Skip to content
Saham Syariah Indonesia
Banner
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG
Home - Archives for Iqbal Muhammad Adiatma
Author

Iqbal Muhammad Adiatma

Iqbal Muhammad Adiatma

Dipimpin oleh visi inovasi digital, Iqbal Muhammad Adiatma adalah CTO PT Syariah Saham Indonesia. Dengan keahlian mendalam sebagai Senior Full Stack Engineer dan pengembang solusi AI Automation, ia berdedikasi mengintegrasikan teknologi modern untuk menciptakan ekosistem finansial dan bisnis yang efisien.

perang
Investasi Syariah

IHSG Menguat Hari Ini (25 Juni 2026): Rupiah Tertekan, Minyak Anjlok 4% — Apa Dampaknya ke Saham Syariah?

by Iqbal Muhammad Adiatma June 25, 2026
written by Iqbal Muhammad Adiatma 3 minutes read

Assalamualaikum, Sobat Investasi! Bagaimana portofolio syariah kamu hari ini? Yuk, kitaintip perkembangan pasar saham界 yang perlu kamu tahu hari ini, Kamis 25 Juni 2026. Tenang, bahasanya kami buat seringkas mungkin biar gampang dicerna! 📊

📰 Ringkasan Singkat Hari Ini

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) mencatatkan kenaikan yang menggembirakan pada perdagangan Kamis pagi, naik +1,16% ke level 5.952. Artinya, pasar saham kita sedang dalam suasana positif. Indeks- indek pendukung seperti LQ45 (+1,01%), ISSI (+1,09%), dan IDXV30 (+1,55%) juga ikut bergerak naik.

Tapi, di balik optimisme IHSG, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai:

  • Rupiah terus tertekan di level Rp17.960 per dolar AS — dan mulai mendekati angka psikologis Rp18.000. Kalau sampai tembus, bisa bikin importir dan sektor-sektor yang bergantung pada bahan baku luar negeri ketar-ketir.
  • Harga minyak dunia anjlok 4% — WTI turun di bawah US$70 per barel untuk pertama kalinya sejak Maret 2026. Ini berita bagus buat konsumen, tapi bisa jadi tantangan buat emiten energi yang masuk daftar saham syariah.
  • Harga emas juga ikut turun karena kekhawatiran suku bunga masih menghantui pasar.

🔥 5 Berita Teratas yang Wajib Kamu Tahu

1. IHSG Menguat 1,16% — BRPT, AMRT, dan CUAN Top Gainers LQ45

Tiga saham ini jadi penarik perhatian terbesar hari ini: BRPT (Barito Pacific), AMRT (Mampir), dan CUAN (Mergecon). Kenaikan yang merata di berbagai indeks menunjukkan sentimen bullish yang cukup kuat di awal perdagangan.

2. Rupiah Mendekati Level Rp18.000/USD

Pelemahan rupiah yang hampir menembus Rp18.000 bikin investor valsitawas. Banyak ekonom memperingatkan level ini sebagai titik kritis yang bisa memicu langkah lanjutan dari Bank Indonesia.

3. Harga Minyak Anjlok 4% — WTI di Bawah US$70/Barel

Harga minyak mentah Brent turun ke US$73,74 per barel, terendah sejak sebelum serangan AS-Israel ke Iran pada Februari lalu. Normalisasi pelayaran di Selat Hormuz meredakan kekhawatiran gangguan pasokan.

4. Harga Emas Turun/signifikan

Emas Antam turun Rp18.000 hingga Rp52.000 per gram, sementara emas spot anjlok ke level terendah. Ini bisa berdampak ke emiten pertambangan yang masuk Daftar Efek Syariah (DES).

5. Enam Emiten Antre IPO, Ada Afiliasi Djarum dan EMTK

Enam perusahaan bersiap melantai di Bursa, termasuk yang berafiliasi dengan grup besar seperti Djarum dan Elang Mahkota Teknologi (EMTK). Apakah ini sinyal kebangkitan pasar atau sekadar cari dana segar? Pantau terus!

💡 Analisis: Apa Dampaknya ke Pasar Syariah?

Bagi kamu yang investasi saham berbasis syariah, ini analisis singkatnya:

  • ISSI (+1,09%) ikut naik Bareng IHSG, artinya saham-saham indeks syariat (JKII) ikut terkena euforia positif. BRPT dan CUAN yang masuk top gainers umumnya punya komposisi halal yang memadai.
  • Rupiah lemah = kabar kurang enak buat importir bersih. Sebagian emiten di sektor konsumen dan farmasi yang jadi bagian ISSI bisa merasakan tekanan margin.
  • Harga minyak turun punya dampak ganda: positif buat sektor transportasi dan konsumen (biaya energi lebih murah), tapi negatif buat emiten migas seperti Pertamina Hulu Energi yang masuk DES.
  • Kenaikan suku bunga bikin produk fixed-income syariat seperti sukuk dan reksa dana pasar uang jadi lebih menarik sebagai tempat penyimpanan sementara yang aman.

📋 Rekomendasi Saham Syariah Hari Ini

KodeSektorAlasan Singkat
AMRTRitel & DistribusiTop gainer LQ45, sektor ritel defensif, tahan di tengah pelemahan rupiah
CUANTeknologi & KonstruksiKenaikan signifikan, mendapat angin dari proyek infrastruktur pemerintah
BRPTPetrokimia & EnergiTop gainer, tapi hati-hati — sensitif terhadap volatilitas harga minyak
TLKMTelekomunikasiSaham defensif, dividen stabil, relatif tahan pelemahan rupiah
UNTRAlat Berat & PertambanganMomentum infrastruktur Prabowo mendukung permintaan alat berat

⚠️ Catatan: BRPT dan CUAN sensitif terhadap volatilitas harga energi dan mata uang — pertimbangkan pasang trailing stop. TLKM dan UNTR lebih cocok untuk posisi defensif.

📚 Sumber Berita

  • Kontan.co.id — Data indeks pasar, kurs, dan berita ekonomi utama
  • Liputan6.com — Berita rupiah, harga minyak, harga emas, dan kebijakan ekonomi
  • Detik.com / Detik Finance — Berita ketenagakerjaan dan kebijakan fiskal
  • CNBC Indonesia — Referensi harga minyak mentah global

—

Artikel ini bersifat informatif, bukan nasihat investasi. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi. Semoga bermanfaat, Sobat Investasi! 🙏

June 25, 2026 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Saham Pemula

Saham untuk Anak Muda: 5 Alasan Memulai Investasi di Usia 20an Itu Langkah Tercerdas

by Iqbal Muhammad Adiatma June 25, 2026
written by Iqbal Muhammad Adiatma 4 minutes read

Banyak anak muda convinced kalau investasi saham itu cuma buat orang-orang yang udah mapan. Eits, coba ubah paradigma dulu. Justru di usia 20an, kamu punya dua senjata utama yang tidak bisa dibeli dengan uang: waktu dan keleluasaan risiko. Ditambah lagi, sekarang bisa mulai investasi saham cuma dengan Rp10.000. Kenapa harus nunggu?

🚀 Mengapa Usia Muda adalah Waktu Paling Tepat untuk Mulai?

Di dunia keuangan, ada satu fenomena yang sering disepelekan: compound interest atau bunga berbunga. Sederhananya, semakin lama uangmu bekerja, semakin besar hasilnya tanpa kamu perlu ngapa-ngapain.

Coba bayangkan: kalau kamu rutin menyisihkan Rp100.000 per bulan dan menginvestasikannya sejak umur 20 tahun, maka di usia 40 tahun, kamu sudah punya tabungan investasi yang jauh lebih besar dibanding seseorang yang baru mulai di usia 30 tahun — meskipun nominal yang disisihkan sama. Ini yang sering disebut time in the market beats timing the market.

Selain itu, di usia muda kamu masih punya margin of error yang besar. Kalau investasi yang kamu pilih ternyata tidak sesuai ekspektasi, kamu masih punya waktu puluhan tahun untuk recovery dan belajar dari kesalahan tersebut.

📋 5 Saham Halal yang Cocok untuk Pemula

Semua saham berikut ini sudah termasuk dalam Daftar Efek Syariah (DES) OJK periode terbaru dan sangat cocok untuk investor pemula:

1. BRIS — Bank Syariah Indonesia

Bank syariah terbesar di Indonesia dengan fokus pada pembiayaan dan layanan keuangan berbasis syariah. Pertumbuhan industri keuangan syariah nasional menjadi salah satu faktor yang mendukung prospek jangka panjang BRIS. BRIS juga dikenal rutin membagikan dividen kepada pemegang saham.

2. UNVR — Unilever Indonesia

Produsen berbagai merek kebutuhan sehari-hari seperti Lifebuoy, Rinso, Royco, dan Ponds. Produk konsumsi rumah tangga cenderung tetap dibutuhkan dalam berbagai kondisi ekonomi, sehingga bisnis UNVR relatif stabil dibanding banyak sektor lainnya.

3. ICBP — Indofood CBP Sukses Makmur

Perusahaan makanan dan minuman yang memiliki merek terkenal seperti Indomie. Karena produknya digunakan oleh jutaan konsumen setiap hari, bisnis ICBP tergolong mudah dipahami dan memiliki karakter defensif untuk investasi jangka panjang.

4. TLKM — Telkom Indonesia

Perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia melalui layanan Telkomsel dan IndiHome. Model bisnis berbasis langganan membuat pendapatannya relatif stabil, sementara kebutuhan internet dan data terus meningkat dari tahun ke tahun.

5. KLBF — Kalbe Farma

Salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia. Produk kesehatan, obat-obatan, dan suplemen yang dimiliki Kalbe Farma membuat bisnisnya relatif tahan terhadap perubahan siklus ekonomi serta mudah dipahami oleh investor pemula.

💡 Tips Aman Memulai Investasi Saham di Usia Muda

  1. Gunakan aplikasi yang tepat — Pastikan aplikasi sekuritas yang kamu pakai sudah terdaftar dan diawasi OJK. Tool anticharts dan filter saham halal juga penting. Sebagai referensi, Hissa bisa jadi pilihan karena biaya transactasinya rendah dan sudah terintegrasi dengan filter saham syariat.
  2. Sisihkan, bukan memotong kebutuhan — Investasikan uang yang sudah merupakan kelebihan setelah kamu memenuhi kebutuhan pokok dan menyisihkan dana darurat 3-6 bulan.
  3. Konsisten lebih penting dari nominal — Rp50.000 per bulan yang rutin jauh lebih baik daripada Rp1.000.000 yang diinvestasikan sekali lalu dilupakan.
  4. Pakai strategi DCA — Dollar Cost Averaging artinya kamu menginvestasikan nominal tetap setiap bulan tanpa memperhitungkan kondisi pasar. Dengan cara ini, kamu tidak perlu jago membaca grafik atau meramal arah IHSG.
  5. Baca dan pahami bisnisnya — Sebelum membeli, luangkan 15 menit untuk memahami apa yang dijual perusahaan tersebut. Annual report terdengar berat? Cukup mulai dari ringkasan bisnis di aplikasi trading.
  6. Jangan ikut-ikutan (FOMO) — Ketika semua orang ngomongin satu saham, itu biasanya sudah bukan momen terbaik untuk masuk. Disiplin dan sabar lebih berharga daripada insting spekulatif.

⏳ Jangan Tunda, Mulai Sekarang

Alasan paling umum anak muda menunda investasi: belum cukup ilmu dan belum cukup uang. Dua-duanya bisa dipecahkan dengan cara yang sama — mulai sekarang. Kamu bisa belajar sambil praktik, dan nominal kecil bukan penghalang kalau kamu konsisten.

Di usia 20 tahun, dengan Rp500.000 kamu sudah punya akses ke pasar modal. Beli satu lot BRIS atau TLKM, observe pergerakannya setiap minggu, baca berita yang mempengaruhi harganya — di situlah proses pembelajaran investasi yang sesungguhnya terjadi.

Investasi saham bukan tentang jadi kaya dalam semalam. Ini tentang membiasakan uang bekerja untukmu, memahami bisnis nyata di balik setiap lembar saham, dan membangun kekayaan perlahan tapi pasti. Dan semuanya dimulai dari keputusan kecil hari ini.

Mau mulai investasi saham halal? Cek Hissa — platform saham syariat dengan anticharts lengkap, biaya rendah, dan filter efek halal otomatis, dirancang khusus untuk investor muda.

June 25, 2026 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail
perang
Berita Saham Syariah

IHSG Menguat 25 Juni 2026: Rupiah Tertekan & Minyak Anjlok 4% — Saham Syariah Hari Ini

by Iqbal Muhammad Adiatma June 25, 2026
written by Iqbal Muhammad Adiatma 3 minutes read

Assalamualaikum, Sobat Investasi! Sudah cek portofolio saham syariah kamu hari ini? Yuk, kita intip perkembangan pasar yang perlu kamu tahu, Kamis 25 Juni 2026. Singkat, padat, dan gampang dipahami! 📊

📰 Ringkasan Singkat Hari Ini

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) mencatatkan kenaikan yang menggembirakan pada perdagangan Kamis pagi, naik +1,16% ke level 5.952. Artinya, pasar saham kita sedang dalam suasana positif. Indeks-indeks pendukung seperti LQ45 (+1,01%), ISSI (+1,09%), dan IDXV30 (+1,55%) juga ikut bergerak naik.

Tapi, di balik optimisme IHSG, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai:

  • Rupiah terus tertekan di level Rp17.960 per dolar AS — dan mulai mendekati angka psikologis Rp18.000. Kalau sampai tembus, bisa bikin importir dan sektor-sektor yang bergantung pada bahan baku luar negeri ketar-ketir.
  • Harga minyak dunia anjlok 4% — WTI turun di bawah US$70 per barel untuk pertama kalinya sejak Maret 2026. Ini berita bagus buat konsumen, tapi bisa jadi tantangan buat emiten energi yang masuk daftar saham syariah.
  • Harga emas juga ikut turun karena kekhawatiran suku bunga masih menghantui pasar.

🔥 5 Berita Teratas yang Wajib Kamu Tahu

1. IHSG Menguat 1,16% — BRPT, AMRT, dan CUAN Top Gainers LQ45

Tiga saham ini jadi penarik perhatian terbesar hari ini: BRPT (Barito Pacific), AMRT (Mampir), dan CUAN (Mergecon). Kenaikan yang merata di berbagai indeks menunjukkan sentimen bullish yang cukup kuat di awal perdagangan.

2. Rupiah Mendekati Level Rp18.000/USD

Pelemahan rupiah yang hampir menembus Rp18.000 bikin investor valsuta was-was. Banyak ekonom memperingatkan level ini sebagai titik kritis yang bisa memicu langkah lanjutan dari Bank Indonesia.

3. Harga Minyak Anjlok 4% — WTI di Bawah US$70/Barel

Harga minyak mentah Brent turun ke US$73,74 per barel, terendah sejak sebelum serangan AS-Israel ke Iran pada Februari lalu. Normalisasi pelayaran di Selat Hormuz meredakan kekhawatiran gangguan pasokan.

4. Harga Emas Turun Signifikan

Emas Antam turun Rp18.000 hingga Rp52.000 per gram, sementara emas spot anjlok ke level terendah. Ini bisa berdampak ke emiten pertambangan yang masuk Daftar Efek Syariah (DES).

5. Enam Emiten Antre IPO, Ada Afiliasi Djarum dan EMTK

Enam perusahaan bersiap melantai di Bursa, termasuk yang berafiliasi dengan grup besar seperti Djarum dan Elang Mahkota Teknologi (EMTK). Apakah ini sinyal kebangkitan pasar atau sekadar cari dana segar? Pantau terus!

💡 Analisis: Apa Dampaknya ke Pasar Syariah?

Bagi kamu yang investasi saham berbasis syariah, ini analisis singkatnya:

  • ISSI (+1,09%) ikut naik bareng IHSG, artinya saham-saham indeks syariat (JKII) ikut terkena euforia positif. BRPT dan CUAN yang masuk top gainers umumnya punya komposisi halal yang memadai.
  • Rupiah lemah = kabar kurang enak buat importir bersih. Sebagian emiten di sektor konsumen dan farmasi yang jadi bagian ISSI bisa merasakan tekanan margin.
  • Harga minyak turun punya dampak ganda: positif buat sektor transportasi dan konsumen (biaya energi lebih murah), tapi negatif buat emiten migas seperti Pertamina Hulu Energi yang masuk DES.
  • Kenaikan suku bunga bikin produk fixed-income syariat seperti sukuk dan reksa dana pasar uang jadi lebih menarik sebagai tempat penyimpanan sementara yang aman.

📋 Rekomendasi Saham Syariah Hari Ini

KodeSektorAlasan Singkat
AMRTRitel & DistribusiTop gainer LQ45, sektor ritel defensif, tahan di tengah pelemahan rupiah
CUANTeknologi & KonstruksiKenaikan signifikan, mendapat angin dari proyek infrastruktur pemerintah
BRPTPetrokimia & EnergiTop gainer, tapi hati-hati — sensitif terhadap volatilitas harga minyak
TLKMTelekomunikasiSaham defensif, dividen stabil, relatif tahan pelemahan rupiah
UNTRAlat Berat & PertambanganMomentum infrastruktur Prabowo mendukung permintaan alat berat

⚠️ Catatan: BRPT dan CUAN sensitif terhadap volatilitas harga energi dan mata uang — pertimbangkan pasang trailing stop. TLKM dan UNTR lebih cocok untuk posisi defensif.

📚 Sumber Berita

  • Kontan.co.id — Data indeks pasar, kurs, dan berita ekonomi utama
  • Liputan6.com — Berita rupiah, harga minyak, harga emas, dan kebijakan ekonomi
  • Detik.com / Detik Finance — Berita ketenagakerjaan dan kebijakan fiskal
  • CNBC Indonesia — Referensi harga minyak mentah global

—

Artikel ini bersifat informatif, bukan nasihat investasi. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi. Semoga bermanfaat, Sobat Investasi! 🙏

June 25, 2026 0 comments
0 FacebookTwitterPinterestEmail

CEK SAHAM SYARIAH

BELAJAR APA?

  • Analisis Fundamental
  • Berita Saham Syariah
  • Emiten Syariah
  • Investasi Syariah
  • Keuangan Syariah
  • Pojok Komunitas
  • Saham Pemula

SYSAVEST 2026

KONTAK KAMI

Main Office :
QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 Nomor 44, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530

Telp : 0878 5758 0315

Email : media@syariahsaham.id

Terdaftar DI

Copyright © 2024 PT Syariah Saham Indonesia. All Right Reserved.

Saham Syariah Indonesia
  • PANDUAN PEMULA
    • TENTANG SAHAM
    • PROFIL RISIKO
    • MULAI SAHAM
    • KOMUNITAS
    • APA ITU SAHAM SYARIAH
  • SAHAM SYARIAH
    • REGULASI OJK
    • FATWA DSN-MUI
    • INDEKS SAHAM SYARIAH
    • INVESTASI SYARIAH
  • PRODUK
    • CEK SAHAM SYARIAH
    • KELAS FATAMMA
    • KELAS FUNDAMENTAL
    • MM SEDERHANA
  • BLOG