PT Bank Aladin Syariah (BANK) Profil dan Sejarahnya

by Minsya
4 minutes read

PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) adalah bank syariah berbasis digital yang inovatif dan terkemuka di Indonesia, yang dikenal dengan layanan perbankan online dan offline yang canggih. BANK memiliki kemitraan strategis dengan berbagai bisnis seperti Alfamart dan Halodoc, untuk memberikan pengalaman perbankan yang mudah dan nyaman bagi para nasabahnya. Meskipun kantor pusat Bank berlokasi di Jakarta, nasabah dapat mengakses semua layanannya melalui aplikasi produknya, menjadikannya bank yang sangat mudah diakses dan mudah digunakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

Profil Perusahaan PT Bank Aladin Syariah

PT Bank Aladin Syariah Tbk (IDX: BANK) (sebelumnya bernama PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk) adalah perusahaan perbankan yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1994.

Pada awalnya, perusahaan bernama Maybank Nusa International, yang merupakan patungan usaha antara Maybank dan Bank Nusa Nasional. Bank Aladin Syariah Tbk telah memperoleh Izin Usaha di Bidang Perbankan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia pada tanggal 10 November 1994 tentang Pemberian Izin Usaha PT Maybank Nusa Internasional di Jakarta Selatan.Kemudian, pada tahun 2000, nama perusahaan berubah menjadi Bank Maybank Indocorp karena pengalihan saham Bank Nusa kepada Menteri Keuangan Repbliuk Indonesia dan Perusahaan Pengelola Aset (sebelumnya Badan Penyehatan Perbankan Nasional).

Pada tahun 2010, perusahaan mulai beroperasi dengan prinsip syariah dengan nama baru Bank Maybank Syariah Indonesia. Pada tanggal 23 September 2010 PT Bank Aladin Syariah Tbk telah memperoleh Izin Usaha di Bidang Perbankan Syariah berdasarkan Surat Keputusan Gubenur Bank Indonesia perihal Pemberian Izin Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional Menjadi Bank Umum Syariah PT Bank Maybank Syariah Indonesia. Kemudian, pada tahun 2011, saham milik Menteri Keuangan Republik Indonesia dialihkan kepada PT Prosperindo.

bank aladin
https://aladinbank.id/

Sejarah BANK

Pada Mei 2019, Maybank dan Prosperindo menandatangani Perjanjian Pembelian Saham dengan Aladin Global Ventures (dahulu NTI Global Indonesia) dan Berkah Anugerah Abadi, di mana Aladin dan Berkah bertindak sebagai pembeli saham.

Setelahnya, pada Desember 2019, kepemilikan perusahaan oleh Aladin dan Berkah mulai resmi berjalan, ditandai dengan persetujuan akuisisi oleh OJK. Masing-masing perusahaan memegang 70% dan 30% saham perusahaan. Perubahan nama perusahaan terjadi pada akhir Desember 2019, dan penandatanganan akta akuisisi dilakukan oleh kedua pihak pada Januari 2020.

Pada tanggal 22 Januari 2021, PT Bank Aladin Syariah Tbk memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BANK (IPO) kepada masyarakat sebanyak 5.000.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp103,- per saham disertai dengan Waran Seri I sebanyak 2.800.000.000 dengan harga pelaksanaan Rp110,- per saham. Saham dan waran tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 01 Februari 2021.

Aladin dan Berkah pernah memiliki saham Kioson Komersial Indonesia, sebuah perusahaan teknologi dengan basis mitra UMKM. Dalam keterbukaan informasi diBursa Efek Indonesia, Kioson perubahan nama kedua perusahaan ini. Sebelumnya, masing-masing perusahaan bernama Sinar Mitra Investama dan Seluler Makmur Sejahtera .

Dalam pengumuman akuisisi yang ditampilkan di website, kedua investor baru ini memiliki niat untuk memperluas cakupan perbankan dengan sektor UMKM. Pada tahun 2021, bank ini mencatatkan di lantai bursa dengan kode PT Bank Aladin Syariah Tbk. Bank Aladin Syariah merupan salah satu bank syariah yang sudah melakukan perubahan statusnya menjadi go public dan tercatat di Bursa Efek Indonesia tahun 2021. Bank ini menjadi bank digital syariah full pertama di Indonesia, dan aplikasi Aladin sendiri sudah diluncurkan ke publik sejak 2022.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bank Aladin Syariah Tbk (13-Jun-2022), yaitu: PT Aladin Global Ventures, dengan persentase kepemilikan 58,01%.

Pemegang saham pengendali Perseroan adalah PT Aladin Global Ventures dengan Pemegang Saham Pengendali Terakhir atau Ultimate Beneficiary Owner (UBO) adalah John Dharma J Kusuma.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan BANK adalah bergerak dalam bidang Perbankan Syariah sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku. Saat ini, kegiatan usaha utama BANK adalah bergerak di bidang Bank Umum Syariah Devisa.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

You may also like

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00