Margin Of Safety : Bagaimana Cara Menghitung?

by Minsya
4 minutes read

Saat masuk ke dalam dunia investasi saham, tentunya jumlah harga saham menjadi gambaran adakan kemampuan atau kondisi keuangan suatu perusahaan. Sayangnya, nilai tersebut terkadang tidak benar. Perlu perhitungan lebih dalam untuk membandingkan nilai intrinsik dan harga saham tersebut. Proses tersebut disebut dengan margin of safety (MOS). Bagaimana caranya?

Diartikan menjadi jarak atau selisih antara harga saham dengan nilai intrinsik atau nilai saham suatu perusahaan, MOS menjadi pertimbangan wajib dalam aktivitas keuangan dan investasi. Jika dijelaskan lebih terperinci, nilai intrinsik dikaitkan dengan kondisi keuangan atau kondisi fundamental suatu perusahaan. Sedangkan nilai saham adalah harga yang tertera di pasar saham. 

Singkatnya, perhitungan MOS ini adalah melihat kualitas suatu saham tidak dari harganya. Sama seperti Anda membeli barang bagus dengan harga murah, karena Anda tahu nilai intrinsik dari fungsi atau produk itu sendiri. Sehingga harga yang diberikan pun setara. Menariknya, hal ini juga berlaku di dunia saham dan akuntansi. 

Dalam dunia investasi, MOS ini membantu sebuah investor untuk melihat apakah sebuah saham memiliki nilai terlalu tinggi (overvalue) atau rendah (undervalue). Yang mana menjelaskan ketimpangan nilai dari saham dan juga perusahaan tersebut. Menariknya, MOS ini ternyata bisa terjadi karena banyak faktor.

Biasanya, masalah utama adalah optimalisasi perusahaan yang masih kurang, preferensi investor yang tidak logis, sehingga informasi yang kurang tepat. Karena konsep ini pula, rekomendasi investasi yang baik mengarah pada saham dengan nilai margin of safety undervalue. Pasalnya, kemampuan perusahaan dinilai lebih tinggi dari nilai sahamnya.

Rumus cara menghitung MOS

Pada dasarnya, inti dari perhitungan MOS ini adalah untuk melihat selisih harga saham dengan estimasi nilai intrinsik saham tersebut. Harga saham yang ada di pasar adalah rata rata saham dalam satu periode. Sedangkan nilai intrinsik dihitung dari berbagai macam faktor. Menariknya, nilai MOS dari setiap investor bisa saja tidak sama. 

Hal tersebut karena nilai intrinsik atau perhitungan estimasi nilai fundamental perusahaan bisa saja berbeda di setiap mata investor. Alhasil jumlah atau hasil perhitungan MOS pun tidak akan sama. Sedangkan harga aset di pasar dinilai berdasar rata rata karena nilai tersebut bisa saja berubah dalam setiap periode waktu.

Margin Of Safety
freepik.com

Nilai intrinsik

1. Melihat Kondisi Keuangan

Kondisi keuangan menjadi pertimbangan utama nilai intrinsik suatu perusahaan. Untuk menghitung atau melihat kondisi ini, Anda dapat pertimbangkan variabel keuangan seperti lancarnya aset, utang (jangka pendek atau panjang), laba, pendapatan, dan flow keuangan yang dimiliki. Biasanya, indikator yang digunakan mencakup ROE, ROA, dan DER.

2. Melihat Potensi Perusahaan

Potensi perusahaan juga menjadi pertimbangan yang dinilai dengan pandangan umum. Biasanya pertimbangan ini lebih subjektif, mengingat tidak ada rumus yang jelas. Namun untuk margin of safety, Anda dapat menggunakan perkiraan dan potensi dari beberapa aspek. Seperti industri perusahaan, popularitas, dan pertimbangan dengan perusahaan serupa lainnya. 

3. Pertimbangkan Nilai Sentimen

Nilai sentimen biasanya menjadi pertimbangan terakhir, yang sering kali terlupakan. Dalam hal investasi, jangan sampai Anda lupa untuk menghitung nilai ini. Biasanya, sentimen ini berkaitan dengan pertimbangan data yang lebih luas. Seperti rumor baik, buruk, preferensi pribadi, hingga nilai unik lainnya, berdasarkan pertimbangan Anda sendiri.  

4. Membandingkan Hasil Analisis Dengan Harga Saham

Jika nilai sentimen memberi perhitungan yang lebih subjektif, analisa MOS harus lebih objektif. Dalam artian lain, harus sesuai dengan angka dan nilainya. Rumus yang sering digunakan adalah menggunakan rasio PEG (price / earning to growth) dan P/E (price to earning ratio). Anda dapat membandingkan dengan data milik perusahaan lain untuk memilih saham yang lebih baik.

Mengapa Harus Menghitungnya?

Meski kesannya ribet dan tidak penting, tapi margin of safety ini dapat memberi banyak keuntungan. Dalam dunia investasi, MOS membantu memilih saham dengan potensi profit tertinggi. Seperti aset dengan peluang kenaikan di waktu ke depan. MOS juga kunci dari perencanaan investasi terbaik dan menghindari kerugian.  

Menghitung selisih nilai intrinsik sebuah saham tentunya akan sangat membantu Anda dalam proses dan kebutuhan investasi. Perhitungan ini membantu mengenal saham, potensi, hingga melakukan peramalan aktivitas keuangan di masa ke depan. Meski butuh ilmu dan pengalaman, selalu coba hitung margin agar investasi tidak berisiko. 

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

You may also like

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00