Skip to content
Saham Syariah Indonesia
Banner
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG
Home - Emiten Syariah - Page 7
Category:

Emiten Syariah

Energi Mega Persada
Emiten Syariah

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Profil dan Sejarahnya

by Minsya January 24, 2024
written by Minsya 3 minutes read

Masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing dengan Bakrie Group, perusahaan konglomerat yang telah berdiri sejak tahun 1942 oleh Achmad Bakrie. Tahukah anda bahwa PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) merupakan salah satu bagian dari kelompok usaha Bakrie tersebut ? Perusahaan minyak dan gas ini dibangun pada tahun 2001, yuk simak bagaimana sejarahnya.

Sejarah Singkat Energi Mega Persada

PT Energi Mega Persada berdiri pada tahun 2001, tepatnya tanggal 16 Oktober 2001. Namun kegiatan komersialnya dimulai pada tahun 2003, dimana saat itu perusahaan mengakuisisi RHI Corp yang menguasai 34,46% saham KKS Blok Selat Malaka.

Kemudian di tahun 2004, perusahaan kembali mengakuisisi PT Imbang Tata Alam yang mempunyai saham KKS Blok Selat Malaka sebesar 26,03%. Masih di tahun yang sama, PT Energi Mega Persada juga melakukan akuisisi terhadap Kalila Energy Ltd dan Pan Asia Enterprise Ltd, dengan saham Lapindo Brantas Inc yang dipegang sebesar 100%.

Berhasil berkembang dengan baik,  perusahaan PT Energi Mega Persada Tbk pun resmi terdaftar di Bursa Efek Jakarta pada bulan Juni 2004. Mereka mendapat pernyataan efektif dari Bapepam-LK pada tanggal 26 Mei 2004. Kemudian perusahaan melakukan IPO dengan kode saham ENRG sebanyak 2.847.433.500 kepada masyarakat. Nominal saham saat itu sebesar Rp. 100 dengan harga penawaran Rp. 160 per saham.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Energi Mega Persada
https://www.emp.id/id/gallery/

Akusisi Setelah IPO

Dua bulan setelah IPO, perusahaan lagi-lagi melakukan akuisisi pada saham KKS Blok Kangean mencapai 100% melalui EMP Exploration (Kangean) Ltd dan EMP Kangean Ltd. Kemudian di bulan Januari tahun 2006, PT Tunas Harapan yang mempunyai lima KKS melalui lima anak usahanya turut diakuisisi dengan harga 308,6 juta USD. 

Dan di bulan Mei satu tahun setelahnya, sebanyak 50% saham dari Energi Mega Pratama Inc dibeli oleh Mitsubishi Corporation dan Japan Petroleum Exploration Co. Ltd. dengan harga 360 USD. Dimana Energi Mega Pratama Inc tersebut merupakan pemegang dari KKS Blok Kangean. 

Saat ini, PT Bakrie Kalila Investment merupakan pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham di perusahaan. Adapun besar persentasenya yaitu sebanyak 46,402%. Ruang lingkup kegiatan PT Energi Mega Persada Tbk yakni menjalankan usaha dalam bidang perdagangan, pertambangan, jasa, serta manajemen minyak dan gas bumi.

Profil Energi Mega Persada

  1. Bidang Usaha

PT Energi Mega Persada merupakan perusahaan minyak dan gas, dengan lingkup kegiatannya yang meliputi perdagangan, pertambangan, jasa, serta manajemen bidang tersebut. ENRG beserta anak usahanya melakukan eksplorasi, produksi, dan pengembangan minyak mentah maupun gas bumi di beberapa lokasi di Indonesia.

Di antaranya yaitu Blok Malacca Strait, Blok Kangean, Blok Korinci Baru, Blok Gebang, Blok South CPP, Blok B, Blok Tonga, Blok Buzi, Blok Bentu, Blok GMB Sangatta-II, dan Blok Sengkang PSC. Tercatat bahwa area eksplorasinya lebih dari 28.000 kilometer persegi.

Tidak heran jika PT Energi Mega Persada dapat menjadi pemasok gas bumi utama untuk wilayah Jawa Timur dan Sumatera. Gas bumi ini kemudian digunakan untuk persediaan pakan kebutuhan industri, maupun sebagai pembangkit listrik melalui PLN (Perusahaan Listrik Negara).

  1. Visi

Visi dari Energi Mega Persada yaitu menjadi perusahaan eksplorasi serta produksi minyak dan gas terkemuka di kancah Asia. Sekaligus menerapkan keunggulannya dalam kesehatan dan keselamatan kerja, hingga lindungan lingkungan. Serta turut berkontribusi dalam pengembangan komunitas, dengan menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik.

  1. Misi

Ada enam poin yang menjadi misi perusahaan PT Energi Mega Persada Tbk. Satu, membentuk SDM yang andal dan memiliki kinerja tinggi. Dua, mendorong pertumbuhan bisnis secara organik. Tiga, mempercepat pertumbuhan bisnis dengan akuisisi aset yang harganya kompetitif di lokasi strategis.

Empat, meningkatkan keunggulan operasi untuk semua kegiatan usaha seperti SDM hingga pemahaman teknis. Lima, memproduksi sejumlah besar cadangan minyak maupun gas. Kemudian yang terakhir yaitu meningkatkan produksi minyak dan gas yang sudah dimiliki.

Menjadi bagian dari Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada yang bergerak di bidang minyak dan gas punya beberapa anak perusahaan. Total ada sekitar 15 anak usaha dari perusahaan ini. Di antaranya yaitu PT EMP Energi Aceh, PT Energi Mega PTA, RHI Corp., PT Artha Widya Persada, PT Visi Multi Artha, sampai PT EMP Tonga.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

January 24, 2024 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
Jaya Ancol
Emiten Syariah

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) Profil dan Sejarahnya

by Minsya January 23, 2024
written by Minsya 3 minutes read

Warga Indonesia tentu tidak asing lagi dengan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA). Perusahaan ini ialah pengembang properti sekaligus pengelola kawasan rekreasi terbesar, terpadu dan terkenal yang ada di Indonesia. Dibalik kesuksesannya, PJAA memiliki sejarah yang menarik dipelajari sebagai berikut.

Profil PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA)

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk melakukan kegiatan usahanya sejak 10 Juli 1992 dan beroperasi secara komersial pada tahun 1996. Kantor pusatnya berada di Gedung Ecovention, Jl. Lodan Timur No. 7, Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Indonesia.

Adapun pemegang sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta sebesar 72% dan Pembangunan Jaya sebanyak 18,01%. Sementara itu, pihak pengendali sekaligus pemilik manfaat akhirnya yakni Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usahanya yakni bidang pembangunan dan jasa.

Kegiatan utamanya berjalan di bidang real estat, seperti pembangunan, penjualan, penyewaan bangunan serta penjualan tanah kapling. Adapun hasil kerjanya yakni Apartemen Northland, Ancol Seafront, Marina Coast The Bukit, Jaya Marina Coast The Green, Marina Coast Royal Residence, Townhouse Puri Marina Ancol Coasta Villa, De’ Cove, Putri Duyung Ancol, dan Pulau Bidadari.

Perusahaan ini juga berfokus pada kawasan pariwisata atau rekreasi dengan mengelola taman serta pantai. Adapun taman serta pantai yang berada di bawah naungannya yakni Dunia Fantasi atau Dufan, Ocean Dream Samudra, Ocean Ecopark, Atlantis Water Adventure, pasar seni serta dermaga.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Jaya Ancol

Sejarah Singkat PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA)

Menariknya, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memiliki sejarah yang berhubungan erat dengan pengembangan kawasan wisata Ancol di pantai utara Jakarta. Di awal abad ke-17, Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang bernama Adriaan Valckenier tertarik dengan pantai Ancol sehingga dikembangkannya destinasi wisata disini.

Setelah Indonesia Merdeka, pengelolaan kawasannya pun beralih ke tangan pemerintah Indonesia. Akan tetapi, pemerintah Indonesia masih fokus perang dalam mempertahankan kemerdekaan. Sehingga, kawasannya masih belum mengalami perkembangan. Memasuki tahun 1960, Ancol pun masih berupa rawa serta pernah menjadi sarang penyakit malaria.

Pada bulan Desember 1965, Soemarno Sosroatmodjo sebagai Gubernur DKI Jaya ditunjuk oleh Presiden Soekarno untuk mengambangkan kawasan Ancol menjadi tempat rekresasi. Di tahun 1966, Ali Sadikin sebagai Gubernur DKI Jaya membentuk Badan Pelaksana Pembangunan Proyek Ancol untuk melaksanakan seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pengembangan kawasan wisata.

Akhirnya, pengembangan Ancol pun dimulai pada masa reklamasi. Pada tanggal 19 Oktober 1966, Pemerintah DKI Jakarta secara resmi memerintahkan PT Pembangunan Ibukota Jakarta Jaya yang kini bernama PT Pembangunan Jaya sebagai BPP Proyek Ancol. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) bertugas menyiapkan seluruh perencanaan proyek agar dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Perusahaan juga menyampaikan konsep pengembangan, strategi, rencana induk dan kegiatan pembangunan lainnya seperti strategi pemasaran. Pada 10 Juli 1992, PT Pembangunan Jaya Ancol secara resmi diubah menjadi perseroan terbatas yang bernama PT Pembangunan Jaya Ancol.

Pada saat itu, sahamnya sebesar 80% dipegang oleh Pemprov DKI Jakarta dan sisanya dimiliki oleh PT Pembangunan Jaya. Perusahaan pun melakukan penawaran umum perdana di BEI atau Bursa Efek Indonesia pada 2 Juli 1992. Dalam hal ini, saham yang dipegang oleh Pemprov DKI Jakarta serta PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) masing-masing berukuran hingga 72% beserta 18,01%.

Tidak sampai situ, perusahaan pun akhirnya menghadirkan logo barunya pada tahun 2005. Kemudian, ia juga revitalisasi Gelanggang Renang Ancol menjadi Atlantis Water Adventure. Gelanggang Samudra Ancol juga berhasil direvitalisasi olehnya menjadi Ocean Dream Samudra.

Padang Golf Ancol pun dialihfungsikan menjadi Ocean Ecopark pada tahun 2011. Setahun kemudian, kegiatan ekspansi bisnisnya dilakukan ke MICE dengan mendirikan Ecovention dengan ruang serbaguna seluas 4.000 meter persegi. Akhirnya, lahan milik perusahaan di kawasan Ancol telah ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Sirkuit Internasional e-Prix Jakarta pada tanggal 22 Desember 2021.

Itulah penjelasan mengenai profil dan sejarah menarik dari PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA). Bisa disimpulkan bahwa perusahaan ini telah mengalami berbagai kegiatan pembangunan, pengalihfungsian, ekspansi dan perubahan nama sehingga menjadi perusahaan sukses seperti sekarang.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

January 23, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
sektor farmasi
Emiten Syariah

Sektor Farmasi: 5 Daftar Perusahaan Saham Syariah di Indonesia

by Minsya January 18, 2024
written by Minsya 6 minutes read

Saham-saham di sektor kesehatan tetap menjadi salah satu pilihan investasi yang menarik. Selain memiliki prospek yang cerah, saham-saham sektor farmasi juga dikenal memiliki potensi yang tinggi. Bahkan, ada puluhan perusahaan di bidang kesehatan dan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Industri kesehatan merupakan sektor yang terus berkembang di Indonesia. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan perawatan diri, permintaan akan produk dan layanan kesehatan terus meningkat. Hal ini memberikan peluang besar bagi perusahaan farmasi untuk tumbuh dan berkembang.

Salah satu alasan mengapa saham-saham sektor farmasi menarik bagi para investor adalah karena prospeknya yang kuat. Perusahaan farmasi memiliki pendapatan yang stabil dan cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Permintaan akan obat-obatan dan produk kesehatan tidak akan pernah berhenti, sehingga perusahaan farmasi memiliki pasar yang terus berkembang.

Saham Sektor Farmasi

Sektor farmasi adalah industri yang bergerak dalam penjualan obat-obatan dan peralatan kesehatan. Industri ini memiliki peran yang penting dalam membantu rumah sakit, klinik, puskesmas, dan apotek dalam menyediakan produk-produk kesehatan yang dibutuhkan. Keterlibatan sektor farmasi dalam kehidupan sehari-hari membuatnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan orang-orang pintar.

Perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sektor farmasi sangat beragam, bahkan beberapa di antaranya telah go public di bursa efek. Hal ini memungkinkan siapa saja untuk memiliki saham dalam perusahaan-perusahaan kesehatan ini, sehingga investor dapat memiliki bukti kepemilikan saham dari perusahaan-perusahaan tersebut.

Nilai saham-saham di sektor farmasi telah menunjukkan kinerja yang positif selama beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, bagi orang-orang pintar yang ingin memiliki saham di sektor ini, mereka harus sangat berhati-hati dalam memilih produk dan perusahaan yang tepat. Keputusan ini perlu diambil dengan kejelian dan kecermatan agar dapat memperoleh keuntungan yang maksimal.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

sektor farmasi
freepik.com

Daftar Saham Syariah di Sektor Farmasi

1. SIDO (PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk)

Perusahaan yang dikenal sebagai Sido Muncul bukanlah nama yang asing bagi masyarakat Indonesia. Sido Muncul telah lama diakui sebagai perusahaan yang fokus pada bisnis jamu dan obat-obatan herbal.

Berdiri sejak tahun 1951, perusahaan ini telah mencatatkan pertumbuhan yang cukup positif, meskipun mengalami penurunan laba bersih sebesar 12,3% pada tahun 2022. Meski begitu, Sido Muncul berhasil membagikan dividen sebesar Rp 690 miliar pada bulan April 2023.

Pada bulan November 2023, harga saham perusahaan, yang diperdagangkan dengan kode SIDO, tercatat berada di kisaran Rp 505. Kapitalisasi pasar emiten SIDO juga mencapai angka yang mengesankan, yaitu sekitar Rp 15,75 triliun. Tentu saja, angka-angka ini memberikan gambaran yang positif dan menarik bagi para pemegang saham atau calon investor, bukan? Sejarahnya bisa dibaca disini.

2. KAEF (PT Kimia Farma, Tbk)

Kimia Farma adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berfokus pada industri farmasi dan perdagangan produk farmasi serta alat kesehatan. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1817 dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 4 Juli 2001 dengan kode saham KAEF.

Kimia Farma memiliki jaringan layanan kesehatan yang terintegrasi di 34 provinsi di Indonesia. Hingga akhir tahun 2022, KAEF memiliki 10 fasilitas produksi obat-obatan, 49 distributor, 1.195 apotek, 401 klinik kesehatan, dan 64 laboratorium klinik.

Menurut laporan keuangan perusahaan hingga kuartal-III 2023, Kimia Farma mencatatkan pendapatan sebesar Rp7,7 triliun, mengalami peningkatan sebesar +8,15% secara year-on-year (yoy). Namun, rugi bersih perusahaan mengalami penurunan sebesar 1,97% yoy, mencapai Rp177,36 miliar dibandingkan dengan Rp180,93 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, laporan keuangan juga mencatat liabilitas Kimia Farma sebesar Rp11,1 triliun dengan ekuitas sebesar Rp9,44 triliun.

3. KLBF (PT Kalbe Farma Tbk)

Kalbe Farma merupakan salah satu perusahaan terkemuka di sektor farmasi dan kesehatan. Perusahaan ini, yang didirikan pada tahun 1966, tidak hanya fokus di sektor farmasi, tetapi juga aktif dalam produksi berbagai produk kesehatan dan nutrisi.

Selama tahun 2022, Kalbe Farma mencatat peningkatan laba bersih sebesar 6,24%, mencapai lebih dari Rp3,3 triliun. Pada bulan Mei 2023, perusahaan ini mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,7 triliun. Pada bulan November 2023, harga saham Kalbe Farma tercatat berkisar di sekitar Rp1.605.

4. TSPC (PT Tempo Scan Pacific Tbk)

Perusahaan yang beroperasi di sektor farmasi hingga kosmetik ini merupakan salah satu rekomendasi emiten farmasi yang patut dipertimbangkan oleh para investor. Perusahaan yang telah aktif sejak tahun 1970 ini menonjolkan stabilitas harga sahamnya sebagai salah satu keunggulannya.

Pada bulan November 2023, harga saham perusahaan ini berada di kisaran Rp1.865, menunjukkan kinerja yang cukup baik dibandingkan dengan beberapa saham lain di sektor farmasi. Laba bersih perusahaan juga mengalami peningkatan yang signifikan, mencapai 21,5%, yaitu sebesar 1 triliun rupiah pada tahun 2022. Cek analisanya disini.

5. SOHO (PT Soho Global Health Tbk)

PT Soho Global Health adalah salah satu emiten saham sektor farmasi yang memiliki sejarah panjang di Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1946, menjadikannya salah satu perusahaan farmasi yang paling senior di Indonesia. Meskipun memiliki sejarah yang panjang, PT Soho Global Health baru meluncurkan penawaran umum saham (IPO) di bursa pada tahun 2020.

Hingga saat ini, market cap perusahaan ini mencapai lebih dari Rp 8,5 triliun. Saham SOHO sempat mencapai puncak tertinggi pada 18 September 2020 dengan nilai Rp 11.350, namun mengalami penurunan hingga mencapai Rp 6.375 pada 24 Mei 2022.

Kesimpulan

Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan ketika memilih saham-saham di sektor kesehatan dan farmasi. Pertama, penting untuk melihat kinerja keuangan perusahaan tersebut. Memeriksa laporan keuangan perusahaan dapat memberikan gambaran tentang kinerja dan stabilitas keuangan perusahaan. Selain itu, juga penting untuk mempertimbangkan reputasi perusahaan dan sejarah kinerjanya. Perusahaan dengan reputasi yang baik dan catatan kinerja yang kuat cenderung lebih menarik bagi para investor.

Selain itu, penting juga untuk mempertimbangkan tren dan perkembangan di sektor kesehatan dan farmasi. Mengikuti berita dan tren terkini dapat membantu investor dalam mengidentifikasi peluang investasi yang menjanjikan. Misalnya, perkembangan teknologi medis atau penemuan obat baru dapat menjadi faktor yang mempengaruhi kinerja saham-saham di sektor ini. Oleh karena itu, penting untuk tetap mengikuti perkembangan di sektor ini agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat.

Dalam menginvestasikan dana di sektor kesehatan dan farmasi, penting juga untuk memiliki strategi investasi yang jelas. Menentukan tujuan investasi, jangka waktu, dan tingkat risiko yang dapat ditoleransi adalah langkah-langkah penting dalam merencanakan investasi di sektor ini. Selain itu, diversifikasi juga merupakan strategi yang penting untuk mengurangi risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan. Dengan memiliki portofolio yang terdiversifikasi, investor dapat mengurangi risiko terkait dengan pergerakan harga saham individual dan meningkatkan potensi keuntungan jangka panjang.

Dalam kesimpulan, saham-saham di sektor kesehatan dan farmasi tetap menjadi instrumen investasi yang menarik bagi para investor. Potensi pertumbuhan yang kuat, stabilitas pasar, dan inovasi yang terus berkembang membuat sektor ini menjadi pilihan yang cerdas dan strategis bagi para investor. Dengan melakukan riset yang cermat dan memiliki strategi investasi yang jelas, investor dapat memanfaatkan peluang investasi yang ada di sektor kesehatan dan farmasi untuk mencapai tujuan keuangan mereka.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

January 18, 2024 0 comments
2 FacebookTwitterPinterestEmail
Astra Otoparts
Emiten Syariah

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) Sejarah dan Profil Singkat

by Minsya January 4, 2024
written by Minsya 3 minutes read

Indonesia, sebagai salah satu negara dengan industri otomotif yang cukup berkembang pesat, memiliki beberapa perusahaan yang menjadi tulang punggung sektor ini. Salah satu di antaranya adalah PT Astra Otoparts Tbk (AUTO).

PT Astra Otoparts Tbk adalah salah satu perusahaan otomotif terkemuka di Indonesia. Dengan sejarah panjang dan kontribusi yang signifikan terhadap industri otomotif nasional, perusahaan ini tentunya memainkan peran penting dalam pengembangan dan pertumbuhan sektor tersebut di Indonesia. Mari intip sejarah dan profil singkatnya dalam artikel berikut ini.

Sejarah PT Astra Otoparts Tbk

Astra Otoparts Tbk memiliki akar yang dalam pada dunia otomotif di Indonesia. Pada awalnya, perusahaan ini fokus pada produksi dan distribusi suku cadang kendaraan, termasuk mobil, sepeda motor, dan kendaraan berat.

Pada tahun 1976, PT ini berdiri sebagai PT Alfa Delta Motor, yakni sebuah perusahaan yang bergerak di perdagangan otomotif, perakitan mesin, dan konstruksi. Perusahaan ini dimiliki oleh William Soeryadjaja dan PT Djaya Pirusa. 

Perusahaan ini telah beberapa kali berganti nama, melalui proses penggabungan beberapa produsen komponen di lingkup Grup Astra, kemudian perusahaan ini berganti nama menjadi PT. Astra Dian Lestari.

Kemudian, pada 4 Desember 1997 nama perusahaan ini diubah kembali menjadi PT Astra Otoparts. Dan kemudian pada tahun 1998 perusahaan ini mencatatkan saham pertamanya di Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Astra Otoparts
https://www.astra-otoparts.com/

Profil Singkat Perusahaan

PT Astra Otoparts Tbk saat ini adalah perusahaan publik yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham AUTO. Lokasi utama PT ini yakni berada di Jalan Raya Pegangsaan Dua Km. 2,2 Kelapa Gading, Jakarta, Indonesia. Dan juga terdapat visi dan misi dari perusahaan ini, diantaranya:

Visi : Menjadi supplier komponen otomotif kelas dunia, sebagai mitra usaha pilihan utama di Indonesia dengan dukungan kemampuan engineering yang handal.

Misi : mengembangkan industri komponen otomotif yang handal dan kompetitif, serta menjadi mitra strategis bagi para pemain industri otomotif di Indonesia dan dunia.  Dan menjadi warga usaha yang bertanggung jawab dan memberikan kontribusi positif kepada para pemangku kepentingan

Terdapat poin-poin yang mencerminkan profil PT Astra Otoparts Tbk yang beragam, berikut beberapa point kunci tentang profil perusahaan ini:

  1. Portofolio Produk 

PT Astra Otoparts Tbk memiliki portofolio produk yang luas termasuk suku cadang untuk berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil penumpang hingga sepeda motor dan kendaraan berat. Mereka memproduksi berbagai komponen, termasuk mesin, transmisi, rem, dan banyak lagi.

  1. Pasar Domestik dan Global

Meskipun berbasis di Indonesia, PT Astra Otoparts Tbk juga telah berhasil mengekspansi bisnisnya ke pasar internasional. Produk-produk mereka diekspor ke berbagai negara Asia dan bahkan ke negara-negara lain di seluruh dunia.

  1. Investasi dalam R8D dan Teknologi

Astra Otoparts dikenal karena komitmennya terhadap kualitas produk dan inovasi. mereka berinvestasi dalam teknologi terkini dan sumber manusia yang berkualitas untuk memastikan bahwa produk -produk mereka akan selalu berkualitas tinggi, efisien, dan sesuai dengan standar global.   

  1. Kemitraan Strategis

Untuk menjaga eksistensinya di pasar otomotif, perusahaan ini masih terus untuk menerapkan strategi jangka panjang LEAP, khususnya pada aspek operational excellence. PT Astra Otoparts Tbk juga menjalin kemitraan strategis dengan produsen otomotif terkemuka, baik dalam negeri maupun internasional. 

Kemitraan ini memungkinkan perusahaan untuk mengakses teknologi terbaru, pengetahuan pasar, dan sumber daya lainnya. 

  1. Kinerja Unggul

Pada kuartal III yakni tahun 2021, Astra Otoparts TBK memiliki pendapatan bersih sebesar Rp. 11,04 triliun. Jika dibandingkan dengan tahun 2020, nilai tersebut meningkat sebanyak 27,92%. tentunya hal ini menjadi poin plus dan membuktikan bahwa kualitas dan efisiensi produksi merupakan inti dari strategi Astra Otoparts. 

Dengan mengedepankan kualitas produk dan proses produksi yang efisien, sehingga mereka dapat menjaga kepercayaan pelanggan dan tetap kompetitif di pasar.

Nah, itulah sejarah dan profil singkat PT Astra Otoparts Tbk. Dengan sejarah yang begitu panjang dan komitmen yang kuat terhadap kualitas, inovasi, serta tanggung jawab, perusahaan yang tergabung bursa efek ini tetap menjadi salah satu pemimpin dalam industri otomotif Indonesia dan telah berhasil memperluas jejaknya di pasar global.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

January 4, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Dharma Satya Nusantara
Emiten Syariah

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Perusahaan Agroindustri 1990

by Minsya December 28, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Perusahaan Dharma Satya Nusantara ini melakukan bisnis dengan nama DSNG. Perusahaan Agroindustri ini berpusat di Jakarta dan memiliki setidaknya 15 perkebunan kelapa sawit dengan luas 112.600 hektar beserta 10 pabriknya yang digunakan untuk menunjang kegiatan komersialnya. Berikut adalah sejarah perkembangan PT Dharma Satya Nusantara Tbk

Sejarah Berdirinya PT Dharma Satya Nusantara Tbk

1. Tahun 1990 - 1997

Perusahaan Agroindustri ini sudah berdiri sejak tahun 1990 atau tepatnya pada tanggal 29 september 1990. Kemudian pada tahun 1993 setelah mendapatkan hak pengusahaan hutan dari pemerintah, perusahaan mulai menjalankan engoperasian pabrik pengolahan kayu pertama yang ada di Samarinda dan Kalimantan Oriental.

Tujuannya tentu saja untuk memproduksi kayu gergajian agar bisa diekspor ke Jepang. Karena kinerjanya, perusahaan ini ditunjuk sebagai salah satu pionir dalam pemanfaatan kayu sengon masyarakat agar bisa menggantikan kayu yang diambil dari hutan alam pada tahun 1988. 

Kemudian pada tahun 1991, perusahan memindahkan pabrik pengolahan kayunya yang sebelumnya di Samarinda menjadi di Surabaya. Untuk mengembangkan bisnis yang sudah dijalankan PT Dharma Satya Nusantara mulai merambah pada bisnis pengolahan kayu sengon. Agar pekerjaan semakin maksimal, akhirnya dibentuk 3 anak perusahaan pada tahun 1997.

3 anak perusahaan tersebut dibentuk untuk bergerak dalam bidang budidaya kelapa sawit dengan nama PT Dharma Intisawit Nugraha, PT Dharma Intisawit Lestari dan PT Dharma Agrotama Nusantara. Seluruh perusahaan tersebut berjalan dengan sempurna sesuai dengan tujuan kerjanya

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Dharma Satya Nusantara

2. Tahun 2001 – 2010

Pada tahun 2001, perusahan ini berhasil mengakuisisi sekitar 92,5% saham dari PT Swakarsa Sinarsentosa yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit di kawasan Kalimantan Timur. Kemudian di tahun 2002, perusahaan melakukan peresmian pabrik pertama dengan kapasitas 45 ton TBS/jam. Tentu hal ini menjadi kebanggaan yang luar biasa.

Seiring berjalannya waktu, perusahaan Dharma Satya Nusantara ini kembali mengakuisisi PT Pilar Wanapersada pada tahun 2004. PT Pilar Wanapersada tersebut diakuisisi lahannya seluas 15.153 hektar yang akan digunakan untuk membudidayakan kelapa sawit di Kalimantan Tengah. Perluasan kembali dilakukan pada tahun 2005 di kawasan Kranggan, Temanggung, Jawa tengah, Lumajang dan Banyumas.

Perluasan tersebut dilakukan dengan mengoperasikan pabrik pengolahan kayu. Setelah memiliki banyak cabang perusahaan tersebut, perusahaan mulai memproduksi kayu dan juga veneer. Akuisisi kembali dilakukan pada tahun 2007 dengan mengangkut saham PT Nityasa Idola di Kalimantan Barat. Tentu hal ini dilakukan bukan tanpa tujuan.

PT Dharma Satya Nusantara Tbk akhirnya mendirikan PT Kencana Alam Permai di Kalimantan Barat pada tahun 2008. Kemudian pada tahun 2009, perusahan ini kembali melakukan pembangunan pabrik kelapa sawit yang kedua dengan kapasitas lebih besar yaitu 60 Ton TBS/jam di Kawasan Kalimantan Timur. 

Perusahaan kembali melakukan akuisisi terhadap mayoritas saham PT Prima Sawit Andalan dengan memperoleh lahan kelapa seluas 11.600 hektar yang ada di Kalimantan Barat. Seiring berjalannya, waktu, perusahaan ini memang terus mengalami perkembangan yang pesat.

3. Tahun 2011 – Sekarang

Perusahaan Dharma Satya Nusantara ini berhasil memiliki 65% saham dari PT Tanjung Kreasi Parquet Industry dengan kantor pusat di Pringsurat, Temanggung Jawa Tengah. Selain itu juga mengakuisisi 99,95% saham dari PT Karya Prima Agro Sejahtera yang ada di Kalimantan Timur. Setelah itu, perusahaan ini kembali melakukan pembangunan pabrik ke-4 dan ke-5 dengan kapasitas 60 ton TBS/jam

Pabrik tersebut dibangun di 2 kawasan berbeda yaitu Kalimantan Tengah dan juga Kalimantan Timur. Tidak hanya berhenti disitu, di tahun berikutnya atau 2012 perusahaan ini kembali mengakuisisi saham PT Rimba Utara sebanyak 99,2% dan 100% saham dari Twin Palm Pte.Ltd. Perusahaan Dharma Satya Nusantara ini kemudian berhasil terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada 2013.

Bersamaan dengan penetapan daftar perusahaan di Bursa Efek Indonesia, perseroan ini juga melakukan peresmian pabrik kelapa sawit ke-5 di Kalimantan Tengah dan juga Pabrik minyak inti sawit di Kalimantan timur dengan kapasitas 200 Ton/hari. Akuisisi beberapa perusahaan lain juga terus dilakukan oleh PT Dharma Satya Nusantara ini hingga sekarang.

Eksplor produk juga tetap dilakukan oleh perusahaan ini seperti pada tahun 2022 melalui PT Dharma Sumber Energi dengan mengirimkan 10.500 ton cangkang kelapa sawit ke Jepang untuk pertama kalinya. Pengiriman tersebut dilakukan untuk digunakan sebagai bahan baku pembangkit listrik biomassa.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 28, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Metrodata Electronics
Emiten Syariah

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) yang Berdiri Sejak 1975

by Minsya December 27, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Perusahaan yang berjalan dalam bidang teknologi dan informasi ini berpusat di Jakarta. Untuk menunjang bisnisnya, perusahaan PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)terus membuka cabang di kota besar Indonesia. Hingga saat ini, terdapat 7 cabang besar perusahaan. Berikut adalah sejarah berdirinya PT Metrodata Electronics Tbk hingga besar seperti sekarang!

Sejarah Perkembangan PT Metrodata Electronics Tbk

Perlu diketahui bahwa perusahaan ini sudah mengawali sejarahnya sejak tahun 1975 dengan menjadi distributor kertas cetak dan alat tulis. Kemudian perusahaan secara resmi sebagai badan hukum dengan nama PT Sarana Hitech Systems pada tahun 1983. Karena perkembangannya yang sangat signifikan, membuatnya bisa terdaftar di Bursa Efek Indonesia di tahun 1990.

Pada saat terdaftar dalam bursa efek Indonesia, perusahaan ini sudah menggunakan nama PT Metrodata Electronics Tbk. Kemudian pada tahun 1996, perusahaan memilih untuk memisahkan grup penjualannya menjadi PT Mitra Integrasi Informatika dan grup distributornya bernama PT Metrodata E Bisnis juga dipisahkan pada tanggal 23 Mei 2000.

Karena terus berkembang, PT Metrodata Electronics Tbk ini mengakuisisi PT Soltius Indonesia yang hingga saat ini bergerak di bidang konsultasi SAP pada tahun 2008. Setelah itu pada tahun 2010, perusahaan ini menjual PT E Metrodata Com pada BT Frontline Pte.Ltd. keputusan tersebut dilakukan sebagai langkah pengurangan dampak akuisisi Oracle atas Sun Microsystem.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

Metrodata Electronics

Kerjasama dengan Synnex Technology International

PT Metrodata Electronics ini kemudian melakukan kerjasama dengan Synnex Technology International untuk bisa mendirikan PT Synnex Metrodata Indonesia. Tujuannya tentu untuk memperkuat bisnis dengan mendistribusikan perangkat dan juga layanan digital. Ditahun yang sama, perusahaan ini juga mendirikan PT My Icon Technology agar bisa berekspansi pada e-commerce.

Tidak hanya berhenti di situ, pada tahun 2012 PT Metrodata melakukan kerjasama dengan Logicalis Singapore Pte.Ltd. untuk mendirikan PT Logicalis Metrodata Indonesia guna memperluas bisnis jaringan solusi digital. Karena semua berjalan dengan stabil, PT Synnex Metrodata Indonesia kembali mendirikan PT Synnex Metrodata Technology & Service pada tahun 2016.

Tidak lama, pada 2017 perusahaan PT Mitra Integrasi Informatika mengakuisisi saham milik PT Metro Mobile Indonesia agar bisa berpartisipasi dalam pengembangan serta penerapan aplikasi seluler. Sebagai pelengkapnya, PT Metrodata Electronics Tbk ini membeli saham milik PT Packet System Indonesia yang bergerak dalam bidang Integrasi sistem infrastruktur dan jaringan Broadband.

Pada tahun 2018, PT Logicalis Metrodata Indonesia dan juga PT Packet System Indonesia akhirnya digabungkan dan PT My Icon Technology dijadikan sebagai anak perusahaan PT Synnex Metrodata Indonesia.  Tahun 2019, perusahaan memilih membuka pusat logistik modern di Kawasan Industri MM2100 Cibitung. Terakhir pada 2022, PT Synnex Metrodata Indonesia resmi dijadikan distributor produk Allied Telesis Indonesia.

Kegiatan Utama PT Metrodata Electronic Tbk

Apabila didasarkan pada peraturan perusahaan. Ruang lingkup operasi perusahaan dengan kode MTDL ini berjalan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. Beberapa jenis kegiatan yang dilakukan diantaranya berkaitan dengan perdagangan internet, pengembangan aplikasi. Konsultasi IT, Konsultasi Keamanan Informasi dan manajemen fasilitas IT.

Selain itu, perusahaan ini juga melakukan aktivitas layanan TI dalam bidang perdagangan seperti perdagangan komputer dan perangkatnya, komponen elektronik perangkat lunak, peralatan telekomunikasi. Ada juga bisnis yang berjalan dalam bidang pendidikan seperti layanan pengajaran swasta bidang ilmu komputer (teknologi informasi dan komunikasi).

Untuk jenis bisnis yang berjalan dalam bidang Solusi Digital & bisnis konsultasi dijalankan oleh perusahaan PT Soltius Indonesia, PT Mitra Integrasi Informatika, PT Packet Systems Indonesia dan juga PT Sinergi Transformasi Digital. Kemudian kedua ada bisnis distribusi digital yang mendistribusikan layanan dan perangkat teknologi digital lebih dari 1000 merk terkemuka.

Produk tersebut disebar luaskan ke ribuan reseller dan mitra untuk bisa dijualkan kepada konsumen di seluruh Indonesia. Untuk bisnis PT Metrodata Electronics Tbk yang kedua ini dijalankan oleh Pt Synnex Metrodata Technology & Services, PT Synnex Metrodata Indonesia dan juga PT My Icon Technology yang berkaitan dengan segmen e-commerce.

Berdasarkan informasi tersebut dapat diketahui bahwa perusahaan ini mendapatkan pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada 14 Februari 1990 dan kemudian tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 9 April 1990.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 27, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Jaya Real Property
Emiten Syariah

PT Jaya Real Property Tbk (JRPT): Menarik! Pelajari Profil dan Sejarahnya

by Minsya December 26, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Pernah dengar perusahaan PT Jaya Real Property Tbk (JRPT)? Perusahaan ini fokus pada bidang properti di Tangerang Selatan, Banten, Indonesia. Berdiri di tahun 1979, perusahaan ini awalnya bernama Bintaro Raya dan telah mengalami berbagai hal dalam perkembangannya sebagai berikut.

Profil Menarik PT Jaya Real Property Tbk

PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) ialah perusahaan di Indonesia yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang properti perumahan serta komersial. Perusahaan init termasuk perseroan terbatas yang dibentuk melalui perjanjian hukum untuk melakukan kegiatan bisnisnya melalui modal dasar yang terbagi melalui saham.

Sesuai Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatannya meliputi pembangunan konstruksi, real estate, pengelolaan air dan air limbah, pengangkutan serta pergudangan, penyediaan makanan, minuman beserta akomodasi, kegiatan profesional ilmiah serta teknis, perdagangan, pertanian, kehutanan, perikanan, konservasi, hiburan dan rekreasi.

Kegiatan utamanya yakni pembangunan  perumahan serta pengelolaan usaha seperti pembebasan tanah, pengembangan real estate, persewaan pusat perbelanjaan, melakukan investasi pada entitas anak serta asosiasi dan pengelolaan kawasan Bintaro. Adapun proyek yang ditangani yakni Bintaro Jaya, Graha Jaya, Grand Batavia, Bintaro Trade Center dan Plaza Bintaro Jaya.

Baca Juga : PT Sentul City Tbk (BKSL) Profil dan Sejarahnya

Jaya Real Property

Sejarah PT Jaya Real Property Tbk

PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) menjalankan kegiatan usahanya sejak tahun 1979 dengan nama sebelumnya yakni PT Bintaro Jaya. Kemudian, perubahan namanya yang menjadi PT Jaya Real Property Tbk terjadi pada tahun 1992. Perusahaan ini ialah salah satu anak perusahaan dari PT Pembangunan Jaya yang sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah Khusus Ibukota secara mayoritas.

PT Jaya Real Property menangani proyek utamanya yakni pembangunan kawasan kota elit di tahun 1979. Kota inilah yang diberi nama sebagai Bintaro Jaya. Adapun perkembangan kawasannya sejak tahun 1979 hingga 2005 berhasil memiliki 9 sektor. Terlebih lagi, kini, perusahaan telah fokus pada pengembangans erta perluasan wilayah Bintaro Jaya.

Bintaro Jaya akhirnya memiliki wilayah seluas 2.000 hektar yang menyediakan berbagai perumahan, tempat olahraga, kondominium, komersial, taman rekreasi asri, layanan kesehatan dan transportasi. Bahkan, fasilitas memadai ini terhubung hingga berbagai daerah Jabodetabek.

Dengan slogan “The Professional’s City”, kawasan kota ini mencerminkan sebagai kota aman di Indonesia dengan strategi pemasaran yang tertuju kepada para kaum profesional serta intelektual. Fasilitas-fasilitasnya pun dibuat senyaman serta seaman mungkin bagi warga yang menghuni Bintaro Jaya.

Pada tahun 1994, PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) memiliki catatan sahamnya di BEI dalam grup Jaya, perusahaan properti, pariwisata, dan konstruksi yang dimiliki Pemda DKI sebesar 40% serta perusahaan swasta 60%. Selain itu, Anggaran Dasar Perusahaan sempat mengalami beberapa kali perubahan secara keseluruhan.

Di tahun 2009, perusahaan memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Hal ini bertujuan untuk mengubah Anggaran Dasar Perusahaannya. Setahun kemudian, perubahan Anggaran Dasar Perubahan terjadi kembali. Perusahaan mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum serta Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Perubahan Anggaran Dasar terjadi kembali untuk terakhir kalinya pada tahun 2015. Perubahan ini sesuai dengan keputusan yang telah dibuat Rapat Umum Pemegang Saham tentang peraturan Otoritas Jasa. Pada tahun 2020, PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) menaruh serta memiliki investasi saham sebesar 20%-49% pada beberapa perusahaan asosiasi.

Perkembangan keuangan Persero menunjukkan bahwa pendapatan usahanya tidak begitu  stabil dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017, perusahaan memperoleh pendapatan usaha sebesar Rp 2,41 triliun. Akan tetapi, perusahaan mengalami penurunan sebesar 3% pada tahun 2018 menjadi Rp 2,33 triliun.

Keuangannya mengalami kenaikan sebesar 4% dengan pendapatan usaha Rp 2,42 triliun. Dikarenakan adanya pandemik, perusahaan mengalami penurunan pendapatan usaha pada hotel, kondominium, persewaan ruko, ice rink, kavling tanah serta water park. Namun, perusahaan berupaya menghadapi tantangan sehingga berhasil memiliki pendapatan sebesar Rp 2,18 triliun di tahun 2020.

Demikian penjelasan mengenai profil dan sejarah mengenai PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) yang menarik dipelajari. Perusahaan ini telah mengalami beberapa perubahan nama dan akuisisi dalam mengembangkan bisnisnya. Meski sempat mengalami penurunan pendapatan usaha di masa pandemi, Persero ini berhasil melalui tantangannya di tahun 2020.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 26, 2023 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
sentul city
Emiten Syariah

PT Sentul City Tbk (BKSL) Profil dan Sejarahnya

by Minsya December 25, 2023
written by Minsya 4 minutes read

Mungkin anda penasaran siapakah pemilik Sentul sebenarnya. Kawasan Sentul City dikelola oleh PT Sukaputra Graha Cemerlang atas penunjukkan PT Sentul City Tbk (BKSL). BKSL adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan properti serta real estate. Berikut informasi mengenai profil dan sejarah dari Perusahaan Sentul City

Profil PT Sentul City yang Menarik Dipelajari

Sentul City ialah satu dari pelopor industri real estate serta properti yang ada di Indonesia. Perusahaan ini fokus pada bidang perumahan dan kawasan permukiman, tempat rekreasi dan pengembangan lahan di wilayah Kabupaten Bogor. Dengan luas wilayah 300 hektar serta ketinggian 215-500 meter, wilayahnya tempat dijadikan kawasan tempat tinggal penduduk menengah ke atas.

Dibangun dengan nama Bukit Sentul, perusahaan telah mengalami perubahan nama menjadi Sentul City pada tahun 2006. Properti investasi perusahaan serta anak perusahaannya terdiri dari prasarana, tanah dan bangunan yang dikuasai untuk menghasilkan laba serta nilai. Adapun jumlah anak perusahaannya yakni 14.

Sentul City menjadi kota terencana pertama serta terluas yang mendukung kehidupan berkualitas dan di Indonesia. Hal ini dilakukan dengan menggabungkan alam, fasilitas gaya hidup premium serta kemudahan akses menuju pusat perkotaan. Investasi adalah hal yang terjamin bagi para investor karena berpengalaman dan memiliki transparansi tinggi dalam manajemen.

Lingkungan perumahan Sentul City dibangun dengan sistem klaster dengan tema klaster masing-masing, seperti Bali Hill, England Park, dan lainnya. Kawasan komersialnya pun sebuah kawasan bisnis yang memiliki berbagai ruko dan pusat perbelanjaan di kawasan perumahan.

Bukan sekedar perumahan, fasilitas yang disediakan di Sentul City juga lengkap mulai dari pendidikan, gedung bisnis dan pertemuan, hotel, SPBU, supermarket, toko, pusat perbelanjaan hingga ATM. Layanan pendidikannya pun lengkap karena terdiri dari KB/TK/ Sekolah Dasar Taruna Bangsa, Sekolah BPK Penabur, Sekolah Islam Terpadu Fajar Hidayat, STIE Tazkia, Islamic Center dan MI Wahdatul Ikhwan.

Fasilitas lain yang tidak kalah penting tersedia disini yakni rumah sakit, keagamaan, transportasi, jalan akses, SPBU dan masih banyak lagi, Kawasan ini juga telah dilengkapi dengan berbagai tempat rekreasi seperti Bukit Pelangi, Pemandian dan Mata Air Panas Gunung Pancar, Gumati Café & Resort, dan lainnya.

Baca Juga : PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO): Profil dan Sejarahnya

sentul city

Sejarah Singkat PT Sentul City

PT Sentul City Tbk (BKSL) ialah perusahaan publik yang dibangun pada tanggal 16 April 1993. Industri ini telah mengalami perubahan nama pada tahun 1993 menjadi PT Sentragriya Kharisma. Pada tahun 1993-1997, perusahaan hadir sebagai PT Royal Sentul Highlands. Perubahan nama pun masih berlanjut menjadi PT Bukit Sentul Tbk di tahun 1997-2006.

Sejak tahun 2006 hingga kini, perusahaan pun mengubah namanya menjadi PT Sentul City Tbk. Di tahun 1993, perusahaan mulai memasarkan kawasan Bukit Sentul. BLSK akhirnya melantai di Bursa Efek Indonesia pada 30 Juni 1997. Hal ini disertai dengan melepas 400 juta kepemilikannya dengan harga Rp 500/lembar.

Tidak sampai situ, perubahan namanya yang terakhir dilakukan melalui Surat Pengesahan Menteri Hukum pada tanggal 20 Juli 2006. Kepemilikan perusahaan kini mayoritas dikuasai oleh PT Sakti Generasi Perdana, Publik dan Stella Isabella Djohan. Sebelumnya, PT Asriland milik Bambang Trihatmodjo lah yang memilikinya dengan Kaestindo.

Di tengah perkembangannya, perusahaan sempat terjerat beberapa kontroversi. Pada 12 Agustus 2004, Bukit Sentul dilaporkan ke Polwil atau Polisi Wilayah oleh puluhan pembeli yang seharusnya telah menerima kunci rumah pada Agustus 2002. Selain itu, Bukit Sentul pun lolos dari gugatan pailit oleh Lobunta Kencana Raya pada 3 September 2004.

Akan tetapi, ditolak Pengadilan Niaga karena seharusnya diajukan ke pengadilan umum. Akhirnya, kasus ini pun sudah meredup setelah keduanya bersepakat untuk damai. Tidak hanya itu, Bukit Sentul juga pernah digugat pailit oleh salah satu konsumennya Azelia Birrer karena tidak dibangun oleh pengembangnya sejak 1999.

Namun, kesepakatan damai berhasil tercapai satu minggu kemudian setelah inkah. Hal ini terjadi pada tanggal 3 Mei 2006 dan setahun kemudian proyek direncanakan untuk dilanjutkan. Pada bulan Mei 2008, kawasan perumahan serta sarana umumnya pun wajib rampung.

Demikian penjelasan mengenai profil dan sejarah dari PT Sentul City Tbk (BKSL) yang menarik dipelajari. Dapat disimpulkan bahwa perusahaan ini sangat sukses dalam melayani properti dan kawasan perumahan warga. Meski sempat dilanda beberapa kontroversi, perusahaan berhasil menyelesaikannya dengan baik.

Melalui PT Bhakti Investama, Hary meningkatkan kepemilikannya dari 10,72% sampai dengan 37,60% di PT Bimantara. Hary kemudian ditetapkan sebagai Presiden Direktur Bimantara pada 30 April 2002. Keberadaan Hary di PT Bimantara ini juga mengejutkan karena beliau pada saat itu dinilai tidak memiliki kekuatan modal besar menguasai bisnis Cendana.

Bahkan, ada yang berasumsi bahwa Hary mendapatkan dukungan atau bekingan dari keluarga Cendana sehingga ia berperan sebagai operator. Ada juga yang beranggapan bahwa ia mendapatkan modal dari investor rahasia. Rumor lain juga mengatakan bahwa ia dibantu oleh investor kawakan yang bernama George Soros.

Hary juga menyatakan bahwa keberhasilannya dikarenakan prestasi yang menyehatkan dari Bimantara dengan peningkatan kinerja dan menjual sejumlah asetnya yang berpotensial. Begitu Hary masuk, Bimantara menyederhanakan fokusnya pada beberapa perusahaan khususnya media. Pada 14 April 2001, saham di PT Danapaints Indonesia dilepaskan.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

December 25, 2023 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
PT Dharma Polimetal
Emiten Syariah

PT Dharma Polimetal (DRMA) Siapkan Dua Pabrik Baru 2024!

by Minsya December 23, 2023
written by Minsya 5 minutes read

Emiten otomotif milik TP Rachmat, PT Dharma Polimetal (DRMA) berencana melakukan ekspansi. Melalui pembangunan pabrik yang ditargetkan bisa dipergunakan pada tahun 2024. Apakah hal tersebut menarik bagi para investor yang membidik DRMA, sebagai salah satu emiten yang akan diinvestasikan?

Pabrik Baru PT Dharma Polimetal (DRMA)

PT Dharma Polimetal (DRMA) berencana mendirikan dua pabrik baru yakni, PT Dharma Controlcable Indonesia dan PT Dharma Precision Parts yang berlokasi di Jababeka, Cikarang Jawa Barat. Kedua pabrik tersebut diproyeksikan akan berguna untuk menggenjot produksi komponen kendaraan listrik (Electric Vehicle).

Secara terperinci, Presdir PT Dharma Polimetal (DRMA) Irianto Santoso mengatakan pada pemaparan publiknya. Bahwa pabrik pertama, PT Dharma Controlcable Indonesia (DCI) akan berdiri dilahan seluas ±1 hektar, dengan luas bangunan 9800m². Ditargetkan rampung dan bisa beroperasi mulai kuartal I-2024.

Sedangkan untuk pabrik kedua, PT Dharma Precision Parts (DPP) juga berdiri dilahan seluas ±1 hektar, dengan luas bangunan sebesar 9000m². Pabrik ini ditargetkan rampung dan bisa beroperasi pada kuartal II-2024.

Hal menarik dari ekspansi dua pabrik baru ini, ialah didanai dengan menggunakan cash yang diperoleh dari dana IPO sebesar Rp352.94 miliar. Di mana total nilai investasi untuk kedua pabrik tersebut sebesar Rp100 miliar.

Skema pembangunan dua pabrik baru. Source: Public Expose DRMA – November 2023

Sejalan dengan ekspansinya tadi, PT Dharma Polimetal (DRMA) juga memproyeksikan bahwa di akhir tahun 2024 nanti, akan ada 13 site pabrik yang sudah dapat beroperasi. Nantinya pabrik tersebut akan melengkapi pabrik-pabrik yang saat ini sudah ada, sebanyak 11 site dengan total luas area lebih dari 35 hektar. Berikut ini pabrik-pabrik dari DRMA dan anak usaha yang sudah efektif beroperasi hingga saat ini:

PT Dharma Polimetal
Pabrik DRMA dan entitas anak usaha. Source: Public Expose DRMA – November 2023

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Potensi Pertumbuhan Sektor Otomotif di Indonesia

Bagaimanakah potensi market dari kendaraan roda empat di Indonesia? Melalui pemaparan publik, PT Dharma Polimetal (DRMA) menyatakan bahwa kepemilikan masyarakat atas kendaraan roda empat di Indonesia masih jauh, jika dibandingkan beberapa negara lain di ASEAN. Sebut saja seperti Malaysia dan Thailand, sebagai datanya dapat dilihat di bawah ini.

Pertumbuhan market kendaraan roda empat. Source: Public Expose DRMA – November 2023

Dengan pertumbuhan GDP Indonesia yang terus meningkat sejak pandemi, dan juga GDP per kapita yang diprediksi masih kuat. Maka Indonesia bisa diproyeksikan akan menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi yang baik.

Di mana pada akhirnya, akan mendorong tingkat konsumsi bertumbuh. Termasuk dengan konsumsi akan kendaraan bermotor yang dapat berdampak langsung pada kinerja DRMA. Mengingat dengan beroperasinya kedua pabrik baru, baik DCI maupun DPP akan berfokus ke kendaraan listrik.

GDP Indonesia vs GDP per Capita. Source: Public Expose DRMA – November 2023

Sejalan dengan proyeksi ekonomi Indonesia yang akan membaik. Potensi penjualan kendaraan listrik di Indonesia juga masih terbuka lebar. Berikut ini data penjualan kendaraan listrik di Indonesia selama periode Januari 2022 hingga Agustus 2023:

Volume penjualan mobil listrik di Indonesiaa. Source: databoks.com

Dari data di atas, terlihat penjualan dari mobil listrik yang meningkat hingga 30% YoY (Agustus 2022-2023). Ditambah dengan tren penjualan kendaraan listrik yang masih terus meningkat.

Oleh sebab itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi yang akan membaik dan potensi meningkatnya penjualan kendaraan listrik bisa menjadi trigger bagi PT Dharma Polimetal (DRMA). Terutamanya untuk dapat memanfaatkan utilisasi pabrik baru untuk memfokuskan produksi komponen kendaraan listrik.

Berita Saham Syariah

Strategi Dividen Saham Syariah: Membedah Aksi Korporasi DRMA, KEJU, hingga BTPS

April 28, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Ekspansi Strategis BUVA hingga Langkah Global MSIN di Bursa...

April 28, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

MSCI INDONESIA: Menakar Respons MSCI terhadap Reformasi Transparansi

April 21, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Ketegasan BEI Terhadap Delisting hingga Guyuran Dividen Jumbo ADMR

April 20, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Banjir Dividen LPPF hingga Strategi WMUU Hadapi Rights Issue

April 17, 2026 0 comments
Berita Saham Syariah

Investasi Saham Syariah: Aksi Buyback ASLC hingga Guyuran Dividen Cimory Rp793 Miliar

April 13, 2026 0 comments

Kinerja Bottom Line DRMA Kuartal III-2023

Pada laporan keuangan yang dirilis PT Dharma Polimetal (DRMA) pada kuartal III-2023, memperlihatkan bahwa PT Dharma Polimetal (DRMA) berhasil membukukan pendapatan yang cukup baik dengan revenue sebesar Rp4.2 triliun. Angka tersebut naik sekitar 60% YoY, dibandingkan revenue pada periode yang sama di tahun 2022, yakni sebesar Rp2.65 triliun.

Sementara dari sisi bottom line atau laba bersih yang dapat diatribusikan kepada Pemilik entitas induk ialah sebesar Rp519.41 miliar di kuartal III-2023, naik 107.8% YoY dari sebelumnya Rp249.94 miliar pada kuartal III-2022.

Peningkatan pendapatan dan juga laba bersih tersebut, tentu menjadi sentimen positif bagi pertumbuhan kinerja PT Dharma Polimetal (DRMA) ke depan.

Kesimpulan

Pembangunan dua pabrik baru DRMA, PT Dharma Controlcable Indonesia (DCI) dan PT Dharma Precision Parts (DPP) yang berlokasi di Jababeka, Cikarang Jawa Barat. Bisa dikatakan memang ditujukan PT Dharma Polimetal (DRMA) untuk dapat menangkap peluang bisnis penjualan kendaraan listrik, yang di mana prospeknya masih terbuka lebar.

Berkenaan dengan tujuannya tersebut, tidak heran jika dua pabrik baru DRMA ini secara khusus memang diperuntukkan bagi produksi komponen kendaraan listrik.

Sehingga dapat ditarik sebuah kesimpulan, bahwa PT Dharma Polimetal (DRMA) memiliki prospek yang cukup menarik di pasar kendaraan listrik.

Di lain sisi, kinerja DRMA secara bottom line masih menunjukkan pertumbuhan positif. Sehingga mendukung optimisme DRMA dalam menangkap peluang bisnis yang ada di depan.

Terlebih lagi, dari sisi neraca diprediksi belum akan ada penambahan liabilitas yang cukup signifikan. Mengingat biaya pembangunan pabrik lebih banyak menggunakan dana IPO sebesar Rp352.94 miliar.

Per kuartal III-2023 ini, PT Dharma Polimetal (DRMA) memiliki DER sebesar 0.79x yang masih tergolong cukup tinggi bagi perhitungan DER perusahaan otomotif yang listing di BEI.

Histori DER DRMA. Source: Cheat Sheet Kuartal III-2023 by RK Team

Adapun sebagai pembanding, perusahaan pada industri sejenis pada kuartal III-2023 seperti AUTO memiliki DER sebesar 0.45x dan SMSM sebesar 0.31x. Rasio DER dari AUTO dan SMSM, menunjukkan kemampuan ekuitas terhadap liabilitas kedua emiten tersebut masih sangat aman. 

Sementara dari sisi valuasi saat ini DRMA memiliki valuasi yang sedikit mahal untuk industi otomotif, dengan tingkat PBV sebesar 4.1x dan PER sebesar 10.6x. Sebagai pembanding, perusahaan pada industri sejanis seperti AUTO memiliki PBV sebesar 0.9x dan PER 6.9x. Lalu SMSM memiliki PBV 3.5x dan PER sebesar 11.7x. Dengan itu, bisa dikatakan bahwa DRMA memiliki valuasi yang slightly overvalued.

Nah bagaimana menurut teman-teman investor? Apakah dengan beroperasinya dua pabrik baru tadi, membuat menjadi saham dengan prospek yang potensial?

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

rivan kurniawan
December 23, 2023 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
Siloam International
Emiten Syariah

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO): Profil dan Sejarahnya

by Minsya December 20, 2023
written by Minsya 4 minutes read

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) atau biasa disebut dengan Rumah Sakit Siloam ialah perusahaan pelayanan kesehatan yang berkantor pusat di Lippo Village, Tangerang. Perusahaan ini telah membawahi 40 rumah sakit serta puluhan klinik kesehatan pada tahun 2021. Dibalik kesuksesannya, perusahaan memiliki sejarah yang menarik dipelajari.

Profil Siloam International Hospitals

Siloam International Hospitals Group adalah jaringan rumah sakit swasta terdepan yang telah menjadi patokan pelayanan kesehatan berkualitas di Indonesia. Tim medis PT Siloam International Hospitals terdiri dari 2.700 dokter umum serta dokter spesialis. Sejumlah 10.000 perawat serta staf pendukungnya melayani hampir 2 juta pasien setiap tahunnya dengan sepenuh hati.

Dalam memenuhi kebutuhan pelayanan medis berkelas dunia, strategi bisnis PT Siloam International Hospitals memiliki setiap unit yang beroperasi dengan biaya yang lebih rendah untuk skala ekonomis. Dengan begitu, visi perusahaan dalam melayani kesehatan berkualitas terwujudkan. Perusahaan ini berada di Jl. Boulevard Jend. Sudirman No. 15, Lippo Village, Tangerang – Banten, Indonesia.

Baca Juga : PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) Sejarah Bisnis Air Mineral

Siloam International

Sejarah Singkat Siloam International Hospitals

PT Siloam Gleneagles Health Care dibangun pada tahun 1996 sebagai perusahaan patungan Lippo Group dan Parkway Hospitals. Perusahaan ini membuka Rumah Sakit Siloam Gleneagles pertama di tahun 1996 di Lippo Village. Akhirnya, pada tahun 1997, perusahaan melantai di BEI dengan melepas 32% sahamnya dengan harga penawaran Rp 2.950 per lembar.

Setahun kemudian, Parkway melepas sahamnya sehingga sepenuhnya menjadi milik Lippo Group. Di tahun 1988, Lippo Group mengakuisisi PT Baligraha Medikatama dan diikuti dengan PT Siloam Gleneagles Health Care Tbk mengakuisisi Rumah Sakit Budi Mulia. Pembangunan rumah sakit pun dibuka di Lippo Cikarang.

Lippo kemudian menggabungkan PT Siloam Gleneagles Health Care ke PT Baligraha Medikatama pada 28 Maret 2000. Mantan pemegang saham Siloam Gleneagles Health Care akhirnya menjadi pengendali PT Baligraha Medikatama. Siloam Gleneagles Health Care pun bergabung ke PT Lippo Karawaci di tanggal 2 Agustus 2004 sehingga merk dan bisnisnya dikelola PT Lippo Karawaci.

Anak perusahaan Lippo Karawaci yang bernama PT Sentralindo Wirasta dijadikan sebagai pengendali semua rumah sakit bernama Siloam di tahun 2010. Hal ini diikuti dengan kolaborasi Universitas Pelita Harapan serta Mochtar Riady Institute of Nanotechnology. Setahun kemudian, perusahaan membuka rumah sakit pertamanya di Jambi dan Balikpapan.

Pada bulan April 2012, perusahaan mengakuisisi Klinik Kardiovaskular di Cinere, Depok. Sebulan kemudian, Pavilium B pada Siloam Hospitals Lippo Village dibuka. Di tahun yang sama, rumah sakit baru di Manado, Palembang dan Makassar juga dibuka. Pada bulan November 2012, Siloam Heart Institute dibuka di Siloam Hospitals Kebon Jeruk.

Memasuki awal tahun 2013, rumah sakit di Bali dibuka pertamanya. Gamma Knife Center juga dibuka di Siloam Hospitals Lippo Village pada bulan Februari. Di bulan Juli, Siloam Hospitals TB Simatupang turut dibuka di Jakarta Selatan. Memasuki penawaran umum perdana pada tahun 2013, perusahaan mengubah namanya menjadi PT Siloam International Hospitals dari PT Sentralindo Wirasta.

Rumah sakit di Purwakarta dibuka pada bulan Mei 2014. Tiga bulan kemudian, saham Siloam Hospitals ASRI di Jakarta Selatan diakuisisi. Akhir tahun 2014, Siloam Hospitals Kupang akhirnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Pada Januari 2013, rumah sakit barunya di Labuan Bajo pun dibuka diikuti dengan rumah sakit di Buton di bulan April.

Pembangunan Siloam Hospitals Blu Plaza pun dibuka pada bulan Mei 2016. Tidak sampai situ, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) juga terus melakukan kegiatan ekspansinya dengan membuka rumah sakit baru di Samarinda pada bulan Juni 2016. Setahun kemudian, Rumah Sakit Umum Sentosa di Bekasi Timur yang bernama Klinik Chandra Sentosa resmi diakuisisi.

Hal tersebut diikuti dengan mengakuisisi Rumah sakit Umum Putra Bahagia yang berlokasi di Cirebon di bulan Mei 2017. Rumah sakit baru di Bangka Belitung serta Bogor juga dibuka pada bulan Juli 2017. Rumah Sakit Hosana Medica di Bekasi diakuisisi diikuti dengan pembangunan rumah sakit baru di Jogja.

Itulah penjelasan mengenai profil dan sejarah dari PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) yang menarik dipelajari. Dapat diketahui bahwa kesuksesan dari perusahaan pelayanan kesehatan ini dipengaruhi oleh banyaknya kegiatan ekspansi yang telah dilakukannya.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

Heading Title

Berita Saham Syariah

Strategi Dividen Saham Syariah: Membedah Aksi Korporasi DRMA, KEJU, hingga BTPS

by Minsya April 28, 2026
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Ekspansi Strategis BUVA hingga Langkah Global MSIN di Bursa Hong Kong

by Minsya April 28, 2026
Berita Saham Syariah

MSCI INDONESIA: Menakar Respons MSCI terhadap Reformasi Transparansi

by Minsya April 21, 2026
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Ketegasan BEI Terhadap Delisting hingga Guyuran Dividen Jumbo ADMR

by Minsya April 20, 2026
Berita Saham Syariah

Analisis Saham Syariah: Banjir Dividen LPPF hingga Strategi WMUU Hadapi Rights Issue

by Minsya April 17, 2026
Berita Saham Syariah

Investasi Saham Syariah: Aksi Buyback ASLC hingga Guyuran Dividen Cimory Rp793 Miliar

by Minsya April 13, 2026
Berita Saham Syariah

Indonesia Bertahan di Secondary Emerging Market: Apa Maknanya Bagi Masa Depan Pasar Modal Indonesia?

by Minsya April 9, 2026
Berita Saham Syariah

Belajar Candlestick Saham: Panduan Lengkap Membaca Psikologi Pasar untuk Investor Syariah

by Minsya March 18, 2026
Berita Saham Syariah

Laba Emiten 2025: Panen SMSM hingga Lonjakan BRMS Cuan 99 Persen

by Minsya March 17, 2026
Berita Saham Syariah

Emiten Properti Syariah PANI hingga Drama Rights Issue

by Minsya March 16, 2026
December 20, 2023 0 comments
2 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

CEK SAHAM SYARIAH

BELAJAR APA?

  • Analisis Fundamental
  • Berita Saham Syariah
  • Emiten Syariah
  • Investasi Syariah
  • Keuangan Syariah
  • Pojok Komunitas
  • Saham Pemula

SYSAVEST 2026

KONTAK KAMI

Main Office :
QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 Nomor 44, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Telp : 0878 5758 0315

Email : media@syariahsaham.id

Terdaftar DI

Copyright © 2024 PT Syariah Saham Indonesia. All Right Reserved.

Saham Syariah Indonesia
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG