Skip to content
Saham Syariah Indonesia
Banner
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG
Home - Saham Pemula - Page 21
Category:

Saham Pemula

Trading saham
Saham Pemula

Hukum Trading Saham Menurut Islam Haram? Yuk Simak Penjelasannya

by Minsya May 24, 2023
written by Minsya 4 minutes read

Memahami hukum trading dalam islam menjadi hal yang wajib untuk diketahui dan dipahami. Banyak yang mengatakan bahwa hukum trading ini merupakan suatu kegiatan yang haram dan tidak dianjurkan dalam islam. Agar tidak mengambil tindakan atau keputusan yang salah maka perlu mengetahui hukum trading saham menurut agama islam.

Mengetahui Hukum Melakukan Trading Saham

Trading saham dapat diartikan sebagai salah satu kegiatan menanam modal ke suatu perusahaan untuk bisa mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu pendek. Hal tersebut cenderung berbeda dengan investasi saham yang akan mendatangkan keuntungan dalam waktu jangka panjang. Namun kedua jenis tersebut mampu menghasilkan keuntungan.

Keuntungan yang diberikan tersebut sama sama optimal dan digandrungi oleh banyak orang. Hal ini telah terbukti dengan banyaknya pilihan penyedia layanan investasi dengan penawaran promo serta fitur yang mampu memberikan keuntungan lebih besar bagi calon investor. Namun hal berikutnya yang perlu diperhatikan yaitu terkait hukumnya dalam islam.

Jika trading saham dianggap sebagai kegiatan yang tidak halal tentu kegiatan tersebut sangat tidak diperbolehkan atau tidak dianjurkan. Jika dilandaskan pada Fatwa MUI Nomor 80 Tahun 2011 maka terdapat beberapa pertimbangan dimana salah satunya menyatakan bahwa trading saham diperbolehkan. Sehingga investasi saham merupakan suatu jenis kegiatan yang halal.

Dalil yang Dijadikan Landasan Hukum Investasi Saham (Fatwa MUI)

1. QS. Al-Baqarah Ayat 275

… وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا …

“… Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba …”

Dalam Qs. Al – Baqarah Ayat 275 diketahui bahwa orang orang yang memakan harta riba maka tidak akan bisa berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang telah kerasukan setan karena mengalami kegilaan. Hal tersebut bisa terjadi karena seseorang menganggap bahwa transaksi jual beli sama dengan riba. Padahal Allah tidak menjelaskan demikian.

Dalam firman-Nya disebutkan bahwa Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Barang siapa yang mendapatkan peringatan dari tuhannya dan kemudian berhenti maka akan apa yang pernah didapatkannya dahulu telah menjadi miliknya dan urusannya karena Allah. Namun yang masih mengulanginya justru mereka akan menjadi penghuni neraka yang kekal.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Trading saham
freepik.com

2. Qs. An-Nisa Ayat 29

يَاأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا لاَ تَأْكُلُوْا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلاَّ أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ …

“Hai orang yang beriman! Janganlah kalian memakan (mengambil) harta orang lain secara batil, kecuali jika berupa perdagangan yang dilandasi atas sukarela di antara kalian …”

Surat tersebut menjelaskan bahwa anda yang termasuk orang orang beriman, jangan pernah memakan harta dari sesamamu menggunakan jalan yang tidak benar atau bathil. Anda hanya boleh memperjual belikan sesuatu yang berlaku atas dasar suka sama suka diantara keduanya. Dan jangan sampai anda membunuh diri sendiri karena Allah Maha Penyayang.

3. Hadis Riwayat Muslim

Selain 2 ayat yang disebutkan diatas, pertimbangan juga dilakukan dengan berlandaskan pada hadis rasul yang telah diriwayatkan oleh tokoh tokoh besar. Salah satu hadist yang membahas tentang perkara ini yaitu hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dimana Rasulullah memberikan larangan terkait jual beli yang mengandung Gharar atau ketidakpastian.

4. Hadits Riwayat Ibnu Majah

Dalam hal ini disebutkan bahwa terdapat larangan terkait dengan membahayakan diri sendiri ataupun membahayakan orang lain. Perlu dipastikan terlebih dahulu apakah transaksi yang dilakukan dalam proses trading saham ini ditemukan resiko yang bisa membahayakan diri sendiri ataupun orang lain atau tidak dalam setiap proses yang dilakukan.

5. Hadits Riwayat Al-Khamsah

Hadist berikutnya yang dijadikan sebagai landasan keputusan terkait dengan hukum trading saham ini yaitu menggunakan hadits riwayat Al Khomsah dari Hukaim bin Hizam. Dalam hadits tersebut disebutkan bahwa jangan pernah anda melakukan transaksi jual beli sesuatu yang masih tidak ada padamu. Itu Lah pertimbangan yang perlu dilakukan dalam penentuan hukum.

Kesimpulan Landasan Hukum Investasi Saham

Jika dilihat berdasarkan sumber hukum agama islam yaitu Al-Qur’an dan hadits maka dapat diketahui bahwa hukum melakukan trading dalam islam dibolehkan atau dapat dikatakan halal apabila telah memenuhi syarat atau standar ketentuan yang disebutkan pada Ayat dan Hadits sebelumnya. Jika tidak sesuai dengan aturan FATWA DSN MUI No 80 Tahun 2011 maka dapat dikatakan bahwa investasi ini tidak diperbolehkan.

Namun berdasarkan pertimbanga yang dilakukan maka dapat dikatakan bahwa hukum trading saham ini halal karena mampu mendatangkan manfaat uang cukup besar terutama pada perputaran ekonomi di suatu negara. Selain itu, kegiatan saham juga dapat memberikan keuntungan yang sebanding bagi kedua belah pihak yaitu perusahaan dan investornya.

Selama sesuatu hal yang dilakukan tidak bertentangan dengan aturan dan ketentuan agama maka akan tetap diperbolehkan. Berdasarkan pertimbanganya maka dapat diketahui bahwa investasi ini mampu memberikan banyak manfaat bagi investor maupun perusahaan dibandingkan dengan dampak merugikannya. Dengan begitu maka anda bisa melakukan investasi ini.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

May 24, 2023 5 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Tender Offer
Saham Pemula

Apa Itu Tender Offer?

by Minsya May 23, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Seperti yang diketahui bahwa keuntungan yang bisa diperoleh dari investasi saham yaitu berupa dividen dan capital gain. Namun, terdapat cara lain yang bisa dilakukan untuk mendapatkan keuntungan yaitu dengan buyback atau saat perusahaan melakukan tender offer. Agar bisa lebih memahaminya, yuk simak apa itu tender offer pada bisnis saham.

Memahami Pengertian Tender Offer

Jika diartikan secara bahasa makna makna dari Tender Offer yaitu penawaran sukarela. Penawaran tender ini dapat dikatakan sebagai penawaran pembelian saham atau efek lainnya oleh sebuah perusahaan kepada investor perusahaan lain. Sebagai contohnya, perusahaan satu memberikan suatu penawaran untuk melakukan pembelian saham perusahaan kedua dari seorang investor.

Jenis efek yang bisa diberikan tidak hanya dalam bentuk saham saja, tetapi juga dapat ditukarkan dengan obligasi atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Perusahaan lain ini akan menawarkan harga beli tinggi untuk menarik investor agar menjual asetnya. Namun, total harga yang ditawarkan perusahaan penawar juga tetap bergantung pada jumlah saham yang dimiliki masing-masing investor.

Transaksi jual beli saham yang satu ini juga terbatas dengan waktu. Sehingga jika anda berminat untuk mengikutinya maka perlu memahami dengan baik dan benar tanggal pembukaan sampai dengan tanggal penutupannya. Tawaran pengambilalihan biasanya diartikan sebagai bagian dari program perusahaan agar bisa mengakuisisi kepemilikan dari perusahaan lain. 

Perlu diketahui bahwa ketika seorang investor pada perusahaan swasta atau institusi memiliki jumlah saham perusahaan lebih dari 50% maka dapat dikatakan bahwa investor tersebut telah bisa dianggap sebagai pemilik perusahaan. Jika anda merasa setuju dengan program ini maka dapat menukarkan sejumlah saham yang dimiliki dengan uang tunai.

Selain itu, anda juga bisa menukarkannya dengan saham yang telah diterbitkan oleh perusahaan yang menawarkan. Dalam sistem yang terakhir ini juga sering disebut sebagai exchange offer. Namun, banyak orang memilih memakai istilah apa itu tender offer dan exchange offer secara bergantian karena memiliki anggapan bahwa makna keduanya sama.

Sebagai contoh sederhana agar anda bisa lebih paham yaitu semisal anda memiliki saham sebanyak 100 lot dari perusahaan A dengan nilai Rp 500 per lembar atau jika ditotal sekitar Rp 5 juta. Kemudian perusahan ingin mengakuisisi perusahaan A dengan cara menawari anda untuk melakukan pembelian saham perusahaan A dengan tawaran harga Rp 600 per lembar.

Dengan begitu maka anda akan bisa menerima uang sekitar Rp 6 juta jika melakukan transaksi dalam bentuk uang tunai. Namun jika anda meminta dalam bentuk saham maka akan sesuai dengan harga saham perusahaan B yang berlaku. Semisal perusahaan B memiliki saham dengan harga Rp 1200 per lembar maka anda akan dapat 5000 lembar saham.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Tender Offer
freepik.com

Cara Kerja Tender Offer

Setelah berhasil memahami pengertian dari tender officer maka selanjutnya anda bisa mengetahui bagaimana cara kerjanya. Tahap yang perlu dilakukan pertama yaitu perusahaan atau investor yang ingin melakukan akuisisi kepada perusahaan lain maka perlu menyampaikan berbagai persyaratan kepada OJK dan juga perusahaan yang menjadi target.

Jika berlaku, investor juga harus mengirimkan revisi serta berbagai informasi tambahan kepada OJK paling lambat 5 hari setelah menerima dokumen asli. Jika OJK telah memberikan izin untuk melakukan dan mempublikasikan pengambilalihan tersebut, calon investor pengendali baru harus menginformasikan kepada publik tentang transaksi ini di media.

Masa penawaran yang dilakukan kurang lebih sekitar 30-90 hari sejak pengumuman. Investor pengendali baru yang potensial harus membuat alokasi. Periode distribusi ini harus diselesaikan dalam waktu paling lambat 2 hari setelah akhir periode tender offer. Menyelesaikan penawaran perlu dilakukan dengan mentransfer uang atau saham sebagai alat tukar.

Selanjutnya, hal yang dilakukan yaitu dengan menyampaikan laporan hasil penawaran kepada OJK serta menunjuk tim ahli untuk bisa melakukan pemeriksaan kewajaran distribusi. Proses tersebut perlu dilakukan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Itulah penjelasan terkait apa itu trader offer dan cara kerja atau penerapannya.

Bagi para investor, tentunya penawaran tersebut dapat memberikan keuntungan finansial menarik karena ditawarkan dengan harga yang lebih tinggi dibanding harga yang ada di pasaran. Strategi ini memiliki kelebihan karena tidak perlu menyetor uang dalam jumlah besar di muka, membawa Anda ke perusahaan target dengan cepat, dan memiliki opsi membatalkan kesepakatan.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

May 23, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Bursa Efek Indonesia
Saham Pemula

Bursa Efek Indonesia : Memahami Pengertian Hingga Cara Kerjanya

by Minsya May 22, 2023
written by Minsya 3 minutes read
Bursa efek secara umum diartikan sebagai tempat bertemunya seorang penjual dan pembeli. Namun perbedaannya adalah surat berharga mulai dari saham, obligasi dan berbagai surat berharga lainnya diperdagangkan di bursa efek. Agar semakin paham dengan berbagai istilah investasi saham, anda bisa simak pengertian dan cara kerja Bursa Efek Indonesia berikut!

Mengetahui Pengertian Bursa Efek Indonesia

Menurut Otoritas Jasa Keuangan menyatakan bahwa bursa diartikan sebagai suatu pihak yang mampu menyediakan dan menyelenggarakan sistem untuk mengagregasi penawaran jual beli efek dari pedagang dalam efek tersebut. Bursa efek dibentuk dengan tujuan untuk bisa menyediakan dan menyelenggarakan sistem serta instrumen perdagangan efek

Untuk di Indonesia sendiri, fungsi bursa ini telah diatur dan dikelola oleh BEI atau Bursa Efek Indonesia. Tersedianya sistem dan fasilitas yang baik memungkinkan anggota bursa untuk melakukan penawaran jual beli efek secara terkendali, adil dan efisien. Selain itu, ketersediaan sistem dan fasilitas tersebut memungkinkan pemantauan yang lebih efektif terhadap anggota bursa. 

Secara umum, bursa adalah pasar tempat sekuritas dijual dan dibeli. Menurut pemahaman mereka, bursa efek adalah tempat jual beli efek dalam pengertian UU No. Bagian 8 dari Undang-undang Pasar Modal 1995 berlaku untuk barang-barang dalam bentuk surat berharga seperti saham dan obligasi. Oleh karena itu pasar saham dapat diartikan sebagai tempat untuk membeli dan menjual sekuritas.

Pertukaran seperti pasar adalah tempat di mana transaksi sekuritas dapat dilakukan mulai dari pembelian, pertukaran, penjualan dan bahkan tekanan publik atas saham perusahaan. Dengan adanya bursa, para pelaku pasar bagi pembeli maupun penjual akan dapat dengan aman memperdagangkan saham atau instrumen lainnya dengan sedikit atau tanpa keyakinan terhadap risiko operasional. 

Di Indonesia terdapat tempat dimana efek dapat diperjualbelikan yaitu Indonesian Stock Exchange (IDX). IDX diartikan sebagai bursa efek resmi Indonesia yang disediakan dengan tujuan untuk memfasilitasi berbagai jenis transaksi jual beli saham perusahaan tercatat atau go public. Selanjutnya, anda bisa memahami tentang bagaimana cara kerja bursa efek Indonesia.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Bursa Efek Indonesia
freepik.com

Cara Kerja Bursa Efek

Perusahaan yang secara publik memperdagangkan saham miliknya atau sekuritas lain seperti obligasi akan terdaftar di bursa. Mendaftarkan saham di bursa saham tentu menguntungkan karena memungkinkan saham diperdagangkan secara publik. Proses ini didukung oleh BEI atau bursa efek Indonesia agar bisa berjalan dengan aman dan lancar.

Untuk bisa terdaftar dalam laman Bursa Efek Indonesia, perusahaan atau emiten perlu mengajukan dan memenuhi persyaratan yang tercatat. Pada umumnya perusahaan yang mencatatkan sahamnya di pasar saham merupakan perusahaan yang berpotensi untuk terus berkembang menjadi perusahaan besar sehingga akan sangat mudah untuk didaftarkan.

Jenis Pasar Saham pada Bursa Efek

1. Pasar Negosiasi

Pasar saham jenis ini menggunakan sistem penawaran yang kompetitif. Namun, penawaran dilakukan dengan langsung dan individual bukan lelang. Oleh karena itu, solusinya juga individual. Proses tunggal yang dimaksud adalah proses yang terjadi antara anggota bursa, nasabah dan anggota bursa, nasabah anggota bursa, anggota bursa dan Lembaga Kliring Penjamin Efek Indonesia atau KPEI. 

Setelah negosiasi yang dilakukan menghasilkan kesepakatan, maka hasilnya akan diproses melalui JATS. Namun anggota bursa dapat melakukan penawaran jual beli melalui iklan dan dapat diubah atau dibatalkan sebelum kontrak dilaksanakan oleh JATS atau Jakarta Automated Trading System. Pemahaman ini perlu dikuasai sebelum masuk pada dunia saham.

2. Pasar Reguler

Jenis pasar saham yang satu ini merupakan pasar dengan perdagangan berdasarkan proses tawar menawar atau lelang yang berkesinambungan melalui JATS. Meskipun lelang ini dilakukan secara berkesinambungan, namun tetap ada tahap penyelesaiannya yaitu sekitar 2 hari kerja setelah melakukan transaksi bursa untuk menjalankan transaksi pasar reguler ini diperlukan persyaratan.

Syarat yang harus terpenuhi yaitu berupa saham yang dimiliki telah memenuhi ketentuan standar satu lot atau 100 lembar. Kemudian syarat berikutnya yang perlu dilakukan dan diperhatikan yaitu menentukan harga jual dan beli harus sesuai dengan fraksi harga saham yang telah ditetapkan dan dijelaskan dalam cara kerja Bursa Efek Indonesia.

Melalui Bursa Efek resmi di Indonesia, kam akan bisa mengembangkan modal investasi pada berbagai produk. Jangan pernah merasa khawatir ketika melakukan transaksi melalui BEI karena perusahaan tersebut sudah sangat terpercaya untuk menjadi wadah yang resmi. Tetaplah bijak dalam menentukan pilihan produk yang ada dalam Bursa Efek Indonesia.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

May 22, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
membeli saham
Pojok Komunitas

5 Cara Mendapatkan Saham Tanpa Membeli Saham di Sekuritas

by Minsya May 21, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Berinvestasi di pasar saham merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan dan membangun kekayaan jangka panjang. Namun, tidak semua orang mampu membeli saham melalui perusahaan sekuritas saham karena membutuhkan modal besar untuk membeli saham yang diinginkan. Namun, ada beberapa cara untuk mendapatkan saham tanpa harus membeli melalui perusahaan sekuritas saham. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan.

Cara Mendapatkan Saham Tanpa Membeli Saham di Sekuritas

1. Melalui program opsi saham karyawan

Banyak perusahaan yang menawarkan program opsi saham karyawan sebagai bentuk kompensasi tambahan bagi karyawannya. Dalam program ini, perusahaan memberikan opsi kepada karyawan untuk membeli saham perusahaan dengan harga yang lebih murah dari harga pasar saat ini. Jika harga saham naik, karyawan dapat menjual saham dengan harga yang lebih tinggi dan mendapatkan keuntungan. Namun, penting untuk dicatat bahwa program opsi saham karyawan biasanya hanya tersedia untuk karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut selama jangka waktu tertentu dan memenuhi persyaratan lainnya.

2. Melalui program reinvestasi dividen

Dividen Reinvestasi Program (DRIP) memungkinkan investor untuk membeli saham tambahan dari perusahaan yang memberikan dividen. Dalam program ini, dividen yang dibayarkan oleh perusahaan tidak diberikan dalam bentuk uang, tetapi digunakan untuk membeli saham tambahan dari perusahaan tersebut.

Dalam jangka panjang, DRIP dapat menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan jumlah saham yang dimiliki oleh investor tanpa harus membeli saham tambahan dengan uang tunai. Namun kembali lagi semua keputusan sepenuhnya ditangan Anda. Anda bisa menghubungi sekuritas dimana saham Anda berada untuk mengambil aksi DRIP ini.

3. Melalui program pembelian langsung saham perusahaan

Banyak perusahaan menawarkan program pembelian langsung saham perusahaan yang memungkinkan investor membeli saham langsung dari perusahaan tanpa harus melalui perusahaan sekuritas saham. Dalam program ini, investor dapat membeli saham langsung dari perusahaan dengan biaya yang lebih rendah dari biaya yang dikenakan oleh perusahaan sekuritas saham.

Namun, penting untuk dicatat bahwa program ini biasanya memiliki persyaratan minimum pembelian dan biaya administrasi yang dapat mempengaruhi keuntungan investasi jangka panjang. Aksi ini biasanya hanya dilakukan oleh investor perorangan dengan modal yang sangat besar ataupun sebuah perusahaan investasi.

Baca Juga : Apa Itu Dividend Payout Ratio? Simak 2 Faktor Pentingnya

membeli saham
freepik.com

4. Melalui program saham bonus

Beberapa perusahaan juga menawarkan program saham bonus kepada investor yang membeli saham perusahaan dalam jumlah tertentu. Dalam program ini, perusahaan memberikan saham tambahan kepada investor sebagai bentuk insentif, hibah atau hadiah. Namun, penting untuk dicatat bahwa program saham bonus biasanya hanya tersedia untuk investor yang memenuhi persyaratan tertentu dan tidak selalu tersedia setiap saat. Transaksi saham bonus ini biasanya dilakukan secara tertutup dan tidak dipublikasi, misalnya di pasar negosiasi.

5. Melalui reksa dana saham

Reksa dana saham merupakan cara yang efektif untuk berinvestasi di pasar saham tanpa harus membeli saham langsung. Dalam reksa dana saham, investor membeli unit penyertaan yang mewakili kepemilikan dalam portofolio saham yang dikelola oleh manajer investasi.

Reksa dana saham memungkinkan investor untuk memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham tanpa harus membeli saham langsung. Selain itu, reksa dana saham juga memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan membeli saham langsung. Namun, penting untuk memilih reksa dana saham yang memiliki kinerja yang baik dan manajer investasi yang terpercaya.

Ada beberapa cara untuk mendapatkan saham tanpa harus membeli melalui perusahaan sekuritas saham. Namun, setiap cara memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, persyaratan minimum, dan risiko sebelum memutuskan cara mana yang terbaik untuk memperoleh saham.

Selain itu, penting juga untuk melakukan riset dan memilih platform investasi yang terpercaya dan aman untuk memastikan keamanan dan keuntungan investasi jangka panjang. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, investor dapat memperoleh saham tanpa harus membeli melalui perusahaan sekuritas saham dengan mudah dan aman.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

Achmad Abdul Arifin: Seorang Trader Saham Syariah yang Mempunyai Motto "Menjadi Tak Terlihat dan Melampauinya"

May 21, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Trading Saham
Pojok Komunitas

8 Strategi Trading Saham Paling Populer Sepanjang Masa

by Minsya May 20, 2023
written by Minsya 4 minutes read

Trading saham adalah salah satu bentuk investasi yang populer di seluruh dunia. Bagi para investor, memahami strategi perdagangan saham yang efektif sangatlah penting. Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa strategi perdagangan saham yang paling populer sepanjang masa. Dengan mengikuti strategi-strategi ini, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam perdagangan saham atau trading saham Anda.

8 Strategi Trading Saham Paling Populer

1. Strategi Beli dan Tahan (Buy and Hold)

Strategi ini melibatkan pembelian saham perusahaan yang fundamentalnya baik dan mempertahankannya dalam jangka waktu yang lama. Tujuannya adalah untuk mengambil keuntungan dari kenaikan harga saham seiring berjalannya waktu. Strategi trading saham ini memerlukan kesabaran dan kepercayaan bahwa nilai saham akan meningkat seiring waktu. Beberapa contoh investor yang sukses dengan strategi ini adalah Warren Buffett dan Charlie Munger.

2. Strategi Momentum

Strategi ini melibatkan pembelian saham yang telah menunjukkan kinerja yang baik dalam jangka waktu tertentu. Investor menggunakan data harga historis dan volume perdagangan untuk mengidentifikasi saham-saham yang sedang mengalami momentum naik. Mereka berharap bahwa kinerja yang baik akan berlanjut di masa depan. Strategi momentum sering kali digunakan oleh para trader untuk bisa trading saham jangka pendek yang mencari peluang keuntungan cepat.

3. Strategi Nilai (Value Investing)

Strategi ini melibatkan pembelian saham yang dianggap dihargai lebih rendah dari nilai sebenarnya. Investor mencari saham-saham yang diperdagangkan di bawah nilai intrinsiknya. Mereka berpendapat bahwa harga saham akan naik seiring waktu ketika pasar mengakui nilai sebenarnya dari perusahaan tersebut. Para investor terkenal seperti Benjamin Graham dan Warren Buffett adalah penggemar strategi ini.

4. Strategi Pemecahan Saham (Stock Split Strategy)

Strategi ini melibatkan membeli saham perusahaan yang mengumumkan stock split pemecahan saham. Pemecahan saham terjadi ketika perusahaan membagi saham yang ada menjadi beberapa lembar saham baru. Meskipun pemecahan saham tidak mengubah nilai total kepemilikan investor, hal ini dapat meningkatkan likuiditas saham dan membuatnya lebih terjangkau bagi investor ritel. Beberapa investor menggunakan strategi trading saham jenis ini untuk mendapatkan keuntungan dari peningkatan likuiditas dan minat pasar setelah pemecahan saham.

Baca Juga : Trader Saham : Lakukan 5 Hal Ini Untuk Profit!

Trading Saham
freepik.com

5. Strategi Perdagangan Harian (Day Trading)

Strategi ini melibatkan pembelian dan penjualan saham dalam satu hari perdagangan. Para trader harian mencari peluang keuntungan jangka pendek dari perubahan harga saham yang kecil. Mereka menggunakan alat analisis teknis dan pola pergerakan harga untuk membuat keputusan perdagangan cepat. Strategi perdagangan harian membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang pasar dan tingkat risiko yang tinggi.

6. Strategi Rata-rata Biaya Beli (Dollar-Cost Averaging)

Strategi ini melibatkan pembelian saham secara berkala dengan jumlah yang tetap dalam periode waktu yang panjang. Investor menggunakan strategi ini untuk mengurangi dampak fluktuasi harga saham. Mereka membeli jumlah saham yang sama pada interval waktu yang ditentukan, baik harga saham sedang naik atau turun. Dengan melakukan pembelian rutin, investor dapat memperoleh rata-rata harga beli yang lebih baik seiring waktu. Strategi ini cocok untuk investor jangka panjang yang ingin membangun portofolio secara bertahap.

7. Strategi Pemantauan Berita (News Trading)

Strategi ini melibatkan penggunaan berita dan peristiwa penting sebagai dasar pengambilan keputusan perdagangan. Investor yang menerapkan strategi ini akan mengikuti perkembangan pasar, laporan keuangan, perubahan regulasi, dan berita ekonomi untuk mencari peluang perdagangan. Mereka akan merespons cepat terhadap informasi terbaru yang dapat mempengaruhi harga saham. Strategi ini membutuhkan pemantauan yang aktif terhadap berita dan kemampuan untuk menginterpretasikan dampaknya terhadap pasar saham.

8. Strategi Pemisahan Sektor (Sector Rotation)

Strategi ini melibatkan pergeseran alokasi investasi dari satu sektor industri ke sektor lainnya berdasarkan siklus ekonomi. Investor memonitor perkembangan ekonomi dan memilih sektor yang diharapkan tumbuh dengan baik dalam kondisi tertentu. Mereka akan membeli saham-saham perusahaan yang beroperasi dalam sektor tersebut dan menjual saham-saham sektor yang dianggap tidak akan tumbuh. Strategi pemisahan sektor memerlukan analisis fundamental yang mendalam tentang berbagai sektor dan pemahaman yang baik tentang perubahan siklus ekonomi.

Pada akhirnya, tidak ada strategi trading saham yang sempurna. Setiap strategi memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Penting bagi investor untuk memahami tujuan, toleransi risiko, dan pengetahuan mereka sendiri sebelum memilih dan menerapkan strategi trading saham. Selain itu, konsultasi dengan ahli keuangan atau konsultan investasi juga dapat membantu dalam memilih strategi yang sesuai dengan situasi dan tujuan investasi Anda.

Dalam trading saham, penting untuk diingat bahwa pasar dapat berubah dengan cepat. Strategi yang sukses di masa lalu tidak selalu menjamin kesuksesan di masa depan. Oleh karena itu, penting untuk terus memperbarui pengetahuan Anda tentang pasar, mengikuti perkembangan ekonomi dan berita terkini, serta melakukan analisis yang mendalam sebelum membuat keputusan perdagangan.

Selain itu, manajemen risiko adalah faktor kunci dalam perdagangan saham. Setiap strategi yang Anda pilih harus disertai dengan rencana manajemen risiko yang jelas, termasuk pengaturan batas kerugian dan penggunaan stop-loss order. Dengan demikian, Anda dapat melindungi modal Anda dan mengurangi risiko yang terkait dengan perdagangan saham.

Dalam mengimplementasikan strategi perdagangan saham, disiplin dan kesabaran juga sangat penting. Jangan tergoda untuk melakukan perdagangan berdasarkan emosi atau berita pasar yang panas. Tetaplah tenang, buat keputusan berdasarkan analisis yang obyektif, dan ikuti rencana perdagangan Anda dengan konsisten.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

Achmad Abdul Arifin: Seorang Trader Saham Syariah yang Mempunyai Motto "Menjadi Tak Terlihat dan Melampauinya"

May 20, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
nilai saham
Saham Pemula

5 Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Saham di Pasar Modal

by Minsya May 19, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Semua orang pastinya ingin mendapatkan keuntungan dengan berinvestasi di saham. Pada akhirnya, keuntungan datang dari kenaikan harga saham. Oleh karena itu, setiap investor harus paham dengan benar hal apa saja yang dapat mempengaruhi naik turunnya harga saham. Agar tidak semakin bingung, berikut adalah faktor yang mempengaruhi nilai saham.

Mengetahui Faktor Pengaruh Naik Turunnya Nilai Saham

1. Isu yang Beredar di Pasaran

Selain faktor fundamental, faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai atau harga saham yaitu topik atau berita yang beredar pada kalangan pelaku pasar. Pertanyaan ini merupakan informasi yang masih belum diketahui tentang kebenarannya. Meski belum tentu demikian, beberapa investor menanggapi informasi ini dengan serius dan menindaklanjutinya.

Mungkin seringkali rumor tersebut ternyata benar untuk dimanfaatkan oleh investor aktif. Namun seringkali juga banyak hal seperti itu yang tidak benar. Jadi investor sangat perlu melakukan riset terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan apapun atas masalah sementara ini. Biasanya sangat mudah untuk mengikuti perkembangan di pasar, tetapi investor yang baik tidak akan mudah terpengaruh.

2. Fundamental Perusahaan

Faktor yang mempengaruhi nilai saham berikutnya yang sudah tidak diragukan lagi dalam memberikan pengaruh terhadap nilai saham yaitu fundamental perusahaan. Perusahaan dengan tingkat fundamental bagus cenderung naik harganya di masa yang akan datang, sedangkan untuk perusahaan dengan fundamental buruk akan cenderung turun. Fundamental ini dapat diukur dengan berbagai cara.

Salah satunya yaitu seperti dalam laporan keuangan yang tersusun dari neraca, laporan laba rugi dan arus kas. Selain itu, investor juga harus mengacu pada catatan atas laporan keuangan tahunan. Memperhatikan tingkat fundamental membuat anda bisa lebih percaya diri tentang bagaimana perusahaan bisa menghasilkan sejumlah keuntungan menjanjikan. 

Jika diasumsikan perusahaan masih bisa menghasilkan sejumlah keuntungan maka lebih mudah bagi investor untuk menyimpan sahamnya di masa depan. Setiap jenis saham dan fundamentalnya dapat dipahami sedikit berbeda. Karena setiap perusahaan mempunyai industrinya sendiri. Langkah-langkah dasar yang dianggap menguntungkan perusahaan makanan mungkin berbeda dari perusahaan keuangan. 

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

nilai saham
freepik.com

3. Aksi Korporasi Suatu Perusahaan

Faktor selanjutnya adalah aktivitas bisnis atau aktivitas bisnis yang mempengaruhi harga saham. Ada banyak jenis aksi korporasi mulai dari akuisisi, merger, penerbitan saham, pembayaran dividen, stock split dan lain-lain. Tentunya kegiatan ini berdampak signifikan terhadap keputusan yang diambil oleh investor mengenai tingkat penawaran dan permintaan.

Misalnya, selama periode ex-date maka harga saham biasanya naik tepat sebelum tanggal kemitraan, namun jatuh selama periode ex-date dan sesudahnya. Hal ini perlu diketahui dan dipelajari secara terperinci bagai setiap investor agar tidak mengalami kerugian dalam berbisnis. Pemahaman menjadi faktor penting dalam melakukan bisnis investasi saham.

4. Distribusi dan Akumulasi yang Dilakukan Oleh Investor

Ada beberapa investor di pasar saham yang memiliki banyak uang. Investor semacam itu dapat bertindak dengan tujuan tertentu, seperti ingin mengontrol kepemilikan saham di perusahaan afiliasi atau hanya memperdagangkan sementara dalam jumlah besar. Karena pergerakan dana (cash flow) yang besar tersebut maka sangat memungkinkan harga pasar dapat bergerak secara signifikan.

Untuk bisa melakukan pengamatan terkait pergerakan dana saham maka anda bisa menggunakan bantuan aplikasi trading terbaik dan terpercaya. Dengan begitu aka proses analisis bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. Selain itu, hasil yang diberikan juga dapat dipastikan akurat untuk bisa membantu dalam memperoleh keuntungan besar.

5. Terkait Kondisi Perekonomian

Faktor yang mempengaruhi nilai saham terakhir yaitu kondisi ekonomi seperti terjadinya resesi, krisis, perang ataupun pandemi. Hal ini sempat terjadi pada tahun 2019 saat pandemi covid-19 sedang merajalela dan membuat segala aktivitas menjadi sangat terbatas. Dengan begitu maka proses perputaran uang juga terlambat dan terjadilah suatu kondisi resesi

5 hal yang disebutkan diatas merupakan faktor yang menjadi dasar utama dalam proses kenaikan atau penurunan harga saham. Anda sebagai investor perlu memahami dengan baik dan benar tentang apa saja yang bisa mempengaruhi  proses keberhasilan dalam berinvestasi. Perbanyak pengetahuan terkait saham untuk pengambilan keputusan yang terbaik

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

May 19, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
go public
Saham Pemula

Go Public : Yuk Simak 4 Syarat Perusahaan Mau IPO

by Minsya May 18, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah IPO atau Go Public, terutama jika anda pernah berinvestasi saham sebelumnya. Karena sebuah perusahaan harus melakukan IPO untuk bisa menjual sebagian sahamnya ke publik. Apa syarat perusahaan untuk IPO dan apa tujuannya ? Yuk simak ulasannya berikut lengkap dengan mekanisme IPO.

Apa Itu Go Public atau IPO?

Seperti yang telah disinggung di awal, bahwa perusahaan harus melakukan IPO untuk bisa menjual sebagian sahamnya ke publik. Jadi dengan melakukan IPO, maka perusahaan bisa membuat proses perpindahan dana yang awalnya bersifat pribadi menjadi publik. Istilah IPO sendiri merupakan akronim dari Initial Public Offering, yang artinya penawaran umum perdana.

Jadi sederhananya, IPO ini merupakan penawaran saham perdana yang dilakukan perusahaan kepada masyarakat umum. Nama lain dari IPO yaitu go public, sehingga membuat saham yang awalnya dijual secara tertutup bisa dibeli oleh masyarakat luas. Bursa efek biasanya akan mengumumkan jadwal IPO melalui situs resmi BEI.

Tujuan dari IPO

Terdapat beberapa syarat perusahaan untuk IPO, yang tentunya tidak bisa dilakukan oleh sembarang perusahaan. Lantas, kenapa perusahaan melakukan go public ? Tentu ada tujuannya kenapa perusahaan mau repot repot melakukan hal ini, meskipun bisnisnya telah berjalan lancar tanpa adanya penawaran saham ke publik.

Adapun tujuan utama IPO yaitu meningkatkan jumlah modal yang dimiliki supaya perusahaan bisa membiayai kegiatan operasionalnya. Dengan pemasukan yang bertambah, bukan tidak mungkin jika perusahaan dapat membuka peluang bisnis baru. Karena untuk mendapatkan pemasukan tambahan, penjualan kepada publik dinilai sebagai cara paling efektif.

IPO juga bertujuan untuk peningkatan valuasi, dimana peningkatan modal berpotensi untuk membuat nilai aset menjadi naik di masa depan. Nantinya hal ini memungkinkan perusahaan untuk menarik lebih banyak investor baru untuk berinvestasi. Pasalnya seringkali salah satu alasan perusahaan melakukan IPO adalah karena investor utamanya menarik dana, sehingga menimbulkan ketidakstabilan keuangan.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

go public
freepik.com

Syarat Perusahaan untuk Go Public

1. Memenuhi Syarat Akuntansi dan Keuangan

Syarat perusahaan untuk IPO yaitu memiliki laporan keuangan yang tersusun dengan rapi. Dimana perusahaan telah setidaknya menjalankan bisnis selama satu tahun. Sehingga laporan keuangan yang dimiliki sudah lengkap dengan penjelasan terkait kinerja perusahaan dalam beberapa periode tersebut.

2. Tidak Mengalami Kerugian dalam Dua Tahun Terakhir

Untuk mengajukan IPO, maka perusahaan harus dipastikan tidak mengalami kerugian besar selama dua tahun terakhir. Karena memang syarat IPO adalah keuangan bisnis harus benar benar dalam keadaan baik. Hal ini nantinya dapat diketahui melalui laporan keuangan milik perusahaan.

3. Memiliki Struktur Kepemimpinan yang Terstruktur

Bukan hanya laporan keuangan yang rapi, perusahaan yang ingin go public juga harus memiliki struktur kepemimpinan yang terstruktur dan jelas. Jadi perusahaan tersebut harus benar benar tercatat di badan hukum. Struktur kepemimpinannya tersusun rapi dengan semua posisi yang sudah terisi sesuai tempatnya.

4. Batas Minimal Saham IPO yang Ditawarkan

Bagi perusahaan yang ingin go public, sangat penting untuk mengetahui batas minimal saham IPO yang ditawarkan. Adapun jumlah minimalnya yaitu 100 juta lembar saham, dengan jumlah minimal pemegang saham adalah 300 orang. Sedangkan untuk harga per lembar sahamnya sebesar Rp. 1 atau di atas itu.

Mekanisme Perusahaan untuk IPO

Apabila syarat syarat perusahaan untuk IPO sudah terpenuhi, maka pengajuan go public dapat dilakukan. Proses pertamanya yaitu due diligence meeting, yakni rapat penting bersama emiten terkait pengajuan IPO. Peserta yang hadir dalam rapat ini antara lain pemilik saham, konsultan hukum, auditor, dan penilai aset perusahaan.

Kemudian dilanjutkan dengan public expose, tahapan dimana perusahaan secara langsung terbuka kepada publik. Pada tahap public expose, perusahaan harus melakukan presentasi mengenai pertumbuhan perusahaan, termasuk menjelaskan profit dan perencanaannya ke depan.

Setelah itu, masuk ke tahap book building yang menawarkan kepada pihak investor sebelum secara langsung menjual saham ke publik. Di sini akan didiskusikan jumlah saham di publik dan akan ada penawaran mengenai harga jualnya. Baru kemudian tahap terakhir adalah price listing, dimana saham bisa dipublikasikan kepada publik. Penentuan jumlah sahamnya diputuskan oleh perusahaan sekuritas.

Bagi anda yang menjalankan bisnis dan membutuhkan tambahan dana, melakukan go public dapat dijadikan sebagai pertimbangan untuk mengembangkan perusahaan. Di atas sudah dijelaskan syarat syaratnya serta mekanismenya. Tentunya anda terlebih dahulu perlu mengajukan dokumen kepada BEI dan menunggu persetujuan OJK jika ingin melakukan IPO.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

May 18, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Trader Saham
Saham Pemula

Trader Saham : Lakukan 5 Hal Ini Untuk Profit!

by Minsya May 17, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Perdagangan saham populer karena memungkinkan Anda mendapatkan hasil maksimal dalam waktu singkat. Namun, keinginan itu sia-sia kecuali orang-orang cerdas yang berperan sebagai trader bertindak sesuai dengan apa yang seharusnya. Untuk itu, sebagai trader saham maka anda perlu melakukan beberapa hal berikut untuk bisa peroleh keuntungan. 

Hal Penting yang Perlu Dilakukan Oleh Trader Saham

1. Mempersiapkan Stamina yang Prima

Perlu disadari bahwa aktivitas trading ini tidak hanya dilakukan dengan menggunakan pemikiran yang strategis saja tetapi juga membutuhkan suatu tekad yang kuat dan prima. Membiasakan diri dengan rutinitas yang baik memberikan input positif bagi tubuh sehingga dapat mendorong strategi bisnis secara optimal dengan pikiran positif dan terarah dengan baik.

Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan yaitu dengan bangun lebih awal dan melanjutkan aktivitas dengan berolahraga dan makan sarapan yang sehat. Setelah itu, luangkan waktu untuk mencerna berbagai jenis informasi tentang ekonomi lokal serta internasional yang akan melengkapi strategi seorang trader saat memutuskan untuk memulai trading. 

2. Mempunyai Penilaian dan perencanaan Sebelum Trading

Perencanaan  dilakukan dengan cermat menjadi hal penting saat memperdagangkan saham. Trader yang baik pastinya akan selalu mendasarkan keputusannya pada suatu data dan juga analisis. Hal tersebut tentunya akan berbeda dengan seorang trader yang memiliki kelakuan buruk karena pastinya hanya akan mengandalkan intuisi atau bahkan mengikuti orang lain.

Seorang trader saham harus bisa memulai suatu kebiasaan baik dengan cara mengatur dan menyusun sistem dan mengujinya secara langsung dengan perdagangan saham. Hal yang satu ini dapat dilakukan dengan cara menggunakan simulator atau aplikasi paper trading pendukung lainnya. Hal ini menjadi poin pokok yang perlu dilakukan untuk dapat keuntungan. 

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Trader Saham
freepik.com

3. Menentukan Jenis Saham yang Tepat

Penting juga untuk menjual atau membeli saham secara teratur. Jika ingin menentukan pemilihan saham yang tepat untuk bisa diperdagangkan dengan jenis kualitas terbaik, maka seorang Smart People bisa akan memilih saham yang telah terindeks di bursa saham seperti IDX30 atau 30 saham berkualitas milik perusahaan profesional yang memang sudah banyak dikenal.

Selain itu, seorang trader juga harus memilih periode yang tepat untuk trading saham. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, orang yang cerdas bisa mencoba trading saham jangka pendek, meski resiko kerugiannya bisa cukup tinggi. Orang pintar dalam investasi saham bisa membeli saham bahkan saat harganya rendah atau mencapai titik support. 

4. Belajar Setiap Hari

Tentu saja, ketika memulai bisnis seorang trader saham harus menemukan cara untuk mempelajari hal-hal baru. Cara ini penting bagi Anda sebagai seorang trader dan cukup efektif untuk melakukan trading saham sesuai dengan keinginan dan tujuan Anda. Pastikan anda selalu rutin memahami dan mempelajari berbagai strategi dan istilah dalam saham.

Hal yang perlu dilakukan yaitu dengan cara membagi waktu belajar dengan bekerja agar segalanya berjalan dengan seimbang. Anda bisa mencoba membagi waktu dan menerapkannya secara rutin. Hal yang perlu dilakukan yaitu dengan menonton video tutorial yang membahas tentang saham atau membaca buku dan artikel terkait lainnya.

5. Rutin Memperhatikan Perkembangan

Penting juga untuk secara teratur mengikuti harga pasar saham setiap hari. Cara yang dilakukan yaitu dengan memantau saham secara rutin, orang yang pintar dalam investasi saham secara alami dapat menemukan mana jenis saham yang akan dibeli atau bahkan dijual ketika kondisi harga sedang naik atau pada rate harga yang tepat dan menguntungkan.

Selain itu, anda juga perlu memperhatikan serta melihat perkembangan terkait dengan perekonomian dan politik dunia untuk bisa memperhitungkan dan memperkirakan suatu hal yang bisa mempengaruhi fluktuasi nilai saham.  Anda bisa memperoleh informasi dari berbagai sumber terpercaya termasuk sosial media. Seorang trader saham profesional pastinya selalu melakukan hal ini.

5 hal yang disebutkan diatas menjadi kunci keberhasilan dalam melakukan investasi saham. Hal tersebut terlihat sangat remeh namun mampu memberikan dampak yang maksimal bagi keuntungan jangka panjang. Terapkan poin diatas agar anda bisa menjadi seorang ahli trading dengan perhitungan dan pertimbangan yang akurat dalam  penelusuran keberhasilan.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

May 17, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
nilai saham
Saham Pemula

Berita Viral Menjadi Pengaruh Nilai Saham? Yuk Ketahui Penjelasan Lengkapnya

by Minsya May 16, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Saham dapat dimaknai sebagai suatu tindakan penyertaan modal yang dimiliki oleh badan usaha atau perseorangan dalam perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan kemungkinan pendapatan keuntungan yang sangat besar, tidak mengherankan jika banyak yang tertarik untuk melakukan investasi ini. Anda perlu mengetahui apa saja yang menjadi pengaruh nilai saham.

Mengetahui Hal yang Mempengaruhi Nilai Saham

1. Faktor Internal

Ada beberapa faktor internal suatu perusahaan yang secara langsung mempengaruhi nilai saham. Faktor fundamental merupakan salah satu faktor terpenting yang mempengaruhi fluktuasi nilai saham. Jika perusahaan sedang memiliki fundamental yang baik maka akan mengakibatkan harga saham menjadi turun. Sebaliknya, ketika fundamental perusahaan sedang buruk, biasanya tren turun. 

Selain itu, perubahan nilai bisa juga karena aktivitas bisnis perusahaan atau lini manajemen. Efeknya juga mempengaruhi dasar-dasar bisnis, seperti Akuisisi, merger, divestasi dan kebijakan lain yang terkait dengan pengembangan perusahaan. Kinerja perusahaan umumnya bisa dijadikan sebagai acuan dalam menilai saham perusahaan atau emiten yang terbatas

Orang pintar yang melakukan investasi saham online dapat mempertimbangkan beberapa indikator mulai dari rasio PBV, tingkat dividen, EPS, persentase pendapatan, dan lain sebagainya. Pemahaman tentang hal yang menjadi pengaruh nilai saham ini menjadi dasar penentuan keputusan dalam bergabung investasi saham dan merancang strateginya. 

2. Faktor Eksternal

Umumnya, harga saham berfluktuasi berdasarkan sejumlah faktor eksternal. Efek pertama yang terjadi yaitu karena kondisi ekonomi makro atau contoh konkritnya dapat berupa turun naiknya atau fluktuasi suku bunga yang terjadi akibat adanya Bank Sentral Amerika. Selain itu, kondisi ini juga dapat dipengaruhi oleh inflasi dan pengangguran yang tinggi.

Dengan begitu maka nilai tukar rupiah yang kuat seringkali menjadi penyebab fluktuasi harga saham. Misalnya, jika rupiah melemah terhadap dolar AS, maka harga saham di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan turun. Anda perlu memahami hal ini agar bisa mendapatkan keuntungan besar saat melakukan investasi saham dalam jangka waktu tertentu.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

nilai saham
freepik.com

3. Faktor Panik

Beberapa pesan atau berita yang ditemukan dapat menyebabkan kepanikan di salah satu bursa atau saham. Tak heran, kepanikan tersebut menyebabkan investor membuang dan menjual seluruh sahamnya sehingga menyebabkan harga saham jatuh. Justru dengan fenomena panic selling inilah investor melepas saham berapapun harganya, agar tidak jatuh lebih jauh. 

Pemahaman tentang saham merupakan suatu hal mendasar yang perlu dikuasai sebelum benar benar terjun dalam investasi pasar modal. Hal tersebut perlu dilakukan agar anda bisa mendapatkan keuntungan yang menjanjikan. Jika tidak memahami cara trading dengan baik maka anda akan bisa memperbesar persentase kemungkinan mengalami kerugian.

Apakah Berita Viral Jadi Pemicu Naik Turunnya Nilai Saham?

Berdasarkan penjelasan yang disebutkan diatas maka anda bisa memahami bahwa terdapat banyak faktor yang menjadi pemicu nilai saham dalam suatu perusahaan mengalami kenaikan ataupun penurunan. Ada yang menyatakan bahwa tersebarnya berita viral perusahaan menjadi salah satu pemicu fluktuasi nilai saham. Lalu, benarkah pernyataan yang disebutkan tersebut?

Sebagai contoh sederhananya, terdapat berita viral yang menyatakan bahwa suatu perusahaan sedang melakukan pemutusan kerja alias PHK secara besar besaran terhadap karyawannya. Badai PHK memang sedang mengalami suatu peningkatan terutama pada GoTo sebagai perusahaan induk dari startup Tokopedia dan Gojek yang terjadi pada tahun lalu.

Seperti dilansir dari berbagai sumber, saham GoTo naik hampir 4 persen pada 18 November 2022 saja, bahkan saat perusahaan baru-baru ini mem-PHK lebih dari 1.000 karyawan. Pada penutupan bisnis pertengahan November lalu, saham GoTo tercatat naik 8 poin ke level Rp 222 per saham. Sekitar 1,40 miliar saham GOTO ditemukan diperdagangkan dengan harga transaksi lebih dari Rp 309 miliar. 

Frekuensi perdagangan perusahaan ini adalah 26.330, dengan kapitalisasi pasar yang lebih dari 262 triliun. Hal ini jelas merupakan angin segar bagi orang-orang pintar yang melakukan investasi saham online. Dengan meningkatkan pengaruh nilai saham tersebut, tentunya transaksi akan menjadi lebih menarik atau bahkan mendapatkan return yang diharapkan. 

Berdasarkan informasi yang disebutkan diatas maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh atau berita buruk tentang perusahaan dapat mempengaruhi nilai saham itu sendiri. Nilai saham bisa turun atau naik tergantung dari perhatian publik dan didukung oleh banyak faktor lainnya. Anda perlu memahami banyak hal seputar nilai saham dari perusahaan.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

May 16, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Saham Right Issue
Saham Pemula

Saham Right Issue : 5 Serba Serbi yang Perlu Diketahui Investor

by Minsya May 15, 2023
written by Minsya 3 minutes read

Istilah right issue menjadi salah satu hal penting yang perlu dipahami oleh investor yang berkecimpung dalam dunia saham. Mengenalinya akan membantu anda untuk memaksimalkan profit. Karena saham right issue umumnya memiliki harga yang murah dan bisa memberikan hasil signifikan. Oleh karena itu, yuk ketahui serba serbi terkait right issue saham ini.

Serba Serbi Tentang Saham Right Issue

1. Pengertian Right Issue

Istilah right issue telah dijelaskan oleh BEI (Bursa Efek Indonesia), yang mana istilah tersebut mengacu pada saham yang diterbitkan oleh emiten dalam rangka meningkatkan modal usahanya. Jadi perusahaan akan menerbitkan saham baru untuk memperbanyak saham mereka yang sudah beredar di pasar saham.

Akan tetapi, saham yang diterbitkan tersebut lebih diprioritaskan bagi para pemegang saham lama. Investor lama ini nantinya akan membeli saham baru yang diterbitkan perusahaan, sehingga kebutuhan tambahan dana pada perusahaan dapat dipenuhi. Dimana harga saham baru ini biasanya lebih rendah dari harga pasar, dan investor lama akan mendapatkan hak untuk memesannya terlebih dahulu.

2. Tujuan Penerbitan Saham

Seperti yang telah dijelaskan dari pengertian sebelumnya, tujuan dari penerbitan saham right issue yaitu untuk memperbanyak saham yang sudah beredar di pasar. Sehingga perusahaan akan mendapatkan tambahan dana dari pembelian saham baru tersebut. Dan ada beberapa alasan kenapa emiten melakukan hal ini.

Di antaranya yaitu untuk membayar utang atau untuk ekspansi perusahaan. Dana yang diperoleh dari penjualan saham ke para investor lama bisa dipakai untuk membayar utang, sehingga neraca perusahaan bisa diselamatkan untuk jangka waktu tertentu. Atau dana bisa digunakan untuk ekspansi usaha maupun peningkatan kapasitas bisnis.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

3. Proses Right Issue

Karena saham yang dikeluarkan dengan skema right issue menawarkan harga lebih murah, anda mungkin tertarik untuk membelinya. Namun penting untuk memahami prosesnya terlebih dahulu. Biasanya perusahaan akan mengumumkan agenda penerbitan saham kepada publik. Mulai dari cum date, ex date, rec date, trading start/end, hingga subscription date.

Cum date adalah batas akhir investor bisa membeli saham suatu emiten, ex date adalah periode bagi investor untuk menjual saham yang sebelumnya dibeli paling lambat ketika cum date, rec date yaitu tanggal pencatatan investor memperoleh hak right issue, trading start/end merupakan periode investor melakukan jual beli, dan subscription date adalah hari terakhir untuk penebusan right issue.

Saham Right Issue
freepik.com

Semua informasi tersebut biasanya akan dibagikan oleh emiten yang hendak menerbitkan saham right issue. Jadi anda bisa bersiap siap apabila mendapatkan hak right issue ini. Namun perlu diingat bahwa anda tidak akan mendapatkan hak right issue apabila membeli saham saat ex date. Right issue juga bisa tidak ditebus, nantinya anda bisa menjual kepada standby buyer untuk memperoleh keuntungan.

4. Harga Right Issue

Sebelum membeli saham dengan skema right issue, jangan lupa perhatikan harganya. Ini akan membantu memastikan anda tetap memperoleh profit. Caranya yaitu dengan mencari tahu PER atau Price Earning Ratio. Perusahaan dapat digolongkan memiliki pertumbuhan yang baik apabila PER tersebut tinggi. Adapun formula dari PER adalah harga saham dibagi dengan pendapatan per saham.

5. Perhatikan Kinerja Perusahaan

Jangan lupa perhatikan kinerja perusahaan sebelum membeli saham right issue. Karena seperti yang telah dijelaskan pada tujuan penerbitan right issue, dimana salah satunya yaitu untuk memperbaiki neraca sementara waktu. Dengan kata lain, ada kemungkinan bahwa perusahaan tersebut memiliki kinerja yang tidak terlalu bagus.

Jadi sangat penting untuk mempertimbangkan riwayat kinerja perusahaan sebelum membeli saham. Jika perusahaan mempunyai angka ROE (Return of Equity) yang tinggi, maka dapat dikatakan bahwa perusahaan ini mampu memperoleh laba yang lebih besar dari modalnya.

ROE merupakan imbal hasil yang dicetak perusahaan untuk para pemegang saham. Dimana ROE ini ditentukan dari kemampuan perusahaan menghasilkan profitabilitas, pengelolaan utang secara optimal, dan produktivitas aset untuk menghasilkan pendapatan. Sehingga perusahaan dengan ROE tinggi ini bagus, jadi anda bisa mempertimbangkan untuk membeli sahamnya.

Itu dia serba serbi yang perlu diketahui oleh investor sebelum membeli saham dengan skema right issue. Karena saham yang diterbitkan oleh emiten dengan skema ini umumnya ditawarkan dengan harga lebih murah. Namun membelinya tidak selalu menghadirkan profit apabila anda tidak berhati hati.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

May 15, 2023 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

CEK SAHAM SYARIAH

BELAJAR APA?

  • Analisis Fundamental
  • Berita Saham Syariah
  • Emiten Syariah
  • Investasi Syariah
  • Keuangan Syariah
  • Pojok Komunitas
  • Saham Pemula

SYSAVEST 2026

KONTAK KAMI

Main Office :
QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 Nomor 44, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Telp : 0878 5758 0315

Email : media@syariahsaham.id

Terdaftar DI

Copyright © 2024 PT Syariah Saham Indonesia. All Right Reserved.

Saham Syariah Indonesia
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG