Strategi Investasi di Saham Dengan Cara Trading Apakah Boleh?

by adminsysa

Mindset Awal!

Sobat Minsya harus tau dulu nih. Kalau kamu pengen TRADING, sebaiknya hilangkan mindset “tahan kalau LOSS”. Bisa bahaya, kenapa? Trading itu ibarat kita jual beli, dagang, kayak kalau kalian pernah kuliah, trus jualan pulsa / acc handphone buat temen. Kalau ga laku, dipakai sendiri daripada expired vouchernya. Butuh modal, itu udah pasti. Besarnya berapa ya tergantung target. Asal masuk akal ya. Jangan modal 1juta bisa berharap CUAN 10juta sebulan.

Hampir mustahil jika kalian berpikir seperti ini. Kalau modal 1juta bisa dapat 500rb ya okeylah… Tergantung pengalaman. Target normal biasanya 2-5% / bulan, itu udah bagus banget. Kalau lebih ya bersyukur aja dikasih bonus. Kalau LOSS kalian harus mau “MENGAKU SALAH” dengan menjual saham yang udah kalian beli tadi. Ingat! Jangan melawan MARKET! Market itu selalu benar.

Layaknya Dagang atau Bisnis

Perlakukan saham sebagai barang dagangan, bukan sebagai pasangan yang gampang bikin kamu baper. Kalau barang nggak laku ya pilihannya dijual rugi atau dijual modal. Biar cashflow tetep jalan. Kalau nggak jalan, kamu bakalan ketinggalan banyak momentum nanti. Rugi gapapa, nanti dituker dari saham lain yang profit. Apalagi kalau sampai BAPERAN sama saham. CINTA MATI deh, pokoknya jual sampai untung… Ujung-ujungnya kamu ngaku jadi “INVESTOR”. Iya apa iya?

Ketika kamu memperlakukan saham sebagai bisnis, kamu akan lebih serius dalam setiap mengambil keputusan. Saham itu enak loh, ga perlu karyawan, ga perlu bayar sewa. Cukup modal kamu seluruhnya bisa kamu pakai untuk dagang/bisnis. Gimana?

Capital Gain, Buy & Sell

Trading itu nyari CAPITAL GAIN! Selisih harga jual dan harga beli. Bukan Dividen ya. Kalau beli saham XYZA di harga Rp 1000 dan dijual Rp 1500 berarti ya capital gain kamu nilainya Rp 500. Selisih inilah yang didapat ketika kamu berdagang saham. Jangan beli karena dividen nya besar, karena dividen itu ada masanya. Nggak tiap hari atau tiap bulan dikasih Coba kamu cari “jadwal pembagian dividen” di mbah google. 

Kalau pas kebetulan kamu trading di waktu yang bersamaan dengan bagi dividen sih ya anggap bonus. Biasanya justru habis bagi dividen malah turun. Kuncinya cuma 1 kok, Disiplin! Lha wong cuma BELI di harga MURAH, JUAL di harga MAHAL. Teorinya gampang sih, prakteknya ya begitu. Upss…

Get Your Momentum!

Fundamental tetep jadi alasan utama kamu beli saham yang akan kamu jadikan objek trading. Tapi bukan berarti ketika harga tidak sesuai dengan PLAN kamu, ya jangan dipakai alasan juga buat nahan barang. Teknikal dan News biasa digunakan ketika mengambil posisi baik beli maupun jual. Asal kamu sudah tau dulu, sahamnya bagaimana, likuid tidak. Minimal itu kamu sudah boleh melakukan aktifitas trading.

Jadi jangan dengerin kata orang, kembali ke analisa pribadimu ya. Kalau saham yang baru saja kamu beli tiba-tiba naik? Ya gapapa jual aja kalau memang udah untung. Sah selama sahamnya sudah ada di portofolio kamu.

Time Frame Penting!

Kamu kerja? Kamu kuliah? Atau kamu mau jadi full trader? Tentukan dulu pilihan kamu, karena trading dengan tingkat volatilitas yang tinggi sangat berisiko. Terutama untuk kamu yang nggak selalu standby di depan market. 

Odading (One Day Trading) cocok buat kamu yang punya banyak waktu melihat pergerakan market. Ga boleh meleng ya, kalau ada urusan mending jual dulu. Atau pasang fitur Stoploss. Jadi kamu sudah bisa menentukan berapa besar risiko kamu.

Swing trading, biasanya sih cocok buat yang suka sesekali liat market. Ini juga sudah ada trading plan yang cukup lengkap. Dan targetnya biasanya >3 hari Kalau ternyata naik/turun kurang dari itu tapi sudah pas dengan trading plan ya ikutin aja. Oke? Disiplin Bosque…

Jam Terbang

Jam terbang seorang trader juga menentukan. Pengalaman yang sudah lumayan paham dengan kondisi market, mungkin lebih memberi keuntungan dibandingkan kamu yang baru saja mau masuk ke saham. 

Saran Minsya sih coba kamu pelajari 5 saham yang kamu senangi. Tiap hari liatin aja itu running trade, tradebook, broker summary, bid offer, history chartnya, dan faktor pendukung lainnya. Ga usah kamu pantau semua saham yang listing di bursa. Cobain deh, sebulan kamu perhatikan. Nanti kamu akan dapat sesuatu yang ga akan kamu peroleh di buku/teori manapun… Beneran Minsya? Coba dulu deh, sebulan lagi komen di feed ini ya. Yang penting jalanin dulu. Kayak kamu nembak orang yang kamu suka, trus dijawab “kita jalani dulu aja ya”. Upss…

Okey strategi ini sangat berisiko, jadi saran Minsya test ombak dulu aja. Ga usah pakai modal besar, buat nyari jam terbang kamu di market. Coba aja dulu modal sesuai tingkat “keikhlasan” kalian. Tapi ada loh sobat Minsya yang modal ratusan ribu profitnya puluhan persen, tanpa MARGIN! So, Let’s Go!

Yuk HIJRAH ke SAHAM SYARIAH Selain BERKAH, investasimu akan BERTUMBUH dan BERKEMBANG

Join di grup telegram resmi kami di :  https://t.me/SyariahSaham

Related Posts

Leave a Comment