Rebound Saham: Simak Pengertian dan Jenisnya

by Minsya
4 minutes read

Saham dapat diartikan sebagai suatu sarana investasi yang cukup dinamis dan menarik. Selain bisa mendapatkan dividen, investor juga bisa berkesempatan menerima capital gain ketika memahami situasi pasar saham. Untuk bisa mendapatkan capital gain maka anda perlu memahami terjadinya rebound saham. Yuk simak tips memanfaatkan rebound saham.

Umumnya, orang mengenal istilah rebound itu terdapat dalam sebuah permainan basket. Namun sebenarnya istilah ini juga bisa ditemukan dalam dunia saham. Istilah rebound dimaknai sebagai suatu peristiwa bangkit kembali dari pemulihan setelah mengalami penurunan. Terdapat kesamaan makna antara rebound dalam basket dan investasi saham.

Rebound dalam investasi ini juga dimaknai sebagai suatu titik pantulan naik setelah mengalami penurunan dan identik dengan momen penurunan atau bearish pada saham. Jenis rebound ini hanya akan terjadi ketika tren pelemahan atau penurunan pada pasar saham. Istilah yang satu ini memang perlu dipahami dan dipelajari lebih terperinci.

Situasi penurunan yang terjadi tersebut dapat terlihat pada penurunan indeks saham secara simultan. Kondisi ini umumnya akan memberikan dorongan kepada investor untuk menjual sahamnya agar bisa menghindari kerugian yang lebih lanjut. Terjadinya penurunan pad pasar saham umumnya dipengaruhi atau disebabkan oleh adanya kondisi pasar saham dunia dan juga politik negara.

Rebound Saham
freepik.com

Mengenal Jenis Rebound Saham dan Cirinya

Saat memasuki pasar modal, technical rebound diketahui hanya karena secara teknik pergerakan harga saham benar-benar terlihat jenis rebound saham. Seperti dalam bola basket, pantulan terjadi saat bola dilempar dengan keras ke tanah. Kondisi ini terjadi di pasar modal ketika emiten menurunkan harga saham ke level support, harga kemudian terkoreksi dan melonjak naik.

Investor yang memperhatikan penurunan kondisi ini dapat membeli harga saham tersebut karena mengharapkan harga akan kembali naik. Berdasarkan penjelasan diatas, kondisi rebound tersebut berumur pendek karena begitu harga saham sudah mulai terkoreksi maka investor langsung dapat menjualnya untuk bisa mendapatkan keuntungan berupa capital gain. 

Para trader bisa melakukan proses analisis dengan menggunakan analisis fundamental. Analisis ini akan lebih menekankan pada informasi keuangan internal yang menentukan rebound tidaknya harga saham perusahaan. Cara yang dilakukan yaitu dengan membandingkan perolehan laba tahun lalu dengan tahun yang sedang berjalan saat ini.

Pastikan bahwa keuntungan yang diperoleh emiten tersebut berasal dari operasional perusahaan dan bukan aset penjualan dan selisih kurs mata uang. Contoh perhitungan sederhananya seperti terjadinya rebound saham karena adanya perbaikan kinerja keuangan emiten yang bisa diterapkan oleh UNVR atau PT Unilever Indonesia Tbk.

Berdasarkan grafik diketahui, saham UNVR mengalami tren penurunan dan kembali rebound pada akhir april. Terjadinya proses rebound tersebut bisa disebabkan karena ekspektasi pelaku pasar yang positif terhadap publikasi laporan keuangan yang dimiliki oleh UNCR pada 3 bulan pertama. Unilever mampu membukukan kinerja positif yang diketahui dari jenis rebound saham menggunakan analisis fundamental.

Karena hal tersebut Unilever mendapatkan laba bersih mencapai 2,02 triliun sehingga jika di persentase, jumlah peningkatan yang diperoleh yaitu 46,5% dibandingkan dengan kinerja pada tahun sebelumnya. Hal inilah yang akhirnya membuat rally setelah rebound saham bisa menyentuh level saham dengan harga Rp 5.049/lembar pada tahun sebelum sebelumnya.

Contoh Penerapan Dalam Suatu Saham

Anda bisa melakukannya dengan membandingkan laba tahun lalu dengan laba tahun ini. Dan pastikan keuntungan yang Anda terima hanya berasal dari operasional perusahaan dan bukan dari penjualan aset atau selisih kurs.

Contoh kenaikan harga saham akibat membaiknya kinerja keuangan emiten dapat dilihat pada grafik saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) di bawah ini.

Seperti terlihat pada grafik, saham UNVR terlihat dalam tren turun dan akan pulih pada akhir April 2022. Pemulihan itu sendiri kemungkinan karena adanya ekspektasi positif pelaku pasar terkait publikasi laporan keuangan UNVR selama tiga bulan pertama tahun 2022.

Dan seperti yang diharapkan oleh pasar, PT Unilever Indonesia Tbk menunjukkan hasil positif pada kuartal pertama tahun 2022 dan laba bersih meningkat menjadi 2,02 triliun, lebih tinggi 46,5% dari hasil kuartal terakhir tahun 2021.

Hal ini menyebabkan harga saham UNVR melanjutkan tren kenaikan setelah naik pada 20 Mei 2022 menjadi Rp5.049 per saham pada 20 Mei 2022 dari sebelumnya Rp3.394 pada 20 April 2022. 

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

You may also like

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00