kegiatannya yang meliputi perdagangan, pertambangan, jasa, serta manajemen bidang tersebut. ENRG beserta anak usahanya melakukan eksplorasi, produksi, dan pengembangan minyak mentah maupun gas bumi di beberapa lokasi di Indonesia.

Di antaranya yaitu Blok Malacca Strait, Blok Kangean, Blok Korinci Baru, Blok Gebang, Blok South CPP, Blok B, Blok Tonga, Blok Buzi, Blok Bentu, Blok GMB Sangatta-II, dan Blok Sengkang PSC. Tercatat bahwa area eksplorasinya lebih dari 28.000 kilometer persegi.

Tidak heran jika PT Energi Mega Persada dapat menjadi pemasok gas bumi utama untuk wilayah Jawa Timur dan Sumatera. Gas bumi ini kemudian digunakan untuk persediaan pakan kebutuhan industri, maupun sebagai pembangkit listrik melalui PLN (Perusahaan Listrik Negara).

  1. Visi

Visi dari Energi Mega Persada yaitu menjadi perusahaan eksplorasi serta produksi minyak dan gas terkemuka di kancah Asia. Sekaligus menerapkan keunggulannya dalam kesehatan dan keselamatan kerja, hingga lindungan lingkungan. Serta turut berkontribusi dalam pengembangan komunitas, dengan menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik.

  1. Misi

Ada enam poin yang menjadi misi perusahaan PT Energi Mega Persada Tbk. Satu, membentuk SDM yang andal dan memiliki kinerja tinggi. Dua, mendorong pertumbuhan bisnis secara organik. Tiga, mempercepat pertumbuhan bisnis dengan akuisisi aset yang harganya kompetitif di lokasi strategis.

Empat, meningkatkan keunggulan operasi untuk semua kegiatan usaha seperti SDM hingga pemahaman teknis. Lima, memproduksi sejumlah besar cadangan minyak maupun gas. Kemudian yang terakhir yaitu meningkatkan produksi minyak dan gas yang sudah dimiliki.

Menjadi bagian dari Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada yang bergerak di bidang minyak dan gas punya beberapa anak perusahaan. Total ada sekitar 15 anak usaha dari perusahaan ini. Di antaranya yaitu PT EMP Energi Aceh, PT Energi Mega PTA, RHI Corp., PT Artha Widya Persada, PT Visi Multi Artha, sampai PT EMP Tonga.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

January 24, 2024 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
Jaya Ancol
Emiten Syariah

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) Profil dan Sejarahnya

by Minsya January 23, 2024
written by Minsya 3 minutes read

Warga Indonesia tentu tidak asing lagi dengan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA). Perusahaan ini ialah pengembang properti sekaligus pengelola kawasan rekreasi terbesar, terpadu dan terkenal yang ada di Indonesia. Dibalik kesuksesannya, PJAA memiliki sejarah yang menarik dipelajari sebagai berikut.

Profil PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA)

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk melakukan kegiatan usahanya sejak 10 Juli 1992 dan beroperasi secara komersial pada tahun 1996. Kantor pusatnya berada di Gedung Ecovention, Jl. Lodan Timur No. 7, Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Indonesia.

Adapun pemegang sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta sebesar 72% dan Pembangunan Jaya sebanyak 18,01%. Sementara itu, pihak pengendali sekaligus pemilik manfaat akhirnya yakni Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usahanya yakni bidang pembangunan dan jasa.

Kegiatan utamanya berjalan di bidang real estat, seperti pembangunan, penjualan, penyewaan bangunan serta penjualan tanah kapling. Adapun hasil kerjanya yakni Apartemen Northland, Ancol Seafront, Marina Coast The Bukit, Jaya Marina Coast The Green, Marina Coast Royal Residence, Townhouse Puri Marina Ancol Coasta Villa, De’ Cove, Putri Duyung Ancol, dan Pulau Bidadari.

Perusahaan ini juga berfokus pada kawasan pariwisata atau rekreasi dengan mengelola taman serta pantai. Adapun taman serta pantai yang berada di bawah naungannya yakni Dunia Fantasi atau Dufan, Ocean Dream Samudra, Ocean Ecopark, Atlantis Water Adventure, pasar seni serta dermaga.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Jaya Ancol

Sejarah Singkat PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA)

Menariknya, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memiliki sejarah yang berhubungan erat dengan pengembangan kawasan wisata Ancol di pantai utara Jakarta. Di awal abad ke-17, Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang bernama Adriaan Valckenier tertarik dengan pantai Ancol sehingga dikembangkannya destinasi wisata disini.

Setelah Indonesia Merdeka, pengelolaan kawasannya pun beralih ke tangan pemerintah Indonesia. Akan tetapi, pemerintah Indonesia masih fokus perang dalam mempertahankan kemerdekaan. Sehingga, kawasannya masih belum mengalami perkembangan. Memasuki tahun 1960, Ancol pun masih berupa rawa serta pernah menjadi sarang penyakit malaria.

Pada bulan Desember 1965, Soemarno Sosroatmodjo sebagai Gubernur DKI Jaya ditunjuk oleh Presiden Soekarno untuk mengambangkan kawasan Ancol menjadi tempat rekresasi. Di tahun 1966, Ali Sadikin sebagai Gubernur DKI Jaya membentuk Badan Pelaksana Pembangunan Proyek Ancol untuk melaksanakan seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pengembangan kawasan wisata.

Akhirnya, pengembangan Ancol pun dimulai pada masa reklamasi. Pada tanggal 19 Oktober 1966, Pemerintah DKI Jakarta secara resmi memerintahkan PT Pembangunan Ibukota Jakarta Jaya yang kini bernama PT Pembangunan Jaya sebagai BPP Proyek Ancol. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) bertugas menyiapkan seluruh perencanaan proyek agar dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Perusahaan juga menyampaikan konsep pengembangan, strategi, rencana induk dan kegiatan pembangunan lainnya seperti strategi pemasaran. Pada 10 Juli 1992, PT Pembangunan Jaya Ancol secara resmi diubah menjadi perseroan terbatas yang bernama PT Pembangunan Jaya Ancol.

Pada saat itu, sahamnya sebesar 80% dipegang oleh Pemprov DKI Jakarta dan sisanya dimiliki oleh PT Pembangunan Jaya. Perusahaan pun melakukan penawaran umum perdana di BEI atau Bursa Efek Indonesia pada 2 Juli 1992. Dalam hal ini, saham yang dipegang oleh Pemprov DKI Jakarta serta PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) masing-masing berukuran hingga 72% beserta 18,01%.

Tidak sampai situ, perusahaan pun akhirnya menghadirkan logo barunya pada tahun 2005. Kemudian, ia juga revitalisasi Gelanggang Renang Ancol menjadi Atlantis Water Adventure. Gelanggang Samudra Ancol juga berhasil direvitalisasi olehnya menjadi Ocean Dream Samudra.

Padang Golf Ancol pun dialihfungsikan menjadi Ocean Ecopark pada tahun 2011. Setahun kemudian, kegiatan ekspansi bisnisnya dilakukan ke MICE dengan mendirikan Ecovention dengan ruang serbaguna seluas 4.000 meter persegi. Akhirnya, lahan milik perusahaan di kawasan Ancol telah ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Sirkuit Internasional e-Prix Jakarta pada tanggal 22 Desember 2021.

Itulah penjelasan mengenai profil dan sejarah menarik dari PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA). Bisa disimpulkan bahwa perusahaan ini telah mengalami berbagai kegiatan pembangunan, pengalihfungsian, ekspansi dan perubahan nama sehingga menjadi perusahaan sukses seperti sekarang.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

January 23, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Sandiaga Uno
Pojok Komunitas

Sandiaga Uno: Mengenal Konsep Usaha Jual Beli Perusahaan

by Minsya January 21, 2024
written by Minsya 4 minutes read

Dalam dunia bisnis, terdapat berbagai strategi untuk mencapai kesuksesan. Salah satu konsep yang menarik perhatian banyak pebisnis adalah strategi yang diterapkan oleh Sandiaga Uno, seorang pengusaha sukses dan politisi di Indonesia. Konsep ini melibatkan proses membeli perusahaan, melakukan perbaikan, dan kemudian menjualnya dengan harga yang lebih tinggi. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang konsep usaha ini dan bagaimana Sandi Uno berhasil menerapkannya.

Mengenal Sandiaga Uno

Sebelum memahami lebih dalam konsep usaha yang diterapkan oleh Sandiaga Uno, penting untuk mengenal sosok ini lebih baik. Sandi Uno adalah seorang pengusaha dan politisi Indonesia yang telah meraih banyak kesuksesan dalam berbagai bidang. Salah satu kontribusi besar yang membuatnya dikenal adalah keberhasilannya dalam dunia usaha.

Sandi Uno dikenal sebagai seorang yang piawai dalam menerapkan strategi bisnis yang cerdas. Salah satu strategi yang membuatnya mencapai kesuksesan luar biasa adalah melibatkan dirinya dalam proses pembelian perusahaan yang tidak berjalan optimal, memperbaikinya, dan kemudian menjualnya dengan nilai yang jauh lebih tinggi. Perusahaan yang menaungi usaha tersebut adalah PT. Saratoga Investama Sedaya Tbk yang didirikan pada tahun 1997.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Sandiaga Uno
https://www.rri.co.id/

Langkah Pertama: Membeli Perusahaan yang Potensial

Konsep usaha ini dimulai dengan langkah awal yang krusial, yaitu membeli perusahaan yang memiliki potensi untuk diperbaiki. Sandiaga Uno memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi peluang bisnis yang tersembunyi dalam perusahaan-perusahaan yang tidak berkinerja optimal. Pemilihan perusahaan yang tepat menjadi kunci keberhasilan dalam strategi ini.

Pada tahap ini, Sandi Uno melakukan analisis menyeluruh terhadap potensi perusahaan, melibatkan tim ahli yang terampil dalam berbagai bidang. Evaluasi melibatkan aspek finansial, operasional, dan manajerial perusahaan. Dengan memiliki pemahaman mendalam tentang perusahaan yang akan dibeli, Sandiaga Uno dapat mengidentifikasi area-area yang perlu diperbaiki.

Langkah Kedua: Perbaikan dan Optimalisasi

Setelah berhasil membeli perusahaan, langkah berikutnya adalah melakukan perbaikan dan optimalisasi. Ini mencakup pembenahan dalam berbagai aspek, termasuk manajemen, operasional, keuangan, dan pemasaran. Sandi Uno terkenal karena kemampuannya dalam mengelola perubahan secara efektif dan efisien.

Pada tahap ini, mungkin diperlukan restrukturisasi organisasi, pengoptimalan proses operasional, atau peningkatan dalam sistem manajemen. Sandiaga Uno seringkali melibatkan tim manajemen yang berpengalaman untuk membantu dalam pelaksanaan perubahan ini. Fokus utama adalah meningkatkan kinerja perusahaan dan membuatnya lebih menarik bagi calon pembeli potensial di masa depan.

Langkah Ketiga: Menjual Perusahaan dengan Harga yang Lebih Tinggi

Setelah berhasil melakukan perbaikan dan optimalisasi, langkah terakhir dalam konsep usaha ini adalah menjual perusahaan dengan harga yang lebih tinggi. Sandiaga Uno memiliki keahlian dalam menciptakan nilai tambah yang signifikan pada perusahaan yang ia akuisisi, sehingga menarik minat investor atau pembeli potensial.

Proses penjualan melibatkan strategi pemasaran yang cerdas, presentasi yang meyakinkan, dan negosiasi yang tajam. Sandiaga Uno terampil dalam membangun citra positif perusahaan dan menunjukkan potensi pertumbuhan di masa depan kepada calon pembeli. Keberhasilan dalam tahap ini menandai akhir dari siklus bisnis ini dan membawa keuntungan yang substansial bagi Sandiaga Uno dan para pemegang saham.

Kesimpulan

Konsep bisnis jual beli perusahaan yang diterapkan oleh Sandiaga Uno merupakan strategi yang cerdas dan berhasil. Sebagai seorang pengusaha sukses, Sandiaga Uno telah membuktikan bahwa dengan memilih perusahaan yang tepat, mampu melakukan perbaikan yang efektif, serta memiliki keahlian dalam menjual dengan harga yang menguntungkan, maka kesuksesan dalam dunia bisnis dapat diraih.

Bagi para pelaku bisnis, memahami konsep ini dapat menjadi inspirasi dan panduan untuk meraih kesuksesan yang serupa. Dalam dunia bisnis yang kompetitif, memilih perusahaan yang memiliki potensi dan peluang untuk tumbuh dan berkembang adalah langkah awal yang penting. Selanjutnya, kemampuan untuk melakukan perbaikan yang efektif dalam berbagai aspek perusahaan seperti operasional, pemasaran, dan keuangan juga menjadi kunci kesuksesan.

Selain itu, keahlian dalam menjual dengan harga yang menguntungkan merupakan faktor penting dalam memperoleh keuntungan yang maksimal. Dalam menjalankan usaha jual beli perusahaan, Sandiaga Uno telah membuktikan bahwa dengan melakukan analisis pasar yang mendalam, memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan, serta memiliki strategi pemasaran yang efektif, maka penjualan yang menguntungkan dapat tercapai.

Dengan menerapkan konsep ini, para pelaku bisnis dapat mengambil inspirasi dan panduan dalam meraih kesuksesan yang serupa. Kesuksesan dalam dunia bisnis bukanlah hal yang mudah, namun dengan strategi yang cerdas dan kemampuan yang baik, kesuksesan dapat diraih. Oleh karena itu, memahami dan menerapkan konsep jual beli perusahaan ala Sandiaga Uno dapat menjadi langkah awal yang penting dalam meraih kesuksesan dalam dunia bisnis.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

Achmad Abdul Arifin: Seorang Trader Saham Syariah yang Mempunyai Motto "Menjadi Tak Terlihat dan Melampauinya"

January 21, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
Pojok Komunitas

PT Surya Citra Media Tbk: Vidio.com Dongkrak Kinerja SCMA?

by Minsya January 19, 2024
written by Minsya 7 minutes read

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mengklaim layanan streaming OTT (Over the Top), Vidio.com belum dapat menghasilkan laba yang diharapkan. Meski sudah ada penambahan konten-konten olahraga eksklusif. Lalu, bagaimana dengan optimisme bahwa Vidio.com dongkrak kinerja PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)? Benarkah demikian?

Positioning PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) Berdasarkan Model Bisnis

Sebagai stasiun televisi, SCMA memiliki dua model bisnis yakni, televisi konvensional yang sampai sekarang masih menjadi televisi dengan audience terbanyak dari sisi General Entertainment (GE). Untuk diketahui. GE ini merupakan salah satu segment yang paling banyak diminati di seluruh Indonesia. Hal ini dikarenakan kualitasnya yang tidak terlalu berbobot dan santai, seperti tayangan sinetron dan series.

Source: Investor Release SCMA 9M2023

Dari data Audience Share PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) per 9M2023, terlihat bahwa SCTV dan IVM masih mendominasi di tiga besar. Disusul dengan saluran televisi anak Mentari, yang juga berada di urutan ke lima dalam market share dari GE.

Sementara dari sisi model bisnis Digital Out of Home (DOOH) melalui layanan OTT yakni Vido.com, telah berhasil menjadi layanan OTT Nomor 1 pada Kuartal IV-2022. Bahkan saat itu Vidio.com mampu mengalahkan Netflix.

Ya, berdasarkan survei aplikasi hiburan di Indonesia, oleh Jakarta Snapcart yang bekerja sama dengan tSurvey.id dari Telkomsel pada Oktober 2022 lalu. Menyebutkan ada empat aplikasi hiburan terpopuler di Indonesia yakni Vidio.com, Netflix, Disney+ Hotstar, dan Viu. Di mana Vidio.com menjadi aplikasi dengan pengguna terbanyak dan mengalahkan para kompetitornya.

Source: liputan6.com/tekno/read

Survei tersebut menunjukkan posisi terkuat Vidio.com dengan 27.7 juta pengguna aktif. Lalu disusul oleh Netflix sebanyak 11.3 juta. Kemudian Viu sebanyak 10.4 juta dan juga Disney+ 2.4 juta.

Sementara, berdasarkan data Investor Release PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) untuk 9M2023, Vidio.com telah memiliki rata-rata lebih dari 59 juta pengguna aktif bulanan. Vidio.com menjadi pemimpin pasar dalam berbagai metrik: Sebagai aplikasi nomor 1 di kategori hiburan Google Play Store; dan juga layanan nomor 1 OTT untuk MAU; Nomor 2 untuk total menit streaming; Nomor 3 untuk jumlah pelanggan di Indonesia (MPA Q2 2023). Vidio.com telah menjadi aplikasi nomor satu yang paling banyak diunduh setiap bulan di Google Play Store, dan secara rutin menjadi aplikasi hiburan nomor satu yang paling banyak diunduh pada tahun 2022 dan tahun 2023.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
Source: Public Expose – SCMA

Tidak heran, jika Vidio.com menjadi layanan streaming dengan growth terbesar. Sekaligus memiliki pengguna aktif terbanyak yang menjadi keuntungan tersendiri bagi PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Bagaimana tidak, Vidio.com sebagai platform OTT yang menyediakan layanan streaming terlengkap, yang juga terhubung langsung dengan lebih dari 50 stasiun televisi dan juga 30 radio.

Vidio.com menyajikan ribuan konten lokal maupun internasional, jaringan televisi berbayar, layanan Video on Demand, hingga ragam konten eksklusif lainnya. Konten yang disajikan Vidio.com tersebut berupa film layar lebar, film documenter, serial TV, hingga pilar konten – Vidio Original Series yang bisa disaksikan oleh berbagai usia.

Tidak hanya itu, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) juga menambahkan konten-konten eksklusif olahraga seperti halnya Liga Inggris, NBA, Seri A Italia, La Liga Spanyol hingga Piala Dunia.

Optimisme PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) terhadap Vidio.com cukup tinggi, karena Vidio.com juga memproduksi konten original series. Bahkan Vidio.com juga mendistribusikan konten original series tersebut melalui platform milik sendiri, kepada pihak ketiga, sebut saja diantaranya ada Disney+, Netfilx, Prime Video dan lain sebagainya.

Minat Masyarakat terhadap Vidio.com

Lalu bagaimana dengan minat masyarakat Indonesia dalam mengakses layanan Vidio.com? Menurut dataindonesia.id, konten premium seperti OTT (Over the Top) ataupun CTV (Connected TV) masih menduduki peringkat pertama.

Berita Saham Syariah

Strategi Dividen Saham Syariah: Membedah Aksi Korporasi DRMA, KEJU, hingga BTPS

April 28, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Ekspansi Strategis BUVA hingga Langkah Global MSIN di Bursa...

April 28, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

MSCI INDONESIA: Menakar Respons MSCI terhadap Reformasi Transparansi

April 21, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Ketegasan BEI Terhadap Delisting hingga Guyuran Dividen Jumbo ADMR

April 20, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Banjir Dividen LPPF hingga Strategi WMUU Hadapi Rights Issue

April 17, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Investasi Saham Syariah: Aksi Buyback ASLC hingga Guyuran Dividen Cimory Rp793 Miliar

April 13, 2026 0 comments
Data terakhir tahun 2022. Source: dataindonesia.id

Data ketertarikan di atas, secara tidak langsung telah menunjukan preferensi masyarakat dalam memilih konten akan mendukung Vidio.com, untuk bertumbuh kedepannya. Terlebih lagi Vidio.com menawarkan beragam tayangan, mulai dari saluran TV hingga film layar lebar.

Review Kinerja Laba/Rugi SCMA Kuartal III-2023

Berdasarkan kinerja laporan keuangan kuartal III-2023, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) tercatat mengalami penurunan pendapatan sekitar -3.23% YoY, menjadi Rp4.79 triliun dari sebelumnya kuartal III-2022 yang sebesar Rp4.95 triliun.

Pos Pendapatan SCMA. Source: Laporan Keuangan SCMA Kuartal III-2023

Jika di breakdown, maka di kuartal III-2023 ini PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mencatatkan adanya kenaikan beban program dan siaran hingga sebesar -Rp3.18 triliun. Angka ini lebih tinggi dari beban program dan siaran di kuartal III-2022 yang sebesar -Rp2.70 triliun.

Pos Beban Program dan Siaran SCMA. Source: Laporan Keuangan SCMA Kuartal III-2023

Terlihat bahwa PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mencatatkan adanya kenaikan biaya program dan amortisasai persediaan content program serta beban lainnya yang meningkat.

Akibatnya Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk tercatat turun -71.5% YoY menjadi Rp236.59 miliar di kuartal III-2023, lebih rendah dibandingkan dengan laba Rp830.77 miliar di kuartal III-2022.

Lalu, bagaimana dengan kondisi laporan laba rugi dari entitas anak yang menaungi Vidio.com? Berikut ini penjabarannya.

Pos Kepentingan NonPengendali pada Entitas Anak. Source: Laporan Keuangan SCMA Kuartal III-2023

Meskipun terdapat kenaikan pendapatan sekitar 40% YoY menjadi sebesar Rp762.90 miliar di kuartal III-2023, dibandingkan sebelumnya Rp544.50 miliar di kuartal III-2022. Rupanya Vidio.com masih mengalami kerugian yang meningkat dari tahun 2022 secara YoY.

Melihat kerugian PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dari sisi kinerja keuangan, maka dapat kita katakan bahwa SCMA perlu upaya dalam mengurangi rugi periode berjalan dari Vidio.com. Di mana minusnya pertumbuhan laba PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) memang tidak dapat dipungkiri, karena dalam mengembangkan Vidio.com yang merupakan produk digital memang tidak murah. Ditambah biaya dari siaran langsung tayangan olahraga yang juga memang cukup besar.

Menariknya, meski secara kinerja keuangan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) masih merugi bahkan di kuartal III-2023. Namun secara operasional Vidio.com, bisa dikatakan bahwa SCMA berhasil menjaring lebih banyak pelanggan Vidio.com. Dilihat dari data terakhir, pelanggan Vidio.com dari yang semula hanya 400 ribu di tahun 2019, hingga semester I-2023 sudah bertambah besar menjadi 3.8 juta pelanggan. Atau sudah naik sekitar +850% dalam hitungan beberapa tahun.

Sentimen Pemilu 2024

Euforia pemilu 2024, nampaknya tidak dilewatkan begitu saja oleh PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Melalui program televisi Liputan6 – SCTV, telah mengambil partisipasi secara aktif untuk menayangkan penyelenggaraan pemilu 2024.

Source: liputan6.com

Di mana tayangan tersebut akan berlangsung sesuai periode Debat Calon Capres dan Cawapres 2024 yang akan dilakukan sebanyak lima kali, terhitung dari Desember 2023 hingga Februari 2024 mendatang.

Keterlibatan aktif SCMA dalam penyelenggaran pemilu 2024, memang tidak lepas dari peran media yang sangat dibutuhkan oleh Masyarakat luas untuk mendapatkan informasi mengenai Capres dan Cawapres.

Kesimpulan dan Valuasi

Jadi, penurunan kinerja SCMA pada kuartal III-2023 ini masih dapat ditoleransi, mengingat dalam upaya pengembangan Vidio.com yang merupakan produk digital memang tidak murah. Terlebih lagi, SCMA memutuskan untuk menambahkan konten-konten olahraga eksklusif, yang mana secara biaya siaran langsung tayangan olahraga tersebut juga cukup besar. Sehingga tidak heran, jika pengembangan Vidio.com menggerus pertumbuhan laba SCMA.

Kendati kinerja laba menurun, setidaknya di kuartal IV-2023 SCMA cukup terbantu oleh euphoria pemilu 2024. Di mana kampanye Capres dan Cawapres sendiri telah dimulai sejak Desember 2023 kemarin. SCMA sendiri telah mengambil partisipasi aktif dalam menayangkan berbagai informasi mengenai Capres dan Cawapres dalam pemilu 2024 ini. Bukan tidak mungkin, pada laporan keuangan kuartal berikutnya SCMA akan mencatatkan pertumbuhan pendapatan.

Dari sisi valuasi, SCMA memiliki valuasi yang masih cukup premium dengan PER sebesar 37.05x dan PBV sebesar 1.59x yang menjadikan SCMA masih terbilang mahal. Jika dibandingkan dengan kompetitornya yakni BMTR yang memiliki PER sebesar 6.92x dan PBV sebesar 0.29x, lebih rendah dari valuasi SCMA saat ini.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

rivan kurniawan
January 19, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
sektor farmasi
Emiten Syariah

Sektor Farmasi: 5 Daftar Perusahaan Saham Syariah di Indonesia

by Minsya January 18, 2024
written by Minsya 6 minutes read

Saham-saham di sektor kesehatan tetap menjadi salah satu pilihan investasi yang menarik. Selain memiliki prospek yang cerah, saham-saham sektor farmasi juga dikenal memiliki potensi yang tinggi. Bahkan, ada puluhan perusahaan di bidang kesehatan dan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Industri kesehatan merupakan sektor yang terus berkembang di Indonesia. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan perawatan diri, permintaan akan produk dan layanan kesehatan terus meningkat. Hal ini memberikan peluang besar bagi perusahaan farmasi untuk tumbuh dan berkembang.

Salah satu alasan mengapa saham-saham sektor farmasi menarik bagi para investor adalah karena prospeknya yang kuat. Perusahaan farmasi memiliki pendapatan yang stabil dan cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Permintaan akan obat-obatan dan produk kesehatan tidak akan pernah berhenti, sehingga perusahaan farmasi memiliki pasar yang terus berkembang.

Saham Sektor Farmasi

Sektor farmasi adalah industri yang bergerak dalam penjualan obat-obatan dan peralatan kesehatan. Industri ini memiliki peran yang penting dalam membantu rumah sakit, klinik, puskesmas, dan apotek dalam menyediakan produk-produk kesehatan yang dibutuhkan. Keterlibatan sektor farmasi dalam kehidupan sehari-hari membuatnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan orang-orang pintar.

Perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sektor farmasi sangat beragam, bahkan beberapa di antaranya telah go public di bursa efek. Hal ini memungkinkan siapa saja untuk memiliki saham dalam perusahaan-perusahaan kesehatan ini, sehingga investor dapat memiliki bukti kepemilikan saham dari perusahaan-perusahaan tersebut.

Nilai saham-saham di sektor farmasi telah menunjukkan kinerja yang positif selama beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, bagi orang-orang pintar yang ingin memiliki saham di sektor ini, mereka harus sangat berhati-hati dalam memilih produk dan perusahaan yang tepat. Keputusan ini perlu diambil dengan kejelian dan kecermatan agar dapat memperoleh keuntungan yang maksimal.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

sektor farmasi
freepik.com

Daftar Saham Syariah di Sektor Farmasi

1. SIDO (PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk)

Perusahaan yang dikenal sebagai Sido Muncul bukanlah nama yang asing bagi masyarakat Indonesia. Sido Muncul telah lama diakui sebagai perusahaan yang fokus pada bisnis jamu dan obat-obatan herbal.

Berdiri sejak tahun 1951, perusahaan ini telah mencatatkan pertumbuhan yang cukup positif, meskipun mengalami penurunan laba bersih sebesar 12,3% pada tahun 2022. Meski begitu, Sido Muncul berhasil membagikan dividen sebesar Rp 690 miliar pada bulan April 2023.

Pada bulan November 2023, harga saham perusahaan, yang diperdagangkan dengan kode SIDO, tercatat berada di kisaran Rp 505. Kapitalisasi pasar emiten SIDO juga mencapai angka yang mengesankan, yaitu sekitar Rp 15,75 triliun. Tentu saja, angka-angka ini memberikan gambaran yang positif dan menarik bagi para pemegang saham atau calon investor, bukan? Sejarahnya bisa dibaca disini.

2. KAEF (PT Kimia Farma, Tbk)

Kimia Farma adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berfokus pada industri farmasi dan perdagangan produk farmasi serta alat kesehatan. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1817 dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 4 Juli 2001 dengan kode saham KAEF.

Kimia Farma memiliki jaringan layanan kesehatan yang terintegrasi di 34 provinsi di Indonesia. Hingga akhir tahun 2022, KAEF memiliki 10 fasilitas produksi obat-obatan, 49 distributor, 1.195 apotek, 401 klinik kesehatan, dan 64 laboratorium klinik.

Menurut laporan keuangan perusahaan hingga kuartal-III 2023, Kimia Farma mencatatkan pendapatan sebesar Rp7,7 triliun, mengalami peningkatan sebesar +8,15% secara year-on-year (yoy). Namun, rugi bersih perusahaan mengalami penurunan sebesar 1,97% yoy, mencapai Rp177,36 miliar dibandingkan dengan Rp180,93 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, laporan keuangan juga mencatat liabilitas Kimia Farma sebesar Rp11,1 triliun dengan ekuitas sebesar Rp9,44 triliun.

3. KLBF (PT Kalbe Farma Tbk)

Kalbe Farma merupakan salah satu perusahaan terkemuka di sektor farmasi dan kesehatan. Perusahaan ini, yang didirikan pada tahun 1966, tidak hanya fokus di sektor farmasi, tetapi juga aktif dalam produksi berbagai produk kesehatan dan nutrisi.

Selama tahun 2022, Kalbe Farma mencatat peningkatan laba bersih sebesar 6,24%, mencapai lebih dari Rp3,3 triliun. Pada bulan Mei 2023, perusahaan ini mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,7 triliun. Pada bulan November 2023, harga saham Kalbe Farma tercatat berkisar di sekitar Rp1.605.

4. TSPC (PT Tempo Scan Pacific Tbk)

Perusahaan yang beroperasi di sektor farmasi hingga kosmetik ini merupakan salah satu rekomendasi emiten farmasi yang patut dipertimbangkan oleh para investor. Perusahaan yang telah aktif sejak tahun 1970 ini menonjolkan stabilitas harga sahamnya sebagai salah satu keunggulannya.

Pada bulan November 2023, harga saham perusahaan ini berada di kisaran Rp1.865, menunjukkan kinerja yang cukup baik dibandingkan dengan beberapa saham lain di sektor farmasi. Laba bersih perusahaan juga mengalami peningkatan yang signifikan, mencapai 21,5%, yaitu sebesar 1 triliun rupiah pada tahun 2022. Cek analisanya disini.

5. SOHO (PT Soho Global Health Tbk)

PT Soho Global Health adalah salah satu emiten saham sektor farmasi yang memiliki sejarah panjang di Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1946, menjadikannya salah satu perusahaan farmasi yang paling senior di Indonesia. Meskipun memiliki sejarah yang panjang, PT Soho Global Health baru meluncurkan penawaran umum saham (IPO) di bursa pada tahun 2020.

Hingga saat ini, market cap perusahaan ini mencapai lebih dari Rp 8,5 triliun. Saham SOHO sempat mencapai puncak tertinggi pada 18 September 2020 dengan nilai Rp 11.350, namun mengalami penurunan hingga mencapai Rp 6.375 pada 24 Mei 2022.

Kesimpulan

Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan ketika memilih saham-saham di sektor kesehatan dan farmasi. Pertama, penting untuk melihat kinerja keuangan perusahaan tersebut. Memeriksa laporan keuangan perusahaan dapat memberikan gambaran tentang kinerja dan stabilitas keuangan perusahaan. Selain itu, juga penting untuk mempertimbangkan reputasi perusahaan dan sejarah kinerjanya. Perusahaan dengan reputasi yang baik dan catatan kinerja yang kuat cenderung lebih menarik bagi para investor.

Selain itu, penting juga untuk mempertimbangkan tren dan perkembangan di sektor kesehatan dan farmasi. Mengikuti berita dan tren terkini dapat membantu investor dalam mengidentifikasi peluang investasi yang menjanjikan. Misalnya, perkembangan teknologi medis atau penemuan obat baru dapat menjadi faktor yang mempengaruhi kinerja saham-saham di sektor ini. Oleh karena itu, penting untuk tetap mengikuti perkembangan di sektor ini agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat.

Dalam menginvestasikan dana di sektor kesehatan dan farmasi, penting juga untuk memiliki strategi investasi yang jelas. Menentukan tujuan investasi, jangka waktu, dan tingkat risiko yang dapat ditoleransi adalah langkah-langkah penting dalam merencanakan investasi di sektor ini. Selain itu, diversifikasi juga merupakan strategi yang penting untuk mengurangi risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan. Dengan memiliki portofolio yang terdiversifikasi, investor dapat mengurangi risiko terkait dengan pergerakan harga saham individual dan meningkatkan potensi keuntungan jangka panjang.

Dalam kesimpulan, saham-saham di sektor kesehatan dan farmasi tetap menjadi instrumen investasi yang menarik bagi para investor. Potensi pertumbuhan yang kuat, stabilitas pasar, dan inovasi yang terus berkembang membuat sektor ini menjadi pilihan yang cerdas dan strategis bagi para investor. Dengan melakukan riset yang cermat dan memiliki strategi investasi yang jelas, investor dapat memanfaatkan peluang investasi yang ada di sektor kesehatan dan farmasi untuk mencapai tujuan keuangan mereka.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

January 18, 2024 0 comments
2 FacebookTwitterPinterestEmail
Astra Otoparts
Emiten Syariah

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) Sejarah dan Profil Singkat

by Minsya January 4, 2024
written by Minsya 3 minutes read

Indonesia, sebagai salah satu negara dengan industri otomotif yang cukup berkembang pesat, memiliki beberapa perusahaan yang menjadi tulang punggung sektor ini. Salah satu di antaranya adalah PT Astra Otoparts Tbk (AUTO).

PT Astra Otoparts Tbk adalah salah satu perusahaan otomotif terkemuka di Indonesia. Dengan sejarah panjang dan kontribusi yang signifikan terhadap industri otomotif nasional, perusahaan ini tentunya memainkan peran penting dalam pengembangan dan pertumbuhan sektor tersebut di Indonesia. Mari intip sejarah dan profil singkatnya dalam artikel berikut ini.

Sejarah PT Astra Otoparts Tbk

Astra Otoparts Tbk memiliki akar yang dalam pada dunia otomotif di Indonesia. Pada awalnya, perusahaan ini fokus pada produksi dan distribusi suku cadang kendaraan, termasuk mobil, sepeda motor, dan kendaraan berat.

Pada tahun 1976, PT ini berdiri sebagai PT Alfa Delta Motor, yakni sebuah perusahaan yang bergerak di perdagangan otomotif, perakitan mesin, dan konstruksi. Perusahaan ini dimiliki oleh William Soeryadjaja dan PT Djaya Pirusa. 

Perusahaan ini telah beberapa kali berganti nama, melalui proses penggabungan beberapa produsen komponen di lingkup Grup Astra, kemudian perusahaan ini berganti nama menjadi PT. Astra Dian Lestari.

Kemudian, pada 4 Desember 1997 nama perusahaan ini diubah kembali menjadi PT Astra Otoparts. Dan kemudian pada tahun 1998 perusahaan ini mencatatkan saham pertamanya di Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Astra Otoparts
https://www.astra-otoparts.com/

Profil Singkat Perusahaan

PT Astra Otoparts Tbk saat ini adalah perusahaan publik yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham AUTO. Lokasi utama PT ini yakni berada di Jalan Raya Pegangsaan Dua Km. 2,2 Kelapa Gading, Jakarta, Indonesia. Dan juga terdapat visi dan misi dari perusahaan ini, diantaranya:

Visi : Menjadi supplier komponen otomotif kelas dunia, sebagai mitra usaha pilihan utama di Indonesia dengan dukungan kemampuan engineering yang handal.

Misi : mengembangkan industri komponen otomotif yang handal dan kompetitif, serta menjadi mitra strategis bagi para pemain industri otomotif di Indonesia dan dunia.  Dan menjadi warga usaha yang bertanggung jawab dan memberikan kontribusi positif kepada para pemangku kepentingan

Terdapat poin-poin yang mencerminkan profil PT Astra Otoparts Tbk yang beragam, berikut beberapa point kunci tentang profil perusahaan ini:

  1. Portofolio Produk 

PT Astra Otoparts Tbk memiliki portofolio produk yang luas termasuk suku cadang untuk berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil penumpang hingga sepeda motor dan kendaraan berat. Mereka memproduksi berbagai komponen, termasuk mesin, transmisi, rem, dan banyak lagi.

  1. Pasar Domestik dan Global

Meskipun berbasis di Indonesia, PT Astra Otoparts Tbk juga telah berhasil mengekspansi bisnisnya ke pasar internasional. Produk-produk mereka diekspor ke berbagai negara Asia dan bahkan ke negara-negara lain di seluruh dunia.

  1. Investasi dalam R8D dan Teknologi

Astra Otoparts dikenal karena komitmennya terhadap kualitas produk dan inovasi. mereka berinvestasi dalam teknologi terkini dan sumber manusia yang berkualitas untuk memastikan bahwa produk -produk mereka akan selalu berkualitas tinggi, efisien, dan sesuai dengan standar global.   

  1. Kemitraan Strategis

Untuk menjaga eksistensinya di pasar otomotif, perusahaan ini masih terus untuk menerapkan strategi jangka panjang LEAP, khususnya pada aspek operational excellence. PT Astra Otoparts Tbk juga menjalin kemitraan strategis dengan produsen otomotif terkemuka, baik dalam negeri maupun internasional. 

Kemitraan ini memungkinkan perusahaan untuk mengakses teknologi terbaru, pengetahuan pasar, dan sumber daya lainnya. 

  1. Kinerja Unggul

Pada kuartal III yakni tahun 2021, Astra Otoparts TBK memiliki pendapatan bersih sebesar Rp. 11,04 triliun. Jika dibandingkan dengan tahun 2020, nilai tersebut meningkat sebanyak 27,92%. tentunya hal ini menjadi poin plus dan membuktikan bahwa kualitas dan efisiensi produksi merupakan inti dari strategi Astra Otoparts. 

Dengan mengedepankan kualitas produk dan proses produksi yang efisien, sehingga mereka dapat menjaga kepercayaan pelanggan dan tetap kompetitif di pasar.

Nah, itulah sejarah dan profil singkat PT Astra Otoparts Tbk. Dengan sejarah yang begitu panjang dan komitmen yang kuat terhadap kualitas, inovasi, serta tanggung jawab, perusahaan yang tergabung bursa efek ini tetap menjadi salah satu pemimpin dalam industri otomotif Indonesia dan telah berhasil memperluas jejaknya di pasar global.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

January 4, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Dharma Satya Nusantara
Emiten Syariah

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Perusahaan Agroindustri 1990

by Minsya December 28, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Perusahaan Dharma Satya Nusantara ini melakukan bisnis dengan nama DSNG. Perusahaan Agroindustri ini berpusat di Jakarta dan memiliki setidaknya 15 perkebunan kelapa sawit dengan luas 112.600 hektar beserta 10 pabriknya yang digunakan untuk menunjang kegiatan komersialnya. Berikut adalah sejarah perkembangan PT Dharma Satya Nusantara Tbk

Sejarah Berdirinya PT Dharma Satya Nusantara Tbk

1. Tahun 1990 - 1997

Perusahaan Agroindustri ini sudah berdiri sejak tahun 1990 atau tepatnya pada tanggal 29 september 1990. Kemudian pada tahun 1993 setelah mendapatkan hak pengusahaan hutan dari pemerintah, perusahaan mulai menjalankan engoperasian pabrik pengolahan kayu pertama yang ada di Samarinda dan Kalimantan Oriental.

Tujuannya tentu saja untuk memproduksi kayu gergajian agar bisa diekspor ke Jepang. Karena kinerjanya, perusahaan ini ditunjuk sebagai salah satu pionir dalam pemanfaatan kayu sengon masyarakat agar bisa menggantikan kayu yang diambil dari hutan alam pada tahun 1988. 

Kemudian pada tahun 1991, perusahan memindahkan pabrik pengolahan kayunya yang sebelumnya di Samarinda menjadi di Surabaya. Untuk mengembangkan bisnis yang sudah dijalankan PT Dharma Satya Nusantara mulai merambah pada bisnis pengolahan kayu sengon. Agar pekerjaan semakin maksimal, akhirnya dibentuk 3 anak perusahaan pada tahun 1997.

3 anak perusahaan tersebut dibentuk untuk bergerak dalam bidang budidaya kelapa sawit dengan nama PT Dharma Intisawit Nugraha, PT Dharma Intisawit Lestari dan PT Dharma Agrotama Nusantara. Seluruh perusahaan tersebut berjalan dengan sempurna sesuai dengan tujuan kerjanya

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Dharma Satya Nusantara

2. Tahun 2001 – 2010

Pada tahun 2001, perusahan ini berhasil mengakuisisi sekitar 92,5% saham dari PT Swakarsa Sinarsentosa yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit di kawasan Kalimantan Timur. Kemudian di tahun 2002, perusahaan melakukan peresmian pabrik pertama dengan kapasitas 45 ton TBS/jam. Tentu hal ini menjadi kebanggaan yang luar biasa.

Seiring berjalannya waktu, perusahaan Dharma Satya Nusantara ini kembali mengakuisisi PT Pilar Wanapersada pada tahun 2004. PT Pilar Wanapersada tersebut diakuisisi lahannya seluas 15.153 hektar yang akan digunakan untuk membudidayakan kelapa sawit di Kalimantan Tengah. Perluasan kembali dilakukan pada tahun 2005 di kawasan Kranggan, Temanggung, Jawa tengah, Lumajang dan Banyumas.

Perluasan tersebut dilakukan dengan mengoperasikan pabrik pengolahan kayu. Setelah memiliki banyak cabang perusahaan tersebut, perusahaan mulai memproduksi kayu dan juga veneer. Akuisisi kembali dilakukan pada tahun 2007 dengan mengangkut saham PT Nityasa Idola di Kalimantan Barat. Tentu hal ini dilakukan bukan tanpa tujuan.

PT Dharma Satya Nusantara Tbk akhirnya mendirikan PT Kencana Alam Permai di Kalimantan Barat pada tahun 2008. Kemudian pada tahun 2009, perusahan ini kembali melakukan pembangunan pabrik kelapa sawit yang kedua dengan kapasitas lebih besar yaitu 60 Ton TBS/jam di Kawasan Kalimantan Timur. 

Perusahaan kembali melakukan akuisisi terhadap mayoritas saham PT Prima Sawit Andalan dengan memperoleh lahan kelapa seluas 11.600 hektar yang ada di Kalimantan Barat. Seiring berjalannya, waktu, perusahaan ini memang terus mengalami perkembangan yang pesat.

3. Tahun 2011 – Sekarang

Perusahaan Dharma Satya Nusantara ini berhasil memiliki 65% saham dari PT Tanjung Kreasi Parquet Industry dengan kantor pusat di Pringsurat, Temanggung Jawa Tengah. Selain itu juga mengakuisisi 99,95% saham dari PT Karya Prima Agro Sejahtera yang ada di Kalimantan Timur. Setelah itu, perusahaan ini kembali melakukan pembangunan pabrik ke-4 dan ke-5 dengan kapasitas 60 ton TBS/jam

Pabrik tersebut dibangun di 2 kawasan berbeda yaitu Kalimantan Tengah dan juga Kalimantan Timur. Tidak hanya berhenti disitu, di tahun berikutnya atau 2012 perusahaan ini kembali mengakuisisi saham PT Rimba Utara sebanyak 99,2% dan 100% saham dari Twin Palm Pte.Ltd. Perusahaan Dharma Satya Nusantara ini kemudian berhasil terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada 2013.

Bersamaan dengan penetapan daftar perusahaan di Bursa Efek Indonesia, perseroan ini juga melakukan peresmian pabrik kelapa sawit ke-5 di Kalimantan Tengah dan juga Pabrik minyak inti sawit di Kalimantan timur dengan kapasitas 200 Ton/hari. Akuisisi beberapa perusahaan lain juga terus dilakukan oleh PT Dharma Satya Nusantara ini hingga sekarang.

Eksplor produk juga tetap dilakukan oleh perusahaan ini seperti pada tahun 2022 melalui PT Dharma Sumber Energi dengan mengirimkan 10.500 ton cangkang kelapa sawit ke Jepang untuk pertama kalinya. Pengiriman tersebut dilakukan untuk digunakan sebagai bahan baku pembangkit listrik biomassa.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 28, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

CEK SAHAM SYARIAH

BELAJAR APA?

  • Analisis Fundamental
  • Berita Saham Syariah
  • Emiten Syariah
  • Investasi Syariah
  • Keuangan Syariah
  • Pojok Komunitas
  • Saham Pemula

SYSAVEST 2026

KONTAK KAMI

Main Office :
QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 Nomor 44, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Telp : 0878 5758 0315

Email : media@syariahsaham.id

Terdaftar DI

Copyright © 2024 PT Syariah Saham Indonesia. All Right Reserved.

Saham Syariah Indonesia
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG