Kisah Jamu Sido Muncul Sejak 1940, Sejarah dan Jatuh Bangun

by Minsya
3 minutes read

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) ialah perusahaan jamu tradisional serta farmasi yang tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Sering disebut sebagai Sido Muncul, perusahaan ini menyediakan berbagai produk jamu tradisional yang dibuat dengan mesin-mesin mutakhir. Penasaran dengan sejarah perusahaan Sido Muncul? Simak penjelasan di bawah ini.

Profil Perusahaan Sido Muncul

Berada di Kabupaten Semarang, perusahaan ini bergerak di bidang industri jamu serta farmasi. Sebagai produsen jamu terbesar, Sido Muncul menyediakan lebih dari 300 jenis produk yang sangat dekat dengan konsumen Indonesia. Beberapa produk unggulannya yaitu Tolak Angin dan Kuku Bima Ener-G!

Perusahaan berkembang sejalan dengan prinsip manusia, bumi serta laba agar menjadi sebuah perusahaan yang berkesinambungan serta bertanggung jawab. Maka dari itu, produk yang dikembangkan sesuai dengan penelitian yang baik dalam memenuhi kebutuhan konsumen agar mampu meningkatkan kualitas hidup mereka.

Salah satu anak usahanya yaitu Muncul Mekar bekerja sama dengan 109 sub perwakilan serta distributor yang melayani lebih dari 135.000 pedagang grosir serta eceran. Produk-produknya pun telah merambah di mancanegara. Hal ini ditandai dengan adanya sebuah kantor cabang di Filipina serta anak usaha di Nigeria.

Sido Muncul

Sejarah Singkat Perusahaan Sido Muncul

Perusahaan ini berawal dari Ibu Rahkmat Sulistio yang menjalankan usaha kecil-kecilan di bidang ramuan bahan jamu di Yogyakarta pada tahun 1940. Di tahun 1949, beliau, suami dengan keluarganya pindah ke Kota Semarang karena situasi politik yang tidak menentu. Tiga tahun kemudian, kedua pasangan suami istri tersebut meneruskan usaha racikan jamu di Semarang.

Hal tersebut diikuti dengan berdirinya usaha jamu rumahan dengan 3 karyawan di Jalan Mlaten, Trenggulun, No 104, Semarang. Usaha jamu ini diberi nama Sido Muncul yang artinya Impian yang terwujud untuk menunjukkan bahwa cita-cita melestarikan resep jamunya terwujud.

Usaha kecil ini mulai berkembang hingga terbentuknya Persekutuan Komanditer bernama “CV Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul” di tahun 1970. Lima tahun kemudian, perusahaan jamu ini mengalami perubahan bentuk menjadi usaha perseroan terbatas yang bernama “PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul”.

Seiring berjalannya waktu, permintaan produk PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) semakin meningkat sehingga perusahaan melakukan modernisasi serta merelokasi pabrik dengan fasilitas dan mesin yang jauh lebih modern pada tahun 1984. Sejak saat itulah, Sido Muncul berhasil menjadi pelopor industri jamu dengan standar farmasi.

Pada tahun 1997, perusahaan mulai membangun pabrik baru yang lebih modern dan besar di Klepu, Ungaran. Peletakan batu pertama pembangunannya dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X beserta disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan.

Peresmian pabrik seluas 30 hektar di Ungaran dilakukan oleh Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Republik Indonesia pada 11 November 2000. Di waktu yang sama, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) berhasil memperoleh 2 sertifikat penghargaan sekaligus.

Kedua penghargaannya yaitu atas “Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB)” dan “Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) yang Setara dengan Farmasi”. Hal inilah yang menjadikan industri sebagai satu-satunya pabrik jamu bertaraf farmasi. Hingga akhirnya, perusahaan telah memiliki 109 distributor di seluruh Indonesia pada 18 November 2013.

Agar langgeng dan dapat dipercaya oleh Masyarakat, perusahaan berhasil naik kelas sebagai perusahaan terbuka. Dalam memperluas pangsa pasar, Sido Muncul menguasai pasar ekspor dengan memasarkan produk hingga ke luar negeri mulai dari Malaysia, Brunei, Singapura, Australia, Aljazair, Korea Selatan, Hong Kong, Nigeria, Arab Saudi, Mongolia, Amerika Serikat, hingga Rusia.

Meski telah menempuh pemasaran hingga ke pasar ekspor, pangsa pasar lokal masih tetap menjadi perhatian utama perusahaan. Hingga kini, perusahaan menjadi salah satu pabrik jamu terbesar yang ada di Indonesia. Statusnya pun telah tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham perusahaan Sido Muncul.

Itulah penjelasan mengenai profil dan sejarah dari PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) yang penting diketahui. Dapat diketahui bahwa perusahaan jamu tradisional terbesar di Indonesia ini berawal dari usaha kecil milik Ibu Rahkmat Sulistio. Perkembangannya dilakukan terus menerus agar berhasil memenuhi kualitas hidup para konsumennya.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

Related Posts

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00