Pasar Saham Indonesia dan Daftar Istilahnya

by Minsya
4 minutes read

Pasar saham Indonesia adalah arena yang dinamis dan penuh dengan bahasa khusus yang mungkin sulit dipahami bagi para pemula. Bahkan bagi investor berpengalaman sekalipun, istilah-istilah slang dalam pasar saham Indonesia bisa menjadi tanda tanya besar. Dalam artikel ini, kami akan mengulas beberapa istilah slang yang sering digunakan di pasar saham Indonesia, yang mungkin akan membantu Anda memahami bahasa pasar yang khas.

Daftar Istilah Slang di Pasar Saham Indonesia

1. Jemur Saham

Istilah ini merujuk kepada saham yang sulit untuk dijual. Ketika seseorang memiliki saham yang dianggap tidak likuid, mereka mungkin akan memasang auto sell setiap hari di harga offer. Ini bisa menjadi indikasi bahwa saham tersebut memiliki sedikit minat dari para investor, dan mungkin sulit untuk menemukan pembeli.

2. Ikan Kecil dan Paus

“Ikan kecil” dan “paus” adalah istilah yang mengacu pada investor dengan berbagai ukuran portofolio. “Ikan kecil” adalah investor individu atau institusi kecil dengan modal yang terbatas, sementara “paus” adalah investor besar atau institusi dengan modal besar. Gelar ikan paus sering disematkan ke institusi investasi besar yang orientasi nya jangka panjang. Seperti institusi yang mengelola asuransi, jaminan hari tua, dan sebagainya.

pasar saham
freepik.com

3. Goreng Saham

“Goreng saham” adalah istilah yang digunakan ketika seseorang atau kelompok orang mencoba untuk menggerakkan harga di pasar saham dengan melakukan perdagangan besar-besaran atau berita palsu. Tujuannya adalah untuk membuat saham tersebut terlihat lebih menarik dan menarik minat investor lainnya. Praktik ini ilegal dan dapat merugikan banyak investor.

4. IHSG

IHSG adalah singkatan dari Indeks Harga Saham Gabungan. IHSG adalah indeks acuan yang digunakan untuk mengukur kinerja pasar saham Indonesia secara keseluruhan. Indeks ini mencakup berbagai saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan merupakan salah satu tolok ukur utama untuk melacak pergerakan pasar saham Indonesia.

5. "Bull Market" dan "Bear Market"

“Bull market” bukan berarti pasar banteng, tetapi merujuk pada situasi di mana harga saham secara keseluruhan cenderung naik. Sebaliknya, “bear market” juga bukan berarti pasar beruang, tetapi menggambarkan kondisi di mana harga di pasar saham cenderung turun. Slang ini sering digunakan untuk menggambarkan sentimen pasar saham secara umum.

6. Blue Chip

“Blue chip” adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan saham-saham dari perusahaan besar, mapan, dan biasanya dianggap sebagai investasi yang lebih aman. Ini adalah saham-saham dari perusahaan-perusahaan terkemuka dalam industri. Biasanya saham-saham Blue Chip diasosiasikan dengan salah satu indeks yaitu LQ45 yang berisi 45 saham dengan kapitalisasi market paling besar.

7. Saham Gorengan

Istilah saham gorengan sebenarnya mirip dengan Penny Stock di Amerika. Namun, saham gorengan adalah saham yang mempunyai likuiditas dan kapital yang rendah. Sehingga dinamakan gorengan karena saham seperti ini sangat mudah untuk dipermainkan harga nya. Selain itu, “gorengan” dalam arti sesungguhnya adalah makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Makanya para konsultan investasi sangat tidak menganjurkan untuk membeli saham gorengan seperti itu.

8. Pindah Kantong

Para pelaku pasar saham Indonesia pasti sering melihat praktek jual beli saham yang dilakukan oleh beberapa sekuritas saja. Dan itu dilakukan tidak hanya sekali, namun bisa beberapa kali dalam hari-hari ketika pasar saham buka. Praktek jual beli tersebut tidak membuat perubahan yang signifikan terhadap harga saham. Inilah yang disebut “Pindah Kantong” maknanya pemilik saham dalam jumlah yang besar tersebut hanya memindahkan sahamnya dari satu sekuritas ke sekuritas yang lain.

Istilah-istilah ini muncul karena bahasa yang digunakan sehari-hari oleh para investor maupun  trader. Bukan bahasa resmi di pasar saham. Biasanya kamu akan temui ketika sedang berada di dalam suatu komunitas saham.

Demikian beberapa istilah slang yang sering investor dan trader di pasar saham Indonesia gunakan. Sebenarnya masih ada banyak lagi istilah slang, namun sifatnya mungkin lebih eksklusif dan hanya komunitas tertentu yang memakai dan dapat memahaminya.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

Achmad Abdul Arifin: Seorang Trader Saham Syariah yang Mempunyai Motto "Menjadi Tak Terlihat dan Melampauinya"

Related Posts

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00