Daftar Emiten Pendukung Capres di Pemilu 2024!

by Minsya
15 minutes read

Dengan dimulainya masa kampanye pada tanggal 28 November 2023 dan telah ditetapkannya tiga calon Capres dan Cawapres yakni Anies – Muhaimin, Prabowo – Gibran, dan Ganjar – Mahfud. Maka kita perlu tahu juga cara meraih cuan dari dunia politik melalui daftar emiten pendukung Capres di Pemilu 2023! Langsung saja kita bahas satu per satu.

Tahun 2024 merupakan tahun politik yang telah ditunggu-tunggu, bukan hanya oleh para partai dan pendukungnya. Namun para pelaku pasar, juga banyak yang menantikan momentum ini, karena biasanya saham-saham yang terafiliasi dengan para Capres maupun Cawapres, termasuk partai politik tertentu akan menarik untuk di koleksi.

Nah untuk tahu momentum itu, maka juga diperlukan untuk mengetahui lebih dulu daftar emiten pendukung Capres di Pemilu 2024 ini.

Berikut daftar saham emiten yang digendong para Partai Koalisi, antara lain:

1. Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar

Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut pertama ini didukung oleh tiga partai yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Jika dilihat dari komposisi tim pemenangan dan para partai pengusung. Bisa dikatakan bahwa pasangan nomor urut pertama ini, merupakan satu-satunya pasangan yang tidak terafiliasi dengan emiten manapun.

Tetapi pasangan ini didukung oleh beberapa pengusaha dan salah satu yang terbesar adalah Surya Paloh dengan grup Media Indonesia. Diluar itu, pasangan ini hanya didukung oleh beberapa pengusaha yang berskala lokal dan tidak didukung oleh konglomerasi tertentu.

https://www.jawapos.com/

2. Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka

Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut dua ini memiliki partai pengusung yang paling banyak, dibandingkan pasangan Capres dan Cawapres lainnya. Pasangan ini didukung oleh Partai Gerindra, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Gelora.

Dengan dukungan partai yang cukup gemuk tersebut, karena memang pasangan nomor urut dua ini memiliki afiliasi yang kuat dengan beberapa konglomerasi dan juga emiten, antara lain:

https://www.theaustralian.com.au/

a. Konglomerasi Bakrie

Bakrie Grup merupakan salah satu grup konglomerasi yang menguasai bisnis pertambangan di Indonesia. Bakrie Grup masuk ke dalam koalisi Prabowo-Gibran melalui Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie (Ical), Ical sendiri berperan sebagai dewan Pembina untuk pemenangan pasangan ini. Beberapa emiten dalam koalisi ini antara lain:

    1. PT Bakrie & Brothers, Tbk (BNBR)
    2. PT Bumi Resources, Tbk (BUMI)
    3. PT Bumi Resources Minerals, Tbk (BMRS)
    4. PT Energi Mega Persada, Tbk (ENRG)
    5. PT Darma Henwa, Tbk (DEWA)
    6. PT Visa Media Asia, Tbk (VIVA)
    7. PT Intermedia Capital, Tbk (MDIA)
    8. PT Bakrie Sumatera Plantations, Tbk (UNSP)
    9. PT Bakrieland Development, Tbk (ELTY)
    10. PT Graha Andrasentra Propertindo, Tbk (JGLE)
    11. PT Bakrie Telecom (BTEL)

b. Konglomerasi Hatta Rajasa

Pasangan dari Capres Prabowo pada pemilu 2014 ini, juga merupakan salah satu pengusaha yang memiliki banyak bisnis. Salah satu diantaranya adalah bisnis pertambangan, antara lain PT Arthindo, PT Arthasia Cipta Pratama, dan PT Arthadaya Coalindo. Sayangnya ketiga bisnis tersebut tidak ada yang IPO di bursa.

c. Konglomerasi Asrari Grup

Hasyim Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo ini dikenal sebagai pengusaha yang mewarisi bakat dari ayahnya Sumitro Djojohadikusumo. Di bawah kepemimpinan Hasyim, Asrari Grup berhasil menjadi grup konglomerasi yang memfokuskan bisnisnya pada SDA.

Di bursa, tercatat hanya ada satu perusahaan yang berafiliasi dengan Asrari Grup yang melakukan IPO melalui Aryo Djojohadikusumo yakni PT Wir Asia, Tbk (WIRG). Namun sifatnya hanya membantu proses pre-IPO, dan tidak masuk kedalam kepengurusan maupun manajemen perusahaan.

d. Keluarga Luhut Panjaitan

Keluarga Luhut Panjaitan yakni keponakannya Pandu Sjahrir, merupakan seorang investor yang juga membangun konglomerasi dari bisnis keluarga Luhut. Salah satu saham yang dimiliki oleh keluarga Luhut adalah PT TBS Energi Utama, Tbk (TOBA), dengan Pandu sebagai Wakil Direktur Utama.

e. Kaesang Pangarep

Kaesang merupakan adik dari Gibran, yang sekaligus sebagai seorang investor pada perusahaan udang yakni PT Panca Mitra Multiperdana, Tbk (PMMP). Kaesang melakukan injeksi saham di PMMP menggunakan grup investasinya yakni PT Harapan Bangsa Kita.

f. Fuad Hasan

Politisi senior Golkar, Fuad Hasan adalah pendiri dari PT Menthobi Karyatama Raya, Tbk (MKTR) yang berfokus pada bisnis pengelolaan minyak sawit. Di luar itu Fuad Hasan merupakan pebisnis handal yang mendirikan Maktour Group.

g. Agung Laksono

Politisi Golkar, Agung Laksono juga merupakan seorang pengusaha. Tercatat salah satu perusahaan yang dimilikinya juga terdapat di bursa yakni PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE).

Pasangan Prabowo-Gibran Merupakan pasangan yang cukup banyak didukung oleh pengusaha dan lingkaran konglomerasi.

3. Ganjar Pranowo – Moh Mahfud Mahmodin

https://www.antaranews.com/

Pasangan dengan nomor urut tiga ini didukung oleh beberapa partai pengusung dan juga cukup memiliki dukungan dari beberapa pengusaha. Adapun partai pendukung dari pasangan ini antara lain: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Hatu Nurani Rakyat (Hanura).

Tercatat beberapa pendukung di luar partai yang tergabung dalam tim sukses pasangan ini juga konglomerat, seperti Arsjad Rasjid dan Hapsoro Sukmonohadi yang juga suami dari Puan Maharani.

Berikut ini beberapa emiten dan konglomerasi yang terafiliasi dengan pasangan nomor urut tiga:

a. Konglomerasi Hapsoro Sukmonohadi

Hapsoro atau dikenal dengan Happy Sukmonohadi merupakan pengusaha yang telah malang melintang di bisnis tanah air dan memiliki beberapa perusahaan yang IPO antara lain:

    1. PT Singaraja Putra, Tbk (SINI)
    2. PT Rukun Raharja, Tbk (RAJA)
    3. PT Archi Indonesia, Tbk (ARCI)
    4. PT Red Planet Indonesia, Tbk (PSKT)
    5. PT Bukit Uluwatu Villa, Tbk (BUVA)
    6. PT Petrosea, Tbk (PTRO)

b. Konglomerasi Arsjad Rasyid

Arsjad Rasyid merupakan ketua HIPMI Indonesia yang memimpin Indika Group (INDY). INDY juga dikenal dengan bisnisnya yang bergerak di multi sektoral seperti tambang dan juga energi terbarukan.

c. Konglomerasi Hary Tanoe

Hary Tanoe atau yang akrab disapa HT adalah pendiri Partai Perindo dan seorang pengusaha media terbesar di Indonesia (MNC Group). Serta memiliki beberapa perusahaan yang telah listing di bursa, antara lain:

    1. PT MNC Vision Networks, Tbk (IPTV)
    2. PT MNC Energy Investments, Tbk (IATA)
    3. PT MNC Asia Holding, Tbk (BHIT)
    4. PT MNC Capital Indonesia, Tbk (BCAP)
    5. PT MNC Land, Tbk (KPIG)
    6. PT MNC Skyvision, Tbk (MSKY)
    7. PT Global Mediacom, Tbk (BMTR)
    8. PT Bank MNC Internasional, Tbk (BABP)
    9. PT Media Nusantara Citra (MNCN)
    10. PT MNC Digital Entertaintment (MSIN)

d. Konglomerasi Saratoga Group

Saratoga Group yang dimiliki Sandiaga Uno memiliki model bisnis investing company yang dapat dianalogikan seperti Berkshire Hathaway versi Indonesia. Tercatat beberapa saham yang juga dimiliki oleh Sandiaga Uno melalui Saratoga Group antara lain:

    1. PT Saratoga Investama Sedaya, Tbk (SRTG)
    2. PT Tower Bersama Indonesia, Tbk (TBIG)
    3. PT Merdeka Cooper Gold, Tbk (MDKA)
    4. PT Nusa Cipta Raya, Tbk (NRCA)
    5. PT Adaro Energy Indonesia, Tbk (ADRO)
    6. PT Mitra Pinasthika Mustika, Tbk (MPMX)
    7. PT Aneka Gas Industri (AGII)

Itu tadi keempat konglomerasi yang mendukung pasangan Ganjar dan Mahfud.

Kesimpulan

Dari ketiga pasangan Capres dan Cawapres di atas, tercatat dua diantaranya menggendong sejumlah emiten saham yang tercatat di bursa. Umumnya daftar emiten pendukung Capres di pemilu 2024, memang memiliki hubungan afiliasi dengan mereka yang berada dalam lingkaran pendukung Capres dan Cawapres, yang akan berlaga pada pemilu 2024 ini.

Nah dari beberapa daftar emiten pendukung Capres di pemilu 2024 yang sudah disebutkan di atas, mungkin teman-teman investor ada yang mau menambahkan? Atau justru tertarik berinvestasi dengan memanfaatkan emiten-emiten yang terafiliasi dengan partai politik maupun pendukungnya tadi? Jika ya, tetap perhatikan kembali ya faktor fundamental perusahaan, termasuk dengan prospek di masa mendatang dan juga potensi risikonya. So, happy investing ya!

Untuk cek saham yang disebut di artikel ini masuk syariah atau tidak, bisa kamu cek di aplikasi HISSA di playstore, atau website ini.

emiten
https://www.antaranews.com/

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

You may also like

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00