PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) Profil dan Sejarahnya

by Minsya
4 minutes read

Sebagian dari Anda tentunya sudah mengetahui perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yang bergerak dalam bidang konstruksi. Perusahaan ini mampu berkembang mulai dari pendiriannya sampai dengan sekarang. Banyak hal yang sudah dilakukan oleh perusahaan ini. Berikut sejarah berdirinya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

1. Dibentuk Pada tahun 1960

Perusahaan ini berhasil didirikan pada tahun 1960 atas dasar keputusan Menteri PUTL No. 5 Tanggal 11 Maret 1960 dan PP No. 2 Tahun 1960 dengan nama PN Widjaja Karja yang bergerak dalam bidang instalasi listrik dan air. Tercatat ada banyak lokasi yang pernah dijadikan sebagai kantor pusat perusahaan dan sekarang berada di Kavling 9, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur.

2. Tahun 1960 - 1980

Pada rentang tahun tersebut WIKA terus melakukan pengembangan proyek mulai dari pemasangan irigasi Jatiluhur dan juga Jaringan Asahan. Selain itu, terdapat juga proyek pembangunan 6 pabrik beton secara bersamaan dan tersebar di beberapa wilayah seperti diantaranya Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Berkat konsistensinya, perusahaan ini mampu mengungguli kompetitornya dan hal tersebut dibuktikan dengan peluncuran produk belan pertamanya berupa tiang listrik yang dibangun dengan penampang melintang. Bahkan, proyek ikonik seperti Antons Join Gedung Pusat LIPI Jakarta merupakan hasil pembangunan dari WIKA.

wijaya karya

3. Tahun 1981 - 1990

Pada rentang tahun ini, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk memperkenalkan model pilar bisnis organisasi perusahaan untuk pertama kalinya. Dalam hal ini, perusahaan membuat divisi baru seperti diantaranya Bangunan & Gedung, Sipil Umum, Konstruksi Industri, Produk Beton dan Metal, serta Energi dan Perdagangan.

Perusahaan juga telah meluncurkan produk PC Piles dan meluncurkan bantalan kereta api beton pertama di Indonesia.proyek strategis lainnya juga bisa terselesaikan dengan baik seperti diantaranya PLTA Garung Wonosobo, Jalan Lintas Sumbawa – NTB, Bendung Gerak Serayu Banyumas dan Bendung Klambu Grobogan.

4. Tahun 1991 - 2000

Pada tahun 1997, untuk pertama kalinya PT Wijaya Karya ini mendirikan anak perusahaan berupa PT Wijaya Karya Beton Tbk. Kemudian, di tahun 2000 kembali membangun PT Wijaya Karya Intrade. Setelah itu banyak anak perusahaan yang dibangun oleh perusahaan ini seperti PT WIKA Realty di tahun 2000. 

Perusahan tersebut bergerak dalam bidang manajemen properti, pengembangan bisnis realty, dan jasa konstruksi. Selanjutnya, terdapat juga PT WIKA Industri & Konstruksi di tahun 2013. Beberapa jenis pembangunan proyek kembagaan tanah air diantaranya Jembatan Barelang Jalan Layang KA Jabodetabek dan PLTU Grati 800 MW, Terminal Petikemas Koja dan juga Bank Indonesia. 

5. Tahun 2001 - 2010

Perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ini menyelesaikan penawaran umum perdana (IPO) pada tahun 2007. Sejak itu, pemerintah Indonesia telah memiliki 65% saham dari perusahaan sekaligus pengenalan gambar menjadi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. 

Perusahaan kembali menyelesaikan pembangunan jembatan layang Pasupati, Bandung dengan menggunakan struktur box girder terberat di Indonesia serta pembangunan Jembatan Cikubang di Jalan Tol Cikubang pada tahun 2005. Jembatan Cikubang tersebut dinobatkan sebagai jembatan tertinggi yang ada di Indonesia.

Pada rentang tahun in perusahaan juga mulai melakukan penetrasi dan pionir di pasar luar negeri dengan menjadi partner COJAAL (Algeria Expressway Association of Japan) untuk membangun jalan tol East-West Boulevard di Aljazair. Proyek sipil terbesar di dunia saat itu juga menjadi motivasi pertama WIKA untuk terus berekspansi ke luar negeri.

Untuk mendukung pencapaian tujuan perkembangan perusahaan, PT Wijaya Karya ini mendirikan anak perusahaan bernama PT WIKA Gedung di tahun 2008. Selanjutnya pada tahun 2009, perusahaan WIKA ini ditunjuk untuk menyelesaikan pembangunan jembatan terpanjang yaitu jembatan Suramadu penghubung Surabaya dan Madura. 

Konsolidasi perluasan proyek di luar negeri selain Aljazair mulai terwujud satu persatu seperti diantaranya di Timor Leste pada tahun 2012, Myanmar 2013, dan Malaysia 2014. Setelah itu kembali meluas pada tahun 2016 di Arab Saudi, Dubai 2017, Niger 2018,  Filipina 2018, Senegal 2019, dan Taiwan 2019. Itulah pencapaian PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Perusahaan konstruksi ini telah tercatat dalam perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2014. Dengan banyaknya prestasi dan keberhasilan dari perusahaan membuat banyak investor yang menanamkan modal di perusahaan ini. Anda bisa mengetahui perkembangan perusahaan ini melalui situs resmi BEI.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

You may also like

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00