Fraksi Harga Saham: Pengertian dan Fungsinya!

by Minsya
4 minutes read

Fraksi harga saham menjadi salah satu istilah yang perlu dipahami saat terjun ke dunia investasi saham. Tujuan dari pemahaman sistem ini yaitu untuk meminimalisir resiko kesalahan dalam berbisnis. Selain itu, hal ini juga akan membuat anda lebih fasih dalam menentukan pembelian saham. Yuk simak pengertian dari fraksi harga dalam investasi saham.

Fraksi secara bahasa diartikan sebagai pecahan. Oleh karena itu, fraksi saham adalah perubahan yang terjadi pada batasan atau persentase harga saham. Perubahan tersebut dapat terjadi berupa perubahan harga dasar ataupun harga maksimum. Setiap batasan fraksi ini telah ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia. Itulah latar belakang adanya harga saham BEI.

Berbagai jenis emiten yang ada di pasar modal khususnya Indonesia harus bisa mematuhi berbagai jenis peraturan yang perlu diperhatikan saat melakukan transaksi yang transparan dan adil bagi semua pihak yang terlibat. Investasi tersebut sudah ada di pasar saham Indonesia sejak tahun 2016. Beberapa kali berubah sesuai investor dan juga kebutuhan.

Dengan adanya perubahan tersebut muncullah suatu istilah ARA dan ARB atau Auto Reject Atas dan Auto Reject Bawah. Ketentuan tersebut disepakati berdasarkan ketentuan kebaikan semua pihak. Hal yang perlu diketahui bahwa kondisi harga bagian dari stok karena etika memasukkan harga pesanan yang tidak sesuai dengan batas maksimum dan minimum maka transaksi akan dibatalkan.

Tentu hal ini sangat disayangkan mengingat Anda sudah pasti tertarik untuk memiliki saham-saham tersebut. Banyak hal yang perlu dipahami terkait dengan fraksi harga saham ini. Salah satu hal yang cukup penting yaitu terkait dengan bagaimana fraksi bekerja dan apa saja jenis fraksi yang ada di pasar modal Indonesia. Untuk lebih jelasnya, ikuti terus ulasan ini.

fraksi harga saham
freepik.com

Mengetahui Cara Kerja Fraksi Harga Investasi Saham

Untuk bisa mengetahui bagaimana cara kerja dari fraksi ini, anda perlu mengetahui jenis jenisnya. Jenis pertama yang bisa ditemukan yaitu Fraksi Rp 1 yang berlaku pada saham dengan harga Rp 200 per lembar. Kemudian anda akan menemukan harga fraksi Rp 2 yang digunakan untuk saham harga Rp 200 – Rp 500 per lembar. Fraksi Rp 5 ditentukan untuk harga saham Rp 500 – Rp 2000 per lembar.

Selanjutnya anda akan menemukan Fraksi Rp 10 untuk saham seharga Rp 2000 – Rp 5000 per lembar dan Fraksi Rp 25 digunakan untuk saham seharga diatas Rp 5000 per lembar. Ketentuan lain yang bisa ditemukan para fraksi yaitu berlaku pada kelipatan 10 dari batas maksimum, Berada dibawah batas Auto Reject dan tidak diberlakukan untuk Pre-Opening pasar.

Untuk bisa lebih memahami bagaimana cara kerja dari fraksi harga saham ini, bisa dicontohkan dengan misal anda mengetahui harga saham YTRS berada di harga Rp 200 per lembar. Dengan begitu maka dapat diketahui bahwa  saham tersebut tergolong dalam fraksi Rp 1. Ketika saham tersebut mengalami kenaikan, maka akan menjadi Rp 201, Rp 202 dan seterusnya.

Contoh lain misalnya anda menemukan saham TREW di harga Rp 6000 per lembar, maka saham ini tergolong pada fraksi Rp 25. Dengan begitu maka saat terjadi kenaikan harganya menjadi Rp 6025. Rp 6050 dan seterusnya. Begitupun ketika mengalami penurunan, maka harga sahamnya menjadi Rp 5975, Rp 5950 dan seterusnya dikurangi dengan Rp 25 tersebut.

Kenapa Fraksi ini Perlu Diterapkan?

Bursa Efek Indonesia telah menerbitkan sub-aturan tentang harga saham untuk mencegah volatilitas harga saham yang tinggi. Hal ini juga akan membuat perdagangan saham menjadi lebih teratur, lebih transparan dan membuat pasar modal Indonesia lebih kompetitif. Keuntungan lain dari penerapan ini yaitu investor yang tidak berpengalaman dan konservatif berani berinvestasi di pasar saham.

Hal tersebut bahkan akan tetap dilakukan meskipun sebenarnya berisiko tinggi. Ini juga menarik lebih banyak investor, yang dapat meningkatkan nilai total saham. Keuntungan lain yang sangat penting dari fraksi harga saham yaitu transaksi saham akan lebih mudah dihitung dan dilacak. Bahkan Anda yang merupakan investor pun tidak bingung dengan perubahan harga saham yang kecil.

Singkatnya, aturan yang dikeluarkan BEI untuk komponen harga saham ini ringkas dan mudah diikuti oleh investor yang memperdagangkannya. Anda dapat membagi saham yang Anda miliki menjadi pecahan mana berdasarkan harga saat ini. Klasifikasi ini juga bisa berubah ketika harga saham untuk masing-masing kelompok mencapai angka yang telah ditentukan

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

You may also like

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00