Yuk Simak Pengertian Trailing Stop Loss dan Cara Pemasangannya

by Minsya
4 minutes read

Investasi saham juga memiliki resiko kerugian sama seperti jenis bisnis lainnya. Kerugian yang dihadapi karena jatuhnya harga saham disebut dengan istilah trailing stop loss. Istilah ini sedikit berbeda dengan cut loss atau stop loss. Diperlukan beberapa strategi untuk bisa membaca situasi ini. Yuk simak bagaimana pengertian TSL dan cara pemasangannya.

TSL ini diartikan sebagai suatu istilah yang digunakan dalam proses perdagangan saham untuk bisa menentukan nilai maksimum serta persentase kerugian minimum. Nilai dari TLS ini akan mengalami kenaikan ketika harga sedang naik namun tidak akan turun meskipun harga turun. Perbedaan antara TLS dan stop loss standar yaitu terletak pada trailing loss.

Atau bisa diartikan juga sebagai nilai kerugian minimum mengikuti arah kenaikan harga, sedangkan nilai kerugian minimum stop loss standar tidak mengikuti arah dari pergerakan harga. Sebagai contohnya misal anda melakukan pembelian pada saham Siloam Hospitals dengan harga Rp 8.500 per saham.

Dengan batasan kerugian maksimal hingga 10%. Jika anda memutuskan untuk menggunakan strategi ini maka harga minimum yang diperoleh yaitu Rp 7.650 per saham. Dalam hal ini, sistem pialang saham segera menjual kepemilikan Anda untuk menghindari kerugian lebih lanjut. Sebaliknya jika harga naik menjadi Rp. 9.000 per lembar, nilai TLS juga meningkat menjadi Rp 8.100 per lembar. 

Namun jika stop loss normal atau standar dipasang, sistem tidak akan menjual saham hingga harga naik menjadi 7.650. Untuk selanjutnya, anda perlu memahami apa sebenarnya fungsi keberadaan trailing stop loss. Terdapat banyak istilah saham yang bisa ditemukan dan pastinya anda perlu memahaminya dengan benar agar bisa mengatur strategi dengan tepat.

Trailing Stop Loss
freepik.com

Mengenal Fungsi Trailing Stop Loss

1. Mencegah Terjadinya Kerugian Berkelanjutan

Sebagai contohnya ketika anda melakukan pembelian saham BUKA saat mulai Go Public dengan harga Rp 1.060 per saham dan kemudian mengalami penurunan di harga Rp 680 per saham. Ketika anda sudah memasang strategi TLS ini maka sistem akan bekerja dengan secara otomatis menjual saham yang sudah dimiliki dengan harga menyentuh Rp 954

Dengan menggunakan cara yang satu ini maka dapat dipastikan bahwa anda akan terhindar dari kerugian yang berkelanjutan. Pemula harus berhati-hati saat berhadapan dengan harga pasar. Stop loss trading bisa menjadi salah satu senjata paling ampuh untuk bisa membatasi jumlah loss sehingga Anda masih bisa trading di lain waktu dan lain kesempatan 

2. Mengamankan Sejumlah Keuntungan

TLS ini nantinya akan dapat memberikan bantuan perlindungan terhadap keuntungan yang sudah diperoleh selama berinvestasi di perusahaan. Tindakan ini akan terjadi ketika anda melakukan pembelian saham dengan harga rendah dan kemudian mengalami kenaikan dengan tajam sebelum akhirnya kembali jatuh dengan harga yang dibawah jumlah beli.

Sebagai contohnya, misalkan anda melakukan pembelian saham ICBP dengan harga Rp 8.650 per saham. Jika Anda menempatkan kembali 5% pada titik ini, sistem akan menjual saham secara otomatis saat level harga mencapai Rp 8.217. Bahkan, harga saham ICBP naik menjadi Rp 9.325 per saham. Oleh karena itu, jika harga turun menjadi Rp 8.858 per saham, maka saham akan dijual. 

Kemudian saham mengalami penurunan kembali di harga Rp 8.775 sehingga dengan cara ini anda akan masih bisa mendapatkan lebih dari Rp 200 per saham dari investasi tanpa mengalami penurunan harga lagi. Jika sudah bisa memahami apa fungsi dari TSL ini maka selanjutnya anda perlu mengetahui bagaimana cara pasang dan memanfaatkan fitur TSL.

Cara Melakukan Pemasangan Trailing Stop Loss

Anda bisa menemukan 2 cara yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan fitur trailing stop loss ini. Cara pertama yaitu dengan proses manual dan cara kedua memanfaatkan aplikasi perdagangan saham. Cara pertama bisa digunakan ketika anda memiliki banyak waktu untuk bisa mencatat dan melakukan pelacakan perubahan harga saham setiap waktunya.

Namun ketika memilih menggunakan cara kedua maka anda hanya perlu install fitur TLS yang sudah banyak tersedia di aplikasi. Dengan menggunakan aplikasi ini tentunya akan memberikan kemudahan karena sistem bekerja dengan otomatis untuk bisa menjual saham ketika sedang mengalami penurunan harga atau bahkan saat mencapai batas tertentu.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

You may also like

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00