PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) Profil dan Sejarahnya

by Minsya
6 minutes read

Astra Agro Lestari ialah perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar dan terkenal yang ada Indonesia. Selain di bidang pertanian, perusahaan ini juga beroperasi pada penyulingan minyak, karet, dan masih banyak lagi. Kerja sama perusahaan ini dinilai baik sejak awal berdirinya. Untuk mengetahui informasi lebih jelas mengenai PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), simak penjelasan di bawah ini.

Profil dari Perusahaan Astra Agro Lestari

Berdiri pada tahun 1988, perusahaan ini menjalankan berbagai kegiatan usaha di bidang usaha perkebunan dan agro industry. Kerjasama yang baik dengan masyarakat dilakukan pada kegiatan peningkatan ekonomi baik melalui budidaya sawit maupun non sawit. Sejak berdiri, perusahaan terus mengalami perkembangan yang signifikan hingga industri hilir yang berhubungan, seperti pengolahan minyak sawit.

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) terkenal sebagai industry budidaya kelapa sawit dengan pengelolaan terbaik. Luas tanah kelolahannya yakni 297.011 hektar dan berada di pulau Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera. Dalam menghadapi tantangan di masa depan, AALI selalu memfokuskan strategi usahanya.

Strategi usaha yang ditekankan yaitu meningkatkan produktivitas, efisiensi di semua lini dan diversifikasi usaha pada berbagai sektor yang menjanjikan. Tentunya, sektor-sektor terbuat berhubungan erat dengan usaha inti di bidang perkebunan kelapa sawit. Tata kelola perusahaan ini menerapkan Good  Corporate Governance yang menggunakan ketentuan perundang-undangan di Indonesia sebagai acuan.

Namun, implementasi tata kelola ini sama seperti komitmen terhadap visi dan misinya sebagai landasan dalam membangun serta menciptakan sistem dan struktur perusahaan yang berkelanjutan serta tangguh. Disamping itu, perseroan juga berkomitmen untuk terlibat dalam pertumbuhan Indonesia. Hal ini dilakukan dengan berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia secara signifikan.

Astra Agro Lestari
https://www.astra-agro.co.id/2023/07/27/arab-saudi-minati-investasi-bisnis-sawit-di-indonesia-karena-alasan-berikut/

Seperti yang diketahui bahwa perseroan ini bergerak di bidang pengelolaan bahan-bahan perkebunan. Bahan-bahan yang diolah yakni kelapa sawit, cokelat, karet, teh dan minyak masak. Cakupan bisnisnya juga cukup luas sehingga berhasil memenuhi berbagai segmen pasar baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam merangkul induk perusahaannya yaitu PT Astra International Tbk, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menciptakan bisnis barunya di sektor perkebunan karet serta singkong. Selain itu, perseroan mencoba lebih fokus pada pengembangan bisnis kelapa sawit karenakan bisnis kelapa sawitnya tampak sangat menjanjikan.

Sejarah Singkat dari Astra Agro Lestari Tbk

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mulai mencetak sejarahnya di tanggal 3 Oktober 1988 yang berawal dengan nama PT Suryaraya Cakrawala. Bersama PT Tunggal Perkasa Plantations, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mempunyai lebih dari 15.000 hektar perkebunan kelapa sawit di Riau, Sumatera. Lahan ini beroperasi dalam pertumbuhan produksi kelapa sawit.

Beberapa tahun kemudian tepatnya tahun 1984, perseroan membentuk bisnis kelapa sawit terbaru dengan label PT Suryaraya Cakrawala dalam memperkuat kedudukan industri. Pada Agustus 1989, perseroan ini mengubah namanya menjadi PT Astra Agro Niaga. Dua tahun berikutnya, perseroan mengembangkan kebun teh seluas 1.035 hektar serta tanah seluas 952 hektar untuk kebun kakao di Jawa Tengah.

Gunung Huma Grup kemudian bergabung pada tahun 1992. Masih di tahun yang sama, perseroan meluncurkan produk minyak goreng merk Cap Sendok. Tidak sampai situ, PT Suryaraya Bahtera juga ikut bergabung ke perusahaan pada 30 Juni 1997. Nama perusahaannya pun kini diubah seperti sekarang.

Akhirnya, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) berhasil melantai Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya secara resmi di bulan Desember 1997 dengan kepemilikan saham 20,3%. Pada saat itulah, perseroan mengelola kebun kelapa sawit dengan luas 164.019 hektar. Perseroan kemudian mendivestasi kebun teh, kakao di tahun 2004 agar lebih fokus pada perkebunan kelapa sawit.

 Empat tahun kemudian, perseroan mulai menjalankan unit pemrosesan benih di Kalimantan Tengah. Hal ini dilakukan untuk melakukan pengecambahan biji segar dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit atau PPKS Marihat. Untuk pertama kalinya, perseroan berhasil memproduksi lebih dari 1 juta ton minyak kelapa sawit pada 2009.

Di tahun berikutnya, sebuah pusat riset di Kalimantan Tengah mulai beroperasi. Penanaman bibit induk kelapa sawit dari Kamerun akhirnya mulai dilakukan sejak tahun 2011. Bersama Kepong Plantation holding Sdn, Bhd, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) membentuk sebuah perusahaan patungan yang bernama ASTRA – KLK Pte. Ltd. Di Singapura untuk beroperasi di bidang perdagangan kelapa sawit.

Sebagai perusahaan yang selalu berdampingan dengan alam PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) berupaya dalam mewujudkan perusahaan yang berkelanjutan sesuai standar pengembangan perkebunan kelapa sawit dan kriteria-kriteria lainnya tentang kegiatan ramah lingkungan. Pada tahun 2012, perseroan berhasil menjadi salah satu perusahaan pertama dalam memperoleh sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil.

Sertifikat tersebut merupakan bentuk dari komitmen serta dedikasi yang tinggi akan perkembangan kelapa sawit di Indonesia. Dengan begitu, perseroan diharapkan dapat menjaga eksistensinya sebagai perusahaan sektor perkebunan yang paling inovatif serta produktif di dunia. Tidak heran mengapa perusahaan ini menjadi produsen kelapa sawit terbesar di Indonesia.

Melalui PT Tanjung Sarana Lestari, sebuah pabrik pengolahan minyak sawit di Mamuju Utara Sulawesi Barat mulai beroperasi di bulan Januari 2004. Pabrik ini berhasil memproduksi hingga 2000 ton minyak sawit mentah setiap harinya. Tidak hanya itu, pabrik ini juga menghasilkan beberapa produk seperti PFAD, Stearin, Olein, dan RBDPO untuk memenuhi permintaan pasar.

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) membeli 50% saham dari sebuah pabrik pengolahan minyak sawit di Dumai, Riau pada bulan Juni 2006. Pabrik ini ialah mlik KL-Kepong Plantation Holdings Sdn, Bhd dan memproduksi kapasitas pengolahan hingga 2000 ton minyak sawit setiap harinya. Perseroan kemudian melebarkan sayap bisnisnya ke peternakan sapi pada bulan Juni 2016.

Bisnis tersebut dipusatkan di Pandu Sanjaya, Pangkalan Lada, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Di tahun yang sama, pabrik pencampuran pupuk NPK di Donggala, Sulawesi Tengah mulai melakukan kegiatan usahanya. Pada tahun 2017, perseroan mulai menjalan kegiatan usahanya di pabrik pencampuran pupuk NPK di Bumi Harjo, Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Sejak melakukan merger, akuisisi serta berbagai perkembangan, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) membukukan asetnya sebesar Rp 12,42 triliun pada akhir 2012. Kini, perusahaan telah memiliki lebih dari 28.109 pegawai yang mengelola perkebunan kelapa sawit dimana luasnya lebih dari 272.994 hektar. 

Kini, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mempunyai saham mayoritas pada 42 anak perusahaan yang beroperasi pada sektor bisnis yang sama. Sebagai anggota Astra International Group, perseroan ini ialah salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar dan memiliki sejarah penting sejak 1988.

Demikian informasi mengenai PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) yang perlu diketahui. Perusahaan budidaya kelapa sawit ini memiliki perkembangan serta kedewasaan bisnis di sektor perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Perseroan ini mempunyai peristiwa-peristiwa penting dalam perjalanannya sejak tahun berdirinya.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

You may also like

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00