Skip to content
Saham Syariah Indonesia
Banner
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG
Home - Emiten Syariah - Page 8
Category:

Emiten Syariah

bintang oto global
Emiten Syariah

PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA): Profil dan Sejarahnya

by Minsya December 19, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Kamu mungkin tidak asing dengan kendaraan roda empat atau mobil. Nah, kendaraan yang mulai menjamur tersebut punya distributor di Indonesia, karena memang banyak produsen mobil berasal dari luar negeri. Salah satunya adalah PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA). Perusahaan ini bergerak dalam distribusi kendaraan di Indonesia. Penasaran dengan perusahaan ini? Yuk, cek ulasan singkatnya di bawah ini!

Profil Singkat Bintang Oto Global

Bintang Oto Global bisa dikatakan sebagai sebuah perusahaan otomotif yang terintegrasi. Perusahaan ini bergerak di bidang dealer, rental, service, dan retailer kendaraan. Lebih tepatnya, kendaraan roda empat. Lokasi dari perusahaan ini ada di Jl. S. Supriadi No. 19 – 22 Sukun, Malang. Atau jika kamu ingin tahu, tempat yg sering disebut dengan Honda Sukun Malang.

Nah, di perusahaan ini, kamu bisa melakukan banyak transaksi kendaraan. Mulai dari membeli unit baru, tempat persewaan, servis kendaraan, hingga jual beli kendaraan bekas. Jadi, tinggal datang ke sini dan kamu bisa melakukan apapun. Letaknya pun sangat strategis dan mudah dijangkau. Kantor utamanya tepat berada di jalan raya.

Perusahaan ini juga melakukan diversifikasi bisnis dengan kepemilikan beberapa anak usaha. Ada tiga anak usaha yang berada langsung di bawah Bintang Oto Global, yaitu PT Sumber Utama Niaga, PT Sinar Usaha Nusantara, dan PT Bintang Digital Utama. Lalu, ada pula beberapa anak usaha yang status kepemilikannya tidak langsung. 

Anak perusahaan yang dimiliki oleh Bintang Oto Global lewat PT Sumber Utama Niaga yaitu PT Bintang Artha Guna di Malang yang berdiri pada tahun 2013, PT Tunas Agung Perdana di Jakarta, PT Bintang Perkasa Mobilindo di Klaten yang berdiri pada tahun 2017, PT Surya Anugrah Gempita di Madiun yang berdiri pada tahun 2018, PT Sejahtera Bersama Motor di Probolinggo yang berdiri pada tahun 2017, dan PT Bintang Dewata Abadi di Bali yang berdiri pada tahun 2021.

Lalu, ada pula anak perusahaan yang dimiliki lewat PT Sinar Usaha Nusantara, yaitu PT Artha Global di Jakarta yang berdiri pada tahun 2014 dan PT Semesta Arjuna Gemilang di Jakarta. Sementara kepemilikan PT Bintang Mitra dana dimiliki lewat PT Bintang Utama Digital. Semua anak perusahaan tersebut bergerak di bidang yang berbeda-beda.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

bintang oto global
https://emitennews.com

Sejarah Bintang Oto Global

Bintang Oto Global berdiri pada 29 September 2011. Awalnya, perusahaan ini bernama PT Sumber Utama Niaga. Berbeda dengan tanggal berdirinya, perusahaan ini mulai beroperasi pada tahun 2014. AD/ART perusahaan ini menegaskan bahwa fokus perusahaan adalah bergerak dalam bidang penjualan, jasa pemeliharaan, hingga persewaan kendaraan roda empat. 

Lebih tepatnya, semua kendaraan yang ada di perusahaan ini adalah Honda. Maka dari itu, kantor utama perusahaan ini juga kerap disebut dengan Honda Sukun Malang. Namun tidak hanya usaha di bidang penjualan kendaraan roda empat, perusahaan ini juga punya beberapa anak perusahaan yang bergerak di bawahnya.

Sederet anak perusahaan tersebut bergerak dalam bidang yang berbeda-beda. Mulai dari perdagangan kendaraan, jasa service, jasa rental kendaraan, jasa perindustrian, pertambangan, jasa pengangkutan, dan masih banyak lagi. Hal tersebut yang memungkinkan perusahaan ini bisa terus berkembang hingga sekarang.

Terlebih pada 19 Desember 2016, perusahaan ini resmi masuk ke Bursa Efek Indonesia. Lalu, perusahaan ini diarahkan oleh OJK untuk melakukan penawaran saham atau IPO kepada masyarakat. Dengan begitu, status perusahaan ini resmi dibuka untuk publik. Dan saham perusahaan juga masuk ke pasar saham dengan kode emiten BOGA.

Kini, status kepemilikan dari PT Bintang Oto Global Tbk didominasi oleh PT Sinar Solusindo Sejahtera dengan total saham mencapai 29,50%. Sementara ultimate beneficial power diterima oleh Franky Hendrawan Utomo. Dengan harga saham perdana Rp. 103 dengan Warna Seri I dengan nilai 630.000.000. Namun, dalam pelaksanaannya harga saham adalah Rp. 110. 

Itulah sekilas tentang profil singkat serta sejarah dari Bintang Oto Global, salah satu perusahaan terdepan yang bergerak dalam penjualan dan jasa pemeliharaan kendaraan roda empat, serta dalam banyak bidang bisnis lain. Anak perusahaan yang dimiliki juga sangat banyak, sebagai salah satu langkah diversifikasi bisnis dari perusahaan ini.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 19, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Emiten Syariah

Kinerja Ciputra Group (CTRA): Tren Prospek Sektor Properti 2024

by Minsya December 15, 2023
written by Minsya 6 minutes read

Ciputra Group (CTRA): Kinerja Keuangan Turun, Di Tengah Harapan Turnaround Sektor Properti

PT Harum Energy (HRUM) nampaknya mulai aktif kembali melakukan diversifikasi bisnis. Lantaran pada periode September-November 2023, HRUM masih dalam proses melakukan pembelian atau “chip in” pada perusahaan-perusahaan di luar batubara dengan porsi terbesarnya di bisnis Nikel. Apakah ini tanda PT Harum Energy sedang merealisasikan diversifikasi bisnis batubaranya?

Sektor Properti dan Prospek di 2024

Sektor property merupakan salah satu sektor yang banyak di tunggu oleh para investor untuk kembali bangkit. Dengan harapan kinerja yang juga turnaround.

Hal itu cukup beralasan, mengingat sejak tahun 2014 sektor property masih mengalami penurunan. Bahkan belum menjadi sektor yang direkomendasikan oleh para investor.

Situasi itu, cukup memicu datangnya harapan ketika “history repeat itself” hampir terjadi di awal tahun 2023. Saat itu banyak analis yang menganggap bahwa sektor properti akan mengalami turnaround di sepanjang tahun 2023.

Namun sepertinya itu hanya terjadi di kuartal II-2023, akibat dampak “purchasing power” yang tinggi. Kondisi tersebut dipicu oleh kenaikan harga-harga komoditas yang terjadi di tahun 2022. Sangat disayangkan, setelahnya emiten-emiten properti kembali lesu. Berikut ini pergerakan saham dari IDXPROPERTY dalam setahun terakhir:

IDXProperty. Source: Trading View

Tahun 2023 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi sektor property, meskipun sedikit lebih baik jika dibandingkan dengan masa-masa pandemic.

Adapun beberapa tantangan yang dihadapi sektor property antara lain, adalah kondisi kenaikan interest rate global dan penguatan USD yang disebabkan global instability. Hal itu membuat Bank Indonesia menaikan suku bunga pada Oktober 2023 kemarin.

Source: bi.go.id

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Sayangnya, kenaikan suku bunga itu memukul kinerja sektor properti. Lantaran hal itu akan sangat memengaruhi bunga kredit KPR yang menjadi semakin tinggi.

Namun di waktu yang sama, pemerintah juga menawarkan insentif berupa penghapusan PPN pembelian rumah. Di mana nantinya, PPN rumah baru seharga di bawah Rp2 miliar akan ditanggung pemerintah 100% yang berlaku hingga Juni 2024. Akan tetapi, setelahnya pemerintah hanya menanggung PPN sebesar 50% saja.

Adanya PPN pembelian rumah tersebut, tentu menjadi stimulus bagi sektor properti di tahun 2024 nanti.

Ditambah lagi dengan potensi penurunan suku bunga The Fed yang dinilai sudah mencapai puncaknya. Sehingga diperkirakan tahun 2024 nanti The Fed akan menurunkan suku bunga.

Source: tradingeconomics

Sinyal penurunan suku bunga dari The Fed, juga menjadi angin segar bagi membaiknya sektor properti. Namun hal ini nampaknya akan mulai terasa pada kuartal III – kuartal IV 2024 mendatang. Tentunya selepas pelaksanaan pemilu tahun depan selesai.

Harga Saham CTRA VS Kompetitor

Lantas bagaimanakah dengan kondisi pergerakan harga saham CTRA dibandingkan dengan para kompetitornya?

Dalam hal ini, Penulis membuat analisa rebasing return atau imbal hasil harga saham selama satu tahun terakhir, yang dibandingkan dengan saham-saham lain: CTRA, SMRA, PWON dan BSDE.

Dengan pertimbangan keempat saham tersebut, memfokuskan pada sektor yang sama yakni hunian resedensial. Berikut ini perbandingannya:

Ciputra Group
Source: Refinitiv Workspace

Dari grafik diatas dapat terlihat bahwa Ciputra Group (CTRA) menghasilkan kenaikan harga paling besar selama setahun terakhir. Ya, Ciputra Group (CTRA) mencatatkan kenaikan harga saham sebesar 13.86%. Disusul kemudian, BSDE dengan kenaikan harga saham 11.89%.

Lalu dua emiten lain, justru mengalami penurunan harga saham yakni SMRA sebesar -3.94% dan PWON sebesar -10.88%.

Pergerakan harga saham di atas, secara tidak langsung telah membuat CTRA menjadi saham property dengan return terbaik selama satu tahun terakhir.

Berita Saham Syariah

Strategi Dividen Saham Syariah: Membedah Aksi Korporasi DRMA, KEJU, hingga BTPS

April 28, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Ekspansi Strategis BUVA hingga Langkah Global MSIN di Bursa...

April 28, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

MSCI INDONESIA: Menakar Respons MSCI terhadap Reformasi Transparansi

April 21, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Ketegasan BEI Terhadap Delisting hingga Guyuran Dividen Jumbo ADMR

April 20, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Banjir Dividen LPPF hingga Strategi WMUU Hadapi Rights Issue

April 17, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Investasi Saham Syariah: Aksi Buyback ASLC hingga Guyuran Dividen Cimory Rp793 Miliar

April 13, 2026 0 comments

Kinerja Fundamental CTRA

Berikut ini analisa singkat dari laporan laba rugi Ciputra Group (CTRA) per kuartal III-2023:

Pos pendapatan CTRA. Source: Laporan Keuangan CTRA Kuartal III-2023

Ciputra Group (CTRA) mencatatkan penurunan pendapatan sekitar -8.85% YoY menjadi sebesar Rp6.59 triliun per kuartal III-2023. Turun dari Rp 7.23 triliun pada periode sama tahun 2022.

Dari data di atas, terlihat bahwa CTRA bukan hanya mencatatkan penurunan pendapatan. Namun juga mencatatkan kenaikan beban umun dan administrasi dari Rp956.4 miliar di kuartal III-2022, naik menjadi Rp1.02 triliun per kuartal III-2023. Ditambah dengan kenaikan beban keuangan dari Rp779.6 miliar di kuartal III-2022, naik menjadi Rp870.2 miliar per kuartal III-2023.

Adapun jika kita lakukan breakdown pada pos Pendapatan neto, terlihat ada pos penjualan kavling, rumah hunian dan ruko yang turun dengan proporsi terbesar sekitar -17.48% YoY. Berikut ini rinciannya:

Rincian Pendapatan. Source: Laporan Keuangan CTRA Kuartal III-2023

Selain itu, juga ada kenaikan beban umum sekitar 7%, di mana terdapat kenaikan beban upah dan penyusutan. Berikut rinciannya:

Pos Beban Umum dan Administrasi. Source: Laporan Keuangan CTRA Kuartal III-2023

Terakhir, adanya kenaikan pada beban keuangan sebesar 11.68% YoY, dari sebelumnya -Rp779.6 miliar di kuartal III-2022, jadi lebih dalam hingga -Rp870.2 miliar pada kuartal III-2023.

Pos Beban Keuangan. Source: Laporan Keuangan CTRA Kuartal III-2023

Dengan melihat beban keuangan di atas, dapat diketahui bahwa naiknya beban keuangan Ciputra Group (CTRA) bukan karena utang berbunga. Melainkan disebabkan oleh liabilitas kontrak yang berdampak signifikan.

Liabilitas kontrak tersebut membuat Ciputra Group (CTRA) cukup berisiko. Di mana jika gagal bayar, maka CTRA harus mengembalikan dana KPR dan juga membayar bunga. Hal itu lah yang membuat Ciputra Group (CTRA) ada pencatatan beban keuangan.

Dari ketiga sebab di atas, tidak heran jika di kuartal III-2023 CTRA mencatatkan penurunan kinerja pendapatan dan juga berimbas pada turunnya laba bersih sekitar -22.36% YoY:

Pos pendapatan CTRA. Source: Laporan Keuangan CTRA Kuartal III-2023

Selain itu, juga ada kenaikan beban umum sekitar 7%, di mana terdapat kenaikan beban upah dan penyusutan. Berikut rinciannya:

Kesimpulan

Jadi, secara overall tidak ada yang perlu diwaspadai dari laporan turunnya pendapatan dan juga laba Ciputra Group (CTRA) di kuartal III-2023. Sebaliknya penurunan kinerja yang terjadi adalah hal yang wajar.

Terlepas dari hasil kinerja kuartal III-2023, CTRA masih memiliki potensi kenaikan pendapatan di tahun 2024 mendatang. Hal ini berkenaan dengan rencana diaplikasikannya kebijakan pemerintah yang akan melakukan penghapusan PPN di 2024, dan juga potensi turunnya suku bunga. Cukup menjadi katalis positif bagi pulihnya kinerja CTRA. Meskipun nantinya akan terlihat di kuartal III – kuartal IV 2024 mendatang

Dari sisi valuasi, saat ini saham CTRA sedang diperdagangkan pada harga 1160 an. Dengan rasio PBV sebesar 1.10x dan PER sebesar 13.65x. Namun dengan kinerja keuangan yang sedang menurun, maka bisa dikatakan bahwa CTRA sedang ada di valuasi fair value.

Nah, menurut teman-teman investor bagaimana pandangan kalian mengenai kinerja CTRA dan prospeknya di tahun mendatang?

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

rivan kurniawan
December 15, 2023 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
Selamat Sempurna
Emiten Syariah

PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) Profil dan Sejarahnya

by Minsya December 14, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Tingginya mobilitas masyarakat sangat berpengaruh pada industri otomotif. Permintaan terhadap kendaraan beserta suku cadangnya tidak bisa disepelekan. Akhirnya banyak perusahaan yang berdiri dan fokus pada industri otomotif, termasuk PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) yang sudah ada sejak puluhan tahun silam. Yuk, lihat profil singkat dan sejarah perusahaan ini di bawah!

Profil Singkat Selamat Sempurna

Selamat Sempurna didirikan pada 19 Januari 1976, lalu secara resmi diakui oleh pemerintah pada 22 Maret 1976. Perusahaan ini merupakan produsen spare part kendaraan seperti filter, oil cooler, radiator, fuel pipe, brake pipe, condenser, exhaust system, dan lain sebagainya. Salah satu merk dagang milik perusahaan ini, yaitu Sakura Filter, bahkan sudah terdaftar di lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Menakjubkan, bukan?

Lokasi kantor pusat dari perusahaan ini ada di Jl. Pluit Raya I No. 1, Jakarta Utara. Sementara lokasi pabrik produksinya ada di dua tempat, Jakarta dan Tangerang. Perusahaan ini banyak mengalami perubahan AD/ART dan beru terdaftar sebagai perusahaan terbuka dan masuk ke Bursa Efek Indonesia pada 1996. Di sisi lain, kegiatan komersial baru dimulai pada tahun 1980. Penasaran dengan jejak langkah perusahaan ini? Simak Ulasan berikut!

Baca Juga : PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) Sejarah Bisnis Air Mineral

Selamat Sempurna
https://www.smsm.co.id/

Sejarah Selamat Sempurna

Setelah berdiri pada 19 Januari 1976 di Indonesia, perusahaan ini mengalami beberapa perubahan AD/ART. Proses panjang tersebut berlalu hingga perusahaan ini resmi disahkan oleh pemerintah sebagai sebuah lembaga usaha. Hingga akhirnya pada tahun 90-an, perusahaan ini berhasil melakukan akuisisi.

 Pada tahun tersebut Selamat Sempurna berhasil mengakuisisi PT Adi Chandra Automotive Products. Setahun setelahnya, tahun 1995, perusahaan ini resmi menjadi investor di PT Panata Jaya Mandiri. Yang mana perusahaan tersebut adalah hasil joint venture dengan perusahaan asal Amerika Serikat, Donaldson Company Inc.

Perubahan status perusahaan ini menjadi publik terjadi pada tahun 1996, ditandai dengan keluarnya saham perusahaan ini di Bursa Efek Indonesia dengan nama index SMSM. Dari masa tersebut, mulai terjadi banyak kemajuan pada perusahaan ini. Misalnya pada tahun 2000 dimana perusahaan ini melakukan penawaran obligasi pertamanya yang senilai 100 milyar dan membangun Training Center untuk mengembangkan kualitas SDM-nya.

Tahun 2001, Selamat Sempurna membuka fasilitas produksi filter yang ada di Curug, Tangerang. Lalu, gudang penyimpanan yang ada di Tangerang juga diperluas pada tahun 2004. Waktu berlalu, tidak terasa perusahaan ini sudah menyelesaikan obligasinya pada tahun 2005. Di tahun yang sama, perusahaan ini joint venture dengan Daewoo International Corporation asal Korea Selatan dalam pembangunan PT International Steel Indonesia. 

Dulunya nama perusahaan ini adalah Perseroan dan ACAP. Namun, pada 2006, nama tersebut diganti dan berubah menjadi PT. Selamat Sejahtera Tbk. Kemudian di tahun 2009, susunan pemegang saham di ISI berubah. Dimana POSCO membeli saham sebanyak 65%. Hal ini membawa perubahan urutan pemegang saham terbesar menjadi POSCO, Daewoo International Company, dan Perseroan yang di dalamnya ada Selamat Sempurna.

Obligasi kedua perusahaan ini terbit pada tahun 2009 dengan nilai yang lebih besar, yaitu 240 milyar. Selanjutnya, obligasi tersebut lunas dengan tuntas dalam waktu setahun. Awal tahun 2012, Selamat Sempurna resmi bekerjasama dengan PT Tokyo Radiator Mfg. Co. Ltd. Perjanjian itu ditandai dengan berdirinya PT. Tokyo Radiator Selamat Sempurna (TRSS).

Masih di tahun 2012, perusahaan ini melakukan transaksi saham dengan PT. Hydraxle Perkasa (HP). Perusahaan ini ternyata terus menekan perjanjian dengan banyak pihak, diantaranya adalah dengan pembelian saham di PT. Adrindo Intisarana (AIS) 2013, Bradge Synergies Sdn. Bhd. pada 2018, dan Sure Filter Co. Ltd. pada 2018. Karena skala bisninsnya sudah luas, maka perusahaan ini menggabungkan Perseroan dan SSP menjadi satu kesatuan di PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM).

Itulah profil singkat serta sejarah dari Selamat Sempurna, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang otomotif. Lebih tepatnya, spare part kendaraan. Jejak langkah perusahaan ini bisa dikatakan panjang, lebih dari puluhan tahun berdiri dan beroperasi di Indonesia. Terlebih dalam satu dekade terakhir, sudah banyak sekali kemajuan dan kesuksesan perusahaan yang berhasil terukir indah. 

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 14, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Malindo Feedmill
Emiten Syariah

PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN): Produsen Pakan Ternak Berkualitas!

by Minsya December 12, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Salah satu produk pakan ternak berkualitas terbaik tentunya bisa diperoleh dari perusahaan Malindo feedmill. Perusahaan ini sudah berdiri sejak lama sehingga dapat dipastikan produk yang diberikan memenuhi standar kebutuhan gizi ternak. PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) tentunya mengalami perjalanan panjang hingga bisa berdiri megah hingga sekarang.

Sejarah Berdirinya PT Malindo Feedmill Tbk

Perlu diketahui bahwa perusahaan yang satu ini merupakan perusahaan multinasional yang dioperasikan secara komersial terutama di wilayah Indonesia sejak tahun 1998. Perusahan Malindo Feedmill ini bergerak dalam bidang pakan ternak sehingga produk yang dibuat tentu saja pakan ternak dan peternakan anak ayam yang disebut dengan Day Old Chicken atau DOC.

Perusahaan ini pertama kali berdiri pada tahun 1997 dan menjadi anak perusahan dari Perusahaan malaysia Emivest Berhad dan Leong Hup Holding Berhad. Perusahaan Malaysia tersebut memang secara khusus berdiri dengan memproduksi serta mendistribusikan pakan ternak, terutama pakan ayam pedaging atau boiler dan comercial day chicks.

PT Malindo Feedmill Tbk menerapkan budaya perusahaan pada setiap bidang dengan tujuan untuk terus berkomitmen agar bisa memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Budaya kerja yang ditanamkan oleh perusahaan ini yaitu berkaitan dengan integritas, kerjasama tim, dan kepuasan pelanggan. Hal tersebut bertujuan untuk bisa mencapai operasional bisnis berkelanjutan.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Malindo Feedmill
https://www.malindofeedmill.com/id/beranda/

Profil PT Malindo Feedmill Tbk

Perlu diketahui bahwa perusahaan juga melakukan investasi dengan anak perusahaan yang memasarkan dan juga memproduksi DOC komersial, SOC induk dan ayam broiler. Mengacu pada keaktifan perusahaan dalam menjalankan bisnis yang berkualitas tentunya mampu mendukung perkembangan selama 20 tahun bisnis ini berjalan.  

Perusahaan juga pengungkapan rasa bangganya terhadap perkembangan industri perunggasan dalam negeri. Semua hal tersebut bisa terjadi tentunya atas dasar prinsip budaya kerja yang ditanamkan. Agar kualitas produk selalu baik dan terjamin maka perusahaan pakan ternak ini selalu melakukan proses kontrol secara ketat dan rutin.

Pengecekan tersebut dilakukan mulai dari proses pemilihan bahan baku yang digunakan untuk produksi. Bahan baku yang digunakan tentunya memiliki kualitas terbaik sehingga hasil produksinya juga setara. Berdasarkan informasinya, diketahui bahwa PT Malindo Feedmill Tbk ini sudah memiliki 568 karyawan dengan produk yang dikirimkan ke 150 distributor di seluruh wilayah Indonesia.

Misi yang selalu ditanamkan oleh perusahaan ini yaitu dengan terus mengoptimalkan potensi peningkatan nilai yang berhubungan dengan pemegang saham dan juga pemangku kepentingan. Perusahaan pakan ini selalu berusaha untuk bisa mencapai tujuan sebagai perusahaan peternakan yang terdepan pada pangsa pasar pilihan.

Tentu untuk mencapai tujuan tersebut maka perseroan ini menerapkan sebuah pedoman khusus bagi setiap insan Malindo dalam beraktivitas dan berkarya. Pertama, perusahaan dengan kode emiten MAIN ini selalu mengembangkan kualitas kerjasama yang baik antar tim yang ada di departemen.

Memastikan bahwa antara departemen satu dengan lainnya selalu fokus dalam mencapai tujuan perusahaan. Kemudian, hal lain yang bisa dilakukan untuk memudahkan pencapaian tujuan yaitu dengan meningkatkan kualitas hubungan kerja yang harmonis supaya seluruh faktor yang diinginkan bisa dicapai secara efisien sesuai dengan upaya yang dilakukan.

Perusahaan juga meyakini bahwa integritas juga merupakan sebuah kunci untuk bisa membangun organisasi yang berkelanjutan. Dengan begitu, perseroan ini senantiasa memberikan dorongan kepada direksi maupun karyawan untuk menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan standar etika dan mematuhi hukum sehingga tidak mencemari kredibilitas perusahaan.

Bahkan perusahaan juga selalu mengupayakan semaksimal mungkin agar ketersediaan produk selalu dalam kondisi berkualitas sesuai standar ketentuan tertinggi. Hubungan baik dengan pelanggan juga harus tetap terjaga agar bisa terus berkontribusi dalam memahami kebutuhan pelanggan. Perusahaan menyadari bahwa pelanggan adalah mitra terpenting dalam membangun usaha berkelanjutan.

PT Malindo Feedmill Tbk selalu berkomitmen tinggi serta memberikan dorongan aktif kepada karyawan agar bisa mengintegrasikan kerjasama tim yang baik. Hal tersebut dilakukan untuk bisa mewujudkan kepuasan pelanggan. Kinerja bisnis juga perlu diperhitungan dan dijaga agar bisa menciptakan kolaborasi terbaiknya.

Dengan adanya komitmen yang disebutkan di atas, perusahaan berharap dapat menciptakan nilai tambah sehingga bisa memberikan manfaat lebih besar bagi para pemegang saham serta pemangku kepentingan. Berjalannya sebuah usaha tentunya memiliki korelasi antara perusahaan, produk usaha, dan juga pelanggan. Semua harus terjaga dan terkoneksi dengan baik.

Sayangnya pada periode II tahun 2023 ini saham MAIN keluar dari Daftar Efek Syariah.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 12, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Sariguna Primatirta
Emiten Syariah

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) Sejarah Bisnis Air Mineral

by Minsya December 7, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Setiap perusahaan besar yang berkembang di indonesia tentunya mengalami perjalanan panjang. Banyak kisah  menarik yang bisa dipelajari dari prosesnya. Seperti salah satunya terdapat perusahaan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) yang menjalankan bisnis sebagai pemasok air mineral berkualitas. Berikut adalah sejarah dan profil dari PT Sariguna Primatirta Tbk.

Sejarah Perkembangan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO)

Perlu diketahui bahwa perusahaan ini telah memulai sejarah perkembangannya pada tahun 1988 dengan nama PT Sari Guna dan kemudian mengalami perubahan pada tahun 1989 menjadi nama yang digunakan hingga sekarang yaitu PT Sariguna Primatirta. Kemudian untuk nama produk dagang yang dikeluarkan oleh perusahaan ini yaitu Tanobel.

Nama tersebut merupakan gabungan dari kata Tan yang diambil dari identitas keluarga pendiri dan Nobel diambil dari bahasa inggris Noble dengan arti Mulia. Perusahaan ini mulai menjalankan bisnisnya secara penuh yaitu mulai tahun 2003 setelah berhasil mengakuisisi produsen AMDK dengan nama merk Anda yang berspesialisasi dalam bidang pengolahan air dari mata air Gunung Arjuna.

Selanjutnya untuk melancarkan bisnis yang dilakukan maka perusahaan mulai membangun pabrik pertama pada tahun 2004 di Pasuruan dan Plandaan, setelah itu, PT Sariguna Primatirta Tbk ini mulai memproduksi AMDK dengan merk Cleo. Pada awalnya, produk yang dikeluarkan oleh perusahaan ini hanya disebarkan di Jawa Timur saja.

Namun seiring dengan perkembangannya, perusahaan ini akhirnya mendirikan beberapa perusahaan di luar Jawa Timur. Dengan perjuangan dan kegigihannya, perusahaan ini berhasil mengantongi sertifikasi ISO 9001 pada tahun 2006. Kemudian ada tahun 2007 kembali melakukan kerjasama dengan perusahaan besar yaitu Indomaret.

Melalui kerjasama tersebut akhirnya perusahaan ini juga membuat AMDk dengan merk Indomaret agar bisa dijual dan disebar di seluruh toko Indomaret yang ada di Indonesia. Dengan kegigihan dan pertahanan produksi yang dimiliki oleh perusahaan ini, akhirnya berhasil mendapatkan sertifikasi ISO 22000 yang pertama di Indonesia untuk produsen AMDK.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini, perusahaan kembali berinovasi dengan mengeluarkan produk dalam bentuk galon yang dilengkapi dengan pegangan sehingga lebih mudah untuk dibawa. Inovasi tersebut mulai diluncurkan pada tahun 2012. Kemudian pada tahun 2017, perusahaan AMDK ini berhasil tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten CLEO. 

Kemudian terakhir, perusahaan PT Sariguna Primatirta Tbk ini juga mengakuisisi merk S-Tube dan Super O2. Dari usaha dan strategi bisnis yang baik membuat perusahaan ini layak mendapatkan pencapaian luar biasa. Apakah Anda menjadi salah satu konsumen dari produk perusahaan ini?

Baca Juga : PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI) Sejarah dan Profilnya

Sariguna Primatirta
https://cleopurewater.com/

Profil PT Sariguna Primatirta Tbk

Jenis kegiatan utama yang dilakukan oleh perusahaan perseroan ini yaitu dengan memproduksi Air Mineral dalam Kemasan atau yang biasa disingkat dengan AMDK. Kemudian untuk identitas dari perusahaan, PT Sariguna Primatirta Tbk ini menggunakan nama Tanobel. Suatu kebanggaan bagi perusahaan karena sudah mampu menerima sertifikasi Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000 : 2005.

Dengan produk yang berkualitas tinggi dan juga memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen tentunya menjadi kunci dari kesuksesan perusahaan air mineral ini. Dalam hal ini, nama Tanobel bisa dikatakan sebagai lambang visi dari perusahaan agar bisa menghasilkan produk serta layanan unggul dan layak untuk mendapatkan label Mulia atau Nobel.

Seiring dengan berjalannya waktu, perusahaan ini terus berkembang dari yang hanya beredar di Jawa Timur akhirnya bisa ke seluruh Indonesia. Untuk mencapai kejayaan, perusahaan ini terus mengembangkan kegiatannya dengan membangun pabrik dan memperluas wilayah pemasarannya.

Diketahui hingga akhir 2020, perseroan dengan nama PT Sariguna Primatirta Tbk ini sudah berhasil memiliki 27 pabrik yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga 120 gudang logistik dibawah pengawasan PT Sentralsari Primasentosa yang merupakan perusahaan afiliasi dan telah tersebar di seluruh Indonesia. Tentu kualitas perusahaan ini sudah tidak bisa diragukan lagi dalam hal memproduksi air mineral  dalam kemasan.

Dengan melihat perjuangan dan pertahanan yang dilakukan perusahaan ini maka tidak heran jika berhasil mengantongi ISO 22000 pertama di Indonesia. Anda bisa menjadikan perusahaan ini sebagai perusahaan pilihan dengan produk berkualitas terbaik. Atau jika ingin mendapatkan keuntungan maka bisa melakukan investasi ke perusahaan.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 7, 2023 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
KMI Wire
Emiten Syariah

PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI) Sejarah dan Profilnya

by Minsya December 5, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Sebagian dari Anda mungkin sudah ada yang mengenal PT KMI Wire and Cable Tbk (KBLI). Perusahaan yang satu ini diketahui berkegiatan dalam bidang pembuatan kabel dan juga kawat aluminium. Selain itu, perusahaan juga memproduksi tembaga dan bahan baku lainnya yang berkaitan dengan listrik. Berikut Adalah sejarah perkembangan KMI Wire and Cable Tbk.

Sejarah berdirinya PT KMI Wire and Cable Tbk

Jika dilihat dari sumber terpercaya, perusahaan manufaktur kabel ini sudah ada sejak 19 Januari 1972. Hanya saja, namanya pada saat itu yaitu Kabelmetal Indonesia Tbk. Perusahaan ini merupakan hasil patungan antara PT Gunung Ngadeg Djaja (49%) dan Kabel-und Metallwerke Gutehoffnungshütte AG, Jerman (51%).

Modal yang dikeluarkan untuk pembuatan perusahaan ini yaitu USD 500.000 dan pinjaman luar negeri USD 2 Juta. Kemudian peletakan batu pertama dilakukan pada tanggal 21 April 1972 oleh pejabat di Cakung, Jakarta Timur. Setelah proses pembangunan, produksi akhirnya baru bisa dilakukan pada tahun 1974 dengan merk Kabelmetal.

Meskipun terbilang cukup baru, perusahaan ini sempat dinobatkan sebagai produsen kabel terbesar di Indonesia. Saham dari PT KMI Wire and Cable Tbk ini akhirnya diakuisisi oleh Gajah Tunggal Group melalui PT Gajah Tunggal Mulia pada Oktober 1986. Setelah diakuisisi, Gajah Tunggal Group akhirnya mencatatkan merk produk perusahaan ini ke Bursa Efek Jakarta dan Surabaya.

Pencatatan tersebut terjadi di tanggal 6 Juli 1992 dengan kode emiten KBLI. Jumlah saham yang diterbitkan pada saat itu yaitu 3,5 juta saham dan harga tawar 3.500 per saham. Kemudian di bulan Desember 1994, perusahaan ini mampu bekerjasama dengan Pirelli SpA yang menjadi perusahaan kabel Italia. Tujuan kerjasama tersebut yaitu untuk membangun pabrik kabel listrik dan serat optik.

Proses operasi dari pabrik tersebut diharapkan mampu diandalkan pada tahun 1996. Pada tahun 1995, Kabelmetal Indonesia melakukan Investasi dengan memproduksi bahan baku utama sendiri mulai dari  tembaga dan kawat aluminium untuk mengurangi biaya produksi. Ditahun yang  sama, perusahaan juga mendapatkan sertifikat ISO 9002 untuk manufaktur kabel. 

Sertifikasi ISO 9002 berikutnya turun pada tahun 1996 untuk tembaga dan kawat aluminium. Selanjutnya, di tahun 1997 terdapat sertifikasi ISO 14001 untuk sistem manajemen lingkungan dan ISO 9001 untuk desain manufaktur kabel yang diturunkan pada tahun 1998. Perlu diketahui bahwa pada tahun 1996, perusahaan ini sudah resmi menggunakan nama PT GT Kabel Indonesia Tbk.

Meskipun begitu, produk yang beredar tetap menggunakan nama kabelmetal dengan daftar edar 2000 jenis termasuk yang di eksplor ke banyak negara mulai dari Asia hingga Timur Tengah. Setelah tragedi krisis ekonomi GT Kabel Indonesia terjerumus hutang jutaan dollar Amerika Serikat. Untuk itu, perseroan secara bertahap mulai melakukan restrukturisasi utang yang dicapai pada 2002-2003.

Hutang ini direstrukturisasi, dikonversi dalam bentuk saham atau dibeli kembali oleh perusahaan. Namun pada tahun 2005, perusahaan masih memiliki utang sebesar USD 26 juta dan masih berusaha melunasinya. Perusahaan tersebut juga diserahkan kepada BPPN oleh pemiliknya untuk melunasi utang BLBI kepada Bank Dagang Nasional Indonesia pada tahun 2000 dengan perkiraan harga Rp 9,2 triliun.

Namun perlu dicatat, PT Gajah Tunggal Mulia masih mampu mempertahankan 68,9% sahamnya pada tahun 2001 yang turun menjadi 53% pada tahun 2007. Sejak tanggal 18 Juli 2008 akhirnya perusahan ini kembali berganti nama menjadi PT KMI Wire and Cable Tbk. Namun merk Kabelmetal masih digunakan pada pasar dalam negeri, sedangkan merk ekspor sudah menggunakan KMI Wire and Cable.

Baca Juga : PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Profil dan Sejarahnya

KMI Wire
KMI Wire

Tahap Operasional yang Dilakukan PT KMI Wire and Cable Tbk

Berdasarkan data yang ada, diketahui hingga tahun 2021 bahwa perusahaan ini mampu memproduksi 2000 jenis dan ukuran kabel mulai dari kabel listrik aluminium dan kabel listrik tembaga dengan tegangan rendah, menengah ataupun tinggi. KMI Wire and Cable Tbk ini juga memproduksi bahan dasar kabel aluminium, tembaga dan kawat aluminium untuk distribusi daya overhead.

Bisa dikatakan bahwa perusahan yang satu ini sudah mampu menjadi pemasok kabel listrik yang berkualitas untuk perusahaan listrik negara, swasta dan banyak industri mulai dari industri pertambangan, minyak dan gas, serta lainnya. Proses pasokan tersebut dilakukan secara langsung dan juga ada yang melalui jaringan distributor serta diekspor ke banyak negara.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 5, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
GOTO
Emiten Syariah

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Profil dan Sejarahnya

by Minsya December 4, 2023
written by Minsya 5 minutes read

GoTo, yang lebih dikenal sebagai PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, adalah sebuah perusahaan teknologi digital yang beroperasi di Indonesia. Mereka lahir dari hasil penggabungan antara dua raksasa, yaitu Gojek dan Tokopedia. Kantor pusat mereka ada di Jakarta, dan mereka menjadi semacam ekosistem digital yang kuat untuk memastikan identitas korporasi mereka.

Sejarah GOTO

Awalnya, GOTO dimulai sebagai penyedia layanan transportasi daring dengan nama PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa, yang lebih dikenal dengan nama Gojek. Setelah Tokopedia bergabung pada tahun 2021, nama perusahaan diubah menjadi GOTO. Mereka menawarkan berbagai layanan, seperti transportasi roda dua (GoRide), roda empat (GoCar), logistik on-demand (GoSend), dan platform belanja online (Tokopedia). Tak hanya itu, mereka juga memiliki bagian keuangan bernama GOTO Financial, yang mencakup pembayaran digital (GoPay), sistem kasir berbasis awan (MokaPOS), dan gerbang pembayaran (Midtrans).

Tahun 2022 menjadi tahun yang luar biasa bagi Go-To. Mereka menjadi “Dekacorn” pertama yang go public di bursa efek Asia Tenggara. Nilai penawaran umum mereka mencapai Rp15,8 triliun atau sekitar US$1,1 miliar, menjadikan IPO GOTO sebagai yang terbesar di Indonesia, peringkat ketiga di Asia, dan peringkat kelima di dunia pada periode Januari-April 2022. Pencapaian yang mengesankan!

Mereka juga mencatat diri sebagai salah satu dari lima perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada 11 April 2022, kapitalisasi pasar mereka mencapai Rp452 triliun, menunjukkan peran penting mereka dalam pasar keuangan Indonesia.

Baca Juga : Sejarah PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) dan Profilnya

GOTO

Sejarah Gojek

Gojek berawal pada tahun 2010 sebagai pusat panggilan untuk pengemudi ojek roda dua di Jakarta, melayani awalnya hanya 20 pengemudi ojek. Dari sana, Gojek berevolusi menjadi aplikasi telepon pintar berbasis iOS dan Android pada tahun 2015. Pada tahun yang sama, Gojek mulai mendapatkan dukungan keuangan dalam Seri A dari investor-investor seperti NSI Ventures, Sequoia Capital, NTH Gemma Inc., dan NSI Moto Holdings Ltd.

Tahun 2016 menjadi tonggak sejarah bagi Gojek ketika mereka menerima investasi dari KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital, dan Capital Group Private Market. Dengan dukungan ini, Gojek resmi menjadi perusahaan “unikorn” pertama di Indonesia, artinya mereka menjadi perusahaan rintisan yang dinilai setidaknya sebesar AS$1 miliar. Selama periode ini, Gojek mengalami pertumbuhan yang pesat, dengan jumlah pesanan harian mencapai lebih dari 300.000.

Sejarah Tokopedia

Tokopedia didirikan pada 17 Agustus 2009 oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison dengan konsep lokapasar antarkonsumen. Awalnya, fokus utama Tokopedia adalah sebagai platform penjualan antar konsumen, tetapi kemudian mereka mengembangkan layanan tambahan, seperti produk teknologi finansial pada tahun 2016 dan layanan gudang pintar yang awalnya bernama TokoCabang (kemudian dikenal sebagai Dilayani Tokopedia). Ini merupakan pusat pemenuhan yang dirancang untuk mempercepat dan mendekatkan proses transaksi.

Tokopedia mendapatkan pendanaan awal dari Indonusa Dwitama pada tahun 2009, dan kemudian menerima dukungan dari sejumlah modal ventura seperti East Ventures (2010), Cyber Agent Ventures (2011), Netprice (2012), dan SoftBank Ventures Korea (2013). Pada tahun 2014, Tokopedia mencatat sejarah sebagai perusahaan teknologi pertama di Asia Tenggara yang mendapat investasi sebesar US$100 juta dari Sequoia Capital dan SoftBank Internet and Media Inc (SIMI).

Tahun 2017 menjadi momen penting bagi Tokopedia karena menerima investasi besar senilai US$1,1 miliar dari Alibaba, raksasa e-dagang asal Tiongkok. Pada Desember 2018, Tokopedia kembali mengumumkan kesuksesannya dalam mendapatkan pendanaan senilai US$1,1 miliar dari sejumlah investor, dengan SoftBank Vision Fund dan Alibaba Group sebagai pihak yang memimpin seri pendanaan tersebut. Dengan tambahan investasi ini, valuasi Tokopedia diperkirakan mencapai US$7 miliar.

Penggabungan Gojek dan Tokopedia

Pada 17 Mei 2021, terjadi pengumuman besar-besaran ketika Tokopedia dan Gojek secara resmi menyatukan diri dan membentuk entitas baru bernama Go-To. Nama “GoTo” tidak hanya singkatan dari nama kedua perusahaan, tetapi juga mengandung makna gotong royong.

Dalam proses penggabungan ini, sebenarnya, Tokopedia diakuisisi oleh Gojek dan menjadi anak usaha dari perusahaan Gojek yang bernama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa. Kemudian, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa merubah namanya menjadi PT GoTo Gojek Tokopedia.

Setelah kesatuan Gojek dan Tokopedia, mereka mengklaim bahwa dampak dari perusahaan gabungan ini memberikan kontribusi sekitar 2% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Ini merupakan tonggak bersejarah dalam dunia bisnis di Indonesia.

Menjadi Perusahaan Terbuka

Pada 15 Maret 2022, GoTo mengumumkan rencananya untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui paparan publik. Dalam pengumuman tersebut, mereka merinci rencananya untuk mengumpulkan dana sebesar Rp15,2 triliun (setara dengan US$1,1 miliar). Hal ini membuat IPO Go-To berpotensi menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah pasar modal Indonesia.

Kemudian, pada 11 April 2022, GoTo secara resmi melantai di Bursa Efek Indonesia melalui proses IPO. Mereka melepas 3,43% sahamnya ke publik dengan harga penawaran Rp338. IPO ini sukses mengumpulkan dana sebesar Rp15,8 triliun. Keberhasilan ini menandai pencapaian besar dalam perjalanan mereka di pasar modal Indonesia.

Layanan On Demand

Mereka menyediakan berbagai layanan on-demand melalui platform besar di Indonesia, yaitu Gojek. Di bawah payung Gojek, terdapat berbagai layanan yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, termasuk:

  1. Layanan Mobilitas:

    • GoRide: Layanan transportasi roda dua yang dapat diakses melalui aplikasi Gojek.
    • GoCar: Layanan transportasi roda empat yang memberikan opsi kenyamanan perjalanan.
    • GoTaxi: Kerja sama dengan perusahaan taksi BlueBird, memberikan akses mudah ke layanan taksi melalui Gojek.
  2. Layanan Pesan Antar Makanan:

    • GoFood: Memungkinkan pengguna untuk memesan makanan dan minuman dari berbagai restoran mitra.
    • GoMart: Layanan pesan antar untuk kebutuhan sehari-hari, mempermudah pengguna mendapatkan barang kebutuhan mereka.
    • Cloud Kitchen: Menawarkan layanan dapur bersama, memfasilitasi pengusaha kuliner untuk menyajikan makanan mereka kepada pelanggan melalui platform Gojek.
  3. Logistik:

    • GoSend (Roda Dua dan Roda Empat): Layanan pengiriman barang on-demand menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.
    • GoBox: Layanan khusus dengan menggunakan mobil boks untuk pengiriman barang yang lebih besar.

Dengan berbagai layanan ini, GoTo melibatkan diri dalam menyediakan solusi yang komprehensif dan mudah diakses bagi masyarakat, baik dalam hal transportasi, kebutuhan makanan, maupun logistik. Platform ini menjadi solusi lengkap untuk kegiatan sehari-hari dengan memberikan banyak pilihan bagi pengguna.

Layanan E-Commerce

GoTo juga menyediakan layanan e-commerce melalui Tokopedia. Tokopedia mencapai 99% kota di seluruh Indonesia, dengan 865 juta produk dan 12 juta penjual terdaftar. Layanan Tokopedia mencakup:

  1. Lokapasar (Marketplace): Menghubungkan pedagang dengan konsumen.
  2. Toko Resmi (Official Store): Perusahaan nasional dan internasional dapat menjalankan bisnis-ke-konsumen.
  3. Dagang Instan (Instant Commerce): Tokopedia NOW! untuk belanja kebutuhan sehari-hari yang dikirim dalam waktu kurang dari dua jam.
  4. Logistik dan Pemenuhan: Mendukung pengiriman cepat dan murah dengan menyediakan pilihan produk dan layanan terdekat.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 4, 2023 1 comment
4 FacebookTwitterPinterestEmail
Surya Pertiwi
Emiten Syariah

Sejarah PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) dan Profilnya

by Minsya November 30, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Sebagian dari Anda tentunya sudah mengetahui PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) ini. Perusahaan ini dulunya hanyalah sebuah CV yang akhirnya bisa berkembang dan menjalankan banyak usaha. Fokus utama dari perusahaan ini sebenarnya pada bahan konstruksi seperti perlengkapan kamar mandi dan produk saniter. Berikut adalah sejarah berdirinya PT Surya Pertiwi Tbk.

Sejarah berdirinya PT Surya Pertiwi

Perlu diketahui bahwa pada awal pendiriannya, perusahaan ini merupakan sebuah CV yang bergerak dalam penjualan produk saniter atau mudahnya perlengkapan kamar mandi beserta aksesorisnya. Sejak tahun 1968, perusahaan ini memang sudah menjadi agen eksklusif TOTO Jepang yang memang beroperasi di seluruh wilayah Indonesia.

TOTO Jepang tersebut dikenal sebagai produsen produk sanitasi terbesar yang ada di dunia dan bahkan sudah berdiri lebih dari 30 tahun. Dengan sekian lama memasarkan produk TOTO, akhirnya banyak perusahaan besar lainnya yang ikut berpartisipasi memasarkan produknya ke Indonesia. Dengan begitu, PT Surya Pertiwi ini memiliki tanggung jawab penuh untuk memasarkan produk perusahaan lain ke Indonesia.

Seiring dengan berkembangnya usaha yang dijalankan, perusahaan ini resmi menjadi PT pada tahun 1977 dan kemudian menjadi perusahaan terbuka atau Tbk pada tahun 2018. Setelah berhasil beroperasi pada bidang sanitasi, TOTO mengembangkan usahanya pada bidang dapur dan kabinet dengan sebutan TOTO Kitchen dan diproduksi sejak tahun 2006 oleh PT Surya Toto Indonesia Tbk.

Perlu diketahui bahwa perusahaan dengan kode SPTO ini didirikan dengan nama PT Surya Nusantara tepatnya pada 5 Juli 1978 dan kemudian beroperasi secara komersial pada 6 Desember 1978. Saat ini, perusahaan memiliki kantor pusat di Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat. Berikut adalah ruang lingkup usaha yang dijalankan oleh PT Surya Pertiwi Tbk.

Baca Juga : PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) Profil dan Sejarah

Surya Pertiwi
https://suryapertiwi.co.id/#project

Ruang Lingkup Usaha PT Surya Pertiwi Tbk

Berdasarkan data yang tersebar, diketahui bahwa perusahaan yang memiliki 5% atau lebih saham perusahaan ini yaitu PT Suryaparamitra Abadi dan PT Multifortuna Asindo yang masing masingnya memiliki 30% saham. Sedangkan untuk 40% lainnya merupakan milik publik. Informasi tersebut merupakan update terbaru pada 31 Maret 2023.

Untuk entitas langsung dari perusahaan ini yaitu PT Multifortuna Asindo dan PT Marindo Inticor merupakan entitas induk utama dari perusahaan bahan konstruksi ini. Jika dilihat berdasarkan dara Administrasi Hukum Umum, pihak pemilik manfaat sebenarnya dan pihak pengendali atau ultimate beneficial owner dari perusahaan ini yaitu Mardjoeki Atmadiredja.

Diketahui bahwa perusahaan ini memiliki kode emiten SPTO. Dalam anggaran dasar perusahaan, diketahui bahwa bisnis yang dilakukan oleh perusahaan ini yaitu bergerak dalam bidang perlengkapan saniter, industri mebel kayu, dinding, lantai, plafon, peralatan sanitasi dan sebagainya. Perusahaan ini juga mengelola real estate milik pribadi dan yang disewa. 

Untuk saat ini, kegiatan utama yang menjadi prioritas dari PT Surya Pertiwi Tbk ini yaitu berfokus pada distributor produk perlengkapan dapur, kamar mandi. Beberapa produk yang didistribusikan yaitu terdapat 9 merek seperti Villeroy & Boch, TOTO, Stiebel Eltron, Geberit, Kaldewei, Eco, Franke, Jacuzzi dan W. Atelier yang memang terkenal kualitasnya

Untuk produk pertama yang dipasarkan oleh perusahaan Surya Pertiwi Tbk ini pada awal berdirinya yaitu TOTO. Dengan banyaknya jumlah penjualan yang terjadi akhirnya mampu mendapatkan beberapa produk lainnya yang ingin dipasarkan oleh perusahaan ini. hal tersebut merupakan suatu tanggung jawab besar yang menyenangkan bagi perusahaan

Hasil dari penjualan produk dengan merek diatas tentunya mampu menghasilkan keuntungan yang sangat besar. Untuk bisa meningkatkan jumlah modal usaha, perusahaan ini secara resmi rilis di Bursa Efek Indonesia. Bergabungnya perusahaan ini pada Bursa Efek Indonesia juga berdasarkan penerimaan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan.

Pernyataan tersebut diberikan pada 3 Mei 2018 dan berisi Penawaran Umum Perdana (IPO) dengan sebanyak 700.000.000 saham SPTO yang dinilai Rp 100 per saham dengan penawaran Rp 1.160 per saham. Setelah itu pada 14 Mei 2018, PT Surya Pertiwi Tbk ini tercatat dalam Bursa Efek Indonesia. Itulah sejarah perkembangan perusahaan bahan konstruksi ini.

Memilih untuk menginvestasikan sebagai modal pada perusahaan ini tentunya mampu mendatangkan keuntungan yang besar. Perusahaan ini mengalami banyak sekali perkembangan meskipun hanya memasarkan produk dari merk merk tertentu.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

November 30, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Solusi Bangun Indonesia
Emiten Syariah

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) Profil dan Sejarah

by Minsya November 29, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Saat ini, perusahaan Solusi Bangun Indonesia ini merupakan anak perusahaan dari Semen Indonesia Group (SIG). Kemudian untuk jenis perusahaan yang dijalankan yaitu bergerak dalam bidang manufaktur beton, semen siap pakai dan agregat. Pada awal pendiriannya, perusahaan ini bernama Semen Cibinong dan mengalami beberapa kali perubahan. Begini sejarahnya!

Sejarah Berdirinya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk

Latar belakang dari pendirian perusahaan ini diawali sejak tahun 1962 dimana Departemen Geologi Umum Kementerian Pertambangan Indonesia membutuhkan Tim Survey untuk melakukan pengujian terhadap kelayakan pembangunan pabrik semen yang ada di Jawa Barat. Kemudian, Semen Gresik dan Departemen Geologi umum ini menandatangani perjanjian kerjasama dalam hal penelitian bahan baku semen di Klapanunggal, Bogor.

Proyek tersebut akhirnya dilaksanakan pada bulan Juli – Desember dengan dukungan keuangan dari International Finance Corporation. Kemudian pada tahun 1971, akhirnya terbentuklah PT Semen Tjibinong. Dalam hal ini Kaiser Cement and Gypsum Corporation menjadi konsultan dalam pembangunan pabrik yang dikerjakan oleh kontraktor Mitsubishi Heavy Industries Jepang dan Kontraktor Indonesia.

Kemudian pada tahun 1975, pembangunan perusahaan PT Semen Cibinong dan Indocement berhasil diselesaikan dan diresmikan oleh Presiden Soeharto. Pada saat ini, perusahaan ini mengeluarkan produk Semen Kujang dalam bentuk semen portland. Setelah berjalan dalam beberapa tahun, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk ini akhirnya menerbitkan saham di Bursa Efek Jakarta dengan kode SMCB pada tahun 1977.

Pada saat itu, perusahaan ini tercatat sebagai emiten pertama yang mampu menerbitkan 178.750 saham dengan harga Rp 10.000 per sahamnya. Perusahaan ini akhirnya dijual kepada Hanson pada tahun 1987-1988 dan jatuh ke tangan PT Tirtamas Majutama milik Hashim Djojohadikusumo sehingga bertransformasi menjadi Perusahaan Penanaman Modal dalam Negeri.

Pada tahun 2002 pasca krisis ekonomi, Djojohadikusumo tersangkut kasus BLBI karena uang yang seharusnya dibayarkan kepada kreditur justru dibayarkan kepada kelompok perusahaannya sendiri.

Baca Juga : PT PP Presisi Tbk (PPRE) Sejarah Singkat dan Profil

Solusi Bangun Indonesia
https://solusibangunindonesia.com/profil-perusahaan/

Perkembangan Perusahaan Solusi Bangun Indonesia Tbk

1. Mengakuisisi Semen Nusantara

Semen Nusantara dikenal sebagai perusahaan semen yang berpusat di Cilacap dan dirikan oleh 3 pemegang saham yaitu Mitsui, Onoda dan PT Gunung Ngadeg Jaya Indonesia pada tahun 1974.  Sebagai bagian dari operasinya, perusahaan memiliki sejumlah izin konsesi untuk mengeksploitasi tambang kapur dan tanah liat yang ada di Desa tritih Wetan, Nusakambangan dan pabrik desa Karangtalun.

Peletakan batu pertama pabrik semen Nusantara ini terjadi pada 19 Juni 1975 dan diresmikan pada 1977. Mesin yang digunakan diperusahaan ini merupakan produk impor dari Jerman, Perancis, Denmark dan Jepang. Tahun 1993, PT Semen Cibinong akhirnya mengakuisisi perusahaan ini dan mengubah statusnya menjadi perusahaan Patungan Indonesia-Jepang.

2. Mengakuisisi Semen Andalas dan Semen Dwima Agung

Selanjutnya, Solusi Bangun Indonesia ini kembali mengakuisisi perusahaan Semen Andalas pada tahun 1995. Perusahan Semen Andalas Indonesia dikenal sebagai perusahaan semen di Lhoknga, Aceh Besar. Selain itu, PT Semen Cibinong juga mengakuisisi Seman Dwima Agung dan mengubahnya menjadi Semen Cibinong unit Tuban.

3. Diakuisisi Holcim

Holcim memang sudah mempertimbangkan keberadaan Semen Cibinong dan akhirnya mengakuisisi sekitar 77,33% saham dari perusahaan Djojohadikusumo pada tahun 2001. Kemudian di tahun 2009, Wiriyanto mengajukan gugatan untuk menjadi pemegang saham Semen Nusantara. Holcim bertanggung jawab membayar sejumlah US$2,4 juta untuk saham Wuryanto. 

Pada bulan Februari 2016, PT Semen Andalas Indonesia berganti nama menjadi Lafarge Cement Indonesia dan menyelesaikan merger Holcim Indonesia dengan senilai Rp 2,13 triliun.

4. Akuisisi Semen Indonesia

Kemudian, semen Indonesia menjadi pemegang saham perusahaan Holcim pada tahun 2019 dan mengakuisisi 80,6% saham Lafarge Holcim Group di PT Holcim Indonesia tbk. Hal ini otomatis mengakibatkan hilangnya hak pengelolaan atas merek Holcim.

Selain membeli kembali saham perusahaan, Holcim juga mengubah nama perusahaan menjadi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dan memperkenalkan merek semen baru bernama Dynamix. Upacara peluncuran nama dan merek perusahaan berlangsung di Bogor Icon Hotel pada 3 Oktober 2019.

Perlu diketahui bahwa Solusi Bangun Indonesia menjalankan sebuah usaha yang berkaitan dengan semen, produk agregat dan beton siap pakai. Perusahaan ini juga setidaknya mengoperasikan 4 pabrik yang ada di Cilacap, Narogong. Lhoknga dan Tuban dengan kapasitas 14,5 juta ton semen dalam waktu satu tahun. Perusahaan ini juga berhasil mempekerjakan sekitar 2.400 orang.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

November 29, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
bumi serpong
Emiten Syariah

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) Profil dan Sejarahnya

by Minsya November 28, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Sebagian dari Anda tentunya sudah tidak asing dengan perusahaan ini. PT Bumi Serpong Damai (BSDE) menjadi salah satu perusahaan real estate yang sangat populer di Indonesia khususnya Tangerang. Untuk aset utama dari perusahaan ini yaitu berupa Bumi Serpong Damai di Banten. Berikut sejarah PT Bumi Serpong Damai Tbk yang menjadi bagian dari Sinarmas Group.

Sejarah berdirinya PT Bumi Serpong Damai Tbk

Perusahaan yang berjalan di bidang real estate ini telah berdiri sejak tahun 1984. Bumi Serpong Damai dibangun dengan tujuan untuk mengembangkan proyek Bumi Serpong Damai (BSD. Dengan segala upaya yang dilakukan, akhirnya BSD Junction dan Ocean Park berhasil dioperasikan pada tahun 2006-2007. 

Perkembangan yang dibawanya membuat perusahaan ini tercatat secara resmi di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2008 – 2009 bersamaan dengan pengoperasian kantor pemasaran baru BSD tahap II. Kemudian pada rentang tahun 2013 – 2014, perusahaan ini berganti menjadi Sinar Mas Land Plaza Jakarta yang awalnya bernama Plaza BII.

Perusahaan juga meningkatkan kepemilikannya di PT Plaza Indonesia Realty Tbk sebesar 46,78%. Untuk memperluas usahanya, perusahaan mengakuisisi lahan serta ruang komersial dengan luas 5,1 hektar di Epicentrum Walk dan menjalin hubungan strategis dengan Aeon Mall dan HongKong Land. Di tahun yang sama perusahaan ini juga merilis The Breeze BSD.

Tidak hanya berhenti di situ, pada tahun 2015 perusahaan kembali membuka Go! Wet Water Park dan Grand Wisata di Bekasi, Green Office Park 6 dan AEON Mall di BSD. Pada tahun berikutnya, PT Bumi Serpong Damai Tbk meluncurkan Qbig di BSD dan mulai pembangunan jalan tol Serpong-Balaraja.

Tidak tanggung tanggung, pada tahun 2017 perusahaan ini kembali mengakuisisi kepemilikan rumah susun seluas 72.864 m2 yang berada di Sinarmas MSIG Tower pada lantai 17-47. Kemudian di tahun 2018 juga mengakuisisi 13 lantai Bakrie Tower. Di tahun 2021, perusahaan real estate ini melakukan kerjasama dengan Mitsubana Pte.

Tujuan dari kerjasama tersebut dilakukan dengan tujuan untuk pengembangan TOD yang terbatas pada lahan seluas 100 hektar di Tangerang. Melalui PT Sinar Pertiwi Megah, perusahaan ini melakukan investasi sejumlah US$ 25 juta di DANA pada tahun 2022.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Global Mediacom
freepik.com

Ruang Lingkup Kegiatan PT Bumi Serpong Damai Tbk

Jika dilihat berdasarkan peraturan perusahaan, ruang lingkup dari perusahaan ini yaitu bergerak pada bidang real estate. Saat ini, kegiatan utama yang dilakukan yaitu berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan real estate milik pribadi maupun yang disewa atas dasar balas jasa. Area yang dikerjakan diantaranya kawasan industri, penyiapan lahan serta konstruksi bangunan dan infrastruktur.

Selain itu, terdapat juga kegiatan seputar instalasi dan pengelolaan air, transportasi, listrik, kebersihan dan keamanan, restoran dan penyediaan makanan keliling, perdagangan, operasional fasilitas, perawatan dan pemeliharaan taman beserta taman tema atau taman hiburan.

Rincian Saham PT Bumi Serpong Damai Tbk

Perusahaan PT Bumi Serpong Damai Tbk saat ini berupast di Sinar Mas Land Plaza Wing 3B. Tidak hanya di satu tempat, perusahaan ini juga berada di Jalan Grand Boulevard, BSD Green Office Park dan BSD City Tangerang. Perusahaan satu ini juga memiliki anak perusahaan yang terdaftar secara resmi pada Bursa Efek Indonesia yaitu DUTI atau Duta Pertiwi Tbk.

Perusahaan yang memiliki kode BSDE ini mendapatkan pernyataan resmi dari BAPEPAM-LK atas penawaran umum perdana (IPO) sebanyak 1.093.562.000 saham dengan nilai Rp 100 per lembar saham pada penawaran Rp 550 per saham di tanggal 28 Mei 2008. Kemudian akhirnya, perusahaan Bumi Serpong Damai Tbk ini terdaftar resmi di BEI pada tanggal 6 Juni 2008.

Sayangnya pada Februari 2022, perusahaan ini mendapatkan catatan penurunan laba bersih sejumlah 31,81% meskipun telah mendapatkan peningkatan jumlah pendapatan. Hal tersebut bisa terjadi karena banyaknya peningkatan biaya untuk beberapa perusahaan. Jika dilihat dari hasil laporan keuangannya pada 29 Juli 2022 diketahui BSDe membukukan laba bersih Rp 463,63 miliar

Meskipun begitu, laba usaha perseroan ini tetap mengalami peningkatan sebanyak 17,86% menjadi Rp 3,83 triliun yang sebelumnya hanya Rp 3,25% triliun. Jumlah peningkatan tersebut bisa ditopang karena penjualan tanah dan perumahan sebesar Rp 2,48 triliun sehingga naik 1,69% dari Rp 2,44% triliun.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

November 28, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

CEK SAHAM SYARIAH

BELAJAR APA?

  • Analisis Fundamental
  • Berita Saham Syariah
  • Emiten Syariah
  • Investasi Syariah
  • Keuangan Syariah
  • Pojok Komunitas
  • Saham Pemula

SYSAVEST 2026

KONTAK KAMI

Main Office :
QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 Nomor 44, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Telp : 0878 5758 0315

Email : media@syariahsaham.id

Terdaftar DI

Copyright © 2024 PT Syariah Saham Indonesia. All Right Reserved.

Saham Syariah Indonesia
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG