Skip to content
Saham Syariah Indonesia
Banner
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG
Home - Emiten Syariah - Page 8
Category:

Emiten Syariah

sentul city
Emiten Syariah

PT Sentul City Tbk (BKSL) Profil dan Sejarahnya

by Minsya December 25, 2023
written by Minsya 4 minutes read

Mungkin anda penasaran siapakah pemilik Sentul sebenarnya. Kawasan Sentul City dikelola oleh PT Sukaputra Graha Cemerlang atas penunjukkan PT Sentul City Tbk (BKSL). BKSL adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan properti serta real estate. Berikut informasi mengenai profil dan sejarah dari Perusahaan Sentul City

Profil PT Sentul City yang Menarik Dipelajari

Sentul City ialah satu dari pelopor industri real estate serta properti yang ada di Indonesia. Perusahaan ini fokus pada bidang perumahan dan kawasan permukiman, tempat rekreasi dan pengembangan lahan di wilayah Kabupaten Bogor. Dengan luas wilayah 300 hektar serta ketinggian 215-500 meter, wilayahnya tempat dijadikan kawasan tempat tinggal penduduk menengah ke atas.

Dibangun dengan nama Bukit Sentul, perusahaan telah mengalami perubahan nama menjadi Sentul City pada tahun 2006. Properti investasi perusahaan serta anak perusahaannya terdiri dari prasarana, tanah dan bangunan yang dikuasai untuk menghasilkan laba serta nilai. Adapun jumlah anak perusahaannya yakni 14.

Sentul City menjadi kota terencana pertama serta terluas yang mendukung kehidupan berkualitas dan di Indonesia. Hal ini dilakukan dengan menggabungkan alam, fasilitas gaya hidup premium serta kemudahan akses menuju pusat perkotaan. Investasi adalah hal yang terjamin bagi para investor karena berpengalaman dan memiliki transparansi tinggi dalam manajemen.

Lingkungan perumahan Sentul City dibangun dengan sistem klaster dengan tema klaster masing-masing, seperti Bali Hill, England Park, dan lainnya. Kawasan komersialnya pun sebuah kawasan bisnis yang memiliki berbagai ruko dan pusat perbelanjaan di kawasan perumahan.

Bukan sekedar perumahan, fasilitas yang disediakan di Sentul City juga lengkap mulai dari pendidikan, gedung bisnis dan pertemuan, hotel, SPBU, supermarket, toko, pusat perbelanjaan hingga ATM. Layanan pendidikannya pun lengkap karena terdiri dari KB/TK/ Sekolah Dasar Taruna Bangsa, Sekolah BPK Penabur, Sekolah Islam Terpadu Fajar Hidayat, STIE Tazkia, Islamic Center dan MI Wahdatul Ikhwan.

Fasilitas lain yang tidak kalah penting tersedia disini yakni rumah sakit, keagamaan, transportasi, jalan akses, SPBU dan masih banyak lagi, Kawasan ini juga telah dilengkapi dengan berbagai tempat rekreasi seperti Bukit Pelangi, Pemandian dan Mata Air Panas Gunung Pancar, Gumati Café & Resort, dan lainnya.

Baca Juga : PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO): Profil dan Sejarahnya

sentul city

Sejarah Singkat PT Sentul City

PT Sentul City Tbk (BKSL) ialah perusahaan publik yang dibangun pada tanggal 16 April 1993. Industri ini telah mengalami perubahan nama pada tahun 1993 menjadi PT Sentragriya Kharisma. Pada tahun 1993-1997, perusahaan hadir sebagai PT Royal Sentul Highlands. Perubahan nama pun masih berlanjut menjadi PT Bukit Sentul Tbk di tahun 1997-2006.

Sejak tahun 2006 hingga kini, perusahaan pun mengubah namanya menjadi PT Sentul City Tbk. Di tahun 1993, perusahaan mulai memasarkan kawasan Bukit Sentul. BLSK akhirnya melantai di Bursa Efek Indonesia pada 30 Juni 1997. Hal ini disertai dengan melepas 400 juta kepemilikannya dengan harga Rp 500/lembar.

Tidak sampai situ, perubahan namanya yang terakhir dilakukan melalui Surat Pengesahan Menteri Hukum pada tanggal 20 Juli 2006. Kepemilikan perusahaan kini mayoritas dikuasai oleh PT Sakti Generasi Perdana, Publik dan Stella Isabella Djohan. Sebelumnya, PT Asriland milik Bambang Trihatmodjo lah yang memilikinya dengan Kaestindo.

Di tengah perkembangannya, perusahaan sempat terjerat beberapa kontroversi. Pada 12 Agustus 2004, Bukit Sentul dilaporkan ke Polwil atau Polisi Wilayah oleh puluhan pembeli yang seharusnya telah menerima kunci rumah pada Agustus 2002. Selain itu, Bukit Sentul pun lolos dari gugatan pailit oleh Lobunta Kencana Raya pada 3 September 2004.

Akan tetapi, ditolak Pengadilan Niaga karena seharusnya diajukan ke pengadilan umum. Akhirnya, kasus ini pun sudah meredup setelah keduanya bersepakat untuk damai. Tidak hanya itu, Bukit Sentul juga pernah digugat pailit oleh salah satu konsumennya Azelia Birrer karena tidak dibangun oleh pengembangnya sejak 1999.

Namun, kesepakatan damai berhasil tercapai satu minggu kemudian setelah inkah. Hal ini terjadi pada tanggal 3 Mei 2006 dan setahun kemudian proyek direncanakan untuk dilanjutkan. Pada bulan Mei 2008, kawasan perumahan serta sarana umumnya pun wajib rampung.

Demikian penjelasan mengenai profil dan sejarah dari PT Sentul City Tbk (BKSL) yang menarik dipelajari. Dapat disimpulkan bahwa perusahaan ini sangat sukses dalam melayani properti dan kawasan perumahan warga. Meski sempat dilanda beberapa kontroversi, perusahaan berhasil menyelesaikannya dengan baik.

Melalui PT Bhakti Investama, Hary meningkatkan kepemilikannya dari 10,72% sampai dengan 37,60% di PT Bimantara. Hary kemudian ditetapkan sebagai Presiden Direktur Bimantara pada 30 April 2002. Keberadaan Hary di PT Bimantara ini juga mengejutkan karena beliau pada saat itu dinilai tidak memiliki kekuatan modal besar menguasai bisnis Cendana.

Bahkan, ada yang berasumsi bahwa Hary mendapatkan dukungan atau bekingan dari keluarga Cendana sehingga ia berperan sebagai operator. Ada juga yang beranggapan bahwa ia mendapatkan modal dari investor rahasia. Rumor lain juga mengatakan bahwa ia dibantu oleh investor kawakan yang bernama George Soros.

Hary juga menyatakan bahwa keberhasilannya dikarenakan prestasi yang menyehatkan dari Bimantara dengan peningkatan kinerja dan menjual sejumlah asetnya yang berpotensial. Begitu Hary masuk, Bimantara menyederhanakan fokusnya pada beberapa perusahaan khususnya media. Pada 14 April 2001, saham di PT Danapaints Indonesia dilepaskan.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 25, 2023 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
PT Dharma Polimetal
Emiten Syariah

PT Dharma Polimetal (DRMA) Siapkan Dua Pabrik Baru 2024!

by Minsya December 23, 2023
written by Minsya 5 minutes read

Emiten otomotif milik TP Rachmat, PT Dharma Polimetal (DRMA) berencana melakukan ekspansi. Melalui pembangunan pabrik yang ditargetkan bisa dipergunakan pada tahun 2024. Apakah hal tersebut menarik bagi para investor yang membidik DRMA, sebagai salah satu emiten yang akan diinvestasikan?

Pabrik Baru PT Dharma Polimetal (DRMA)

PT Dharma Polimetal (DRMA) berencana mendirikan dua pabrik baru yakni, PT Dharma Controlcable Indonesia dan PT Dharma Precision Parts yang berlokasi di Jababeka, Cikarang Jawa Barat. Kedua pabrik tersebut diproyeksikan akan berguna untuk menggenjot produksi komponen kendaraan listrik (Electric Vehicle).

Secara terperinci, Presdir PT Dharma Polimetal (DRMA) Irianto Santoso mengatakan pada pemaparan publiknya. Bahwa pabrik pertama, PT Dharma Controlcable Indonesia (DCI) akan berdiri dilahan seluas ±1 hektar, dengan luas bangunan 9800m². Ditargetkan rampung dan bisa beroperasi mulai kuartal I-2024.

Sedangkan untuk pabrik kedua, PT Dharma Precision Parts (DPP) juga berdiri dilahan seluas ±1 hektar, dengan luas bangunan sebesar 9000m². Pabrik ini ditargetkan rampung dan bisa beroperasi pada kuartal II-2024.

Hal menarik dari ekspansi dua pabrik baru ini, ialah didanai dengan menggunakan cash yang diperoleh dari dana IPO sebesar Rp352.94 miliar. Di mana total nilai investasi untuk kedua pabrik tersebut sebesar Rp100 miliar.

Skema pembangunan dua pabrik baru. Source: Public Expose DRMA – November 2023

Sejalan dengan ekspansinya tadi, PT Dharma Polimetal (DRMA) juga memproyeksikan bahwa di akhir tahun 2024 nanti, akan ada 13 site pabrik yang sudah dapat beroperasi. Nantinya pabrik tersebut akan melengkapi pabrik-pabrik yang saat ini sudah ada, sebanyak 11 site dengan total luas area lebih dari 35 hektar. Berikut ini pabrik-pabrik dari DRMA dan anak usaha yang sudah efektif beroperasi hingga saat ini:

PT Dharma Polimetal
Pabrik DRMA dan entitas anak usaha. Source: Public Expose DRMA – November 2023

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Potensi Pertumbuhan Sektor Otomotif di Indonesia

Bagaimanakah potensi market dari kendaraan roda empat di Indonesia? Melalui pemaparan publik, PT Dharma Polimetal (DRMA) menyatakan bahwa kepemilikan masyarakat atas kendaraan roda empat di Indonesia masih jauh, jika dibandingkan beberapa negara lain di ASEAN. Sebut saja seperti Malaysia dan Thailand, sebagai datanya dapat dilihat di bawah ini.

Pertumbuhan market kendaraan roda empat. Source: Public Expose DRMA – November 2023

Dengan pertumbuhan GDP Indonesia yang terus meningkat sejak pandemi, dan juga GDP per kapita yang diprediksi masih kuat. Maka Indonesia bisa diproyeksikan akan menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi yang baik.

Di mana pada akhirnya, akan mendorong tingkat konsumsi bertumbuh. Termasuk dengan konsumsi akan kendaraan bermotor yang dapat berdampak langsung pada kinerja DRMA. Mengingat dengan beroperasinya kedua pabrik baru, baik DCI maupun DPP akan berfokus ke kendaraan listrik.

GDP Indonesia vs GDP per Capita. Source: Public Expose DRMA – November 2023

Sejalan dengan proyeksi ekonomi Indonesia yang akan membaik. Potensi penjualan kendaraan listrik di Indonesia juga masih terbuka lebar. Berikut ini data penjualan kendaraan listrik di Indonesia selama periode Januari 2022 hingga Agustus 2023:

Volume penjualan mobil listrik di Indonesiaa. Source: databoks.com

Dari data di atas, terlihat penjualan dari mobil listrik yang meningkat hingga 30% YoY (Agustus 2022-2023). Ditambah dengan tren penjualan kendaraan listrik yang masih terus meningkat.

Oleh sebab itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi yang akan membaik dan potensi meningkatnya penjualan kendaraan listrik bisa menjadi trigger bagi PT Dharma Polimetal (DRMA). Terutamanya untuk dapat memanfaatkan utilisasi pabrik baru untuk memfokuskan produksi komponen kendaraan listrik.

Berita Saham Syariah

BSI Kumpulkan 16 Bank buat Lindung Nilai Syariah dan SiPA, Apa Artinya...

October 19, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Tiga Strategi BCA Syariah di ISEF 2026: SiPA, Wakaf Produktif, dan Air...

October 19, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

ISEF 2026 Tutup dengan Business Matching Rp3,2 Triliun: Ekonomi Syariah 25 Persen...

October 18, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Bank BSN Perkuat Likuiditas Lewat PUAS: Porsi Transaksi Beragunan Naik ke 34...

October 18, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

OJK Kawal Gelombang Aksi Korporasi Bank Syariah: Dari Spin-Off UUS sampai Merger,...

October 18, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

BRIS Dorong Wakaf Produktif Rp180 Triliun per Tahun, Investor Saham Syariah Bisa...

October 18, 2026 0 comments

Kinerja Bottom Line DRMA Kuartal III-2023

Pada laporan keuangan yang dirilis PT Dharma Polimetal (DRMA) pada kuartal III-2023, memperlihatkan bahwa PT Dharma Polimetal (DRMA) berhasil membukukan pendapatan yang cukup baik dengan revenue sebesar Rp4.2 triliun. Angka tersebut naik sekitar 60% YoY, dibandingkan revenue pada periode yang sama di tahun 2022, yakni sebesar Rp2.65 triliun.

Sementara dari sisi bottom line atau laba bersih yang dapat diatribusikan kepada Pemilik entitas induk ialah sebesar Rp519.41 miliar di kuartal III-2023, naik 107.8% YoY dari sebelumnya Rp249.94 miliar pada kuartal III-2022.

Peningkatan pendapatan dan juga laba bersih tersebut, tentu menjadi sentimen positif bagi pertumbuhan kinerja PT Dharma Polimetal (DRMA) ke depan.

Kesimpulan

Pembangunan dua pabrik baru DRMA, PT Dharma Controlcable Indonesia (DCI) dan PT Dharma Precision Parts (DPP) yang berlokasi di Jababeka, Cikarang Jawa Barat. Bisa dikatakan memang ditujukan PT Dharma Polimetal (DRMA) untuk dapat menangkap peluang bisnis penjualan kendaraan listrik, yang di mana prospeknya masih terbuka lebar.

Berkenaan dengan tujuannya tersebut, tidak heran jika dua pabrik baru DRMA ini secara khusus memang diperuntukkan bagi produksi komponen kendaraan listrik.

Sehingga dapat ditarik sebuah kesimpulan, bahwa PT Dharma Polimetal (DRMA) memiliki prospek yang cukup menarik di pasar kendaraan listrik.

Di lain sisi, kinerja DRMA secara bottom line masih menunjukkan pertumbuhan positif. Sehingga mendukung optimisme DRMA dalam menangkap peluang bisnis yang ada di depan.

Terlebih lagi, dari sisi neraca diprediksi belum akan ada penambahan liabilitas yang cukup signifikan. Mengingat biaya pembangunan pabrik lebih banyak menggunakan dana IPO sebesar Rp352.94 miliar.

Per kuartal III-2023 ini, PT Dharma Polimetal (DRMA) memiliki DER sebesar 0.79x yang masih tergolong cukup tinggi bagi perhitungan DER perusahaan otomotif yang listing di BEI.

Histori DER DRMA. Source: Cheat Sheet Kuartal III-2023 by RK Team

Adapun sebagai pembanding, perusahaan pada industri sejenis pada kuartal III-2023 seperti AUTO memiliki DER sebesar 0.45x dan SMSM sebesar 0.31x. Rasio DER dari AUTO dan SMSM, menunjukkan kemampuan ekuitas terhadap liabilitas kedua emiten tersebut masih sangat aman. 

Sementara dari sisi valuasi saat ini DRMA memiliki valuasi yang sedikit mahal untuk industi otomotif, dengan tingkat PBV sebesar 4.1x dan PER sebesar 10.6x. Sebagai pembanding, perusahaan pada industri sejanis seperti AUTO memiliki PBV sebesar 0.9x dan PER 6.9x. Lalu SMSM memiliki PBV 3.5x dan PER sebesar 11.7x. Dengan itu, bisa dikatakan bahwa DRMA memiliki valuasi yang slightly overvalued.

Nah bagaimana menurut teman-teman investor? Apakah dengan beroperasinya dua pabrik baru tadi, membuat menjadi saham dengan prospek yang potensial?

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

rivan kurniawan
December 23, 2023 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
Siloam International
Emiten Syariah

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO): Profil dan Sejarahnya

by Minsya December 20, 2023
written by Minsya 4 minutes read

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) atau biasa disebut dengan Rumah Sakit Siloam ialah perusahaan pelayanan kesehatan yang berkantor pusat di Lippo Village, Tangerang. Perusahaan ini telah membawahi 40 rumah sakit serta puluhan klinik kesehatan pada tahun 2021. Dibalik kesuksesannya, perusahaan memiliki sejarah yang menarik dipelajari.

Profil Siloam International Hospitals

Siloam International Hospitals Group adalah jaringan rumah sakit swasta terdepan yang telah menjadi patokan pelayanan kesehatan berkualitas di Indonesia. Tim medis PT Siloam International Hospitals terdiri dari 2.700 dokter umum serta dokter spesialis. Sejumlah 10.000 perawat serta staf pendukungnya melayani hampir 2 juta pasien setiap tahunnya dengan sepenuh hati.

Dalam memenuhi kebutuhan pelayanan medis berkelas dunia, strategi bisnis PT Siloam International Hospitals memiliki setiap unit yang beroperasi dengan biaya yang lebih rendah untuk skala ekonomis. Dengan begitu, visi perusahaan dalam melayani kesehatan berkualitas terwujudkan. Perusahaan ini berada di Jl. Boulevard Jend. Sudirman No. 15, Lippo Village, Tangerang – Banten, Indonesia.

Baca Juga : PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) Sejarah Bisnis Air Mineral

Siloam International

Sejarah Singkat Siloam International Hospitals

PT Siloam Gleneagles Health Care dibangun pada tahun 1996 sebagai perusahaan patungan Lippo Group dan Parkway Hospitals. Perusahaan ini membuka Rumah Sakit Siloam Gleneagles pertama di tahun 1996 di Lippo Village. Akhirnya, pada tahun 1997, perusahaan melantai di BEI dengan melepas 32% sahamnya dengan harga penawaran Rp 2.950 per lembar.

Setahun kemudian, Parkway melepas sahamnya sehingga sepenuhnya menjadi milik Lippo Group. Di tahun 1988, Lippo Group mengakuisisi PT Baligraha Medikatama dan diikuti dengan PT Siloam Gleneagles Health Care Tbk mengakuisisi Rumah Sakit Budi Mulia. Pembangunan rumah sakit pun dibuka di Lippo Cikarang.

Lippo kemudian menggabungkan PT Siloam Gleneagles Health Care ke PT Baligraha Medikatama pada 28 Maret 2000. Mantan pemegang saham Siloam Gleneagles Health Care akhirnya menjadi pengendali PT Baligraha Medikatama. Siloam Gleneagles Health Care pun bergabung ke PT Lippo Karawaci di tanggal 2 Agustus 2004 sehingga merk dan bisnisnya dikelola PT Lippo Karawaci.

Anak perusahaan Lippo Karawaci yang bernama PT Sentralindo Wirasta dijadikan sebagai pengendali semua rumah sakit bernama Siloam di tahun 2010. Hal ini diikuti dengan kolaborasi Universitas Pelita Harapan serta Mochtar Riady Institute of Nanotechnology. Setahun kemudian, perusahaan membuka rumah sakit pertamanya di Jambi dan Balikpapan.

Pada bulan April 2012, perusahaan mengakuisisi Klinik Kardiovaskular di Cinere, Depok. Sebulan kemudian, Pavilium B pada Siloam Hospitals Lippo Village dibuka. Di tahun yang sama, rumah sakit baru di Manado, Palembang dan Makassar juga dibuka. Pada bulan November 2012, Siloam Heart Institute dibuka di Siloam Hospitals Kebon Jeruk.

Memasuki awal tahun 2013, rumah sakit di Bali dibuka pertamanya. Gamma Knife Center juga dibuka di Siloam Hospitals Lippo Village pada bulan Februari. Di bulan Juli, Siloam Hospitals TB Simatupang turut dibuka di Jakarta Selatan. Memasuki penawaran umum perdana pada tahun 2013, perusahaan mengubah namanya menjadi PT Siloam International Hospitals dari PT Sentralindo Wirasta.

Rumah sakit di Purwakarta dibuka pada bulan Mei 2014. Tiga bulan kemudian, saham Siloam Hospitals ASRI di Jakarta Selatan diakuisisi. Akhir tahun 2014, Siloam Hospitals Kupang akhirnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Pada Januari 2013, rumah sakit barunya di Labuan Bajo pun dibuka diikuti dengan rumah sakit di Buton di bulan April.

Pembangunan Siloam Hospitals Blu Plaza pun dibuka pada bulan Mei 2016. Tidak sampai situ, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) juga terus melakukan kegiatan ekspansinya dengan membuka rumah sakit baru di Samarinda pada bulan Juni 2016. Setahun kemudian, Rumah Sakit Umum Sentosa di Bekasi Timur yang bernama Klinik Chandra Sentosa resmi diakuisisi.

Hal tersebut diikuti dengan mengakuisisi Rumah sakit Umum Putra Bahagia yang berlokasi di Cirebon di bulan Mei 2017. Rumah sakit baru di Bangka Belitung serta Bogor juga dibuka pada bulan Juli 2017. Rumah Sakit Hosana Medica di Bekasi diakuisisi diikuti dengan pembangunan rumah sakit baru di Jogja.

Itulah penjelasan mengenai profil dan sejarah dari PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) yang menarik dipelajari. Dapat diketahui bahwa kesuksesan dari perusahaan pelayanan kesehatan ini dipengaruhi oleh banyaknya kegiatan ekspansi yang telah dilakukannya.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

Heading Title

Berita Saham Syariah

BSI Kumpulkan 16 Bank buat Lindung Nilai Syariah dan SiPA, Apa Artinya buat Investor Saham Syariah?

by Minsya October 19, 2026
Berita Saham Syariah

Tiga Strategi BCA Syariah di ISEF 2026: SiPA, Wakaf Produktif, dan Air Bersih

by Minsya October 19, 2026
Berita Saham Syariah

ISEF 2026 Tutup dengan Business Matching Rp3,2 Triliun: Ekonomi Syariah 25 Persen PDB, Apa Artinya buat Investor Saham Syariah?

by Minsya October 18, 2026
Berita Saham Syariah

Bank BSN Perkuat Likuiditas Lewat PUAS: Porsi Transaksi Beragunan Naik ke 34 Persen, Apa Artinya buat Investor Saham Syariah?

by Minsya October 18, 2026
Berita Saham Syariah

OJK Kawal Gelombang Aksi Korporasi Bank Syariah: Dari Spin-Off UUS sampai Merger, Apa Dampaknya ke BRIS dan BSIS

by Minsya October 18, 2026
Berita Saham Syariah

BRIS Dorong Wakaf Produktif Rp180 Triliun per Tahun, Investor Saham Syariah Bisa Ikut Lewat CWLS SWR007

by Minsya October 18, 2026
Berita Saham Syariah

Belajar Saham Syariah saat Indeks Turun Kelas: 5 Strategi buat Investor Halal

by Minsya October 17, 2026
Berita Saham Syariah

Pasar Saham Syariah Hadapi MSCI: Dampak ke ISSI, JII, dan IDX Sharia Growth

by Minsya October 17, 2026
Berita Saham Syariah

24 Emisi Obligasi dan Sukuk Antri di Bursa, Energi dan Infrastruktur Mendominasi, Apa Artinya buat Investor Syariah

by Minsya October 17, 2026
Berita Saham Syariah

Bank Aladin Syariah Perluas Jaringan SiPA ke BSI, OCBC Syariah, dan Maybank, Apa Dampaknya ke Saham Syariah

by Minsya October 17, 2026
December 20, 2023 0 comments
2 FacebookTwitterPinterestEmail
bintang oto global
Emiten Syariah

PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA): Profil dan Sejarahnya

by Minsya December 19, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Kamu mungkin tidak asing dengan kendaraan roda empat atau mobil. Nah, kendaraan yang mulai menjamur tersebut punya distributor di Indonesia, karena memang banyak produsen mobil berasal dari luar negeri. Salah satunya adalah PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA). Perusahaan ini bergerak dalam distribusi kendaraan di Indonesia. Penasaran dengan perusahaan ini? Yuk, cek ulasan singkatnya di bawah ini!

Profil Singkat Bintang Oto Global

Bintang Oto Global bisa dikatakan sebagai sebuah perusahaan otomotif yang terintegrasi. Perusahaan ini bergerak di bidang dealer, rental, service, dan retailer kendaraan. Lebih tepatnya, kendaraan roda empat. Lokasi dari perusahaan ini ada di Jl. S. Supriadi No. 19 – 22 Sukun, Malang. Atau jika kamu ingin tahu, tempat yg sering disebut dengan Honda Sukun Malang.

Nah, di perusahaan ini, kamu bisa melakukan banyak transaksi kendaraan. Mulai dari membeli unit baru, tempat persewaan, servis kendaraan, hingga jual beli kendaraan bekas. Jadi, tinggal datang ke sini dan kamu bisa melakukan apapun. Letaknya pun sangat strategis dan mudah dijangkau. Kantor utamanya tepat berada di jalan raya.

Perusahaan ini juga melakukan diversifikasi bisnis dengan kepemilikan beberapa anak usaha. Ada tiga anak usaha yang berada langsung di bawah Bintang Oto Global, yaitu PT Sumber Utama Niaga, PT Sinar Usaha Nusantara, dan PT Bintang Digital Utama. Lalu, ada pula beberapa anak usaha yang status kepemilikannya tidak langsung. 

Anak perusahaan yang dimiliki oleh Bintang Oto Global lewat PT Sumber Utama Niaga yaitu PT Bintang Artha Guna di Malang yang berdiri pada tahun 2013, PT Tunas Agung Perdana di Jakarta, PT Bintang Perkasa Mobilindo di Klaten yang berdiri pada tahun 2017, PT Surya Anugrah Gempita di Madiun yang berdiri pada tahun 2018, PT Sejahtera Bersama Motor di Probolinggo yang berdiri pada tahun 2017, dan PT Bintang Dewata Abadi di Bali yang berdiri pada tahun 2021.

Lalu, ada pula anak perusahaan yang dimiliki lewat PT Sinar Usaha Nusantara, yaitu PT Artha Global di Jakarta yang berdiri pada tahun 2014 dan PT Semesta Arjuna Gemilang di Jakarta. Sementara kepemilikan PT Bintang Mitra dana dimiliki lewat PT Bintang Utama Digital. Semua anak perusahaan tersebut bergerak di bidang yang berbeda-beda.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

bintang oto global
https://emitennews.com

Sejarah Bintang Oto Global

Bintang Oto Global berdiri pada 29 September 2011. Awalnya, perusahaan ini bernama PT Sumber Utama Niaga. Berbeda dengan tanggal berdirinya, perusahaan ini mulai beroperasi pada tahun 2014. AD/ART perusahaan ini menegaskan bahwa fokus perusahaan adalah bergerak dalam bidang penjualan, jasa pemeliharaan, hingga persewaan kendaraan roda empat. 

Lebih tepatnya, semua kendaraan yang ada di perusahaan ini adalah Honda. Maka dari itu, kantor utama perusahaan ini juga kerap disebut dengan Honda Sukun Malang. Namun tidak hanya usaha di bidang penjualan kendaraan roda empat, perusahaan ini juga punya beberapa anak perusahaan yang bergerak di bawahnya.

Sederet anak perusahaan tersebut bergerak dalam bidang yang berbeda-beda. Mulai dari perdagangan kendaraan, jasa service, jasa rental kendaraan, jasa perindustrian, pertambangan, jasa pengangkutan, dan masih banyak lagi. Hal tersebut yang memungkinkan perusahaan ini bisa terus berkembang hingga sekarang.

Terlebih pada 19 Desember 2016, perusahaan ini resmi masuk ke Bursa Efek Indonesia. Lalu, perusahaan ini diarahkan oleh OJK untuk melakukan penawaran saham atau IPO kepada masyarakat. Dengan begitu, status perusahaan ini resmi dibuka untuk publik. Dan saham perusahaan juga masuk ke pasar saham dengan kode emiten BOGA.

Kini, status kepemilikan dari PT Bintang Oto Global Tbk didominasi oleh PT Sinar Solusindo Sejahtera dengan total saham mencapai 29,50%. Sementara ultimate beneficial power diterima oleh Franky Hendrawan Utomo. Dengan harga saham perdana Rp. 103 dengan Warna Seri I dengan nilai 630.000.000. Namun, dalam pelaksanaannya harga saham adalah Rp. 110. 

Itulah sekilas tentang profil singkat serta sejarah dari Bintang Oto Global, salah satu perusahaan terdepan yang bergerak dalam penjualan dan jasa pemeliharaan kendaraan roda empat, serta dalam banyak bidang bisnis lain. Anak perusahaan yang dimiliki juga sangat banyak, sebagai salah satu langkah diversifikasi bisnis dari perusahaan ini.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 19, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Emiten Syariah

Kinerja Ciputra Group (CTRA): Tren Prospek Sektor Properti 2024

by Minsya December 15, 2023
written by Minsya 6 minutes read

Ciputra Group (CTRA): Kinerja Keuangan Turun, Di Tengah Harapan Turnaround Sektor Properti

PT Harum Energy (HRUM) nampaknya mulai aktif kembali melakukan diversifikasi bisnis. Lantaran pada periode September-November 2023, HRUM masih dalam proses melakukan pembelian atau “chip in” pada perusahaan-perusahaan di luar batubara dengan porsi terbesarnya di bisnis Nikel. Apakah ini tanda PT Harum Energy sedang merealisasikan diversifikasi bisnis batubaranya?

Sektor Properti dan Prospek di 2024

Sektor property merupakan salah satu sektor yang banyak di tunggu oleh para investor untuk kembali bangkit. Dengan harapan kinerja yang juga turnaround.

Hal itu cukup beralasan, mengingat sejak tahun 2014 sektor property masih mengalami penurunan. Bahkan belum menjadi sektor yang direkomendasikan oleh para investor.

Situasi itu, cukup memicu datangnya harapan ketika “history repeat itself” hampir terjadi di awal tahun 2023. Saat itu banyak analis yang menganggap bahwa sektor properti akan mengalami turnaround di sepanjang tahun 2023.

Namun sepertinya itu hanya terjadi di kuartal II-2023, akibat dampak “purchasing power” yang tinggi. Kondisi tersebut dipicu oleh kenaikan harga-harga komoditas yang terjadi di tahun 2022. Sangat disayangkan, setelahnya emiten-emiten properti kembali lesu. Berikut ini pergerakan saham dari IDXPROPERTY dalam setahun terakhir:

IDXProperty. Source: Trading View

Tahun 2023 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi sektor property, meskipun sedikit lebih baik jika dibandingkan dengan masa-masa pandemic.

Adapun beberapa tantangan yang dihadapi sektor property antara lain, adalah kondisi kenaikan interest rate global dan penguatan USD yang disebabkan global instability. Hal itu membuat Bank Indonesia menaikan suku bunga pada Oktober 2023 kemarin.

Source: bi.go.id

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Sayangnya, kenaikan suku bunga itu memukul kinerja sektor properti. Lantaran hal itu akan sangat memengaruhi bunga kredit KPR yang menjadi semakin tinggi.

Namun di waktu yang sama, pemerintah juga menawarkan insentif berupa penghapusan PPN pembelian rumah. Di mana nantinya, PPN rumah baru seharga di bawah Rp2 miliar akan ditanggung pemerintah 100% yang berlaku hingga Juni 2024. Akan tetapi, setelahnya pemerintah hanya menanggung PPN sebesar 50% saja.

Adanya PPN pembelian rumah tersebut, tentu menjadi stimulus bagi sektor properti di tahun 2024 nanti.

Ditambah lagi dengan potensi penurunan suku bunga The Fed yang dinilai sudah mencapai puncaknya. Sehingga diperkirakan tahun 2024 nanti The Fed akan menurunkan suku bunga.

Source: tradingeconomics

Sinyal penurunan suku bunga dari The Fed, juga menjadi angin segar bagi membaiknya sektor properti. Namun hal ini nampaknya akan mulai terasa pada kuartal III – kuartal IV 2024 mendatang. Tentunya selepas pelaksanaan pemilu tahun depan selesai.

Harga Saham CTRA VS Kompetitor

Lantas bagaimanakah dengan kondisi pergerakan harga saham CTRA dibandingkan dengan para kompetitornya?

Dalam hal ini, Penulis membuat analisa rebasing return atau imbal hasil harga saham selama satu tahun terakhir, yang dibandingkan dengan saham-saham lain: CTRA, SMRA, PWON dan BSDE.

Dengan pertimbangan keempat saham tersebut, memfokuskan pada sektor yang sama yakni hunian resedensial. Berikut ini perbandingannya:

Ciputra Group
Source: Refinitiv Workspace

Dari grafik diatas dapat terlihat bahwa Ciputra Group (CTRA) menghasilkan kenaikan harga paling besar selama setahun terakhir. Ya, Ciputra Group (CTRA) mencatatkan kenaikan harga saham sebesar 13.86%. Disusul kemudian, BSDE dengan kenaikan harga saham 11.89%.

Lalu dua emiten lain, justru mengalami penurunan harga saham yakni SMRA sebesar -3.94% dan PWON sebesar -10.88%.

Pergerakan harga saham di atas, secara tidak langsung telah membuat CTRA menjadi saham property dengan return terbaik selama satu tahun terakhir.

Berita Saham Syariah

BSI Kumpulkan 16 Bank buat Lindung Nilai Syariah dan SiPA, Apa Artinya...

October 19, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Tiga Strategi BCA Syariah di ISEF 2026: SiPA, Wakaf Produktif, dan Air...

October 19, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

ISEF 2026 Tutup dengan Business Matching Rp3,2 Triliun: Ekonomi Syariah 25 Persen...

October 18, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Bank BSN Perkuat Likuiditas Lewat PUAS: Porsi Transaksi Beragunan Naik ke 34...

October 18, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

OJK Kawal Gelombang Aksi Korporasi Bank Syariah: Dari Spin-Off UUS sampai Merger,...

October 18, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

BRIS Dorong Wakaf Produktif Rp180 Triliun per Tahun, Investor Saham Syariah Bisa...

October 18, 2026 0 comments

Kinerja Fundamental CTRA

Berikut ini analisa singkat dari laporan laba rugi Ciputra Group (CTRA) per kuartal III-2023:

Pos pendapatan CTRA. Source: Laporan Keuangan CTRA Kuartal III-2023

Ciputra Group (CTRA) mencatatkan penurunan pendapatan sekitar -8.85% YoY menjadi sebesar Rp6.59 triliun per kuartal III-2023. Turun dari Rp 7.23 triliun pada periode sama tahun 2022.

Dari data di atas, terlihat bahwa CTRA bukan hanya mencatatkan penurunan pendapatan. Namun juga mencatatkan kenaikan beban umun dan administrasi dari Rp956.4 miliar di kuartal III-2022, naik menjadi Rp1.02 triliun per kuartal III-2023. Ditambah dengan kenaikan beban keuangan dari Rp779.6 miliar di kuartal III-2022, naik menjadi Rp870.2 miliar per kuartal III-2023.

Adapun jika kita lakukan breakdown pada pos Pendapatan neto, terlihat ada pos penjualan kavling, rumah hunian dan ruko yang turun dengan proporsi terbesar sekitar -17.48% YoY. Berikut ini rinciannya:

Rincian Pendapatan. Source: Laporan Keuangan CTRA Kuartal III-2023

Selain itu, juga ada kenaikan beban umum sekitar 7%, di mana terdapat kenaikan beban upah dan penyusutan. Berikut rinciannya:

Pos Beban Umum dan Administrasi. Source: Laporan Keuangan CTRA Kuartal III-2023

Terakhir, adanya kenaikan pada beban keuangan sebesar 11.68% YoY, dari sebelumnya -Rp779.6 miliar di kuartal III-2022, jadi lebih dalam hingga -Rp870.2 miliar pada kuartal III-2023.

Pos Beban Keuangan. Source: Laporan Keuangan CTRA Kuartal III-2023

Dengan melihat beban keuangan di atas, dapat diketahui bahwa naiknya beban keuangan Ciputra Group (CTRA) bukan karena utang berbunga. Melainkan disebabkan oleh liabilitas kontrak yang berdampak signifikan.

Liabilitas kontrak tersebut membuat Ciputra Group (CTRA) cukup berisiko. Di mana jika gagal bayar, maka CTRA harus mengembalikan dana KPR dan juga membayar bunga. Hal itu lah yang membuat Ciputra Group (CTRA) ada pencatatan beban keuangan.

Dari ketiga sebab di atas, tidak heran jika di kuartal III-2023 CTRA mencatatkan penurunan kinerja pendapatan dan juga berimbas pada turunnya laba bersih sekitar -22.36% YoY:

Pos pendapatan CTRA. Source: Laporan Keuangan CTRA Kuartal III-2023

Selain itu, juga ada kenaikan beban umum sekitar 7%, di mana terdapat kenaikan beban upah dan penyusutan. Berikut rinciannya:

Kesimpulan

Jadi, secara overall tidak ada yang perlu diwaspadai dari laporan turunnya pendapatan dan juga laba Ciputra Group (CTRA) di kuartal III-2023. Sebaliknya penurunan kinerja yang terjadi adalah hal yang wajar.

Terlepas dari hasil kinerja kuartal III-2023, CTRA masih memiliki potensi kenaikan pendapatan di tahun 2024 mendatang. Hal ini berkenaan dengan rencana diaplikasikannya kebijakan pemerintah yang akan melakukan penghapusan PPN di 2024, dan juga potensi turunnya suku bunga. Cukup menjadi katalis positif bagi pulihnya kinerja CTRA. Meskipun nantinya akan terlihat di kuartal III – kuartal IV 2024 mendatang

Dari sisi valuasi, saat ini saham CTRA sedang diperdagangkan pada harga 1160 an. Dengan rasio PBV sebesar 1.10x dan PER sebesar 13.65x. Namun dengan kinerja keuangan yang sedang menurun, maka bisa dikatakan bahwa CTRA sedang ada di valuasi fair value.

Nah, menurut teman-teman investor bagaimana pandangan kalian mengenai kinerja CTRA dan prospeknya di tahun mendatang?

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

rivan kurniawan
December 15, 2023 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
Selamat Sempurna
Emiten Syariah

PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) Profil dan Sejarahnya

by Minsya December 14, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Tingginya mobilitas masyarakat sangat berpengaruh pada industri otomotif. Permintaan terhadap kendaraan beserta suku cadangnya tidak bisa disepelekan. Akhirnya banyak perusahaan yang berdiri dan fokus pada industri otomotif, termasuk PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) yang sudah ada sejak puluhan tahun silam. Yuk, lihat profil singkat dan sejarah perusahaan ini di bawah!

Profil Singkat Selamat Sempurna

Selamat Sempurna didirikan pada 19 Januari 1976, lalu secara resmi diakui oleh pemerintah pada 22 Maret 1976. Perusahaan ini merupakan produsen spare part kendaraan seperti filter, oil cooler, radiator, fuel pipe, brake pipe, condenser, exhaust system, dan lain sebagainya. Salah satu merk dagang milik perusahaan ini, yaitu Sakura Filter, bahkan sudah terdaftar di lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Menakjubkan, bukan?

Lokasi kantor pusat dari perusahaan ini ada di Jl. Pluit Raya I No. 1, Jakarta Utara. Sementara lokasi pabrik produksinya ada di dua tempat, Jakarta dan Tangerang. Perusahaan ini banyak mengalami perubahan AD/ART dan beru terdaftar sebagai perusahaan terbuka dan masuk ke Bursa Efek Indonesia pada 1996. Di sisi lain, kegiatan komersial baru dimulai pada tahun 1980. Penasaran dengan jejak langkah perusahaan ini? Simak Ulasan berikut!

Baca Juga : PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) Sejarah Bisnis Air Mineral

Selamat Sempurna
https://www.smsm.co.id/

Sejarah Selamat Sempurna

Setelah berdiri pada 19 Januari 1976 di Indonesia, perusahaan ini mengalami beberapa perubahan AD/ART. Proses panjang tersebut berlalu hingga perusahaan ini resmi disahkan oleh pemerintah sebagai sebuah lembaga usaha. Hingga akhirnya pada tahun 90-an, perusahaan ini berhasil melakukan akuisisi.

 Pada tahun tersebut Selamat Sempurna berhasil mengakuisisi PT Adi Chandra Automotive Products. Setahun setelahnya, tahun 1995, perusahaan ini resmi menjadi investor di PT Panata Jaya Mandiri. Yang mana perusahaan tersebut adalah hasil joint venture dengan perusahaan asal Amerika Serikat, Donaldson Company Inc.

Perubahan status perusahaan ini menjadi publik terjadi pada tahun 1996, ditandai dengan keluarnya saham perusahaan ini di Bursa Efek Indonesia dengan nama index SMSM. Dari masa tersebut, mulai terjadi banyak kemajuan pada perusahaan ini. Misalnya pada tahun 2000 dimana perusahaan ini melakukan penawaran obligasi pertamanya yang senilai 100 milyar dan membangun Training Center untuk mengembangkan kualitas SDM-nya.

Tahun 2001, Selamat Sempurna membuka fasilitas produksi filter yang ada di Curug, Tangerang. Lalu, gudang penyimpanan yang ada di Tangerang juga diperluas pada tahun 2004. Waktu berlalu, tidak terasa perusahaan ini sudah menyelesaikan obligasinya pada tahun 2005. Di tahun yang sama, perusahaan ini joint venture dengan Daewoo International Corporation asal Korea Selatan dalam pembangunan PT International Steel Indonesia. 

Dulunya nama perusahaan ini adalah Perseroan dan ACAP. Namun, pada 2006, nama tersebut diganti dan berubah menjadi PT. Selamat Sejahtera Tbk. Kemudian di tahun 2009, susunan pemegang saham di ISI berubah. Dimana POSCO membeli saham sebanyak 65%. Hal ini membawa perubahan urutan pemegang saham terbesar menjadi POSCO, Daewoo International Company, dan Perseroan yang di dalamnya ada Selamat Sempurna.

Obligasi kedua perusahaan ini terbit pada tahun 2009 dengan nilai yang lebih besar, yaitu 240 milyar. Selanjutnya, obligasi tersebut lunas dengan tuntas dalam waktu setahun. Awal tahun 2012, Selamat Sempurna resmi bekerjasama dengan PT Tokyo Radiator Mfg. Co. Ltd. Perjanjian itu ditandai dengan berdirinya PT. Tokyo Radiator Selamat Sempurna (TRSS).

Masih di tahun 2012, perusahaan ini melakukan transaksi saham dengan PT. Hydraxle Perkasa (HP). Perusahaan ini ternyata terus menekan perjanjian dengan banyak pihak, diantaranya adalah dengan pembelian saham di PT. Adrindo Intisarana (AIS) 2013, Bradge Synergies Sdn. Bhd. pada 2018, dan Sure Filter Co. Ltd. pada 2018. Karena skala bisninsnya sudah luas, maka perusahaan ini menggabungkan Perseroan dan SSP menjadi satu kesatuan di PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM).

Itulah profil singkat serta sejarah dari Selamat Sempurna, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang otomotif. Lebih tepatnya, spare part kendaraan. Jejak langkah perusahaan ini bisa dikatakan panjang, lebih dari puluhan tahun berdiri dan beroperasi di Indonesia. Terlebih dalam satu dekade terakhir, sudah banyak sekali kemajuan dan kesuksesan perusahaan yang berhasil terukir indah. 

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 14, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Malindo Feedmill
Emiten Syariah

PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN): Produsen Pakan Ternak Berkualitas!

by Minsya December 12, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Salah satu produk pakan ternak berkualitas terbaik tentunya bisa diperoleh dari perusahaan Malindo feedmill. Perusahaan ini sudah berdiri sejak lama sehingga dapat dipastikan produk yang diberikan memenuhi standar kebutuhan gizi ternak. PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) tentunya mengalami perjalanan panjang hingga bisa berdiri megah hingga sekarang.

Sejarah Berdirinya PT Malindo Feedmill Tbk

Perlu diketahui bahwa perusahaan yang satu ini merupakan perusahaan multinasional yang dioperasikan secara komersial terutama di wilayah Indonesia sejak tahun 1998. Perusahan Malindo Feedmill ini bergerak dalam bidang pakan ternak sehingga produk yang dibuat tentu saja pakan ternak dan peternakan anak ayam yang disebut dengan Day Old Chicken atau DOC.

Perusahaan ini pertama kali berdiri pada tahun 1997 dan menjadi anak perusahan dari Perusahaan malaysia Emivest Berhad dan Leong Hup Holding Berhad. Perusahaan Malaysia tersebut memang secara khusus berdiri dengan memproduksi serta mendistribusikan pakan ternak, terutama pakan ayam pedaging atau boiler dan comercial day chicks.

PT Malindo Feedmill Tbk menerapkan budaya perusahaan pada setiap bidang dengan tujuan untuk terus berkomitmen agar bisa memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Budaya kerja yang ditanamkan oleh perusahaan ini yaitu berkaitan dengan integritas, kerjasama tim, dan kepuasan pelanggan. Hal tersebut bertujuan untuk bisa mencapai operasional bisnis berkelanjutan.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Malindo Feedmill
https://www.malindofeedmill.com/id/beranda/

Profil PT Malindo Feedmill Tbk

Perlu diketahui bahwa perusahaan juga melakukan investasi dengan anak perusahaan yang memasarkan dan juga memproduksi DOC komersial, SOC induk dan ayam broiler. Mengacu pada keaktifan perusahaan dalam menjalankan bisnis yang berkualitas tentunya mampu mendukung perkembangan selama 20 tahun bisnis ini berjalan.  

Perusahaan juga pengungkapan rasa bangganya terhadap perkembangan industri perunggasan dalam negeri. Semua hal tersebut bisa terjadi tentunya atas dasar prinsip budaya kerja yang ditanamkan. Agar kualitas produk selalu baik dan terjamin maka perusahaan pakan ternak ini selalu melakukan proses kontrol secara ketat dan rutin.

Pengecekan tersebut dilakukan mulai dari proses pemilihan bahan baku yang digunakan untuk produksi. Bahan baku yang digunakan tentunya memiliki kualitas terbaik sehingga hasil produksinya juga setara. Berdasarkan informasinya, diketahui bahwa PT Malindo Feedmill Tbk ini sudah memiliki 568 karyawan dengan produk yang dikirimkan ke 150 distributor di seluruh wilayah Indonesia.

Misi yang selalu ditanamkan oleh perusahaan ini yaitu dengan terus mengoptimalkan potensi peningkatan nilai yang berhubungan dengan pemegang saham dan juga pemangku kepentingan. Perusahaan pakan ini selalu berusaha untuk bisa mencapai tujuan sebagai perusahaan peternakan yang terdepan pada pangsa pasar pilihan.

Tentu untuk mencapai tujuan tersebut maka perseroan ini menerapkan sebuah pedoman khusus bagi setiap insan Malindo dalam beraktivitas dan berkarya. Pertama, perusahaan dengan kode emiten MAIN ini selalu mengembangkan kualitas kerjasama yang baik antar tim yang ada di departemen.

Memastikan bahwa antara departemen satu dengan lainnya selalu fokus dalam mencapai tujuan perusahaan. Kemudian, hal lain yang bisa dilakukan untuk memudahkan pencapaian tujuan yaitu dengan meningkatkan kualitas hubungan kerja yang harmonis supaya seluruh faktor yang diinginkan bisa dicapai secara efisien sesuai dengan upaya yang dilakukan.

Perusahaan juga meyakini bahwa integritas juga merupakan sebuah kunci untuk bisa membangun organisasi yang berkelanjutan. Dengan begitu, perseroan ini senantiasa memberikan dorongan kepada direksi maupun karyawan untuk menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan standar etika dan mematuhi hukum sehingga tidak mencemari kredibilitas perusahaan.

Bahkan perusahaan juga selalu mengupayakan semaksimal mungkin agar ketersediaan produk selalu dalam kondisi berkualitas sesuai standar ketentuan tertinggi. Hubungan baik dengan pelanggan juga harus tetap terjaga agar bisa terus berkontribusi dalam memahami kebutuhan pelanggan. Perusahaan menyadari bahwa pelanggan adalah mitra terpenting dalam membangun usaha berkelanjutan.

PT Malindo Feedmill Tbk selalu berkomitmen tinggi serta memberikan dorongan aktif kepada karyawan agar bisa mengintegrasikan kerjasama tim yang baik. Hal tersebut dilakukan untuk bisa mewujudkan kepuasan pelanggan. Kinerja bisnis juga perlu diperhitungan dan dijaga agar bisa menciptakan kolaborasi terbaiknya.

Dengan adanya komitmen yang disebutkan di atas, perusahaan berharap dapat menciptakan nilai tambah sehingga bisa memberikan manfaat lebih besar bagi para pemegang saham serta pemangku kepentingan. Berjalannya sebuah usaha tentunya memiliki korelasi antara perusahaan, produk usaha, dan juga pelanggan. Semua harus terjaga dan terkoneksi dengan baik.

Sayangnya pada periode II tahun 2023 ini saham MAIN keluar dari Daftar Efek Syariah.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 12, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Sariguna Primatirta
Emiten Syariah

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) Sejarah Bisnis Air Mineral

by Minsya December 7, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Setiap perusahaan besar yang berkembang di indonesia tentunya mengalami perjalanan panjang. Banyak kisah  menarik yang bisa dipelajari dari prosesnya. Seperti salah satunya terdapat perusahaan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) yang menjalankan bisnis sebagai pemasok air mineral berkualitas. Berikut adalah sejarah dan profil dari PT Sariguna Primatirta Tbk.

Sejarah Perkembangan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO)

Perlu diketahui bahwa perusahaan ini telah memulai sejarah perkembangannya pada tahun 1988 dengan nama PT Sari Guna dan kemudian mengalami perubahan pada tahun 1989 menjadi nama yang digunakan hingga sekarang yaitu PT Sariguna Primatirta. Kemudian untuk nama produk dagang yang dikeluarkan oleh perusahaan ini yaitu Tanobel.

Nama tersebut merupakan gabungan dari kata Tan yang diambil dari identitas keluarga pendiri dan Nobel diambil dari bahasa inggris Noble dengan arti Mulia. Perusahaan ini mulai menjalankan bisnisnya secara penuh yaitu mulai tahun 2003 setelah berhasil mengakuisisi produsen AMDK dengan nama merk Anda yang berspesialisasi dalam bidang pengolahan air dari mata air Gunung Arjuna.

Selanjutnya untuk melancarkan bisnis yang dilakukan maka perusahaan mulai membangun pabrik pertama pada tahun 2004 di Pasuruan dan Plandaan, setelah itu, PT Sariguna Primatirta Tbk ini mulai memproduksi AMDK dengan merk Cleo. Pada awalnya, produk yang dikeluarkan oleh perusahaan ini hanya disebarkan di Jawa Timur saja.

Namun seiring dengan perkembangannya, perusahaan ini akhirnya mendirikan beberapa perusahaan di luar Jawa Timur. Dengan perjuangan dan kegigihannya, perusahaan ini berhasil mengantongi sertifikasi ISO 9001 pada tahun 2006. Kemudian ada tahun 2007 kembali melakukan kerjasama dengan perusahaan besar yaitu Indomaret.

Melalui kerjasama tersebut akhirnya perusahaan ini juga membuat AMDk dengan merk Indomaret agar bisa dijual dan disebar di seluruh toko Indomaret yang ada di Indonesia. Dengan kegigihan dan pertahanan produksi yang dimiliki oleh perusahaan ini, akhirnya berhasil mendapatkan sertifikasi ISO 22000 yang pertama di Indonesia untuk produsen AMDK.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini, perusahaan kembali berinovasi dengan mengeluarkan produk dalam bentuk galon yang dilengkapi dengan pegangan sehingga lebih mudah untuk dibawa. Inovasi tersebut mulai diluncurkan pada tahun 2012. Kemudian pada tahun 2017, perusahaan AMDK ini berhasil tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten CLEO. 

Kemudian terakhir, perusahaan PT Sariguna Primatirta Tbk ini juga mengakuisisi merk S-Tube dan Super O2. Dari usaha dan strategi bisnis yang baik membuat perusahaan ini layak mendapatkan pencapaian luar biasa. Apakah Anda menjadi salah satu konsumen dari produk perusahaan ini?

Baca Juga : PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI) Sejarah dan Profilnya

Sariguna Primatirta
https://cleopurewater.com/

Profil PT Sariguna Primatirta Tbk

Jenis kegiatan utama yang dilakukan oleh perusahaan perseroan ini yaitu dengan memproduksi Air Mineral dalam Kemasan atau yang biasa disingkat dengan AMDK. Kemudian untuk identitas dari perusahaan, PT Sariguna Primatirta Tbk ini menggunakan nama Tanobel. Suatu kebanggaan bagi perusahaan karena sudah mampu menerima sertifikasi Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000 : 2005.

Dengan produk yang berkualitas tinggi dan juga memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen tentunya menjadi kunci dari kesuksesan perusahaan air mineral ini. Dalam hal ini, nama Tanobel bisa dikatakan sebagai lambang visi dari perusahaan agar bisa menghasilkan produk serta layanan unggul dan layak untuk mendapatkan label Mulia atau Nobel.

Seiring dengan berjalannya waktu, perusahaan ini terus berkembang dari yang hanya beredar di Jawa Timur akhirnya bisa ke seluruh Indonesia. Untuk mencapai kejayaan, perusahaan ini terus mengembangkan kegiatannya dengan membangun pabrik dan memperluas wilayah pemasarannya.

Diketahui hingga akhir 2020, perseroan dengan nama PT Sariguna Primatirta Tbk ini sudah berhasil memiliki 27 pabrik yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga 120 gudang logistik dibawah pengawasan PT Sentralsari Primasentosa yang merupakan perusahaan afiliasi dan telah tersebar di seluruh Indonesia. Tentu kualitas perusahaan ini sudah tidak bisa diragukan lagi dalam hal memproduksi air mineral  dalam kemasan.

Dengan melihat perjuangan dan pertahanan yang dilakukan perusahaan ini maka tidak heran jika berhasil mengantongi ISO 22000 pertama di Indonesia. Anda bisa menjadikan perusahaan ini sebagai perusahaan pilihan dengan produk berkualitas terbaik. Atau jika ingin mendapatkan keuntungan maka bisa melakukan investasi ke perusahaan.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 7, 2023 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
KMI Wire
Emiten Syariah

PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI) Sejarah dan Profilnya

by Minsya December 5, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Sebagian dari Anda mungkin sudah ada yang mengenal PT KMI Wire and Cable Tbk (KBLI). Perusahaan yang satu ini diketahui berkegiatan dalam bidang pembuatan kabel dan juga kawat aluminium. Selain itu, perusahaan juga memproduksi tembaga dan bahan baku lainnya yang berkaitan dengan listrik. Berikut Adalah sejarah perkembangan KMI Wire and Cable Tbk.

Sejarah berdirinya PT KMI Wire and Cable Tbk

Jika dilihat dari sumber terpercaya, perusahaan manufaktur kabel ini sudah ada sejak 19 Januari 1972. Hanya saja, namanya pada saat itu yaitu Kabelmetal Indonesia Tbk. Perusahaan ini merupakan hasil patungan antara PT Gunung Ngadeg Djaja (49%) dan Kabel-und Metallwerke Gutehoffnungshütte AG, Jerman (51%).

Modal yang dikeluarkan untuk pembuatan perusahaan ini yaitu USD 500.000 dan pinjaman luar negeri USD 2 Juta. Kemudian peletakan batu pertama dilakukan pada tanggal 21 April 1972 oleh pejabat di Cakung, Jakarta Timur. Setelah proses pembangunan, produksi akhirnya baru bisa dilakukan pada tahun 1974 dengan merk Kabelmetal.

Meskipun terbilang cukup baru, perusahaan ini sempat dinobatkan sebagai produsen kabel terbesar di Indonesia. Saham dari PT KMI Wire and Cable Tbk ini akhirnya diakuisisi oleh Gajah Tunggal Group melalui PT Gajah Tunggal Mulia pada Oktober 1986. Setelah diakuisisi, Gajah Tunggal Group akhirnya mencatatkan merk produk perusahaan ini ke Bursa Efek Jakarta dan Surabaya.

Pencatatan tersebut terjadi di tanggal 6 Juli 1992 dengan kode emiten KBLI. Jumlah saham yang diterbitkan pada saat itu yaitu 3,5 juta saham dan harga tawar 3.500 per saham. Kemudian di bulan Desember 1994, perusahaan ini mampu bekerjasama dengan Pirelli SpA yang menjadi perusahaan kabel Italia. Tujuan kerjasama tersebut yaitu untuk membangun pabrik kabel listrik dan serat optik.

Proses operasi dari pabrik tersebut diharapkan mampu diandalkan pada tahun 1996. Pada tahun 1995, Kabelmetal Indonesia melakukan Investasi dengan memproduksi bahan baku utama sendiri mulai dari  tembaga dan kawat aluminium untuk mengurangi biaya produksi. Ditahun yang  sama, perusahaan juga mendapatkan sertifikat ISO 9002 untuk manufaktur kabel. 

Sertifikasi ISO 9002 berikutnya turun pada tahun 1996 untuk tembaga dan kawat aluminium. Selanjutnya, di tahun 1997 terdapat sertifikasi ISO 14001 untuk sistem manajemen lingkungan dan ISO 9001 untuk desain manufaktur kabel yang diturunkan pada tahun 1998. Perlu diketahui bahwa pada tahun 1996, perusahaan ini sudah resmi menggunakan nama PT GT Kabel Indonesia Tbk.

Meskipun begitu, produk yang beredar tetap menggunakan nama kabelmetal dengan daftar edar 2000 jenis termasuk yang di eksplor ke banyak negara mulai dari Asia hingga Timur Tengah. Setelah tragedi krisis ekonomi GT Kabel Indonesia terjerumus hutang jutaan dollar Amerika Serikat. Untuk itu, perseroan secara bertahap mulai melakukan restrukturisasi utang yang dicapai pada 2002-2003.

Hutang ini direstrukturisasi, dikonversi dalam bentuk saham atau dibeli kembali oleh perusahaan. Namun pada tahun 2005, perusahaan masih memiliki utang sebesar USD 26 juta dan masih berusaha melunasinya. Perusahaan tersebut juga diserahkan kepada BPPN oleh pemiliknya untuk melunasi utang BLBI kepada Bank Dagang Nasional Indonesia pada tahun 2000 dengan perkiraan harga Rp 9,2 triliun.

Namun perlu dicatat, PT Gajah Tunggal Mulia masih mampu mempertahankan 68,9% sahamnya pada tahun 2001 yang turun menjadi 53% pada tahun 2007. Sejak tanggal 18 Juli 2008 akhirnya perusahan ini kembali berganti nama menjadi PT KMI Wire and Cable Tbk. Namun merk Kabelmetal masih digunakan pada pasar dalam negeri, sedangkan merk ekspor sudah menggunakan KMI Wire and Cable.

Baca Juga : PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Profil dan Sejarahnya

KMI Wire
KMI Wire

Tahap Operasional yang Dilakukan PT KMI Wire and Cable Tbk

Berdasarkan data yang ada, diketahui hingga tahun 2021 bahwa perusahaan ini mampu memproduksi 2000 jenis dan ukuran kabel mulai dari kabel listrik aluminium dan kabel listrik tembaga dengan tegangan rendah, menengah ataupun tinggi. KMI Wire and Cable Tbk ini juga memproduksi bahan dasar kabel aluminium, tembaga dan kawat aluminium untuk distribusi daya overhead.

Bisa dikatakan bahwa perusahan yang satu ini sudah mampu menjadi pemasok kabel listrik yang berkualitas untuk perusahaan listrik negara, swasta dan banyak industri mulai dari industri pertambangan, minyak dan gas, serta lainnya. Proses pasokan tersebut dilakukan secara langsung dan juga ada yang melalui jaringan distributor serta diekspor ke banyak negara.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 5, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
GOTO
Emiten Syariah

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Profil dan Sejarahnya

by Minsya December 4, 2023
written by Minsya 5 minutes read

GoTo, yang lebih dikenal sebagai PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, adalah sebuah perusahaan teknologi digital yang beroperasi di Indonesia. Mereka lahir dari hasil penggabungan antara dua raksasa, yaitu Gojek dan Tokopedia. Kantor pusat mereka ada di Jakarta, dan mereka menjadi semacam ekosistem digital yang kuat untuk memastikan identitas korporasi mereka.

Sejarah GOTO

Awalnya, GOTO dimulai sebagai penyedia layanan transportasi daring dengan nama PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa, yang lebih dikenal dengan nama Gojek. Setelah Tokopedia bergabung pada tahun 2021, nama perusahaan diubah menjadi GOTO. Mereka menawarkan berbagai layanan, seperti transportasi roda dua (GoRide), roda empat (GoCar), logistik on-demand (GoSend), dan platform belanja online (Tokopedia). Tak hanya itu, mereka juga memiliki bagian keuangan bernama GOTO Financial, yang mencakup pembayaran digital (GoPay), sistem kasir berbasis awan (MokaPOS), dan gerbang pembayaran (Midtrans).

Tahun 2022 menjadi tahun yang luar biasa bagi Go-To. Mereka menjadi “Dekacorn” pertama yang go public di bursa efek Asia Tenggara. Nilai penawaran umum mereka mencapai Rp15,8 triliun atau sekitar US$1,1 miliar, menjadikan IPO GOTO sebagai yang terbesar di Indonesia, peringkat ketiga di Asia, dan peringkat kelima di dunia pada periode Januari-April 2022. Pencapaian yang mengesankan!

Mereka juga mencatat diri sebagai salah satu dari lima perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada 11 April 2022, kapitalisasi pasar mereka mencapai Rp452 triliun, menunjukkan peran penting mereka dalam pasar keuangan Indonesia.

Baca Juga : Sejarah PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) dan Profilnya

GOTO

Sejarah Gojek

Gojek berawal pada tahun 2010 sebagai pusat panggilan untuk pengemudi ojek roda dua di Jakarta, melayani awalnya hanya 20 pengemudi ojek. Dari sana, Gojek berevolusi menjadi aplikasi telepon pintar berbasis iOS dan Android pada tahun 2015. Pada tahun yang sama, Gojek mulai mendapatkan dukungan keuangan dalam Seri A dari investor-investor seperti NSI Ventures, Sequoia Capital, NTH Gemma Inc., dan NSI Moto Holdings Ltd.

Tahun 2016 menjadi tonggak sejarah bagi Gojek ketika mereka menerima investasi dari KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital, dan Capital Group Private Market. Dengan dukungan ini, Gojek resmi menjadi perusahaan “unikorn” pertama di Indonesia, artinya mereka menjadi perusahaan rintisan yang dinilai setidaknya sebesar AS$1 miliar. Selama periode ini, Gojek mengalami pertumbuhan yang pesat, dengan jumlah pesanan harian mencapai lebih dari 300.000.

Sejarah Tokopedia

Tokopedia didirikan pada 17 Agustus 2009 oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison dengan konsep lokapasar antarkonsumen. Awalnya, fokus utama Tokopedia adalah sebagai platform penjualan antar konsumen, tetapi kemudian mereka mengembangkan layanan tambahan, seperti produk teknologi finansial pada tahun 2016 dan layanan gudang pintar yang awalnya bernama TokoCabang (kemudian dikenal sebagai Dilayani Tokopedia). Ini merupakan pusat pemenuhan yang dirancang untuk mempercepat dan mendekatkan proses transaksi.

Tokopedia mendapatkan pendanaan awal dari Indonusa Dwitama pada tahun 2009, dan kemudian menerima dukungan dari sejumlah modal ventura seperti East Ventures (2010), Cyber Agent Ventures (2011), Netprice (2012), dan SoftBank Ventures Korea (2013). Pada tahun 2014, Tokopedia mencatat sejarah sebagai perusahaan teknologi pertama di Asia Tenggara yang mendapat investasi sebesar US$100 juta dari Sequoia Capital dan SoftBank Internet and Media Inc (SIMI).

Tahun 2017 menjadi momen penting bagi Tokopedia karena menerima investasi besar senilai US$1,1 miliar dari Alibaba, raksasa e-dagang asal Tiongkok. Pada Desember 2018, Tokopedia kembali mengumumkan kesuksesannya dalam mendapatkan pendanaan senilai US$1,1 miliar dari sejumlah investor, dengan SoftBank Vision Fund dan Alibaba Group sebagai pihak yang memimpin seri pendanaan tersebut. Dengan tambahan investasi ini, valuasi Tokopedia diperkirakan mencapai US$7 miliar.

Penggabungan Gojek dan Tokopedia

Pada 17 Mei 2021, terjadi pengumuman besar-besaran ketika Tokopedia dan Gojek secara resmi menyatukan diri dan membentuk entitas baru bernama Go-To. Nama “GoTo” tidak hanya singkatan dari nama kedua perusahaan, tetapi juga mengandung makna gotong royong.

Dalam proses penggabungan ini, sebenarnya, Tokopedia diakuisisi oleh Gojek dan menjadi anak usaha dari perusahaan Gojek yang bernama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa. Kemudian, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa merubah namanya menjadi PT GoTo Gojek Tokopedia.

Setelah kesatuan Gojek dan Tokopedia, mereka mengklaim bahwa dampak dari perusahaan gabungan ini memberikan kontribusi sekitar 2% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Ini merupakan tonggak bersejarah dalam dunia bisnis di Indonesia.

Menjadi Perusahaan Terbuka

Pada 15 Maret 2022, GoTo mengumumkan rencananya untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui paparan publik. Dalam pengumuman tersebut, mereka merinci rencananya untuk mengumpulkan dana sebesar Rp15,2 triliun (setara dengan US$1,1 miliar). Hal ini membuat IPO Go-To berpotensi menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah pasar modal Indonesia.

Kemudian, pada 11 April 2022, GoTo secara resmi melantai di Bursa Efek Indonesia melalui proses IPO. Mereka melepas 3,43% sahamnya ke publik dengan harga penawaran Rp338. IPO ini sukses mengumpulkan dana sebesar Rp15,8 triliun. Keberhasilan ini menandai pencapaian besar dalam perjalanan mereka di pasar modal Indonesia.

Layanan On Demand

Mereka menyediakan berbagai layanan on-demand melalui platform besar di Indonesia, yaitu Gojek. Di bawah payung Gojek, terdapat berbagai layanan yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, termasuk:

  1. Layanan Mobilitas:

    • GoRide: Layanan transportasi roda dua yang dapat diakses melalui aplikasi Gojek.
    • GoCar: Layanan transportasi roda empat yang memberikan opsi kenyamanan perjalanan.
    • GoTaxi: Kerja sama dengan perusahaan taksi BlueBird, memberikan akses mudah ke layanan taksi melalui Gojek.
  2. Layanan Pesan Antar Makanan:

    • GoFood: Memungkinkan pengguna untuk memesan makanan dan minuman dari berbagai restoran mitra.
    • GoMart: Layanan pesan antar untuk kebutuhan sehari-hari, mempermudah pengguna mendapatkan barang kebutuhan mereka.
    • Cloud Kitchen: Menawarkan layanan dapur bersama, memfasilitasi pengusaha kuliner untuk menyajikan makanan mereka kepada pelanggan melalui platform Gojek.
  3. Logistik:

    • GoSend (Roda Dua dan Roda Empat): Layanan pengiriman barang on-demand menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.
    • GoBox: Layanan khusus dengan menggunakan mobil boks untuk pengiriman barang yang lebih besar.

Dengan berbagai layanan ini, GoTo melibatkan diri dalam menyediakan solusi yang komprehensif dan mudah diakses bagi masyarakat, baik dalam hal transportasi, kebutuhan makanan, maupun logistik. Platform ini menjadi solusi lengkap untuk kegiatan sehari-hari dengan memberikan banyak pilihan bagi pengguna.

Layanan E-Commerce

GoTo juga menyediakan layanan e-commerce melalui Tokopedia. Tokopedia mencapai 99% kota di seluruh Indonesia, dengan 865 juta produk dan 12 juta penjual terdaftar. Layanan Tokopedia mencakup:

  1. Lokapasar (Marketplace): Menghubungkan pedagang dengan konsumen.
  2. Toko Resmi (Official Store): Perusahaan nasional dan internasional dapat menjalankan bisnis-ke-konsumen.
  3. Dagang Instan (Instant Commerce): Tokopedia NOW! untuk belanja kebutuhan sehari-hari yang dikirim dalam waktu kurang dari dua jam.
  4. Logistik dan Pemenuhan: Mendukung pengiriman cepat dan murah dengan menyediakan pilihan produk dan layanan terdekat.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 4, 2023 1 comment
4 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

CEK SAHAM SYARIAH

BELAJAR APA?

  • Analisis Fundamental
  • Berita Saham Syariah
  • Emiten Syariah
  • Investasi Syariah
  • Keuangan Syariah
  • Pojok Komunitas
  • Saham Pemula

SYSAVEST 2026

KONTAK KAMI

Main Office :
QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 Nomor 44, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Telp : 0878 5758 0315

Email : media@syariahsaham.id

Terdaftar Di

DOWNLOAD APLIKASI

Copyright © 2024 PT Syariah Saham Indonesia. All Right Reserved.

Saham Syariah Indonesia
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG