Kenali 5 Tujuan Buyback Saham dan Dampaknya pada Investor

by Minsya
4 minutes read

Bagi anda yang sedang mempelajari saham untuk pemula, mengenal berbagai istilah terkait investasi saham memang menjadi hal yang penting. Salah satunya yaitu buyback saham yang cukup sering terjadi di pasar modal. Oleh karena itu, yuk ketahui lebih lanjut apa itu buyback saham ini serta apa dampaknya bagi para investor.

Untuk para investor yang sudah lama terjun ke pasar modal, tentu buyback saham bukan hal yang baru. Secara teknis, buyback ini merupakan kegiatan pembelian kembali saham yang telah beredar di publik. Jadi perusahaan akan menginvestasikan dananya untuk membeli saham perusahaannya sendiri yang ada di publik, guna mengurangi jumlah saham yang tersedia di pasar terbuka.

Dan bukan tanpa alasan perusahaan melakukan buyback tersebut. Jumlah saham yang berkurang di publik diharapkan dapat meningkatkan permintaan terhadap harga lebih rendah. Selain itu, proses ini akan membantu perusahaan dalam meningkatkan metrik keuangan mereka dengan dominasi total saham yang ada.

Undang Undang Perseroan Terbatas (UUPT) pasal 37 ayat 1 telah mengatur ketentuan mengenai buyback saham tersebut. Anda yang belajar saham untuk pemula tentu perlu setidaknya mengetahui garis besarnya. Dimana buyback dapat dilakukan dengan beberapa ketentuan.

Yaitu pembelian kembali saham tidak akan menyebabkan kekayaan bersih perseroan menjadi lebih kecil dari jumlah modal dan cadangan wajib. Dan jumlah nilai nominal seluruh saham yang dibeli kembali ini tidak melebihi 10%, dari jumlah modal yang ditempatkan dalam perseroan. Jadi perlu dipahami bahwa buyback saham tidak akan menyebabkan pengurangan modal.

Adapun metode yang dilakukan untuk buyback saham atau saham treasury ini yaitu dengan open market repurchase atau tender offer. Open market repurchase yaitu ketika perusahaan membeli saham melalui perantara pialang dan membayar sejumlah komisi. Sementara tender offer dilakukan dengan mengumumkannya ke pemegang saham dengan harga serta periode yang telah ditentukan.

Buyback Saham

Tujuan Buyback Saham

1. Mengurangi Likuiditas Saham di Pasar

Terdapat beberapa tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan ketika melakukan buyback saham. Yang pertama yaitu mengurangi likuiditas saham di pasar. Sebab jika jumlah saham yang beredar terlalu banyak, maka harga dari saham pun menjadi lebih sulit meningkat bila dibandingkan dengan saham yang jumlahnya tidak terlalu banyak. Itulah sebabnya perusahaan melakukan transaksi buyback.

2. Meningkatkan Rasio Keuangan

Selain mengurangi likuiditas saham di pasar, transaksi buyback saham juga dapat meningkatkan rasio keuangan perusahaan. Karena transaksi ini akan berpengaruh terhadap semakin sedikitnya saham yang beredar dibandingkan jumlah buyback. Sehingga semakin sedikit peredaran saham, maka rasio earning per share (EPS) akan semakin meningkat nilainya.

3. Mempersiapkan Cadangan Modal

Ketika mempelajari saham untuk pemula, anda juga perlu tahu bahwa perusahaan tengah mempersiapkan cadangan modal saat mereka memutuskan melakukan transaksi buyback. Dimana saham hasil dari buyback tersebut akan menjadi saham treasury yang disimpan oleh perusahaan. Kemudian saham akan dijual kembali ketika harganya mengalami tren kenaikan sehingga perusahaan dapat memperoleh keuntungan.

4. Sebagai Dividen

Dividen yang diberikan kepada para pemegang saham umumnya dapat berupa berbagai bentuk. Tidak hanya dividen tunai, namun investor juga bisa menerima dividen saham. Dan hal tersebut akan menambah komposisi saham yang dimiliki oleh pemegang saham. Biasanya saham yang diberikan sebagai dividen adalah saham treasury yang sudah tersedia.

5. Memberikannya ke Karyawan

Bukan hanya sebagai dividen, perusahaan terkadang secara khusus melakukan buyback kemudian mengalokasikannya sebagai bonus untuk karyawan. Hal tersebut dilakukan untuk menghargai loyalitas karyawan di level tertentu. Sehingga perusahaan memberikan saham supaya karyawan tersebut dapat menjadi bagian dari pemegang saham.

Tujuan Buyback Saham

Apabila anda berencana menjadi seorang investor dan kini sedang belajar saham untuk pemula, maka perlu mengetahui dampak buyback saham pada para investor. Dan ternyata transaksi buyback bukan hanya memberikan dampak positif pada perusahaan saja, melainkan pula bagi investor.

Karena proses buyback membuat transaksi jual beli saham menjadi lebih mudah serta transaksi harian meningkat. Nilai saham dari para investor pun mengalami peningkatan, meskipun harga jual saham ke pasar reguler menjurus naik hanya pada level tertentu sesuai kebijakan perusahaan terkait buyback.

Jadi, sudah tidak bingung lagi bukan dengan buyback saham ? Ketika anda terjun ke pasar modal, nantinya anda mungkin akan sering mendengar istilah tersebut. Sebab ada banyak perusahaan yang melakukan transaksi buyback ini. Anda pun tidak perlu khawatir, karena buyback tidak mengakibatkan dampak yang negatif terhadap investor.

Suka dengan artikel ini? Yuk sharing ke temen-temen kamu ya. Semoga bermanfaat!

You may also like

Leave a Comment

-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00