Skip to content
Saham Syariah Indonesia
Banner
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG
Home - Berita Saham Syariah - Page 3
Category:

Berita Saham Syariah

perang
Berita Saham Syariah

Kenapa Saat Ada Perang Seperti Israel-Iran IHSG Bisa Tertekan?

by Minsya June 19, 2025
written by Minsya 3 minutes read

Konflik Geopolitik dan Perang

Konflik geopolitik seperti perang antara Israel dan Iran tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga memiliki imbas signifikan terhadap pasar keuangan global, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia. Perang menciptakan ketidakpastian global yang luas, dan pasar modal sangat sensitif terhadap ketidakpastian ini. Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa IHSG cenderung melemah saat terjadi konflik berskala besar.

Ketidakpastian Global Memicu Kepanikan Investor

Dalam dunia investasi, ketidakpastian adalah musuh utama. Ketika terjadi perang, khususnya di kawasan strategis seperti Timur Tengah, investor global cenderung mengambil langkah defensif. Mereka khawatir risiko geopolitik bisa berdampak pada stabilitas ekonomi dunia. Alhasil, banyak investor institusional maupun ritel memilih menarik investasinya dari pasar saham dan mengalihkan dana ke instrumen yang dianggap aman (safe haven) seperti emas, obligasi pemerintah, atau dolar AS.

Hal ini berdampak langsung pada pasar modal di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Ketika banyak saham dijual dan sedikit yang membeli, tekanan jual menyebabkan IHSG turun. Data historis menunjukkan bahwa pada saat-saat konflik seperti invasi Rusia ke Ukraina tahun 2022 atau ketegangan AS-Tiongkok, IHSG sempat terkoreksi signifikan karena investor menghindari risiko.

Baca Juga : Harga Emas Tembus 2 juta, Bagaimana Dengan Saham Emas?

perang
Source by : Shuterstock

Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Dampaknya ke Inflasi Domestik

Timur Tengah merupakan pusat produksi dan distribusi minyak dunia. Ketika konflik meletus di wilayah ini, distribusi minyak bisa terganggu, yang memicu lonjakan harga minyak mentah global. Sebagai contoh, saat ketegangan Israel-Iran meningkat, harga minyak jenis Brent pernah menembus level USD 90 per barel.

Indonesia yang masih mengimpor sebagian besar kebutuhan BBM-nya sangat rentan terhadap fluktuasi harga minyak. Harga BBM yang tinggi berimbas langsung pada naiknya biaya logistik, transportasi, dan produksi barang. Ini menciptakan tekanan inflasi yang berdampak pada turunnya daya beli masyarakat. Inflasi yang tinggi juga mempersempit ruang konsumsi rumah tangga, yang merupakan motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Akibatnya, sektor-sektor konsumsi, industri, hingga transportasi di bursa saham tertekan karena prospek profitabilitasnya ikut suram.

Penarikan Dana oleh Investor Asing (Capital Outflow)

Meskipun konflik tidak terjadi di Indonesia, aliran modal asing sangat dipengaruhi oleh kondisi global. Ketika bursa saham di negara maju seperti AS atau Eropa terpukul karena perang, investor asing cenderung menarik dananya dari negara berkembang untuk menutup kerugian atau menghindari risiko lebih lanjut.

Indonesia sangat bergantung pada aliran modal asing, khususnya di pasar saham dan obligasi. Data dari Bursa Efek Indonesia menunjukkan bahwa porsi kepemilikan asing di saham-saham big cap masih cukup besar. Oleh karena itu, saat mereka menjual saham dalam jumlah besar, pasar langsung merespons dengan penurunan tajam. Hal ini diperparah oleh efek domino: penurunan harga saham mendorong aksi jual lanjutan dari investor lokal yang ikut panik.

Pelemahan Nilai Tukar Rupiah dan Beban Ekonomi Tambahan

Capital outflow oleh investor asing mengakibatkan peningkatan permintaan terhadap dolar AS, karena mereka menukar rupiah untuk menarik modal. Kondisi ini menyebabkan nilai tukar rupiah melemah. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang melemah menambah beban impor barang dan bahan baku industri.

Akibatnya, perusahaan-perusahaan yang tergantung pada bahan baku impor akan menghadapi peningkatan biaya produksi. Hal ini bisa menurunkan margin keuntungan mereka, yang membuat prospek saham-saham sektor manufaktur, konsumsi, dan energi makin tidak menarik bagi investor.

Selain itu, rupiah yang terdepresiasi juga memperbesar risiko inflasi. Bank Indonesia pun mungkin akan terpaksa menaikkan suku bunga untuk menstabilkan rupiah, dan langkah ini dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi secara umum

Singkatnya, Perang seperti konflik Israel-Iran menciptakan kekhawatiran dan ketidakpastian. Harga minyak naik, rupiah melemah, dan investor asing menarik dana. Semua itu menyebabkan tekanan besar pada pasar saham, dan akhirnya IHSG ikut turun. Dampak perang terhadap IHSG bukan hanya karena peristiwa itu sendiri, tetapi karena efek berantai yang ditimbulkan terhadap sentimen investor, harga energi, aliran modal, dan stabilitas makroekonomi domestik.  

Bagaimana nih Sobat Minsya, portonya masih ikut merah seperti IHSG atau ikut kapal emas dan migas? 

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

June 19, 2025 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
suku bunga acuan
Berita Saham Syariah

BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke 5,5% untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Minsya May 21, 2025
written by Minsya 2 minutes read

BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Jakarta, 21 Mei 2025 — Bank Indonesia (BI) hari ini resmi menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 20–21 Mei 2025. Langkah ini diambil guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di kondisi inflasi yang terkendali dan stabilitas nilai tukar rupiah yang terjaga saat ini.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa suku bunga deposit facility turut diturunkan sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga lending facility menjadi 6,25%. Keputusan ini sejalan dengan proyeksi inflasi tahun 2025 dan 2026 yang berada dalam kisaran target 2,5% ±1%.

“Keputusan ini konsisten dengan perkiraan inflasi yang rendah dan terkendali, serta upaya mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamentalnya, untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Perry dalam konferensi pers, Rabu (21/5/2025).

Baca Juga : Harga Emas Tembus 2 juta, Bagaimana Dengan Saham Emas?

suku bunga acuan
Nobar Suku Bunga BI

Beberapa alasan penurunan suku bunga acuan ini, antara lain :

  • Inflasi yang Terkendali: Tingkat inflasi berada dalam kisaran target BI, memberikan ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter.
  • Stabilitas Nilai Tukar Rupiah: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menunjukkan stabilitas, mendukung keputusan penurunan suku bunga.
  • Pertumbuhan Ekonomi yang Melambat: Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 tercatat sebesar 4,87% (yoy), lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, sehingga diperlukan stimulus tambahan untuk mendorong aktivitas ekonomi

Bagaimana Pengaruhnya terhadap Pasar Saham?

Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia, bahwa penurunan suku bunga acuan bertujuan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Para ekonom juga menilai bahwa penurunan suku bunga ini dapat mendorong pertumbuhan kredit dan investasi, serta memberikan stimulus bagi sektor riil.

Sektor riil adalah bagian dari perekonomian yang berkaitan langsung dengan produksi barang dan jasa. Dengan kata lain, sektor ini mencakup seluruh aktivitas ekonomi yang menghasilkan output nyata yang dapat digunakan atau dikonsumsi.

Jadi kebijakan penurunan Suku Bunga ini akan langsung berpengaruh pada harga-harga saham di beberapa sektor tertentu seperti Industri Manufaktur, Kontruksi dan Infrastruktur, Property, Pertambangan dan Energi, Perdagangan dan Jasa Produksi, serta sektor Pertanian dan Perkebunan.

Dalam beberapa hal sektor Perbankan juga akan terpengaruh, Penurunan suku bunga BI mendorong bank menurunkan suku bunga kredit, sehingga meningkatkan permintaan pinjaman dari masyarakat dan dunia usaha. Hal ini berpotensi mendorong pertumbuhan kredit dan aktivitas ekonomi, meskipun bisa menekan margin keuntungan bank dalam jangka pendek.

Keputusan BI untuk menurunkan suku bunga acuan mencerminkan respons terhadap kondisi ekonomi domestik dan global, dengan tujuan utama menjaga stabilitas makroekonomi dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

May 21, 2025 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Harga emas
Berita Saham Syariah

Harga Emas Tembus 2 juta, Bagaimana Dengan Saham Emas?

by Minsya April 22, 2025
written by Minsya 1 minutes read

Harga Emas Tembus 2 juta

Harga Emas Tembus 2 juta, Bagaimana Dengan Saham Emas? Di tengah perang dagang yang dimulai oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan kritik yang semakin tajam terhadap Gubernur Federal Reserve Jerome Powell, ketidakpastian perekonomian global semakin meningkat. Menjadikan emas masih diburu investor sebagai asset safe-heaven.

Harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Selasa (22/4/2025), menembus Rp2.016.000/gram. Ini naik Rp36.000 dari hari sebelumnya. Harga buyback juga naik Rp36.000 ke Rp1.865.000/gram. Lonjakan harga emas di pasar local menjadikannya jauh mengungguli tingkat pengembalian (return) IHSG dalam jangka waktu terpanjang yakni 30 tahun terakhir.

Harga emas Antam 30 tahun lalu masih di kisaran Rp25.000 per gram, dengan harga hari ini hampir Rp2 juta per gram, terjadi kenaikan hampir 8.000%. Sementara itu, IHSG naik hampir 3.000% selama periode yang sama.

Baca Juga : 10 Istilah Saham untuk Pemula yang Wajib Kamu Ketahui

Harga emas
Source by : Bloombergtechnoz

Saham Emas Pilihan

Bisa kita lihat untuk saham emas terjadi kenaikan seperti salah satu contohnya saham ANTM yang naik  +56% semenjak dibukanya perdagangan setelah lebaran sepekan yang lalu hingga selasa ini. Saham-saham emas syariah lainnya yang naik dalam sepekan ini juga ada saham :

  • J Resource Asia Pasific Tbk.(PSAB), dengan kenaikan + 26%
  • Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), dengan kenaikan +23%
  • Bumi Resource Mineral Tbk. (BRMS), dengan kenaikan +20% , dan
  • Arci Indonesia Tbk. (ARCI), dengan kenaikan +37%

Jadi, bagaimana nih apakah saham emas masih menarik kedepannya diiringi harga emas yang masih menguat?

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

April 22, 2025 0 comments
1 FacebookTwitterPinterestEmail
ultrajaya
Berita Saham Syariah

Ultrajaya Cetak Laba Bersih Rp 760 Miliar, Naik 23%

by Minsya August 19, 2024
written by Minsya 6 minutes read

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) berhasil mencatatkan peningkatan laba yang signifikan sebesar 23,69% pada semester I 2024 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kenaikan laba ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan perusahaan yang tetap stabil.

Berdasarkan Laporan Keuangan Semester I 2024 yang dirilis pada Senin (19/8), pendapatan bersih ULTJ naik sebesar 7,36% menjadi Rp 4,44 triliun, dibandingkan Rp 4,13 triliun pada semester I 2023. Sebagian besar pendapatan ini berasal dari penjualan minuman di pasar domestik, yang mencapai Rp 4,89 triliun, naik dari Rp 4,54 triliun.

Namun, penjualan makanan mengalami penurunan menjadi Rp 40,50 miliar dari Rp 44,76 miliar, sementara penjualan ekspor minuman meningkat sedikit menjadi Rp 6,54 miliar dari Rp 6,41 miliar, dan penjualan ekspor makanan turun menjadi Rp 1,61 miliar dari Rp 3,12 miliar.

Semester I 2024 Laba Ultrajaya Naik Signifikan

Laba kotor produsen minuman susu olahan ini tercatat meningkat 11,54% menjadi Rp 1,49 triliun dari Rp 1,34 triliun pada semester I 2023. Margin laba kotor perusahaan juga naik menjadi 33,68%, dari sebelumnya 32,42% pada periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, laba usaha ULTJ tumbuh sebesar 22,21% menjadi Rp 933,71 miliar dari Rp 763,99 miliar pada semester I 2023. Laba tahun berjalan mencapai Rp 760 miliar, naik 23,39% dari Rp 615,90 miliar, sementara laba bersih tercatat Rp 755,13 miliar, meningkat signifikan dari Rp 610,85 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Total aset ULTJ hingga 30 Juni 2024 mencapai Rp 8,34 triliun, naik dari Rp 7,5 triliun per 31 Desember 2023.

Liabilitas ULTJ tercatat sebesar Rp 1,30 triliun pada akhir Juni 2024, meningkat dari Rp 836,9 miliar di akhir Desember 2023. Sementara itu, ekuitas perusahaan tercatat Rp 7,02 triliun pada semester I-2024, naik dari Rp 6,86 triliun di akhir Desember 2023.

ULTJ memiliki kas dan setara kas sebesar Rp 2,91 triliun hingga Juni 2024, naik dari Rp 2,49 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan ini mencerminkan kinerja keuangan PT Ultrajaya Milk Industry yang solid, didukung oleh peningkatan penjualan di segmen utama perusahaan, meskipun terjadi penurunan di segmen makanan dan beberapa pasar ekspor.

Untuk tahun 2024, ULTJ telah mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar US$ 30 juta.

Baca Juga : Laba Bersih Mayora Meroket 40,9% di Kuartal II 2024

ultrajaya

Modal Capex Ultrajaya

Sekretaris Perusahaan Ultrajaya, Helina Widayani, mengungkapkan bahwa alokasi belanja modal (capex) perusahaan akan difokuskan untuk pembangunan pabrik dan gudang di kawasan industri MM2100.

Helina menjelaskan bahwa peningkatan kinerja Ultrajaya pada tahun 2023 didorong oleh peningkatan penjualan Perseroan serta pengelolaan biaya yang lebih efisien.

“Permintaan konsumen tahun lalu cenderung stabil tanpa adanya lonjakan signifikan,” ujarnya.

Ultrajaya juga menargetkan pertumbuhan penjualan yang dapat mencapai dua digit tahun ini. Namun, hingga kuartal I 2024, pertumbuhan penjualan masih belum terlihat signifikan, meskipun terdapat momentum Pemilu 2024 dan bulan Ramadan.

Peningkatan penjualan Ultrajaya akan didorong oleh produk-produk unggulan ultra high temperature (UHT), seperti produk olahan susu (dairy) dan teh siap minum (RTD).

“Untuk produk dairy, varian rasa cokelat masih menjadi favorit, diikuti oleh varian full cream,” tambahnya.

Helina juga menyebutkan bahwa Ultrajaya akan menerapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan kinerja pada tahun 2024, baik dari sisi pemasaran maupun produksi.

“Kami akan memperluas jangkauan distribusi, terutama di luar Pulau Jawa, agar produk lebih mudah dijangkau oleh konsumen,” jelasnya.

Terkait dengan cukai minuman manis, Ultrajaya sedang mengkaji langkah-langkah strategis dan tidak akan menaikkan harga secara mendadak.

Kajian ini mencakup berapa besar kontribusi gula dalam biaya produksi serta bagaimana mengompensasinya dengan komponen material lain.

“Komitmen kami untuk menyediakan produk yang baik dan sehat bagi masyarakat juga akan menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya,” ujarnya.

Modal Capex Ultrajaya

Sekretaris Perusahaan Ultrajaya, Helina Widayani, mengungkapkan bahwa alokasi belanja modal (capex) perusahaan akan difokuskan untuk pembangunan pabrik dan gudang di kawasan industri MM2100.

Helina menjelaskan bahwa peningkatan kinerja Ultrajaya pada tahun 2023 didorong oleh peningkatan penjualan Perseroan serta pengelolaan biaya yang lebih efisien.

“Permintaan konsumen tahun lalu cenderung stabil tanpa adanya lonjakan signifikan,” ujarnya.

Ultrajaya juga menargetkan pertumbuhan penjualan yang dapat mencapai dua digit tahun ini. Namun, hingga kuartal I 2024, pertumbuhan penjualan masih belum terlihat signifikan, meskipun terdapat momentum Pemilu 2024 dan bulan Ramadan.

Peningkatan penjualan Ultrajaya akan didorong oleh produk-produk unggulan ultra high temperature (UHT), seperti produk olahan susu (dairy) dan teh siap minum (RTD).

“Untuk produk dairy, varian rasa cokelat masih menjadi favorit, diikuti oleh varian full cream,” tambahnya.

Helina juga menyebutkan bahwa Ultrajaya akan menerapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan kinerja pada tahun 2024, baik dari sisi pemasaran maupun produksi.

“Kami akan memperluas jangkauan distribusi, terutama di luar Pulau Jawa, agar produk lebih mudah dijangkau oleh konsumen,” jelasnya.

Terkait dengan cukai minuman manis, Ultrajaya sedang mengkaji langkah-langkah strategis dan tidak akan menaikkan harga secara mendadak.

Kajian ini mencakup berapa besar kontribusi gula dalam biaya produksi serta bagaimana mengompensasinya dengan komponen material lain.

“Komitmen kami untuk menyediakan produk yang baik dan sehat bagi masyarakat juga akan menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya,” ujarnya.

Minuman Berpemanis Kena Cukai?

Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Melalui peraturan ini, pemerintah berencana untuk memungut cukai serta memberlakukan larangan iklan, promosi, dan sponsor pada waktu, lokasi, dan kelompok sasaran tertentu untuk produk pangan olahan yang melebihi batas gula, garam, dan lemak.

Menanggapi kebijakan tersebut, Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman (GAPMMI) Adhi Lukman menyatakan bahwa cukai serta pembatasan iklan dan promosi ini dapat mempersempit ruang gerak pelaku usaha pangan olahan dalam menjalankan bisnisnya dan menjangkau konsumen. Menurutnya, dalam situasi pertumbuhan industri makanan dan minuman yang melambat saat ini, kebijakan tersebut dapat membuat industri semakin sulit berkembang, kehilangan daya saing, dan bahkan berisiko untuk menutup operasinya, yang pada akhirnya bisa mengurangi lapangan pekerjaan.

Adhi memahami bahwa tujuan dari PP 28/2024 adalah untuk mengurangi angka Penyakit Tidak Menular (PTM) di masyarakat. Namun, ia berpendapat bahwa kebijakan ini seolah-olah menempatkan seluruh beban permasalahan PTM pada produsen pangan olahan saja. Padahal, risiko PTM dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk gaya hidup, kurangnya aktivitas fisik, asupan cairan yang tidak memadai, pengelolaan stres, serta pola konsumsi yang tidak seimbang.

Adhi juga menekankan bahwa kondisi kesehatan yang terganggu tidak hanya disebabkan oleh konsumsi jenis pangan tertentu, sehingga pembatasan pada kandungan gula, garam, dan lemak dalam produk pangan olahan saja tidak akan cukup efektif dalam menurunkan angka PTM. Berdasarkan hal tersebut, ia meminta agar pemerintah melakukan tinjauan menyeluruh terhadap PP 28/2024 dengan pendekatan yang komprehensif, melibatkan kajian risiko, dan berkolaborasi dengan industri pangan olahan sebagai pelaku utama dan pembina industri.

Langkah ini, menurut Adhi, penting agar tujuan nasional untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan industri yang berdaya saing dapat berjalan selaras. Ia juga menggarisbawahi pentingnya edukasi kepada konsumen mengenai pentingnya pola konsumsi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan individu, serta perlunya istirahat dan aktivitas fisik yang cukup, sehingga konsumen dapat membuat pilihan yang lebih bijak terkait kandungan gula, garam, dan lemak dalam produk pangan yang mereka konsumsi.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 19, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
mayora
Berita Saham Syariah

Laba Bersih Mayora Meroket 40,9% di Kuartal II 2024

by Minsya August 13, 2024
written by Minsya 7 minutes read

PT Mayora Indah Tbk (MYOR), salah satu perusahaan produsen makanan dan minuman terkemuka di Indonesia, mencatatkan peningkatan laba yang signifikan pada kuartal II tahun 2024. Laba bersih perusahaan melonjak 40,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencapai Rp1,7 triliun. Pertumbuhan laba yang luar biasa ini menegaskan posisi Mayora sebagai salah satu pemain utama dalam industri FMCG (Fast Moving Consumer Goods) di Indonesia dan menunjukkan efektivitas strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan pasar yang dinamis.

Laba Bersih Mayora Meroket 40,9%

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) berhasil mencatatkan pertumbuhan yang solid baik dari sisi laba bersih maupun penjualan pada semester I-2024.

Menurut laporan keuangan perusahaan, MYOR membukukan laba bersih sebesar Rp 1,71 triliun pada semester I-2024, naik 40,92% year on year (yoy) dibandingkan dengan Rp 1,21 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penjualan ekspor MYOR juga mengalami peningkatan, mencapai Rp 6,57 triliun pada Juni 2024, naik dari Rp 6,31 triliun pada Januari hingga Juni 2023.

Sementara itu, beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp 12,03 triliun pada semester I-2024, meningkat dari Rp 10,8 triliun pada periode yang sama di tahun 2023.

Setelah dikurangi beban pokok penjualan, penjualan bersih menghasilkan laba kotor sebesar Rp 4,19 triliun, naik 6,29% dari Rp 3,94 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Beban usaha penjualan menunjukkan penurunan menjadi Rp 1,7 triliun pada semester I-2024, dari Rp 1,8 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Namun, beban umum dan administrasi meningkat dari Rp 380,8 miliar pada semester I-2023 menjadi Rp 417,8 miliar per Juni 2024.

Total beban usaha MYOR pada semester I-2024 tercatat sebesar Rp 2,1 triliun, turun dari Rp 2,2 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Dengan peningkatan laba bersih menjadi Rp 1,71 triliun pada Juni 2024, laba per saham dasar meningkat menjadi Rp 77 pada semester I-2024, dari sebelumnya Rp 55 pada periode yang sama tahun lalu.

MYOR mencatatkan total aset sebesar Rp 27,44 triliun, naik dari Rp 23,87 triliun pada akhir Desember 2023. Sementara itu, ekuitas tercatat sebesar Rp 15,80 triliun pada semester I-2024, sedikit menurun dari Rp 15,28 triliun pada akhir Desember 2023.

MYOR juga mencatatkan kas dan setara kas akhir periode sebesar Rp 5,90 triliun hingga Juni 2024, naik dari Rp 5 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

mayora
https://www.mayoraindah.co.id/berita/Satu-Lagi-Dari-Mayora-Kopiko-Dapat-Dua-Jempol-Dari-Elon-Musk-29

Faktor-Faktor Pendukung Pertumbuhan Laba

Pertumbuhan laba MYOR yang signifikan tidak terjadi begitu saja. Beberapa faktor utama berkontribusi terhadap kinerja positif perusahaan pada kuartal II 2024 ini. Salah satu faktor utama adalah peningkatan penjualan yang didorong oleh ekspansi pasar, baik di dalam negeri maupun internasional. Produk-produk unggulan MYOR seperti biskuit, kopi instan, dan minuman siap saji terus mendapatkan tempat di hati konsumen, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di pasar global.

Peningkatan permintaan di pasar internasional, terutama di negara-negara Asia Tenggara dan Timur Tengah, menjadi pendorong utama peningkatan penjualan. MYOR telah berhasil memperkuat kehadirannya di pasar-pasar tersebut melalui strategi pemasaran yang efektif dan pengembangan produk yang disesuaikan dengan preferensi lokal. Ekspansi ini tidak hanya meningkatkan volume penjualan tetapi juga memperluas pangsa pasar perusahaan di tingkat global.

Selain itu, inovasi produk juga menjadi faktor kunci dalam pertumbuhan laba MYOR. Perusahaan secara konsisten meluncurkan produk-produk baru yang memenuhi kebutuhan dan preferensi konsumen yang terus berkembang. Dengan fokus pada kualitas dan inovasi, MYOR berhasil mempertahankan loyalitas konsumen sekaligus menarik konsumen baru. Produk-produk baru yang diluncurkan selama kuartal II 2024 telah mendapatkan respons positif dari pasar, yang tercermin dalam peningkatan penjualan.

Efisiensi Operasional dan Pengendalian Biaya

Di tengah peningkatan penjualan, MYOR juga berhasil menjaga efisiensi operasional dan pengendalian biaya yang ketat. Ini adalah faktor penting lainnya yang berkontribusi pada peningkatan laba perusahaan. Dalam beberapa tahun terakhir, Mayora telah melakukan berbagai inisiatif untuk meningkatkan efisiensi di seluruh lini produksi dan distribusi. Penggunaan teknologi terbaru dalam proses produksi dan pengelolaan rantai pasok telah memungkinkan perusahaan untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan margin laba.

Selain itu, MYOR juga menerapkan strategi pengadaan bahan baku yang lebih efisien dan berkelanjutan. Perusahaan telah menjalin kemitraan dengan pemasok lokal dan internasional untuk memastikan ketersediaan bahan baku berkualitas tinggi dengan harga yang kompetitif. Pendekatan ini tidak hanya membantu Mayora mengendalikan biaya tetapi juga mendukung keberlanjutan jangka panjang dari sumber daya yang digunakan dalam produksinya.

Pengendalian biaya yang efektif juga tercermin dalam pengelolaan utang perusahaan. MYOR berhasil mengurangi beban utang secara signifikan melalui restrukturisasi keuangan dan manajemen utang yang hati-hati. Dengan menurunkan biaya bunga dan memperpanjang jangka waktu pembayaran utang, perusahaan dapat meningkatkan likuiditas dan mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk pengembangan bisnis.

Investasi dalam R&D dan Pengembangan Produk

Salah satu pilar utama keberhasilan MYOR adalah komitmen perusahaan terhadap penelitian dan pengembangan (R&D). Selama bertahun-tahun, MYOR telah mengalokasikan sebagian besar pendapatannya untuk investasi dalam R&D, dengan tujuan mengembangkan produk-produk inovatif yang memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang. Investasi ini telah menghasilkan portofolio produk yang beragam dan unggul, yang menjadi kekuatan utama perusahaan dalam menghadapi persaingan di industri FMCG.

Pada kuartal II 2024, MYOR meluncurkan beberapa produk baru yang mendapatkan respons positif dari konsumen. Produk-produk ini, yang mencakup berbagai kategori makanan dan minuman, dirancang untuk memenuhi tren konsumen terkini, termasuk permintaan akan produk-produk yang sehat, praktis, dan berkualitas tinggi. Pengembangan produk-produk ini didukung oleh riset pasar yang mendalam dan pemahaman yang baik terhadap preferensi konsumen.

MYOR juga terus memperkuat kapasitas produksinya dengan mengadopsi teknologi terbaru di fasilitas produksinya. Peningkatan kapasitas produksi ini memungkinkan perusahaan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat tanpa mengorbankan kualitas produk. Dengan kapasitas produksi yang lebih besar, Mayora juga mampu merespons perubahan permintaan pasar dengan lebih cepat dan efisien.

Ekspansi Pasar dan Penguatan Merek

Ekspansi pasar menjadi salah satu strategi kunci MYOR dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan telah melakukan ekspansi ke berbagai pasar internasional dengan fokus pada negara-negara berkembang yang memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi. Di kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Afrika, Mayora telah berhasil membangun jaringan distribusi yang kuat dan memperkenalkan produk-produknya dengan sukses.

Penguatan merek juga menjadi bagian integral dari strategi ekspansi MYOR. Melalui kampanye pemasaran yang efektif dan kolaborasi dengan mitra lokal, perusahaan berhasil meningkatkan kesadaran merek dan membangun loyalitas konsumen di pasar-pasar baru. Investasi dalam promosi merek juga membantu MYOR mempertahankan posisinya sebagai salah satu merek terkemuka di pasar domestik.

Selain itu, MYOR juga fokus pada keberlanjutan dalam operasinya. Perusahaan telah mengimplementasikan berbagai inisiatif keberlanjutan yang melibatkan seluruh rantai pasok, mulai dari sumber bahan baku hingga distribusi produk. Dengan mengadopsi praktik-praktik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, MYOR tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin peduli terhadap isu-isu lingkungan, tetapi juga memperkuat reputasinya sebagai perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.

Tantangan dan Prospek ke Depan

Meskipun mencatatkan pertumbuhan laba yang mengesankan, Mayora tetap menghadapi berbagai tantangan di pasar yang semakin kompetitif. Fluktuasi harga bahan baku, ketidakpastian ekonomi global, dan perubahan preferensi konsumen merupakan beberapa tantangan yang harus dihadapi perusahaan dalam menjaga momentum pertumbuhannya.

Namun, dengan strategi yang jelas dan fokus pada inovasi, efisiensi operasional, dan keberlanjutan, Mayora berada dalam posisi yang kuat untuk terus berkembang di masa depan. Perusahaan berencana untuk terus memperluas jangkauan pasarnya, baik di dalam maupun luar negeri, serta meningkatkan investasi dalam R&D untuk menciptakan produk-produk yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan konsumen.

Secara keseluruhan, peningkatan laba Mayora sebesar 40,9 persen pada kuartal II 2024 merupakan bukti keberhasilan strategi perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah. Dengan pendekatan yang proaktif dan berkelanjutan, Mayora siap untuk melanjutkan pertumbuhan positifnya dan memperkuat posisinya sebagai pemimpin di industri FMCG, baik di Indonesia maupun di pasar internasional.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 13, 2024 0 comments
2 FacebookTwitterPinterestEmail
BSDE
Berita Saham Syariah

BSDE Akuisisi 91,99 Persen Saham Mayoritas SMDM, Kenapa?

by Minsya August 6, 2024
written by Minsya 3 minutes read

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) sedang dalam proses akuisisi 91,99% saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM), setara dengan 4,39 miliar saham. Negosiasi ini dilakukan dengan Top Global Limited (TGL), pemilik saham mayoritas Suryamas.

BSDE Akuisisi 91,99 Persen Saham SMDM

Mengacu pada keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 5 Agustus 2024, BSDE mengonfirmasi sedang dalam tahap negosiasi dengan Top Global Limited untuk mengambil alih saham Suryamas Dutamakmur. Rencana ini melibatkan pembelian 91,99% saham yang dimiliki TGL, yang mewakili porsi signifikan dari modal disetor dan ditempatkan dalam SMDM. Kedua belah pihak telah menyepakati perjanjian pembelian saham bersyarat sebagai bagian dari aksi korporasi ini.

“Setelah transaksi ini rampung, BSDE akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujar Hermawan Wijaya, Direktur BSDE.

Baca Juga : Upaya Mitratel dalam Pemerataan Akses Telekomunikasi di Indonesia

BSDE

Strategi BSDE

Menurut Hermawan Wijaya, tujuan akuisisi saham SMDM ini sejalan dengan strategi BSDE untuk memperluas cadangan lahan di lokasi-lokasi strategis, mendiversifikasi jangkauan geografis, dan memperluas penetrasi pasar. Proses akuisisi ini akan dilaksanakan dengan memperhatikan semua ketentuan hukum yang berlaku, termasuk regulasi pasar modal.

Sebagai pengendali baru SMDM setelah akuisisi selesai, BSDE berencana untuk melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan POJK Nomor 9/2018. Penawaran ini dilakukan untuk membeli sisa saham SMDM dengan harga tertinggi antara rata-rata harga tertinggi perdagangan harian saham SMDM di BEI selama 90 hari terakhir sebelum pengumuman negosiasi ini dan harga akuisisi yang dibayarkan kepada TGL.

“Karena rencana akuisisi ini termasuk dalam transaksi afiliasi, BSDE akan mematuhi persyaratan, prosedur, dan keterbukaan informasi sesuai dengan POJK Nomor 42/POJK.04/2020 mengenai transaksi afiliasi dan benturan kepentingan,” tambah Hermawan.

Profil PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM)

PT Suryamas Dutamakmur Tbk adalah perusahaan pengembang properti yang telah beroperasi sejak tahun 1989. Suryamas memiliki portofolio proyek properti yang beragam, yang mencakup perumahan, komersial, dan proyek rekreasi. Salah satu proyek andalan Suryamas adalah Rancamaya Golf Estate, sebuah kawasan hunian mewah yang terintegrasi dengan lapangan golf kelas dunia, menawarkan pemandangan yang menakjubkan serta fasilitas premium bagi para penghuninya.

Proyek lainnya, Royal Tajur, adalah perumahan yang menggabungkan keindahan alam dengan desain arsitektur modern, memberikan pengalaman tinggal yang berbeda di kawasan Bogor. Sementara itu, Harvest City, yang terletak di Cibubur Timur, merupakan pengembangan kota baru yang dirancang untuk menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial baru di koridor Jagorawi. Proyek ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti pusat perbelanjaan, sekolah, dan pusat olahraga, menjadikannya pilihan ideal bagi keluarga yang mencari lingkungan hidup yang seimbang.

Top Global Ltd., sebagai pemegang saham pengendali Suryamas, adalah perusahaan yang berbasis di Singapura dengan fokus pada pengembangan real estat, manajemen, dan investasi properti. Suryamas sendiri adalah emiten properti dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp1,75 triliun, yang mencerminkan posisinya sebagai pemain signifikan dalam industri properti Indonesia.

Penangguhan Perdagangan Saham

Seiring dengan berita akuisisi ini, BEI memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham SMDM pada 5 Agustus 2024. Langkah ini diambil untuk meredam peningkatan harga saham yang signifikan dan memberikan waktu bagi investor untuk menganalisis situasi secara matang berdasarkan informasi yang tersedia.

Pada pekan terakhir saham ini terbang naik 71,43% dan dalam periode satu bulan terakhir SMDM naik tajam sebesar 141,27%.

Penghentian sementara perdagangan saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk. (SMDM) ini dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Tujuannya adalah untuk memberikan waktu bagi para pelaku pasar agar dapat mempertimbangkan informasi yang ada sebelum mengambil keputusan investasi di saham SMDM.

“Semua pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memantau keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perusahaan,” demikian pernyataan dari pihak otoritas terkait.

Dengan akuisisi ini, Bumi Serpong Damai berharap dapat memperkuat posisinya sebagai pemimpin di industri properti Indonesia, sekaligus memanfaatkan aset-aset Suryamas untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 6, 2024 0 comments
2 FacebookTwitterPinterestEmail
mitratel
Berita Saham Syariah

Upaya Mitratel dalam Pemerataan Akses Telekomunikasi di Indonesia

by Minsya August 5, 2024
written by Minsya 4 minutes read

Upaya Mitratel dalam Pemerataan Akses Telekomunikasi di Indonesia – Akses yang merata terhadap internet dan jaringan telekomunikasi berkualitas tinggi masih menjadi tantangan utama di Indonesia. Data terkini dari survei APJII 2024 menunjukkan bahwa lebih dari 57 juta penduduk Indonesia, terutama di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), masih belum tersambung ke internet.

Mitratel Kuasai 38.000 Menara

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk, atau dikenal sebagai Mitratel (MTEL), memanfaatkan lebih dari 38.000 menara dan jaringan fiber optic sepanjang 37.000 kilometer untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin di sektor infrastruktur digital telekomunikasi di Indonesia. Perusahaan ini berkomitmen untuk mempercepat pemerataan akses jaringan ke seluruh pelosok negeri, dengan fokus khusus pada wilayah Indonesia Timur. Wilayah ini dikenal memiliki potensi besar dalam hal pengembangan ekonomi digital, tetapi masih terkendala oleh keterbatasan infrastruktur.

Salah satu inovasi utama Mitratel adalah pengembangan Flying Tower System (FTS), sebuah teknologi pesawat tanpa awak bertenaga surya yang menggunakan platform High Altitude Platform Station (HAPS) dari AALTO HAPS Ltd., anak usaha Airbus. Teknologi ini dirancang untuk menyediakan konektivitas yang dapat diandalkan di daerah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur tradisional. Mitratel telah menjalin kemitraan strategis non-eksklusif dengan AALTO untuk memperluas konektivitas, termasuk memperkuat cakupan operator seluler (MNO).

Baca Juga : PT Intiland Development Tbk (DILD) Profil dan Sejarahnya

mitratel

Kerjasama Antara Mitratel dan AALTO

Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko (Teddy), menyatakan, “Kerja sama antara Mitratel dan AALTO adalah langkah penting untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam menyediakan akses telekomunikasi berkualitas tinggi yang merata. Akses internet tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Dengan tersedianya akses internet yang lebih luas, potensi ekonomi digital seperti e-commerce dan layanan berbasis teknologi lainnya diharapkan dapat berkembang pesat.”

MTEL berkomitmen untuk mengembangkan jaringan di luar Pulau Jawa. Saat ini, 59% atau sekitar 22.607 menara MTEL berada di luar Jawa. Langkah ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk menangkap peluang ekspansi operator seluler. Pertumbuhan jumlah tenant di luar Jawa mencapai 8%, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan di Jawa yang sebesar 6%. Tenancy ratio di luar Jawa juga menunjukkan peningkatan sebesar 2,3%, dibandingkan 1,6% di Jawa.

Upaya MTEL dalam memperkuat infrastruktur dan mendorong inovasi telah membuahkan hasil positif, yang terlihat dari kinerja perusahaan di semester I-2024. Pendapatan perusahaan mencapai Rp4,45 triliun, naik 7,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan laba bersih menembus angka Rp1 triliun. Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan strategi bisnis perusahaan tetapi juga kemampuan MTEL dalam beradaptasi dengan perubahan pasar dan kebutuhan pelanggan.

Kepercayaan industri terhadap MTEL semakin meningkat, mendorong perusahaan untuk melakukan ekspansi bisnis dan menjajaki peluang baru yang sejalan dengan strategi perusahaan. Mitratel berkomitmen untuk menjadi penyedia infrastruktur digital nomor satu di Asia-Pasifik (APAC), sebagaimana dinyatakan oleh Teddy. Pasar APAC dikenal sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan tercepat di dunia dalam hal adopsi teknologi digital, menjadikan Mitratel berada dalam posisi strategis untuk memanfaatkan peluang ini.

MTEL mengadopsi model bisnis Economic Sharing, menawarkan solusi terpadu untuk kebutuhan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Model bisnis ini membantu operator seluler mengoptimalkan biaya operasional, yang berkontribusi pada pertumbuhan jumlah penyewa layanan Mitratel hingga mencapai 58.598 tenant, meningkat 7,1% year on year (YoY).

Peningkatan kepercayaan terhadap MTEL juga tercermin dalam laba sebelum pajak, bunga, dan amortisasi (EBITDA) yang mencapai Rp3,69 triliun pada periode Januari-Juni 2024, meningkat 10,2% dari tahun sebelumnya. Margin EBITDA juga meningkat menjadi 83,1% dari 81,2%, mencerminkan efisiensi perusahaan dalam skala bisnis yang lebih besar. Peningkatan ini juga mencerminkan efektivitas implementasi skema bisnis yang efisien dan optimalisasi proses bisnis internal melalui digitalisasi.

Keberhasilan bisnis MTEL dicapai dengan memprioritaskan prinsip keberlanjutan. Mitratel menerapkan sistem manajemen lingkungan bersertifikasi dan mengembangkan kebijakan lingkungan yang berkelanjutan. Sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi karbon, Mitratel menggunakan panel surya sebagai sumber energi alternatif untuk menara Base Transceiver Station (BTS) di lokasi off-grid. Langkah ini tidak hanya mengurangi jejak karbon perusahaan tetapi juga menekan biaya operasional jangka panjang.

Berkat inisiatif keberlanjutannya, MTEL meraih peringkat ESG Risk Rating yang lebih baik dengan skor 22,4, di atas rata-rata industri domestik dan global. “Komitmen kami terhadap ESG adalah bagian integral dari strategi jangka panjang Mitratel. Kami yakin bahwa dengan praktik terbaik dalam lingkungan, sosial, dan tata kelola, kami dapat menciptakan nilai tambah bagi perusahaan serta masyarakat dan lingkungan,” tutup Teddy.

Dengan pendekatan strategis dan komitmen terhadap inovasi serta keberlanjutan, Mitratel siap untuk terus mendukung transformasi digital Indonesia, menghubungkan komunitas yang terisolasi, dan menciptakan dampak positif bagi perekonomian dan masyarakat secara keseluruhan.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 5, 2024 0 comments
2 FacebookTwitterPinterestEmail
Capitol Nusantara
Berita Saham Syariah

PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) Profil dan Sejarah

by Minsya August 4, 2024
written by Minsya 7 minutes read

PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) adalah salah satu perusahaan terkemuka di sektor pelayaran dan logistik maritim di Indonesia. Didirikan pada tahun 2004, perusahaan ini fokus pada jasa pengangkutan laut dengan menyediakan armada kapal tunda dan tongkang, yang berperan penting dalam industri pengangkutan komoditas seperti batubara, minyak, gas, dan berbagai barang tambang lainnya. Dengan kode saham CANI, perusahaan ini terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), menjadikan mereka sebagai salah satu pemain utama dalam industri pelayaran maritim Indonesia.

Profil Perusahaan PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI)

Perusahaan ini didirikan sebagai hasil kerja sama strategis antara dua grup besar, yakni PT Anugerah Semesta Langgeng yang beroperasi di Samarinda, Kalimantan Timur, dan ASL Marine Holding Ltd yang berbasis di Singapura (www.aslmarine.com). Kombinasi kekuatan dari Indonesia dan Singapura ini menciptakan sinergi bisnis yang kuat di sektor pelayaran dan maritim.

PT Capitol Nusantara Indonesia didirikan dengan tujuan utama menyediakan layanan transportasi laut dalam negeri, khususnya di sektor energi dan tambang. Pada awal operasinya, perusahaan hanya memiliki dua unit kapal tunda untuk mendukung kegiatan pengangkutan.

PT Capitol Nusantara Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dengan menambah armada kapal dan memperluas operasinya. Pada tahun 2009, perusahaan menandatangani kontrak penyewaan kapal pertamanya dan mulai mengakuisisi lebih banyak kapal untuk mendukung permintaan yang meningkat dalam sektor energi, khususnya batubara.

Menandai tonggak penting, perusahaan memutuskan untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dan resmi terdaftar di BEI. Langkah ini membuka akses pendanaan yang lebih luas untuk meningkatkan armada serta memperluas jangkauan operasionalnya.

Baca Juga : Samindo Resources (MYOH) Dari Perangkat Lunak Jadi Batubara

Capitol Nusantara
https://cani.co.id/

Sejarah Singkat CANI

Agustus 2004:
PT Capitol Nusantara Indonesia didirikan dengan fokus pada pelayaran domestik, jasa pengangkutan laut, transportasi minyak dan gas, serta penyewaan kapal laut.

Maret 2005:
PT Capitol Nusantara Indonesia memperoleh Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut (SIUPAL) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan pada saat itu telah memiliki dua kapal tunda.

April 2006:
PT Capitol Nusantara Indonesia memperoleh lima unit kapal tongkang pertamanya dan mulai beroperasi secara komersial di Samarinda, Kalimantan Timur.

2007:
PT Capitol Nusantara Indonesia menambah satu unit kapal tunda bernama Winny Segara Lestari.

2009:
PT Capitol Nusantara Indonesia menandatangani kontrak penyewaan kapal pertamanya dengan PT Agus Suta Line, mencakup lima set kapal tunda dan tongkang. Selain itu, Perseroan menerima fasilitas kredit investasi pertama dari Bank Mandiri sebesar USD 11,37 juta untuk pembelian satu unit kapal tunda, tiga unit kapal tongkang, dan dua unit alat berat. Tahun ini juga ditandai dengan penambahan 10 unit kapal tongkang dan dua unit kapal tunda.

2010:
PT Capitol Nusantara Indonesia menerima dua fasilitas kredit investasi dari Bank Mandiri masing-masing sebesar USD 1,71 juta dan USD 11,37 juta. Kredit ini digunakan untuk pembelian dua unit kapal tunda, satu unit kapal tongkang, satu unit alat berat, lima unit kapal tongkang, dan empat unit kapal tunda. Perseroan juga menambah sembilan set kapal tongkang dan tunda, serta satu unit kapal tunda tambahan.

2011:
PT Capitol Nusantara Indonesia mendapatkan term loan dari OCBC Bank Singapore untuk pembelian 13 unit kapal tunda dan tongkang, terdiri dari delapan unit kapal tongkang dan lima unit kapal tunda. Perseroan menambah enam set kapal tunda dan tongkang, serta empat unit kapal tunda. Beberapa kontrak penyewaan kapal juga ditandatangani dengan pelanggan utama, seperti PT Asmin Koalindo Tuhup, PT Mitra Bahtera Segara Sejati Tbk., PT Hafar Daya Samudera, dan PT ASL Shipyard Indonesia.

2012:
PT Capitol Nusantara Indonesia memperoleh kredit investasi dari Bank Mandiri sebesar USD 7,3 juta untuk pembelian empat set kapal tunda dan tongkang serta USD 2,88 juta untuk satu unit kapal tunda (ASL Mantrus). Perseroan juga menambah dua unit kapal tunda dan menandatangani beberapa kontrak penyewaan kapal dengan pelanggan utama, seperti PT Hai Yin, PT Muji Lines, PT Multi Agung Sarana Ananda, dan PT Bahtera Marina Perkasa.

2013:
PT Capitol Nusantara Indonesia menambah tiga set kapal tunda dan tongkang, serta tiga unit kapal tunda tambahan. Beberapa kontrak penyewaan kapal juga ditandatangani dengan pelanggan utama, terutama untuk proyek lepas pantai (offshore), seperti PT Pelayaran Nasional Tanjungriau Servis, PT McConnel Dowell Indonesia, dan ASL Offshore & Marine Pte. Ltd. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Perseroan memutuskan untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO).

Layanan Utama

1. Penyewaan Kapal Tunda dan Tongkang
Sebagai inti dari layanan CANI, perusahaan menyediakan kapal tunda (tugboats) dan tongkang (barges) untuk pengangkutan komoditas berat. Layanan ini sangat dibutuhkan dalam industri energi dan pertambangan, terutama di wilayah Indonesia yang kaya akan sumber daya alam seperti batubara, minyak, dan gas.

Armada tongkang digunakan untuk mengangkut barang dari tambang ke pelabuhan atau dari pelabuhan ke lokasi pemrosesan. Kapal tunda berperan dalam menarik tongkang melalui jalur-jalur perairan domestik, terutama di area sungai dan perairan dangkal di sekitar Kalimantan dan Sumatra.

2. Kontrak Jangka Panjang dengan Industri Energi
Selain penyewaan kapal secara mandiri, CANI juga terlibat dalam berbagai kontrak jangka panjang dengan perusahaan-perusahaan besar dalam sektor energi. Kontrak ini mencakup pengangkutan batubara dari tambang ke pelabuhan ekspor, serta pengangkutan minyak dan gas ke fasilitas pemrosesan dan penyimpanan. Beberapa klien utama dari CANI adalah perusahaan-perusahaan tambang besar dan produsen energi yang beroperasi di Indonesia.

Armada Kapal

Sejak awal didirikan, CANI telah secara konsisten memperluas armada kapalnya. Pada 2020, perusahaan ini telah memiliki lebih dari 30 set kapal tunda dan tongkang. Setiap tahun, CANI terus menambah jumlah kapal untuk memenuhi permintaan industri yang terus meningkat.

Jenis Kapal yang Dimiliki:

  • Kapal Tunda (Tugboats): Digunakan untuk menarik atau mendorong kapal tongkang di jalur perairan. Kapal ini memainkan peran penting dalam menjaga efisiensi dan keamanan pengangkutan, terutama di jalur air yang sempit dan dangkal.
  • Kapal Tongkang (Barges): Digunakan untuk mengangkut batubara, minyak, gas, serta komoditas lainnya dalam jumlah besar. Kapal tongkang yang dimiliki oleh CANI dapat membawa muatan besar, menjadikannya sebagai salah satu penyedia transportasi maritim yang andal dalam skala besar.

Pencapaian Finansial dan Pertumbuhan

Setelah melakukan IPO pada tahun 2013, PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk. berhasil mengamankan dana yang signifikan untuk memperluas bisnisnya. Pendanaan ini digunakan untuk meningkatkan armada dan menjalin lebih banyak kontrak pengangkutan dengan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Pencapaian keuangan perusahaan terus bertumbuh seiring dengan peningkatan permintaan pengangkutan laut dari sektor batubara dan energi.

Sebagai perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), CANI secara teratur melaporkan kinerja keuangan mereka kepada publik dan pemegang saham. Melalui laporan keuangan yang dipublikasikan, perusahaan ini terus menunjukkan pertumbuhan positif dalam pendapatan dan laba, yang dipicu oleh meningkatnya kebutuhan akan jasa transportasi laut di sektor energi.

Strategi Pertumbuhan dan Ekspansi

Dalam beberapa tahun terakhir, PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk. telah mengadopsi strategi ekspansi yang berfokus pada dua aspek utama:

  1. Diversifikasi Jasa Pengangkutan:
    Selain mengangkut batubara, perusahaan juga mulai fokus pada pengangkutan minyak dan gas sebagai langkah diversifikasi. Pengembangan pasar ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada sektor batubara yang volatil, sekaligus menangkap peluang dari pertumbuhan pasar energi terbarukan di Indonesia.

  2. Ekspansi Geografis:
    Meskipun saat ini sebagian besar operasinya berpusat di wilayah Kalimantan, CANI telah memperluas jangkauan layanannya ke wilayah lain seperti Sumatra dan Papua. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk melayani lebih banyak pelanggan di berbagai sektor, termasuk perusahaan tambang dan energi di wilayah timur Indonesia.

Tantangan dan Prospek Masa Depan

1. Fluktuasi Harga Komoditas:
Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh CANI adalah fluktuasi harga komoditas seperti batubara dan minyak, yang dapat mempengaruhi permintaan untuk jasa pengangkutan. Meski demikian, dengan portofolio pelanggan yang beragam dan kemampuan untuk menyesuaikan layanan, perusahaan tetap optimis menghadapi perubahan dinamika pasar.

2. Regulasi dan Lingkungan:
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pelayaran, CANI juga harus mematuhi regulasi yang ketat terkait lingkungan, terutama dalam hal emisi karbon dan dampak operasional terhadap ekosistem laut. Perusahaan berupaya mengadopsi teknologi ramah lingkungan dan menjalankan operasi yang berkelanjutan untuk meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan.

3. Potensi Pertumbuhan:
Dengan terus meningkatnya kebutuhan energi di Indonesia, baik dari sumber konvensional maupun terbarukan, CANI diperkirakan akan terus tumbuh di masa depan. Investasi infrastruktur yang terus dilakukan oleh pemerintah juga menjadi pendorong utama untuk pertumbuhan sektor pelayaran dan logistik maritim.

Sebagai salah satu pemain utama dalam industri pelayaran dan logistik maritim, PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) memiliki peran yang signifikan dalam mendukung industri energi dan sumber daya alam di Indonesia. Dengan armada yang terus berkembang dan strategi pertumbuhan yang terfokus pada diversifikasi dan ekspansi, perusahaan ini berada dalam posisi yang baik untuk terus memberikan nilai bagi pemegang saham dan berkontribusi pada perekonomian nasional.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 4, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Samindo Resources
Berita Saham Syariah

Samindo Resources (MYOH) Dari Perangkat Lunak Jadi Batubara

by Minsya August 3, 2024
written by Minsya 5 minutes read

PT Samindo Resources Tbk (MYOH) merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia yang bergerak di sektor jasa penambangan batubara. Sebagai entitas yang terintegrasi, Samindo Resources menawarkan berbagai layanan mulai dari pengupasan lapisan tanah penutup, penambangan batubara, hingga pengangkutan batubara. 

Dengan pengalaman yang luas dan kemampuan operasional yang mumpuni, perusahaan ini telah menjadi salah satu pemain kunci dalam industri penambangan batubara di Indonesia.

Profil Perusahaan Samindo Resources (MYOH)

PT Samindo Resources Tbk, yang saat ini dikenal sebagai pemain utama di industri pertambangan, awalnya didirikan pada 15 Maret 2000 dengan nama PT Myohdotcom Indonesia. Berbasis di Kota Malang, Jawa Timur, perusahaan ini awalnya beroperasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi, dengan fokus pada pengembangan perangkat lunak untuk bisnis dan keuangan. Sebelum berdirinya Myohdotcom, layanan ini telah dilakukan oleh PT Daccom Indonesia sejak tahun 1989.

Memanfaatkan peluang yang tercipta dari gelembung dot-com global pada waktu itu, Myohdotcom berhasil mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Surabaya pada 30 Juli 2000, hanya beberapa bulan setelah berdiri, dengan harga penawaran sebesar Rp 25 per lembar saham. Perusahaan sempat berekspansi ke bisnis operator warung internet dengan merek Warintek 9000 di pulau Jawa dan Sumatra pada Februari 2001, yang pada Agustus 2001 sudah mencapai 90 lokasi.

Namun, pada 8 Januari 2003, perusahaan melakukan rebranding dan mengubah namanya menjadi PT MYOH Technology Tbk. Perubahan ini diiringi dengan fokus bisnis yang kembali ke pengembangan perangkat lunak bisnis, termasuk produk andalan seperti PYXIS Pos dan MYOH Hotel.

Baca Juga : PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) Profil dan Sejarah

Samindo Resources

Sejarah Perusahaan MYOH

Tahun 2011 menjadi titik balik signifikan bagi perusahaan ini. PT MYOH Technology menjadi target akuisisi melalui mekanisme backdoor listing oleh Samtan, sebuah perusahaan energi asal Korea Selatan yang kini dikenal sebagai ST International Corp. Samtan telah memiliki sejumlah aset pertambangan batu bara di Indonesia, termasuk PT Samindo Utama Kaltim, PT SIMS Jaya Kaltim, dan PT Trasindo Murni Perkasa. PT SIMS Jaya Kaltim, salah satu perusahaan di bawah Samtan, dipercaya untuk mengelola tambang batu bara di Roto Utara dan Samurangau milik Kideco.

Akuisisi ini dilakukan melalui rights issue senilai Rp 529,2 miliar pada akhir 2011. Dana yang diperoleh dari rights issue ini digunakan oleh MYOH Technology untuk mengakuisisi saham di PT SIMS Jaya Kaltim, PT Samindo Utama Kaltim, PT Trasindo Murni Perkasa, dan PT Mintec Abadi. Pada saat yang sama, bisnis perangkat lunak lama perusahaan dijual kembali kepada PT Pyxis Ultimate Solutions, yang dikuasai oleh pemilik lama MYOH. Untuk menandai transformasi ini, pada 3 September 2012, perusahaan mengganti namanya menjadi PT Samindo Resources Tbk, nama yang digunakan hingga saat ini.

Pada 30 November 2023, PT Samindo Resources Tbk memperkuat posisinya di industri pertambangan dengan mengakuisisi 74% saham PT Transkon Jaya Tbk, sebuah perusahaan kontraktor tambang, dalam transaksi senilai Rp 307,32 miliar. Langkah ini menegaskan komitmen Samindo untuk terus berkembang dan memperluas pengaruhnya di sektor pertambangan Indonesia.

Transformasi Perusahaan MYOH

Transformasi ini dimulai dengan akuisisi terhadap beberapa perusahaan yang sudah berpengalaman di bidang penambangan batubara. Akuisisi ini memberikan Samindo Resources keahlian dan infrastruktur yang diperlukan untuk menjadi pemain utama di industri tersebut. Perubahan strategi bisnis ini terbukti sukses, dengan Samindo Resources berhasil mendapatkan kontrak-kontrak besar dari perusahaan-perusahaan batubara terkemuka di Indonesia, seperti PT Kideco Jaya Agung.

Dalam waktu singkat, MYOH berhasil memperkuat posisinya di industri dengan meningkatkan kapasitas operasional dan efisiensi melalui berbagai inovasi dan penerapan teknologi baru. Sebagai bagian dari ekspansi bisnis, perusahaan ini juga melakukan diversifikasi layanan, mulai dari eksplorasi tambang hingga pengelolaan lahan pasca tambang, yang semakin memperkaya portofolio layanan mereka.

Pada tahun 2013, MYOH mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, sebuah langkah strategis yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan, serta untuk memperoleh sumber dana tambahan guna mempercepat pertumbuhan bisnis. Pencatatan saham ini juga menjadi tanda bahwa Samindo Resources telah menjadi entitas yang lebih matang dan siap untuk bersaing di pasar global.

Dalam perjalanannya, MYOH terus berupaya memperkuat posisi bisnisnya melalui berbagai strategi pertumbuhan yang berkelanjutan. Perusahaan ini tidak hanya fokus pada peningkatan volume produksi dan efisiensi operasional, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar area operasinya. Program-program CSR (Corporate Social Responsibility) yang diluncurkan oleh Samindo Resources mencakup berbagai inisiatif seperti pengembangan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur di wilayah-wilayah tempat mereka beroperasi.

Selain itu, perusahaan juga aktif dalam melakukan pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi masyarakat lokal, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup dan menciptakan lapangan kerja yang lebih baik. Komitmen terhadap tanggung jawab sosial ini menjadi salah satu pilar utama yang mendukung keberhasilan dan reputasi positif MYOH di mata pemangku kepentingan.

Di masa kini, PT Samindo Resources Tbk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan dinamika industri, termasuk menghadapi tantangan-tantangan seperti fluktuasi harga batubara global dan peningkatan regulasi lingkungan. Perusahaan ini juga terus mengeksplorasi peluang-peluang baru, baik di dalam maupun di luar negeri, dengan tujuan untuk menjadi perusahaan jasa pertambangan yang terdepan dan terpercaya.

Melalui visi yang jelas dan eksekusi yang solid, Samindo Resources telah berhasil tumbuh dari sebuah perusahaan teknologi informasi menjadi salah satu penyedia jasa penambangan terbesar di Indonesia. Perjalanan transformasi ini menjadi bukti dari kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dan berkembang di tengah perubahan pasar yang dinamis, serta komitmen mereka untuk selalu memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Sejarah PT Samindo Resources Tbk adalah cerminan dari keberanian dan visi strategis dalam mengarungi perubahan industri yang besar. Dari awalnya sebagai perusahaan teknologi informasi, hingga kini menjadi salah satu perusahaan jasa penambangan batubara terkemuka di Indonesia, Samindo Resources terus menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dan berinovasi. Dengan komitmen kuat terhadap keberlanjutan, keselamatan, dan tanggung jawab sosial, perusahaan ini tidak hanya bertujuan untuk mencapai kesuksesan finansial tetapi juga berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan di sekitarnya.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

August 3, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Berita Saham Syariah

Semester I-2024, TLKM Bukukan Laba Bersih Rp 11,76 Triliun

by Minsya July 30, 2024
written by Minsya 5 minutes read

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengalami peningkatan pendapatan pada periode Januari–Juni 2024. Dari segi laba bersih, Telkom mencatatkan Rp 11,76 triliun pada semester I-2024.

Menurut laporan keuangan yang dirilis pada Senin (29/7), TLKM memperoleh pendapatan sebesar Rp 75,29 triliun hingga 30 Juni 2024. Angka ini meningkat 2,47% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 73,47 triliun.

Pendapatan TLKM

Pendapatan dari layanan telepon mengalami penurunan sebesar 37,49% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 3,56 triliun. Sementara itu, pendapatan dari interkoneksi menunjukkan peningkatan sebesar 8,58% YoY, mencapai Rp 4,84 triliun.

Pada kategori layanan data, internet, dan jasa telekomunikasi informatika, TLKM mencatat pendapatan sebesar Rp 47,11 triliun. Selain itu, pendapatan dari layanan jaringan dan IndiHome masing-masing berkontribusi sebesar Rp 1,53 triliun dan Rp 12,97 triliun.

Pendapatan dari layanan telepon yang menurun sebesar 37,49% YoY hingga mencapai Rp 3,56 triliun mencerminkan tren penurunan penggunaan layanan telepon tradisional di tengah maraknya penggunaan layanan data dan internet. Di sisi lain, pendapatan interkoneksi yang naik 8,58% YoY menjadi Rp 4,84 triliun menunjukkan peningkatan dalam kerjasama antaroperator telekomunikasi.

Layanan data, internet, dan jasa telekomunikasi informatika tetap menjadi pilar utama pendapatan TLKM dengan kontribusi sebesar Rp 47,11 triliun. Hal ini menandakan tingginya permintaan terhadap layanan digital di era modern ini. Selain itu, pendapatan dari layanan jaringan menyumbang Rp 1,53 triliun, sementara layanan IndiHome, yang terus berkembang sebagai salah satu produk unggulan Telkom, mencatat kontribusi signifikan sebesar Rp 12,97 triliun.

Secara keseluruhan, meskipun ada penurunan pada beberapa segmen, peningkatan di sektor interkoneksi dan layanan digital menunjukkan adaptasi TLKM terhadap perubahan kebutuhan pasar dan kemajuan teknologi.

“Sepanjang enam bulan pertama tahun 2024, TelkomGroup tetap fokus pada pelaksanaan strategi transformasi 5 Bold Moves, yang disertai dengan berbagai aksi korporasi oleh anak perusahaan dan program Pensiun Dini untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Alhamdulillah, melalui strategi bisnis FMC Telkomsel dan pengelolaan Data Center oleh NeutraDC, Perseroan menunjukkan kinerja finansial yang positif. Ini adalah bukti nyata bahwa Telkom mampu mempercepat transformasi sehingga semua lini bisnis dapat memberikan hasil optimal bagi para pemangku kepentingan,” ujar Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Netralnews pada Selasa (30/7/2024).

Baca Juga : PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Sejarah dan Profil Singkat

TLKM
id.tradingview.com

Penurunan Laba TLKM

TLKM juga memperoleh pendapatan dari berbagai layanan lainnya sebesar Rp 3,69 triliun. Selain itu, pendapatan dari kontrak dengan pelanggan mencapai Rp 73,73 triliun, sementara pendapatan dari transaksi lessor tercatat sebesar Rp 1,56 triliun.

Laba usaha TLKM per Juni 2024 mencapai Rp 21,63 triliun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023, angka ini mengalami penurunan sebesar 6,01% dari Rp 23,01 triliun.

Penurunan laba usaha ini disebabkan oleh peningkatan beberapa pos beban. Beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi meningkat dari Rp 19,17 triliun menjadi Rp 19,46 triliun. Selain itu, beban penyusutan dan amortisasi juga naik sebesar 1,13% YoY menjadi Rp 16,12 triliun. Beban karyawan Telkom turut mengalami kenaikan dari Rp 7,84 triliun menjadi Rp 9,48 triliun.

Akibatnya, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk TLKM mencapai Rp 11,76 triliun di semester I-2024, turun 7,80% YoY dari Rp 12,75 triliun pada semester I-2023.

Di sisi lain, jumlah aset TLKM tercatat mengalami penyusutan dari Rp 287,04 triliun per 31 Desember 2023 menjadi Rp 285,99 triliun per 30 Juni 2024.

Kontrak 2024

“Manajemen berharap bahwa mayoritas transaksi yang dialokasikan untuk kontrak yang belum diselesaikan pada tanggal 30 Juni 2024 akan diakui sebagai pendapatan pada periode-periode pelaporan berikutnya. Dari kewajiban pelaksanaan yang belum terpenuhi pada tanggal tersebut, bagian yang diharapkan dapat direalisasikan dalam satu tahun adalah sebesar Rp 9,95 triliun, sementara bagian yang lebih dari satu tahun adalah sebesar Rp 4,66 triliun,” demikian disebutkan oleh manajemen dalam laporan keuangan yang dirilis pada Selasa (30/7/2024).

Selain itu, Telkom juga telah menandatangani beberapa perjanjian sewa menyewa yang tidak dapat dibatalkan dengan pihak ketiga maupun pihak berelasi. Perjanjian ini mencakup penyewaan jaringan, peralatan telekomunikasi, serta tanah dan bangunan, dengan jangka waktu bervariasi antara 1 hingga 32 tahun. Periode sewa ini akan berakhir pada berbagai waktu antara tahun 2025 hingga 2052. Lebih lanjut, periode sewa menyewa ini dapat diperpanjang sesuai kesepakatan antara kedua belah pihak yang terlibat dalam perjanjian.

Kontrak 2024

“Manajemen berharap bahwa mayoritas transaksi yang dialokasikan untuk kontrak yang belum diselesaikan pada tanggal 30 Juni 2024 akan diakui sebagai pendapatan pada periode-periode pelaporan berikutnya. Dari kewajiban pelaksanaan yang belum terpenuhi pada tanggal tersebut, bagian yang diharapkan dapat direalisasikan dalam satu tahun adalah sebesar Rp 9,95 triliun, sementara bagian yang lebih dari satu tahun adalah sebesar Rp 4,66 triliun,” demikian disebutkan oleh manajemen dalam laporan keuangan yang dirilis pada Selasa (30/7/2024).

Pada bulan Juni 2024, Telkomsel berhasil menyelesaikan aksi korporasi berupa perjanjian jual dan sewa balik (sales and leaseback agreement) dengan PT Dhost Telekomunikasi Nusantara untuk 850 infrastruktur indoor (In Building Services Sites) dan menyewakan kembali 689 infrastruktur indoor dengan total nilai transaksi mencapai Rp 865 miliar. Langkah ini sejalan dengan strategi transformasi perusahaan dan mengikuti tren industri telekomunikasi yang terus berkembang.

Selain itu, Telkom juga telah menandatangani beberapa perjanjian sewa menyewa yang tidak dapat dibatalkan dengan pihak ketiga maupun pihak berelasi. Perjanjian ini mencakup penyewaan jaringan, peralatan telekomunikasi, serta tanah dan bangunan, dengan jangka waktu bervariasi antara 1 hingga 32 tahun. Periode sewa ini akan berakhir pada berbagai waktu antara tahun 2025 hingga 2052. Lebih lanjut, periode sewa menyewa ini dapat diperpanjang sesuai kesepakatan antara kedua belah pihak yang terlibat dalam perjanjian.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

July 30, 2024 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

CEK SAHAM SYARIAH

BELAJAR APA?

  • Analisis Fundamental
  • Berita Saham Syariah
  • Emiten Syariah
  • Investasi Syariah
  • Keuangan Syariah
  • Pojok Komunitas
  • Saham Pemula

SYSAVEST 2026

KONTAK KAMI

Main Office :
QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 Nomor 44, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Telp : 0878 5758 0315

Email : media@syariahsaham.id

Terdaftar DI

Copyright © 2024 PT Syariah Saham Indonesia. All Right Reserved.

Saham Syariah Indonesia
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG