(WEGE) PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Profil dan Sejarahnya

by Minsya
4 minutes read

Jika Anda sering mencari tahu tentang perusahaan konstruksi tentunya sudah menemukan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE). Perusahaan ini merupakan anak usaha dari Wijaya Karya yang memang bergerak dalam bidang konstruksi. Anda bisa mengetahui sejarah terbentuknya PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk.

1. Tahun Berdirinya

Perlu diketahui bahwa perusahaan dalam bidang konstruksi yang satu ini didirikan pada tahun 2008 oleh Wijaya Karya. Tujuan dari pembangunan usaha ini yaitu tentunya untuk bisa menjalankan bisnis dalam bidang konstruksi secara maksimal. Pada tahun 2013, perusahaan ini mampu membuka properti pertamanya dalam bentuk Apartemen Tamansari Tera Bandung.

Bahkan di tahun 2014, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung menjadi pemenang tender proyek dengan nilai Rp 1 Triliun untuk melakukan pembangunan CBD atau Central Business District Puncak Group tahap I di Surabaya. Hal tersebut tentunya menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi perusahaan untuk menyelesaikannya.

Kemudian di tahun 2015, perusahaan ini mulai membuka pembangunan fasilitas keduanya berupa Apartemen Tamansari Mahoni di Karawang. Setelah itu di tahun 2017 ditemukan kabar bahwa departemen Bangunan Gedung Wijaya Karya bergabung dengan perusahaan ini. Penggabungan ini tentu memberikan banyak manfaat.

Perusahaan WIKA Gedung ini berdiri pada tahun 2008 berdasarkan akta pendirian no. 43 serta Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. 43.AHU.92223.AH.01.01. Perusahaan ini dibangun dengan modal dasar sebanyak Rp 200 Miliar dan modal penerbitan serta penyelesaian sebesar Rp 50 Miliar. 

Wijaya Karya

2. Melakukan Perluasan Bisnis

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk melakukan kerjasama dengan Wika Beton untuk memproduksi beton pracetak, material hingga komponen yang dibutuhkan untuk konstruksi bangunan. Meskipun terbilang masih baru, namun perusahaan ini sudah resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017.

Sebagai bagian dari program build-to-use selama 30 tahun, pada tahun 2018 perusahaan mulai mengoperasikan Hotel de Braga. Bangunan hotel tersebut berdiri diatas tanah milik bank Mandiri yang ada di Bandung. Setelah itu, perusahaan juga mendirikan divisi modular untuk bisa memproduksi modul beton sehingga memberikan pengaruh terhadap kecepatan proses pembangunan gedung.

Kemudian pada tahun 2019, perusahaan kembali membentuk perusahaan patungan dengan nama PT Patra Wijaya Realtindo bersama dengan Wika Realty dan Patra Jasa. Tujuan dari pembentukan perusahaan patungan ini yaitu untuk mengoptimalkan properti Pertamina terutama yang ada di Dukuh Atas. 

Pembangunan Graha Mantap diatas tanah milik Bank Mandiri Jakarta Pusat akhirnya bisa diselesaikan pada tahun 2020. Gedung tersebut akan dioperasikan sendiri oleh PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dengan program build to handover dengan jangka waktu 30 tahun tepatnya pada tahun 2021.

Karena kualitasnya, modul beton yang diproduksi oleh perusahaan ini diminati untuk digunakan sebagai bahan bangunan rumah sakit khusus Covid-19 karena pembuatannya hanya memakan waktu singkat. Peresmian gedung Nasdem yang dibangun oleh perusahaan ini selama 18 bulan juga telah berhasil diresmikan pada tahun 2022 oleh presiden Joko Widodo.

3. Mulai Mengembangkan Bisnis di Luar Negeri

Dengan segala bentuk kompetensi dan pengalaman yang dimiliki, Perusahaan dengan kode WEGE ini mulai melebarkan sayap ke pasar luar negeri serta mengumpulkan banyak pengalaman serta kursus agar bisa menembus pasar pemerintahan daerah, pemerintahan pusat sampai perusahaan milik negara.

PT Wijaya Karya secara resmi memegang 99% saham PT Wijaya Karya Bangunan Gedung ini dan sisa 1% milik koperasi pegawai WIKA. Kemitraan yang dilakukan bersama dengan WIKA Group ini dilakukan dengan tujuan untuk bisa menciptakan peluang pasar real estate serta memanfaatkan setiap jasa dan produk dari WIKA Group.

Berdasarkan informasi terbaru yang diupdate pada 31 Maret 2022, Wijaya Karya (Persero) Tbk memiliki saham sebanyak 69,30% dengan penerima manfaat akhir saham Wijaya Karya Beton Tbk yaitu Republik Indonesia. Keperluan properti bisa dipercayakan melalui PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. 

Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup usaha WIKA Gedung ini bergerak dalam bidang pengelolaan dan penyewaan bangunan komersial/kompleks komersial terpadu dan pemeliharaan, konstruksi jangka panjang, pemeliharaan peralatan serta bahan konstruksi dan teknik pada khususnya.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

You may also like

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00