PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Profil dan Sejarah

by Minsya
7 minutes read

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) atau biasa disebut Mayora ialah perusahaan yang memproduksi berbagai makanan dan minuman popular. Selain Indonesia, produk perusahaan juga sudah masuk hingga pasar global dan dipasarkan di berbagai negara. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai profil dan sejarahnya, simak informasi di bawah ini.

Profil Perusahaan Mayora Indah

Perusahaan yang berdiri di tahun 1977 ini telah melakukan berbagai inovasi terbaru. Sehinga, perusahaan ini berhasil berkembang secara pesat serta bertahan dengan kokoh. Hal ini dilakukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan baik di dalam maupun di luar negeri.

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) kini mempunyai dua kategori produk yang berupa makanan serta minuman yang terdiri dari enam jenis kelompok yang menghasilkan produk-produk berbeda dari divisi lain. Akan tetapi, keenam divisi tersebut masih terintegrasi di dalam perusahaan besar ini.

Dalam memajukan perusaahaan, perseroan terus berinovasi serta fokus pada pengembangan sumber daya manusia. Dengan penanaman nilai dan budaya, PT Mayora Indah Tbk mampu menciptakan soliditas serta loyalitas seluruh karyawan terhadap perusahaan baik itu karyawan perusaaan maupun anak perusahaan.

Pada tahun 1948, perseroan mulai memanggang biskuit pertamanya di dapur rumah yang kemudian semakin berkembang dan resmi didirikan pada 1977. Sejak saat itulah, perseroan berkembang menjadi perusahaan global yang telah diakui sebagai perusahaan Fast Moving Consumer Goods.

Mayora Indah
https://www.mayoraindah.co.id/

Perusahaan membagi berbagai produk hingga menjadi 2 kategori dalam 6 divisi yakni peren, wafer, coklat, kopi, makanan sehat dan biskuit. Setiap divisi juga memiliki sejumlah merk terkenal, seperti Roma, Energen, Torabika, Beng Beng, Danisa, Kopiko, dan masih banyak lagi. Produk-produk tersebut sudah tersebar di toko seluruh wilayah Indonesia.

Mayoritas produk PT Mayora Indah Tbk dikenal sebagai sebagai market leader atau produk yang menjadi pelopor di setiap kategorinya. Contohnya, merk Astor sebagai pendahulu stik wafer di Indonesia, Beng Beng sebagai pelopor wafer karamel berlapis di Indonesia, serta Choki-Choki sebagai produk coklat pasta pertama yang ada di Indonesia.

Adapun pabrik pertamanya yang berada di Tangerang memiliki target market di Jakarta dan sekitarnya. Setelah pasar Indonesia terpenuhi, perseroan melaksanakan Penawaran Umum Perdana hingga menjadi perusahaan public di tahun 1990 dengan target pasar di Asia Tenggara. Selanjutnya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melebarkan sayapnya ke Negara-negara di Asia.

Kini, produk Mayora Indah telah tersebar di 5 benua di dunia. Sebagai perusahaan Fast Moving Consumer Goods, perseroan telah terbukti sebagai salah satu produsen makanan olahan premium. Hal ini ditunjukkan dalam banyaknya penghargaan yang telah diraih, seperti Top Five Best Managed Companies in Indonesia dari Asia Money.

Dengan berbagai penghargaannya, perusahaan ini memiliki visi misi sebagai produsen produk makanan berkualitas yang telah dipercaya oleh pelanggan baik di pasar lokal maupun global. Perusahaan ini juga memiliki visi dalam menguasai pangsa pasar yang signifikan dan mampu memberikan nilai tambah kepada seluruh pemangku kepentingan perusahaan dan kontribusi positif terhadap lingkungan dan negara.

Sejarah dari Perusahaan Mayora Indah

Melalui PT Bhakti Investama, Hary meningkatkan kepemilikannya dari 10,72% sampai dengan 37,60% di PT Bimantara. Hary kemudian ditetapkan sebagai Presiden Direktur Bimantara pada 30 April 2002. Keberadaan Hary di PT Bimantara ini juga mengejutkan karena beliau pada saat itu dinilai tidak memiliki kekuatan modal besar menguasai bisnis Cendana.

Bahkan, ada yang berasumsi bahwa Hary mendapatkan dukungan atau bekingan dari keluarga Cendana sehingga ia berperan sebagai operator. Ada juga yang beranggapan bahwa ia mendapatkan modal dari investor rahasia. Rumor lain juga mengatakan bahwa ia dibantu oleh investor kawakan yang bernama George Soros.

Hary juga menyatakan bahwa keberhasilannya dikarenakan prestasi yang menyehatkan dari Bimantara dengan peningkatan kinerja dan menjual sejumlah asetnya yang berpotensial. Begitu Hary masuk, Bimantara menyederhanakan fokusnya pada beberapa perusahaan khususnya media. Pada 14 April 2001, saham di PT Danapaints Indonesia dilepaskan.

Berdiri di tanggal 17 Februari 1977, PT Mayora Indah Tbk atau Mayora Group telah tercatat di BEI atau Bursa Efek Jakarta pada 4 Juli 1990. Perseroan yang berada di tangerang ini memiliki pabrik yang juga berlokasi di Tangerang dan Bekasi. Adapun kantor pusatnya yaitu berada di Jl. Tomang Raya No. 21-23, Jakarta, Indonesia.

Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatannya yakni menjalankan usaha di bidang industri perdagangan dan agen atau perwakilan. Sejak Mei 1978, perusahaan mulai menjalankan kegiatan usahanya. Kini, jumlah karyawan dari perusahaan sekaligus anak perusahaannya sebanyak 5300 karyawan.

Seperti yang diketahui bahwa perseroan mulai mengkomersialkan produknya dengan produk utama biskuitnya di Tangerang pada 1978. Dua tahun kemudian, PT Mayora Indah menjual saham secara public atau go public melalui IPO atau pasar perdana. Hal ini berhasil dilakukan sehingga beberapa pabrik di Tangerang, Bekasi, dan Surabaya mampu berdiri dengan baik.

Di akhir tahun 1980, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melakukan ekspansi dengan menghadirkan produk permen Kopiko. Permen ini ialah permen rasa kopi pertama yang ada di Indonesia. Perkembangan produk ini semakin cepat hingga memuncaki posisi atas sebagai produk terlaris. Sebab, masih belum ada produk yang sama di pasaran.

Selain makanan ringan, produk minuman kemasan berupa Teh Pucuk Harum juga diluncurkan. Hal ini dilakukan untuk mengambil alih pasar minuman yang masih digaet oleh Teh Botol Sosro pada saat itu. Bekerja sama dengan PT Tirta Fresindo Jaya,  produk air mineral diluncurkan dengan nama Le Minerale.

Di tahun 1995, produk PT Mayora Indah Tbk (MYOR) tidak hanya tersedia di Indonesia tapi juga bisa dijumpai di Malaysia, Filipina, Singapura, Vietnam, Hong Kong, Saudi Arabia, Australia, Afrika, Amerika, Itali, dan Thailand. Hal ini tentunya didukung oleh jaringan distribusi yang kuat. Tidak heran jika perusahaan ini telah menjadi perusahaan makanan dan minuman yang sangat besar di Indonesia.

Tepatnya di tahun 1997, perseroan mengubah Anggaran Dasar Perubahan untuk memperjelas kinerja perseroan sekaligus menarik para investor. Di tahun 2003, perseroan meraih penghargaan peringkat pertama sebagai jajaran manajemen terbaik di Indonesia dalam produk makanan serta minuman yang bernama Top Five Managed Companies in Indonesia oleh Asia Money.

Setahun kemudian, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) kembali meraih penghargaan sebagai Produsen Produk Halal Terbaik oleh Majelis Ulama Islam. Agar kinerja keuangan perusahaan meningkat, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) membuat akad kredit yang berselang 5 tahun pada tahun 2007. Kegiatan ini juga diharapkan agar mampu membeli beberapa mesin baru.

Setelah melalui era krisis di Indonesia, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) menetapkan kenaikan pangsa pasar di tahun 2010. Di tahun yang sama, perseroan juga memperkuat kapasitas produksinya sebesar 20% setiap tahunnya dalam 4 tahun ke depan. Target inilah yang mampu menumbuhkan rata-rata laba perseroan 28% per tahun.

Rencana tersebut berhasil memperkuat profil pendapatan perseroan yang tumbuh sebesar 24% dalam 1 dekade terakhir. Namun, risiko yang wajib diantisipasi ialah biaya produksi khususnya kenaikan harga bahan mentah, seperti minyak sawit dan gula. Kedua bahan baku tersebut menyumbang 55% terhadap beban pokok penjualan.

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) semakin berkembang hingga kini telah membuat 5 pabrik lain yang beredar di Makassar, Pasuruan, Ciawi, Sukabumi, dan Medan. Pada tahun 2016, 2 pabrik telah dibagun di Palembang dan Cianjur. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat produksi yang tengah bersaing dengan merk air mineral lainnya.

Demikian informasi mengenai sejarah dan profil PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Bisa disimpulkan bahwa perusahaan besar ini memproduksi berbagai minuman dan makanan olahan yang terkenal dan tersebar di 5 benua khususnya Indonesia. Tidak heran jika produknya mudah ditemui di toko-toko seluruh wilayah Indonesia.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

You may also like

1 comment

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00